P U T U S A N. Lawan. Dan NOMOR : 20/PDT/2015/PT-MDN. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

19 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

P U T U S A N

NOMOR : 20/PDT/2015/PT-MDN.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

--- PENGADILAN TINGGI MEDAN, yang memeriksa dan mengadili

perkara Perdata dalam tingkat banding, telah menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara antara :---

B E W U I, beralamat di Jalan Gatot Subroto Nomor 373, Brahrang, Binjai, selanjutnya disebut sebagai Pembanding semula Tergugat I;

Lawan

RACHMADY TANADY, Umur 62 Tahun, pekerjaan Wiraswasta, beralamat di Jalan Mahkamah Nomor 9E-F Medan, Dalam hal ini diwakili oleh Kuasanya: 1.FRAYADI DHARMA HARAHAP,SH, 2. HAZIJAH RITONGA,SH.Mkn,3. FRANZ M.W HARAHAP,SH,4. FRANKY A. PURBA,SH, masing-masing Advokat, Pengacara dan Konsultan Hukum yang berkantor pada Memori Keadilan yang beralamat di jalan Sei Selayang Nomor 08 Medan, baik sendiri maupun secara bersama-sama berdasarkan surat kuasa khusus tanggal 20 Pebruari 2013, selanjutnya disebut sebagai Terbanding semula Penggugat;

Dan

RATNA SARI HASIBUAN, umur 65 tahun, pekerjaan Ibu Rumah Tangga, alamat Jaan Anggrek nomor 14 Lingkungan II, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, selanjutnya disebut sebagai Turut Terbanding semula Tergugat II;

Pengadilan Tinggi tersebut ;

(2)

1. Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Medan Nomor : 20/Pdt/2015/Pt.Mdn. tanggal 21 Januari 2015 tentang Penunjukan Majelis Hakim untuk memeriksa dan mengadili perkara tersebut ditingkat banding ;

2. Berkas perkara Nomor : 07/Pdt.G/2013/PN.BJ. tanggal 01 April 2014 dan surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut ;

TENTANG DUDUK PERKARA

Menimbang, bahwa Penggugat dengan surat gugatannya tanggal 28 Pebruari 2013 yang diterima dan didaftarkan di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Binjai dalam Register Nomor 07/Pdt.G/2013/PN.BJ, tanggal 2 April 2013 telah mengemukakan sebagai berikut:

Surat Gugatannya tertanggal 28 Pebruari 2013 dan telah

didaftarkan dalam register di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Binjai, Nomor : 07/Pdt.G/2013/PN.BJ. tanggal 02 April 2013 sebagai berikut :

1. Bahwa Penggugat dan Tergugat I telah membuat dan menanda tangai

Surat Perjanjian pada tanggal 11 Juni 2004 ;

2. Bahwa Tergugat I mempunyai pinjaman kepada Penggugat sebesar

Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) dengan menjaminkan Surat Tanah (Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi atas Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tanggal 22 Mei 2008 atas nama Tergugat II) ;

3. Bahwa adapun yang menjadi obyek jaminan yang sesuai dengan Surat Tanah (Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi atas Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tanggal 22 Mei 2008 atas nama Tergugat II) yaitu atas sebidang tanah darat/ tapak perumahan yang terletak di jalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut : - Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ;

- Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

4. Bahwa Tergugat I berjanji melunasi pinjamannya kepada Penggugat pertengahan bulan Juni 2004 sebesar Rp. 15.000.000,- (lima belas juta

(3)

rupiah) dan sisa pinjaman sebesar Rp 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) dibayar lunas bulan Oktober 2004 ;

5. Bahwa sampai saat ini Tergugat I tidak pernah sama sekali membayarkan pinjaman /ingkar janji kepada Penggugat, meskipun Penggugat sudah mensomasi Tergugat I agar Tergugat I membayar secara lunas hutang yang dipinjamnya kepada Penggugat ;

6. Bahwa karena Tergugat I tidak menjalankan apa yang telah

diperjanjikannya dalam surat perjanjian pada tanggal 11 Juni 2004, maka dengan demikian Tergugat I dapat dikatakan telah melakukan

Wanprestasi / Ingkarjanji ;

7. Bahwa adapun Tergugat II dijadikan pihak Tergugat II untuk memenuhi terpenuhinya syarat gugatan, karena agar Tergugat I memperoleh pinjaman sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) dalam

perjanjian tersebut, Tergugat I meyakinkan Penggugat dengan

memberikan jaminan surat tanah atas milik Tergugat II ;

8. Bahwa berdasarkan fakta-fakta hukum yang Penggugat kemukakan diatas Tergugat I telah melakukan wanprestasi / ingkarjanji berdasarkan surat perjanjian tersebut dimana dari perbuatan wanprestasi yang dilakukan Tergugat I telah menimbulkan kerugian materil dan immateril kepada Penggugat yaitu :

a. Kerugian materil berupa :

1. Pinjaman Tergugat I sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) kepada Penggugat ;

2. Ganti rugi atas hilangnya keuntungan yang diharapkan oleh Penggugat, apabila Penggugat mendepositokan obyek gugatn (uang pinjaman sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) seharusnya Penggugat akan mendapatkan keuntungan yang diharapkan atas bunga deposito 12 % setiap tahunnya sesuai dengan bunga pada Bank BNI 46, dengan demikian keuntungan yang diharapkan 12 % X

Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) menjadi

Rp. 5.400.000,- (lima juta empat ratus ribu rupiah) X (dikali) 10 tahun (terhitung sejak tanggal 2004) dengan demikian kerugian yang dialami

(4)

Penggugat atas hilangnya keuntungan yang diharapkannya yaitu sebesar Rp. 54.000.000,- (lima puluh empat juta rupiah) ;

3. Karena Penggugat adalah orang yang buta akan hukum sehingga membutuhkan bantuan Pengacara untuk menyelesaikan perkara ini sehingga terpaksa mengeluarkan biaya pengacara Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) ;

Total kerugian materil yang dialami Penggugat sebesar

Rp. 119.000.000,- (seratus sembilan belas juta rupiah) yaitu dari kerugian immaterial yang telah dijumlahkan yaitu Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) + Rp. 54.000.000,- (lima puluh empat juta rupiah) + Rp.20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) ; .

b. Kerugian immaterial / moral

Karena perbuatan Tergugat I yang telah ingkar janji kepada Penggugat, waktu dan pikiran Penggugat banyak tersita dan menimbulkan rasa menyesal atas mempercayai dan berbuat baik kepada Tergugat I, bahwa kerugian moral / imateril yang dialami Penggugat tidak ternilai harganya akan tetapi dapat diperhitungkan sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) ;

9. Bahwa karena Tergugat I tidak memiliki itikad baik sampai dengan sekarang dengan demikian Penggugat berhak atas jaminan yang diajukan Tergugat I atas nama Tergugat II sebagaimana yang tertuang dalam surat tanah (Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi atas Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tanggal 22 Mei 2008 atasa nama Tergugat II ) karena dengan adanya jaminan tersebutlah Tergugat I meyakinkan Penggugat agar memberikan pinjaman kepadanya (Tergugat I) yaitu atas sebidang tanah darat / tapak perumahan yang terletak di jalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara Kota Binjai dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut : - Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ;

- Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

(5)

10. Bahwa untuk mencegah agar gugatan Penggugat menjadi hampa (illusoir) maka kiranya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk meletakkan sita jaminan terhadap harta milik Tergugat I dan milik Tergugat II sebidang tanah darat / tapak perumahan yang terletak dijalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota

Binjai, dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut :

- Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ; - Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

11. Bahwa untuk menjamin Tergugat dalam mematuhi isi putusan perkara ini, maka para Penggugat juga memohon kepada Majelis Hakim, agar Tergugat dihukum untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) perhari jika lalai mematuhi putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap ;

12. Bahwa karena didasarkan pada bukti-bukti autentik sebagaimana yang dikemukakan diatas kiranya Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini berkenan untuk memberikan putusan serta merta meskipun ada banding, verzet (perlawanan), kasasi dari Tergugat ;

Berdasarkan uraian-uraian tersebut diatas kiranya Bapak Ketua Penggadilan Negeri Binjai cq Majelis Hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini berkenan memanggil pihak-pihak yang berperkara serta menentukan hari persidangan dan mengambil keputusan sebagai berikut :

PRIMAIR

1. Mengabulkan gugatan Penggugat seluruhnya ;

2. Menyatakan sah dan berharga Sita Jaminan (Consevatoir Beslag)

terhadap harta milik Tergugat I dan milik Tergugat II sebidang tanah darat / tapak perumahan yang terletak dijalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut :

(6)

- Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ; - Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

3. Menyatakan Tergugat I melakukan wanprestasi ;

4. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II untuk mematuhi seluruh isi

putusan dalam perkara ini ;

5. Menyatakan Penggugat berhak sepenuhnya atas obyek jaminan berupa

sebidang tanah darat /tapak perumahan yang terletak dijalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut : - Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ;

- Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

6. Menghukum Tergugat I dan Tergugat II secara paksa menyerahkan

sebidang tanah darat / tapak perumahan yang terletak dijalan Anggrek Lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, dengan luas 157,97 M2 yang berbatas dan berukuran sebagai berikut : - Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ;

- Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

7. Menghukum Tergugat I membayar kerugian baik secara moral dan

material kerugian materil berupa :

1. Pinjaman Tergugat I sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) ;

2. Ganti rugi atas hilangnya keuntungan yang diharapkan oleh Penggugat, apabila Penggugat mendepositokan obyek gugatan (uang pinjaman sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) seharusnya Penggugat akan mendapatkan keuntungan yang diharapkan atas bunga deposito 12 % setiap tahunnya sesuai dengan bunga pada Bank BNI 46, dengan demikian keuntungan yang diharapkan 12 % X Rp. 45.000.000,-

(7)

(empat puluh lima juta rupiah) menjadi Rp. 5.400.000,- (lima juta empat ratus ribu rupiah) X (dikali) 10 tahun (terhitung sejak tanggal 2004) dengan demikian kerugian yang dialami Penggugat atas hilangnya keuntungan yang diharapkannya yaitu sebesar Rp. 54.000.000,- (lima puluh empat juta rupiah) ;

3. Karena Penggugat adalah orang yang buta akan hukum sehingga membutuhkan bantuan Pengacara untuk menyelesaikan perkara ini sehingga terpaksa mengeluarkan biaya pengacara Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) ;

Total kerugian materil yang dialami Penggugat sebesar Rp. 119.000.000,- (seratus sembilan belas juta rupiah) yaitu dari kerugian immaterial yang telah dijumlahkan yaitu Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) + Rp. 54.000.000,- (lima puluh empat juta rupiah) + Rp.20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) ; .

Kerugian immaterial / moral

Karena perbuatan Tergugat I yang telah ingkar janji kepada Penggugat, waktu dan pikiran Penggugat banyak tersita dan menimbulkan rasa menyesal atas mempercayai dan berbuat baik kepada Tergugat I, bahwa kerugian moral / imateril yang dialami Penggugat tidak ternilai harganya akan tetapi dapat diperhitungkan sebesar Rp. 1.000.000.000,- (satu milyar rupiah) ;

8. Menghukum Tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar

Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) perhari jika lalai dalam menjalankan isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap ;

9. Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan serta merta (uit

voorbaar bij vorraad) meskipun ada banding, verzet (perlawanan), kasasi dari Tergugat ;

10. Menghukum Tergugat untuk membayar biaya-biaya yang timbul dalam perkara ini ;

(8)

Apabila Majelis Hakim berpendapat lain, mohon putusan yang seadil-adilnya (ex aequo et bono)

Menimbang, bahwa terhadap gugatan Penggugat tersebut Tergugat I

mengajukan jawaban tanggal 4 September 2013 pada pokoknya sebagai berikut :

- Bahwa Tergugat I (satu) mengakui ada melakukan pinjaman kepada Penggugat sebesar Rp. 45.000.000,- dalam bentuk Giro Bank Ekonomi ; - Bahwa pada waktu Tergugat I (satu) melakukan pinjaman tersebut, Tergugat

satu masih berstatus sebagai karyawan atau pekerja bagi usaha milik Penggugat ;

- Bahwa akan tetapi tidak beberapa lama setelah Tergugat I (satu) melakukan pinjaman tersebut kepada Penggugat, pihak Penggugat memberhentikan Tergugat I (satu) dari pekerjaan Tergugat I (satu) tanpa ada memberi pesangon maupun imbalan lainnya kepada Tergugat I (satu) sehingga sampai saat ini Tergugat I (satu) tidak dapat memenuhi kewajiban untuk membayar utang tersebut kepada Penggugat apalagi Tergugat I (satu) hingga saat ini tidak memiliki pendapatan yang tetap dan mencukupi untuk memenuhi kewajiban membayar utang kepada Penggugat ;

- Namun beberapa waktu yang lampau, Tergugat I (satu) pernah menawarkan pelunasan hutang Tergugat I (satu) kepada Penggugat dengan cara melakukan cicilan yang besar cicilan tersebut berdasarkan kemampuan Tergugat I (satu) namun ditolak dan tidak diterima oleh Penggugat sebab Tergugat I (satu) diharuskan oleh Penggugat untuk membayar lunas sekaligus utang Tergugat I (satu) kepada Penggugat ;

- Bahwa didalam kesepakatan perjanjian utang piutang antara Tergugat I (satu) dengan Penggugat tersebut tidaklah ada diperjanjikan atau dibicarakan perihal bunga pinjaman, sebab pada waktu diadakan perjanjian utang piutang tersebut hubungan antara Tergugat I (satu) dengan Penggugat dalam keadaan harmonis dan baik ;

- Bahwa demikian selanjutnya hingga saat ini pun Tergugat sebenarnya mempunyai niat dan itikat baik untuk dapat membayar utang hingga lunas,

(9)

namun jika diperkenankan dengan cara mencicil sesuai kemampuan pendapatan Tergugat I (satu) milik Tergugat II (dua) yakni berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 yang ada ditangan atau dipegang oleh Penggugat bukanlah merupakan boroh atau jaminan dari pada hutang Tergugat I (satu) akan tetapi Tergugat I (satu) mengatakan kepada Penggugat hanya sebagai pegangan saja, dan memang tidak ada dilibatkan atau dimasukkan kedalam perjanjian utang piutang antara Tergugat I (satu) dengan Penggugat ;

- Bahwa Tergugat menyerahkan surat tanah milik Tergugat II (dua) yakni

berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah

Nomor : 592.2/209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 kepada Penggugat hanyalah merupakan pegangan saja karena hal itu sama sekali tidak diketahui oleh Tergugat II (dua) dan Penggugat juga memahami dan mengetahui dengan jelas bahwa perihal pemegangan surat tanah milik Tergugat II (dua) berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 oleh Penggugat tersebut tidaklah atas pengetahuan Tergugat II (dua) ;

- Bahwa sehingga oleh karenanya Tergugat I (satu) mohon kepada yang terhormat Majelis Hakim untuk mengenyampingkan atau melepaskan surat tanah milik Tergugat II (dua) yakni berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 dari perjanjian utang piutang antara Tergugat I (satu) dengan Penggugat maupun dari perkara / gugatan ini sendiri ;

- Bahwa selanjutnya Tergugat I (satu) mohon putusan yang seadil-adilnya yang dapat meringnkan Tergugat I (satu) dalam perkara ini dari yang terhormat Majelis Hakim yang mengadili perkara ini ;

Menimbang, bahwa terhadap gugatan Penggugat tersebut Tergugat II mengajukan jawaban tanggal 4 september 2013 pada pokoknya sebagai berikut :

Tergugat II melalui kuasa hukumnya telah mengajukan jawaban sekaligus Rekonpensi secara tertulis tertanggal 04 September 2013, sebagai berikut :

(10)

A. Dalam Konvensi (DK)

Bahwa gugatan Penggugat harus ditolak atau setidaknya dinyatakan tidak dapat diterima, sebab gugatan Penggugat telah bertentangan dengan ketentuan hukum acara yang berlaku pada peradilan kita, dalam hal sebagai berikut :

Tidak adanya hubungan Hukum antara Penggugat dengan Tergugat II (dua).

- Bahwa Penggugat dalam surat gugatanya telah menggugat Tergugat I (satu) dan Tergugat II (dua) secara bersamaan dalam satu surat gugatan padahal antara Penggugat dengan Tergugat II (dua) tidaklah ada pernah ada suatu ikatan hubungan hukum sama sekali sebagai salah satu syarat atau dasar dari suatu gugatan ;

- Bahwa antara Penggugat dengan Tergugat II (dua) tidak pernah mempunyai hubungan hukum dalam bentuk apapun dan dalam title apapun secara keperdataan, sehingga tidaklah ada dasar bagi Penggugat untuk menggugat Tergugat II ;

- Bahwa adapun tentang alas hak atas tanah milik Penggugat yakni Surat Pelepasan Hak Dengan ganti Rugi Nomor 592.2/ 209/BUV/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 sebagaimana yang dimaksud oleh Penggugat dalam surat gugatannya yang ternyata saat ini dipegang oleh atau ada pada Penggugat sebagai jaminan utang atau borg dalam perjanjian utang piutang antara Penggugat dengan Tergugat I (satu) (sebagaimana tertuang pada halaman pertama butir 3 surat gugatan Penggugat) bahkan diketahui oleh Tergugat II (dua) pada saat Tergugat II (dua) membaca surat gugatan Penggugat ;

- Bahwa bahkan perjanjian utang piutang antara Penggugat dengan Tergugat I (satu) juga tidaklah pernah diketahui oleh Tergugat II (dua) sebelumnya sampai gugatan diterima dan dibaca oleh Tergugat II (dua) ; - Bahwa lebih tegasnya Tergugat II (dua) mengatakan bahwa perjanjian utang piutang antara Penggugat dengan Tergugat I (satu) sebagaimana dimaksud dalam gugatan Penggugat, tidaklah pernah diketahui oleh Tergugat II (dua) dan juga tidak pernah melibatkan secara langsung Tergugat II (dua) baik sebagai pihak, penjamin maupun sebagai saksi sama sekali ;

(11)

- Bahwa sepatutnyalah Tergugat DR / Penggugat DK pada waktu menerima surat tanah milik Penggugat DR / Tergugat DK berupa Surat Pelepasan Hak Dengan ganti Rugi Nomor 592.2/ 209/BUV/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 sebagai jaminan utang atau borg, harus mengetahui setidaknya menduga bahwa ianya tidak berhak secara hukum memegang sebagai jaminan utang alas hak atas tanah milik Penggugat DR / Tergugat DK sebab nyata-nyata Penggugat DR/Tergugat DK tidak mempunyai hubungan hukum dalam perjanjian utang piutang antara Tergugat DR / Penggugat DK dengan sdr. BEWUI (ic.Tergugat I (satu) dalam surat gugatan Tergugat DR /Penggugat DK tersebut, terlebih-lebih Penggugat DR / Tergugat DK tidak mengetahui surat tanahnya berupa Surat Pelepasan Hak Dengan ganti Rugi Nomor 592.2/ 209/BUV/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 tersebut dijadikan jaminan utang atau borg ;

- Bahwa oleh karenanya tidak ada dasar bagi Penggugat secara hukum untuk melakukan gugatan terhadap Tergugat II sebagaimana dalam gugatan Penggugat ;

- Bahwa berdasarkan uraian-uraian yang dikemukakan diatas sebagai jawaban Tergugat II (dua), jelaslah adanya bahwa gugatan Penggugat telah bertentangan dengan ketentuan hukum acara yang berlaku pada peradilan kita dan juga gugatan mana didasarkan oleh perikatan dengan hukum dan atau cacat hukum dan oleh karenanya gugatan Penggugat patut untuk ditolak atau setidaknya dinyatakan tidak dapat diterima, atau jika pengadilan berpendapat lain, mohon putusan yang tidak mengganggu atau dapat melindungi kepentingan hukum Tergugat II (dua) baik secara materil maupun secara moril ;

B. Dalam Rekonvensi (DR)

- Bahwa Tergugat II (dua) Dalam Konvensi (Tergugat II DK) / Penggugat Dalam Rekonpensi (Penggugat DR) dengan ini mengajukan gugatan rekonvensi terhadap Penggugat dalam konvensi (Penggugat DK) / Tergugat dalam rekonvensi (Tergugat DR) dalam hal sebagai berikut : - Bahwa Tergugat DR / Penggugat DK telah mengadakan perjanjian utang

piutang dengan sdr. BEWUI (ic. Tergugat I (satu) dalam surat gugatan Tergugat DR / Penggugat DK, perjanjian utang piutang mana tidak menetapkan tempat dan tanggal pembuatan surat perjanjian utang

(12)

piutang akan tetapi keduanya mencantumkan tanggal penanda tanganan pada tanda tangan masing-masing yaitu tanggal 11 Juni 2004, dimana asli surat perjanjian utang piutang dimaksud ada dipegang oleh Tergugat DR / Penggugat DK ;

- Bahwa didalam surat perjanjian utang piutang antara Tergugat DR / Penggugat DK dengan sdr. BEWUI (ic. Tergugat I (satu) dalam surat gugatan Tergugat DR / Penggugat DK tidak ada secara tegas dan nyata melibatkan alas hak atas tanah Penggugat DR / Tergugat DK ;

- Bahwa namun berdasarkan kenyataan sebagaimana pengakuan yang diterangkan sebagai dalil gugat Tergugat DR/ Penggugat DK (vide surat gugatan Tergugat DR/ Penggugat DK halaman pertama butir 3 disebutkan “bahwa adapun yang menjadi obyek jaminan yang sesuai dengan Surat Tanah (Surat Pelepasan Hak Dengan ganti Rugi Nomor : 592.2/ 209/BUV/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 atas nama Tergugat II) yaitu atas sebidang tanah darat / tapak perumahan yang terletak di jalan Anggrek lingkungan II / Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai dengan luas 157,97 M2 yang berebatas dan berukuran sebagai berikut :

- Sebelah Utara berbatas dengan tanah Rusli Harahap ; - Sebelah Selatan berbatas dengan Jln. Anggrek ;

- Sebelah Timur berbatas dengan tanah Setia Perangin angin ; - Sebelah Barat berbatas dengan Gang ;

bahwa ternyata Tergugat DR / Penggugat DK telah memegang alas hak atasa tanah milik Penggugat DR / Tergugat DK berupa Surat Pelepasan Hak Dengan ganti Rugi Nomor 592.2/ 209/BUV/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 sebagai jaminan utang atau borg dalam perjanjian utang piutang antara Tergugat DR / Penggugat DK dengan sdr. BEWUI (ic. Tergugat I (satu) dalam surat gugatan Tergugat DR / Penggugat DK tersebut ;

- Bahwa akan tetapi Penggugat DR/ Tergugat DK tidak pernah mengetahui sama sekali perjanjian utang piutang antara Tergugat dr/ Penggugat dk dengan sdr. BEWUI (ic. Tergugat I (satu)) dalam surat gugatan Tergugat DR/ Penggugat DK tersebut, dan bahkan dalam perjanjian utang piutang dimaksud, Penggugat DR/ Tergugat DK juga

(13)

tidak ada terlibat baik sebagai pihak dalam perjanjian maupun sebagai penjamin maupun sebagai saksi ;

- Bahwa sehingga jelaslah adanya perbuatan Tergugat DR/ Penggugat DK yang memegang dan atau menguasai alas hak atas tanah Penggugat DR/ Tergugat DK tanpa seizin Penggugat DR/ Tergugat DK berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor : 592.2/

209/BU/V/20008 merupakan perbuatan melawan hukum

(onrechtmatigedaad) ;

- Bahwa sepatutnyalah Tergugat DR/ Penggugat DK pada waktu menerima surat tanah milik Penggugat DR/ Tergugat DK berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 sebagai jaminan utang atau borg, harus mengetahui setidaknya menduga bahwa ianya tidak berhak secara hukum memegang sebagai jaminan utang alas hak atas tanah milik Penggugat DR/ Tergugat DK sebab nyata nyata Penggugat DR/ Tergugat DK tidak mempunyai hubungan hukum dalam perjanjian utang piutang antara tergugat Tergugat DR/ Penggugat DK dengan sdr. BEWUI (ic. Tergugat I (satu) dalam surat gugatan Tergugat DR/ Penggugat DK tersebut, terlebih lebih Penggugat DR/ Tergugat DK tidak mengetahui surat tanahnya berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 tersebut dijadikan jaminan utang atau borg ;

- Bahwa oleh karenanya patut dan beralasan kiranya menurut hukum jika perbuatan Tergugat DR/ Penggugat DK yang memegang dan menguasai tanpa hak Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 milik Penggugat DR/ Tergugat DK dinyatakan sebagai perbuatan melawan hukum (onrechtmatigedaad) ;

- Bahwa oleh karena perbuatan Tergugat DR/ Penggugat DK yang memegang dan menguasai tanpa hak Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei

2008 milik Penggugat DR/ Tergugat DK telah dinyatakan sebagai

perbuatan melawan hukum (onrechtmatigedaad), maka patut dan beralasan kiranya menurut hukum jika Tergugat DR/ Penggugat DK mengembalikan Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah

(14)

Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 milik Penggugat DR/ Tergugat DK kepada Penggugat DR/ Tergugat DK dalam keadaan dan kondisi yang baik selambat lambatnya I (satu) Minggu setelah putusan dalam gugatan rekonvensi ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap;

- Bahwa dalam melakukan gugatan rekonvensi ini, Penggugat DR/ Tergugat DK telah pula mengeluarkan biaya honorarium pengacara atau kuasa hukum sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah), maka patut dan beralasan kiranya menurut hukum jika Tergugat DR/ Penggugat DK dihukum membayar ganti kerugian atas biaya honorarium pengacara atau kuasa hukum yang telah dikeluarkan oleh Penggugat DR/ Tergugat DK sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) untuk tunai seluruhnya selambat-lambatnya I (satu) minggu setelah putusan dalam gugatan rekonvensi ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap;

- Bahwa untuk menjaga agar gugatan rekonvensi ini tidak hampa adanya mohon kepada yang mulai Majelis Hakim yang mengadili serta memeriksa perkara ini kiranya berkenan meletakkan sita jaminan terhadap harta-harta atau benda-benda baik tidak bergerak maupun yang bergerak milik Tergugat DR/ Penggugat DK ;

- Bahwa oleh karena Tergugat DR/ Penggugat DK telah dinyatakan melakukan perbuatan melawan hukum (onrechtmatigedaad), maka patut dan beralasan pula kiranya menurut hukum jika Tergugat DR/ Penggugat DK dihukum untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini;

- Bahwa berdasarkan uraian-uraian diatas mohon kiranya kepada yang Mulia Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk berkenan memutus berikut :

I. Dalam Konvensi (DK)

1. Menolak gugatan Penggugat DK untuk seluruhnya atau setidaknya menyatakan gugatan Penggugat DK tidak dapat diterima (niet on vanklijkeverklaard) ;

II. Dalam Rekonvensi (DR)

1. Menerima gugatan rekonvensi Penggugat DR/ Tergugat DK untuk seluruhnya;

(15)

2. Menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah diletakkan dalam perkara ini ;

3. Menyatakan perbuatan Tergugat DR/ Penggugat DK yang menerima memegang dan menguasai surat tanah milik Penggugat DR/ Tergugat DK yakni berupa Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah

Nomor 592.2/2 209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 tanpa hak dan

tanpa seizin dari Penggugat DR/ Tergugat DK adalah perbuatan melawan hukum (onrechtmatigedaad) ;

4. Menghukum Tergugat DR/ Penggugat DK untuk mengembalikan Surat Pelepasan Hak Dengan Ganti Rugi Atas Tanah Nomor 592.2/2

209/BU/V/2008, tertanggal 22 Mei 2008 milik Penggugat DR/ Tergugat

DK kepada Penggugat DR/ Tergugat DK dalam keadaan dan kondisi yang baik selambat lambatnya I (satu) minggu setelah putusan dalam gugatan rekonvensi ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap;

5. Menghukum Tergugat DR/ Penggugat DK membayar ganti kerugian atas biaya honorarium pengacara atau kuasa hukum yang telah dikeluarkan oleh Penggugat DR/ Tergugat DK sebesar Rp. 25.000.000,- (dua puluh lima juta rupiah) untuk tunai seluruhnya selambat-lambatnya I (satu) minggu setelah putusan dalam gugatan rekonvensi ini mempunyai kekuatan hukum yang tetap ;

6. Menghukum Tergugat DR/ Penggugat DK untuk membayar biaya perkara yang timbul dalam perkara ini;

III. Dalam Konvensi (DK) dan dalam rekonvensi (DR)

Apabila pengadilan berpendapat lain, mohon putusan yang seadil adilnya (ex acqueaeet bono) ;

Menimbang, bahwa atas gugatan tersebut Pengadilan Negeri Binjai telah menjatuhkan putusan Nomor 07/Pdt.G/2013/PN.BJ tanggal 1 April 2014 yang amarnya sebagai berikut :

DALAM KONPENSI :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian ; 2. Menyatakan Tergugat I melakukan wanprestasi ;

(16)

3. Menghukum Tergugat I untuk membayar kerugian Penggugat berupa pinjaman Tergugat I sebesar Rp. 45.000.000,- (empat puluh lima juta rupiah) kepada Penggugat ;

4. Menghukum Tergugat I untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) perhari apabila Tergugat I lalai dalam menjalankan isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap ;

5. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya ;

DALAM REKONPENSI :

- Menolak gugatan Penggugat Rekonvensi / Tergugat II Konpensi untuk

seluruhnya ;

DALAM KONPENSI DAN REKONPENSI :

- Menghukum Tergugat I dan Tergugat II Dalam Konpensi / Penggugat

Dalam Rekonpensi untuk membayar biaya perkara secara tanggung renteng sebesar Rp. 989.000,- (sembilan ratus delapan puluh sembilan ribu rupiah) ;

Telah membaca hal-hal sebagai berikut :

1. Akta Permohonan Banding Nomor : 07/Pdt.G/2013/PN.BJ, Nomor 03/Pdt.Bdg/2014/PN.BJ pada tanggal 14 April 2014 yang dibuat oleh MARABATA SIREGAR, Panitera Muda Perdata Pengadilan Negeri Binjai yang menerangkan bahwa Tergugat I telah menyatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Binjai Nomor : 07/Pdt.G/2013/PN.BJ tanggal 1 April 2014;

2. Relaas Pemberitahuan Pernyataan Banding yang dibuat oleh LENTA Br PINEM,SH Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Medan atas permintaan bantuan dari Pengadilan Negeri Binjai bahwa pada tanggal 28 Mei 2014 permohonan banding dari Tergugat I telah diberitahukan kepada Kuasa Terbanding semula Penggugat ;

3. Relaas Pemberitahuan Pernyataan Banding yang dibuat oleh LENTA Br PINEM, SH,Jurusita Pengganti Pengadilan Negeri Medan atas permintaan

(17)

Pengadilan Negeri Binjai bahwa pada tanggal 19 Mei 2014 permohonan banding dari Tergugat I telah diberitahukan kepada Kuasa Turut Terbanding semula Tergugat II;

4. Relaas Pemberitahuan Mempelajari berkas yang dibuat oleh SOFYAN HADI,SH,Jurusita Pengadilan Negeri Binjai kepada Pembanding semula Tergugat I tanggal 11 Agustus 2014, kepada Terbanding semula Penggugat tanggal 6 Nopember 2014 dan tanggal 20 Npember 2015 kepada Turut Terbanding semula Tergugat II untuk diberi kesempatan mempelajari berkas perkara dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah diterimanya pemberitahuan ini sebelum berkas perkara dikirimkan ke Pengadilan Tinggi Medan;

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUM

Menimbang, bahwa permohonan banding dari Pembanding semula Tergugat I telah diajukan dalam tenggang waktu dan menurut tata cara serta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan oleh Undang-Undang oleh karena itu permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

Menimbang, bahwa meskipun Pembanding semula Tergugat I tidak

mengajukan memori banding, namun Pengadilan Tingkat Banding

selaku pengadilan ulangan akan memeriksa dan mengadili perkara ini berdasarkan seluruh fakta-fakta yang diperoleh dari persidangan pada Pengadilan Tingkat Pertama;

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tinggi memeriksa

dan mempelajari dengan seksama berita acara sidang beserta surat - surat

yang tersebut dan turunan resmi putusan Pengadilan Negeri Binjai Nomor : 07/Pdt.G/2013/PN.BJ tanggal 1 April 2014, maka Pengadilan Tinggi

berpendapat sebagai berikut :

Menimbang, bahwa setelah Pengadilan Tingkat Banding mempelajari dan meneliti pertimbangan putusan Pengadilan tingkat pertama yang diajukan

banding tersebut telah ternyata Pengadilan Tingkat Pertama telah

mempertimbangkan dengan tepat dan benar dengan seksama pokok sengketa baik dalam konpensi maupun dalam rekonpensi berdasarkan fakta-fakta yang

(18)

diperoleh dari Jawab jinawab dan pembuktian di persidangan sehingga pada akhirnya berpendapat sebagaimana dalam amar putusan Pengadilan Tingkat Pertama dimaksud ;

Menimbang, bahwa dengan demikian Pengadilan Tingkat Banding sependapat dengan pertimbangan hukum dan putusan Majelis Hakim Tingkat Pertama, sehingga segala pertimbangan putusan tersebut diambil alih menjadi pertimbangan putusan di Tingkat Banding;

Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka putusan Pengadilan Negeri Binjai Nomor : 07/ Pdt.G/ 2013/PN.BJ tanggal 1 April 2014 dapat dipertahankan dan dikuatkan ;

Menimbang, bahwa oleh karena putusan Pengadilan Tingkat Pertama dikuatkan , maka Pembanding semula Tergugat I berada dipihak yang kalah, sehingga harus dihukum untuk membayar biaya perkara dalam kedua tingkat peradilan;

Memperhatikan Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 2 Tahun 1986 Tentang Peradilan Umum, RBG dan peraturan perundang-undangan lain yang bersangkutan;

MENGADILI

:

- Menerima permohonan banding dari Pembanding semula Tergugat I

tersebut;

- Menguatkan Putusan Pengadilan Negeri Binjai Nomor 07/Pdt.G/2013/

PN.BJ, tanggal 1 April 2014 yang dimohonkan banding;

- Menghukum Pembanding semula Tergugat I untuk membayar biaya perkara

dalam kedua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding ditetapkan sejumlah Rp. 150.000,00 (seratus lima puluh ribu rupiah).

Demikian diputuskan dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Medan, pada hari Kamis, tanggal 23 Juni 2015, oleh kami, RUSTAM IDRIS,SH, sebagai Hakim Ketua, , BENAR KARO KARO,SH.MH dan HERU PRAMONO, S.H., M.Hum, masing-masing sebagai Hakim Anggota, yang ditunjuk berdasarkan Surat Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Medan

(19)

Nomor : 20/PDT/2015/PT.MDN tanggal 21 Januari 2015 putusan tersebut pada

hari Kamis , tanggal 2 Juli 2015 diucapkan dalam persidangan terbuka untuk

umum oleh Hakim Ketua dengan dihadiri oleh para Hakim Anggota tersebut, dibantu Hj. DIANA SYAHPUTRI NASUTION, S.H., Panitera Pengganti tanpa dihadiri oleh kedua belah pihak ataupun Kuasanya.

HAKIM-HAKIM ANGGOTA, HAKIM KETUA MAJELIS,

ttd. ttd.

BENAR KAROKARO,SH.MH. RUSTAM IDRIS, SH. ttd.

HERU PRAMONO, S.H., MHum.

PANITERA PENGGANTI, ttd.

Hj. DIANA SYAHPUTRI NASUTION ,SH.

Perincian biaya: 1. Materai ………. Rp. 6.000.- 2. Redaksi ……… Rp. 5.000,- 3. Pemberkasan ………..Rp. 139.000,- _____________________________ Jumlah ………. Rp. 150.000.-

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :