MODUL PRAKTIKUM I
Mata Kuliah BIOLOGI UMUM
Disusun oleh:
Norma Afiati
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan
Universitas Diponegoro
UNIVERSITAS DIPONEGORO
FAKULTAS PERIKANAN DAN ILMU KELAUTAN
PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN
GBPP MODUL I: BIOLOGI SEL
Nama Mata Kuliah : Biologi Umum Kode dan SKS mata kuliah : 3 SKS
Semester ke : I (satu)
Prasyarat Praktikum : -
Waktu yang diperlukan : 3 x 3 jam kegiatan
Kompetensi Mata Kuliah : Setelah menyelesaikan mata kuliah ini mahasiswa mampu menjelaskan dengan benar fungsi, struktur kehidupan organisme yang hidup dalam ekosistem perairan yang mendasari dan menunjang bidang perikanan.
Indikator Kinerja Praktikum pada Modul ke I
: Setelah menyelesaikan mata acara praktikum ini, mahasiswa mampu melakukan dengan benar: a. menggunakan mikroskop cahaya
b. membuat preparat segar dengan bahan dari sel hewan dan sel tumbuhan c. mengenali perbedaan sel hewan dari sel tumbuhan
KOMPETENSI DASAR POKOK BAHASAN SUB POKOK BAHASAN TOPIK PRAKTIKUM MINGGU
KE
mikroskop cahaya dengan baik dan benar
Biologi Sel 1. Alat pengamatan sel Mikroskop cahaya III 1 NA
Mahasiswa mampu membuat dengan baik dan benar preparat segar dari bahan hewan dan tumbuhan dan mengamatinya dengan mikroskop cahaya
Biologi Sel 2. Pembuatan preparat segar sel hewan
Teknik pembuatan dan pewarnaan preparat segar
IV 1 NA
Mahasiswa mampu mengenali dengan benar perbedaan sel hewan dari sel tumbuhan di bawah mikroskop cahaya
MODUL I: BIOLOGI SEL TOPIK I: MIKROSKOP CAHAYA
Nama: ...
NIM: ... Ttd: ...
Pengantar Teori Praktikum
Mikroskop cahaya adalah alat paling umum yang digunakan dalam pengamatan sel secara mikroskopis. Prinsip mikroskop cahaya adalah menerangi preparat yang diletakkan di meja benda dan mengamatinya pada beberapa perbesaran, dari puluhan hingga ratusan kali lebih besar, tergantung lensa okuler dan lensa obyektif yang digunakan. Bagian-bagian optik sebuah mikroskop adalah lensa okuler, lensa-lensa obyektif, diafragma, lensa kondenser, dan cermin.
Cermin berfungsi mengarahkan sumber cahaya (lampu, matahari) ke lensa kondenser (pengumpul). Lensa kondenser berfungsi mengeliminasi bayangan dan memfokuskan sumber cahaya yang diterimanya ke preparat. Lensa kondenser memiliki diafragma yang berfungsi seperti iris pada mata, mengatur kuat cahaya yang sampai ke preparat dan mengatur agar seluruh luas bidang pandang nampak jelas. Lensa obyektif berfungsi memperbesar bayangan preparat. Semakin tinggi kemampuan perbesaran lensa obyektif, semakin pendek panjang fokus hingga bayangan preparat tampak seperti tepat di depan mata pengamat. Lensa okuler berfungsi meneruskan citra bayangan preparat ke mata pengamat atau kamera. Okuler juga berkemampuan memperbesar bayangan, tetapi tidak menambah kemampuan melihat struktur detil preparat, atau tidak menambah jelas resolusi bayangan.
Tujuan
Mahasiswa dapat melaksanakan praktikum untuk mempelajari cara kerja mikroskop cahaya guna mengamati, mempelajari, menghitung jasad renik dan sel:
1. Melatih cara membawa dan memindahkan mikroskop cahaya;
2. Mengenal nama bagian-bagian mikroskop dan fungsinya masing-masing;
3. Melatih cara meletakkan preparat dan mengamatinya pada perbesaran lemah, sedang dan kuat; 4. Mempelajari bagaimana letak obyek yang diamati terhadap posisinya pada meja benda mikroskop 5. Melatih membuat preparat basah.
Kompetensi
1.Mahasiswa mampu menjelaskan bagian-bagian mikroskop cahaya dan fungsinya masing-masing; 2.Mahasiswa trampil menggunakan mikroskop cahaya.
Prosedur Kerja
a. Bahan
1. Mikroskop cahaya (1 buah per 2 praktikan) 2. Akuades (100 ml per mikroskop)
b. Alat
1. Gelas benda (2 helai per mikroskop) 2. Gelas penutup (4 helai per mikroskop) 3. Pipet tetes pendek (2 batang per mikroskop) 4. Potongan koran (20x20cm)
5. Gunting, silet, atau skalpel (2 buah per mikroskop) 6. Pinset (2 batang per mikroskop)
7. Kertas tisu/kain majun (secukupnya)
Grup
: ...
c. Metoda dan Hasil Pengamatan
Bagian A. Mengenal Nama dan Fungsi Bagian-bagian Mikroskop Cahaya
1. Lihat diagram mikroskop (Gambar 1), pilih diagram yang paling mirip dengan mikroskop yang digunakan untuk menemukan bagian-bagian yang harus diketahui nama dan fungsinya.
a) SELALU GUNAKAN KEDUA TANGAN UNTUK MENGANGKAT DAN MEMINDAHKAN MIKROSKOP, YAITU: SATU TANGAN MEMEGANG LENGAN MIKROSKOP, TANGAN YANG LAIN MENYOKONG BADAN MIKROSKOP DARI BAWAH,
b) SELALU ANGKAT MIKROSKOP DALAM POSISI HORIZONTAL (AGAR LENSA CERMIN AMAN), SETELAH SEBELUMNYA LAMPU MIKROSKOP DIMATIKAN DAN KABEL DIGULUNG SEMPURNA.
2. Apakah mikroskop anda memiliki lampu? ____________________________________________
3. Dimana tuas untuk menghidupkan dan mengatur kuat cahaya lampu mikroskop tersebut? _______________________________________________________________________________
4. Apakah mikroskop anda memiliki cermin? _____________________________________________
5. Lensa cermin dapat ditambah filter warna di atasnya. Apakah ada lensa cermin tersebut di mikroskop anda? Bila ya, apakah ia melekat pada mikroskop atau dapat dilepaskan?
_______________________________________________________________________________
6. Diafragma mengatur jumlah cahaya yang mengenai lensa kondensasi/pengumpul yang selanjutnya menyinari spesimen/preparat sehingga dapat diamati melalui lensa okuler dan obyektif. Gerakkan tuas iris diafragma untuk mengatur luas bidang pandang yang dikenai cahaya; a) Temukan diafragma pada mikroskop anda. Ke arah mana tuas diafragma dapat digerakkan?
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
b) Gunakan diagram Gambar 1 untuk menemukan lensa okuler. Geser masing-masing ke arah kanan dan ke kiri (: menyempit dan melebar). Apakah gunanya menggeser lensa okuler? _______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
c) Berapa kemampuan perbesaran lensa okuler mikroskop anda? ______________________x 7. Gunakan diagram Gambar 1 untuk menemukan revolver (revolving nosepiece), putar perlahan
hingga berbunyi ‘klik’ ke tiap-tiap lensa obyektif. Mikroskop disimpan dalam keadaan lensa obyektif tidak ada yang sedang mengarah ke meja benda.
8. Lensa obyektif dengan tanda garis merah adalah lensa obyektif primer untuk perbesaran 4x, tanda kuning lensa perbesaran lemah untuk perbesaran 10x & tanda hijau lensa perbesaran kuat untuk resolusi 40X, warna garis tersebut mungki bervariasi antar merk mikroskop.
9. Gunakan diagram Gambar 1 untuk menemukan: lengan mikroskop, meja benda mikroskop, klip meja benda mikroskop, tuas penggerak meja benda mikroskop, tuas makrometer dan tuas mikrometer. Apakah fungsi makrometer dan mikrometer?
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
10. Pada keadaan yang bagaimana makrometer tidak boleh digunakan? Mengapa?
_______________________________________________________________________________
_______________________________________________________________________________
Bagian B: Cara Menggunakan Mikroskop
1. Hidupkan lampu mikroskop. Bila jeda pengamatan cukup lama, lampu mikroskop HARUS dimatikan. Jangan menyiapkan preparat sambil membiarkan lampu mikroskop menyala.
2. Putar lensa obyektif primer hingga tepat berbunyi ‘klik’
3. Lihat melalui lensa okuler yang sudah diatur sesuai jarak antar-dua-mata anda. Sebuah bidang pandang bulat yang bersinar akan tampak. Atur diafragma dan kuat lampu sehingga bidang pandang sepenuhnya terlihat terang menurut kenyamanan mata anda;
4. Lihat ke arah samping mikroskop, gerakkan makrometer perlahan-lahan ke depan dan ke belakang, amati gerakan meja benda mikroskop terhadap lensa obyektif primer;
a) Bila tuas makrometer di putar ke arah pengamat, ke arah mana meja benda bergerak terhadap lensa obyektif?
_____________________________________________________________________________
b) Bila tuas makrometer di putar menjauhi pengamat, ke arah mana meja benda bergerak terhadap lensa obyektif?
_____________________________________________________________________________ 5. Lensa okuler biasanya memiliki kemampuan membesarkan 8x atau 10x. Lensa obyektif primer
membesarkan 4x, sehingga perbesaran total sebuah obyek yang diamati menggunakan lensa obyektif primer adalah 40x (4 x 10 = 40x). Perbesaran total tiap lensa obyektif dihitung dengan mengalikan perbesarannya terhadap perbesaran lensa okuler (: 8 atau 10). Untuk mikroskop yang sedang anada gunakan:
a) Bila lensa obyektif bertanda merah yang dipasang, perbesaran total mikroskop ___________x
b) Bila lensa obyektif bertanda kuning yang dipasang, perbesaran total mikroskop ___________x
c) Bila lensa obyektif bertanda hijau yang dipasang, perbesaran total mikroskop ____________x
Bagian C: Membuat Preparat Basah
1. Gunakan skalpel, silet atau gunting untuk memotong sebuah hurup ‘e’ yang terkecil dari potongan koran;
2. Pegang potongan tersebut dengan pinset dan posisikan di tengah-tengah sebuah gelas benda bersih;
3. Gunakan pipet untuk meneteskan setetes akuades ke atas potongan hurup ‘e’ tersebut;
4. Pegang gelas penutup pada kedua tepinya, letakkan dengan sudut 450 di tepi tetesan akuades di
gelas benda, hingga tetesan air merata di tepi tersebut; tahan dengan pinset atau pipet dan tarik penahan (pinset/pipet) perlahan-lahan, sehingga gelas penutup ‘diantar’ menutupi preparat potongan hurup ‘e’ tanpa gelembung udara di dalamnya. Bila masih belum benar, ulangi berlatih sampai anda trampil, namun tetap ingat akan terbatasnya waktu praktikum ini;
5. Gunakan tisu untuk mengeringkan tepi gelas penutup. Biasakan mengeringkan bagian bawah gelas benda;
CATATAN: Hanya dalam keadaan kering (bagian bawah gelas benda dan gelas penutupnya) preparat boleh diletakkan di meja benda mikroskop.
Bagian D: Menemukan Obyek Melalui Mikroskop
1. Klik lensa obyektif perbesaran terendah ke posisi pengamatan. CATATAN: selalu harus digunakan perbesaran terendah sebelum meningkat ke perbesaran berikutnya, sampai ke perbesaran maksimum mikroskop;
2. Atur diafragma untuk mendapatkan pencahayaan terbaik; 3. Taruh preparat basah yang anda buat di meja benda mikroskop;
4. Tahan dan atur gelas benda dengan klip atau penahan yang terdapat di meja benda mikroskop; 5. Sambil melihat melalui okuler, putar perlahan makrometer sampai preparat terlihat jelas;
6. Amati hurup ‘e’ pada perbesaran lemah dan perbesaran kuat. Fokuskan lensa hanya dengan menggunakan tuas mikrometer.
7. Bagaimana posisi hurup ‘e’ dilihat melalui mikroskop dibandingkan terhadap posisinya di meja benda?
_______________________________________________________________________________
8. Sambil melihat melalui okuler, geser preparat dari kiri ke kanan.
a) Dalam mikroskop, bagaimana posisi dan arah bergeraknya hurup tersebut?
_______________________________________________________________________________
9. Sambil melihat melalui okuler, geser perlahan preparat dari kanan ke kiri dan sebaliknya. b) Dalam mikroskop, bagaimana posisi dan arah gerak hurup tersebut?
___________________________________________________________________
___________________________________________________________________
10. Sambil melihat melalui okuler, geser preparat ke arah pengamat.
c) Dalam mikroskop, bagaimana posisi dan arah gerak hurup tersebut?
_______________________________________________________________________________
11. Sambil melihat melalui okuler, geser preparat menjauhi pengamat. d) Dalam mikroskop, bagaimana posisi dan arah gerak hurup tersebut?
__________________________________________________________________________________
Pembahasan dan Analisis Hasil Pengamatan
Padukan angka-hurup yang sesuai dari Kolom I dan II dan tuliskan di Kolom Jawaban berikut ini:
Jawaban (Angka & Hurup)
Pilihan Jawaban Pertanyaan
1. Diafragma A. mengamati preparat, kemampuan perbesaran 8x atau 10x
2. Lensa obyektif primer B. agar preparat cepat dapat difokuskan namun masih kasar
3. Cermin C. mengatur jumlah dan kekuatan cahaya yang masuk ke mikroskop
4. Lensa Okuler D. tempat melekatnya lensa-lensa obyektif dan untuk memindahkan lensa antar perbesaran
5. Obyektif perbesaran lemah E. digunakan sebagai lensa pertama di awal pengamatan
6. Obyektif perbesaran kuat F. memegang gelas benda agar tetap pada posisinya
7. Revolver G. mengarahkan cahaya ke preparat
8. Tuas Makrometer H. tempat meletakkan preparat untuk diamati
9. Tuas Mikrometer I. memperbesar bayangan preparat 10x
10. Meja benda mikroskop J. memfokuskan tampilan preparat secara akurat
11. Klip meja benda mikroskop
K. memperbesar bayangan preparat 40x
Catatan Pengamatan:
Pembahasan
1. Tuliskan dengan lengkap kalimat pada kedua kolom di atas dan beri analisis sesuai pengalaman yang anda peroleh dari latihan ini.
... ... ... ...
2. Bagaimana cara menghitung perbesaran total mikroskop anda?
... ...
3. Lensa mana yang selalu harus digunakan pertama kali untuk menemukan obyek dengan mikroskop cahaya? Mengapa?
... ... ... ... ... ...
4. Alat apa yang tidak boleh digunakan untuk memfokuskan obyek pada perbesaran kuat (400-1000x)? Mengapa?
... ... ... ... ...
5. Bagaimana mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mikroskop? Jelaskan.
... ... ... ... ... ...
Nilai Draft
:... Tgl...
Simpulan
... ... ... ... ... ... ... ... ... ...
Pustaka
1. Jacobs, V.M. et al, 2003: Biology High School Assessment Student Lab Manual- Prince
George’s County Public Schools, 144 hal
... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...