• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN.docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "MAKALAH PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN.docx"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN

MAKALAH PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN

PENDIDIKAN ( KTSP )

PENDIDIKAN ( KTSP )

MAKALAH MAKALAH

PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ( KTSP ) PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ( KTSP )

oleh oleh

Galuh Tri Wahyudi Galuh Tri Wahyudi

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR, S1 PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR, S1

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

2010 2010

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2003 tentang otonomi daerah,termasuk didalamnya tentang penyelenggaraan pendidikan.Salah satu entuk otonomi daerah dalam dunia pendidikan saat ini adalah adanya peruahan pengelolaan pendidikan dari sentralistik men!di desentralistik,setiap daerah mempunyai peluang dan "e"enang untuk  menentukan kei!akan dalam penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan keutuhan dan kondisi masing-masing daerah.

#mplikasi dan realisasinya dari kei!akan desentralisasi itu diantaranya erkaitan dengan kurikulum seagai komponen yang sangat penting dalam pendidikan.$esentralisasi kurikulum,terutama dalam kaitannya dengan pengemangan silaus dan %&& yang didukung oleh managemen erasis sekolah,yang memungkinkan setiap sekolah untuk meran'ang dan mengemangkan pemela!aran yang disesuaikan dengan tuntutan keutuhan sis"a,keadaan sekolah,dan kondisi daerah masing-masing.

(asil pengemangan kurikulum yang didesentralisasikan adalah kurikulum yang di!adikan seagia pedoman pelaksana pendidikan tingkat satuan pendidikan yang  ersangkutan.)urikulum yang dikemangkan oleh masing-masing satuan pendidikan dan

dilaksanakan di tingkat satuan pendidikan yang ersangkutan *)TS&+.

&enerapan )TS& diharapkan men!adikan penyelenggaraan pendidikan disetiap satuan  pendidikan leih mengenal dan memahami kurikulum,mengemangkannya se'ara kreati 

serta melaksanakannya di sekolah dengan tanggung !a"a sepenuhnya.

B. RUMUSAN MASALAH

. engapa kurikulum )onsep $asar )TS& sangat penting dalam dunia pendidikan/ 2. pa sa!akah susunan-susunan yang ada dalam komponnen )TS& /

(3)

C. TUJUAN

. $iharapkan kita dapat mengetahui serta memahami pentingnya kurikulum )onsep $asar  )TS& dalam dunia pendidikan.

2. engetahui susunan-susunan serta apa sa!a yang ada dalam komponen )TS&. 3. $iharapkan nantinya kita mampu dalam penyusunan kurikulum )TS&.

BAB II

PENGEMBANGAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN ( KTSP)

A. Kon!", D##$, T%&%#n, '#n L#n'##n KTSP

1. Kon!" D##$ KTSP

)urikulum merupakan komponen pendidikan yang di!adikan a'uan oleh setiap satuan  pendidikan khususnya oleh guru dan kepala sekolah yang melaksanakan pendidikan. 1leh sea itu sekolah seagai pihak yang melaksanakan kurikulum harus diliatkan se'ara langsung dalam pengemangan kurikulum.

)eterliatan pihak penyelenggara pendidikan di tingkat satuan pendidikan dalam proses  pengemangan kurikulum sangat diperlukan . )eterliatan se'ara langsung akan

memudahkan dalam memahami dan melaksanakan kurikulum egitu !uga sealiknya.

&ermasalahan itu anyak dialami oleh guru ketika kurikulum yang erlaku disusun se'ara sentralistik oleh pemerintah pusat. )etika erhadapan dengan kurikulum aru, mereka !uga tidak punya keeranian untuk menerapkan sendiri tanpa !uklas  !uklis yang ada.

)ekurangpahaman guru dan penyelenggara pendidikan terhadap kurikulum dapat  erakiat atal terhadap proses dan hasil pendidikan. 1leh karena itu se!ak tahun 200 dilakukan penyempurnaan kurikulum 4 dan dilaksanakan u!i 'oa penerapan kurikulum terseut pada eerapa sekolah oleh pusat )urikulum Balitang dan direktorat 5enderal $ikdasmen. Sesuai && nomor  tahun 2006 , &enyempurnaan kurikulum selan!utnya dilakukan oleh Badan Standar Nasional &endidikan *BSN&+. &enyempurnaan dilakukan  erdasarkan hasil ka!ian pakar pendidikan yang tergaung dalam BSN& dan !uga masukan dari masyarakat yang terokus pada dua hal, yaitu *+ pengurangan ean ela!ar kurang leih 0 7 dan *2+ penyederhanaan kerangka dasar dan struktur kurikulum. &enyempurnaan

(4)

terseut men'akup sinkronisasi kompetensi untuk setiap mata pela!aran antar !en!ang  pendidikan, ean ela!ar, !umlah mata pela!aran, serta 8alidasi empirik terhadap standar 

kompetensi dan kompetensi dasar * ulyasa, 2009 :0+.

Setelah melalui proses penyempurnaandan u!i pulik untuk 8alidasi standar kompetensi dan kompetensi dasar , BSN& mengusulkan standar isi dan standar kompetensi lulusan kepada mendiknas. Selan!utnya BSN& mengemangkan panduan penyusunan )TS& yang didalamnya terdapat model  model kurikulum satuan pendidikan .

$alam Standar Nasional &endidikan pasal , ayat 6 dikemukakan ah"a )TS& adalah kurikulum operasional yang disusun dan dilaksanakan oleh masing-masing satuan pendidikan . )urikulum ini disususn dan dikemangkan oleh setiap satuan pendidikan erdasarkan standar isi dan standar kompetensi lulusan. Standar isi dan standar kompetensi lulusan merupakan pedoman pengemangan )TS& uuntuk me"u!udkan pen'apaian tu!uan  pendidikan nasional.

&enyusunan )TS& pun hendaknya memperhatikan dan mengakomodasi karakteristik dan kondisi daerah serta keutuhan masyarakat. 1leh karena itu, &engemangan )TS& perlu meliatkan eragai komponen. $ari hal terseut diharapkan dapat memerikan masukan dan dukungan terhadap kurikulum yang dihsilkan )TS& disusun dan dikemangkan

 eradasarkan Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang system pendidikan nasional pasal 39 ayat +, dan 2+ seagai erikut.

.&engemangan kurikulum menga'u pada standar nasional pendidikan untuk  me"u!udkantu!uan pendidikan nasional

2.)urikulum pada semua !en!ang dan !enis pendidikan dikemangkan dengan prinsip di8ersiikasi sesuai dengan satuan pandidikan, potensi daerah, dan peserta didik.

Beerapa hal yang perlu dipahami dalam kaitannya dengan kurikulum tingkat satuan  pendidikan *)TS&+ adalah seagai erikut:

)TS& dikemangkan sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi dan karakteristik  daerah, serta so'ial udaya masyarakat setempat dan peserta didik. Sekolah dan komite sekolah mengemangkan kurikulum tingkat satuan pendidikan dan silausnya erdasarkan kerangka dasar kurikulum dan standar kompetensi lulusan, dia"ah super8isi dinas pendidikan keupaten;kota, dan depertemen agama yang ertanggung!a"a

diidang pendidkan.

)urikulum tingkat satuan pendidikanm untuk setiap program studi di perguruan tinggi dikemangkan dan ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi dengan menga'u pada standar nasional pendidikan.

(5)

2. T%&%#n KTSP

)TS& merupakan strategi pengemangan kurikulum untuk me"u!udkan sekolah yang eekti, produkti, dan erprestasi. )TS& merupakan paradigma aru pengemangan kurikulum, yang memerikan otonomi luas pada setiap satuan pendidikan, dan peruahan masyarakat dalam rangka mengeektikan proses ela!ar-menga!ar di sekolah. 1tonomi dierikan agar setiap satuan pendidikan dan sekolah memiliki keleluasaan dalam mengelola sumer daya, semer dana, sumer ela!ar dan mengalokasikannya sesuai prioritas keutuhan, serta leih tanggap terhadap keutuhan setempat.

)TS& adalah suatu ide tentang pengemangan kurikulum yang diletakkan pada posisi yang peling dekat dengan pemela!aran, yakni sekolah satuan pendidikan dengan memerikan otonomi yang leih esar, di samping menun!ukkan sikap tanggap pemerintah terhadap tuntutan masyarakat !uga merupakan sarana peningkatan kualitas, eesiensi, dan  pemarataan pendidikan.

)TS& merupakan salah "u!ud re8ormasi pendidikan yang memerikan otonomi kepada sekolah dan satuan pendidikan untuk mengemangkan kurikulum sesuai dengan potensi, tuntutan dan keutuhan masing-masing. 1tonomi dalam pengemagan kurikulum dan  pemela!aran merupakan potensi agi sekolah untuk meingkatakan kiner!a guru dan sta 

sekolah, mena"arkan partisipasi langsung kolompok-kelompok terkait, dan meningkatakn  pemahaman masyarakat terhadap, khususnya kurikulum. &ada system )TS&, sekolah memiliki <ull autority and responsiility= dalam menetapkan kurikulum dan pemela!aran sesuai dengan 8isi dan misi dan tu!uan satuan pandidikan. Untuk me"u!udkan 8isi dan misi, dan tu!uan terseut, sekolah dituntut untuk mengemangkan standar kompetensi dan kompetensi dasar kedalam indi'ator kompetensi, mengemangkan strategi, menentukan  prioriotas, mengendalikan pemerdayaan eragai potensi sekolah dan lingkungan sekitar,

serta memeprtanggung!a"akannya kepala masyarakat dan pemerintah.

$alam )TS&, pengemangan kurikulum dilakukan oleh guru, kepala sekolah, serta komite sekolah dan de"an pendidikan. Badan ini merupakan lemaga yang ditetapkan  erdasarkan musya"arah dari pe!aat daerah setempat, komisi pendidikan pada de"an  peer"akilan rakyat daerah *$&%$+, pe!aat pendidikan daerah, kepala sekolah, tenaga  pendidikan, per"akilan orang tua peserta didik, dan tokoh masyarakat. >emaga inilah yang menetapkan segala kei!akan sekolah erdasarkan ketentuan-ketentuan tentang yang erlaku.

(6)

Selan!utnya komite sekolah perlu merumuskan dan memetapkan 8isi dan misi dan tu!uan sekolah dengan eragai implikasinya terhadap program-program kegiatan operasional untuk  men'apai tu!uan sekolah.

. L#n'##n P!n!*+#n#n KTSP

Sekolah memang memiliki ke"enangan untuk mengemangkan )TS&. kan tetapi ke"enangan sekolah tidaklah mutlak. $alam pengemangan kurikulum, setiap sekolah harus menga'u kepada landasan yang sama se'ara nasional. >andasan pengemangan )TS& ada  anyak hal antara lain :

. Undang  undang nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional 2. &eraturan &emerintah nomor  tahun 2006 tentang standar nasional pendidikan

3. &eraturan menteri pendidikan nasional nomor 23 tahun 2009 tentang standar kompetensi lulusan

4. &eraturan menteri pendidikan nasional nomor 24 tahun 2009 tentang Standar &elaksanaan  peraturan enteri nomor 22 dan 23 tahun 2009.

Ko*"on!n K%$-%%* Tn-#/ S#/%#n P!n''-#n (KTSP)

B. 1. V '#n M S#/%#n P!n''-#n

enurut orrisey * dalam ulyasa,2009:?9 +.@isi adalah representasi apa yang diyakini seagai entuk organisasi masa depan dalam pandangan  pelanggan,karya"an,pemilik dan stakeholder lainnya.@isi sekolah harus menga'u pada kei!akan pendidikan nasional dengan tetap memperhatikan keses uaiannya dengan keutuhan sis"a dan tu!uan &endidikan Nasional dapt di!adikan pedoman setiap sekolah sama dan serentak.$an mengenai 8isi setiap sekolah pasti ereda-eda dalam perumusan 8isi haruslah singkat tetapi mampu menggamarkan ran'angan kedepan sesuai dengan 'ita-'ita sekolah dengan landasan tu!uan pendidikan nasional dan harus memperhatikan kondisi sekolah.

* $ir!en $ikdasmen,2004:2 + isi adalah entuk layanan atau tugas untuk memenuhi tuntutan yang dituangkan dalam misi dengan eragai indikatornya.

5adi keduanya saling erkaitan dan mendukung dengan tu!uan pendidikan nasional seagai tolok ukurnya demi pen'apaian suuah 'ita-'ita sekolah.

(7)

Tu!uan adalah apa yang akan di'apai atau dihasilkan oleh suatu sekolah dan "aktu  pen'apaiannya.Tu!uan pendidikan dirumuskan menga'u kepada tu!uan umum pendidikan enurut &ermendiknas No 22 Tahun 2009 tentang standart isi tu!uan umumnya adalah seai  erikut :

. &endidikan $asar adalah meletakkan dasar ke'erdasan,pengetahuan,kepriadian

klhak mulia serta untuk keterampilan hidup mandiri dan mengikuti pendidikan leih lan!ut. 2. &endidikan enengah adalah meningkatkan ke'erdasan,pengetahuan, kepriadian,klhak 

mulia serta untuk keterampilan hidup mandiri dan mengikuti pendidikan leih lan!ut.

3. &endidikan enengah )e!uruan adalah meningkatkan ke'erdasan,pengetahuan, kepriadian,klhak mulia serta untuk keterampilan hidup mandiri dan mengikuti pendidikan leih lan!ut sesuai dengan ke!uruan.

III. S/$%-/%$ '#n M%#/#n K%$-%%* Tn-#/ S#/%#n P!n''-#n

Struktur kurikulum merupakan pola dan susunan mata pela!aran yang harus ditempuh oleh sis"a dalam kegiatan pemela!aran.Struktur )TS& memuat : mata pela!aran,muatan lokal,kegiatan pengemangan diri,pengaturan ean,kenaikan kelas,pen!urusan dan kelulusan  pendidikan ke'akapan hidup serta pendidikan erasis keunggulan lokal dan gloal. * ulyasa,2009:A0 +.Sruktur dan muatan )TS& pada !en!ang &endidikan $asar dan enengah yang tertuang dalam standart isi meliputi lima kelompok mata pela!aran seagai  erikut :

. )elompok mata pela!aran agama dan akhlak mulia.

2. )elompok mata pela!aran k"arganegaraan dan kepriadian. 3. )elompok mata pela!aran ilmu pengetahuan dan tehknologi. 4. )elompok mata pela!aran estetika.

6. )elompok mata pela!aran !asmani olahraga dan kesehatan.

Struktur kurikulum S$;# meliputi sustansi pemela!aran yang ditempuh selama 9 tahun dri kelas # sampai kelas #@ seagai erikut :

. S$;# memuat A mapel : mulok,dan pengemangan diri

2. apel #& dan #&S pada S$;# merupakan <#& dan #&S terpadu=

3. &emela!aran pada kelas rendah  sampai 3 menggunakan pemela!aran tematik,dan pada kelas tinggi * 4-9 + menggunakan pendekatan mata pela!aran.

(8)

4. 5am pemela!aran untuk setiap mata pela!aran dialokasikan seagaimana tertera dalam struktur kurikulum.Satuan pendidikan dimungkinkan menamah maksimum empat !am  pemela!aran per minggu se'ara keseluruhan.

6. lokasi "aktu satu !am pemela!aran adalah 36 menit.

9. inggu eekti dalam satu tahun pela!aran *dua semester+ 34-3A minggu.

a+ uatan >okal

erupakan salah satu kegiatan ekstrakulikuler untuk mengemangkan potensi yang disesuaikan dengan 'iri khas dan potensi daerah,termasuk keunggulan daerah.ulok  merupakan mata pela!aran sehingga satuan pendidikan harus mengemangkan Standar  )ompetensi dan )ompetensi $asar untuk setiap !enis muatan lokal yang diselenggarakannya.  + &engemangan $iri

Bertu!uan untuk memerikan kesempatan kepada sis"a untuk mengemangkan dan mengekspreseikan diri sesuai dengan keutuhan,akat dan minat sis"a sesuai denga kondisi sekolah.)egiatan ini diasilitasi oleh konselor,guru atau tenaga pemantu lainnya yang ahli diidangnya.

'+ &engaturan Bean Bela!ar 

5en!ang pendidikan menyelenggarakan program pendidikan dengan menggunakan sistem paket atau kredit semester,keduanya dipilih erdasarkan !en!ang dan kategori satuan  pendidikan yang ersangkutan.S$ sedera!at menggunakan program pendidikan sistem  paket,S& sedera!at menggunakan sistem kredit semester.Sistem paket adalah sistem  penyelenggaraan program pendidikan yang sis"anya di"a!ikan mengikuti seluruh program  pemela!aran dan ean ela!ar yang sudah ditetapkan untuk setiap kelas sesuai dengan struktur yang erlakau pada suatu satuan pendidikan.S$ sedera!at *36 menit+,S& sedera!at *40 menit+,S sedera!at *46 menit+.

Sistem kredit semester adalah sistem penyelenggaraan program pendidikan yang sis"anyamenentukan sendiri ean ela!ar dan mata pela!aran yang diikuti setiap semester   pada satuan pendidikan *S)S+ satu S)S meliputi satu !am pemela!aran tatap muka,satu !am  penugasan terstruktur dan satu !am kegiatan mandiri tak terstruktur.

d+ )etuntasan Bela!ar 

)etuntasan setiap indikator erkisar 0-007,ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator ?67,satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan

(9)

mempertimangkan tingkat kemampuan rata-rata sis"a serta kemempuan sumer daya  pendukung dalam penyelenggaraan pemela!aran.

e+ )enaikan )elas dan )elulusan

enurut && ;2006 &asal ?2 yat ,sis"a dinyatakan lulus dari satuan pendidikan  pada pendidikan dasar menengah setelah :

. enempuh dan menyelesaikan seluruh program pendidikan.

2. emperoleh nilai minimal aik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pela!aran. 3. >ulus u!ian sekolah

4. >ulus u!ian Nasional. + &en!urusan

$ilakukan pada kelas # dan ## di S;.)riteria pen!urusan serta prasyarat standar nilai minimum pen!urusan yang telah ditentukan oleh pihak instansi sekolah dan direktorat teknis terkait.

g+ &endidikan )e'akapan (idup

Untuk kurikulum S$ sd S dapat memasukkan pendidikan ke'akapan hidup yang men'akup ke'akapan priadi,sosial,akademik,dan 8okasional yang merupakan agian dari integral dari pendidikan semua mata pela!aran.

h+ &endidikan Berasis )eunggulan >okal dan Gloal

dalah pendidikan yang memanaatkan keunggulan lokal dan keutuhan daya saing gloal dalam aspek ekonomi,udaya,ahasa,tehknologi inormasi dan komunikasi,ekologi ds.&endidikan ini dapat diperoleh sis"a dari satuan pendidikanormal lain dan;non ormalyang sudah terakreditasi.

i+ )alender &endidikan

$ilakukan setiap tahun a!aran satuan pendidikan dasar maupun menengah dapat menyusun kalender pendidikan sesuai dengan keutuhan daerah,karakteristik  sekolah,keutuhan sis"a,dan masyarakat dengan memperhatikan kalender pendidikan seagaimana yang telah dimuat dalam Standar #si.

 lokasi Waktu

$imulai pada saat permulaan tahuan a!aran pada setiap satuan pendidikan,"aktu  pemela!aran eekti adalah !umlah !am pemela!aran untuk seluruh mata pela!aran termasuk 

(10)

mulok ditamah !umlah !am untuk kegiatan pengemanagan diri.Waktu liur adalah "aktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pemela!aran ter!ad"al pada satuan  pendidikan yang dimaksud.

 &enetapan )alender &endidikan . &ermulaan tahuan pela!aran 2. (ari liur sekolah

3. &emerintah pusat ;pro8insi ;kaupaten;kota dapat menentukan hari liur serentak untuk  satuan-satuan pendidik.

4. )alender pendidikan untuk satuan pendidikan disusun oleh masing-masing satuan  pendidikan erdasarkan alokasi "aktu.

 !+ Silaus

erupakan pen!aaran standar kompetensi dan kompetensi dasar kedalam materi  pokok;pemela!aran,kegiatan pemela!aran,dan indikator pen'apaian kompetensi untuk   penilaian *BSN&,2009+.

k+ %en'ana &elaksanaan &emela!aran *%&&+

dalah ren'ana yang menggamarkan prosedur dan managemen pemela!aran untuk  men'apai satu atau leih kompetensi dasar yang ditetapkan dalam standar isi dan di!aarkan melalui silaus.$an digunakn seagai panduan guru dalam melaksanakan pemela!aran.

C. P!n!*+#n#n KTSP

1. H#-!-#/ P!n!*+#n#n KTSP

&engemangan )TS& sudah didahului dengan pengemangan kurikulum yang leih tinggi yaitu kurikulum tingkat nasional. &ada tingkat nasional, pengemangan kurikulum dilaksanakan dalam rangka mengemangkan Standar Nasional &endidikan, yang men'akup Standar #si dan Standar )ompetensi >ulusan. (asil pengemangan kurikulum tingkat nasional ini di!adikan seagai landasan dan a'uan dalam mengemangkan )TS&.

2. P$n"  "$n" "!n!*+#n#n KTSP

$alam pengemangan )TS& terdapat se!umlah prinsip yang perlu diperhatikan yaitu : . Berpusat pada potensi, perkemangan, keutuhan,dan kepentingan sis"a dan lingkungan 2. Beragam dan terpadu

3. Tanggap terhadap perkemangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni 4. %ele8an dengan keutuhan kehidupan

(11)

6. enyeluruh dan erkesinamungan 9. Bela!ar sepan!ang hayat

?. Seimang antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah 3. S/$#/! "!n!*+#n#n -%$-%%*

. elakukan sosialisasi )TS& kepada seluruh "arga sekolah

2. engadakan musya"arah antara kepala sekolah, tokoh masyarakat, dan pakar kurikulum untuk mengemangkan kurikulum

3. en'iptakan suasana kondusi  4. &enyiapan sumer ela!ar 

6. engemangkan dan men'iptakan disiplin peserta didik  9. &engemangan kemandirian kepala sekolah

?. emangun karakter guru

4. A%#n O"!$#on# P!n%%n#n KTSP . &eningkatan iman dan tak"a serta akhlak mulia

2. &eningkatan potensi, ke'erdasan dan minat sesuai tingkat perkemangan dan kemampuan sis"a

3. )eragaman potensi dan karakteristik daerah dan lingkungan 4. Tuntutan pemangunan daerah dan nasional

6. Tuntutan duina ker!a

9. &erkemangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni ?. gama

A. $inamika perkemangan gloal

. &ersatuan nasional dan nilai  nilai keangsaan 0. )ondisi sosial udaya masyarakat setempat . )esetaraan !ender 

2. )arakteristik satuan pendidikan 6. P$o! P!n%%n#n KTSP

&enyusunan )TS& men'akup komponen :

(12)

• &erumusan tu!uan pendidikan satuan pendidikan

• &engemangan dan penyusunan struktur dan muatan )TS& • &enyusunan kalender pendidikan

• &engemangan silaus • &engemangan %&&

Untuk itu diperlukan proses dan "aktu yang 'ukup pan!ang dalam mengemangkan kurikulum.

Sesuai komponen yang dikemangkan terseut, maka tahap  tahap yang harus dilakukan dalam mengemangkan )TS& adalah :

. enganalisis konteks

a. enganalisis potensi, kekuatan dan kelemahan yang ada di sekolah dan satuan pendidikan  . enganalisis peluang dan tantangan yang ada di masyarakat dan lingkungan sekitar 

'. engidentiikasi Standar #si dan Standar )ompetensi >ulusan seaga a'uan penyusunan )TS&

2. $ilakukan school review dan benchmarking  3. &enyusunan komponen )TS&

BAB III PENUTUP

$ari pemahasan materi diatas dapat ditarik kesimpulan :

 Bah"a )TS& adalah salah satu kurikulum operasional yang dikemangkan dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan.

 )TS& memerikan peluang dan kesempatan kepada pihak sekolah untuk erpartisipasi akti  dalam pengamilan kei!akan mengenai pengemangan dan penyelenggaraan pendidikan sehingga diharapkan memerdayakan semua potensi yang dimiliki.

 )TS& mempunyai 8isi-misi yang erlandaskan tu!uan pendidikan nasional demi ter"u!udnya 'ita-'ita,dengan memperhatikan keutuhan sis"a.

 &engemangan )TS& meliatkan seluruh komponen sekolah mulai dari kepala sekolah samapai tokoh masyarakat.

(13)

SARAN

 &erlunya peningkatan pemahaman dan moti8asi mahasis"a yang notaesnya 'alon guru dalam hal mempela!ari &engemangan )utikulum.

 &erlunya pemahan Guru dalam mempela!ari <&engemangan )urikulum Satuan &endidikan *)TS&+ < agar pemela!aran yang diperoleh sis"a sesuai dengan situasi dan kondisi dan sesuai yang diharapkan.

 &erlunya me"u!udkan tu!uan proses pendidikan dan pemela!aran yang menyeluruh dalam segi aspek aekti,psikomotorik dan kogniti sis"a agar proses pemela!aran kurikulum )TS& dapat men'apai tu!uan yang diharapkan dan diprogramkan.

http://galuh-galuhblog.blogspot.co.id/2010/12/makalah-teori-belajar-behavioristik.html

Referensi

Dokumen terkait

KTSP disusun dan dikembangkan sebagai berikut: (1) Pengembangan kurikulum mengacu pada Standar Nasional Pendidikan untuk mewujudkan Tujuan Pendidikan Nasional; (2) Kurikulum pada

Pengembangan dan penetapan kurikulum tingkat satuan pendidikan dilakukan dengan memperhatikan panduan penyusunan kurikulum tingkat satuan pendidikan dasar dan menengah yang

Sebagaimana ketentuan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP)

Hasil penilaian pemahaman guru biologi terhadap kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) di SMA Negeri kabupaten Kuansing tahun 2013 disajikan pada Tabel 5..

Kebijakan Dinas Pendidikan Kota Dan Kabupaten dalam membentuk jaringan kurikulum belum sepenuhnya sesuai dengan panduan mengembangkan jaringan kurikulum yang

Penyusunan kurikulum Sekolah Dasar Negeri Bedilan sebagai salah satu bentuk Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang dapat digunakan sebagai kurikulum operasional dalam

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) jenjang pendidikan dasar dan menengah dikembangkan oleh sekolah dan komite sekolah dengan berpedoman pada Standar

Hasil penilaian pemahaman guru biologi terhadap kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP) di SMA Negeri kabupaten Kuansing tahun 2013 disajikan pada Tabel