JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART. CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn) IHSG LQ

12 

Loading.... (view fulltext now)

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

Pa ge s | 1 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily Report

valbury

17 April 2012 PT Valbury Asia Securities

HEADLINES

JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART

Indikasi dari teknikal IHSG berpeluang menguat dalam pekan ini tercermin dari beberapa indikator menunjukan sinyal positif. Baik indicator MACD maupun Stochastic memberikan sinyal positif. Hal yang sama terlihat dari moving average jangka pendek menunjukan sinyel

JAKARTA INDICES STATISTICS

CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Bn)

IHSG 4146.581 -12.696 3747 3624.23

LQ-45 707.590 -4.692 1623 2412.71

MARKET REVIEW

MARKET

VIEW

Pelemahan bursa saham global dan regional pada perdagangan sebelumnya yang disebabkan oleh kondisi Spanyol, turut membawa sentimen negatif bagi bursa saham domestik. IHSG ditutup melemah sebesar 12,696 poin (0,305%) ke level 4.146,581 dari posisi sebelumnya pada level 4.159,277. Sejumlah bank Spanyol dikabarkan meminjam dalam jumlah besar kepada ECB yang mencerminkan sulitnya perbankan tersebut mencari pendanaan. Biaya pinjaman Spanyol juga naik ke level tertinggi pada tahun ini yang berpotensi untuk memicu terjadinya gagal bayar. Mayoritas bursa saham Asia juga ditutup melemah dimana indeks Nikkei 225 ditutup sebesar 167,35 poin (1,74%) ke level 9.470,64 dari posisi sebelumnya pada level 9.637,99 dan indeks Hang Seng ditutup melemah sebesar 90,4 poin (0,44%) ke level 20.610,64 dari posisi sebelumnya pada level 20.701,04. Bank of Korea memangkas target pertumbuhan ekonomi Korea Selatan menjadi 3,5% pada tahun 2012 atau lebih rendah dari ekspektasi sebelumnya pada level 3,7%. Sedangkan indeks harga konsumen diprediksi naik 3,2% atau lebih rendah dari prediksi sebelumnya sebesar 3,3%. Pemangkasan pertumbuhan ini dilakukan di tengah pergerakan harga minyak yang fluktuatif dan kecemasan mengenai krisis utang Eropa. Bursa saham Eropa mayoritas bergerak menguat di tengah kekhawatiran akan kondisi Spanyol. Para pemimpin Eropa akan melangsungkan pertemuan di Washington pada 20-22 April dengan salah satu tema pembicaraannya adalah penambahan sumber daya untuk mengatasi krisis yang masih terjadi di kawasan Eropa. Salah satunya adalah Spanyol yang tengah menghadapi kesulitan finansial sehingga berpotensi mengguncang pasar finansial. Hal ini terlihat dari beban biaya pinjaman Spanyol yang meningkat. Begitu juga terhadap kondisi Italia sehingga memicu kecemasan bahwa ada potensi kejatuhan pada perekonomian sejumlah negara Eropa. Sementara itu, imbal hasil lelang obligasi Spanyol kembali naik 2,5% menjadi 6,1% untuk tenor 10 tahun dan imbal hasil obligasi pemerintah Italia juga naik 1,7% menjadi 5,6%.

Pelaku pasar domestik pada hari ini akan mencermati sentimen-sentimen global yang diperkirakan dapat mempengaruhi bagi IHSG. Sinyalemen positif ke pasar mengenai Moody’s Investor Service menunda keputusan untuk memangkas atau tidaknya kredit rating sejumlah bank di Eropa. Sebelumnya sejumlah bank di Eropa telah bersiap-siap untuk pemangkasan rating besar-besaran oleh Moody’s Investors Service. Pasar masih sanksi terhadap lelang obligasi Spanyol yang akan dilakukan hari ini dan Kamis. Sebelumnya obligasi pemerintah Spanyol dengan tingkat maturitas 2,8 poin basis turun 6,015%. Spanyol menjadi kekhawatiran baru dalam perjuangan zona Eropa untuk menyelesaikan krisis hutangnya. Sementara itu, Pemerintah Spanyol berharap Bank Sentral Eropa (ECB) segera untuk mengambil langkah lebih untuk membendung krisis utang, terkait melonjaknya imbal hasil obligasi negara tersebut. Sementara itu data Maret lalu, menunjukan pinjaman perbankan Spanyol di ECB melonjak hampir 50%. Pasalnya, perbankan di negeri itu mengambil hampir sepertiga dari pinjaman jangka panjang yang ditawarkan untuk lembaga keuangan di kawasan Eropa. Kondisi ini semakin mencemaskan mengingat perbankan Spanyol hanya mengandalkan bantuan ECB. Sedangkan investor swasta tidak tertarik untuk memberikan pinjaman kepada perbankan Eropa yang negaranya memiliki posisi fiskal yang lemah. Kecemasan pasar semakin mendalam setelah keluar pernyataan anggota dari salah satu dewan ECB yang mengatakan bahwa tidak yakin ECB akan memberikan pinjaman serta ECB tidak akan melakukan pembelian terhadap obligasi Spanyol karena belum ada alasan kuat untuk melanjutkan pembelian obligasi. Pasar juga akan menantikan Pertemuan IMF pada akhir pekan ini untuk membahas kestabilan zona Eropa. Sedangkan sentimen positif dari Jepang bagi pasar, berkenaan dengan negara ini yang akan menyediakan dana terkait dengan rencana penambahan modal Dana Moneter Internasional (IMF). IMF beberapa hari lalu menyatakan membutuhkan penambahan dana tidak lebih dari US$500 miliar untuk meningkatkan daya bantuan dalam menanggulangi krisis utang Eropa. Pasar menunggu hasil dari, pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank senteral G-20 di Washington 19 April mendatang.

• CMNP membidik proyek pembangunan tol Serpong-Balaraja • TINS dapat pinjaman Rp 3 triliun

• BTEL akan melakukan penambahan modal tanpa HMETD • Dividen SMCB dibagi 25 Mei

• BBNI usulkan dividen 2011 sebesar 20% • APLN beli 55% Sumber Air Mas • Nilai aset SMGR meningkat 98% • INAF bidik kenaikan laba 94% • BRNA siapkan capex Rp 150 miliar • Laba KREN meningkat 500%

• JSMR optimis pendapatan IQ2012 naik 12% jadi Rp 1,292 triliun • PTBA tambang batu bara di Pranap miliki cadangan 367 juta ton • KRAS peroleh fasilitas pinjaman USD 200 juta atau ICBC dan CDB • KRAS lakukan revitasilasi di fasilitas produksi pada tahun ini • SMCB anggarkan capex 2012 USD 200 juta

• TLKM kerjasama dengan eBay kembangkan e-commerce • MASA rencana bangun pabrik ban di Kazakstan • GIAA incar pasar penerbangan ke Amerika Latin • CEKA targetkan kenaikan penjualan 10%-20% di 2012 • INAF rencana bangun 2 pabrik pada 2H2012

• SSIA jual lahan Rp1,38 triliun

• BAPA alokasikan dana akuisisi Rp150 miliar • MTLA bagi dividen Rp4.13/saham

Support level Resistance level Major trend Minor trend 4133/4120/4104 4162/4178/4191 Up Down

(2)

Pa ge s | 2 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research

Daily News

*

PT Valbury Asia Securities 17 April 2012

Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) memproyeksikan

tambang batu bara di Kecamatan Pranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, memiliki cadangan bau bara sebanyak 367 juta ton dengan sumber daya sekitar 792 juta ton. Potensi tambang batu bara Pranap bisa ditambang selama 40 tahun.

Timah (TINS) meraih fasilitas pinjaman dari bank lokal dan asing

yang dipimpin oleh Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Rakyat

Indonesia (BBRI) senilai total Rp3 triliun. Dana tersebut akan

digunakan untuk investasi, terutama akuisisi pertambangan batubara dan penambahan dua kapal keruk jenis bucket wheel dredge (BWD). Rencana terperincinya perseroan akan menggunakan dana ini untuk membiayai modifikasi 2 kapal keruk biasa menjadi bucket wheel dredge, penambahan 5 kapal asap dan akuisisi KP batubara. Untuk modifikasi kapal keruk, perseroan membutuhkan dana Rp 1 triliun. Modifikasi kapal adalah bagian dari peningkatan produksi menjadi 50 ribu MT dimana tahun lalu hanya mencapai 38,132 MT. Akuisisi KP batubara dalam hal ini masih dalam penjajakan.

Holcim Indonesia (SMCB) akan membagikan sisa dividen tunai

2011 sebesar Rp 32/saham pada 25 Mei 2012. Cum dan ex dividen di pasar reguler dan negosiasi 7-8 Mei dan pasar tunai 9-10 Mei.

Krakatau Steel (KRAS) memperoleh fasilitas pinjaman sebesar

USD 200 juta atau senilai Rp 1,8 triliun dari Industrial and Commercial Bank of China Ltd (ICBC) dan China Development Bank (CDB). Pinjaman tersebut untuk membangun pabrik baru di Cilegon, yaitu untuk mendanai pembangunan blast furnace di

tahun 2012. Blast furnace itu dikerjakan oleh perusahaan

kontraktor asal China, MCC-CERI bersama Krakatau Engineering. Pembangunan blast furnace dengan biaya USD 601 juta dan ditargetkan selesai pada tahun 2014. Selain berasal dari pinjaman perbankan China, pembangungan tersebut akan dibiayai dari pinjaman sindikasi perbankan dalam negeri sekitar USD 250 juta. Sementara sisanya, diambil dari kas internal perusahaan. Pabrik

baru atau blast furnace itu nantinya akan menambah kapasitas

produksi hot metal sebanyak 1,2 juta ton per tahun. Blast

furnace juga akan meningkatkan penyerapan bijih besi lokal dan bisa dikombinasikan dengan proyek kerjasama pembangunan smelter bijih besi KRAS bersama Aneka Tambang (ANTM). Pada tahun 2012 Krakatau Steel (KRAS) melakukan revitasilasi di sejumlah fasilitas produksinya guna mendorong pendapatan hingga 15% dari pencapaian di tahun 2011. Sejumlah revitalisasi tersebut antara lain peningkatan kapasitas produksi di pabrik iron making di direct reduction plant menjadi 1,74 juta ton dari kapasitas sebelumnya hanya 1,5 juta ton, peningkatan kapasitas produksi di smelter menjadi 2,1 juta ton dari kapasitas sebelumnya 2 juta ton. Kedua revitalisasi kapasitas produksi tersebut diharapkan selesai tahun 2012.

Holcim Indonesia (SMCB) menganggarkan belanja modal tahun

2012 sebesar USD 200 juta, sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan pabrik di Tuban, Jawa Timur. Sumber pendanaan belanja modal berasal dari pinjaman yang sudah diperoleh tahun 2011 dan sisanya dari dana internal.

Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) membidik proyek

pembangunan tol Serpong-Balaraja menyusul telah disetujuinya usulan pembangunan tol tersebut oleh pemerintah beberapa waktu lalu. Perseroan ingin menjadi pemegang saham mayoritas,

karena berencana ekspansi bisnis lebih besar ke depan. Selain itu karena melihat potensi dari sisi volume lalu lintas jika dibangun nanti. Ruas tersebut juga diharapkan akan terintegrasi dengan ruas tol yang akan diakuisisi perusahaan ke depan. Rencananya investor proyek akan tergabung dalam satu konsorsium dengan perusahaan lainnya yang juga tertarik menggarap tol tersebut. Untuk pembiayaan equity proyek kemungkinan baru akan dialokasikan pada tahun 2013. Namun jika progres tahun 2012 cepat, maka pendanaan akan dibiayai dari dana modal yang disiapkan perusahaan senilai Rp 1,9 triliun.

Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP) berencana

menggarap proyek infrastruktur terpadu untuk angkutan batubara senilai Rp 7 triliun-Rp 8 triliun di Sumatera Selatan. Saat ini perseroan tengah melakukan feasibility study (studi kelayakan) proyek tersebut.

Jasa Marga (JSMR) membukukan pendapatan sebesar Rp1,35

triliun untuk kuartal I/2012, naik 17% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,15 triliun. JSMR menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp5,4 triliun, naik 10,2% dari periode yang sama 2011 sebesar Rp4,9 triliun. Penggunaan e-Toll Card dari

Bank Mandiri (BMRI) telah membantu memangkas waktu

transaksi, yang berujung kenaikan volume lalu lintas tol sebesar 7%.

Jasa Marga (JSMR) optimis pendapatan kuartal I 2012 meningkat

12% YoY menjadi Rp 1,292 triliun dibanding Rp 1,154 tiliun pada 1Q 2011. Pertumbuhan itu didukung oleh kenaikan volume transaksi sebesar 3% per hari.

Jasa Marga (JSMR) segera menambah 642 karyawan baru dalam

rangka mengoptimalkan kerja di seluruh pintu tol yang dioperasikan. Hingga akhir Mei 2012 seluruh SDM baru siap bekerja.

Cita Mineral Investindo (CITA) menyuntik modal tambahan

kepada dua anak usahanya senilai total Rp157,5 miliar. PT Harita Prima Abadi mendapat suntikan Rp75 miliar dan PT Karya Utama Tambangjaya sebesar Rp82,5 miliar.

Multistrada Arah Sarana (MASA berencana membangun pabrik

ban berkapasitas 3 juta unit per tahun di Kazakstan dengan nilai investasi USD 300 juta.

Multistrada Arah Sarana (MASA) untuk me-recall sejumlah

produknya a.l Achilles Desert Hawk berukuran 235, 215, dan 225, serta Radar Radial RLT-9 yang berukuran 235. The National Highway Traffic Safety (NTHSA), otoritas yang bertanggungjawab atas keselamatan jalan raya di Amerika Serikat, meminta Multistrada untuk menarik 4 produk ban yang diproduksi dalam rentang waktu 30 Desember 2009 hingga 30 November 2010. Penarikan didasarkan pada hasil tes penilaian oleh The National Highway Traffic Safety (NTHSA) terhadap ban produksi MASA yang dilakukan dalam keadaan ekstrim yang menemukan adanya kemungkinan sidewall separation pada ban/tidak memenuhi standar keselamatan. Ban-ban tersebut digunakan untuk jenis light truck atau van. Menurut perseroan, tidak lolosnya ban yang diproduksi perseroan lebih karena perbedaan parameter lulus uji. Parameter yang digunakan oleh NTHSA berbeda dengan Indonesia dan negara-negara lain yang menjadi pasar perseroan. Menurut perseroan, nilai ban yang akan di-recall tak sampai seperempat dari seluruh ban yang dipasarkan MASA di Amerika Serikat,

(3)

Pa ge s | 3 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research sehingga penarikan tersebut tidak akan berpengaruh besar bagi

kinerja perseroan.

Garuda Indonesia (GIAA) mengincar pasar penerbangan ke

Amerika Latin melalui pembukaan rute Jakarta-Selandia Baru mulai awal tahun 2013. Sementara itu perseroan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan ke Amerika Latin apakah menggunakan jaringan aliansi global atau dilayani sendiri.

Cahaya Kalbar (CEKA) menargetkan kenaikan penjualan berkisar

10%-20% menjadi Rp 1,36 triliun-Rp 1,49 triliun di 2012 dari realisasi penjualan pada 2011 sebesar Rp 1,24 triliun.

Indofarma (INAF) menetapkan target laba bersih tahun ini

sebesar Rp 70 miliar atau meningkat 94% dibandingkan 2011 senilai Rp 36 miliar. Peningkatan laba tersebut akan ditopang oleh efisiensi. Kenaikan laba juga akan didukung oleh penetrasi pasar domestik dan ekspor. Adapun pendapatan tahun ini diproyeksi tumbuh 25% menjadi Rp 1,5 triliun dibandingkan 2011 sebesar Rp 1,2 triliun. Untuk mendukung pertumbuhan tersebut, perseroan menyiapkan belanja modal sebesar Rp 100 miliar.

Indofarma (INAF) berencana membangun 2 pabrik pada

semester II 2012. Pembangunan pabrik tersebut untuk mendukung efisiensi dan pertumbuhan penjualan di tahun mendatang.

Berlina (BRNA) menganggarkan belanja modal sebesar Rp

100-150 miliar tahun ini. Dana itu digunakan untuk penambahan kapasitas produksi, perluasan pabrik di Indonesia, dan revitalisasi mesin-mesin lama.

Kresna Graha Sekurindo (KREN) memperkirakan pertumbuhan

laba bersih sebesar 500% menjadi Rp 26 miliar pada kuartal I-2012. Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh realisasi ekspansi bisnis tahun lalu, seperti penambahan kantor cabang dan jaringan ke berbagai daerah.

Manajemen emiten konstruksi Total Bangun Persada (TOTL) menyatakan telah mengantisipasi kenaikan harga barang material konstruksi sehingga target perolehan laba bersih pada tahun ini tidak terganggu.

Surya Semesta Internusa (SSIA) menjual lahan kawasan

industry pada kuartal I/2012 senilai USD 54,5 juta (Rp499,98 triliun). Total nilai buku kontrak yang telah dilakukan perseroan hingga Maret 2012 mencapai 170 hektare senilai USD 150,5 miliar.

Bekasi Asri Pemula (BAPA) akan mengakuisisi beberapa proyek

property tahun ini dengan alokasi dana sekitar Rp150 miliar. Dana tersebut akan dipenuhi dari kas internal dan pinjaman perbankan. Proses akuisisi diharapkan dapat terealisasi pada kuartal II atau III 2012.

Agung Podomoro Land (APLN) telah melakukan perjanjian jual

beli pada 12 April 2012 lalu dalam rangka pengambilalihan saham sebanyak 55% dalam Sumber Air Mas Pratama, yang berkedudukan di Karawang. Sumber Air Mas menguasai 350 ha lahan di kabupaten Karawang.

Summarecon Agung (SMRA) mengumumkan peningkatan nilai

aset bersih (NAV) sebesar 98% menjadi Rp 3.140/saham dari Rp 1.628/saham. Perseroan memiliki cadangan lahan sebesar 1.230 ha senilai Rp 19,6 triliun.

Metropolitan Land (MTLA) berencana membagikan dividen

tahun buku 2011 senilai total Rp31,32 miliar. Jumlah tersebut sebesar 20% dari laba bersih tahun lalu atau sekitar

Rp4.13/saham.

Metropolitan Land (MTLA) telah mengkaji sejumlah lokasi

pembangunan budget hotel yang dinamakan @HOM Hotel. Dua

lokasi yang telah disiapkan yakni Tasikmalay dan Cirebon. MLTA berencana meningkatkan pendapatan recurring (berulang) dengan membangun 4-5 budget hotel. Kredit senilai Rp400 miliar dapat diterima dari Bank Mandiri (BMRI) pada semester I/2012. Kementerian BUMN menyatakan setoran dividen bank BUMN kepada pemerintah akan ditentukan oleh sebuah tim. Setoran dividen bank ke pemerintah harus melihat beberapa faktor. Sementara itu, Bank Mandiri (BMRI) bersama dengan Bank

BUMN lain menginginkan dividen pay out ratio sebesar

20% atau turun 15% dari setorannya ke pemerintah tahun lalu.

Bank Mandiri (BMRI) mencatat penjualan e-Toll Card sudah

mencapai 693 ribu atau meningkat 239% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya hingga akhir Maret. Sementara jumlah transaksi mencapai 4,8 juta per bulan, meningkat 300% dari jumlah transaksi pada periode Maret 2011 yang tercatat sebanyak 1,2 juta transaksi.

Bank Mandiri (BMRI) menyiapkan belanja modal untuk

pengembangan e-toll card dan e-toll pass seniali Rp50 miliar.

Alokasi tersebut diperuntukkan membeli 20.000 ton on-board unit (OBU) e-toll pass dan 50 sensor e-toll pass.

Penyaluran kredit Bank Mandiri (BMRI) hingga kuartal I-2012 diperkirakan mencapai Rp324,8 triliun atau tumbuh 29% dibandingkan periode sama tahun 2011 yang tercatat sebesar Rp251,8 triliun. Pertumbuhan tersebut ditopang oleh semua segmen kredit perseroan. Di sepanjang 2012, perseroan menargetkan penyaluran kredit tumbuh sekitar 20%-22%.

Bank Negara Indonesia (BBNI) mengajukan permohonan resmi

kepada Kementerian BUMN untuk pengurangan rasio pembagian dividen menjadi 20% dari tahun lalu sebesar 30%. Jika disetujui, dividen yang dibayarkan akan mencapai Rp1,16 triliun mengingat laba bersih perseroan 2011 sebesar Rp5,81 triliun. Usulan dividen 20% tersebut juga mempertimbangkan CAR perseroan. Hingga kuartal I-2012, kredit perseroan diperkirakan mengalami kenaikan sekitar 0,7%.

XL Axiata (EXCL) menargetkan untuk menambah 6.000 BTS

(Base Tranceiver Station) sepanjang tahun 2012. Rencana penambahan tower itu sejalan dengan target XL Axiata untuk memiliki lebih dari 30.000 BTS pada 2012. Perseroan telah menyiapkan dana Rp 4,8 triliun untuk investasi pembangunan BTS tersebut. Investasi yang telah disediakan untuk pembangunan tower itu diperoleh dari 60% capex perusahaan di tahun 2012 yang sebesar Rp 8 triliun. Saat ini perseroan telah memiliki 28.000 BTS dan menargetkan total 34.000 BTS untuk 2012.

Bakrie Telecom (BTEL) berencana menambah modal tanpa

HMETD dengan melakukan penerbitan sebanyak-banyaknya 2.848.241.000 saham biasa seri B. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB pada 19 April 2012. Dana yang diperoleh akan digunakan sekitar 24,4% untuk pembayaran sebagian dari utang pokok obligasi BTEL I tahun 2007, sekitar 26,2% dalam bentuk saham baru akan digunakan untuk melakukan transaksi pembelian atau 35% dari seluruh saham STI (Sampoerna Telekomunikasi Indonesia) yang telah ditempatkan dan disetorkan penuh, dan sekitar 49,4% untuk kebutuhan belanja modal dan modal kerja.

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) bekerjasama dengan eBay

(4)

Pa ge s | 4 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research perusahaan patungan bernama PT MetraPlasa, dimana eBay

membeli 40% saham PT Multimedia Nusantra (Metra), anak usaha TLKM. Metra adalah pemilik situs plasa.com.

Telekomunikasi Indonesia (TLKM) akan memasarkan layanan

berbasis video on demand pada pekan ini. Layanan baru tersebut dinamakan Groovia Light, yakni layanan video yang bisa digunakan dari beragam platform dari computer dan mobile. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) memberikan peringkat idA+ untuk rencana penerbitan obligasi Global Mediacom (BMTR) senilai Rp1 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa perseroan memiliki kapasitas yang kuat untuk memenuhi kewajiban jangka panjang. Penerbitan obligasi akan direalisasikan awal bulan depan. Lima perusahaan akan menerbitkan surat utang syariah pada semester I/2012 dengan total nilai Rp2 triliun. Kelima emiten tersebut adalah Bank Muamalat, Indosat (ISAT), Adhi Karya (ADHI), Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP), dan Mayora

Indah(MYOR).

Minyak CPO asal Indonesia dibebaskan dari larangan ekspor ke Eropa dengan persyaratan agar memperhatikan aspek lingkungan dalam produksi. Selain itu Eropa juga akan menyediakan bantuan senilai EUR10 juta untuk rebranding perlestarian lingkungan hidup dalam industri CPO.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah menyiapkan

penggabungan perusahaan farmasi milik negara ke dalam

satu induk (holding). Dengan penyatuan tersebut diharapkan pelayanan obat-obatan kepada masyarakat menjadi lebih baik.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan

realisasi produksi batu bara nasional hingga kuartal I 2012 mencapai 90 juta ton, naik 49,5% dibandingkan

realisasi produksi periode yang sama tahun 2011 sebanyak 60,2 juta ton. Kenaikan itu seiring dengan peningkatan produksi dari para pelaku tambang serta adanya tambang-tambang baru yang mulai berproduksi.

(5)

Pa ge s | 5 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Market

Data

PT Valbury Asia Securities 17 April 2012

COMMODITIES

DUAL LISTING

DESCRIPTION PRICE (USD) CHANGE DESCRIPTION PRICE (USD) PRICE (IDR) CHANGE (IDR)

CRUDE OIL (US$) / BARREL 102.93 0.10 TLKM (US) 33 7,525 -48 NATURAL GAS (US$) / mmBtu 2.02 0.03 ISAT (US) 28 6,372 -133

GOLD (US$) / OUNCE 1651.88 -6.28 ANTM (GR) 0.15 1,710 -24

NICKEL (US$) / MT 17505.00 -805.00 BLTA (SP) 0.03 190 0

TIN (US$) / MT 21400.00 -805.00

COAL (NEWC) (US$) / MT * 102.40 -3.15

COAL (RB) (US$) / MT* 102.57 -0.94

CPO (ROTH) (US$) / MT 1160.00 -25.00

CPO (MYR) / MT 3539.50 -8.50

Rubber (MYR/Kg) 1191.00 -9.50 Pulp (BHKP) (US$) / per ton 758.75 2.91

* weekly

GLOBAL INDICES VALUATION

PRICE CHANGE PER (X) PBV (X) MARKET CAP

COUNTRY INDICES

17-Apr-12 % Day % YTD 2011E 2012F 2011E 2012F (USD Bn)

USA DOW JONES INDUS. 12921.41 0.56 5.76 12.33 11.14 2.52 2.26 3,871.3

USA NASDAQ COMPOSITE 2988.40 -0.76 14.71 15.93 13.40 3.43 1.07 4,802.5 ENGLAND FTSE 100 INDEX 5666.28 0.26 1.69 10.07 9.15 1.78 1.40 1,210.7 CHINA SHANGHAI SE A SH 2468.76 -0.09 7.15 9.92 8.49 1.97 1.32 2,534.3

CHINA SHENZHEN SE A SH 992.76 -0.17 9.47 16.51 13.09 2.93 2.10 1,147.3 HONG KONG HANG SENG INDEX 20610.64 -0.44 11.81 10.44 9.40 1.73 1.22 1,509.6

INDONESIA JAKARTA COMPOSITE 4146.58 -0.31 8.49 14.11 12.08 4.17 2.51 396.7

JAPAN NIKKEI 225 9472.63 0.12 12.14 14.66 11.93 1.25 1.06 2,274.6

MALAYSIA KLCI 1597.51 -0.35 4.36 14.79 13.34 2.54 2.01 272.7

SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 2992.12 0.14 13.07 13.94 12.32 1.67 1.26 389.6

FOREIGN EXCHANGE

DESCRIPTION RATE (IDR) CHANGE DESCRIPTION RATE (USD) CHANGE

USD/IDR 9,188.13 11.13 1000 IDR/ USD 0.11 -0.0001

EUR/IDR 11,957.93 -112.07 EUR / USD 1.31 -0.0023

JPY/IDR 113.86 0.70 JPY / USD 80.44 0.0320

SGD/IDR 7,338.02 -19.54 SGD / USD 1.25 0.0024

AUD/IDR 9,504.08 -25.93 AUD / USD 1.03 -0.0012

GBP/IDR 14,549.86 -62.28 GBP / USD 1.59 -0.0008

CNY/IDR 1,454.91 -1.07 GBP / USD 6.32 0.0124

MYR/IDR 2,999.72 4.77 MYR / USD 3.06 -0.0045

KRW/IDR 8.07 0.00 100 KRW / USD 11.38 -0.0038

CENTRAL BANK RATE

INTERBANK LENDING RATE

DESCRIPTION COUNTRY RATE (%) DESCRIPTION COUNTRY RATE (%)

FED Rate (%) US 0.25 JIBOR (IDR) Indonesia 3.99

BI Rate (%) Indonesia 5.75 LIBOR (GBP) England 0.69

ECB Rate (%) Euro 1.00 SIBOR (USD) Singapore 0.25

BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.18

BOE Rate (%) England 0.50 Z TIBOR (YEN) Japan 0.18

(6)

Pa ge s | 6 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

17 April 2012

INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS

SBI

DESCRIPTION MAR’12 FEB’12 DESCRIPTION RATE (%)

Inflation YTD % 0.88 0.81 SBI (1M) 6.26

Inflation YOY % 3.97 3.56 SBI (3M) n/a

Inflation MOM % 0.07 0.05 SBI (6M) 6.08

Foreign Reserve (USD Bn) 110.49 112.22 GDP (IDR Bn) 1,921,560 1,921,560

BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR

DATE AGENDA EXPECTATION

17 Apr* US Industrial Production Naik menjadi 0.3% dari 0.0% 17 Apr* US Capacity Utilization Turun menjadi 78.4% dari 78.7% 17 Apr* US Housing Starts Naik menjadi 700 ribu dari 689 ribu 19 Apr* US Initial Jobless Claims Turun menjadi 370 ribu dari 380 ribu 19 Apr* US Existing Home Sales Naik menjadi 4.62 juta dari 4.59 juta 19 Apr* US Leading Indicators Turun menjadi 0.2% dari 0.7% Ket: (*) US time (^) Tentative

LEADING MOVERS

LAGGING MOVERS

STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt STOCK PRICE CHANGE (%) INDEX pt

SMMA IJ 3975 16.06 3.92 ASII IJ 73550 -1.01 -3.47 HERO IJ 5550 11.56 2.16 BBCA IJ 7850 -1.26 -2.79 BBRI IJ 7050 0.71 1.40 INTP IJ 18150 -3.46 -2.73 GGRM IJ 59950 0.93 1.21 BYAN IJ 17250 -3.63 -2.48 BRAU IJ 550 5.77 1.20 UNTR IJ 30100 -1.63 -2.13 SMCB IJ 2600 4.00 0.88 SMGR IJ 12100 -1.63 -1.36 IMAS IJ 17600 2.92 0.79 BMRI IJ 6950 -0.71 -1.32 BDMN IJ 6300 0.80 0.54 UNVR IJ 18850 -0.79 -1.31 GIAA IJ 650 3.17 0.52 BSDE IJ 1330 -4.32 -1.20 ENRG IJ 185 6.32 0.51 BBNI IJ 3875 -1.27 -1.06

(7)

Pa ge s | 7 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Corporate Info

PT Valbury Asia Securities 17 April 2012

DIVIDEND

STOCK DPS (IDR) STATUS CUM DATE EX DATE RECORDING PAYMENT

EMTK 35.00 Cash Dividend TBA TBA TBA TBA

SDRA 11.00 Cash Dividend 10-Apr-12 11-Apr-12 13-Apr-12 27-Apr12

IGAR 75.00 Cash Dividend 13-Apr-12 16-Apr-12 18-Apr-12 02-May-12

BJBR 61.07 Cash Dividend 17-Apr-12 18-Apr-12 20-Apr-12 04-May-12

BDMN 104.43 Cash Dividend 19-Apr-12 20-Apr-12 24-Apr-12 08-May-12 PTRO $0.0209 Cash Dividend 20-Apr-12 23-Apr-12 25-Apr-12 07-May-12

EXCL 130.00 Cash Dividend 20-Apr-12 23-Apr-12 25-Apr-12 09-May-12

BBRI 122.28 Cash Dividend 26-Apr-12 27-Apr-12 01-May-12 15-May-12

ITMG 2506.00 Cash Dividend 27-Apr-12 30-Apr-12 02-May-12 15-May-12

CORPORATE ACTIONS

STOCK ACTION RATIO EXC. PRICE (IDR) CUM DATE EX DATE TRADING PERIOD

SUGI Rights Issue 3:180 100 TBA TBA TBA

BBLD Stock Bonus 500:73 -- TBA TBA TBA

RAJA Rights Issue 500:250 677 TBA TBA TBA

SMDM Stock Split 318:500 TBA TBA TBA TBA

ITTG Rights Issue 2:5 104 06-Apr-12 09-Apr-12 13 Apr - 20 Apr’12 TRIO Rights Issue (A) 500:106 (B) 500:35 800-860 27-Apr-12 30-Apr-12 04 May - 10 May’12 NISP Rights Issue 500:107 1000 29-May-12 30-May-12 05 Jun - 11 Jun’12

GENERAL MEETING

EMITEN AGM/EGM DATE AGENDA

TMPO RUPST 17-Apr-12 AALI RUPST 17-Apr-12 AGRO RUPST 18-Apr-12 BBNI RUPST 18-Apr-12 ROTI RUPST 19-Apr-12 AUTO RUPST 19-Apr-12 MERK RUPST 19-Apr-12 BBTN RUPST 19-Apr-12 BNII RUPST/LB 19-Apr-12 BTEL RUPSLB 19-Apr-12 TINS RUPST 19-Apr-12 ARNA RUPST 20-Apr-12 UNTR RUPST 20-Apr-12 TRIO RUPST/LB 20-Apr-12 ABDA RUPST/LB 20-Apr-12 BMRI RUPST 23-Apr-12 ERTX RUPST 23-Apr-12 TCID RUPST 24-Apr-12 FPNI RUPST 25-Apr-12 RAJA RUPSLB 25-Apr-12 TBIG RUPST/LB 25-Apr-12 ASGR RUPST 25-Apr-12 INCO RUPST 25-Apr-12 MKPI RUPST 26-Apr-12

(8)

Pa ge s | 8 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Technical Analysis

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

PT Valbury Asia Securities 17 April 2012

BBRI

TRADING BUY

S1

6983

R1

7183 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

6783

R2

7283

Closing

Price 7050

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi negatif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp7000– Rp7300 • Entry Rp7050, take Profit Rp7300

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 77.3 positif

MACD +16.1 positif

True Strength Index (TSI) +24.6 Positif Bollinger Band (Mid) 6907 Positif

MA5 6970 Positif 6,000 6,200 6,400 6,600 6,800 7,000 7,200 7,400

December 2012 February March April

BBRI - Daily 4/16/2012 Open 7000, Hi 7050, Lo 6950, Close 7050 (0.7%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 6,545.60, Fractal Up = 7,150.00, Fractal Down = 6,800.00, MA(Close,5)= 6,970.00, MA1(Close,8)= 6,968.75,

6,968.75 6,907.5 6,800 6,545.6 6,970 7,050 7,150 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BBRI - Stochastic %D(5,3,3) = 77.25, Stochastic %K = 100.00, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

77.2487 77.2487 20 80 100 100 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 0.0 BBRI - MACD (6,9) = 16.06, Signal() = 13.27

13.2737 16.0581 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 BBRI - TSI(3,5,3) = 24.58 12.3341 0.00000 24.5815

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

PTBA

TRADING BUY

S1

18867

R1

19217 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

18417

R2

19567

Closing

Price 19000

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp18850 – Rp19550 • Entry Rp19000, take Profit Rp19550

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 17.3 positif

MACD -211.8 positif

True Strength Index (TSI) -75.3 positif Bollinger Band (Mid) 20090 negatif

MA5 19260 negatif 16,000 17,000 18,000 19,000 20,000 21,000

December 2012 February March April

PTBA - Daily 4/16/2012 Open 19000, Hi 19100, Lo 18850, Close 19000 (0.5%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 21,016.59, Fractal Up = 20,600.00, Fractal Down = 18,650.00, MA(Close,5) = 19,260.00, MA1(Close,8) =

19,631.3 19,260 19,000 18,650 20,090 20,600 21,016.6 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 PTBA - Stochastic %D(5,3,3) = 17.31, Stochastic %K = 17.14, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

17.3118 17.1429 17.1429 17.3118 20 80 -180.0 -120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 180.0 240.0 0.0 PTBA - MACD (6,9) = -211.81, Signal() = -191.52

-211.81 -191.519 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 PTBA - TSI(3,5,3) = -75.31 -69.3563 -75.313 0.00000

(9)

Pa ge s | 9 of 12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

17 April 2012

BUMI

TRADING BUY

S1

2058

R1

2233 TREND GRAFIK Major

DOWN

Minor

UP

S2

1883

R2

2305

Closing

Price 2575

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area jenuh jual • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp2050– Rp2225 • Entry Rp2100, take profit Rp2225

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 15.0 positif

MACD -39.4 positif

True Strength Index (TSI) -82.2 positif Bollinger Band (Mid) 2321 positif

MA5 2130 positif 1,900 2,000 2,100 2,200 2,300 2,400 2,500 2,600

December 2012 February March April

BUMI - Daily 4/16/2012 Open 2050, Hi 2125, Lo 2050, Close 2100 (0.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 2,508.87, Fractal Up = 2,425.00, Fractal Down = 2,300.00, MA(Close,5) = 2,130.00, MA1(Close,8) = 2,200.00,

2,300 2,200 2,130 2,100 2,321.25 2,425 2,508.87 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BUMI - Stochastic %D(5,3,3) = 14.95, Stochastic %K = 18.33, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

18.3333 14.9495 14.9495 18.3333 20 80 -40.0 -30.0 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 0.0 BUMI - MACD (6,9) = -39.40, Signal() = -37.88

-39.4012 -37.8763 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BUMI - TSI(3,5,3) = -82.21 -76.697 -82.2135 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

BTPN

TRADING BUY

S1

3550

R1

3650 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

3450

R2

3700

Closing

Price 3575

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp3550– Rp3700 • Entry Rp3575, take profit Rp3700

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 20.8 positif

MACD -4.2 positif

True Strength Index (TSI) -21.9 positif Bollinger Band (Mid) 3595 negatif

MA5 3590 positif 3,100 3,200 3,300 3,400 3,500 3,600 3,700 3,800 3,900

December 2012 February March April

BTPN - Daily 4/16/2012 Open 3550, Hi 3600, Lo 3500, Close 3575 (0.0%) Auto Trading System(0.019,0.019)= 3,450.14, Fractal Up = 3,700.00, Fractal Down = 3,500.00, MA(Close,5)= 3,590.00, MA1(Close,8)= 3,603.13

3,590 3,575 3,500 3,450.14 3,595 3,603.13 3,700 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BTPN - Stochastic %D(5,3,3) = 20.83, Stochastic %K = 12.50, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

20 12.5 12.5 20.8333 20.8333 80 -30.0 -20.0 -10.0 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 0.0 BTPN - MACD (6,9) = -4.19, Signal() = -2.48 -4.19109 -2.48445 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 BTPN - TSI(3,5,3) = -21.87 -16.0508 -21.8665 0.00000

(10)

Pa

ges

| 1

0 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

17 April 2012

ELTY

TRADING BUY

S1

114

R1

119 TREND GRAFIK Major

UP

Minor

UP

S2

109

R2

124

Closing

Price 117

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart menunjukan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area lower band

Prediksi • Trading range Rp115– Rp124 • Entry Rp117, take Profit Rp123

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 29.8 positif

MACD -1.1 positif

True Strength Index (TSI) +36.8 positif Bollinger Band (Mid) 123 negatif

MA5 116 positif 90.0 100.0 110.0 120.0 130.0 140.0

December 2012 February March April

ELTY - Daily 4/16/2012 Open 115, Hi 119, Lo 114, Close 117 (0.0%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 136.89, Fractal Up = 129.00, Fractal Down = 111.00, MA(Close,5) = 116.00, MA1(Close,8) = 118.00, MA2(Close,20)

118 117 116 111 122.85 129 136.894 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 ELTY - Stochastic %D(5,3,3) = 29.77, Stochastic %K = 43.74, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

29.7727 29.7727 20 43.7374 43.7374 80 -1.20 -0.60 0.00 0.60 1.20 1.80 2.40 0.00 ELTY - MACD (6,9) = -1.12, Signal() = -1.25

-1.24797 -1.12199 -80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 ELTY - TSI(3,5,3) = -36.83 -36.8309 -48.3757 0.00000

Created with AmiBroker - adv anced charting and technical analy sis sof tware. http://www.amibroker.com

DGIK

TRADING BUY

S1

90

R1

95 TREND GRAFIK Major UP Minor

UP

S2

85

R2

100

Closing

Price 91

Ulasan

• MACD line dan signal line indikasi positif • Stochastics fast line & slow indikasi positif • Candle chart indikasikan sinyal positif • RSI indikasi uptrend dalam area netral • Harga berada dalam area upper band

Prediksi • Trading range Rp90– Rp100 • Entry Rp91, take Profit Rp98

INDIKATOR Posisi Sinyal

Stochastics 63.5 positif

MACD +0.2 positif

True Strength Index (TSI) +57.6 positif Bollinger Band (Mid) 89 positif

MA5 88 positif 84.0 90.0 96.0 102.0 108.0

December 2012 February March April

DGIK - Daily 4/16/2012 Open 88, Hi 93, Lo 87, Close 91 (3.4%) Auto Trading System(0.019,0.019) = 100.29, Fractal Up = 88.00, Fractal Down = 85.00, MA(Close,5) = 88.00, MA1(Close,8) = 87.63, MA2(Close,20) = 88.80

88 88 87.625 85 88.8 91 100.285 0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 DGIK - Stochastic %D(5,3,3) = 63.49, Stochastic %K = 62.70, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00

62.6984 62.6984 20 63.4921 63.4921 80 -0.50 0.00 0.50 1.00 1.50 0.00 DGIK - MACD (6,9) = 0.16, Signal() = -0.06

-0.057181 0.160719 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 DGIK - TSI(3,5,3) = 57.64 17.3274 0.00000 57.6425

(11)

Pa

ges

| 1

1 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

Trading View

PT Valbury Asia Securities 17 April 2012

these recommendations based on technical and only intended for one day trading

Price Support Resistance Indicators 1 Month

Ticker Rec

16/04/12 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc * MA5* High Low

AGRICULTURE

AALI Trading Buy 23050 23050 22450 22466 22883 23233 23683 Positif Negatif Positif 23750 18500 LSIP Trading Buy 3075 3075 3225 2875 3025 3225 3425 Positif Negatif Positif 3150 2600 SGRO Trading Sell 3500 3500 3425 3425 3475 3525 3575 Negatif Negatif Negatif 3675 3350

MINING

BUMI Trading Buy 2100 2100 2225 1883 2058 2233 2305 Negatif Positif Negatif 2475 2025 PTBA Trading Buy 19000 19000 19550 18417 18867 19217 19567 Positif Positif Negatif 21100 18650 ADRO Trading Buy 1820 1820 1860 1777 1807 1837 1867 Positif Positif Negatif 1980 1800 MEDC Trading Buy 2075 2075 2200 1950 2050 2150 2250 Positif Positif Negatif 2350 1990 INCO Trading Sell 3175 3175 3100 3092 3142 3192 3242 Negatif Negatif Negatif 3625 3125 ANTM Trading Sell 1710 1710 1660 1657 1697 1737 1777 Negatif Negatif Negatif 1950 1740 TINS Trading Buy 1750 1750 1790 1700 1730 1760 1790 Positif Positif Negatif 1960 1730

BASIC INDUSTRY AND CHEMICALS

SMGR Trading Buy 12100 12100 12450 11833 12033 12233 12433 Positif Positif Positif 12650 11050 INTP Trading Buy 18150 18150 18600 17283 17933 18583 19233 Positif Positif Negatif 18800 17000 SMCB Trading Buy 2600 2600 2750 2392 2517 2642 2767 Positif Negatif Positif 2575 2300

MISCELLANEOUS INDUSTRY

ASII Trading Buy 73550 73550 74250 71950 73100 74250 75400 Negatif Negatif Negatif 77100 68750 GJTL Trading Sell 2525 2525 2450 2458 2508 2558 2608 Positif Negatif Negatif 2850 2500

CONSUMER GOODS INDUSTRY

INDF Trading Sell 4675 4675 4575 4567 4642 4717 4792 Negatif Negatif Negatif 5200 4675 GGRM Trading Buy 59950 59950 61000 58217 59267 60317 61367 Positif Negatif Positif 59750 51400 UNVR Trading Sell 18850 18850 18700 18700 18800 18900 19000 Negatif Negatif Negatif 20750 18600 KLBF Trading Sell 3475 3475 3325 3333 3433 3533 3633 Negatif Negatif Negatif 3675 3375

PROPERTY, REAL ESTATE AND BUILDING CONSTRUCTION

BSDE Trading Sell 1330 1330 1230 1233 1303 1373 1443 Negatif Negatif Negatif 1450 1120 ELTY Trading Buy 117 117 123 109 114 119 124 Positif Positif Positif 135 111 WIKA Trading Sell 910 910 870 870 900 930 960 Negatif Negatif Positif 950 730 ADHI Trading Buy 880 880 920 833 863 893 923 Positif Negatif Positif 880 700

INFRASTRUCTURE, UTILITIES & TRANSPORTATION

PGAS Trading Sell 3575 3575 3550 3542 3567 3592 3617 Positif Negatif Negatif 3850 3525 JSMR Trading Buy 4975 4975 5200 4800 4950 5100 5250 Positif Positif Negatif 5200 4625 ISAT Trading Buy 5150 5150 5300 5000 5100 5200 5300 Positif Negatif Positif 5600 4975 TLKM Trading Sell 7600 7600 7500 7517 7567 7617 7667 Negatif Negatif Positif 7700 6700 CMNP Trading Sell 2225 2225 2100 2117 2192 2267 2342 Positif Negatif Positif 2275 1900

FINANCE

BMRI Trading Buy 6950 6950 6750 7100 6883 7033 7183 Positif Positif Negatif 7100 6350 BBRI Trading Buy 7050 7050 7300 6783 6983 7183 7283 Positif Positif Positif 7150 6400 BBNI Trading Buy 3875 3875 3950 3808 3858 3908 3958 Positif Positif Negatif 4225 3625 BBCA Trading Sell 7850 7850 7650 7650 7800 7950 8100 Negatif Negatif Negatif 8250 7450 BDMN Trading Buy 6300 6300 6450 6133 6233 6333 6433 Negatif Positif Positif 6900 4250

TRADE, SERVICES & INVESTMENT

UNTR Trading Buy 30100 30100 30900 29400 29900 30400 30900 Negatif Negatif Negatif 33400 28800 MPPA Trading Buy 910 910 940 877 897 917 937 Positif Negatif Positif 950 840 Support and resistance for short term only by using;

Pivot Point, and/or

Standard deviation (risk level)

Description; *) Stochastics

(12)

Pa

ges

| 1

2 of

12

Disclaimer: This report is compiled and contained from sources believed to be reliable, but its accuracy and completeness are not guaranteed. This is not a solicitation to buy or sell of any securities. None of PT. Valbury Asia Securities or their respective employees and agents makes any representation or warranty or accepts any responsibility or liability as to, or in relation to, the accuracy or completeness of the information and opinions contained in this report or opinions remaining unchanged after the issue thereof.

valbury

Research 

RESEARCH TEAM

VP Research & Analysis Nico Omer Jonckheere

Head of Research Alfiansyah Alfiansyah@valbury.com Research Analyst Reny Susanti reny.susanti@valbury.com Michael Handisurya michael.handisurya@valbury.com Budi Rustanto budi.rustanto@valbury.com Winny Rahardja winny.rahardja@valbury.com Research Support Selly Handayani selly.handayani@valbury.com

PT. VALBURY ASIA SECURITIES (Member of Indonesia Stock Exchange) Menara Karya bldg 10th Floor. Jl. HR. Rasuna Said Blok X-5, Kav. 1-2, Jakarta 12950

Telp : +6221- 255 33 600 (H), Fax : +6221- 255 33 662, E-mail : valburyriset@bloomberg.net

www.vas.co.id BRANCH OFFICES

JAWA

JAKARTA , Wisma Valbury Asia, Jl. Pluit Putra Raya No. 2, Jakarta 14450, (021) 669-2119

JAKARTA , Jl. Kencana Utama II Blok M8 No. 32 C, Puri Indah, Jakarta Barat. (021) 5835 6938 JAKARTA , Komplek Rukan Kelapa Gading Square, Blok D No. 028, Kelapa Gading, (021) 4586-7377,

JAKARTA , Gedung Niaga Mediterania (GNM), Blok M8L Pantai Indah Kapuk ,(021) 5596-4533 SURABAYA, Menara Mandiri, Lantai 7, Jl. Basuki Rakhmat No. 8A - 12A, (031) 295-5788

MALANG, Jl. Pahlawan Trip No. 7, (0341) 585-888

BANDUNG, Jl. Diponegoro No. 40, Bandung, (022) 872-55800

SEMARANG, Candi Plaza Building, Lantai Dasar, Jl. Sultan Agung No. 90-90A(024) 850-1122

YOGYAKARTA, Jl. Magelang KM 5.5 No. 75, (0274) 623-111 SOLO, Jl.Slamet Riyadi No.88, Solo, (0271) 632-888

BALI

DENPASAR, Komplek Teuku Umar Indah Blok 7, Jl. Teuku Umar No. 2-4, Denpasar – Bali 80114 (0361) 225-229

SUMATERA

MEDAN, Gedung Uniplaza Lt. 3, East Tower, Jl. M. T. Haryono No. A1, (061) 455-4635

PADANG, Jl. M. H. Thamrin No. 1 Petak 5 (0751) 841-888

PEKANBARU, Jl. Tuanku Tambusai Komplek CNN Blok A No. 3 (0761) 839-393 (0761) 839-313 KALIMANTAN

PONTIANAK, Jl. Tanjungpura No. 261, Pontianak (0561) 733-299, (0561) 735-468 BANJARMASIN, Jl. Jend. Ahmad Yani, No. 218D, KM 3.5, (0511) 326-5918

VAS GALERY

• JAKARTA : Universitas Mercu Buana • BANDUNG : Universitas Sangga Buana (USB) YPKP • YOGYAKARTA : Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) • YOGYAKARTA : Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) • BANJARMASIN : Universitas Lambung Mangkurat (UNLAM)

• PEKANBARU : Politeknik Caltex Riau • PADANG : Universitas Negeri Padang

• MENADO : Universitas Klabat

MUTUAL FUND PRODUCT

MONEY MARKET MIXED FIXED INCOME EQUTY

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :