Biaya Standar & Biaya
Sesungguhnya
Biaya standar adalah biaya yang ditentukan di muka, yang merupakan jumlah biaya yang seharusnya dikeluarkan untuk membuat satu satuan produk atau untuk membiayai
kegiatan tertentu, di bawah asumsi kondisi ekonomi, efisiensi, dan factor-faktor lain tertentu.
Biaya sesungguhnya adalah biaya yang sungguh-sungguh terjadi atau biaya yang
Manfaat dan Kelemahan
Biaya Standar
Menurut Carter dan Usry (2005:154), biaya
standar membantu perencanaan dan pengendalian operasi.
Biaya standar
memberikan wawasan mengenai dampak-dampak yang mungkin
dari keputusan atas biaya dan laba.
Menurut (Mulyadi,1990)
kelemahan biaya standar adalah tingkat keketatan atau
kelonggaran standar tidak dapat dihitung dengan tepat. Meskipun telah ditetapkan dengan jelas jenis standar apa yang
dibutuhkan oleh perusahaan, tetapi tidak ada jaminan bahwa standar telah ditetapkan dalam perusahaan secara keseluruhan dengan keketatan atau
Prosedur Penentuan Biaya Standar
terdiri dari:
Analisis Penyimpangan Biaya
Sesungguhnya dari Biaya
Standar
Penyebab Terjadinya Selisih Antara Biaya
Standar dan Biaya Sesungguhnya
1. Adanya hari libur nasional yang menyebabkan penambahan waktu jam lembur.
2. Adanya kerusakan peralatan (mesin-mesin) pada saat produksi sedang banyak.
3. Adanya kesalahan dalam pembuatan produk sehingga produk perlu diperbaiki dan membutuhkan biaya tambahan lagi.
4. Adanya keterlambatan penggunaan bahan baku yang akan digunakan dalam proses produksi sehingga menyebabkan banyak waktu menganggur .
5. Adanya karyawan yang sakit dan digantikan dengan karyawan lain sehingga terjadi penambahan upah lembur.
6. Ada atau tidaknya pekerjaan lembur.
7. Karyawan yang baru diterima tidak dibayar sesuai upah lembur.