HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN Hubungan Kepemilikan Jamban Dengan Kejadian Diare Pada Balita Di Desa Jatisobo Kecamatan Polokarto Kabupaten Sukoharjo.

Teks penuh

(1)

i

HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN

DIARE PADA BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN

POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO

Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S1 Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh:

FAJRIANA AYU RAHMAWATI J 410080017

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(2)

ii ABSTRAK FAJRIANA AYU RAHMAWATI J 410 080 017

HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO

xiii+45+21

Diare adalah keadaan frekuensi buang air besar pada bayi atau anak lebih dari 3 kali sehari, disertai perubahan konsistensi tinja menjadi cair dengan atau tanpa lendir dan darah yang berlangsung kurang dari 7 hari, berlangsung secara mendadak. Berdasarkan data dari Puskesmas Polokarto penderita diare pada tahun 2009 sebanyak 1.902 penderita dan diare pada balita sebanyak 783 penderita. Pada tahun 2010 sebanyak 2.933 penderita dengan jumlah diare pada balita sebanyak 1.257 penderita. Pada tahun 2011 sebanyak 3.686 penderita, jumlah penderita diare balita tahun 2011 sebanyak 1.356 penderita. Di Kecamatan Polokarto, terdapat kasus kematian balita akibat diare sebanyak 2 kasus kematian pada tahun 2011 yang terjadi di Dukuh Kersan Desa Jatisobo dengan 54 kasus (Puskesmas Polokarto, 2011). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian Observasional dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Hasil penelitian didapat nilai hasil perhitungan Chi Square dengan nilai (p = sebesar 0,000 < 0,050) maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepemilikan jamban terhadap kejadian diare balita, nilai (p = sebesar 0,002 < 0,050) kepatuhan pemakaian jamban terhadap kejadian diare pada balita, nilai (p = sebesar 0,025 < 0,050) kualitas jamban terhadap kejadian diare pada balita dan nilai (p = sebesar 0,000 < 0,050) kebiasaan cuci tangan terhadap kejadian diare pada balita.

Kata Kunci : Hubungan, Kejadian, Diare Balita

Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat

(3)

iii ABSTRACT Fajriana Ayu Rahmawati. J 410 080 017

Relationship between latrine ownership and Diarrhea occurrence of under five children in Jatisobo Village Polokarto district of Sukoharjo.

ABSTRACT

Diarrhea is a state of the frequency of shitting in infants or children more than 3 times a day, accompanied by a change in stool consistency to a liquid with or without mucus and blood that lasted less than 7 days, takes place suddenly. Based on data from health Polokarto diarrhea in 2009 as many as 1902 patients and diarrhea in young children as much as 783 people. In 2010 as many as 2933 patients with toddler diarrhea as much as the number of 1257 patients. In 2011 as many as 3686 people, the number of children under five with diarrhea in 2011 as many as 1356 people. In 2011 as many as 3686 people, under five children with diarrhea in 2011 as much as 1356 people. In Polokarto District, there are cases of under-five deaths from diarrhea by 2 deaths in 2011 occurred in the Kersan Vilage of Jatisobo with 54 cases (PHC Polokarto, 2011). This type of research used in this research is Observational with cross sectional approach. The results obtained values calculated Chi Square value (p = 0.000 < 0.050), it can be concluded that there is a significant relationship between latrine ownership on the incidence of infant diarrhea, value (p = 0.002 for < 0.050) adherence to the use of latrines incidence of diarrhea in infants, value (p = 0.025 < 0.050) the quality of the toilets on the incidence of diarrhea in infants, and value (p = 0.000 < 0.050) hand washing on the incidence of diarrhea in infants.

(4)

i

HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN

DIARE PADA BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN

POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO

Skripsi Ini Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Syarat Memperoleh Ijazah S1 Kesehatan Masyarakat

Disusun Oleh:

FAJRIANA AYU RAHMAWATI J 410080017

PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT

FAKULTAS ILMU KESEHATAN

(5)

ii

PERNYATAAN PERSETUJUAN

Skripsi dengan Judul :

HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO

DisusunOleh : Fajriana Ayu Rahmawati NIM : J 410 080 017

Telah kami setujui untuk dipertahankan di hadapan Tim Penguji Skripsi Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Surakarta, 31 Oktober 2012

Pembimbing I Pembimbing II

(6)
(7)

iv

PERNYATAAN KEASLIAN

Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi ini adalah hasil pekerjaan saya sendiri dan di dalamnya tidak terdapat karya yang pernah diajukan untuk memperoleh gelar kesarjanaan di suatu perguruan tinggi dan lembaga pendidikan lainya. Pengetahuan yang diperoleh dari hasil penerbitan maupun yang belum/tidak diterbitkan sumbernya dijelaskan di dalam tulisan dan daftar pustaka.

Surakarta, 31 Oktober 2012

(8)

v BIODATA

Nama : Fajriana Ayu Rahmawati

Tempat/Tanggal Lahir : Ngawi, 23 Juni 1990

Jenis Kelamin : Perempuan

Agama : Islam

Alamat :Waturumpuk, RT 02 RW 03, Ds. Sekaralas,

Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

Riwayat Pendidikan : 1. Lulus SDN SEKARALAS 1 tahun 2002 2. Lulus SMP Negeri 1 WIDODAREN tahun

2005

(9)

vi

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum wr wb

Alhamdulillahhirobbil’alamin selalu penulis panjatkan kehadirat Tuhan yang Maha Esa atas nikmat, berkah dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi dengan judul ” HUBUNGAN KEPEMILIKAN JAMBAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI DESA JATISOBO KECAMATAN POLOKARTO KABUPATEN SUKOHARJO”. Skripsi ini disusun guna memenuhi persyaratan dalam menempuh derajat S-1 Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Peneliti menyadari bahwa dalam penyusunan skripsi ini tidak lepas dari dorongan, bantuan, dan bimbingan dari berbagai pihak. Oleh karena itu penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Arif Widodo, A.Kep, M.Kes sebagai Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta yang telah memberikan ijin penelitian untuk skripsi ini.

2. Ibu Yuli Kusumawati, SKM, M.Kes (Epid) sebagai Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

3. Bapak Badar Kirwono, SKM. M. Kes sebagai Penguji I sekaligus Pembimbing I yang telah memberikan bimbingan, pengarahan dan saran dalam menyelesaikan skripsi ini.

4. Bapak Noor Alis Setiyadi, SKM, MKM sebagai Pembimbing II yang telah memberikan bimbingan, pengarahan dan saran dalam menyelesaikan skripsi ini.

(10)

vii

6. Dr. Suwaji, M. Kes sebagai Penguji III yang telah memberikan masukan dan saran untuk perbaikan penyusunan skripsi ini.

7. Kepala Desa Jatisobo yang telah memberikan ijin kepada peneliti untuk melaksanakan penelitian.

8. Seluruh dosen pengajar Program Studi Kesehatan Masyarakat FIK UMS yang telah memberikan ilmu demi kemajuan penelitian.

9. Bapakku, Gatot Sunoto, S.Pd yang telah luar biasa memberikan semua nasehat untukku sehingga aku mampu lalui semua dengan sempurna.

10. Ibuku Siti Katminah, S.Pd yang telah menjadi ibu terhebat dalam hidupku, yang tiada henti berdoa dan menyemangatiku setiap waktu.

11. Kakakku Taufik E.A. dan adikku Azizah P.M. yang selalu memberikan semangat kepada penulis.

12. Nenek, saudara-saudara yang tidak bisa disebutkan satu persatu yang selalu memberikan motivasi dan semangat pada penulis.

13. Sahabat-sahabatku dan Telowers Kiki, Qory, Galang, Sapta, Rohmat, Ayuk, Bayu, Atika, Elok, Yasid, Grenda dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan penulis satu persatu, terima kasih atas keceriaan, kebersamaan dan bantuan yang diberikan.

14. Teman-teman Kesehatan Masyarakat angkatan 2008, atas senyuman, kegembiraan, dan kenangan indah saat kuliah bersama kalian.

15. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam penyusunan skripsi ini. Semoga Allah SWT memberikan rahmat kepada kita semua.

Wasalamualaikum wr wb

Surakarta, 31 Oktober 2012

(11)

viii PERNYATAAN PERSETUJUAN ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iii

PERNYATAAN KEASLIAN PENELITIAN ... iv

BIODATA ... v

5. Epidemiologi penyakit diare ... 11

6. Pencegahan diare ... 11

7. Penatalaksanaan diare ... 13

B. Kepemilikan jamban ... 14

C. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya diare ... 15

D. Kerangka teori ... 21

E. Kerangka konsep ... 22

F. Hipotesis ... 22

BAB III. METODE PENELITIAN A. Jenis dan Rancangan Penelitian ... 23

B. Populasi dan Sampel ... 23

C. Lokasi dan Waktu ... 25

D. Definisi Operasional Variabel (DOV) ... 25

E. Pengumpulan Data ... 27

F. Pengolahan Data... 29

(12)

ix BAB IV. HASIL PENELITIAN

A. Gambaran Umum ... 32 B. Hasil Analisis Univariat ... 32 C. Hasil Analisis Bivariat ... 35 BAB V. PEMBAHASAN

A. Hubungan antara kepemilikan jamban dengan kejadian diare ... 39 B. Hubungan antara kepatuhan pemakaian jamban dengan

kejadian diare ... 40 C. Hubungan antara kualitas jamban dengan kejadian diare ... 41 D. Hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan

kejadian diare ... 43 BAB V. SIMPULAN DAN SARAN

A. Simpulan... 44 B. Saran ... 44 DAFTAR PUSTAKA

(13)

x

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

1. Distribusi Karakteristik kepemilikan jamban ... 33

2. Distribusi Karakteristik kepatuhan pemakaian jamban ... 33

3. Distribusi Karakteristik kualitas jamban ... 34

4. Distribusi Karakteristik kebiasaan mencuci tangan ... 34

5. Analisis antara kepemilikan jamban dengan kejadian diare pada balita ... 35

6. Analisis antara kepatuhan pemakaian jamban dengan kejadian diare pada balita ... 36

7. Analisis antara kualitas jamban dengan kejadian diare padabalita ... 37

(14)

xi

DAFTAR GAMBAR

Gambar Halaman

(15)

xii

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran

1. Surat Izin Pra-Penelitian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 2. Surat Izin Penelitian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

3. Surat Izin selesai Penelitian Badan Perencanaan Pembangunan Daerah 4. Pernyataan Kesediaan Menjadi Responden

5. Pedoman Wawancara Penelitian 6. Hasil analisis

(16)

xiii

DAFTAR SINGKATAN

ASI : Air Susu Ibu

Depkes : Departemen Kesehatan Dinkes : Dinas Kesehatan CFR : Case Fatality Rate IR : Incidense Rate

Kemenkes : Kementerian Kesehatan KLB : Kejadian Luar Biasa Riskesdas : Riset Kesehatan Dasar

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...