• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR SKRIPSI"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

SKRIPSI

Diajukan oleh :

LINGGA JENAR WIJANGSONGKO 1013010128/FE/AK

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN”

JAWA TIMUR 2014

(2)

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan dalam Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Progdi Akuntansi

Diajukan oleh :

LINGGA JENAR WIJANGSONGKO 1013010128/FE/AK

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS

UNIVERSITAS PEMBANGUNAN NASIONAL “VETERAN” JAWA TIMUR

2014

(3)

SKRIPSI

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

yang diajukan

Lingga Jenar Wijangsongko 1013010128/FE/AK

disetujui untuk Ujian Lisan oleh

Pembimbing Utama

Drs. Ec.Munari.MM Tanggal : ………

NIP. 19610402 198803 1001

Mengetahui Wakil Dekan I

Fakultas Ekonomi dan Bisnis

Drs. Ec. R.A. Suwaidi, MS NIP. 19600330 198603 1003

(4)

SKRIPSI

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

yang diajukan

Lingga Jenar Wijangsongko 1013010128/FE/AK

Telah diseminarkan dan disetujui untuk menyusun skripsi oleh

Pembimbing Utama

Drs. Ec.Munari,MM Tanggal : ………

NIP. 19610402 198803 1001

Mengetahui Ketua Program Studi

Dr. Hero Priono, SE, M.Si, AK, CA NIP. 19611011 199203 1001

(5)

SKRIPSI

IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN DI MASJID ISTIQOMAH UPN“VETERAN” JAWA TIMUR

Disusun oleh :

LINGGA JENAR WIJANGSONGKO 1013010128/FE/AK

telah dipertahankan dihadapan dan diterima oleh Tim Penguji Skripsi Progdi Akuntansi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

pada tanggal 28 Maret 2014

Dekan Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”

Jawa Timur

Dr. Dhani Ichsanuddin Nur, SE, MM NIP. 19630924 198903 1001

(6)

KATA PENGANTAR

Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillahi robbil ‘alamin, puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT atas rahmat-Nya dan dorongan semangat dari kedua orang tua,teman-teman,begitu pula berkat dari Dosen Pembimbing,para Dosen pengajar sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul “IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN(STUDI KASUS MASJID ISTIQOMAH Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” JAWA TIMUR”.

Penyusunan skripsi ini dilakukan untuk memenuhi salah satu syarat dalam memperoleh gelar sarjana pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa timur.Keberhasilan penulis menyelesaikan skripsi ini tentu tidak lepas dari bantuan berbagai pihak.Untuk itu dalam kesempatan ini,penulis ingin menyampaikan terimah kasih kepada:

1. Bapak Prof.Dr.Ir.Teguh Soedarto,MP,selaku Rektor Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”Jawa timur.

2. Bapak DR. H. Dhani Ichsanudin N, MM. selaku Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur. 3. Bapak Drs. Ec RA. Suwaidi, MS. selaku Wakil Dekan I Fakultas Ekonomi

dan Bisnis Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur . 4. Bapak Dr. Hero Priono, SE, MSI, Ak. selaku Ketua Progdi Akuntansi serta

dosen pembimbing yang telah meluangkan waktu dan deng,an penuh kesabaran memberikan bimbingan dan arahan yang sangat bermanfaat sehingga skripsi ini dapat terselesaikan dengan baik.

5. Bapak Drs.Ec.Munari , MM. selaku Dosen Pembimbing yang dengan kesabaran dan kerelaan telah membimbing dan memberi petunjuk yang sangat berguna sehingga terselesaikannya skripsi ini.

6. Drs.Muslimin,MM selaku Dosen Wali yang telah memberi bantuan dan nasihat.

7. Bapak H.Sutrisno,SH.M.Hum selaku Ketua harian takmir Masjid Istiqomah UPN”VETERAN” Jawa Timur.

8. Bapak Abdul Aziz Meutia,ST.MM Selaku Bendahara Masjid Istiqomah UPN”VETERAN”Jawa Timur.

9. Seluruh dosen dan segenap staf Akuntansi atas ilmu dan bantuan yang telah diberikan.

10.Orang tuaku tercinta, Roesjadi Soesdianto dan Luvi retno, yang telah memberikan dukungan baik moril maupun materiil, kepercayaan, kesabaran, pengorbanan, serta doa dan kasih sayang yang tak terhingga kepada penulis.

11.Adekku tersayang Jenar Hening Wicaksono dan Maharani rizki Dinil Haq atas do’a dan semangatnya.

(7)

12.Teman,Sahabat,Saudara :Helmi Yuniarso,Fandy Bagus

Prakoso,Oni,Yuansyah,Saiful,Agung kurniawan,Dimas,Dyah Audi,Catur Pamungkas Merinda Hadi Saputri,Andri,indra,angga.

13.Teman-teman Akuntansi angkatan 2010, atas kebersamaan, kerjasama yang baik, bantuan, dan dorongannya.. Kompak selalu..

14.Semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu yang telah memberikan bantuan, dan dukungannya. Semoga kebaikan kalian dibalas oleh Allah STW. Amin.

Penulis menyadari bahwa dalam penulisan skripsi ini masih banyak kekurangan karena keterbatasan pengetahuan dan pengalaman, oleh karena itu kritik dan saran sangat diharapkan. Semoga skripsi ini bermanfaat dan dapat digunakan sebagai tambahan informasi dan wacana bagi semua pihak yang membutuhkan.

Wassalamu’alaikum Wr.Wb

Surabaya, Penulis

(8)

i

2.1.1 Penelitian Sutarti dan Deni Prayitno pada tahun 2008…... 10

2.1.2 Penelitian Nurdiono pada tahun 2007……… 11

2.1.3 Penelitian Elok Heniwati pada tahun 2010… ... 13

2.2 Landasan Teori ... 14

2.2.1 Organisasi ... 16

2.2.1.1 Pengertian Pengertian Organisasi……….. 16

2.2.2.2 Definisi Organisasi Nirlaba…….… ... 16

2.2.1.2 Perbedaan Organisasi Nirlaba... 17

2.2.1.3 Karakteristik Organisasi Nirlaba ... 17

2.2.3 Organisasi Keagamaan... 18

2.3.1 Arti Umum Masjid……… 18

2.3.2 Fungsi Masjid ... 19

(9)

ii

2.3.3 Kegiatan Di Bulan Ramadhan………. 19

2.3.4 Kegiatan amal ... 20

2.3.5 Pendidikan ... 21

2.4. Akuntansi Keuangan Pada Organisasi Nirlaba ... 22

2.4,1 Akuntansi Keuangan Pada Organisasi Nirlaba…... 22

2.4.2 Fungsi Akuntansi ... 24

2.4.3 Siklus Akuntansi Organisasi Nirlaba ... 24

2.4.4 Metode Pencatatan Organisasi Nirlaba………….. 26

2.4.5 Standart Yang Berlaku Untuk Organisasi Nirlaba… 27 2.4.6 Prinsip-Prinsip Pengukuran……… 28

2.5 Laporan Keuangan……… 28

2.5.1 Tujuan Pelaporan Keuangan ... 28

2.5.2 Penyajian Laporan Keuangan Menurut Psak No.45… ... 29

2.6 Pernyataan Standart Akuntansi Keuangan ... 4

3 OBJEK DAN METODE PENELITIAN ... 48

3.1 Jenis Penelitian ... 48

3.2 Lokasi ... 52

3.3 Penentuan Para Narasumber... 52

3.4. Sumber Data Dan Jenis Data... 52

4.2. Profil Masjid Istiqomah UPN “VETERAN Jawa Timur ... 60

4.2.1. Sejarah Masjid Istiqomah UPN “VETERAN”.

(10)

iii

Jawa Timur ... 60

4.2.2 Struktur Organisasi ... 60

4.2.3 Tugas Pengurus Takmir Masjid Istiqomah UPN “VETERA” Jawa timur ... 66

4.3. Pengelolaan dan Pencatatan Akuntansi Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur... 69

4.4.Pelaporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur ... 71

4.4.1 Sistem Pencacatan Akuntansi Masjid ... 71

4.4.1.1 Sistem Penerimaan... 73

4.4.1.2. Sistem Pengeluaran... 77

4.4.1.3 Sistem Pencatatan Harta Kekayaan Masjid 79 4.4.2. Pelaporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur ... 81

4..4.3. Efektifitas Laporan Keuangan dalam Masjid.. 86

4.5. Laporan Keuangan Berdasarkan PSAK No. 45 ... 88

4.5.1. Sistem Pencatatan Pelaporan Keuangan ... 88

4.5.2. Laporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN”VETERAN” Jawa Timur ... 90

4.6 Permasalahan Terkait Dengan Penerapan Pencatatan Akuntansi ... 94

(11)

iv

DAFTAR TABEL

TABEL 3.1 Desain Studi 1... 45 TABEL 3.2 Desain Studai 2... 46 TABEL 3.3 Desain Studi 3... 47

(12)

v

DAFTAR GAMBAR

Gambar 2.1 Siklus Akuntansi Organisasi Nirlaba ... 25

Gambar 2.2 Laporan Posisi Keuangan Organisasi Nirlaba ... 33

Gambar 2.3 Laporan Aktivitas Organisasi Nirlaba ... 36

Gambar 2.4 Laporan Arus Kas Organisasi Nirlaba ... 39

Gambar 4.1 Struktural Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa timur 61

Gamabar 4.2 Bagan Alir Sistem Penerimaan ... 75

Gambar 4.3 Bagan Alir Sistem Pengeluaran ... 78

Gambar 4.4 Laporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN ”VETERAN”Jawa Timur ... 85

Gambar 4.5 Laporan Posisi Keuangan yang disusun Sesuai standar PSAK No.45 ... 91

Gambar 4.6 Laporan Aktivitas yang disusun sesuai standar PSAK No.45 ... 92

Gambar 4.7 Laporan Arus Kas yang Disusun Sesuai standar PSAK No.45 ... 93

(13)

vi

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Surat Permohonan Izin Penelitian

Lampiran 2 Surat Pernyataan bahwa Peneliti telah Melakukan Penelitian Lampiran 3 Transkrip Wawancara

Lampiran 4 Bukti Transaksi Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur Lampiran 5 Laporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN “VETERAN”

Jawa Timur

Lampiran 6 Laporan Keuangan Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur

Lampiran 7 Dokumentasi Foto Penelitian

(14)

vii

“IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISAS KEAGAMAAN” (Studi Kasus Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur)

Oleh

Lingga Jenar Wijangsongko Abstraksi

Laporan keuangan merupakan salah satu bentuk

pertanggungjawaban organisasi terhadap pengelolaan sumber daya.Khusus organisasi nirlaba,penyajian laporan keuangan diatur pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 45.Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran dan penerapan penyajian laporan keuangan organisasi nirlaba yang sesuai dengan pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) nomor 45 di Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur bertempat di Jl.Rungkut Madya,Jawa Timur

. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretif.Informan yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 3 orang dengan menggunakan teknik snow-ball.

Hasil penelitian menunjukan bahwa Masjid Istiqomah UPN “VETERAN” Jawa Timur belum menyajikan laporan keuangan sesuai dengan PSAK No.45,hanya sebatas pencatatan pemasukan dan

pengeluaran.Penelitian ini juga menunjukan penerapan akuntansi dalam rangka penyajian laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No.45.

Keyword :organisasi nirlaba,PSAK No.45

(15)

1 BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

surat Al Baqarah 282

ا

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu´amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia

(16)

2

bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu´amalahmu itu), kecuali jika mu´amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

(17)

3

Penggalan Surat Al Baqarah 282 tersebut diatas secara implisit memberikan pesan bahwa Islam mendorong praktik akuntansi dalam kehidupan bermuamalah(perdagangan). Pada dasarnya, ilmu akuntansi dan praktek akuntansi dilingkunganan bisnis (muamalah) telah menjadi bagian yang integral. Namun, ilmu akuntansi dan prakteknya di luar entitas bisnis khususnya lembaga keagamaan sangat termarginalkan. Sebagai entitas pelaporan akuntansi yang menggunakan danamasyarakat sebagai sumber keuangannya dalam bentuk sumbangan, sedekah atau bentukbantuan sosial lainnya yang berasal dari masyarakat (publik), masjid menjadibagian dari entitas publik yang semua aktivitasnya harus dipertanggungjawabkankepada publik. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kata kunci yang pentingbagi entitas publik untuk bertahan dan memaksimalkan perannya pada domain sosialbudaya dimana entitas tersebut berada yang berbeda dengan entitas publik lainnya.

“Hanyalah yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang

yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah,

(18)

4

maka merekalah orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS At-Taubah: 18).

Awal ayat ini dimulai dengan kata innama, yang dalam bahasa Arab disebut ‘adatul hasr (alat untuk menyempitkan). Ini berarti bahwa orang-orang

yang tidak memiliki sifat sebagaimana yang disebutkan pada ayat ini, maka dia tidak layak untuk ikut memakmurkan masjid. Pengertian seperti ini sebagaimana ketika Allah Swt. menerangkan kepada kita tentang batasan dari manusia yang disebut dengan ulama. Allah berfirman,

Penelitian Peran dan praktek akuntansi pada Implementasi keagamaan seperti Gerajasetidaknya lebih maju dibandingkan dengan penelitian akuntansi di entitaskeagamaan lainya. Oleh sebab itu, peneliti tertarik untuk mengisi kekosongan penelitian akuntansi pada Implementasi keagamaan Islam yakni Masjid, sebagai pusat pengembangan peradaban dan kehidupan spritual umat Islam, karena implementasi masjid jarang sekali menjadi perhatian peneliti akuntansi sebelumnya. Selain itu, agareksitensi dan kebermanfaatan akuntansi pada Implementasi ini memperoleh perwujudan yang konkret dan dapat memaksimalkan perannya sebagai instrumen pengembangan dakwah di Masjid. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami praktik akuntansi dan pengelolaan keuangan di masjid. Secara khusus penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana

(19)

5

transparansi dan akuntabilitas dalam halpengelolaan keuangan Masjid dijalankan.

Transparansi dan Akuntantabilitas merupakan keniscayaan. Semua aktivitaslembaga baik publik maupun swasta selalu dituntut transparan dan akuntabel.Kehidupan keagamaan seakan menjadi dimensi lain yang tidak memerlukan transparansi dan akuntabilitas secara langsung dalam bentuk pelaporan akuntansi.Praktek akuntansi sebagai instrumen transparansi dan akuntabilitas di entitas keagamaan khususnya Islam melalui Masjid jarang sekali menjadi perhatian khususdalam praktik dan kajian ilmiah, oleh sebab itu, penelitian ini menjadi unik dan sangat penting untuk menemu kenali praktik akuntansi dan pengelolaan keuangan diMasjid, sehingga penelitian ini berusaha untuk menjawab pertanyaan : Bagaimana implementasi akuntansi dapat di gunakan untuk mendukung informasi keuangan Masjid Istiqomah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

Perkembangan kaidah-kaidah, konsep-konsep dan teknik-teknik akuntansi tidak lepas dari kebutuhan masyarakat di bidang sosio-bisnis yang di pengaruhi oleh perkembangan peradaban untuk mengimbangi peningkatan kebutuhan informasi keuangan,sebagai konsekuensi logis dari perkembanagan dunia.

(20)

6

Peranan akuntansi dalam pengambilan keputusan-keputusan ekonomi dan keungan di zaman globalisasi semakin disadari oleh semua pihak,baik dalam organisasi yang bertujuan mencari laba(profit oriented) maupun dalam organisasi yang tidak mencari laba(non-profit oriented),oleh karena itu akuntansi mempunyai peran penting untuk menunjang keberadaanya,hal ini karena semakin kompleksnya variable-variabel yang ada dalam suatu transaksi yang terjadi,terutama dalam organisasi nirlaba sehingga,data akuntansi dapat diolah sedemikian rupa untuk menghasilkan sebuah laporan yang siap di gunakan pengambilan keputusan ekonomi dang keuangan

Organisasi nirlaba merupakan suatu organisasi yang bertujuan pokok untuk mendukung kepentingan public yang tidak komersial,organisasi nirlaba meliputi organisasi keagamaan,sekolah,rumah sakit dan klinik public,Organisasi politis,organisasi masyarakat,organisasi sukarelawan,serikat buruh.salah satu organisasi yang termasuk organisasi nirlaba yaitu masjid,masjid merupakan organisasi sector public yang mengelola keungan dan sumber daya lain dari para jamaah sebagai salah satu entitas keagamaan.

Berdasarkan pernyataan standart akuntansi keuangan (PSAK) No. 45 tentang pelaporan keuangan nirlaba,bahwa organisasi nirlaba juga harus dan berhak untuk membuat laporan dan melaporkan kepada para pemakai laporan keuangan dalam hal ini,masjid yang merupakan organisasi nirlaba di wajibkan untuk membuat dan melaporkan masuknya uang yang berasal infaq dan

(21)

7

shodaqoh Sebagai pertanggung jawaban bagi seluruah jamaah dan donator yang telah memberikan sumbangan kedalam masjid yang diharapkan dapat menunjukan tingkat akuntabilitas.

Sifat dan sumber pendanaa organisasi masjid yaitu dari infaq dan shodaqoh di sektor nirlaba bertanggung jawab untuk memastikan bahwa dana yang ada digunakan secara efektif.Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan keuangan lembaga nirlaba, antara lain : bagaimana mengelola pendanaan untuk menjalankan program dan mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan sesuai dengan ketentuan dan aturan yang disepakati dengan pihak donator,juga bagaimana lembaga nirlaba ini dapat menyisihkan sebagian dananya untuk membayar berbagai keperluan operasional seperti pembayaran gaji,tagihan dan sebagainya.

Saat ini organisasi keagamaan (masjid) dituntut harus mempunyai orang-orang yang berkompeten mengatur keungan untuk keperluan pelayanan,guna mempertanggung jawabkan dengan baik atas setiap dana-dana yang di terima dari donator masjid yaitu Jamaah masjid.

Menurut bapak Abdul Aziz lao Meutia,St,Mm yang menjabat sebagai bendahara masjid istiqomah Universitas Pembangunan Nasional”VETERAN” Jawa Timur yang mengatakan pelaporan keuangan di masjid istiqomah Universitas Pembangunan Nasional ”VETERAN” Jawa Timur tidak sesuai

(22)

8

dengan PSAK No.45,pencatatan di masjid istiqomah Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” Jawa Timur menggunakan sistem pencatatan yang sederhana aja yang bisa di bilang secara manual.

Berdasarkan urain latar belakang diatas,peneliti tertarik melakukan penelitian dengan judul ”IMPLEMENTASI AKUNTANSI DALAM ORGANISASI KEAGAMAAN(STUDI KASUS MASJID ISTIQOMAH Universitas Pembangunan Nasional “VETERAN” JAWA TIMUR)”.

1.2 perumusan masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan sebelumnya,berikut ini dibuat suatu rumusan masalah yaitu:Bagaimana implementasi akuntansi dapat di gunakan untuk mendukung informasi keuangan Masjid Istiqomah Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur.

1.3 Tujuan penelitian

Sesuai dengan perumusan masalah diatas maka tujuan penelitian adalah :

1. Untuk memperoleh gambaran mengenai pelaporan dan bentuk laporan keuangan pertanggung jawaban dalam organisasi keagamaan,khususnya masjid Istiqomah.

(23)

9

2. Untuk menerapkan pengelolaan laporan keuangan bagi organisasi nirlaba(organisasi kegamaan) sesuai dengan pernyataan standart akuntansi keuangan (PSAK) No.45.

1.4 Manfaat Penelitian

1.4.1 Manfaat Praktis

Pengelolaan manajemen keuangan yang baik,dengan melakukan pencatatan keuangan,maka dapat bermanfaat untuk keberlangsungan organisasi keagamaan dengan harapan bisa di gunakan dalam pengambilan keputusan ekonomi dan keuangan di masa yang akan datang.

1.4.2 Manfaat Teoritis

Manfaat teoritis dari penelitian ini yaitu untuk mengembangkan ilmu akuntansi terutama pada aspek pengelolaan manajemen keuangan dan pencatatan keuangan dalam organisasi keagamaan.

1.4.3 Manfaat Akademis

Menambah pengetahuan mengenai pelaporan keuangan bagi organisasi nirlaba khususnya pelaporan keungan organisasi masjid dan sebagai tambahan bahan reverensi bagi penelitian selanjutnya.

Referensi

Dokumen terkait

Apakah pada saat bapak/ibu memulangkan pasien selalu menjelaskan hal-hal terkait kondisi pasien seperti yang terdapat dalam resume pasien pulang.. “sebelum pas saat

Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa implementasi kebijakan dan profesionalisme secara umum belum sepenuhnya berjalan sesuai harapan organisasi sehingga pelaksanaannya

Seperti yang dikatakan oleh Purry Agustiarini ( Supervisor Personalia General Affair PT Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia, Selasa 19 Mei 2015) “Kalau biasanya di perusahaan

Listwise deletion based on all variables in the

Pengecoran logam dapat dilakukan untuk bermacam-macam logam seperti, besi, baja paduan tembaga (perunggu, kuningan, perunggu alumunium dan lain sebagainya), paduan

Berdasarkan dari hasil penelitian yang telah penulis uraikan pada bab terdahulu, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Dari hasil yang diperoleh daya

Pengaruh Komitmen Organisasi terhadap Hubungan Partisipasi Penyusunan Anggaran dengan Kinerja Manajerial: Studi Empiris pada Perusahaan Asuransi di Semarang..

Rerata Nilai Kekokohan Semai Kayu Jabon Dengan Pemberian Kerapatan Naungan. Posisi daun tanaman, sudul