BAB II KAJIAN PUSTAKA. pusat pemerintahan dan administrasi di Kabupaten Tegal. Letak geografis Kabupaten Tegal antara BT dan

Teks penuh

(1)

BAB II KAJIAN PUSTAKA

A. SEJARAH KABUPATEN TEGAL

Kabupaten Tegal merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah dengan ibukota Slawi. Berjarak 14 km ke arah selatan dari kota Tegal, Slawi menjadi pusat pemerintahan dan administrasi di Kabupaten Tegal.

Letak geografis Kabupaten Tegal antara 108057’6”-109021’30” BT dan

6002’41”-7015’30” LS dengan luas wilayah : 901,52 Km2. Adapun batas-batas

wilayah Kabupaten Tegal yaitu:

(2)

Sebeleh utara : Kota Tegal dan Laut Jawa Sebelah timur : Kabupaten Pemalang

Sebelah selatan : Kabupaten Brebes dan Kabupaten Banyumas Sebelah barat : Kabupaten Brebes

Secara topografis sebelah utara daerah ini merupakan dataran rendah pantai beriklim tropis dan indah, sedangkan sebelah selatan merupakan dataran tinggi perbukitan lereng Gunung Slamet yang subur dan beriklim sejuk. Dengan kondisi yang demikian, Kabupaten Tegal kaya akan potensi wisata alam.

Kabupaten Tegal memiliki tiga obyek wisata unggulan yaitu Pemandian Air Panas Guci, Pantai Purwahamba Indah, dan Tirta Waduk Cacaban serta satu obyek wisata buatan yaitu obyek wisata kesehatan jamu di Kalibakung.

Diantara obyek wisata tersebut, objek wisata Pemandian Air Panas Guci sudah cukup dikenal oleh wisatawan domestik. Obyek wisata tersebut sesungguhnya masih perlu sentuhan agar mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Sentuhan tersebut tidak saja dalam hal penataan lingkungan objek wisata, tetapi juga intensitas promosi yang efektif. Mayoritas wisatawan yang berkunjung ke objek wisata adalah wisatawan domestik, yang jumlahnya pada periode 2008 cukup tinggi, yaitu 505.248 orang, akan tetapi jumlah tersebut tidak berlangsung lama, pada tahun 2009 terjadi penurunan hingga 308.014 orang dan turun lagi menjadi 238.051 orang di tahun 2010, tetapi pada tahun 2011 naik sebanyak 491.672 orang dan pada tahun 2012 menjadi 470.279 orang wisatawan.

Kunjungan wisatawan asing terjadi pada tahun 2012, berasal dari asia pasisfik 80 orang, eropa 20 orang, 2 orang amerika dan 35 orang dari timur tengah. Jika dibandingkan pada tahun 2011, wisatawan yang berasal dari asia pasisfik 64

(3)

orang, eropa 16 orang, 7 orang dari amerika dan 20 orang dari timur tengah (Sistem Informasi Profil Daerah (SIPD) Kab. Tegal Tahun 2012).

B. KONSEP DASAR SISTEM

Sistem : Kumpulan dari unsur atau elemen-elemen yang saling berkaitan atau berinteraksi dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan tertentu.

Contoh :

- Sistem komputer terdiri dari : software, hardware, brainware - Sistem akuntansi, dan lain-lain

Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu (Gerald, 2000).

Sistem merupakan seperangkat unsur yang saling terikat dalam suatu antar relasi diantara unsur-unsur tersebut dengan lingkungan (Bartalanfy, 1940).

Sistem adalah suatu kumpulan kesatuan dan perangkat hubungan satu sama lain (Raporot, 2002).

Sistem adalah setiap kesatuan secara konseptual atau fisik yang terdiri dari bagian-bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lainnya (Ackof, 2000). Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandangan, diantaranya adalah sebagai berikut ini :

1. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem abstrak dan sistem fisik.

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik.

(4)

2. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem alamiah dan sistem buatan manusia. Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human-machine system atau ada yang menyebut dengan machine.

3. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertentu dan sistem tak tentu.

Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Sistem komputer adalah contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sedangkan sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probalitas.

4. Sistem diklasifikasikan sebagai sistem tertutup dan sistem terbuka.

Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruhi dengan lingkungan luarnya.

C. KONSEP DASAR INFORMASI

Informasi merupakan salah satu unsur yang sangat penting di dalam organisasi. Suatu sistem yang kurang mendapatkan informasi akan menjadi luruh, sehingga informasi tersebut sangat penting artinya bagi suatu organisasi. Penggunaan istilah data dan informasi sering disalahartikan bahwa dua hal tersebut mempunyai satu arti dan maksud yang sama. Data merupakan sesuatu yang masih mentah yang belum dapat langsung digunakan, tetapi harus diolah terlebih dahulu

(5)

sehingga menghasilkan suatu informasi. Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kejadian.

Sedangkan informasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya (Kadir, 2010).

Kualitas dari suatu informasi tergantung dari tiga hal, yaitu informasi harus akurat, tepat pada waktunya dan relevan.

1. Akurat

Berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya.

2. Tepat pada waktunya

Berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan didalam mengambil keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk organisasi.

3. Relevan

Berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda.

D. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI

Informasi merupakan data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti bagi penerima dan dapat berupa fakta, suatu nilai yang bermanfaat.

(6)

Jadi ada suatu proses transformasi data menjadi suatu informasi yaitu input, proses, output.

Data merupakan raw material untuk suatu informasi. Perbedaan informasi dan data sangat relatif tergantung pada nilai gunanya bagi manajemen yang memerlukan. Suatu informasi bagi level manajemen tertentu bisa menjadi data bagi manajemen level di atasnya, atau sebaliknya.

Representasi informasi adalah pelambangan informasi, misalnya: representasi biner.

Kualitas informasi adalah satuan ukuran informasi tergantung representasi. Untuk representasi biner satuannya : bit, byte, word dan lain-lain.

Kualitas informasi adalah bias terhadap error, karena: kesalahan cara pengukuran dan pengumpulan, kegagalan mengikuti prosedur prmrosesan, kehilangan atau data tidak terproses, kesalahan perekaman atau koreksi data, kesalahan file histori atau master, kesalahan prosedur pemrosesan ketidak berfungsian sistem (Parno, 2013).

Umur informasi: kapan atau sampai kapan sebuah informasi memiliki nilai atau arti bagi penggunanya. Ada condition informasion (mengacu pada titik waktu tertentu) dan operating information (menyatakan suatu perubahan pada suatu range waktu).

E. PENGERTIAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

Sistem informasi geografis (Geographic Information Sistem, GIS) adalah sistem yang dapat digunakan untuk menangkap, menyimpan, mengaalisa, serta mengelola data dan karakteristik yang berhubungan yang secara spasial mengambil

(7)

referensi ke bumi. Lebih jauh, sistem ini dapat di definisikan sebagai system computer untuk memadukan, menyimpan, membagi, serta menampilkan informasi yang mengambil acuan geografis (Edi, 2007).

Teknologi GIS menggunakan informasi digital yang didapatkan dari metode pembuatan data digital. Metode pembuatan yang umum digunakan adalah digitization,yaitu peta cetak atau rencana survey yang ditransfer ke dalam bentuk media digital menggunakan program kompuer (computer adided drafting, CAD) serta kapabilitas georeferencing. Sistem Informasi Geografis (SIG) memberi beberapa keuntungan, sebagai berikut :

1. Data lebih terjamin (secure) dan lebih terorganisir terutama kalau dibandingkan dengan cara penyimpanan data konvensional.

2. Data atau informasi yang berlebihan dan persoalan yang menyangkut penggunaan data yang sama untuk beberapa peta dapat dihilangkan.

3. Pekerjaan revisi menjadi lebih mudah dan cepat.

4. Data peta akan jauh lebih mudah dicari, dianalisa, dan disajikan. 5. Pelaksana pekerjaan pemetaan menjadi lebih produktif.

6. Integrasi dan sharing of data dapat dilakukan dengan lebih mudah.

(8)

Beberapa sudut pandang tentang SIG, diantaranya : 1. Kemajuan ilmu dan tekhnologi.

2. Perpaduan dua sumber daya.

3. Gabungan dari beberapa komponen utama. 4. Alat untuk pengambilan keputusan.

Komponen utama SIG, adalah : 1. Perangkat keras (hardware). 2. Perangkat lunak (software). 3. Data untuk masukan (input). 4. Data untuk keluaran (output).

Jenis atau macam data digital yang digunakan untuk masukan dalam pekerjaan SIG ada dua macam, yaitu :

1. Data Grafis : digambarkan dalam bentuk elemen grafis titik, garis dan luas serta diterjemahkan dalam computer dalam bentuk simpul (node), bagian atau segmen garis (arc), garis (line) dan polygon.

2. Data atribut atau non-grafis (textual) : dalam bebntuk teks, angka atau nomor, keterangan-keterangan lain yang biasanya member informasi tentang data grafis seperti yang disebutkan diatas.

Kekuatan suatu SIG terletak pada metoda yang dimiliki sistem tersebut. Untuk menyajikan informasi geografik. Dengan mengambil analogi unsur atau objek yang ada dipeta secara konsepsi, jenis informasi geografis ada dua, yaitu informasi yang berhubungan :

1. Dengan lokasi (suatu objek).

(9)

Dalam peta, kedua jenis informasi diatas ini saling berhubungan. Selain hubungan jenis objek lokasi dan karakteristikdikenal juga hubungan antar unsure atau objek geografik yang dinamakan hubungan spasial. Dengan adanya hubungan spasial ini kita dapat mengetahui mana unsure geografik yang saling berhubungan (connect), letaknya bersebelahan (adjacent), saling berpotongan (intersect), berdekatan (near/proximity), tingginya berbeda (difference), posisi relatifnya jelas.

Dari hubungan spasial ini pula, kita dapat :

1. Mencari rute atau jalan untuk keluar dari suatu tempat. 2. Mencari mana jarak terpendek dari suatu tempat lainnya. 3. Mencari mana daerah yang cocok untuk perumahan. 4. Menentukan lokasi daerah perkemahan.

Perlu diingat bahwa informasi ini sebenarnya tidak digambarkan dalam suatu peta, tetapi dapat kita dapatkan melalui cara-cara seperti interpretasi, menurunkannya dari informasi yang ada. Konsep lain dipeta yang mendukung hubungan spasial ini adalah :

1. Skala peta.

2. Sistem koordinat salib sumbu (Cartesian). 3. Lintang dan bujur.

4. Proyeksi peta.

Data spasial seperti yang disebutkan diatas ini,pada dasarnya adalah suatu model hubungan antar objek. Dengan adanya model tersebut, semua informasi yang kita inginkan dapat kita peroleh. Mengingat salah satu fungsi SIG adalah pemetaan, maka secara konsepsi pengertian data spasial SIG adalah sama dengan di peta.

(10)

SIG berbeda dengan sistem informasi lainnya, hal itu dapat dilihat dari kemampuan analisisnya. Kemampuan ini dapat kita lihat dari beberapa segi, diantaranya :

1. Kemampuan menjawab persoalan dunia nyata (real world).

2. Kemampuan untuk menghasilkan (memproduksi) informasi baru

menggunakan data spasial dan non-spasial.

3. Kemampuan menanyakan tentang sesuatu berdasarkan data yang ada, pola, apa saja yang dapat dihasilkan .

Ditinjau dari sudut ’jawaban’, ada tiga jenis jawaban yang dapat kita kenal, diantarnya :

1. Menyajikan informasi berdasarkan data yang ada (current data), yang disimpan dalam basis data.

2. Melihat kecenderungan (pattern) baru tentang suatu masalah, misalnya dimana saja rumah yang harganya diatas Rp 300 juta (datanya sudah ada dalam basis data).

3. Memperkirakan atau meramalkan (prediction) suatu persoalan yang berkaitan dengan misalnya, daya dukung lahan berdasarkan data yang ada di beberapa tempat dan waktunya berlainan.

Ditinjau dari kemampuan untuk menghasilkan (memproduksi) informasi baru yang dilakukan adalah :

1. Menyimpan dan mencari kembali (storage dan retrival). 2. Melakukan query.

(11)

Ditinjau dari kemampuan menanyakan, yang dilakukan adalah :

1. Men-drive suatu data berdasarkan informasi yang ada,misalnya men-drive seluruh jalan yang ada di kota’A’ dari peta jalan raya.

2. Bertanya tentang sesuatu, misalnya : mana saja dikecamatan ‘x’ yang harganya diatas Rp 300 juta.

3. Mencari rute terpendek untuk keperluan delivery.

F. PENGERTIAN JAVA

Bahasa pemrograman java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sangat populer saat ini. Beberapa kelebihan bahasa pemrograman ini antara lain adalah karena bahasa ini mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi yang berjalan di jaringan internet (applet), mampu digunakan untuk mengembangkan aplikasi berbasis jaringan, aplikasi sarana bergerak (mobile) dan aplikasi–aplikasi mandiri (stand alone) pada umumnya.

Selain itu juga java beranjak menjadi bahasa pemrograman yang sangat popular karena mampu mengatasi masalah kompabilitas berbagai platform perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Para pengembang yang menggunakan bahasa pemrograman java tinggal mengembangkan system/perangkat lunak aplikasi tertentu sekali saja dan kemudian bias dijalankannya diberbagai platform perangkat lunak dan perangkat keras yang beragam. Bahasa pemrograman java sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi-aplikasi yang dapat memanfaatkan keunggulan metodologi berorientasi objek (penggunaan ulang komponen, pembungkusan, pewarisan, generlisasi-spesialisasi, polimorfisme, dan sebagainya) (Nugroho, 2007).

(12)

Pada pemrograman berorientasi objek kompenen-komponen penyusun program secara konseptual akan dipecah menjadi bagian-bagian tersendiri yang disebut dengan objek. Dalam pemrograman ini setiap objek akan memiliki data (sifat, berupa variabel maupun konstanta) dan method (perilaku atau kemampuan melakukan sesuatu berupa fungsi). Jadi, objek dapat didefinisikan menjadi suatu entitas yang memiliki data dan method. Sebagi contoh : manusia adalah suatu objek yang memiliki data-data (misalnya : nama, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan dan yang lainnya) dan juga method (misalnya : cara bicara, cara berjalan, cara marah dan sebagainya) (Supardi, 2010 ).

G. PENGERTIAN ANDROID

(Hermawan, 2011) Android merupakan platform pertama yang lengkap, terbuka dan bebas, berikut alasannya :

- Lengkap (Complete Platform) dikatakan lengkap karena menyediakan tools untuk membangun software yang sangat lengkap dibanding dengan platform lain. Para pengembang dapat melakukan pendekatan yang komprehensif ketika mereka mengembangkan suatu aplikasi pada platform Android.

- Terbuka (Open Platform) dikatakan terbuka karena Platform Android diciptakan dibawah lisensi open source, dimana para pengembang bebas untuk mengembangkan aplikasi pada platform ini. Android menggunakan Linux kernel 2.6.

- Bebas (Free Platform) dikatakan bebas karena Android adalah platform mobile

(13)

lisensi dalam mengembangkan aplikasi Android. Android dapat didisribusikan dan diperdagangkan dalam bentuk apapun.

Dalam pengembangan aplikasi Android biasanya para pengembang (developer Android) menggunakan Eclipse sebagai Integrated Development Environment (IDE). IDE merupakan program komputer yang memiliki beberapa fasilitas yang diperlukan dalam pembangunan perangkat lunak. Eclipse tersedia secara bebas untuk merancang dan mengembangkan aplikasi Android. Eclipse

merupakan IDE terpopuler dikalangan developer Android, karena Eclipse memiliki

Android plug-in lengkap yang tersedia untuk mengembangakn aplikasi Android. Selain itu, Eclipse juga mendapat dukungan langsung dari Google untuk menjadi IDE pengembangan Android, membuat project Android di mana source software

langsung dari situs resminya Google. Selain Eclipse dapat pula menggunakan IDE

Nebeans untuk pengembangan aplikasi Android. Namun menurut saya Anda lebih baik menggunakan Eclipse, karena akan dipermudah saat melakukan pengcodingan. Sampai saat ini Eclipse memiliki 4 versi package, yaitu : Indigo Package,

Helios Package, Galileo Package, Ganymade Package, dan Europa Package. Dari total download pada situs resmi Eclipse yaitu http://www.eclipse.org/ sebanyak 988,945 pengunduh Eclipse Classic Indigo pertanggal 20 Agustus 2011.

a. The Dalvik Virtual Machine (DVM)

Salah satu elemen kunci dari Android adalah Dalvik Virtual Machine

(DVM). Android berjalan di dalam Dalvik Virtual Machine (DVM) bukan di Java Virtual Machine (JVM). Dalvik Virtual Machine (DVM) adalah register bases

(14)

Machine menggunakan kernel Linux untuk menangani fungsionalitas tingkat rendah termasuk keamanan, threading, dan proses serta manajemen memori.

b. Android SDK (Software Development Kit)

Android SDK adalah tools API (Application Programming Interface) yang diperlukan untuk mulai mengembangkan aplikasi pada platform Android

menggunakan bahasa pemrograman Java. Android merupakan subset perangkat lunak untuk ponsel yang meliputi sistem operasi, middleware dan aplikasi kunci yang di-release oleh Google. Saat ini disediakan Android SDK (Software Development Kit) sebagai alat bantu dan API untuk mulai mengembangkan aplikasi pada platform Android menggunakan bahasa pemrograman Java. Sebagai platform aplikasi-netral, Android memberi kesempatan untuk membuat aplikasi yang kita butuhkan yang bukan merupakan aplikasi bawaan Handphone/smartphone.

c. ADT (Android Development Tools)

Android Development Tools (ADT) adalah plugin yang didesain untuk IDE

Eclipse yang memberikan kita kemudahan dalam mengembangkan aplikasi

adnroid dengan menggunakan IDE Eclipse. Dengan menggunakan ADT untuk

Eclipse akan memudahkan kita dalam membuat aplikasi project android, membuat GUI aplikasi, dan menambahkan komponen-komponen yang lainnya, begitu juga kita dapat melakukan running aplikasi menggunakan Android SDK melaluii Eclipse. Dengan ADT juga kita dapat melakukan pembuatan package android (.apk) yang digunakan untuk distribusi aplikasi android yang kita rancang. Berikut adalah versi ADT untuk Eclipse yang sudah dirilis:

(15)

2. ADT 11.0.0 (Juni 2011) 3. ADT 10.0.1 (Maret 2011) 4. ADT 10.0.0 (Februari 2011) 5. ADT 9.0.0 (Januari 2011) 6. ADT 8.0.1 (Desember 2010) 7. ADT 8.0.0 (Desember 2010) 8. ADT 0.9.9 (September 2010) 9. ADT 0.9.8 (September 2010) 10. ADT 0.9.7 (Mei 2010) 11. ADT 0.9.6 (Maret 2010) 12. ADT 0.9.5 (Desember 2010) 13. ADT 0.9.4 ( Oktober2010)

Semakin tinggi platform android yang kita gunakan, dianjurkan menggunakan ADT yang lebih terbaru, karena biasanya munculnya platform baru diikuti oleh munculnya versi ADT terbaru.

d. Arsitektur Android

Secara garis besar arsitektur Android dapat dijelaskan dan digambarkan sebagai berikut :

1. Application dan Widgets

Application dan Widgets ini adalah layer dimana kita berhubungan dengan aplikasi saja, dimana biasanya kita download aplikasi kemudian kita lakukan instalasi dan jalankan aplikasi tersebut.

(16)

2. Application Frameworks

Application Frameworks ini adalah layer di mana para pembuat aplikasi melakukan pengembangan/pembuatan aplikasi yang akan dijalankan di sistem operasi Android, karena pada layer inilah aplikasi dapat dirancang dan dibuat. Komponen-komponen yang termasuk di dalam Application Frameworks adalah: a. Views. b. Content Provider. c. Resource Manager. d. Notification Manager. e. Activity Manager. 3. Libraries

Libraries ini adalah layer di mana fitur-fitur Android berada, biasanya para pembuat aplikasi mengakses libraries untuk menjalankan aplikasinya.

4. Android Run Time

Layer yang membuat aplikasi Android dapat dijalankan dimana dalam prosesnya menggunakan Implementasi Linux. Dalvik Virtual Machine (DVM) merupakan mesin yang membentuk dasar kerangka aplikasi Android. Di dalam Android Run Time dibagi menjadi dua bagian yaitu:

a. Core Libraries adalah aplikasi Android yang dibangun dalam bahasa java, sementara Dalvik sebagai virtual mesinnya bukan Virtual Machine Java, sehingga diperlukan sebuah libraries yang berfungsi untuk menterjemahkan bahasa java yang ditangani oleh Core Libraries.

(17)

b. Dalvik Virtual Machine yaitu virtual mesin berbasis register yang dioptimalkan untuk menjalankan fungsi-fungsi secara efisien, dimana merupakan pengembangan yang mampu membuat linux kernel untuk melakukan threading dan manajemen tingkat rendah.

5. Linux Kernel

Linux Kernel adalah layer di mana inti dari operating sistem dari Android itu berada. Berisi file-file system yang mengatur sistem processing, memory,

resource, drivers, dan sistem-sistem operasi Android lainnya. Linux kernel

yang digunakan Android adalah linux kernel release 2.6. e. Fundamental Aplikasi

Aplikasi Android ditulis dalam bahasa pemrograman java. Kode Java

dikompilasi bersama dengan data file resource yang dibutuhkan oleh aplikasi, di mana prosesnya dipackage oleh tools yang dinamakan “apt tools” ke dalam paket Android sehingga menghasilkan file dengan ekstensi apk. File apk itulah yang kita sebut dengan aplikasi, dan nantinya dapat di install di perangkat mobile. Ada empat jenis komponen pada aplikasi Android yaitu:

1. Activities.

2. Service.

3. Broadcast Receiver.

4. Content Provider.

Aplikasi Android dapat dikembangkan pada sistem operasi, diantaranya :

Windows XP, Vista dan 7 Mac OS X atau lebih baru Linux. Berikut adalah

perkembangan versi Android : 1. Android versi awal ( 2007 – 2008 )

(18)

Pada September 2007 Google mengajukan hak paten aplikasi telepon seluler. Google mengenalkan Nexus One, salah satu jenis telepon pintar GSM yang menggunakan Android pada sistem operasinya. Telepon seluler ini diproduksi oleh HTC Corporation dan tersedia di pasaran pada 5 Januari 2010. Pada 9 Desember 2008, diumumkan anggota baru yang bergabung dalam program kerja Android ARM Holdings, Atheros Communications, diproduksi oleh

Asustek Computer Inc, Garmin Ltd, Softbank, Sony Ericsson, Toshiba Corp, dan Vodafone Group Plc. Seiring pembentukan Open Handset Alliance (OHA) mengumumkan produk perdana mereka, Android, perangkat bergerak (mobile) yang merupakan modifikasi kernel Linux 2.6. Sejak Android dirilis telah dilakukan berbagai pembaruan berupa perbaikan bug dan penambahan fitur baru.

Smartphone yang memakai sistem operasi Android adalah HTC Dream, yang dirilis pada 22 Oktober 2008. Pada penghujung tahun 2009 diperkirakan di dunia ini paling sedikit terdapat 18 jenis telepon seluler yang menggunakan Android. 2. Android versi 1.1

Pada 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini dilengkapi dengan pembaruan estetis pada aplikasi, jam alarm, voice search

(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan email. 3. Android versi 1.5 (Cupcake)

Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan menggunakan Android dan SDK (Software Development Kit) dengan versi 1.5 (Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan

(19)

gambar ke Picasa langsung dari telepon, dukungan Bluetooth A2DP, kemampuan terhubung secara otomatis ke headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuaikan dengan sistem.

4. Android versi 1.6 (Donut)

Donut (versi 1.6) dirilis pada September dengan menampilkan proses pencarian yang lebih baik dibanding sebelumnya, penggunaan baterai indikator dan kontrol applet VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto yang akan dihapus; kamera, camcorder dan galeri yang dintegrasikan pada CDMA / EVDO, 802.1x, VPN, Gestures, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak, teknologi text to change speech (tidak tersedia pada semua ponsel, pengadaan resolusi VWGA.

5. Android versi 2.0 / 2.1 (Éclair)

Pada 3 Desember 2009 kembali diluncurkan ponsel Android dengan versi 2.0/2.1 (Eclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan

hardware, peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom, dan Bluetooth 2.1.

Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkat generasi berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile

terbaik (killer apps-aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap pengembang aplikasi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya dipilih 50 aplikasi terbaik.

Dengan semakin berkembangnya dan semakin bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat untuk

(20)

menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan

WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs Internet juga dianggap penting untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan

Facebook.

6. Android versi 2.2 (Froyo : Frozen Yoghurt)

Pada 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahan-perubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan

Adobe Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8 JavaScript engine yang dipakai Google Chrome yang mempercepat kemampuan rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi

Android Market.

7. Android versi 2.3 (Gingerbread)

Pada 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan. Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain peningkatan kemampuan permainan (gaming), peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka (User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan

bass boost), dukungan kemampuan Near Field Communication (NFC), dan

dukungan jumlah kamera yang lebih dari satu.

8. Android versi 3.0 / 3.1 (Honeycomb)

Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga

(21)

berbeda karena sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga akselerasi perangkat keras (hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom. Perangkat tablet dengan platform Android 3.0 akan segera hadir di Indonesia. Perangkat tersebut bernama Eee Pad Transformer produksi dari Asus. Rencana masuk pasar Indonesia pada Mei 2011.

9. Android versi 4.0 (Ice Cream)

Android versi 4.0 akan dirilis akhir tahun 2011. Setelah kita ketahui versi

Android ini perlu diketahui bahwa nama lain dari versi-versi tersebut diambil oleh Google dari nama makanan penutup.

H. PENGERTIAN ECLIPSE

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan sapat dijalankan di semua platform

(platform-independent). Berikut ini sifat dari Eclipse : platform, Multi-language, Multi-role. Saat ini Eclipse terdiri dari berbagai macam versi diantaranya, Eclipse 3.6 Helios, Eclipse 3.5 Galileo dan Eclipse 3.4 Ganymede.

I. PENELITIAN TERDAHULU

Berikut ini adalah beberapa hasil penelitian terdahulu tentang sistem informasi geografis (GIS):

1. (Kristina, 2010) dalam penelitiannya tentang Sistem Informasi Pariwisata Kota Bandung Berbasis GIS ini merupakan sistem yang memberikan informasi kepada masyarakat mengenai lokasi objek wisata yang ada di kota Bandung beserta

(22)

fasilitas pendukungnya. Informasi yang disajikan pada website ini meliputi tempat wisata dan jalur angkot. Aplikasi ini hanya bisa berjalan pada web dan belum bisa secara realtime menggunakan handphone.

2. (Sutanto, 2012) dalam penelitiannya tentang Rancang Bangun Geographic Information System (GIS) Fasilitas Umum di Purwokerto Berbasis Mobile. Aplikasi ini dibangun dengan bantuan Goegle map, dan dijalankan dengan operasi sistem J2ME namun tidak dapat diinstall pada konnfigurasi Java MIDP 2.0 dan CLDC 1.1.

3. (Grafidth, 2012) dalam penelitiannya tentang Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Pada Aplikasi Mobile Berbasis Standard Web Map Service

Menggunakan J2ME yang bertujuan untuk merancang sebuah perangkat lunak yang menampilkan peta dengan data dimuat secara online. Aplikasi ini hanya dapat dijalankan pada handphone dengan operasi sistem J2ME atau Java.

Yang membedakan penelitian ini dengan penelitian sebelumnya adalah aplikasi ini menggunakan sistem operasi Android, desain aplikasi ini lebih menarik dan tampilan peta interaktif menggunakan Geogle Maps API V2 dan java sebagai bahasa pemrogramannya

Figur

Gambar 1. Peta Kabupaten Tegal

Gambar 1.

Peta Kabupaten Tegal p.1
Gambar 2. Integrasi dan Konsep Data Sharing dalam SIG

Gambar 2.

Integrasi dan Konsep Data Sharing dalam SIG p.7

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :