Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada PT. Sima Technologies

160 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

SKRIPSI

Diajukan untuk Menempuh Ujian Akhir Sarjana Program Strata Satu Jurusan Teknik Informatika

Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Universitas Komputer Indonesia

AAT ARIF MUZAYYINUDDIN

10106159

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

FAKULTAS TEKNIK DAN ILMU KOMPUTER

UNIVERSITAS KOMPUTER INDONESIA

BANDUNG

(2)

i

Oleh

AAT ARIF MUZAYYINUDDIN 10106159

PT. Sima Technologies adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang rancang bangun dan pembuatan mesin-mesin produksi untuk industri diantaranya mesin-mesin produksi untuk industri garment, laundry, pengisian (filling),

packaging dan special application. Kebanyakan pelanggan dari PT. Sima

Technologies berada di kawasan kota bandung dan sekitarnya. Hal Ini tidak lepas dari banyaknya pabrik garment yang berada di daerah Bandung. Namun karena promosi yang dilakukan sebatas memasang iklan sehingga tidak bisa menjangkau pasar yang luas.

Pada Tugas Akhir ini, penulis mengimplementasikan website yang menyediakan informasi tentang produk, penjualan dan pemesanan secara online

pada PT. Sima Technologies. Website ini dibuat menggunakan data base mysql, menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan apache sebagai webserver.

Dari hasil implementasi dan pengujian sistem informasi penjualan berbasiskan web pada PT. Sima technologies dapat diambil kesimpulan bahwa Proses transaksi pemesanan dan penjualan bisa dilakukan secara online sehingga bisa dilakukan kapan dan dimana saja.

(3)

ii

by

AAT ARIF MUZAYYINUDDIN 10106159

PT.Sima Technologies is a company engaged in design engineering and manufacture of production machinery for industries such as production machinery for the garment industry, Laundry, charging (filling), packaging, and special applications.Most customers of PT.Sima Technologies is located in Bandung and the surrounding area.It is not separated from the many garment factories in the area of Bandung.However, due to limited promotion by advertising so it can not reach a wide market.

In this thesis, the authors implement a website that provides information about products, sales and reservations online at.Sima Technologies.This website is created using the mysql database, using PHP as a programming language and Apache as the webserver.

From the results of the implementation and testing of web-based sales information system at PT.Sima technologies can be concluded that the process of ordering and sales transactions can be done online so it can be done anytime and anywhere.

(4)

iii

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya. Karena atas rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan tugas akhir dengan judul “Sistem Informasi Penjualan Berbasiskan Web Pada PT. Sima Technologies”. Keterbatasan kemampuan, pengetahuan dan pengalaman penulis dalam pembuatan Skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan. Namun meskipun demikian, penulis berharap Skripsi ini tidak hanya bermanfaat bagi penulis, tetapi bagi pembaca pada umumnya. Untuk itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Dalam penyusunan Skripsi ini tidak lepas dari doa dan bantuan serta dukungan berbagai pihak, maka dalam kesempatan ini dengan segala kerendahan hati penulis menyampaikan rasa hormat dan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Allah SWT yang telah memberikan kelancaran serta kemudahan dalam mengerjakan Skripsi.

2. Orang tua tercinta Ayah dan Ibu yang selalu memberikan kasih sayang, doa dan dukungan baik moril maupun materil yang tiada hentinya.

3. Adik-adik ku tercinta yang telah memberikan semangat serta dukungannya.

(5)

iv

6. Bapak Irfan Maliki, S.T. selaku Dosen Wali Kelas IF-4 angkatan 2006 Fakultas Teknik Universitas Komputer Indonesia.

7. Bapak Iskandar Iqbal, S.T selaku Dosen Reviewer yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini.

8. Ibu Tati Harihayati M, S.T, M.T., selaku Dosen Penguji 3 yang telah membantu dalam penyusunan skripsi ini.

9. Semua dosen Teknik Informatika yang telah memberikan ilmu dan pengetahuan selama perkuliahan.

10.Bapak H. Sigit Marbangun, SST selaku pemilik PT. Sima Technologies yang telah memberikan kesempatan untuk melaksanakan penelitian. 11.Sdr. Akhmad Affandi dan Indra Wijaya yang telah memberikan dukungan

serta bantuan dalam membuat skripsi.

12.Teman-teman Angkatan 2006 terutama untuk semua anak-anak IF-4 yang telah membantu dan men-support penulis

13.Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyusunan Skripsi ini, yang tidak dapat penulis cantumkan satu persatu.

(6)

v

Bandung, Juli 2010

(7)

xiii

Proses Merupakan proses komputer yang terjadi didalam dokumen

Aliran Menunjukan data-data yang mengalir pada sistem

Proses Manual

Merupakan proses yang terjadi dalam

Flow Map

File Store

Merupakan penyimpanan data menunjukan data yang disimpan kedalam suatu disk/hardisk

Dokumen Dokumen yang ada dalam Flow Map

Offine Storage

Menunjukan tempat penyimpanan data berupa arsip

2. Simbol Data Flow Diagram

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Proses

Menunjukan kegiatan/kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer

Terminator Menunjukan bagian dari luar

Arus/Aliran

data Menunjukan arus dari proses

Data Store

(8)

xiv

Garis

Menunjukan penghubung antara himpunan relasi dengan himpunan entitas dan himpunan entitas dengan atributnya

Belah ketupat /Relationship

Memiliki properti yang dimiliki oleh setiap entitas yang akan disimpan datanya.

Atribut

Memiliki properti yang dimiliki oleh setiap entitas yang akan disimpan datanya

4. Simbol Flowchart

SIMBOL NAMA KETERANGAN

Proses Mewakili suatu proses

Garis alir Menunjukan arus dari proses

Input/Output Mewakili Input/Output

Titik Terminal

(9)

xv

+ Dan

( ) Opsional (boleh ada boleh tidak)

{ } Iterasi / pengulangan

*…….* Komentar

@

Identifikasi sebagai atribut hingga ; biasanya merupakan elemen numeric atau alphabet, misalnya : A-Z atau 0-9

(10)

148

kesebelas. PT. Ikrar Mandiriabadi. 1999.

Ding ,Julian, 2005, e-commerce, Law dan Practice, Bandung.

Firdaus, PHP & MySQL dengan DREAMWEAVER. Penerbit Maxikom. Palembang 2007.

Hakim, Lukmanul. Trik Rahasia Master Php Terbongkar Lagi. Penerbit Lokomedia. Yogyakarta. 2009.

Kadir, Abdul. Pengenalan Sistem Informasi. Penerbit Andi.Yogyakarta. 2003. Ladjamudin, Al-Bahra Bin. Analisis dan Desain Sistem Informasi. Penerbit Graha

Ilmu. Yogyakarta. 2005.

McLeod, Raymond. Management Information Systems 7th Edition. Prentice Hall, Inc. New Jersey. 1998.

Nugroho, Bunafit. Membuat Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web dengan

PHP dan MySQL. Penerbit Gava Media. Yogyakarta. 2008.

Pressman, Roger S. Rekayasa Perangkat Lunak: Pendekatan Praktisi (Buku I).

(11)

1

Internet merupakan teknologi yang memiliki cakupan sangat luas. Di mana

internet terhubung secara online tanpa mengenal batas waktu dan tempat. Dalam

hal ini, bila perusahaan menggunakan internet dalam sistem informasinya maka akan memberikan kemudahan bagi para pelanggan dalam mendapatkan informasi yang dibutuhkan dan juga perusahaan itu sendiri, salah satunya adalah penerapan sistem informasi penjualan secara online atau yang sering disebut juga

e-commerce.

Salah satu aktivitas perusahaan yang terpenting adalah aktivitas penjualan di mana penjualan merupakan ujung tombak suatu perusahaan. Tujuan penjualan yang utama adalah mencapai tingkat volume penjualan yang besar yang tentunya menentukan kelangsungan hidup perusahaan dan mendatangkan laba bagi perusahaan serta pengembalian investasi yang telah ditanamkan. Dalam pelaksanaan proses penjualan produk seharusnya mengandalkan ketepatan, kecepatan, kemudahan dalam proses penjualan.

PT. Sima Technologies adalah sebuah perusahaan yang bergerak dibidang rancang bangun dan pembuatan mesin-mesin produksi untuk industri diantaranya mesin-mesin produksi untuk industri garment, laundry, pengisian (filling),

packaging dan special application. Kebanyakan pelanggan dari PT. Sima

(12)

promosi yang dilakukan sebatas memasang iklan sehingga tidak bisa menjangkau pasar yang luas.

PT. Sima Technologies berdiri sejak 1999 namun sampai sekarang penjualan yang dilakukan masih secara konvensional yaitu pelanggan datang langsung ke tempat untuk sekedar memesan barang yang diinginkan. Hal ini tentu saja sangat merepotkan karena beberapa pelanggan dari PT. Sima Technologies berada di luar Kota Bandung dan bahkan ada pelanggan yang berasal dari luar negeri.

Maka berdasarkan pemaparan permasalahan di atas dapat disimpulkan bahwa PT. Sima Technologies membutuhkan suatu aplikasi yang memudahkan transaksi penjualan dan pembelian serta pengontrolan barang dan pembuatan laporan data barang, oleh karena itu penulis mengangkat permasalahan yang ada di PT. Sima Technologies sebagai topik laporan tugas akhir dengan judul “Sistem Informasi Penjualan Berbasiskan Web Pada PT. Sima Technologies”.

1.2 Rumusan Masalah

Memperhatikan latar belakang diatas dan berdasarkan hasil diskusi dengan pihak pimpinan PT. Sima Technologies maka dapat dirumuskan permasalahan yaitu: bagaimana membangun sistem informasi penjualan berbasiskan web pada PT. Sima Technologies.

1.3 Maksud dan Tujuan

(13)

Adapun tujuanya adalah :

1. Dapat mempermudah proses transaksi pemesanan dan penjualan serta bisa digunakan kapan dan dimana saja, sehingga konsumen tidak perlu datang ke tempat.

2. Mempromosikan PT. Sima Technologies agar memperluas jangkauan pasar.

1.4 Batasan Masalah

Adapun batasan masalah atau ruang lingkup pada pembuatan sistem informasi penjualan ini dibagi menjadi 6 bagian antara lain :

a. Data

Data yang ada dalam Sistem Informasi Penjualan ini adalah sebagai berikut : Data Produk, Data detail produk, Data Kategori Produk, Data Pelanggan, Data pemesanan, Data admin, Data Transaksi penjualan dan Data-data tersebut akan dikelola oleh admin.

b. Proses

Proses yang ada dalam sistem informasi penjualan ini adalah sebagai berikut : proses pemesanan, proses pembayaran, proses daftar pelanggan, proses pembuatan laporan, proses tambah produk, proses tambah kategori produk dan proses tambah admin.

c. Keluaran

(14)

data pemesanan, informasi penjualan barang, informasi data status pembayaran, dan laporan penjualan.

d. Pemodelan

Model analisis perangkat lunak yang digunakan adalah pemodelan analisis terstruktur. Alat (tools) yang digunakan adalah DFD (Data Flow Diagram), ERD dan Flow Map.

e. Keamanan (Security)

Keamanan yang digunakan di dalam sistem informasi penjualan ini antara lain : Menggunakan HTTPS dan SSL, Menggunakan fungsi untuk menangkal serangan XSS(Cross Side Scripting), SQL Injection dan Blind SQL Injection, dan Penggunaan kriptografi yaitu antara lain dengan menggunakan enkripsi untuk mengacak data, metoda yang digunakan adalah pengamanan informasi dengan menggunakan public key system. Infrastruktur yang dibentuk oleh sistem public key ini disebut Public Key Infrastructure.

f. Pembayaran (Payment)

Cara pembayaran pada sistem informasi penjualan ini bisa menggunakan beberapa cara yaitu Transfer ke rekening bank yang telah disediakan, Penggunaan paypal dan COD (Cash On Delivery).

g. User (Brainware)

(15)

h. Software

Software pembangun aplikasi ini menggunakan Macromedia

Dreamweaver 8, XAMPP dengan PHP dan MySQL. sedangkan untuk menjalankan aplikasi ini menggunakan internet browser.

i. Hardware (Minimum System Requirement)

Spesifikasi hardware yang digunakan untuk aplikasi ini yaitu : Processor

2,4 GHz, memory RAM 512mb, harddisk 40 GB, keyboard, mouse, monitor, printer dan modem.

j. Netware

Netware yang digunakan adalah modem internet untuk koneksi ke internet.

1.5 Metodologi Penelitian

Metodologi penelitian merupakan suatu proses yang digunakan untuk memecahkan suatu masalah secara logis, dimana memerlukan data-data untuk mendukung terlaksananya suatu penelitian. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif merupakan metode yang menggambarkan fakta-fakta dan informasi dalam situasi atau kejadian dimasa sekarang secara sistematis, faktual dan akurat. Metode penelitian ini memiliki tahapan sebagai berikut :

1. Tahap pengumpulan data

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

(16)

Pengumpulan data dengan cara mengumpulkan literatur, jurnal, paper

dan bacaan-bacaan yang ada kaitannya dengan judul penelitian. b. Observasi.

Teknik pengumpulan data dengan mengadakan penelitian dan peninjauan langsung terhadap permasalahan yang diambil.

c. Interview.

Teknik pengumpulan data dengan mengadakan tanya jawab secara langsung yang ada kaitannya dengan topik yang diambil.

2. Tahap pembuatan perangkat lunak.

Teknik analisis data dalam pembuatan perangkat lunak menggunakan paradigma perangkat lunak secara Waterfall (Gambar 1.1), yang meliputi beberapa proses yaitu:

a. System / Information Engineering

Merupakan bagian dari sistem yang terbesar dalam pengerjaan suatu proyek, dimulai dengan menetapkan berbagai kebutuhan dari semua elemen yang diperlukan sistem dan mengalokasikannya kedalam pembentukan perangkat lunak.

b. Analisis

Merupakan tahap menganalisis hal-hal yang diperlukan dalam pelaksanaan proyek pembuatan perangkat lunak.

c. Design

(17)

d. Coding

Tahap penerjemahan data atau pemecahan masalah yang telah dirancang keadalam bahasa pemrograman tertentu.

e. Pengujian

Merupakan tahap pengujian terhadap perangkat lunak yang dibangun.

f. Maintenance

Tahap akhir dimana suatu perangkat lunak yang sudah selesai dapat mengalami perubahan–perubahan atau penambahan sesuai dengan permintaan user.

Gambar 1.1 Metode Waterfall

1.6 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan proposal penelitian ini disusun untuk memberikan gambaran umum tentang penelitian yang dijalankan. Sistematika penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

Engineering

Analisys

Design

Coding

Testing

(18)

BAB I PENDAHULUAN

Bab ini berisi uraian tentang latar belakang masalah, merumuskan masalah, menentukan maksud dan tujuan, batasan masalah/ruang lingkup kajian, metodologi penelitian dan sistematika penulisan. BAB II. TINJAUAN PUSTAKA

Pada bab ini penyusun menguraikan tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, maksud dan tujuan batasan masalah, metodologi penelitian dan sistematika penulisan.

BAB III. ANALISIS MASALAH

Pada bab ini berisi tentang analisis dan perancangan dari keseluruhan sistem yang mencakup perancangan basis data, data flow diagram,

entity relationship diagram, diagram konteks dan perancangan antar

muka dari sistem yang akan di bangun. BAB IV. PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI

Pada bab ini menjelaskan tentang implementasi hasil dari analisis dan perancangan sistem ke dalam bentuk bahasa pemrograman, serta kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak yang di perlukan dalam membangun sistem. Bab ini juga berisi tentang pungujian pada sistem.

BAB V. KESIMPULAN DAN SARAN

(19)

9

PT. Sima Technologies adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang rancang bangun dan pembuatan mesin-mesin produksi untuk industri yang dirintis oleh putera-puteri terbaik Indonesia. Dengan didukung tenaga-tenaga terampil serta mengandalkan kemampuan dalam negeri, kami tampil untuk bersaing dengan produk luar negeri. PT. Sima Technologies juga memberikan jasa perbaikan rekondisi mesin-mesin manufaktur. Perusahaan ini telah berhasil memadukan keahlian khusus para karyawannya untuk membuat beragam jenis mesin-mesin produksi untuk industri garment, laundry, pengisian (filling),

packagingdanspecial application.

PT. Sima Technologies berdiri pada tahun 1999 dan dipimpin oleh Bpk. Sigit Marbangun SST. Perusahaan ini beralamat di Jl.Cisaranten Kulon No.16 RT 005 RW 007 Rancakasumba Arcamanik, Bandung, Indonesia.

Berikut beberapa keahlian khusus yang PT. SIMA Technologies tawarkan:

a) Rekayasa mesin, yaitu jasa perancangan dan pembuatan mesin-mesin produksi sesuai kebutuhan baik yang konvensional maupun yang modern. b) Rekayasa komponen dan mekanisasi, yaitu jasa pembuatan komponen

mesin berbagai bentuk, ukuran dan bahan serta pembuatan sistem mekanisasi berbagai model.

(20)

d) Instalasi dan Otomatisasi, yaitu jasa pembuatan instalasi, panel listrik power dan kontrol elektrik maupun elektronik serta instalasi jaringan pemipaan.

e) Sampai saat ini PT SIMA Technologies telah membuat lebih dari 100 jenis dan tipe mesin-mesin produksi untuk industri garment dan tekstil di Indonesia. Pelanggannya terdiri dari industri garment dan industri tekstil bertaraf nasional maupun international.

2.1.1 Struktur Organisasi PT Sima Technologies

Berikut ini adalah struktur organisasi pada PT Sima Technologies

H. Sigit Marbangun, SST Direktur

Hj. Nunun Kusworini, Dra Keuangan

Norman Sasono, Amd Admin,Pajak,Purchase

Agung Rachmadi Sales Marketing

Gandarum Djatmiko, Amd Design Mechanic/Produksi/Quality

Nelson Edi, Amd Design Otomasi/ Produksi/Quality

Dian Rumah Tangga, Monitor, Suplier,

Stock

Pembantu

Pembantu Pembantu

(21)

2.2 Landasan Teori 2.2.1 Konsep Dasar Sistem

Terdapat dua kelompok pendekatan sistem, yaitu sistem yang lebih menekankan pada prosedur dan elemennya (Ladjamudin, 2005). Pemahaman sistem dengan pendekatan prosedur yaitu suatu urutan kegiatan yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk mencapai tujuan tertentu. Urutan kegiatan digunakan untuk menjelaskan apa (what) yang harus dikerjakan, serta berapa banyak kuantitas pekerjaan tersebut, siapa (who) yang mengerjakannya, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.

Pemahaman sistem dengan pendekatan komponen atau elemen, yaitu kumpulan komponen yang saling berkaitan dan bekerjasama untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Suatu sistem dapat terdiri dari beberapa subsistem. Subsistem-subsistem tersebut dapat pula terdiri dari beberapa subsistem yang yang lebih kecil.

2.2.1.1Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat yang tertentu yaitu mempunyai komponen-komponen, batas sistem, lingkungan luar sistem,

penghubung, masukan, keluaran, pengolah dan sasaran atau tujuan. 1. Komponen sistem

(22)

Komponen-komponen sistem atau elemen-elemen sistem dapat berupa suatu subsistem atau bagian-bagian dari sistem.

2. Batasan Sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan dan menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.

3. Lingkungan Luar Sistem

Lingkungan luar dari suatu sistem adalah hal apapun diluar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan juga merugikan. Lingkungan luar yang menguntungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedangkan lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, jika tidak maka akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

4. Penghubung Sistem

(23)

5. Masukan Sistem

Masukan sistem adalah energi yang dimasukan ke dalam sistem. Masukan dapat berupa masukan perawatan dan masukan signal maintenance input

adalah energi yang dimasukan supaya sistem tersebut dapat berjalan.

Signal input adalah energi yang diproses untuk mendapatkan keluaran dari

sistem.

6. Keluaran Sistem

Keluaran sistem adalah energi yang diolah dan diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain.

7. Pengolahan Sistem

Suatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran.

8. Sasaran system

Suatu sistem mempunyai tujuan dan sasaran. Kalau sistem tidak mempunyai sasaran maka sistem tidak akan ada. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran dan tujuannya. Sasaran sangat berpengaruh pada masukan dan keluaran yang dihasilkan.

2.2.1.2Elemen sistem

(24)

a. Tujuan

Setiap system memiliki tujuan (goal), entah hanya satu atau mungkin banyak. Tujuan inilah yang menjadi pemotivasi yang mengarahkan system. Tanpa tujuan, system menjadi tak terarah dan tak terkendali.

b. Masukan

Masukan (input) system adalah segala sesuatu yang masuk kedalam system dan selanjutnya menjadi bahan untuk diproses. Masukan dapat berupa hal-hal berwujud (tampak secara fisik) maupun yang tidak tampak. c. Keluaran

Keluaran (output) merupakan hasil dari pemrosesan. Pada system informasi, keluaran bisa berupa suatu informasi, saran, cetakan laporan, dan sebagainya.

d. Proses

Proses merupakan bagian yang melakukan perubahan atau transformasi dari masukan menjadi keluaran yang berguna, misalnya berupa informasi dan produk, tetapi juga bisa berupa hal-hal yang tidak berguna, misalnya saja sisa pembuangan atau limbah.

e. Mekanisme pengendalian Umpan balik

(25)

2.2.1.3Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa sudut pandang, seperti sistem yang bersifat abstrak dan fisik, sistem alamiah dan buatan manusia, sistem tertentu dan tak tentu, dan sistem yang bersifat terbuka dan tertutup (Ladjamudin, 2005). Adapun penjelasan lebih detail dan rinci akan dipaparkan dibawah ini :

1. Sistem Abstrak dan Sistem Fisik

Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Sedangkan sistem fisik merupakan sistem yang ada secara fisik.

2. Sistem Alamiah dan Sistem Buatan Manusia.

Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi karena proses alam tidak dibuat oleh manusia (ditentukan dan tunduk kepada kehendak sang pencipta alam). Sedangkan sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia.

3. Sistem Tertentu (deterministic system) dan Sistem Tak Tentu (probabilistic system).

Sistem tertentu beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Sistem tertentu relatif stabil atau konstan dalam jangka waktu yang lama. Sedangkan sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas. 4. Sistem Tertutup dan Sistem Terbuka.

(26)

tanpa adanya turut campur tangan dari pihak luarnya. Sedangkan sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lain.

2.2.2 Konsep Dasar Informasi

Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam manajemen modern. Banyak keputusan strategis yang bergantung kepada informasi. Informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang lebih berarti dan berguna bagi penerimanya untuk mengambil keputusan masa kini maupun yang akan datang. Informasi mempunyai ciri benar atau salah, baru, tambahan, dan korektif. Alat pengolah informasi dapat meliputi elemen komputer, elemen non komputer atau kombinasinya.

Agar informasi dihasilkan lebih berharga, maka informasi harus memenuhi kriteria sebagai berikut:

1. Informasi harus akurat sehingga mendukung pihak manajemen dalam mengambil keputusan.

2. Informasi harus relevan, benar-benar terasa manfaatnya bagi yang membutuhkan.

3. Informasi harus tepat waktu sehingga tidak ada keterlambatan pada saat dibutuhkan.

2.2.3 Sistem Informasi

(27)

a. Suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi.

b. Sekumpulan prosedur organisasi yang pada saat dilaksanakan akan memberikan informasi bagi pengambil keputusan atau untuk mengendalikan organisasi.

c. Suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi, mendukung operasi, bersifat manajerial, dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang diperlukan.

Dalam suatu sistem informasi terdapat lima komponen dalam system informasi, kelima komponen tersebut dapat diklasifikasikan sebagai berikut :

2.2.1.1 Perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai mesin.

2.2.2.1 Orang (people) dan prosedur (procedures) yang merupakan manusia dan tatacara menggunakan mesin.

2.2.3.1 Data merupakan jembatan penghubung antara manusia dan mesin agar terjadi suatu proses pengolahan data.

Gambar 2.1 Lima Komponen Sistem Informasi

Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat Lunak (Software)

DATA

Prosedur (Procedures)

(28)

2.2.4. E-Commerce

Elektronic commerce (Perniagaan Elektronik), sebagai bagian dari

ElektronicBusiness (Bisnis yang dilakukan dengan menggunakan Elektronic

Transmission), oleh para ahli dan pelaku bisnis dicoba dirumuskan definisinya.

Secara umum E-commerce dapat didefinisikan sebagai segala bentuk transaksi perdagangan/perniagaan barang atau jasa ( trade of goods and service ) dengan menggunakan media elektronik.

2.2.4.1Pengertian E-Commerce

E-commerce adalah kegiatan-kegiatan bisnis yang menyangkut konsumen

(consumers), manufaktur (manufactures), service providers dan pedagang

perantara (intermediaries) dengan menggunakan jaringan-jaringan komputer (komputer networks) yaitu internet.

e-commerce sebagai suatu konsep yang tidak dapat didefinisikan (Ding,

2005). E-commerce memiliki arti yang berbeda bagi orang yang berbeda. Perdagangan sebenarnya merupakan kegiatan yang dilakukan manusia sejak awal peradabannya. Sejalan dengan perkembangan manusia, cara dan sarana yang digunakan untuk berdagang senantiasa berubah. Bentuk perdagangan terbaru yang kian memudahkan penggunanya kini ialah e-commerce.

E-commerce digunakan untuk mendukung kegiatan pembelian dan

penjualan, pemasaran produk, jasa, dan informasi melalui internet atau extranet.

E-commerce umumnya dikelompokan menjadi dua buah kategori yaitu :

(29)

B2B menyatakan penjualan produk atau jasa yang melibatkan beberapa perusahaan dan dilakukan dengan system otomasi. Umumnya, perusahaan-perusahaan yang terlibat adalah pemasok, distributor, pabrik, toko, dll. Kebanyakan transaksi berlangsung secara langsung antara dua system. Model seperti ini telah banyak diterapkan.

Keuntungan B2B ini jika dikerjakan dengan benar dapat menghemat biaya, meningkatkan pendapatan, mempercepat pengiriman, mengurangi biaya administrasi, dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan

2. Business-to-customer (B2C)

B2C melibatkan interaksi dan transaksi antara sebuah perusahaan penjual dan para konsumen.

2.2.4.2Karakteristik E-commerce

Berbeda dengan transaksi perdagangan biasa, transaksi e-commerce memiliki beberapa karakteristik yang sangat khusus, yaitu:

(30)

b. Transaksi anonim: Para penjual dan pembeli dalam transaksi melalui internet tidak harus bertemu muka satu sama lainnya. Penjual tidak memerlukan nama dari pembeli sepanjang mengenai pembayarannya telah diotorisasi oleh penyedia sistem pembayaran yang ditentukan, yang biasanya dengan kartu kredit.

c. Produk digital dan non digital: Produk-produk digital seperti software komputer, musik dan produk lain yang bersifat digital dapat dipasarkan melalui internet dengan cara mendownload secara elektronik. Dalam perkembangannya obyek yang ditawarkan melalui internet juga meliputi barang-barang kebutuhan hidup lainnya.

d. Produk barang tak berwujud: Banyak perusahaan yang bergerak di bidang e-commerce dengan menawarkan barang tak berwujud separti data, software dan ide-ide yang dijual melalui internet.

2.2.5 Pengertian Internet

internet merupakan contoh jaringan terbesar yang menghubungkan jutaan komputer yang tersebar di seluruh penjuru dunia dan tak terikat pada satu organisasipun (Kadir, 2003).

(31)

yang berjalan dalam suatu komputer. Akan tetapi tidak semua komputer yang ada bisa berhubungan karena suatu komputer dapat dikatakan sebagai internet jika sudah terhubung dengan suatu jaringan.

2.2.5.1Sejarah internet

Sebelum internet ada, ARPAnet (US Defense Advanced Research Project

Agency) atau Departemen Pertahanan Amerika pada tahun 1969 membuat

jaringan komputer yang tersebar untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Bila satu bagian dari sambungan

network terganggu serangan musuh, jalur yang melalui sambungan itu secara

otomatis dipindahkan ke sambungan lainnya. Setelah itu internet digunakan oleh kalangan akademis (UCLA) untuk keperluan penelitian dan pengembangan teknologi. Selanjutnya, pemerintah Amerika memberikan izin ke arah komersial pada awal tahun 1990.

Internet merupakan contoh jaringan terbesar yang menghubungkan jutaan komputer yang tersebar di seluruh penjuru dunia dan tak terikat pada satu organisasipun.

2.2.5.2Protokol

(32)

AppleTalk yang biasa digunakan oleh jaringan komputer Apple Macintosh dan sebagainya. Ada satu protokol yang dikembangkan oleh DARPA (Defense

Advanced Research Projects Agency), dalam pengembangan dari ARPANET dan

juga digunakan oleh jaringan komputer berbasis system operasi UNIX yaitu protocol TCP/IP (Transmision Control Protocol/Internet Protocol). Protokol TCP/IP ini menjadi standar protokol yang digunakan pada jaringan internet, karena TCP/IP dikembangkan untuk dapat diterapkan di hampir segala jenis

platform komputer,biasa dikenal dengan konsep open system.

2.2.5.3IP (Internet Protocol)

Gambaran yang umum tentang TCP/IP adalah gabungan dari dua protokol komunikasi yang dipakai untuk komunikasi data, TCP kepanjangan dari

transmission control-protocol dan IP kepanjangan dari Internet Protocol. Kedua

protokol tersebut dipakai untuk menyatakan sekelompok protokol yang memiliki kaitan dengan protokol TCP dan IP seperti User Datagram Protocol (UDP), File

Transfer Protocol (FTP), Terminal Emulation Protocol (TELNET), dan lain-lain.

Internet Protocol (IP) adalah mekanisme transmisi yang digunakan oleh TCP/IP

yang sifatnya unreliable dan connectionless. Banyak yang mengistilahkan dengan

best effort delivery, artinya bahwa IP menyediakan no error checking atau

tracking. Jika diperlukan reliabilitas maka IP mesti dipasangkan dengan protokol

yang reliable misalya TCP.

2.2.5.4TCP (Transmission Control Protocol)

TCP merupakan protokol CO virtual-circuit yang setara dengan layer

(33)

(mengalir), sehingga pesan disampaikan dalam segmen-segmen (atau paket) berukuran tidak tetap, tidak fixed-size. Dalam pesan tersebut terdapat identifikasi unik pelayanan host berupa nomor (soket). Penerima juga akan memberikan nomor soket yang unik untuk dikembalikan kepada penerima. Diperoleh (srchost, srcport, dsthost, dstport) yang unik untuk sebuah komunikasi pada layer TCP. Berbeda dengan InterNet Protokol (IP), TCP mempunyai prinsip kerja seperti "virtual circuit" pada jaringan telepon. TCP lebih mementingkan tata-cara dan keandalan dalam pengiriman data antara dua komputer dalam jaringan. TCP tidak perduli dengan apa-apa yang dikerjakan oleh IP, yang penting adalah hubungan komunikasi antara dua komputer berjalan dengan baik. Dalam hal ini, TCP mengatur bagaimana cara membuka hubungan komunikasi, jenis aplikasi apa yang akan dilakukan dalam komunikasi tersebut (misalnya mengirim e-mail, transfer file dan sebagainya). Di samping itu, juga mendeteksi dan mengoreksi jika ada kesalahan data. TCP mengatur seluruh proses koneksi antara satu komputer dengan komputer yang lain dalam sebuah jaringan komputer.

2.2.5.5Kelas IP Address

Untuk mempermudah proses pembagiannya, IP address dikelompokan ke dalam kelas-kelas. Dasar pertimbangan pembagian IP address ke dalam kelas-kelas adalah untuk memudahkan pendistribusian pendaftaran IP address. IP

address ini dikelompokan kedalah 5 kelas : Kelas A, Kelas B, Kelas C, Kelas D,

(34)

Pembagian kelas-kelas IP address didasarkan pada dua hal Network ID dan Host ID.

a. Network ID

Network ID ialah bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukan

jaringan tempat komputer itu berada. b. Host ID

Host ID ialah bagian dari IP address yang digunakan untuk menunjukan

workstation, server, router, dan semua host TCP/IP lainnya dalam jaringan

tersebut. Dalam satu jaringan host ID ini harus unik (tidak boleh ada yang sama).

2.2.5.6Metode Pengalamatan di Internet

Tiap-tiap komputer yang tehubung dengan jaringan internet ini dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lain. Dengan konsep dari protokol TCP/IP, setiap komputer yang terhubung dengan jaringan TCP/IP, „secara teori‟ harus mempunyai suatu alamat yang unik (tidak ada yang sama). Alamat ini dikenal sebagai Internet Protocol Number (IP Number / IP address). Satu IP

address mempunyai suatu nama untuk dapat mempermudah mengidentifikasi

suatu komputer di Internet atau host. Host adalah suatu komputer yang terhubung dengan jaringan yang dalam hal ini adalah internet.

a. Domain

(35)

sembarangan, permohonan harus diajukan kepada Intenet Network

Information Center (Inter NIC). Berikut ini adalah beberapa nama domain :

Com, co : untuk badan komersil. Edu, ac : untuk lembaga pendidikan. Gov, go : untuk lembaga pemerintahan. Net : untuk gateway jaringan, ISP. Mil : untuk militer.

Org, or : untuk organisasi

Karena saat ini jaringan internet sudah mencakup banyak sekali negara, maka untuk mempermudah identifikasi lokasi host internet ini, maka dibuat nama domain negara. Berikut ini adalah beberapa nama domain Negara : Au : Australia

Ca : Canada Fr : France Id : Indonesia My : Malaysia Sg : Singapura b. Identitas id Internet

Sesuai dengan tata cara penamaan domain di internet, maka tata cara penamaan host di internet sesuai dengan posisi pada hirarki domain dan sub-domain dari host tersebut. Bentuk penamaah host di internet adalah :

host.subdomain.domain.

(36)

ftp.sda.kimprawil.go.id nama host pada contoh adalah : www, ftp nama subdomain pada contoh adalah : sda.kimpraswil dan nama domain adalah : go.id Pengalamatan nama pemakai atau user pada host di Internet atau yang biasa juga disebut sebagai alamat E-Mail (electronic mail) adalah :

nama@host.subdimain.domain

contoh : abu_nawas00@yahoo.com c. Koneksi ke Internet

Untuk dapat terkoneksi dengan internet kita perlu terhubung dengan host

atau jaringan yang telah terkoneksi dengan jaringan internet. Atau dengan kata lain kita perlu koneksi dengan Internet gateway.

d. Internet Service Provider

Online service atau yang disini dikenal dengan sebutan Internet Service

Provider (ISP) adalah suatu perusahaan atau badan baik pemerintah maupun

swasta yang dapat memberikan fasilitas layanan koneksi ke jaringan Internet bagi jaringan yang terhubung kepadanya. ISP yang ada saat ini dapat berupa ISP yang bersifat tertutup dan ISP yang bersifat umum. ISP yang bersifat tertutup adalah lembaga atau badan yang hanya melayani atau dapat memberikan fasilitas jaringan internet kepada jaringan lokal dari lembaga atau badan tersebut. ISP yang bersifat umum atau dapat memberikan layanan kepada masyarakat luas baik pribadi maupun lembaga yang ingin koneksi dengan jaringan internet.

(37)

Dalam sistem komunikasi data komputer ini dikenal istilah Bandwidth atau kecepatan transmisi data, dalam satuan bit perdetik. Semakin besar

bandwidth , maka semakin cepat transmisi data yang dilakukan antara kedua

lokasi komputer tersebut. Perlu diingat bahwa semakin besar bandwidth, maka semakin banyak biaya yang harus dikeluarkan, karena tarif sewa

bandwidth tidak bisa dibilang murah. f. Server

Pada suatu jaringan komputer yang terkoneksi dengan internet dapat ditempatkan satu atau lebih komputer yang berfungsi sebagai server atau komputer yang dapat diakses baik dari jaringan tersebut maupun dari jaringan internet. Ada berbagai jenis server yang dapat ditempatkan pada jaringan yang terkoneksi dengan internet, diantaranya adalah :

1) Domain name Service (DNS) Server

Komputer ini berfungsi sebagai identitas nama domain yang dimiliki oleh jaringan tersebut, dan juga memelihara informasi data dan domain yang lain. Jika ada komputer dari jaringan internet ingin menghubungi jaringan dengan domain yang anda miliki, maka komputer itu akan mencari komputer ini di jaringan internet, dan begitu juga sebaliknya.

2) Mail Server

(38)

E-Mail, maka e-mail tersebut dikirimkan ke server ini, lalu diteruskan ke tujuannya.

3) File Transfer Protocol (FTP)server

Komputer ini bertindak sebagai penampungan file-file yang dapat diakses oleh jaringan. File-file tersebut dapat di transfer baik untuk disimpan pada file server dari jaringan (Upload) ataupun diambil dari file server untuk ke komputer pada jaringan (download).

4) Web Server

Saat ini informasi yang terdapat di internet tidak lagi hanya berbentuk teks data, tetapi dapat berbentuk informasi yang berupa grafis yang interaktif bagi pemakai. Hal ini dimungkinkan dengan adanya teknologi World Wide Web (WWW). Informasi WWW ini disimpan pada web server untuk dapat diskses dari jaringan inernet. 2.2.5.7World Wide Web (WWW)

Sistem pengaksesan informasi dalam internet yang paling terkenal adalah

World Wide Web (WWW) atau biasa dikenal dengan istilah Web. Pertama kali

diciptakan pada tahun 1991 di CERN, Laboratorium Fisik Partikel Eropa, Jenewa, Swiss. Tujuan awalnya adalah untuk menciptakan media yang mudah untuk berbagi informasi di antara fisikawan dan ilmuwan.

Web menggunakan protokol yang disebut HTTP (Hyper Text Transfer

Protocol) yang berjalan pada TCP/IP. Adapun dokumen web ditulis dalam format

HTML (HyperText Markup Language). Dokumen ini diletakkan dalam web

(39)

2.2.5.8Web Hosting

Dalam dunia internet, objek atau rumah dinamakan hosting. Jadi inti dari

hosting adalah rumah atau tempat dimana kita meletakkan web kita dalam sebuah

komputer server sehingga dapat dipanggil dan diakses oleh komputer klien melalui alamat yang disebut domain.

2.2.6. DFD(Data Flow Diagram)

DFD merupakan tool yang digunakan untuk memodelkan suatu system yang akan dibuat/ dibangun dalam aliran data.

DFD (Data Flow Diagram) adalah suatu model logika data atau proses

yang dibuat untuk menggambarkan dari mana asal data dan kemana tujuan data yang keluar dari sistem, dimana data disimpan, proses apa yang menghasilkan data tersebut dan interaksi antara data yang tersimpan dan proses yang dikenakan pada data tersebut.

DFD sering digunakan untuk menggambarkan suatu sistem yang telah ada atau sistem baru yang akan dikembangkan secara logika tanpa mempertimbangkan lingkungan fisik dimana data tersebut mengalir atau dimana data tersebut akan disimpan.

DFD merupakan alat yang digunakan pada metodologi pengembangan sistem yang terstruktur. Kelebihan utama pendekatan aliran data, antara lain :

1. Kebebasan dari menjalankan implementasi teknis sistem.

(40)

3. Mengkomunikasikan pengetahuan sistem yang ada dengan pengguna melalui diagram aliran data.

2.2.7 Perangkat Lunak Pendukung

Dalam membangun aplikasi web E-commerce digunakan beberapa program aplikasi yaitu :

1. Web Server apache 2. MYSQL

3. PHP

4. PhpMyAdmin

5. Macromedia Dreamweaver MX 2.2.7.1Web Server Apache

Apache merupakan turunan dari web server yang dikeluarkan oleh NSCA yaitu NSCA HTTPd sekitar tahun 1995-an. Pada dasarnya, Apache adalah

“APatCHy” (patch) dan pengganti dari NCSA HTTPd. Apache web server

merupakan tulang punggung permintaan dari client yang menggunakan browser, seperti Netscape Navigator, Internet Explorer, Modzilla, lynx dan lain-lain. Web Server dalam berkomunikasi dengan kliennya menggunakan protokol HTTP

(Hyper Text Transfer Protocol). Apache berada di bawah GNU, General Public

Licensi yang bersifat free sehingga Apache dapat didownload gratis pada alamat

(41)

3 Mampu beroperasi pada banyak platform sistem operasi, seperti Linux, Windows dan lain-lain.

2.2.7.2MySQL (My Structure Query Language)

MySQL dikembangkan sekitar tahun 1994 oleh sebuah perusahaan pengembangan software sehingga konsultan basis data bernama MySQL AB yang bertempat di Swedia. Waktu itu perusahaan tersebut masih bernama TcX Data Consult AB dan tujuan awal di kembangkannya MySQL adalah untuk mengembangkan aplikasi berbasis website pada client.

MySQL merupakan sebuah database yang berbasiskan server database.

Kemampuannya dalam menangani RDBMS (Relational Database Management

System) membuat database ini sangat popular saat ini. MySQL mampu mengelola

data yang sangat besar hingga ukuran Gigabyte. MySQL dapat digunakan untuk kepentingan komersial maupun personal (non profit). Database server itu sendiri merupakan suatu software yang bertugas untuk melayani permintaan (request)

query dari client. MySQL sebagai suatu database server mempunyai beberapa

kemampuan, salah satunya harus menyediakan suatu sistem manajemen database

yang dapat mengatur bagaimana menyimpan, menambah, mengakses data dan transaksi-transaksi database lainnya. MySQL cepat sekali berkembang, karena

MySQL merupakan suatu software yang Open Source. Website MySQL adalah

www.mysql.com, di website inilah ada banyak hal yang bisa ditemukan seperti

MySQL versi terbaru atau dokumentasi-dokumentasi serta program-program

utility MySQL. MySQL sebenarnya merupakan turunan salah satu konsep utama

(42)

sebuah konsep pengoprasian database, teruatama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data yang memungkinkan pengoprasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Sebagai database server yang memiliki konsep database modern, MySQL memiliki banyak keistimewaan, diantaranya :

1. Protability, MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi

seperti Windows, Linux, FeeBSD, dan lain-lain.

2. Open Source, MySQL di distribusikan secara open source, sehingga dapat

digunakan secara bebas.

3. Multi User, MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu

yang bersamaan tanpa mengalami masalah. Hal ini memungkinkan sebuah database server MySQL dapat diakses client secara bersamaan.

4. Performance Tuning, MySQL memiliki kecepatan yang tinggi dalam

menangani query. Dengan kata lain dapat memproses lebih banyak SQL persatuan waktu.

5. Column Type, MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks seperti

signed, unsigned, integer, float, double, char, varchar, text, date, time, timestamp, year, sert dan enum.

6. Commad dan Function, MySQL, memilki operator dan fungsi secara

penuh yang mendukung perintah select dan where dalam query.

7. Security, MySQL memiliki lapisan-lapisan sekuritas seperti level subnet

(43)

8. Scalability dan Limits, MySQL mampu menangani database dengan skala besar dengan jumlah record lebih dari 50 juta dan 60 juta tabel serta 5 miliar baris. Selain itu, batas index yang dpat ditampung mencapai 32 indeks pada setiap tabelnya.

9. Connectivity, MySQL dapat melakukan koneksi dengan client

menggunakan protokol TCP/IP, UNIX, SOCET atau name pipes (NT).

10. Locallisation, deteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan

lebih dari 20 bahasa.

11. Interface, terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemograman dengan

menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).

12. Client dan Tools, dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan

untuk administrasi database dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.

13. Struktur Tabel, yang lebih fleksibel menangani ALTER TABLE. 2.2.7.3Personal Home Page (PHP)

PHP (PHP Hypertext Preprocessor) merupakan server-side scripting

language, artinya server memproses script dan hasilnya diolah dalam bentuk

(44)

skrip dalam pembuatan aplikasi berbasis web dan situs web dinamis adalah karena bahasa ini mendukung demikian banyak sistem basis data dan PHP dapat dijalankan di berbagai web server.

2.2.7.4PhpMyAdmin

PhpMyAdmin adalah suatu program open source yang berbasis web yang dibuat menggunakan aplikasi PHP. Program ini digunakan untuk mengakses

database MySQL. Program ini mempermudah dan mempersingkat kerja

penggunanya. Dengan kelebihannya, para pengguna awam tidak harus paham sintak-sintak SQL dalam pembuatan database dan tabel.

2.2.7.5Macromedia Dreamweaver 8

Macromedia Dreamweaver 8 adalah HTML editor profesional yang

berfungsi mendesain, melakukan coding dan mengembangkan website yang paling terkenal di dunia web. Macromedia adalah produsen software website yang paling besar di dunia. Selain dreamweaver, macromedia juga mengeluarkan produk seperti macromedia flash, fireworks, coldfusion, freehand, director dan sebagainya.

Salah satu kelebihan dreamweaver adalah ruang kerja dreamweaver beserta

tool yang tersedia dapat digunkan dengan sangar mudah dan cepat, sehingga anda

bias membangun suatu website dengan cepat dan tanpa harus melakukan coding. Selain itu dreamweaver juga mempunyai integrasi dengan produk macromedia

(45)

Fungsi coding dreamweaver tidak hanya mendukung coding HTML, tetapi juga CSS (cascading style sheet), javascript, coldfusion, ASP(active server page), JSP

(javaserver Pages) dan dreamweaver juga memungkinkan anda membangun

website dengan server berbahasa CFML (Cold Fusion markup language), ASP.net, JSP dan PHP.

2.2.8 Paypal

Apa itu PayPal? PayPal adalah alat untuk bertransaksi secara online yang paling digemari dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Sebagai alat pembayaran online dan sebagai alat penerimaan uang online yang paling popular diinternet, PayPal memberikan keamanan dan kemudahan untuk bertransaksi melalui internet.

Mengapa aman? Karena seperti diketahui, kartu kredit dengan logonya masing-masisng merupakan alat pembayaranyang bisa digunakan dimana-mana, di seluruh dunia dan begitu pula digunakan di internet. Anda bisa melakukan pembayaran untuk membeli produk atau sevice di internet dengan menggunakan kartu kredit tersebut. Bila menggunakan kartu kredit anda, akan tersimpan dan 51

(46)

menggunakan PayPal sebagai alat untuk bertransakasi dengan orang lain di internet, sehingga data kartu kredit anda tidak perlu anda isikan pada masing-masing website setiap kali anda bertransaksi. Cukup dengan menggunakan account PayPal anda yaitu alamat email anda yang akan digunakan sebagai account PayPal anda.

2.2.9 Keamanan (Security)

2.2.9.1Enkripsi Public-Key / Private-Key

Web server menggunakan skema keamanan Public-key/Private-key. Artinya komputer yang akan berkomunikasi dan menggunakan data terenkripsi harus memiliki 2 buah kunci untuk mengenkripsi data dan mendekripsinya. Pertama, public-key tersedia bagi siapapun yang ingin melakukan komunikasi terhadapnya. Sehingga siapapun yang ingin melakukan komunikasi terhadap sebuah server secara secure akan memiliki salinan dari Public key mesin tersebut. Namun public key ini tidak cukup untuk dapat mendekripsi data, masih dibutuhkan Private key yang bersifat rahasia. Misalnya pada pemrosesan kartu kredit dengan sebuah bank, nasabah memiliki Public key bank tersebut dimana ia dapat melakukan dekripsi informasi, namun masih diperlukan Private key yang disimpan oleh bank tersebut, untuk dapat melakukan dekripsi data.

2.2.9.2Sertifikat

(47)

diperoleh adalah benar dari pihak yang memiliki otorisasi, bukan dari pihak lain yang tidak berkepentingan atau yang menyalahgunakan. Untuk itu dibutuhkan pihak ketiga untuk memverifikasi pesan yang datang.

Pesan terenkripsi yang dikirim dan diterima akan memiliki semacam ‘signature’, dan verifikasi selanjutnya dilakukan terhadap ‘signature’ tersebut. Untuk itu, organisasi yang akan mempergunakan komunikasi melalui web memerlukan kerjasama dengan organisasi lain yang mengeluarkan sertifikat yang memverifikasi pengirim pesan. Organisasi ini pulalah yang memberikan Publik key dan Private key. Salah satu contoh organisasi yang menerbitkan sertifikat sekuriti adalah VeriSign.

2.2.9.3Secure Protocol

Protokol HTTP secara alamiah bersifat terbuka terhadap penyusupan. Paket-paket data yang melintas melalui router internet dapat disadap dan dibaca. Namun informasi kartu kredit diinginkan agar tidak mudah terbaca, untuk itu dibutuhkan penggunaan Secure Socket Layer atau SSL. SSL adalah protokol tambahan dimana key dan sertifikat dari suatu situs e-commerce akan ditransfer ke browser atau ke server lain. Melalui SSL, browser akan dapat memverifikasi sertifikat dari situs tersebut sehingga dapat mengetahui identitas pengirim sebenarnya. Tata cara enkripsi ini masih mengandung kelemahan yakni pada aspek sumber daya manusia apabila kurang jujur, yakni jika terjadi akses tidak sah dilakukan oleh orang yang sudah berada dalam sistem.

(48)
(49)

39

Analisis dan perancangan berfungsi untuk mempermudah, memahami dan menyusun perancangan pada bab selanjutnya. Selain itu juga berfungsi untuk memberikan gambaran dan solusi pada pembuatan aplikasi ini.

3.1 Analisis Sistem

Analisis sistem merupakan tahap yang bertujuan untuk memahami sistem, mengetahui kekurangan sistem dan juga sebagai dasar perancangan atau perbaikan sistem yang lama. Dari hasil analisis tersebut dapat diketahui kekurangan sistem yang lama dan dapat dirancang atau diperbaiki menjadi sebuah sistem yang lebih efektif dan efisien. Selain itu dibahas pula analisis kebutuhan non-fungsional yang terdiri dari analisis perangkat keras dan analisis perangkat lunak.

3.1.1 Analisis Masalah

Sistem penjualan pada PT. Sima Technologies masih menggunakan cara manual yaitu pembeli harus datang untuk memesan barang yang diperlukan. Begitu juga dengan pengolahan data barang yang masuk dan data barang yang keluar dicatat, disimpan dan disajikan secara manual (kwitansi).

3.1.2 Prosedur Yang Berjalan

(50)

Prosedur Penjualan Produk

Prosedur Penjualan adalah langkah-langkah yang harus dilalui oleh konsumen dalam membeli barang dari mulai memesan barang, membayar sampai proses penerimaan barang oleh konsumen. Adapun alur prosedurnya adalah sebagai berikut :

1. Konsumen datang ke PT. Sima Technologies dengan membawa tipe barang yang akan dipesan kemudian mengisi formulir pemesanan barang. 2. Formulir pemesanan barang tersebut akan diberikan ke bagian administrasi 3. Kemudian terjadi transaksi penjualan dan pembayaran dan menyetujui

pemesanan barang dari konsumen tersebut.

4. Setelah terjadi kesepakatan pihak administrasi akan menyerahkan data pemesanan yang telah disetujui tersebut kebagian keuangan untuk dibuatkan faktur dan pengarsipan dan pihak Administrator juga menyerahkan data pemesanan tersebut ke bagian produksi untuk pembuatan barang pesanan.

5. Di bagian keuangan akan membuat faktur rangkap 3. Faktur-faktur tersebut akan diserahkan ke konsumen, bagian administrasi dan disimpan di bagian keuangan.

(51)

Gambar 3.1 Flow Map penjualan Produk Keterangan :

(52)

3.2 Analisis Kebutuhan Non-Fungsional

Analisi kebutuhan non-fungsional merupakan analisis yang dibutuhkan untuk menentukan spesifikasi kebutuhan sistem. Spesifikasi ini juga meliputi elemen atau komponen-komponen apa saja yang dibutuhkan untuk sistem yang akan dibangun sampai dengan sistem tersebut diimplementasikan. Analisis kebutuhan ini juga menentukan spesifikasi masukan yang diperlukan sistem, keluaran yang akan dihasilkan sistem dan proses yang dibutuhkan untuk mengolah masukan sehingga menghasilkan suatu keluaran yang diinginkan. Kebutuhan non-fungsional yang diusulkan adalah adanya komputer yang terkoneksi dengan jaringan internet agar transaksi dapat berjalan secara maksimal serta memudahkan dalam hal pengolahan database.

3.2.1 Analisis User (Pengguna) Sistem

Pengguna atau user dari aplikasi e-commerce yang akan dibangun terdiri dari dua pengguna, yaitu :

a. Administrator

Administrator adalah seseorang yang diberi kewenangan untuk mengolah semua data yang berhubungan dengan web e-commerce. Kualifikasi yang harus dimiliki administrator yaitu memiliki kemampuan dasar di bidang komputer dan dapat mengoperasikan Sistem Operasi Microsoft Windows 9x / 2000 / XP.

b. User

(53)

yaitu memiliki kemampuan dasar di bidang komputer dan dapat mengoperasikan Sistem Operasi Microsoft Windows 9x / 2000 / XP.

3.2.2 Analisis Pengkodean

Kode merupakan penyajian dalam mengklasifikasikan data sehingga mudah dalam proses masukan ke dalam sistem. Penggunaan kode biasanya digunakan untuk mengidentifikasikan data, simbol kode biasanya digunakan pada hampir semua proses yang ada kaitannya dengan data. Sistem yang berjalan saat ini hanya menggunakan satu kode dan menggunakan format angka dan huruf untuk kode berikut :

3.2.2.1 Pengkodean Kode Barang

Pengkodean kode barang di PT.SIMA TECHNOLOGIES terdiri dari 7 (tujuh) digit, yaitu sebagai berikut :

Format : XXXX

XXX

no urut

inisial perusahaan (SIMA)

Contoh : SIMA001 kode barang ini adalah sima no barang 1 3.2.2.2 Pengkodean Kode Pelanggan

Pengkodean kode karyawan di PT.SIMA TECHNOLOGIES terdiri dari 6 (enam) digit, yaitu sebagai berikut :

Format : XXX

XXX

3 digit no urut

Inisial pelanggan (IDP)

(54)

3.2.3 Analisis Perangkat Keras (Hardware)

Sistem informasi penjualan ini akan dijalankan pada spesifikasi perangkat keras berikut ini :

Processor : 2.4 GHz Memory : 512 Mb

Monitor : SVGA VGA : 128 Mb Harddisk : 40 Gb

CD-ROM

Keyboard dan Mouse Perangkat Internet 3.2.4 Analisis Perangkat Lunak (Software)

Perangkat lunak pada sistem yang berjalan di PT. Sima Technologies adalah sebagai berikut :

1. Bahasa pemrograman yang digunakan dalam membangun aplikasi ini adalah PHP.

(55)

3.3 Analisis Basis Data

Entity Relationship Diagram (ERD)

Diagram ER digunakan untuk menggambarkan struktur logik dari keseluruhan basis data yang dibuat, berikut diagram ER yang ada pada sistem informasi penjualan di PT. Sima Technologies :

Kode_kota

(56)

3.4. Analisis Kebutuhan Fungsional 3.4.1 Diagram Konteks

Diagram konteks merupakan alat struktur analisis yang menggambarkan

hubungan dan keterkaitan sistem dengan entitas serta aliran data dari entitas menuju sistem dan dari sistem menuju entitas.

Pelanggan Sistem informasi penjualan PT.

Sima Technologies

Admin

Data login user Data aktivasi Data registrasi Data barang Data pelanggan

Data lupa password Data barang yang dipesan Data pembayaran

Info login Info aktivasi Info user name invalid Informasi registrasi

Info password invalid Informasi barang Informasi password Informasi pelanggan Informasi barang yang dipesan Informasi pembayaran

Data Login Admin Data Barang Data Kategori Data Pemesanan

Data ongkos kirim Data Pembayaran Data Pelanggan Laporan Info login Login Admin Invalid Informasi Pelanggan Informasi Barang yang dipesan Informasi Pemesanan Informasi Barang Informasi ongkos kirim Informasi Kategori Informasi Pembayaran Informasi laporan

Gambar 3.3 Contex Diagram Sistem Informasi Penjualan

3.4.2. Data Flow Diagram (DFD)

(57)

yang lebih detail. Pada diagram konteks sistem informasi penjualan seperti gambar di atas dapat diuraikan menjadi beberapa DFD.

3.4.2.1 DFD Level 1

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 1 :

Pelanggan

Login user invalid

Data registrasi Data login user Login admin invalid

Data login admin

info registrasi sukses

Data loginuser valid

Data login admin valid

Data Barang Data Pelanggan DataBarang yang dipesan Data Pembayaran Data Drtail Pemesanan

Data kategori Data barang Data pemesanan Data detail pemesanan Data pelanggan Data pembayaran Data pengiriman Data laporan

Info kategori Info barang Info pemesanan Info detail pemesanan Info pelanggan Info pembayaran Info pengiriman Info laporan tb_pelanggan

Data login admin Data pelanggan

Info data pemesanan Info data Info Barang

Info Pelanggan Info Barang yang dipesan Info Pembayaran Info Drtail Pemesanan

Data kategori Info data

kategori Info login user Info login admin

Info data

pembayaran pemesananData detail Info detail Data buku tamu Info buku tamu

(58)

3.4.2.2 DFD Level 2 Proses 1 (Login)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 2 pada proses 1 yaitu proses login :

Pelanggan Admin

1.1 Info username invalid

Data login admin Info user admin invalid

Data username Info

Verfikasi username

Data username

Info Verifikasi username

Username Valid, Data password

Data password

info Verifikasi password

Data password

Info Verifikasi password

Info password admin invalid Info password invalid

Info login

Info login

Gambar 3.5 DFD Level 2 Proses 1(Login)

3.4.2.3 DFD Level 2 Proses 2 (Layanan User)

(59)

Pelanggan Data barang

yang di pesan

Data barang yang di pesan data pembayaran

Info data barang yang dipesan

Info barang yang dipesan Info pembayaran

Data detail pemesanan Data pembayaran Data pemesanan Data barang

yang telah dipilih

Info data pemesanan

Info data pembayaran Info data pemesanan

Info data detail pemesanan Sistem Tb_pelanggan Data

pelanggan Info pelanggan

Info ongkos kirim

Data ongkoskirim

Gambar 3.6 DFD Level 2 Proses 2 (Layanan User)

3.4.2.4 DFD Level 2 Proses 3 (Layanan Admin)

(60)
(61)

3.4.2.5 DFD Level 1 Proses 4 (Pendaftaran User)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 1 pada proses 4 yaitu proses pendaftaran user(pelanggan):

pelanggan

Info pendaftaran invalid

Data pendaftaran valid

Data pelanggan

Data pelanggan

Web mail Data aktivasi

Info aktivasi

Gambar 3.8 DFD Level 2 Proses 4 (Pendaftaran User)

3.4.2.6 DFD Level 3 Proses 3.1 (Pengolahan Data Barang)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 3.1 yaitu proses pengolahan data barang :

Tb_barang Hapus data

barang Data barang

Info barang telah ditambah

Data barang Info barang yang diedit

Data barang

Info barang yang dihapus

Data barang

info barang yang diatambah

Data barang

Info barang yang diedit

Info barang yang dihapus Data barang

(62)

3.4.2.7 DFD Level 3 Proses 3.2 (Pengolahan Data Kategori)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 3.2 yaitu proses pengolahan data kategori :

Admin kategori yang

diedit

(63)

3.4.2.8 DFD Level 3 Proses 3.3 (Pengolahan Data Pemesanan)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 3.3 yaitu proses pengolahan data pemesanan :

Admin

3.3.1 Detail pemesan

Tb_pemesanan Tb_detailpemesanan

3.3.2 Ubah data pemesanan Info barang yang dipesan

Update data barang yang dipesan

Info barang yang dipesan

Update data barang yang dipesan Info barang yang dipesan

Gambar 3.11 DFD Level 3 Proses 3.3 (Pengolahan Data Pemesanan)

3.4.2.9 DFD Level 2 Proses 3.6 (Pengolahan Data Ongkos kirim)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 3.3 yaitu proses pengolahan data pemesanan :

(64)

3.4.2.10 DFD Level 3 Proses 2.2 (Pemilihan Barang)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 2.2 yaitu proses pemilihan barang oleh pelanggan :

Pelanggan

2.1.1 Tambah item

barang

Info item barang yang dihapus

Data barang Info item barang

yang

Info item barangi yang diedit Info item barang

yang ditambah

Data barang

Data barang

Info item barang yang dihapus

Tb_barang Info barang

(65)

3.4.2.11 DFD Level 3 Proses 2.2 (Checkout)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 3 pada proses 2.3 yaitu proses checkout oleh pelanggan :

Tb_pemesanan

Info jenis pembayaran

Data barang yang dipesan Data pembayaran

Info barang yang dipesan Info pembayaran

Info pembayaran

Info detail pemesanan Data konfirmasi

pengiriman

ongkoskirim Info pelanggan

Data pelanggn

(66)

3.4.2.12 DFD Level 4 Proses 2.2.1 (Pembayaran Barang)

Berikut ini adalah gambar dari DFD level 4 pada proses 2.3.1 yaitu proses pembayaran barang oleh pelanggan :

Pelanggan Jenis pembayaran transfer

Info pembayaran Status pembayaran

Data pembayaran Jenis pembayaran paypal

Info pembayaran Info barang yang dipesan

Info barang yang dipesan Status pembayaran

Info barang

yang dipesan Info barang

yang dipesan

Gambar 3.15 DFD Level 4 Proses 2.3.1 (Pembayaran Barang)

2.2.3 Spesifikasi Proses

Pada bagian ini akan menjelaskan gambaran spesifik dari proses-proses yang ada pada data flow diagram. Tabel berikut ini akan menjelaskan spesifikasi dari proses-proses yang terjadi pada data flow diagram.

3.1 Tabel Spesifikasi Proses

No proses 1

Nama proses Login

Deskripsi Digunakan oleh pelanggan dan admin untuk mengakses sistem informasi penjualan

(67)

Destination Pelanggan , Admin

Input Data login user, data login admin

Output Info userneme invalid , info password invalid, info login

Proses

1. Pelanggan atau Admin memasukkan data username dan password

2. Sistem memeriksa ke dalam database

3. Jika sesuai, konsumen atau admin akan muncul info login

4. Jika tidak, akan muncul info username invalid atau password invalid

No proses 1.1

Nama proses Verifikasi username

Deskripsi Digunakan untuk memeriksa username

Source Pelanggan , admin

Destination Pelanggan, admin

Input Username pelanggan, username admin Output Login user invalid, login admin invalid,

Proses

1. Pelanggan atau Admin memasukkan data username 2. Sistem memeriksa ke dalam database

3. Jika username sesuai, maka akan dilanjutkan ke proses 1.2

4. Jika tidak, akan muncul info username invalid

No proses 1.2

Nama proses Verifikasi password

Deskripsi Digunakan untuk memeriksa password

Source Pelanggan , admin

Destination Pelanggan, admin

Input Username valid, data password

Output Info password user invalid, info password admin invalid, info login

Proses

1. Konsumen atau Admin memasukkan data password, jika username telah diisi

2. Sistem memeriksa ke dalam database

3. Jika password sesuai, konsumen atau admin dapat masuk ke dalam sistem

4. Jika tidak, maka akan muncul pesan password invalid

No proses 1.3

Nama proses Lupa password

Deskripsi Digunakan apabila user lupa password

Source Pelanggan

Destination Pelanggan

Input Data email pelanggan

(68)

2. Konsumen memasukan data email 3. Sistem memeriksa database

4. Jika cocok keluar form yang berisi bahwa data password telah terkirim ke email

5. Jika tidak, akan muncul info email invalid

No proses 2.

Nama proses Layanan pelanggan

Deskripsi Digunakan untuk pelanggan memesan barang

Source Pelanggan

Destination Pelanggan

Input Login valid,

Output Info login

Proses

1. data login dari pelanggan valid 2. Sistem akan memunculkan info

No proses 2.1

Nama proses Pemilihan barang

Deskripsi Digunakan untuk memilih barang password

Source Pelanggan

Destination Pelanggan

Input Login user valid, data barang yang dipesan Output Info data barang yang dipesan

Proses

1. Konsumen dapat menambah, menghapus dan mengedit item barang pada sistem

2. Sistem menyimpan item barang yang telah ditambah, dihapus atau diedit didalam database

No proses 2.1.1

Nama proses Tambah item barang

Deskripsi Digunakan untuk menambah item barang yang akan ditambah

Source Pelanggan

Destination Pelanggan

Input Data barang

Output Info item barang yang ditambah

Proses

1. Konsumen memilih item barang yang akan diedit 2. Konsumen memilih menu edit

3. Konsumen melakukan perubahan data

4. Sistem menyimpan data baru yang telah diedit

No proses 2.1.2

Nama proses Edit item barang

Deskripsi Digunakan untuk mengedit item barang yang akan pesan

Figur

Gambar 3.1 Flow Map penjualan Produk
Gambar 3 1 Flow Map penjualan Produk . View in document p.51
Gambar 3.27  Tampilan Menu pembayaran
Gambar 3 27 Tampilan Menu pembayaran . View in document p.92
Gambar 3.29  Tampilan Menu Pembayaran Transfer
Gambar 3 29 Tampilan Menu Pembayaran Transfer . View in document p.93
Gambar 3.33  Tampilan Menu Tambah Data Barang
Gambar 3 33 Tampilan Menu Tambah Data Barang . View in document p.95
Gambar 3.34  Tampilan Menu Edit Data Barang
Gambar 3 34 Tampilan Menu Edit Data Barang . View in document p.95
Gambar 3.36  Tampilan Menu Tambah Data Kategori
Gambar 3 36 Tampilan Menu Tambah Data Kategori . View in document p.96
Gambar 3.37  Tampilan Menu Edit Kategori
Gambar 3 37 Tampilan Menu Edit Kategori . View in document p.97
Gambar 3.38  Tampilan Menu Data Pelanggan
Gambar 3 38 Tampilan Menu Data Pelanggan . View in document p.97
Gambar 3.39  Tampilan Menu Detail Pelanggan
Gambar 3 39 Tampilan Menu Detail Pelanggan . View in document p.98
Gambar 3.40  Tampilan Menu Pengolahan Data Pemesanan
Gambar 3 40 Tampilan Menu Pengolahan Data Pemesanan . View in document p.98
Gambar 3.41  Tampilan Menu Update Data Pemesanan
Gambar 3 41 Tampilan Menu Update Data Pemesanan . View in document p.99
Gambar 3.42  Tampilan Menu Pengolahan Data Pembayaran
Gambar 3 42 Tampilan Menu Pengolahan Data Pembayaran . View in document p.99
Gambar 3.43  Tampilan Menu Pengolahan Data Pengiriman
Gambar 3 43 Tampilan Menu Pengolahan Data Pengiriman . View in document p.100
Gambar 3.44 Tampilan Menu Tambah data Pengiriman
Gambar 3 44 Tampilan Menu Tambah data Pengiriman . View in document p.100
Gambar 3.45 Tampilan Menu Edit data Pengiriman
Gambar 3 45 Tampilan Menu Edit data Pengiriman . View in document p.101
Gambar 3.56 Tampilan Pesan M12
Gambar 3 56 Tampilan Pesan M12 . View in document p.104
Tabel 3.4 keterangan Tampilan Jaringan Semantik Member
Tabel 3 4 keterangan Tampilan Jaringan Semantik Member . View in document p.105
Gambar 3.57 Jaringan Semantik
Gambar 3 57 Jaringan Semantik . View in document p.105
Gambar 3.58 Tampilan Jaringan semantik (admin)
Gambar 3 58 Tampilan Jaringan semantik admin . View in document p.106
Tabel 3.5 Keterangan Tampilan Jaringan Semantik Member
Tabel 3 5 Keterangan Tampilan Jaringan Semantik Member . View in document p.106
Gambar 3.60 Proses Registrasi
Gambar 3 60 Proses Registrasi . View in document p.108
Gambar 3.61 Proses pengubahan account
Gambar 3 61 Proses pengubahan account . View in document p.108
Gambar 3.62 Proses pengubahan profil
Gambar 3 62 Proses pengubahan profil . View in document p.109
Gambar 3.63 Proses tambah data produk
Gambar 3 63 Proses tambah data produk . View in document p.109
Gambar 3.64 Proses edit data produk
Gambar 3 64 Proses edit data produk . View in document p.110
Gambar 3.65 Proses tambah data kategori
Gambar 3 65 Proses tambah data kategori . View in document p.110
Gambar 3.66 Proses edit kategori
Gambar 3 66 Proses edit kategori . View in document p.111
Gambar 3.67 Proses tambah ongkos kirim
Gambar 3 67 Proses tambah ongkos kirim . View in document p.111
Gambar 3.68 Proses edit ongkos kirim
Gambar 3 68 Proses edit ongkos kirim . View in document p.112
Gambar 3.69 Proses tambah data kota
Gambar 3 69 Proses tambah data kota . View in document p.112

Referensi

Memperbarui...

Lainnya : Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web Pada PT. Sima Technologies Latar Belakang Masalah PENDAHULUAN Rumusan Masalah Maksud dan Tujuan Batasan Masalah Simbol Flow Map Simbol Data Flow Diagram Simbol Diagram Entity Relationship Simbol Flowchart Komponen sistem Batasan Sistem Lingkungan Luar Sistem Analisis User Pengguna Sistem Analisis Perangkat Keras Hardware Analisis Perangkat Lunak Software DFD Level 1 Data Flow Diagram DFD DFD Level 2 Proses 3 Layanan Admin DFD Level 1 Proses 4 Pendaftaran User DFD Level 3 Proses 3.2 Pengolahan Data Kategori DFD Level 3 Proses 3.3 Pengolahan Data Pemesanan DFD Level 2 Proses 3.6 Pengolahan Data Ongkos kirim DFD Level 3 Proses 2.2 Pemilihan Barang DFD Level 3 Proses 2.2 Checkout Kamus Data Tabel Spesifikasi Proses No proses Analisis Basis Data Entity Relationship Diagram ERD Skema Relasi Perancangan Struktur Tabel Penghubung Sistem Masukan Sistem Keluaran Sistem Pengolahan Sistem Tabel Admin Tabel Pelanggan Tabel Barang Tabel Kategori Tabel Ongkoskirim Tabel Kabkota Tabel Provinsi Tabel Pemesanan Tabel Detail_pemesanan Tabel Pembayaran Menu Home Utama Menu Login Menu Daftar Pelanggan Menu Pilih Barang Menu ubah data pelanggan Menu Keranjang Belanja Menu Checkout Menu Transaksi Pembayaran Transfer Pembayaran Paypal Menu Pengolahan Data Barang Menu Tambah Data Barang Menu Edit Data Barang Menu Pengolahan Data Kategori Menu Tambah Data Kategori Menu Edit Data Kategori Menu Pengolahan Data pelanggan Menu Detail Pelanggan Menu Update Data Pemesanan Menu Pengolahan Data Implementasi Perangkat Keras Hardware Implementasi Perangkat Lunak Implementasi Database Metode Pengujian Rencana Pengujian Pengujian Alpha Kasus dan Hasil Pengujian Kesimpulan Hasil Pengujian Alpha Pengujian Betha