Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas. limpahan rahmat dan karunia-nya sehingga penyusunan Rencana Strategis

Teks penuh

(1)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang i

KATA PENGANTAR

Dengan mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2016-2021 dapat diselesaikan.

Rencana Strategis (Renstra) ini merupakan dokumen yang memuat Program dan Kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun dalam kurun waktu 5 (lima) tahun mendatang. Sedangkan secara lebih spesifik, RENSTRA memuat isu strategis khususnya dalam pembangunan infrastruktur dalam upaya memberikan arah/pedoman untuk rencana kegiatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang selama tahun 2016 - 2021.

Pada kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan partisipasinya dengan harapan pelaksanaan nanti senantiasa diberikan kelancaran dan dapat diwujudkan serta memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pada akhirnya kami berharap agar Rencana Strategis ini dapat bermanfaat dandijadikan panduan serta acuan bagi pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta peranannya masing-masing dalam upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

KEPALA DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG

KABUPATEN BLITAR

Ir. HARPIYANTO NUGROHO, MM Pembina Utama Muda NIP. 19601127 199202 1 001

(2)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang ii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i DAFTAR ISI ... ii DAFTAR TABEL ... iv DAFTAR GAMBAR ... vi BAB I PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang ... 1 1.2. Landasan Hukum ... 2

1.3. Maksud dan Tujuan ... 4

1.4. Sistematika Penulisan ... 5

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD 2.1. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD ... 7

2.2. Sumber Daya SKPD ... 25

2.3. Kinerja Pelayanan ... 26

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD ... 36

BAB III ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS 3.1. Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD ... 37

3.2. Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih ... 38

3.3. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/ Kabupaten/ Kota ... 40

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis ... 44

3.5. Penentuan Isu-isu Strategis ... 46

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN 4.1. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah SKPD ... 48

(3)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang iii 4.2. Strategi dan Kebijakan ... 49

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF ... 64 BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN

SASARAN RPJMD ... 77 BAB VII PENUTUP ... 80

(4)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang iv

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Data Pegawai di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan Golongan dan Eselon ... 25 Tabel 2.2 Data Pegawai di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 25 Tabel 2.3 Analisis Penilaian Kinerja Tahun 2015 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan Tingkat Pendidikan 27

Tabel 2.4 Review Pencapaian Kinerja Tahun 2011-2015 Dinas Pekerjaan Umum

dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan Tingkat Pendidikan ... 29

Tabel 2.5 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum

dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2011-2015... 34 Tabel 4.1 Matriks Tujuan, Sasaran dan Indikator Sasaran Jangka Menengah

SKPD ... 48

Tabel 4.2 Analisis SWOT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kabupaten Blitar ... 50 Tabel 4.3 Matriks Linearitas Tujuan, Sasaran, Indikator Sasaran, Strategi dan

Kebijakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 56 Tabel 5.1 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan

Pendanaan Indikatif Tahun 2016 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar... 66 Tabel 5.2 Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran dan

Pendanaan Indikatif Tahun 2017 – 2021 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar... 70

(5)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang v Tabel 6.1 Indikator Kinerja SKPD yang mengacu pada Tujuan dan Sasaran

(6)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Hubungan Keterkaitan Renstra dengan Dokumen Perencanaan Lainnya ... 2 Gambar 2.1 Indikator Kinerja 1

Persentase Panjang Jalan dalam Kondisi Baik ... 30 Gambar 2.2 Indikator Kinerja 2

Persentase Jumlah Jembatan dalam Kondisi Baik ... 30 Gambar 2.3 Indikator Kinerja 3

Persentase Pembangunan Jalan ... 31 Gambar 2.4 Indikator Kinerja 4

Persentase Peningkatan Saluran Drainase dalam Kondisi Baik ... 32 Gambar 2.5 Indikator Kinerja 5

Luas Irigasi Kabupaten dalam Kondisi Baik ... 32 Gambar 2.6 Indikator Kinerja 6

Persentase Peningkatan Penerangan Jalan Umum ... 33 Gambar4.1 Pohon Kinerja Sasaran 1 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 58 Gambar4.2 Pohon Kinerja Sasaran 2 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 58 Gambar4.3 Pohon Kinerja Sasaran 3 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 59 Gambar4.4 Pohon Kinerja Sasaran 4 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 59 Gambar4.5 Pohon Kinerja Sasaran 5 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 60

(7)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang vii Gambar4.6Pohon Kinerja Sasaran 6 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kabupaten Blitar ... 60 Gambar4.7 Pohon Kinerja Sasaran 7 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 61 Gambar4.8 Pohon Kinerja Sasaran 8 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 61 Gambar4.9 Pohon Kinerja Sasaran 9 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar ... 62

(8)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 1

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perencanaan strategis adalah proses yang terus menerus dari pembuatan suatu program secara sistematis yang direncanakan secara matang dan terarah dengan suatu keputusan yang bijak tentang masa depan dalam menghadapi otonomi daerah. Pengorganisasian yang sistematis sebagai usaha yang sangat diperlukan untuk melaksanakan keputusan tersebut dengan membandingkan hasil yang dicapai dengan harapan yang diinginkan dan menuangkan feed back secara sistematis kedalam program utama penyelenggaraan pemerintah dan pelaksanaan pembangunan daerah.

Sebelum diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 nomenklatur yang dipergunakan adalah Dinas Prasarana Wilayah Kabupaten Blitar. Kemudian dengan diberlakukannya Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 nomenklatur tersebut berubah menjadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Blitar. Saat ini berdasarkan Undang-undang No.23 Tahun 2014 nomenklatur yang digunakan adalah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 10 Tahun 2016 tanggal 8 Nopember 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, dan ditindaklanjuti dengan Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun

2016 tanggal 8 Nopember Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan

Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Berdasarkan Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun 2016 tanggal 8 Nopember Tahun 2016 dimaksud dinyatakan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar adalah unsur pelaksana otonomi daerah dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Bupati melalui Sekreteris Daerah.

Dalam penyusunan Renstra ini mengacu pada RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2016 – 2021 yang telah ada, sesuai sasaran yang relevan terhadap Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar yaitu

(9)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 2

meningkatnya cakupan dan kualitas layanan infrastruktur dengan strategi meningkatkan kapasitas dan kualitas jaringan jalan, jembatan, irigasi dan tata bangunan serta tata ruang.

Gambar 1.1 Hubungan Keterkaitan Renstra dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

1.2 Landasan Hukum

Adapun yang dipakai sebagai landasan dalam rangka penyusunan perencanaan strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok

Kepegawaian (Lembaran Negara Nomor 51, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3041) sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 (Lembaran Negara Republik

(10)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 3

Indonesia Tahun 1999 Nomor 169, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3890)

2. Ketetapan MPR RI No.X/MPR/1998 tentang pokok-pokok Reformasi

Pembangunan dalam rangka penyelamatan dan normalisasi kehidupan nasional sebagai haluan negara.

3. Ketetapan MPR RI No.XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaran

Negara yang bersih, bebas korupsi, kolusi dan ne4potisme.

4. Undang-undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang pembentukan

daerah dalam lingkungan Propinsi Jawa Timur.

5. Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah

Daerah.

6. Undang-undang Nomor 25 Tahun 1999 tentang Perimbangan

Keuangan antara Pusat dan Daerah.

7. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara

8. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

9. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah

Daerah;

10. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Propinsi, dan Pemerintahan daerah Kabupaten/ Kota.

11. Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah.

12. PP Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan,

Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah

13. Instruksi Presiden RI Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah.

14. Permendagri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan

Pemerintah Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

(11)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 4

15. Surat Gubernur Kepala daerah Tingkat I Jawa Timur tanggal 17 Juli 1999 Nomor 188.5/7728/041/1999 tentang Akuntanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah

16. Keputusan Bupati Kepala Daerah II Blitar Nomor 724 Tahun 1999 Pokok-pokok Reformasi Daerah Tingkat II Blitar.

17. Peraturan Daerah Kabupaten Blitar Nomor 10 Tahun 2016 tentang

Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Blitar. 18. Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun 2016 tentang Kedudukan,

Susunan Organisasi, Uraian Tugas dan Fungsi Tata Kerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

1.3 Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan disusunnya perencanaan strategis adalah :

1.Sebagai arah dan pedoman pembangunan sarana dan prasarana di Kabupaten Blitar.

2.Sebagai pedoman bagi unit kerja terkait yang diharapkan dapat memberikan kontribusinya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing khususnya bagi unit kerja di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

3.Memudahkan monitoring dan evaluasi baik awal sampai akhir

pelaksanaan program, sehingga memudahkan perbaikan untuk pelaksanaan mendatang.

4.Sebagai arah dan pedoman pembangunan sarana dan prasarana di Kabupaten Blitar.

5.Sebagai pedoman bagi unit kerja terkait yang diharapkan dapat memberikan kontribusinya sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing khususnya bagi unit kerja di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

6.Memudahkan monitoring dan evaluasi baik awal sampai akhir

pelaksanaan program, sehingga memudahkan perbaikan untuk pelaksanaan mendatang.

Perencanaan strategis kedudukan dan fungsinya sangat bermanfaat antara lain adalah sebagai berikut :

(12)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 5

1.Dengan dicanangkannya perencanaan strategis organisasi dapat menyiapkan perubahan secara proaktif yang bukan hanya sekedar bereaksi terhadap perubahan yang terjadi.

2.Dengan perencanaan strategis organisasi dapat menyiapkan bagian yang penting organisasi yang berorientasi hasil. Fasilitas dan sumberdaya yang ada difokuskan secara optimal untuk mencapai hasil yang diinginkan.

3.Perencanaan strategis berorientasi pada masa depan. Perencanaan strategis memungkinkan organisasi untuk memberikan komitmen pada aktifitas dan kegiatan di masa mendatang.

4.Fleksibilitas merupakan suatu kriteria yang sangat penting dalam perencanaan strategis walaupun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan jangka panjang. Penyesuaian terhadap perkembangan yang muncul dapat dilakukan untuk memanfaatkan peluang yang ada (adaptif).

5.Pelayanan Prima. Dalam era globalisasi ini pelayanan kepada masyarakat merupakan hal yang utama untuk diperhatikan, yaitu cepat, tepat, murah dan ramah.

6.Meningkatkan komunikasi dengan implementasi pelaksanaan

perencanaan strategis organisasi dapat melaksanakan komunikasi vertikal maupun horizontal antar unit kerja.

1.4 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Rencana Strategis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2016 - 2021 mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN

Berisi latar belakang, landasan hukum, maksud dan tujuan serta sistematika penulisan.

BAB II GAMBARAN PELAYANAN SKPD

Memuat tentang tugas, fungsi dan struktur organisasi SKPD, sumber daya SKPD, kinerja pelayanan SKPD dan tantangan dan peluang pengembangan pelayanan SKPD.

(13)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 6 BAB III ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS POKOK DAN

FUNGSI

Memuat identifikasi permaslahan berdasarkan tugas dan fungsi pelayanan SKPD, telaahan visi, misi dan program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih, telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/ Kabupaten/ Kota, telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis dan penentuan isu-isu strategis.

BAB IV TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

Memuat tujuan dan sasaran jangka menengah SKPD serta strategi dan kebijakan.

BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA, KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

Pada bagian ini dikemukakan rencana program dan kegiatan, indikator kinerja, kelompok sasaran dan pendanaan indikatif dengan menggunakan tabel.

BAB VI INDIKATOR KINERJA SKPD YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD (Rancangan Renstra SKPD)

Memuat indikator kinerja SKPD yang secara langsung menunjukkan kinerja yang akan dicapai SKPD dalam lima tahun mendatang sebagai komitmen untuk mendukung pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD .

(14)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 7

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN SKPD

2.1 Tugas , Fungsi dan Struktur Organisasi SKPD

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebagaimana tersebut dalam Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun 2016 mempunyai tugas membantu Bupati dalam menyelenggarakan sebagian urusan Pemerintahan di Bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta tugas pembangunan di Kabupaten Blitar.

Untuk menjalankan tugas dimaksud, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai fungsi :

a.

perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penyelenggaraan jembatan, drainase dan pelengkap jalan, penataan bangunan gedung, dan pembinaan jasa konstruksi serta tata ruang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b.

penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di

bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penyelenggaraan jembatan, drainase dan pelengkap jalan, penataan bangunan gedung, dan pembinaan jasa konstruksi serta tata ruang;

c.

pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;

d.

pelaksanaan pengawasan, pengendalian dan pelaporan sesuai dengan

lingkup tugasnya;

e.

pelaksanaan administrasi sesuai lingkup tugasnya;

f.

pelaksanaan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dinas dengan instansi terkait dan unsur masyarakat;

g.

pengelolaan dan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas;

h.

pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Susunan Organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar, terdiri dari :

(15)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 8 a. Kepala Dinas;

Tugas : mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan

fungsi membantu Kepala Daerah memimpin dalam

merumuskan dan melaksanakan kebijakan, evaluasi,

pelaporan urusan pemerintahan daerah berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

Fungsi :

a) Perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penataan bangunan gedung dan tata ruang, drainase lingkungan dan pembinaan jasa konstruksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b) Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penataan bangunan gedung dan tata ruang, drainase dan pembinaan jasa konstruksi;

c) Pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup

tugasnya;

d) Pelaksanaan pengawasan, pengendalian dan pelaporan sesuai dengan lingkup tugasnya;

e) Pelaksanaan administrasi sesuai lingkup tugasnya;

f) Pelaksanaan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dinas dengan instansi terkait dan unsur masyarakat;

g) Pengelolaan dan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas

h) Pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

b. Sekretaris;

Tugas : membantu Kepala Dinas dalam mengumpulkan dan mengolah data dalam menyusun rencana program,

monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan,

menyelenggarakan ketatausahaan, administrasi

kepegawaian, administrasi keuangan dan urusan umum serta memberikan pelayanan administrasi kepada semua

(16)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 9

unit kerja di lingkungan dinas sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fungsi :

a) Penyiapan bahan dalam rangka penyusunan rencana kegiatan dan program kerja dinas serta pelaporan pelaksanaannya;

b) Penyelenggaraan dan pengelolaan ketatausahaan, administrasi kepegawaian, keuangan, umum dan rumah tangga dinas;

c) Penyusunan rencana anggaran belanja dinas dan rencana

kebutuhan barang;

d) Penyiapan bahan koordinasi dengan dinas, instansi dan unsur masyarakat;

e) Pelayanan administrasi kepada semua unit kerja di lingkungan dinas;

f) Pemantauan dan evaluasi hasil program kerja dinas;

g) Pengkoordinasian dan penyusunan laporan hasil pemantauan

program kerja dinas;

h) Pengkoordinasian pelaksanaan tugas bidang-bidang pada dinas;

i) Pengelolaan ketatausahaan, rumah tangga, kepustakaan,

kehumasan dan keprotokolan;

j) Pengelolaan administrasi kepegawaian dan kesejahteraan

pegawai;

k) Pengelolaan dan pengadministrasian perlengkapan kantor,

pemanfaatan dan perawatan inventaris kantor;

l) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Sub Bagian terdiri dari :

1. Sub Bagian Umum;

Tugas :

1) Melaksanakan urusan surat menyurat, pengadaan, pengiriman dan tata kearsipan, mengolah data administrasi kepegawaian; 2) Menyusun rencana kebutuhan barang, mengurus administrasi

barang, memelihara data administrasi kepegawaian, pengadaan dan pemeliharaan barang serta inventarisasi dinas;

3) Menyusun perencanaan dan mengurus pemeliharaan kebersihan

dan menyempurnakan organisasi dan tata laksana serta keamanan kantor dinas;

(17)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 10

4) Menyelenggarakan urusan rumah tangga, rapat-rapat, tamu-tamu dinas dan pelaksanaan kehumasan;

5) Menyelenggarakan tugas keprotokolan dan perjalanan dinas; 6) Menyusun laporan tahunan tentang barang inventarisasi kantor; 7) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala

Sekretaris.

2. Sub Bagian Keuangan;

Tugas :

1) Melaksanakan penghimpunan data dan menyiapkan bahan

kebutuhan dalam rangka penyusunan anggaran keuangan dinas;

2) Melaksanakan pengelolaan anggaran keuangan belanja langsung

maupun belanja tidak langsung;

3) Melaksanakan penyusunan, penatausahaan, verifikasi dan

pelaporan keuangan serta pengujian pembayaran;

4) Melaksanakan pengujian, penatausahaan kas dan urusan

belanja anggaran kegiatan kebutuhan kantor;

5) Menyusun kebutuhan operasioanal, verifikasi data dan dokumen keuangan serta pelaporan keuangan;

6) Melaksanakan pengujian terhadap data dan dokumen

permintaan pembayaran keuangan serta dokumen pendukung;

7) Melaksanakan pembayaran gaji pegawai dan pembayaran

keuangan lainnya;

8) Melaksanakan penatausahaan data dan implementasi sistem

informasi, pelaporan data dan perkembangan realisasi

permintaan pembayaran keuangan dan perkembangan realisasi permintaan pembayaran keuangan dan perkembangan realisasi pencairan anggaran;

9) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Sekretaris.

3. Sub Bagian Penyusunan Program.

Tugas :

1) Mengumpulkan bahan dan menganalisa data guna penyusunan rencana kegatan dan program kerja dinas;

(18)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 11

2) Menyiapkan bahan dalam rangka penyusunan pedoman dan

petunjuk operasional pelaksanaan tugas dinas;

3) Menyiapkan bahan untuk pelaksanaan evaluasi, pemantauan, pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan kegaiatan, proyek dan program kerja;

4) Menghimpun dan penganalisaaan data guna penyajian informasi

tentang program kerja dan kegiatan dinas;

5) Menghimpun, menganalisa dan mengolah data dalam rangka penyusunan laporan pelaksanaan tugas dinas;

6) Mengumpulkan, menyusun, menyajikan dan memelihara data

sebagai dokumentasi dinas;

7) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Sekretaris.

c. Bidang Jalan ;

Tugas : membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan

sebagian urusan pemerintah dalam bidang pekerjaan umum dan penataan ruang pembangunan, peningkatan

dan pemeliharaan jalan yang meliputi kegiatan

perencanaan, pengelolaan, monitoring dan evaluasi

pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fungsi :

a) Perumusan kebijakan teknis operasional pembangunan dan

pengelolaan di bidang pekerjaan umum dan penataan ruang pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan;

b) Pelaksanaan pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan jalan;

c) Pemberian bimbingan sesuai dengan kebijakan yang telah

ditetapkan Kepala Dinas;

d) Pembinaan, pengawasan dan pengendalian teknis pembangunan, pemeliharaan dan pemanfaatan jalan;

e) Pelaksanaan analisis dan evaluasi tentang fungsi dan status jalan;

f) Pelaksanaan administrasi Bidang Pembangunan dan

Pemeliharaan Jalan

(19)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 12

Seksi-seksi terdiri dari :

1. Seksi Pembangunan Jalan

Tugas :

1) Mengidentifikasi fasilitas pendukung kemantapan kondisi jalan; 2) Inventarisasi data-data jalan dan pendukungnya;

3) Melaksanakan perencanaan pekerjaan pada kegiatan

pembangunan jalan;

4) Melaksanakan pembangunan jalan;

5) Melaksanakan perencanaanpengendalian dan pengawasan

kwalitas pekerjaan pada kegiatan pembangunan jalan;

6) Mengelola dan mengembangkan sistem jalan pedesaan;

7) Melakukan fasilitasi penyelesaian permasalahan yang

menyangkut perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pembangunan jalan;

8) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 9) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

2. Seksi Peningkatan dan Rehabilitasi Jalan

Tugas :

1) Melaksanakan survey dan mengumpulkan data pendukung

peningkatan jalan;

2) Inventarisasi data-data jalan dan pendukungnya;

3) Melaksanakan tugas verifikasi teknik dan membuat rekomendasi teknik berdasarkan observasi lapangan ;

4) Memberikan pembinaan teknis terhadap detail perencanaan,

pelaksanaan dan pengawasan kegiatan Peningkatan dan

Rehabilitasi jalan;

5) Melaksanakan peningkatan jalan strategis Kabupaten;

6) Melaksanakan pengendalian dan pengawasan kwalitas pekerjaan pada kegiatan peningkatan dan rehabilitasi jalan;

7) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 8) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(20)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 13

3. Seksi Pemeliharaan Jalan

Tugas :

1) Menetapkan rencana kebutuhan penanganan pemeliharaan rutin dan berkala jalan sebagai bahan rancangan penanganan teknis; 2) Inventarisasi data-data jalan dan pendukungnya;

3) Melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin dan berkala jalan,

memberikan pembinaan teknis terhadap perencanaan,

pelaksanaan dan pengawasan terhadap kegiatan pemeliharaan rutin jalan, pembagunan konstruksi penunjang jalan dan bangunan darurat jalan;

4) Melaksanakan koordinasi penataan perencanaan penanganan

pemeliharaan rutin dan berkala jalan dengan bidang lain dalam satu kesatuan Dinas;

5) Melaksanakan pengendalian teknis pemeliharaan rutin dan

berkala jalan;

6) Melaksanakan monitoring dan evaluasi penanganan pemeliharaan

rutin dan berkala jalan;

7) Melaksanakan kegiatan penanggulangan jalan akibat bencana;

8) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 9) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

d. Bidang Sumber Daya Air ;

Tugas : membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan

sebagian urusan pemerintah dalam bidang pekerjaan umum dan penataan ruang yang meliputi pembangunan dan rehabilitasi SDA, operasional dan pemeliharaan tata guna air dan air limbah serta pengelolaan sumber air,sungai dan pantai.

Fungsi :

a) Penyusunan perencanaan kebijakan dalam pengelolaan SDA

pembangunan dan rehabilitasi SDA, Operasional dan

Pemeliharaan Tata Guna Air dan Air Limbah serta pengelolaan sumber air, sungai dan pantai;

b) Pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi SDA, Operasional dan

Pemeliharaan Tata Guna Air dan Air Limbah serta pengelolaan sumber air, sungai dan pantai;

(21)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 14

c) Pelaksanaan pengawasan dan pengendalian teknis bidang

pembangunan dan rehabilitasi SDA, Operasional dan

Pemeliharaan Tata Guna Air dan Air Limbah serta pengelolaan sumber air, sungai dan pantai;

d) Pelaksanaan administrasi sesuai dengan lingkup tugasnya; e) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Seksi-seksi terdiri dari :

1. Seksi Pembangunan dan Rehabilitasi Sumber Daya Air

Tugas :

1) Menyiapkan data rencana induk pembangunan dan rehabilitasi

serta pengembangan SDA sesuai rencana tata ruang wilayah,

melaksanakan survey, investigasi dan design (SID)

pembangunan dan rehabilitasi serta pengembangan manfaat SDA;

2) Melaksanakan survey, investigasi, amdal dan study kelayakan serta rencana dan pelaksanaan konstruksi, pembebasan lahan

dan relokasi pembangunan dan rehabilitasi serta

pengembangan SDA termasuk jaringan irigasi primer, sekunder maupun tersier atas usulan masyarakat petani, sungai, embung/waduk dan drainase;

3) Melaksanakan kegiatan pembangunan dan rehabilitasi serta pengendalian daya rusak air akibat bencana banjir/kekeringan; 4) Menyusun pelaporan kegiatan pembangunan dan rehabilitasi

serta pengembangan SDA ;

5) Inventarisasi data-data pengembangan manfaat SDA dan

pendukungnya;

6) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 7) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala

Bidang.

2. Seksi Operasional dan Pemeliharaan Tata Guna Air dan Air Limbah

Tugas :

1) Menyusun program operasional, pengaturan air serta

optimalisasi manfaat sarana dan prasarana SDA;

(22)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 15

3) Menyusun Rencana Tata Tanam Global (RTTG) ;

4) Menyiapkan dan melakukan pembinaan dan pemberdayaan

terhadap organisasi HIPPA/GHIPPA/IHIPPA;

5) Menyusun rencana Alokasi Air Tahunan (RAAT) sungai dan sumber/waduk;

6) Melaksanakan inventarisasi luas baku sawah, mata air (sumber air), jaringan irigasi, sungai, embung dan waduk serta ketersediaan air;

7) Melaksanakan dan membuat Peta Skema Eksploitasi dan Peta Skema Konstruksi;

8) Menyiapkan penyediaan sarana dan prasarana operasional

irigasi;

9) Melaksanakan pendataan dan analisa serta pengembangan di bidang klimatologi khususnya hidrologi/pendataan curah hujan;

10) Menyiapkan data untuk penetapan luas tanam padi gadu ijin; 11) Melaksanakan monitoring dan evaluasi kegiatan operasional

dan tata guna air;

12) Mengumpulkan data sedimentasi dan kerusakan jaringan

irigasi, sungai, embung/waduk dan drainase baik akibat bencana alam maupun karena usia bangunan;

13) Melaksanakan survey, investigasi dan design (SID) kerusakan jaringan irgasi, sungai, embung/waduk dan drainase;

14) Menyiapkan bahan dan tenaga untuk pemeliharaan rutin, berkala, darurat dan tahunan;

15) Melaksanakan kegiatan pemeliharaan rutin, berkala, darurat dan tahunan;

16) Menyusun laporan kegiatan pemeliharaan rutin, berkala, darurat dan tahunan;

17) Menyelenggaraan pembangunan prasarana dan sarana (ps) air limbah dalam rangka memenuhi standar pelayanan minimal (spm);

18) Menyusunan rencana induk pengembangan prasarana dan

sarana air limbah;

(23)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 16

20) Melaksanaan evaluasi penyelenggaraan pengelolaan air limbah; 21) Inventarisasi data-data operasional dan pemeliharaan tata guna

air dan air limbah serta pendukungnya;

22) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 23) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala

Bidang.

3. Seksi Pengelolaan Sumber Air, Sungai dan Pantai

Tugas :

1) Menyusun perencanaan umum kebijakan pengelolaan SDA;

2) Melakukan program pengelolaan daerah aliran sungai (DAS);

3) Menyiapkan bahan dan menyusun perencanaan teknis

pengelolaan DAS, bantaran sungai dan pantai;

4) Melakukan survey dan investigasi pada setiap DAS dan pantai ; 5) Melaksanakan kegiatan pengendalian DAS, bantaran sungai

dan pantai;

6) Melakukan kajian permohonan ijin pemanfaatan air

permukaan, air bawah tanah, penggelontoran dan usaha lain yang berhubungan dengan SDA dan pantai;

7) Melaksanakan pembinaan, pendataan, perijinan dan

rekomendasi teknis serta pengawasan dan pengendalian pemanfaatan SDA/aset SDA, perijinan pertambangan mineral bukan logam/galian golongan C dan pembuangan limbah padat dan cair serta usaha yang berhubungan dengan SDA dan pantai;

8) Melaksanakan penertiban dan pembongkaran bangunan liar

bersama instansi terkait;

9) Melaksanakan pengamanan fungsi sumber air;

10) Pemberian perizinan pemanfaatan air dan sumber air serta pelaksanaan pelayanan umum;

11) Melaksanakan pembinaan penyediaan dan alokasi air untuk berbagai kebutuhan;

12) Menyusun laporan kegiatan pengendalian DAS, bantaran

sungai dan pantai;

13) Menyusun perencanaan dan pemanfaatan aset irigasi agar dapat memberikan pelayanan yang optimal bagi seluruh

(24)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 17

pengguna SDA dengan memperhatikan keberlanjutan dan kelestarian lingkungan;

14) Melaksanakan monitoring dan evaluasi manajemen aset sungai

bekas, sungai dan pantai;

15) Melaksanakan pengamanan dan keberlanjutan fungsi garis sempadan sungai, bekas sungai,embung/waduk dan drainase;

16) Menyusun naskah kerjasama lembaga, swasta dan masyarakat

dalam pengelolaan SDA dan pantai;

17) Melaksanakan penyusunan sistem informasi geospasial (SIG) dan sitem informasi SDA (SISDA) pada wilayah sungai dan pantai;

18) Menyusun bahan dan melaksanakan fasilitasi kegiatan

lembaga pengelolaan SDA (Dewan SDA, Komisi Irigasi, Tim Koordinasi Pengelolaan SDA) serta melaksanakan pembinaan pengelolaan SDA pada wilayah sungai dan pantai;

19) Melaksanakan kegiatan sosialisasi dan piblikasi informasi SDA dan pantai;

20) Inventarisasi data-data pengelolaan sungai dan pantai dan pendukungnya;

21) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 22) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala

Bidang.

e. Bidang Tata Bangunan dan Tata Ruang ;

Tugas : membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan

sebagian urusan pemerintah dalam bidang pembinaan penataan bangunan dan tata ruang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fungsi :

a) Penyusunan pedoman pembinaan operasional dan pemeliharaan pembangunan gedung dan tertib bangunan yang efisien serta penataan ruang;

b) Pengawasan dan pengendalian kegiatan operasional dan

pemeliharaan pembangunan gedung dan tertib bangunan yang efisien serta penataan ruang;

(25)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 18

c) Perencanaan teknis kegiatan operasional dan pemeliharaan

pembangunan gedung dan tertib bangunan yang efisien serta penataan ruang;

d) Pelaksanaan dan bantuan teknis perencanaan pembangunan

gedung, perbaikan dan rehabilitasi gedung pemerintah;

e) Perencanaan, pengaturan, pengadaan, pemeliharaan, perawatan dan perbaikan bangunan gedung dan kelengkapannya;

f) Pelaksanaan tertib penyelenggaraan bangunan gedung yang

menjamin kehandalan teknis dan konstruksi bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan;

g) Penyusunan regulasi dalam penyelenggaraan bangunan gedung;

h) Pelaksanaan tugas penataan ruang;

i) Perencanaan, evaluasi dan pengawasan penataan ruang kota;

j) Pelaksanaan administrasi Bidang Tata Bangunan dan Tata Ruang;

k) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala dinas. Seksi-seksi terdiri dari :

1. Seksi Pembangunan dan Pemeliharaan Gedung

Tugas :

1) Menetapkan rencana kebutuhan penanganan pembangunan dan

pemeliharaan gedung;

2) Inventarisasi data-data bangunan gedung dan pendukungnya;

3) Menyelenggarakan pembangunan dan pemeliharaan bangunan

gedung di wilayah Kabupaten;

4) Menyelenggarakan pembangunan, pengaturan, pembinaan dan

pengendalian pembangunan gedung pemerintahan;

5) Melaksanakan pengaturan, pembinaan dan pengendalian atas

ketertiban dan keselamatan bangunan umum;

6) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 7) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

2. Seksi Penataan Bangunan dan Tata Ruang

Tugas :

1) Melakukan perencanaan kebutuhan penataan bangunan dan tata

ruang;

(26)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 19

3) Melaksanakan teknis pemeriksaan berkala bangunan gedung

serta pendataan gedung dan bangunan yang menjadi asset dan kewenangan daerah bekerjasama dengan SKPD yang membidangi asset daerah;

4) Melakukan perencanaan, pelaksanaan dan pengawasan

lingkungan dan tata ruang;

5) Menyimpan data dan gambar prototype bangunan;

6) Melaksanakan tertib penyelenggaraan bangunan gedung yang

menjamin kehandalan teknis dan konstruksi bangunan gedung dari segi keselamatan, kesehatan, kenyamanan dan kemudahan sesuai dengan pedoman umum rencana tata bangunan dan lingkungan;

7) Inventarisasi data-data penataan bangunan dan tata ruang serta pendukungnya;

8) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

3. Seksi Pengawasan Bangunan Gedung

Tugas :

1) Melaksanakan perencanaan strategis bidang bangunan gedung;

2) Merumuskan kebijakan teknis bidang bangunan gedung;

3) Memberikan pertimbangan teknis dan rekomendasi fasilitasi bantuan pembangunan gedung;

4) Melaksanakan evaluasi penyelenggaraan bangunan gedung;

5) Memberikan pertimbangan teknis dan rekomendasi fasilitasi bantuan pembangunan gedung dan bangunan lainnya;

6) Menyelenggarakan pelatihan tenaga terampil konstruksi;

7) Menyelenggaraan sistem informasi jasa konstruksi dan izin Mendirikan Bangunan (IMB) cakupan daerah Kabupaten;

8) Memberikan pertimbangan teknis dan rekomendasi izin usaha jasa konstruksi dan IMB;

9) Melakukan pengawasan tertib usaha, tertib penyelenggaraan dan tertib pemanfaatan jasa konstruksi;

10)Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 11)Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

(27)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 20 f. Bidang Jembatan dan Peralatan;

Tugas : membantu Kepala Dinas dalam menyelenggarakan

sebagian urusan pemerintah dalam bidang pengembangan sistem pengelolaan jembatan dan peralatan serta drainase dan pelengkap jalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Fungsi :

a) Pengembangan sistem dan pengelolaan alat berat, jembatan serta drainase dan pelengkap jalan;

b) Pelaksanaan koordinasi dan kerjasama dengan lembaga atau instansi lainnya di bidang jembatan dan peralatan serta drainase dan pelengkap jalan;

c) Penyelanggaraan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta

pengendalian di bidang pengelolaan, pengembangan dan

pemeliharaan alat berat untuk keperluan kedinasan dan umum; d) Pelaksanaan administrasi Bidang jembatan dan peralatan serta

drainase dan pelengkap jalan;

e) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas.

Seksi-seksi terdiri dari :

1. SeksiPembangunan dan Pemeliharaan Jembatan

Tugas :

1) Melaksanakan survey dan mengumpulkan data pendukung

Pembangunan/Pemeliharaan Jembatan;

2) Inventarisasi data-data jembatan beserta pendukungnya;

3) Memberikan pembinaan teknis terhadap detail perencanaan,

pelaksanaan dan pengawasan kegiatan

Pembangunan/Pemeliharaan Jembatan;

4) Melaksanakan kegiatan pembangunan/pemeliharaan jembatan

dan bangunan tanggap darurat jembatan;

5) Melaksanakan pengendalian dan pengawasan kwalitas pekerjaan pada kegiatan Pembangunan/Pemeliharaan Jembatan;

6) Melakukan fasilitas penyelesaian permasalahan yang menyangkut

perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi kegiatan

(28)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 21

7) Melaksanakan tugas Verifikasi Teknik dan membuat rekomendasi

teknik terhadap jembatan berdasarkan observasi lapangan; 8) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 9) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang.

2. Seksi Pengadaan dan Operasional Alat Berat

Tugas :

1) Melaksanakan kegiatan pengelolaan dan pengembangan Alat-alat Berat;

2) Melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta

pengendalian alat berat;

3) Melaksanakan perencanaan, penggantian suku cadang,

pengawasan penggunaan suku cadang, pengendalian penggunaan suku cadang alat-alat berat;

4) Menyusun rencana kebutuhan peralatan untuk pelaksanaan

tugas;

5) Melaksanaan pemeliharaan dan perawatan semua peralatan yang

dimiliki;

6) Menyusun inventarisasi dan laporan secara berkala tentang keadaan peralatan serta penggunaannya;

7) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 8) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang

3. Seksi Drainase dan Pelengkap Jalan

Tugas :

1) Melaksanakan survey dan mengumpulkan data pendukung

drainase dan pelengkap jalan;

2) Inventarisasi data-data drainase dan pelengkap jalan beserta pendukungnya;

3) Menetapkan rencana kebutuhan penanganan bangunan

pelengkap jalan sebagai bahan rancangan penanganan teknis; 4) Melaksanakan pengelolaan, verifikasi teknis perencanaan,

pembangunan, pegawasan, pemeliharaan di bidang pelengkap jalan;

5) Melaksanakan pembangunan dan pemeliharaan drainase,

(29)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 22

6) Melaksanakan kegiatan tanggap darurat drainase, gorong-gorong dan bangunan pelengkap jalan;

7) Melaksanakan pengawasan, pengendalian dan evaluasi terhadap

penataan, pembangunan dan pemeliharaan prasarana penunjang jalan;

8) Melaksanakan penanaman, pemeliharaan, penebangan dan

pengawasan pohon RUMIJA;

9) Menyiapkan rekomendasi teknis terhadap perencanaan

pembangunan, penataan dan penertiban prasarana penunjang jalan pada RUMAJA dan RUMIJA;

10) Memberikan rekomendasi ijin terhadap pemanfaatan RUMIJA oleh

Masyarakat, Swasta, dan Pihak terkait lainnya;

11) Melaksanakan koordinasi dengan lintas seksi dan dinas terkait; 12) Pelaksanaan tugas-tugas lain yang diberikan oleh Kepala Bidang

g. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) ;

Unit Pelaksana Teknis Dinas adalah unsur pelaksana teknis operasional dan penunjang Dinas di lapangan.UPTD dipimpin oleh seorang kepala yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas dan secara operasional dikoordinasikan oleh Camat. Tugas :

a) Melaksanakan tugas dinas sesuai bidang operasionalnya di lapangan;

b) Melaksanakan urusan administrasi teknis operasional; c) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Dinas. Fungsi :

a) Pelaksanaan tugasdinas sesuai bidang operasionalnya di

lapangan;

b) Pelaksanaan urusan administrasi teknis operasional.

h. Kelompok Jabatan Fungsional

a) Kelompok jabatan fungsional terdiri atas sejumlah tenaga dalam jenjang jabatan fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai bidang keahliannya;

(30)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 23

b) Setiap kelompok dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior yang diangkat oleh Bupati;

c) Jenis dan jenjang jumlah jabatan fungsional ditetapkan oleh Bupati berdasarkan kebutuhan dan beban kerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Adapun untuk struktur organisasi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang adalah sebagai berikut :

(31)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 24 BIDANG JALAN SEKSI PEMBANGUNAN JALAN SEKSI PENINGKATAN DAN REHABILITASI JALAN SEKSI PEMELIHARAAN JALAN KEPALA DINAS

PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG SUB. BAG. UMUM SUB. BAG. PENYUSUNAN PROGRAM SUB. BAG. KEUANGAN SEKRETARIS DINAS KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL BIDANG

SUMBER DAYA AIR

SEKSI

PEMBANGUNAN DAN REHABILITASI SDA

SEKSI

OPERASIONAL DAN PEMELIHARAAN TATA GUNA

AIR DAN AIR LIMBAH

SEKSI

PENGELOLAAN SUMBER AIR, SUNGAI DAN PANTAI

BIDANG

TATA BANGUNAN DAN TATA RUANG SEKSI PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN GEDUNG SEKSI PENATAAN BANGUNAN DAN TATA RUANG

SEKSI

PENGAWASAN BANGUNAN GEDUNG

UPTD SRENGAT UPTD GARUM UPTD WLINGI UPTD KESAMBEN UPTD LODOYO

BIDANG JEMBATAN DAN PERALATAN SEKSI PEMBANGUNAN DAN PEMELIHARAAN JEMBATAN SEKSI PENGADAAN DAN OPERASIONAL ALAT BERAT

SEKSI

DRAINASE DAN PELENGKAP JALAN

(32)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 25 2.2 Sumber Daya SKPD

Sampai dengan akhir bulan Desember 2016, jumlah seluruh pegawai di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar sebanyak 159 orang, terdiri dari Pegawai Negeri Sipil sebanyak 149 orang dan Pegawai Kontrak sebanyak 10 orang.

Secara umum data Pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan golongan dan eselon adalah sebagaimana tersebut dalam Tabel 1.

Tabel 2.1

Data Pegawai di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Berdasarkan Golongan dan Eselon

No. Status Jumlah

Golongan Eselon

Kepegawaian I II III IV I II III IV STAF

1. PNS 146 11 50 81 4 - 1 5 24 116 2. CPNS 0 - - - - 3. Tenaga Kontrak 10 - - - 10 Jumlah 156 11 50 81 4 - 1 5 24 126

Sedangkan data Pegawai di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar berdasarkan tingkat pendidikan adalah sebagaimana tersebut pada Tabel 2.

Tabel 2.2

Data Pegawai di Lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Berdasarkan Tingkat Pendidikan

No. Status Jumlah Pendidikan

Kepegawaian SD SLTP SLTA D-III S-1 S-2 1. PNS 146 5 20 60 3 47 11 2. CPNS - - - - 3. Tenaga Kontrak 10 6 2 - 2 - Jumlah 156 5 26 62 3 49 11

(33)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 26

Sarana dan Prasarana pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar merupakan salah satu penunjang utama guna meningkatkan kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar.

Sarana dan prasarana penunjang kegiatan yang dimiliki oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar pada saat ini antara lain berupa :

a. Penunjang kegiatan administrasi kantor

b.Penunjang kegiatan peningkatan kualitas SDM aparatur c. Penunjang kegiatan pelaksanaaan petugas lapangan d.Penunjang kegiatan pemeliharaan alat-alat berat

2.3 Kinerja Pelayanan SKPD

Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi SKPD dapat ditunjukkan tingkat capaian kinerja SKPD berdasarkan sasaran/ target Renstra SKPD periode sebelumnya, menurut SPM untuk urusan wajib, dan/atau indikator kinerja pelayanan SKPD dan/atau indikator lainnya seperti MDGs atau indikator yang telah diratifikasi oleh pemerintah.

Adapun tingkat capaian kinerja tersebut ditampilkan dalam bentuk matriks review pencapaian kinerja pelayanan SKPD (indikator kinerja dari SPM, IKU dan IKK) sebagaimana tabel berikut ini :

(34)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 27 Tabel 2.3

Analisis Penilaian Kinerja

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar Tahun 2016

No.

Indikator

SPM/Standar

nasional

IKK

Target Renstra SKPD

Realisasi

Capaian

Proyeksi

Catatan

Analisis

Tahun

2016

Tahun

2017

Tahun

2018

Tahun

2019

Tahun

2016

Tahun

2017

Tahun

2018

Tahun

2019

1

Persentase

peningkatan

layanan kedinasan

98%

100%

100%

100%

89,00%

2

Persentase

pemenuhan kinerja

berdasarkan

perjanjian kinerja

98%

100%

100%

100%

75,00%

3

Persentase jalan

dalam kondisi baik

65%

61,00% 65,04% 78,81% 82,02% 73,32%

4

Persentase Jembatan

dalam kondisi baik

60%

80,00% 81,31% 81,98% 83,95% 80,00%

5

Persentase jalan dan

jembatan yang di

bangun

(35)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 28

No.

Indikator

SPM/Standar

nasional

IKK

Target Renstra SKPD

Realisasi

Capaian

Proyeksi

Catatan

Analisis

Tahun

2016

Tahun

2017

Tahun

2018

Tahun

2019

Tahun

2016

Tahun

2017

Tahun

2018

Tahun

2019

6

Persentase

pemenuhan

drainase/saluran air

di kabupaten yang

berfungsi dengan

baik

51,00% 58,23% 66,18% 74,86% 63,60%

7

Luas irigasi

Kabupaten dalam

kondisi baik

83%

82,00% 82,97% 84,43% 86,09% 86,97%

8

Persentase

peningkatan sarana

dan prasarana

kebinamargaan

14,00% 21,23% 32,07% 46,53% 16,84%

(36)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 29 Tabel 2.4

Review Pencapaian Kinerja Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tahun 2012 - 2016 Kabupaten Blitar

No. Urusan Pemerintahan/Indikator kinerja

Capaian Kinerja Standar/Target Interpretasi Belum Tercapai (<), Sesuai (=), Melampaui (>) 2012 2013 2014 2015 2016 1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 Pekerjaan Umum

1.1 Persentase panjang jalan dalam kondisi baik 75 80 70 61 73,32 61 120 (>)

Persentase jumlah jembatan dalam kondisi baik 83 87 70 70 80 80 100 (=)

1.2 Persentase pembangunan jalan 55 58 62 68 68 68 100 (=)

1.3 Persentase peningkatan saluran drainase dalam kondisi

baik 77,00 84 43 51 63,6 51 124,7 (>)

1.4 Luas irigasi Kabupaten dalam kondisi baik 70 78 90 82 86,97 82 124,7 (>)

1.5 Persentase peningkatan Penerangan Jalan Umum 4 7 11 14 16,84 14 106 (>)

(37)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 30

Berikut adalah capaian kinerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang dalam bentuk grafik.

Gambar 2.1 Indikator Kinerja 1

Persentase Panjang Jalan dalam Kondisi Baik

Berdasarkan grafik panjang jalan dalam kondisi baik bersifat fluktuatif, cenderung meningkat pada tahun 2012 hingga tahun 2013 dan cenderung menurun pada tahun 2014-2015, namun terdapat peningkatan kembali di tahun 2016. Hal ini dikarenakan kebutuhan pemeliharaan jalan sangat besar sedangkan dana yang dialokasikan belum mencukupi dan tidak berbanding lurus dengan umur ekonomis bangunan.

Gambar 2.2 Indikator Kinerja 2

(38)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 31

Sedangkan grafik jembatan dalam kondisi baik juga bersifat fluktuatif, cenderung meningkat pada tahun 2012 hingga tahun 2013 dan cenderung stagnan pada tahun 2014-2015. Hal ini juga dikarenakan kebutuhan pemeliharaan jembatan besar sedangkan dana yang dialokasikan belum mencukupi dan tidak berbanding lurus dengan umur ekonomis bangunan.

Gambar 2.3 Indikator Kinerja 3 Persentase Pembangunan Jalan

Untuk grafik pembangunan jalan cenderung meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini dikarenakan program pembangunan jalan sangat penting sebagai pemenuhan kebutuhan akan akses transportasi dalam menunjang kegiatan ekonomi masyarakat, pariwisata , dan lain sebagainya .

(39)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 32 Gambar 2.4 Indikator Kinerja 4

Persentase Peningkatan Saluran Drainase dalam Kondisi Baik

Kondisi saluran drainase di Kabupaten Blitar masih dalam taraf kurang baik dikarenakan operasional dan pemeliharaan dilaksanakan oleh masyarakat yang nyatanya belum begitu mengerti akan pentingnya fungsi saluran drainase. Konstruksi saluran drainase masih layak namun fungsi saluran drainase sebagai penampung air hujan dan mengalirkan air belum sempurna sehingga perlunya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan saluran drainase sehingga dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

Gambar 2.5 Indikator Kinerja 5 Luas Irigasi Kabupaten dalam Kondisi Baik

(40)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 33

Sarana dan prasarana irigasi yang baik di Kabupaten Blitar cenderung mengalami peningkatan meskipun terdapat penurunan kondisi pada tahun 2015 namun tidak signifikan. Jaringan irigasi yang baik sangat berpengaruh terhadap bidang pertanian dan dapat menunjang ekonomi masyarakat.

Gambar 2.6 Indikator Kinerja 6

Persentase Peningkatan Penerangan Jalan Umum

Dari segi Penerangan Jalan Umum (PJU) senantiasa mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan usulan yang masuk dari masyarakat sangat besar dan sistem pengganggaran juga sangat mendukung.

Pembahasan selanjutnya yaitu terkait kinerja anggaran, kinerja anggaran ditinjau dari perbandingan antara target serapan dengan realisasi belanja. Peninjaauan terhadap kinerja anggaran idealnya dilakukan terhadap kinerja anggara lima tahun terakhir yakni 2012 - 2016 sama halnya dengan kinerja pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar. Berikut adalah tabel kinerja anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar tahun 2012 sampai dengan 2016.

(41)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 34

Tabel 2.5

Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Tahun 2011 - 2015 Kabupaten Blitar

Uraian

Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah)

Realisasi Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah)

Rasio antara Realisasi dan Anggaran pada Tahun ke-

Rata-rata Pertumbuhan (dalam juta rupiah)

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program Pelayanan Administrasi Perkantoran 436,592 655,65 377,90 481,385 603,24 400,56 602,56 375,06 462,12 572,92 0,92 0,92 0,99 0,96 0,95 510,95 482,64 Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur 241,121 1.091,565 1.904,652 720,695 1.302,885 238,79 1.035,46 1.845,89 641,63 1.179,108 0,99 0,95 0,97 0,89 0,9 1.052,183 988,178 Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur 229,520 436,8 290 423,025 496,835 208,035 389,67 280,89 417,64 481,638 0,91 0,89 0,97 0,99 0,97 375,24 355,57 Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan Capaian Kinerja dan keuangan 53,277 87,31 316,734 60 66 52,2 84,15 313,43 59.899 65,895 0,98 0,96 0,99 0,99 0,99 116,66 115,11 Program pembangunan jalan dan jembatan

12.675 17.360 6.500 12.170,1 12.027,82 12.574,21 17.231,64 6.313,85 12.044,51 12.008,51 0,99 0,99 0,97 0,99 0,99 12.146,58 12.034,54

Program

rehabilitasi/pemel iharaan jalan dan jembatan

41.451,57 30.815,83 57.049,46 41.683,74 57.834,93 40.768,75 30.202,95 56.474,26 40.659,95 57.190,56 0,98 0,98 0,99 0,98 0,99 45.767,11 45.059,29 Program tanggap

darurat jalan dan

(42)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 35

Uraian

Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah)

Realisasi Anggaran pada Tahun ke- (dalam juta rupiah)

Rasio antara Realisasi dan Anggaran pada Tahun ke-

Rata-rata Pertumbuhan (dalam juta rupiah)

2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 2011 2012 2013 2014 2015 Anggaran Realisasi (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12) (13) (14) (15) (16) (17) (18) Program peningkatan sarana dan prasarana kebinamargaan 884,726 3.050 1.478 18.086,25 57.075,72 868,75 3.004,81 1.403,3 17.254,64 55.194,39 0,98 0,98 0,95 0,95 0,97 16.114,94 15.545,18 Program Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan Irigasi, Rawa dan Jaringan Pengairan lainnya 14.135,38 12.548,43 13.214,75 44.677,82 61.330,15 13.891,77 12.380,63 12.976,91 43.979,9 60.095,61 0,98 0,99 0,98 0,98 0,98 29.181,31 28.664,96 Program Penyediaan dan Pengelolaan Air Baku 4.570 12.053,82 18.620,13 14.174,28 26.454,44 4.557,91 11.829,33 18.286,58 13.964,34 26.122,21 0,99 0,98 0,98 0,98 0,99 15.174,53 14.952,07 Program Pengembangan, Pengelolaan, dan Konservasi Sungai, Danau dan Sumber Daya Air Lainnya

120 75 500 5.678 31.749,43 96,425 60,7 491,406 5.628,625 31.506,56 0,8 0,81 0,98 0,99 0,99 7.624,49 7.556,74 Program Pengendalian Banjir - 400 4.000. 2.055 10.000 - 363,2 3.919,11 1.985,87 9.974,25 - 0,91 0,98 0,97 0,99 3.113,75 4.060,61 Program Pengembangan Wilayah Strategis dan Cepat Tumbuh

- 10.193,79 23.245,98 55.576,86 17.607,5 - 10.156,65 23.113,5 54.819,45 17.508 - 0,99 0,99 0,99 0,99 26.656,03 26.399,4 Program pembangunan infrastruktur perdesaan 15.070,56 34.862,16 80.673,28 71.699,48 79.719,24 14.841,58 33.687,02 79.449,14 70.785,55 78.261,34 0,98 0,97 0,98 0,99 0,98 56.404,94 55.404,93

(43)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 36

Adapun dari segi capaian realisasi anggaran dan pendanaan dalam kondisi sangat baik dengan rata-rata realisasi sebesar 96%. Hal ini yang nantinya mampu menjadi peluang dalam hal pendanaan tiap tahunnya.

2.4 Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan SKPD

Untuk mendukung berbagai program/kegiatan yang telah ditetapkan, ada beberapa peluang yang menjadi sisi positif dinas serta tantangan yang harus dicermati yang dapat memacu dalam pencapaian tujuan yang telah ditetapkan, diantaranya :

a. Tersedianya dukungan dana yang memadai, yang dapat mendukung serta mengakomodir tuntutan masyarakat akan pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur meskipun belum seluruhnya sehingga perlu adanya sistem prioritas;

b. Tersedianya sumber daya manusia yang profesional, yang mampu memahami serta melaksanakan program/kegiatan yang telah ditetapkan meskipun belum mencukupi kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) yang diharapkan/ dibutuhkan;

c. Koordinasi yang baik dengan badan/ dinas terkait dalam hal pemenuhan data maupun informasi lainnya;

d. Adanya keterbukaan aspirasi masyarakat dalam bidang

pembangunan melalui proses musrenbang maupun proposal yang masuk ke dinas;

e. Adanya instansi diklat teknis maupun Perguruan Tinggi untuk peningkatan kapasitas sumber daya aparatur;

f. Akses ke Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi sangat terbuka;

g. Tersedianya sarana dan prasarana penunjang kegiatan yang

memadai, yang mampu mendukung terlaksananya kegiatan secara baik, aman dan lancar;

h. Terjaganya situasi dan kondisi yang aman dan kondusif, sehingga program/kegiatan dapat berjalan sesuai dengan yang telah ditetapkan.

(44)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 37

BAB III

ANALISIS ISU-ISU STRATEGIS

3.1 Identifikasi Permasalahan berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan SKPD

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang sebagaimana tersebut dalam Peraturan Bupati Blitar Nomor 57 Tahun 2016 mempunyai tugas membantu Bupati dalam menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidangPekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta tugas pembantuan di Kabupaten Blitar.

Untuk menjalankan tugas dimaksud, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang mempunyai fungsi :

a.

perumusan, penetapan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penyelenggaraan jembatan, drainase dan pelengkap jalan, penataan bangunan gedung, dan pembinaan jasa konstruksi serta tata ruang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;

b.

penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di

bidang pengelolaan sumber daya air, penyelenggaraan jalan, penyelenggaraan jembatan, drainase dan pelengkap jalan, penataan bangunan gedung, dan pembinaan jasa konstruksi serta tata ruang;

c.

pembinaan dan pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkup tugasnya;

d.

pelaksanaan pengawasan, pengendalian dan pelaporan sesuai dengan

lingkup tugasnya;

e.

pelaksanaan administrasi sesuai lingkup tugasnya;

f.

pelaksanaan koordinasi dalam pelaksanaan tugas dinas dengan instansi terkait dan unsur masyarakat;

g.

pengelolaan dan pembinaan Unit Pelaksana Teknis Dinas;

h.

pelaksanaan tugas lain yang diberikan Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

Adapun permasalahan-permasalahan serta faktor-faktor yang

mempengaruhi pelayanan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar adalah sebagai berikut :

(45)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 38

a. Adanya kesulitan interaksi antar wilayah (antar kecamatan, antar desa, dusun ke desa) karena fasilitas jalan dan jembatan yang belum tersedia;

b.Masih banyaknya saluran air yang belum berfungsi dengan baik;

c. Banyaknya jaringan irigasi yang menjadi kewenangan Dinas

Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar; d.Kurangnya tenaga terampil untuk pengawasan;

e. Adanya ketersediaan dana untuk peningkatan layanan dinas (sarana dan prasarana serta administrasi perkantoran);

f. Adanya instansi diklat teknis maupun Perguruan Tinggi untuk peningkatan kapasitas sumber daya aparatur;

g. Cakupan wilayah yang cukup besar dan memiliki kondisi geografis yang variatif;

h.Keterbatasan SDM (Sumber Daya Manusia) yang kompeten di bidang infrastruktur;

i. Dana yang dialokasikan tiap tahun untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar cukup konsisten namun belum cukup untuk pemenuhan kebutuhan infrastruktur yang diajukan oleh masyarakat maupun untuk pemeliharaan infrastruktur jalan, jembatan, sarana prasarana pengairan dan bangunan gedung yang sesuai dengan umur konstruksi;

j. Komitmen Pimpinan beserta staff dalam peningkatan pembangunan di

Kabupaten Blitar;

k.Adanya keterbukaan aspirasi masyarakat dalam bidang

pembangunan melalui proses musrenbang maupun proposal yang masuk ke dinas.

3.2 Telaahan Visi, Misi dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

Berdasarkan kondisi Kabupaten Blitar saat ini dan tantangan yang akan dihadapi dalam lima tahun mendatang, serta mempertimbangkan sumber daya pembangunan yang dimiliki oleh Kabupaten Blitar dan amanat pembangunan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Blitar periode 2006-2026. Maka visi pembangunan Kabupaten Blitar tahun 2016-2021 adalah:

(46)

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang 39 “MENUJU KABUPATEN BLITAR LEBIH SEJAHTERA, MAJU

DAN BERDAYA SAING”

Dengan menyelaraskan baik misi pembangunan nasional dan misi pembangunan Propinsi Jawa Timur, maka misi pembangunan Kabupaten Blitar untuk periode 2016-2021 dirumuskan kedalam 6 (enam) misi sebagai berikut :

1.Meningkatkan taraf kehidupan masyarakat melalui akselerasi

program pengentasan kemiskinan, optimalisasi dan pengembangan program pembangunan dan kemasyarakatan yang tepat sasaran;

2.Memantapkan kehidupan masyarakat berlandaskan nilai-nilai

keagamaan (religius), kearifan lokal dan hukum melalui optimalisasi kehidupan beragama dan kehidupan sosial serta penerapan peraturan perundang-undangan;

3.Meningkatkan kualitas SDM masyarakat melalui peningkatan mutu pendidikan (termasuk didalamnya adalah wawasan kebangsaan, budi pekerti, praktek keagamaan) dan kesehatan serta kemudahan akses memperoleh pendidikan dan pelayanan kesehatan yang memadai; 4.Meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik melalui reformasi

birokrasi serta pelayanan publik berbasis teknologi informasi;

5.Meningkatkan keberdayaan masyarakat dan usaha ekonomi

masyarakat yang memiliki daya saing melalui peningkatan

ketrampilan dan keahlian, pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis Koperasi dan UMKM, ekonomi kreatif, jiwa kewirausahaan, potensi lokal daerah dan penguatan sektor pariwisata serta pemanfaatan sumber daya alam dengan memperhatikan kelestarian lingkungan hidup;

6.Meningkatkan pembangunan berbasis desa dan kawasan perdesaan

melalui optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan desa,

pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Adapun Misi, Tujuan dan Sasaran dari RPJMD yang diemban oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Blitar adalah sebagai berikut :

Figur

Gambar 1.1  Hubungan  Keterkaitan  Renstra  dengan  Dokumen  Perencanaan  Lainnya ...........................................................................................

Gambar 1.1

Hubungan Keterkaitan Renstra dengan Dokumen Perencanaan Lainnya ........................................................................................... p.6
Gambar 1.1 Hubungan Keterkaitan Renstra dengan Dokumen Perencanaan  Lainnya

Gambar 1.1

Hubungan Keterkaitan Renstra dengan Dokumen Perencanaan Lainnya p.9
Gambar 2.2  Indikator Kinerja 2

Gambar 2.2

Indikator Kinerja 2 p.37
Gambar 2.1  Indikator Kinerja 1

Gambar 2.1

Indikator Kinerja 1 p.37
Gambar 2.3  Indikator Kinerja 3  Persentase Pembangunan Jalan

Gambar 2.3

Indikator Kinerja 3 Persentase Pembangunan Jalan p.38
Gambar 2.5  Indikator Kinerja 5  Luas Irigasi Kabupaten dalam Kondisi Baik

Gambar 2.5

Indikator Kinerja 5 Luas Irigasi Kabupaten dalam Kondisi Baik p.39
Gambar 2.4  Indikator Kinerja 4

Gambar 2.4

Indikator Kinerja 4 p.39
Gambar 2.6  Indikator Kinerja 6

Gambar 2.6

Indikator Kinerja 6 p.40

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :