• Tidak ada hasil yang ditemukan

SESUBANG CROSS STREET DENGAN PELINDUNG U

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SESUBANG CROSS STREET DENGAN PELINDUNG U"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

SESUBANG CROSS STREET DENGAN PELINDUNG UNTUK JAKARTA

PENDAHULUAN Latar Belakang

Di beberapa kota besar hampir seluruh tanahnya telah tertutup oleh beton atau semen sehingga tanah yang berfungsi sebagai tempat penyerapan air kehilangan fungsinya. Terutama di daerah Jakarta dimana jalanan, emperan toko bahkan pelataran rumah sudah dilapisi oleh semen.

Laju perkembangan Kota Jakarta yang pesat pada setiap sektor kehidupan dan meluas hingga kota-kota sekitarnya menyebabkan kebutuhan air bersih meningkat. Sekitar 70% kebutuhan air bersih tersebut masih menggantungkan kepada air tanah (Badan Pusat Statistik Jakarta dalam Bethy C, 2008:132). Jika tanah di Jakarta tidak mampu menyerap air maka kebutuhan air bersih tidak dapat terpenuhi. Hampir semua air tanah berasal dari hujan atau salju yang mencair dan meresap ke dalam tanah menuju sistem aliran yang dilapisi bahan-bahan geologi (Bethy C., 2008:132). Sedangkan tanah di Jakarta telah dilapisi semen sehingga air tidak dapat menyerap ke dalam tanah.

Metode untuk menambah kandungan air dalam tanah saat musim kemarau masih berupa rancangan pembuatan lubang biopori disekitar rumah penduduk (Badan Penanggulangan Bencana Daerah, 2013) . Sedangkan mulai dilaksanakan pembangunan jalan dengan beton juga menambah masalah kurangnya daya serap tanah. jika pembangunan di Kota Jakarta terus berlangsung tanpa mempedulikan aspek daya serap tanah maka persediaan air tanah di Jakara akan semakin sedikit.

(2)

sosialisasi terhadap masyarakat Jakarta agar membuat lubang resapan biopori dan sumur resapan dirumah, pertokoan dan daerah pusat perindustrian demi mengurangi banjir dan mencegah kelangkaan air. Jika Jakarta sukses membuat 75 juta lubang resapan biopori dan sumur resapan bukan tidak mungkin banjir dan kelangkaan air dapat berkurang secara bertahap.

Metode-metode yang dilakukan untuk menambah daya serap tanah baru sebatas menggunakan lubang biopori biasa yang pelaksaanya diembankan kepada masyarakat disekitar rumahnya. Oleh karena latar belakang tersebut kami mengajukan gagasan dengan judul “PB (Portable Biopori) UNTUK banjir serta menambah cadangan air di Jakarta.

ANALISIS DAN SINTESIS GAGASAN

Kondisi tanah Jakarta saat ini

Masalah banjir telah ada pada masa VOC (Verenigde Oost Indische Compagnie/ Perserikatan Perusahaan Hindia Timur) berkuasa, banyaknya penebangan pohon untuk industri gula tanpa peduli alam (Bondan Kanumoyoso, tanpa tahun).

(3)

Gambar 1. Daerah toko yang disemen mengurangi daya serap tanah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta merencanakan pembangunan sumur resapan serta lubang biopori untuk dilaksanakan oleh masyakarat guna menanggulangi bahaya banjir, penurunan permukaan tanah, serta kurangnya kandungan air di Jakarta.

Kelemahan Metode yang Diterapkan

Rancangan pembuatan lubang biopori oleh pemerintah memiliki beberapa kekurangan, yaitu :

1. Rancangan pembuatan biopori ditujukan kepada penduduk untuk dilaksanakan di sekitar rumahnya. Sebagian besar wilayah jakarta terdiri dari bangunan industri dan pertokoan, sehingga kurang optimal jika rancangan pembuatan lubang biopori hanya ditujukan kepada masyarakat untuk membuat disekitar rumah mereka.

(4)

Gagasan yang di tawarkan

Pembuatan lubang resapan biopori mudah karena hanya perlu melubangi tanah menggunakan bor sedalam 80 centimeter sampai 1 meter dengan diameter 10 centimeter. Waktu yang diperlukan untuk membuat lubang biopori juga tidak terlalu lama, hanya sekitar 10 menit (Badan Penanggulangan Bencana Daerah,2013). Tetapi timbul permasalahan ketika ditemui adanya pendangkalan lubang biopori akibat sedimentasi tanah.

Gagasan portable biopore untuk kota Jakarta merupakan ide pembangunan lubang biopori didaerah pusat industri, pertokoan serta jalan setapak dengan rancangan biopori yang baru untuk menghindari timbunan tanah pada lubang biopori yang dapat mengurangi fungsinya.

Gambar 2. a. Desain portable biopori

(5)

lubang-kedalam lubang resapan biopori maka air akan mengalir masuk lubang-kedalam lubang-lubang kecil yang dibuat oleh organisme tanah seperti cacing.

Gambar 3. Daerah toko dengan lubang biopori (Sumber : simulasi penulis)

Dalam penerapanya, portable biopore tidak hanya dapat di buat pada pekarangan rumah. Namun, dapat diterapkan di daerah pertokoan dan trotoar.

Dengan adanya banyak lubang biopore maka daya serap tanah di jakarta akan meningkat dengan demikian pula masalah kurangnya air bersih dan banjir dapat diatasi.l

Pihak-pihak yang berperan dalam realisasi gagasan

(6)

KESIMPULAN

Gagasan

Pembuatan lubang biopori dengan desain baru untuk menyelamatkan Jakarta dari banjir dan kekeringan.

Teknik Penerapan

Portable biopore dapat diterapkan di daerah pertokoan, perkantoran dan jalan beton. Dengan lubang diameter 10 cm, dan kedalaman 1 meter.

Keluaran yang di harapkan

(7)

DATAR PUSTAKA

Arismunandar dan salahudin Arif, 2008. Penyelidikan Konservasi Air Tanah di Cekungan Air Tanah Jakarta. Badan Pusat Statistik, Jakarta.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah, 2013. Biopori dan Sumur Resapan Solusi Mengurangi Banjir dan Kelangkaan Air Jakarta. Available www://Biopori dan Sumur Resapan Solusi Mengurangi Banjir dan Kelangkaan Air Jakarta _ BPBD Jakarta.htm.

Bethy C. Matahelumual, 2010. Kajian kondisi air tanah Jakarta tahun 2010. Pusat Lingkungan Geologi dan Badan Geologi, Bandung 40122

(8)

LAMPIRAN

DAFTAR RIWAYAT HIDUP TIM PELAKSANA PROGRAM

1. Ketua

Nama : Riris Fita Alfiya

TTL : Rembang, 15 Maret 2012

Alamat : Kos Ayunda, Gg Cempakasari RT 01 RW 01

Email : [email protected]

No. Telp/HP : 085747590780

NIM : 5301412051

Fakultas/Jurusan : Teknik/Tenknik Elektro

Semester : 6 (dua)

Riwayat Pendidikan :

SD : SD Negeri Sendangagung 1

SMP : SMP Negeri 2 Rembang

(9)
(10)

Gambar

Gambar 1. Daerah toko yang disemen mengurangi daya serap tanah
Gambar 3. Daerah toko dengan lubang biopori

Referensi

Dokumen terkait