• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Pengamatan Pencahayaan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Laporan Pengamatan Pencahayaan"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

N

O SUMBERCAHAYA HASILFOTO TERANKUAT G

ANALISIS

1 Diffuse Light Rear

( Shilhouette )

140

Lux Sumberdatang dari sampingcahaya atas dan belakang objek benda . Sumber cahaya yang dari belakang

menggunakan lampu Diffuse sehingga cahaya menyebar, sedangkan dari

samping atas

menggunakan lampu spotlight. Dari hasil teknik pencahayaan ini maka bayangan yang dihasilkan sedikit .

2 Diffuse Light MultipleDirecti ons

300

Lux Sumberdatang dari atas dancahaya dari depan. Cahaya yang datang dari atas menggunakan cahaya diffuse, sedangkan cahaya yang dari depat menggunakan lampu spotlight. Teknik pencahayaan ini

membuat obyek

terkena cahaya secara merata sehingga

bayangan yang

dihasilkan samar-samar.

3 Narrow Beam Light Above Rear

160

Lux Sumberdatang dari sampingcahaya belakang atas. Sumber cahaya berupa lampu spotlight. Cahaya yang menerangi obyek menimbulkan

bayangan pada

samping bawah

(2)

4 Narrow Beam Light Above Front

130

Lux Sumber cahaya datang dari sudut depan atas. Sumber obyek yang digunakan adalah lampu

spotlight. Teknik pencahayaan ini menimbulkan

bayangan jatuh pada background yang membentuk siluet obyek tersebut. 5 Narrow Beam

Light Below Front

26 Lux Sumber cahaya datang dari pojok bawah depan. Sumber cahaya berupa lampu spotlight. Teknik pencahayaan ini menimbulkan

bayangan benda menjadi dua kali lebih tinggi dari benda aslinya.

6 Samping

Tengah 545 Lux Sumberdatang dari sampingcahaya kiri dan kanan tengah. Sumber cahaya adalah lampu spotlight. Teknik pencahayaan ini menimbulkan

bayangan yang sedikit karena cahaya telah focus mengenai obyek.

7 Samping Kiri Atas dan Kanan Bawah

520 Lux

Sumber cahaya datang dari samping kiri atasdan samping kanan bawah. Sumber cahaya berupa lampu spotlight. Teknik pencahayaan ini menimbulkan

(3)

Laporan Pengamatan

Bayangan dari Lampu Spotlight terhadap Objek

Hari/Tanggal : Kamis, 20 & 27 Oktober 2016

Tempat : Ruang B1 Gedung Desain Interior Institut Seni Indonesia Yogyakarta

Alat :

- Manekin

- Kamera Digital (16MP) - 2 Lampu Spotlight (@ - 6 Lampu Flourenscent (@ - Lux meter

Nama Kelompok :

- Viva Octa Grend 141 1945 023 - Febrina Nenshinta 141 1953 023 - Dimas Mabrur Arafah 141 1956 023 - Muhammad Riaz Riyadi 141 1950 023 - Anissa Febriana 141 1954 023

- Reza Riski Wiliandra

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil yang ditampilkan program untuk pencahayaan diffuse, pengarsiran dengan menggunakan metode flat shading menghasilkan objek yang paling kasar, karena masih

Selanjutnya jika menggunakan jumlah lampu LED 15 buah yang terpasang saat ini, digunakan untuk simulasi pencahayaan siang hari dan masing-masing menggunakan tipe lampu LED

Untuk sistem pencahayaan sendiri, pada area resepsionis menggunakan lampu spotlight, area public lainnya menggunakan lampu berjenis downlight dan pada area dapur

Dari penghitungan pencahayaan alami dan buatan di ruang D304, dapat disimpulkan bahwa ruang tersebut memiliki sistem pencahayaan yang buruk sebab perbandingan luas sumber cahaya

Pencahayaan : Pada scene ini pencahayaan yang digunakan ialah high exsposure yaitu cahaya yang terang dan jelas dengan bantuan cahaya dari front light atau lampu disorot

Pencahayaan pada bangunan tidak hanya tentang cahaya dari lampu melainkan juga cahaya langsung dari sinar matahari atau yang lebih dikenal dengan pencahayaan

Pencahayaan dengan menggunakan pencahayaan downlight yang dapat memfokuskan cahaya dan menggunakan lampu dengan warna-warna yang membantu anak belajar dan membaca seperti

Pencahayaan alami menggunakan lampu TL dengan kisaran cahaya sebesar 300 lux pada area madarsah dan 200 lux pada area asrama dan masjid.. Sedangkan pencahayaan alami menggunakan bukaan