PERANCANGAN APLIKASI PENJUALAN BARANG BERBASIS DESKTOP PADA CV. METRO RANTAUPRAPAT
Oleh :
DEFFRI ANANTA
Dosen Prodi Manajemen Informatika, AMIK Labuhanbatu Rantauprapat, Medan; deffriananta @gmail.com
ABSTRAK
CV. metro rantau prapat adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang penjualan kabel . CV. Metro rantau prapat dalam meningkatkan pendapatnya menggunakan system penjualan yang menggunakan komputerisasi. System pada CV. Metro prapat prapat belum menggunakan pengkodean barang yang terstruktur sehingga pencarian harga dan nama barang pada saat pembuatan faktur penjualan sangat lama. Disamping itu,system perhitungan sehingga mengakibatkan sering terjadinya keterlambatan dalam hal penjualan barang kepada pelanggan.
System penjualan yang dirancang dengan menggunakan Microsoft Visual basic 6.0, format database Microsoft Access, dan laporan dengan Crystal Report 8.5 dapat mengolah data penjualan dengan cepat sehingga dapat meningkatkan efisisensi kerja CV. Metro rantau prapat . laporan dapat langsung ditampilkan dan dicetak kapan saja diperlukan . pembuatan aplikasi ini bertujuan memberikan manfaat dan pengetahuan bagi masyarakat tentang ilmu Visual Basic 6.0 sehingga lebih menarik dan mudah mengerti.
Hasil yang diperoleh dari system tersebut adalah berupa laporan data pelanggan, faktur penjualan, dan laporan penjualan yang dapat disajikan secara cepat dan tepat .
Keyword : : penjualan , system , pelanggan , laporam , harga , masyarakat
I. PENDAHULUAN
1.1 latar belakang masalah
perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin pesat dan disertai dengan persaigan dalam dunia usaha . salah satunya penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dan aplikasi-aplikasi computer yang semakin marak baik didunia usaha maupun didunia pendidikan .
CV. Metro rantau prapat adalah badan usaha yang bergerak dibidang elektronik yang memerlukan pengolahan system informasi yang baik, dimana kebijakan-kebijakan dan keputusan yang diambil berdasarkan informasi yang diperoleh akan berpengaruh terhadap kelangsungan hidup perusahaan terutama untuk memperoleh keuntungan semaksimal mungkin.
Sebagai perusahaan yang bergerak dalam bidang elektrik khususnya kabel di daerah rantau prapat , system penjualan dapat dilakukan secara langsung melalui took-toko ataupun melalui perusahaa baik luar maupun dalam kota rantau prapat, tanpa melalui perantara atau agen-agen terlebih dahulu dan penjualan dapat dilakukan secara grosir atau eceran . proses yang dilakukan sekarang adalah melalui penjualan langsung ataupun pemesanan langsung melalui fax atau telepon. Untuk persediaan barang diperoleh memalui pemesanan secara langsung pada distributor atau supplier.
didalam gudang sangatlah berpengaruh terhadap perusahaan terutama dalam menentukan aktifitas perusahaan baik transaksi pembelian ataupun penjualan, dimana informasi mengenai stok minimum dan arus keluar masuk barang yang mempengaruhi persediaan , karena pengendalian persediaan maerupakan kegiatan utama untuk mengontrol efektifitas barang dan penjualan.
Perlu diketahui computer juga dapat digunakan untuk perhitungan –perhitungan yang rumit dalam skala yang besar serta kemampuannya dalam menyimpan atau memberikan informasi, dan juga dapat digunakan sebagai telekomunikasi apabila dihubungkan dengan jaringan telepon atau biasa disebut dengan internet.
Salah satu perangkat lunak pengembangan program aplikasi database dengan Microsoft Visual basic 6.0 yang lahir dari perkembangan teknologi basis data menggunakan computer perangkat lunak (software) merupakan bahasa pemrograman yang canggih.
Visual Basic adalah salah satu software untuk membuat program yang cukup sederhana tetapi banyak cakupan yang dapat dikerjakan, karena visual basic dapat mengakses banyak cakupan yang dapat dikerjakan, karena visual basic dapat mengakses banyak software seperti Excel, Access dan sebagainya. Visual basic lebih sederhana dari program C++, java, Delphi atau pemrograman yang lain. Kesederhanaa visual basic terletak pada kemudahan membuat bahasa pemrograman dan bentuk tampilan yang dikehendaki . tidak seperti bahasa pemograman yang lain, seperti pascal dimana kita harus menuliskan sendiri kode program secara otomatis kedalam program sehingga pekerjaan programmer semakin menjadi mudah.
Visual basic tidak akan banyak menyulitkan kita dalam menbanggun sebuah aplikasi sekali[pun kita seorang programmer pemula. Visual basic ini merupakan perkembangan bahasa basic yang diterapkan pada program yang berbasis windows. Penggunaan bahasa pemrograman visual
basic dalam penanganan basic data merupakan kemajuan teknologi dalam perkembangan basis data. Pemrograman visual basic mudah menggunakan dibandingkan dengan bahasa pemrograman lainnya, disamping itu tampilan dalam visual basic memiliki keunggulan tersendiri. Dalam menangani data yang besar pemrograman visual basic sangat relative dibandingkan dengan system pemrograman manual yang dilakukan.
Database merupakan sekumpulan data atau informasi yang teratur berdasarkan criteria yang saling berhubungan. Dalam dunia computer, database biasa dikategorikan sangat special karena slalu menjadi hal utama dalam perancangan system computer suatu perusahaan atau instansi diantaranya database tidak hanya berisi data tetapi juga berisi rencana-rencana atau model data, selain itu database dapat menjadi sumber utama yang digunakan secara bersama-bersama oleh berbagai pemakai dalam suatu perusahaan atau instansi sesuai dengan kebutuhan.
Berdasarkan uraian diatas, penulis merasa tertarik untuk mengadakan suatu penelitian dan menyusun permasalahan tersebut seperti hal system penjualan barang pada CV. METRO RANTAU PRAPAT.
sehingga penulis dapat mengangkat topic tersebut dengan judul “perancangan aplikasi penjualan barang berbasis
desktop pada CV. Metro Rantau Prapat”.
1.2 perumusan masalah
melihat kenyataan seperti yang telah diuraikan pada latar belakang masalah diatas dapat dirumuskan bahwa masalah yang dihadapi CV. Metro rantau prapat. berdasarkan latar belakang masalah diatas, penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
a. bagaimana proses infut data penjualan barang pada CV. Metro rantau prapat menjadi lebih mudah ?
c. bagaimana membuat laporan penjualan barang menjadi lebih baik?
1.3 Batasan Masalah
Agar penulisan ini lebih terarah, maka penulisan akan memberikan batasan masalah yang akan dibahas sehingga hal ini tidak menyimpang dari tujuan yang hendak dicapai. Adapun batasa masalah dalam tugas akhir ini adalah :
1. system informasi penjualan dengan proses tunai (proses kredit tidak dibahas)
2. system informasi penjualan yang dimiliki CV. Metro rantau prapat 3. system dirancang dengan
menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic Versi 6.0, dan Microsoft Accsess sebagai Database.
II. LANDASAN TEORITIS 2.1 Sistem
Pengertian dari system adalah sebagai proses sekumpulan elemen yang berhubungan satu dengan yang lain secara fungsional. Agar suatu system terlaksana diperlukan data yang relavan, akurat, tepat guna dan tepat waktu yang memungkinkan pihak manajemen pihak manajemen dapat mengambil suatu keputusan yang tepat.
Untuk menjelaskan arti system tersebut, ada beberapa pendapat ahli , seperti : menurut
jogiyanto (2005 : 2), system adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
Menurut Abdul Kadir (2003:54), system adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpadu yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan .
Stanford Opener (1995) menyatakan : “ system adalah suatu proses yang diselenggarakan sekumpulan unsure, yang masing-masing unsure itu terpadu secara fungsional dan operasional guna mencapai suatu tujuan”.
2.1.1 Elemen Sistem
Menurut Jogiyanti (2005:4), elemen system adalah suatu system terdiri dari sejumlah
elemen yang saling berinteraksi, yang artinya saling kerjasama membentu satu kesatuan. Pendekata suatu system yang merupakan suatu jaringan prosedur lebih menekankan pada urutan-urutan operasi di dalam system, sedangkan pendekatan yang menekankan pada elemen-elemen atau komponen merupakan interaksi antar elemen atau komponen atau mencapai sasaran atau tujuan system.
2.1.2 karakteristik system
Menurut jogiyanto (2005:3), system memiliki karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu yaitu mempunyai komponen
(components), batas system
(boundary),lingkungan (environments), penghubung (interface), masukan (input), keluaran (output), pengolah (process), dan sasaran (objectives) atau tujuan (goals). Karakteristik system menurut jogiyanto (2005 : 3-5) yakni :
1. komponen system
suatu system terdiri dari sejumlah komponen yang saling berinteraksi, yang artinya saling kerjasama membentu satu kesatuan.
2. Batasan (boundary ) system
Batasan (boundary) system merupakan daerah yang membatasi antara suatu system dengan system yang lainnya 3. Linkungan luar system (environment)
Lingkungan luar (evinroment) dari suatu system adalah apapun diluar batasan system yang mempengaruhi operasi system, lingkungan luar system dapat bersifat menguntungkan dan juga dapat bersifat merugikan system tersebut. 4. Penghubung (interface) system
Penghubung (interface) system merupakan media penghubung antara suatu subsistem dengan subsistem lainnya.
5. Masukan system (input)
dimasukkan supaya system tersebut dapat beroperasi . sedangkan signal input adalah energy yang di proses untuk mendapatkan keluaran.
6. Keluaran system (output)
Keluaran (output) system adalah hasil energy yang diolah dan di klasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain kepada supra system.
7. Pengolahan system (process)
Suatu system dapat mempunyai suatu bagian pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu system produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi. 8. Sasaran system
Suatu system pasti memilki sasaran atau tujuan (goal). Sasaran dari system sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan system dan keluaran yang akan dihasilkan system.
2.2 Pengertian Informasi
Informasi adalah data yang diolah menjadi sebuah bentuk yang lebih berguna bagi penerimannya dan lebih bermanfaat bagi yang menerimannya sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan . secara garis besarnya dapat dikatakan bahwa tidak ada suatu kegiatan yang tidak memerlukan informasi , baik bersifat pribadi maupun bersifat pribadi. Menurut jogiyanto (2005 : 8), informasi adalah data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini maupun masa yang akan datang. Menurut Abdul kadir (2003:26),
informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen modern.
2.2.1 Pengertian Kualitas Informasi
Menurut jogiyanto (2005:10), kualitas dari suatu informasi (quality of information ) tergantung dari tiga hal, yaitu informasi harus akurat (Accurate), tepat pada waktunya (timeliness), dan relevan (relevance).
Menurut tata sutabri (2005:35), kualitas suatu informasi tergantung dari tiga hal yaitu, informasi harus akurat (Accurate), tepat waktu (timeliness), dan relevan (relevance).
Dari definisi kualitas informasi diatas maka penulis mengambil kesimpulan bahwa kualitas informasi dapat dilihat berdasarkan tiga hal, yaitu informasi harus akurat (Accurate), tepat waktu (timeliness), dan relevan (relevance).
2.2.2 Pengertian nilai informasi
Menurut tata sutabri (2005:31), nilai informasi ditentukan oleh dua hal, yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya. Menurut jogiyanto (2005:11), nilai dari informasi (value of information) ditentukan dari dua hal yaitu manfaat dan biaya mendapatkannya .
Berdasarkan definisi nilai informasi diatas , maka penulis menyimpulkan bahwa nilai informasi ditentukan oleh dua hal,yaitu manfaat dan biaya untuk mendapatkannya. Suatu informasi dikatakan bernilai bila manfaatnya lebih efektif dibandingkan dengan biaya mendapatkannya.
2.2.3 Sistem Informasi
System informasi adalah sebagai suatu kumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambilan keputusan untuk mengendalikan organisasi .
Menurut Robert A . Leitch Dan K .Roscoe davis (jogiyanto,2005:11), system informasi adalah suatu system didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.
Sedangkan menurut john F. Nash dan Martin B Robert (Jogiyanto 2005:8),
intern dan ekstern serta menyediakan dasar pengambilan keputusan yang tepat .
System informasi mempunyai beberapa komponen sebagai berikut:
1. Data/input
2. Proses/pengolahan 3. Informasi/output
Untuk lebih jelas bagaimana data itu diproses sehingga menghasilkan informasi dapat dilihat gambar sebagai berikut:
Gambar 2.1 proses data menjadi informasi
2.2.3.1 Data
Data menyatakan segala hal, peristiwa atau kenyataan lain apapun yang mendukung suatu pengetahuan yang dijadikan dasar penyusunan keterangan , pembuatan kesimpulan atau penetapan keputusan. Data seperti bahan mentah yang melalui pengolahan tertentu menjadi suatu informasi.
2.2.3.2 unsur-unsur system informasi
System informasi yang gabungan formal dan sistematis dan unsure-unsur yang melakukan operasi pengolahan data yang mana unsure-unsur tersebut adalah :
1. Alat pemasukan data/entri data berfungsi untuk mendapatkan atau memasukan data 2. Alat penyimpanan data berfungsi sebagai
tempat penyimpanan data setelah dikumpulkan.
3. Alat komunikasi data berfungsi sebagai untuk mengirim data untuk diolah
4. Alat pengolahan data berfungsi untuk mendapatkan informasi yang baik. 5. Prosedur, metode pengolahan data
berfungsi agar suatu keputusan yang baik dihasilkan baik, maka pengolahan data harus melalui prosedur dan menggunakan metode pengolahan data yang dan benar.
6. Ruangan pengambilan keputusan dibentuk dari hasil pengolahan data dan dilakukan pada ahli dalam bidang tersebut
7. Alat duplikasi berfungsi untuk menggandakan hasil keputusan guna pengamanan file
8. Analisa system informasi berfungsi untuk mendapatkan suatu keputusan, maka hasilnya harus dianalisa kembali mencek kbearan informasi tersebut.
2.3 Penjualan
Penjualan adalah suatu proses berpindahnya suatu hak atas barang atau jasa untuk mendapatkan sumber daya lainnya seperti khas atau janji untuk membayar sesuai dengan harga yang telah disepakatin”saat perusahan menjual barang dagangannya maka iya akan mendapatkan hasil pendapatan “. Jumlah yang dibebankan kepada pembeli untuk dagang yang diserahkan merupakan pendapatan perusahaan yang bersangkutan (soemarsono, 2010).
2.3.1 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penjualan
Factor-factor yang mempengaruhi penjualan antara lain adalah sebagai berikut yaitu (bayu sunatha, 2010) :
1. Kondisi dan kemampuan penjual Factor yang perlu diperhatikan adalah : a. Jenis dan karakteristik barang dagang
yang akan ditawarkan b. Harga barang
c. Syarat penjualan seperti : penjualan, pengantar, pelayanan, garansi, dan sebagainya.
2. Kondisi pasar
Factor yang perlu diperhatikan adalah : a. Jenis pasar seperti pasar tradisional
dan pasar industry
b. Segmentasi pasar atau pembagian pasar
c. Frekuensi pembayaran d. Keinginan dan kemampuan 3. Modal
yang besar memerlukan modal yang besar untuk usahanya seperti untuk promosi produk yang dihasilkan.
4. Kondisi organisasi perusahaan
Factor yang perlu diperhatikan adalah bagaimana manajemen perusahaan baik itu struktur organisasi dan pendelegasian tugas dan wewenang.
5. Faktor-faktor yang lainnya
Factor lain yang diperlukan juga untuk diperhatikan yaitu : periklanan, peragaan produk , kampanye, pemberian hadian dan lain-lain
2.4 Entity Relationship Diagram (Edr)
Menurut fathansyah (2004:79) dalam buku yang berjudul basis, entity relationship diagram (EDR) adalah modal entity-relationship yang berisi komponen-komponen himpunan entitas dan himpunan relasi yang masing-masing dilengkapin dengan atribut-atribut yang mempresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau, dapat digambarkan lebih sismetis dengan menggunakan entity relationship diagram (EDR)
Adapun symbol-symbol yang dapat digunakan pada entity relationship diagram adalah sebagai beriku :
Tabel 2.1 Simbol Entity Relationship Diagram
2.5 Data Flow Diagram (DFD)
Menurut Jagiyanto HM (2005:700) dalam buku yang berjudul Analisis dan Desain Sistem Informasi, Data Flow Diagram digunakan untuk menggambarkan suatau system yang telah ada atau system baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau lingkungan fisik dimana data tersebut akan tersimpan. Data Flow Diagram juga digunakan pada metodologi pengembangan system yang terstruktur.
Data Flow Diagram merupakan alat yang cukup popular sekarang ini, karena dapat menggambarkan arus data didalam system dengan terstruktur dan jelas. Lebih lanjut DFD juga merupakan dokumentasi dari system yang baik. Berikut ini symbol-simbol yang sering digunakan dalam membuat suatu DFD.
Tabel 2.2 Simbol Date Flow Diagram
2.5.1 Data Flow Diagram (Dfd) Fisik
Data flow diagram (DFD) fisik lebih tepat digunakan untuk menggambarkan sistem yang ada (sistem yang lama). Penekanan dari data flow diagram (DFD) fisik adalah bagaimana proses-proses manual. Dengan menggunakan DFD fisik, bagaimana proses sistem yang ada akan lebih dapat digambarkan dan dikomunikasikankepada pemakai sistem, sehingga dapat memperoleh gambaran yang jelas bagaimana sistem tersebut bekerja.
2.5.2 Data Flow Diagram (Dfd) Logic
logik tidak menekankan pada bagaimana sistem diterapkan, tetapi penekanannya hanya pada logika dari kebutuhan-kebutuhan sistem,yaitu proses apa secara logika yang dibutuhkan oleh sistem. Karena sistem yang dibutuhkan belum tentu diterima oleh ; pemakai sistem dan biasanya sistem yang diusulkan terdiri beberapa alternative, maka penggambaran sistem secara logika terlebih dahulu tanpa berkepentingan dengan penerapannya secara fisik akan lebih menghemat waktu penggambarannya dibandingkan dengan DFD fisik. Untuk sistem komputerisasi , penggambaran DFD logic yang hanya menunjukan kebutuhan proses dari sistem yang usulkan secara logika, biasa proses-proses yang digambarkan hanya merupakan proses-proses secara computer saja.
2.6 Bagan Alir (Flowchart)
Menurut Jogiyanto HM (2005:795) dalam buku yang berjudul analisis dan desain sistem informasi, bagan alir (flowchart) yang mununjukan alir (flow) didalam program atau prosedur sistem secara logika.
Menurut Al-bahra (2005:263) dalam buku yang berjudul analisis dan desain sistem informasi, bagan alir (flowchart) adalah bagan-bagan yang mempunyai arus yang menggambarkan langkah-langkah penyelesaian suatu masalah.
Flowchart adalah bagian (chart) yang menunjukan alir (Flow) didalam program dan prosedur sistem secara logika. Symbol – symbol yang umum digunakan padaFlowchart adalah sebagai berikut:
2.7 Pengertian Database.
Menurut Hoffer,dkk,(2005),database adalah kumpulan data yang terorganisasi dari data-data yang secara nalar terkait.
Sebuah database mencatat berbagai data yang di perlukanoleh suatu organisasi. Rekaman-rekaman data tersebut pada suatu saat akan di ambil dan melalui suatu pemr osesan akan di peroleh informasi yang di kehendaki oleh pengguna. Basis data(database) merupakan kumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lain, jenjang ini dapat digambarkan sebagai berikut:
a. Karakter-karakter
Karakter merupakan bagian data yang terkecil, dapatberupa karakter merik, huruf ataupun karakter-karakter khusus (special characters) yang membentuk suatu item data
b. Field
Suatu field menggambar suatu atribut dari record yang menunjukkan suatu item dari data.
c. Record
Kumpulan dari field memberikan record. Record menggambarkan suatu unit data individu yang tertentu. Kumpulan dari record membentuk suatu file.
d. File
File merupakan kumpulan dari record yang saling berkaitan dan memiliki format field yang sama dan sejenis e. Database
Database (basis data) merupakan kumpulan daridata yang saling berhubungan antara satu dengan yang lainnya, yang tersimpan di perangkat keras computer menggunakan perangkat lunak untuk memenipulasi.
Ada manfaat database yaitu :
1. Menyajikan informasi mahasiswa yang status cuti
2. Mencetak informasi penduduk yang sudah waktunya memiliki kartu tanda penduduk (KTP)
3. Mencetak daftar pelanggan berdasarkan suatu wilayah tertentu dan sebagainya
2.8 Normalisasi
Normalisasi adalah suatu proses untuk mengubah suatu tabel yang memiliki masalah tertentu kedalam dua buah tabel atau lebih yang saling berelasi, yang tidak memiliki masalah tersebut. Maslah tersebut biasanya merupakan ketidak konsistenan data (tidak normal) apabila dilakukan penghapusan (delete), pengubah an (update) dan penyimpanan serta pembacaan (retrieve) pada suatu basis data. Jika criteria ketiga (BCNF) tidak dapat terpenuhi maka paling tidak tabel tersebut tidak melanggar bentu
norma tahap ketiga (normal from/3NF). Criteria diatas merupakan criteria minimal untuk mendapatkan prediksi efisien/normal bagi semua tabel . akan tetapi kita juga dapat menerapkan kriteria-kriteria lain yang juga tercakup dalam kerangka normalisasi , walaupun bukan merupakan criteria utama .
2.9 Database Relationship
Database relasional secara sederhana dapat dikatakan sebagai suatu database yang didalamnya terdapat tabel-tabel yang saling berelasi satu sama lain. Relationship adalah hubungan antara satu tabel dengan tabel yang lainnya yang ditenrukan berdasarkan aturan-aturan tertentu relationship terdiri dari atas berapa jenis, yaitu :
1. One to one ( ralasi satu ke satu )
Hubungan atara tabel pertama dengan tabel kedua adalah berbanding satu. Dalam hal ini, tiap record dalam tabel pertama hanya memiliki satu record yang cocok pada tabel kedua . hubungan satu kesatu ini digunakan untuk membuat satu tabel dengan banyak filed, untuk memisahkan sebagian tabel dalam mengamankan data dan untuk menghemat penyimpanan data yang hanya dioperasikan pada sebagian isi tabel.
2. One to many ( relasi satu ke banyak ) Hubungan antara tabel pertama dengan tabel kedua adalah satu berbanding banyak. Dalam hal ini, tiap record dalam tabel pertama memiliki lebih dari satu record yang cocok pada tabel kedua. 3. Many to many (relasi banyak ke banyak)
Hubungan antara tabel pertama dengan tabel kedua adalah banyak berbanding banyak. Dalam hal ini, sejumlah record yang cocok.
2.10 Microsoft Access
database yang lebih dulu popular seperti dbase dan paradox. Untuk lingkunkup jaringan , access juga dapat bekerja sma denga SQL (structured query langueange)
2.10.1 Objek Database
Access adalah relational database management (RDBMS). Access juga merupakan tipe management sistem (DBMS) yang menyimpan data kedalam subuah tabel yang saling berelasi , umumnya database access terdiri atas beberapa bagian yakni : 1. Tabel
Tabel dianggap sebagai jantungnya sebuah database. Objek database selain tabel adalah bersifat pilihan . namun sebuah database tidak bias tanpa tabel. Sebuah database dapat memiliki lebih dari satu tabel. Tabel dibuat dari sukumpulan field. Field adalah informasi yang spesifik. Field dapat juga sebagai kolom.
2. Query
Digunakan untuk mengambil simpanan yang mengandung informasi tertentu, dari data yang disimpan dalam tabel.
3. Form
Format yang dapat diubah-ubah untuk memasukkan dan melihat informasi tabel pada database. Adanya form membantu dalam melakukan pengisian, perubahan, atau penghapusan data. Jika proses dilakukan melalui tabel,dirasakan lebih sulit khususnya sejumlah data pada tabel yang kompleks dengan rangkaian relasi. 4. Report
Report digunakan untuk pembuatan dan pengolahan laporan. Sejumlah data yang bersumber dari tabel atau query dapat disajikan dengan tampilan yang mudah dipahami melalui objek database yang disebut dengan report.
5. Pages
Pages dugunakan untuk pembuatan dan pengolahan data access page.
6. Macros
Macros digunakan untuk menyimpan sejumlah intruksi singkat dalam melakukan proses terhadap suatu objek database.
7. Modules
Modules digunakan untuk pembuatan dan pengolahan modul di dalam visual basic.
2.11 Visual Basic 6.0
Menurut widodo budiharto,visual basic adalah bahasa pemrograman event-driven yang berasal dari basic. Event driven artinya program menunggu sampai adanya respon dari pemakai berupa kejadian tertentu,misalnya tombol diklik, atau menu dipilih. Ketika event driven terdeteksi, event yang berhubungan akan melakukan aksi sesuai dengan koe yang diberikan . basis adalah salah satu bahasa pemrograman yang sudah dikenal oleh pemakai computer. Bahasa ini dapat dikatakan sebagai bahasa pemrograman yang paling mudah sesuai dengan namanya. Namun sebenarnya nama basic adalah kependekan dari kata-kata : B (beginner’s), A (All-purpose), S (symbol), l (instruction), C (code). Bahasa ini pertama kali muncul pada tahun 1960 dan diperkenalkan oleh dartmounth college. Visual basic 6.0 banyak dipakai oleh para programmer dan pengembang aplikasi, karena kemudahan yang ditawarkan . dalam pengembangan aplikasi,para programmer tidak terlalu dipusingkan dengan tampilan dari program, karena visual basic 6.0 menyediakan banyak komponen control yang desain tampilannya dari program. Dengan visual basic 6.0 dapat dikembangkan berbagai jenis aplikasi, seperti aplikasi database, jaringan, internet, multimedia grafik, dan lain-lain. Dalam lingkungan pemrograman visuall bsic 6.0 terdapat komponen vital yang menjadi sarana dalam pembuatan program aplikasi.
III.ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM
3.1 Sejarah Singkat Perusahaan
Perusahaan ini berdiri dari tahun 2001. Tetapi dengan berjalannya waktu, ditahun 2000 bapak henry pun merasa ingin mandiri , oleh karna itu iya pun memutuskan untuk mendirikan perusahaan tunggal sendiri dengan nama CV. MERTO RANTAU PRAPAT yang telah berdiri sampai sekarang.
Perusahaan ini adalah perusahaan yang menerima pesanan dengan menjual kabel tanpa mengalami perubahan untuk memenuhi costumer . kegiatan utama perusahaan adalah meliputi penanganan stok, penyimpanan (gudang), penyerahan kabel listrik, telepon, atau aksesoris lainnya.
Dari tahun ketahun perusahaan terus berkembang dan meningkat sehingga perusahaan mengalami perubahan terutama pada struktur organisasinya, hal ini dikarenakan seiring dengan perkembangannya , perusahaan melalui dengan penambahan SDM untuk bagian perusahaan yang dapat memperlancar hubungan antara perusahaan, costummer supplier.
3.4 Analisa Sistem Yang Sedang Berjalan
Penganalisaan sistem yang sedang berjalan dilakukan guna untuk mengetahui permasalahan yang sebenarnya dihadapi oleh CV. Metro rantau prapat. penganalisaan ini berguna untuk memberikan bentuk-bentuk alternative yang dibutuhkan. Diharapkan dengan adanya bentuk-bentuk alternative ini, sekiranya akan memberikan bentuk laporan yang lebih baik serta mudah untuk lebih dipahami oleh pemakai sistem ataupun pihak yang berkepentingan dengan kinerja sistem ini.
Untuk berbagai macam kebutuhan pengolahan data penjualan diperlukan suatu sistem pencatatdan penyajian laporan dengan kinerja yang cepat, tepat serta akurat sesuai dengan kebutuhan. Prosedur penjualan yang diterapkan pada CV metro rantau prapat pada saat ini adalah :
1. pelanggan melakukan permintaan barang kepada bagian penjualan, kemudian bagian penjualan akan
melakukan pengecekan stok barang ke gudang untuk melakukan transaksi 2. jika adanya stok digudang maka
permintaan akan dipenuhi
3. gudang akan membuat faktur pengeluaran barang yang butuh
4. setelah itu akan dibuat laporan penjualan rangkap dua.
Berdasarkan prosedur penjualan pakaian diatas terlihat masih melakukan pencatatan transaksi secara manual, sehingga hasil yang dapat sering terjadi kekeliruan dan kesalahan. Penyimpanan faktur-faktur penjualan masih dalam bentuk dokumen – dokumen sehingga menyulitkan dalam pebcarian suatu data.
3.4.1 Evaluasi Sistem Yang Sedang Berjalan
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan terhadap sistem lama, maka ditemukan beberapa kendala atau permasalahan :
1. pembuatan laporan yang masih menggunakan Microsoft exel akan memakan waktu yang lama sehingga ketelitian harus diperhatikan benar supaya laporan yang dibuat dapat menghasilkan informasi yang benar terjamin
2. karena pada CV metro rantau prapat terjadi transaksi tiap hari maka kesalahan pengetikan tidak menutup kemungkinan terjadi salah hitung
3. memerlukan waktu yang panjang dalam pengolahan data karena sering terjadi pengerjaan yang berulang-ulang sehingga terjadi duplikasi data
3.6.2 Analisa Input, Proses, Dan Output
Dalam penggunaan computer pada CV metro rantau prapat belum menggunakan sistem database sebagaimana layaknya sistem pengolahan data terkomputerisasi. Computer disini hanya menggunakan sebagai alat ketik, namun sebagai suatu perusahaan ini telah mempunyai pengarsipan berupa laporan, dokumentasi dan lain-lain yang dibuat secara manual.
Untuk dapat mengetahui bagaimana sistem informasi yang terdapat pada CV . metro rantau prapat maka lakukan penganalisaan terhadap data penjualan yang dihasilkan pada sistem informasi data penjualan.
Faktur data penjualan digunakan untuk mencatat semua barang yang dibeli oleh konsumen, seperti pada contoh faktur berikut:
Gambar 3.2 Faktur
2. Analisa proses
Dilihat dari bentuk input yang ada pada saat ini, terlihat jelas bahwa proses sudah menggunakan computer tetapi masih menggunakan excel. Dimana setiap laporan dilakukan proses pencatatan kedalam excel sehingga penggunaan computer belumm efisien. Proses pengentrian data penjualan masih menggunakan excel sehingga penggunaan computer tidak akurat dan tidak efisien dan efektif da n pencarian laporan tidak dapat diketahui dengan cepat serta sering terjadi kesalahan alam pembuatan laporan.
3. Analisa output
Dalam menghasilkan laporan membutuhkan waktu yang lama dan terdapat beberapa prosedur, dimana administrasi harus menunggu dari setiap proses transaksi distribusi setelah ini barulah bias dibuat pembukuan.Analisa output dilakukan berdasarkan faktur-faktur atau data penjualan yang dihasilkan
3.7 Sistem Yang Diusulkan
Seperti yang telah dijelaskan pada sebelumnya bahwa sistem informasi penualan barang pada CV. Metro rantau prapat yang ada masih belum maksimal. Penulis mencoba merancang suatu sistem informasi penjualan barang pada CV. Metro rantau prapat dengan menggunakan aplikasi computer yaitu Microsoft visual basic 6.0 adapun penjelasan tentang sistem yang diusulkan dapat dijelaskan sebagai berikut :
Aplikasi yang digunakan oleh penulis yaitu menggunakan sistem aplikasi pemrograman berbasis Microsoft visual basic 6.0 dimana dalam aplikasi ini penulis membuat databasenya terlebih dahulu.
Seluruh data akan diinput kedalam computer, kemudian data-data tersebut disimpan dalam suatu database. Setelah itu data-data tersebut diinput kedalam program dalam program yang akan disusulkan kepada manager file database dalam bentuk tabel-tabel data dan untuk selanjutnya diproses dan diolah dengan menggunakan aplikasi pemrograman Microsoft visual basic 6.0 . data-data tersebut kemudian dibuat menjadi form-form, setelah itu data secara otomatis akan terekam di database yang telah dibuat sebelumnya.
3.8 Diagram Konteks
Untuk mempermudah perencanaan sistem, maka pada bagian ini penulis mencoba untuk merancang alir yang dibutuhkan sebagai berikut
Gambar 3.3 Diagram Konteks
3.9 DFD level nol
digambarkan diagram yang lebih terinci. Diagram ini menggambarkan tabel-tabel yang akan digunakan sistem . bentuk dari diagram diorganisasikan sedemikian rupa kelak dapat dimanfaatkan kembali dengan cepat dan
menu utama disajikan seperti pada gambar 3.5
Gambar 3.5 Rancangan Menu Utama 1. Form sub menu file
Gambar 3.6 rancangan sub menu file 2. Sub menu transaksi
Gambar 3.7 rancangan sub menu transaksi
3. Sub menu laporan
Gambar 3.8 Rancanagn sub menu laporan 3.12 Perancangan Form
3.12.1 Desain Input
Desain input merupakan suatu bentuk masukkan yang dibutuhkan dalam sistem informasi persediaan barang pada CV. Metro Rantau Prapat
1. Rancangan Form Barang
Form barang merupakan media untuk memasukkan data barang yang tersedia. Bentuk rancangan form input barang dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.9 Rancangan Form Barang
2. Rancangan Form Supplier
Form supplier merupakan media untuk memasukkan data supplier yang tersedia. Bentuk rancangan form input barang dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.10 Rancangan Form Supplier
3. Rancangan Form Pembelian
Gambar 3.11 Rancangan Form Pembelian
4. Rancangan Form Penjualan
Form penjualan merupakan media untuk memasukkan data pembelian barang. Bentuk rancangan form pembelian dapat dilihat pada gambar dibawah ini
Gambar 3.12 Rancangan Form Penjualan
3.12.2 Desain Out put
Laporan data persediaan barang merupakan media untuk menampilkan data persediaan barang. Bentuk rancangan persediaan barang dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.13 Laporan Persediaan Barang
1. Laporan Data Pembelian/Periode
Laporan data pembelian /periode merupakan media untuk menampilkan data pembelian untuk setiap periode yang ditentukan. Bentuk rancangan laporan pembelian/periode dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 3.14 Laporan Pembelian
2. Laporan Data Penjualan/Periode
Laporan data penjualan/tanggal merupakan media untuk menampilkan data penjualan untuk setiap periode yang ditentukan. Bentuk rancangan laporan penjualan/periode dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
IV. IMPLEMENTASI SISTEM 4.1 Implementasi Sistem
Implementasi sistem merupakan bagian dari siklus hidup pengmbangan sistem. Untuk melakuakan sebuah implementasi maka diperlukan program computer untuk peerncangan dan penulisan kode program yang sesuai dengan sistem yang dirancang.
Implementasi sistem dilakukan setelah software sistem yang dirancang sebelumnya selesai dikerjakan dan dilakukan pengujian. Dan implementasinya dibutuhkan beberapa tahap sehingga software sistem bisa berjalan dengan baik.
4.1.1 Komponen Utama Dalam Sistem
Dalam pembuatan program sistem aplikasi yang sudah dirancang membutuhkan perangkat keras ( Hardware), perangkat lunak (software) dan perangkat operator ( brainware). Adapun hardware, software dan brainware yang dibutuhkan adalah sebagai berikut:
a. Perangkat keras (hardware) 1. Satu unit computer 2. Monitor
3. Keyboard 4. Mouse
b. Perangkat lunak (software)
1. Sistem operasi Microsoft windows 2. Sistem visual basic 6.0
3. Anti virus untuk mengetahui terjadinya kerusakan sistem
c. Brainware
Brainware merupakan bagian pendukung yang sangat membantu untuk menjalankan atau mengoperasikan sistem yang telah diterapkan .
4.1.2 Tujuan Implementasi sistem
Adapu tujuan dari pada pengimplementasian sistem ini adalah bertujuan agar kita mengetahui kelebihan dan kekurangan dari sistem yang baru.
4.1.3 Pemeliharan sistem
Berdasarkan hal diatas maka diperlukannya adanya pemeliharaan sistem agar sistem tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya . adapun tujuan dari pemeliharaan sistem ini atas adalah sebagai berikut :
1. mencegah terjadinya kelainan sistem yang dapat mendatangkan masalah-masalh baru
2. mengantikan pemeliharaan sistem dengan survey sytem jika memodifikasi yang diminta relative besar.
4.2 Demonstrasi Program 4.2.1 Tampilan Utama Aplikasi
Melalui menu-menu didalam form ini, use dapat masuk kedalam form lainnya. Struktur yang terdapat pada form ini adalah :
1. File
a. Data barang, berfungsi untuk masuk kedalam form barang (untuk memasukkan data barang)
b. Data supplier,berfungsi untuk masuk kedalam form supplier (untuk memasukkan data supplier)
2. Transaksi
a. data barang masuk,berfungsi untuk masuk kedalam form data barang masuk
b. data barang keluar,berfungsi untuk masuk kedalam form data barang keluar
3. Laporan
a. data persiapan, berfungsi untuk melihat laporan persediaan barang
b. supplier, berfungsi untuk melihat laporan pemasuk barang
c. data pemasukan barang,berfungsi untuk melihat laporan pembelian barang per periode
d. data penggeluaran barang, berfungsi untuk melihat laporan pemjualan barang per periode
4. Exit
a. Berguna untuk tombol keluar dari aplikasi
4.2.2 Tampilan Input Data Barang
Form ini untuk menginput data barang dalam form ini terdapat 6 tombol :
1. Baru,berfungsi untuk membuat data barang baru
2. Simpan, berfungsi untuk menyimpan data barang yang baru
3. Batal, berfungsi untuk membatalkan proses penginputan data
5. Hapus, berfungsi untuk menghapus data barang
6. Keluar, berfungsi untuk keluar dari form
4.2.3 Tampilan Input Data Supplier
Form ini untuk mengimput data supplier dalam form ini terdapat 6 tombol :
1. Baru,berfungsi untuk membuat data barang baru
2. Simpan, berfungsi untuk menyimpan data barang yang baru
3. Batal, berfungsi untuk membatalkan proses penginputan data
4. Edit, berfungsi untuk mengedit data barang
5. Hapus, berfungsi untuk menghapus data barang
6. Keluar, berfungsi untuk keluar dari form
4.2.4 Tampilan Input Data Barang Masuk
Form ini untuk menginput data barang masuk Dalam form ini terdapat 8 tombol :
1. Baru, berfungsi untuk membuat barang baru
2. Simpan, berfungsi untuk menyimpan data barang yang baru
3. Batal, berfungsi untuk membatalkan proses penginput data
4. Edit, berfungsi untuk mengedit data barang
5. Hapus, berfungsi untuk menghapus data barang
6. Keluar, berfungsi untuk keluar dari form
7. Add, berfungsi untuk menambahkan data pemasukan barang
8. Cancel, berfungsi untuk membatalkan dalam proses data
4.2.5 Tampilan Input Data Barang Keluar
Form ini untuk menginput data barang keluar Dalam form ini terdapat 8 tombol :
1. Baru, berfungsi untuk membuat data barang baru
2. Simpan, berfungsi untuk menyimpan data barang yang baru
3. Batal, berfungsi untuk membatalkan proses penginputan data
4. Edit, berfungsi untuk mengedit data barang
5. Hapus, berfungsi untuk menghapus data barang
6. Keluar, berfungsi untuk keluar form 7. Add, berfungsi untuk menambahkan data
pemasukan barang
8. Cancel, berfungsi untuk membatalkan dalam proses data
V.KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan
Kesimpulan merupakan ringkasan yang di ambil dari isi pada bab sebelumnya terutama pada bab implementasi hasil. Adapun kesimpulan tersebut adalah sebagai berikut :
1. CV .metro rantau prapat adalah perusahaan yang bergerak dibidang penjaualan kabel
2. Penggunaan teknologi computer dalam mengolah data penjualan gambar pada perusahaan adalah untuk memberikan kemudahan kepada perusahaan dalam memberikan informasi dalam persediaan dan penjualan barang kepada pelanggan 3. Pengolahan data sistem informasi
penjualan barang menggunakan visual basic 6.0 sangat membantu karena mudah di mengerti dan di operasikan, selain itu propgram ini juga dapat mempercepat proses transaksi sehingga tidak banyak membuang waktu pelanggan,dengan demikian menjadi peningkatan kinerja perusahaan
5.2 Saran
Selesai mengadakan penelitian maka penulis membuat saran untuk CV. Metro rantau prapat adalah sebagai berikut :
1. Seiring dengan perkembngan peusahaan , sebaik perusahaan menggunakan program visual basic 6.0agar mempermudah dalam menyajikan informasi penjualan barang kepada pelanggan, juga mempermudah dalam membuat laporan untuk perusahaan. 2. Sebaiknya perusahaan memberikan
3. Mengembangkan aplikasi computer yang sesuaikan dengan kebutuhan pereusahaan sehingga aplikasi tersebut menjadi lebih sempurna.
DAFTAR PUSTAKA
Al Fatta Hanif. 2007. ‘’ Analisis dan
Perencanan Sistem Informasi’’.
Yogyakarta, Penerbit ANDI.
Madcoms. 2005. ‘’ Aplikasi Pemograman Dtabase dengan Visual Basic 6.0 dan
Crystal Report ‘’. Yogyakarta : Penerbit ANDI.
Marlinda Linda, S.Kom. 2004. ‘’ Sistem Basis Data ‘’. Yogyakarta : Penerbit Andi. Rusmawan Uus. 2008. ‘’ Koleksi Program VB
6.0 Konsep ADO untuk Tugas Akhir Dan Skripsi ‘’. Jakarta : PT.Elex Media
Komputindo.
Soemarsono. 2010. ‘’ Dasar-dasar Penjualan’’. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo. Suarna Nana, ST. 2004. ‘’ Pedoman Microsoft
Access 2002 ‘’. Bandung : Yrama Widya.