• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN UMUM PUSKESMAS MALAUSMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB II TINJAUAN UMUM PUSKESMAS MALAUSMA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

2.1. Sejarah Singkat

Kondisi tofografi wilayah kecamatan Malausma Kabupaten

Majalengka merupakan daerah pegunungan, Dengan luas wilayah 4361716

km2 dan letak di daerah perbatasan Kabupaten Majalengka dengan

Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Adapun jarak terhadap Ibu

Kota profinsi sekita 141 km dan terhadap Kota Kabupaten sekitar 50 km.

Kondisi tersebut secara umum mempengaruhi terhadap eksistensi

Kecamatan Malausma.

Kecamatan malausma secara administrative terdiri atas 10 desa

yaitu Desa Jagamulya, Desa Ciranca, Desa Cimuncang, Desa Banyusari,

Desa Lebakwangi, Desa Malausma, Desa Buninagara, Desa Sukadana,

Desa Werasari, Desa Girimukti. Dengan terdiri dari 53 desun.

Aspek hidrologis Kecamatan Malausma mempunyai beberapa jenis

potensi sumber air yang dapat di gunakan untuk memenuhi kebutuhan

masyarakat. Potensi sumber daya air tersebut meliputi : mata air, sumur

gali, air hujan.

Jumlah penduduk Kecamatan Malausma Pada tahun 2009 sebanyak

49319 jiwa, jumlah kepala keluarga sebanyak 12804 KK dengan jumlah

rumah sebanyak10374.

(2)

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Malausma dipimpin

seorang kepala Puskesmas, dan dibantu oleh :

Dokter Umum : 1 orang Dokter Gigi : 1 orang Bidan Puskesmas : 3 orang Bidan Desa : 9 orang

Perawat : 11 orang

Perawat Gigi : 1 orang Tata Usaha : 1 orang Promosi kesehatan : 1 orang Petugas Laboratorium : 1 orang

Sanitasi : 1 orang

Pelaksana Imunisasi : 1 orang Kader posyandu aktif : 186 orang

Wilayah kerja Puskesmas Malausma yaitu :

Letak dan Wilayah Kerja Puskesmas

Sebelah Utara : wilayah kerja Puskesmas Sukalaksana Sebelah Barat : wilayah kerja Puskesmas Sukaratu Sebelah Timur : wilayah kerja Puskesmas Bantarsari Sebelah Selatan : wilayah kerja Puskesmas Bantarsari Jarak ke pusat kota : 0,2-10 km

Luas Wilayah : 1.204,24 km2 Data Kelurahan

Jumlah kelurahan : 2 kelurahan

Jumlah RW : 75 RW

Jumlah RT : 250 RT

Jumlah KK : 2976 KK

(3)

2.2. VlSI DAN MISI PUSKESMAS

VISI : Puskesmas Malausma menuju Puskesmas DTP yang sehat remaja.

MISI :

1. Melakukan penataan dan pemanfaatan ruangan yang ada menjadi

ruangan Observasi pasien yang selanjutnya diharapkan menjadi bakal

cikal ruang dengan tempat perawatan (DTP) atau rawat inap di

Puskesmas.

2. Melakukan pembinaan lembaga kemasyarakatan di bidang kesehatan

yang mampu mendorong masyarakat berperan aktif dalam pembangunan

kesehatan di wilayah kerja puskesmas.

3. Memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tulus, ikhlas dan

profesional.

4. Melakukan penataan administrasi kesehatan yang akurat dan evidence

base.

2.3. STRATEGI DAN KEBIJAKAN PUSKESMAS

Untuk mewujudkan Visi dan Misi ,Puskesmas Malausma menerapkan

kebijakan sebagai berikut:

1. Kerja Tuntas

Pelayanan kesehatan yang di berikan kepada masyarakat dari awal

sampai akhir kegiatan dan evaluasi di upayakan tidak ada yang terlewa,

sehingga akhirnya yang di ukur adalah pada target atau rencana yang

(4)

2. Kerja Ikhlas

Pelayanan kesehatan yang kami lakukan di kerjakan tanpa pamrih, tidak

memandang status sosial ekonomi, agama dan ras dan kebudayaan

masyarakat.

3. Kerja Selaras

Pelayanan kesehatan yang kami berikan kepada masyarakat selaras

dengan tugas pokok, fungsi dan tanggungjawab yang telah di tentukan

dengan aturan perundang-undang.

4. Kerja Kualitas

Pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat mengacu pada

kaidah-kaidah keilmuan (Basic Science and art Skill) sesuai dengan standar operasional dan prosedur (SOP). Yang telah di tentukan.

2.4. Proses Kegiatan Program Puskesmas Malausma

1. Program KIA

a. Kunjungan Pasien ke Puskesmas/KIA

b. Hasil Pelayanan di Posyandu

c. Kunjungan rumah oleh petugas ke sasaran yang ada di wilayah

kerja

d. Hasil pemantauan dan laporan dari bidan praktek swasta yang ada

di wilayah kerja Puskesmas

2. Program KB

(5)

b. Melakukan kunjungan rumah kepada sasaran yang tidak hadir

c. Melakukan koordinasi dengan semua petugas pelayanan dalam

kesepakatan memberikan konseling

d. Membantu klien dalam memilih kontrasepsi yang mungkin cocok

untuk calon akseptor tersebut

3. Program Gizi

a. Penimbangan balita setiap bulan di Posyandu

b. Pemberian tablet tambah darah (Fe)

c. Pemberian vitamin A dosis tinggi

d. Bulan penimbangan balita

e. Validasi gizi buruk

f. Pemberian makanan tambahan (Pemulihan)

4. Program Imunisasi

a. Pelayanan imunisasi di Puskesmas

b. Pelayanan imunisasi di Posyandu

c. Pelayanan imunisasi di Sekolah

d. Kunjungan ke Balai Pengobatan swasta

5. Program UKS

a. Penjaringan kesehatan (penemuan dini)

b. Penataran Kader Kecil (Dokcil)

c. Pembinaan kesehatan lingkungan di sekolah

(6)

6. Program Gigi

1. UKGS

a. Pemeriksaan kesehatan gigi anak sekolah b. Sikat gigi missal

c. Penyuluhan kesehatan gigi

d. Melakukan tindakan pencabutan gigi dan penambalan gigi

2. UKGM

a. Pemeriksaan kesehatan oleh kader Posyandu dan petugas

kesehatan

b. Penyuluhan kesehatan gigi oleh kader Posyandu

3. Melayani pemeriksaan gigi di Puskesmas Bumil, Pra Sekolah dan

masyarakat umum

7. Promosi Kesehatan (PROMKES)

a. Penyuluhan di Puskesmas

b. Penyuluhan di Posyandu/Posbindu

c. Penyuluhan dalam rapat minggon kelurahan d. Penyuluhan dalam pertemuan PKK

e. Penyuluhan di sekolah

8. Program ISPA

1. Pendistribusian obat-obat ISPA kepada semua penderita 2. Penemuan kasus ISPA di Puskesmas

3. Penemuan kasus ISPA di Posyandu

9. Program SE

a. Penanggulangan KLB b. Pengamatan kesehatan haji

10. Program P2TB Paru

(7)

c. Memasang gejala suspect TBC dewasa, TBC anak, dan alur

pemeriksaan/diagnosa di BP, MTBS, KIA, dan BP gigi

d. Pembagian tugas ke semua staf Puskesmas sesuai dengan binaan e. Penyuluhan (perorangan, kelompok)

f. Pelatihan kader PMO

g. Pemeriksaan kontak serumah h. Pelacakan TB mangkir

i. Evaluasi/laporan hasil kegiatan

11. Program Diare

a. Kaporitisasi selektif b. Distribusi oralit

c. Penanggulangan KLB diare

12. Program Laboratorium

a. Pemeriksaan golongan darah b. Pemeriksaan reduksi

c. Pemeriksaan HB

13. Program PHN

a. Pembinaan KK rawan (Bumil Resti, Bulin Resti, Balita Resti) b. Penanganan tindak lanjut penderita

14. Program DBD

a. Penyuluhan DBD (PSN DBD) b. PJB (Pemeriksaan Jentik Berkala) c. FE (KLB DBD) – Rujukan kasus d. Abatisasi selektif

e. Fogging fokus

15. Program MTBS

(8)
(9)

Kepala PKM Hj.Mela H Subag. Tata usahaUsaha Kosim S.Sos Am.Keb Bendahara Neti H. Am.Keb Kepegawaian Tuti Rahawati RR Jafarhudin Koordinator Pemberdayaan Masyarakat

Eka TF. SKM

Koordinator Yankesmas

Safarhudin

Koordinator Kel. Kes. Perorangan

Dr. Dini Fitriani

Poliklinik

Ai santi S

Farmasi Tri Dian Laboratoriu mm Dani S Poned Neli H

PUSTU Bidan Desa

[image:9.595.125.541.104.565.2]

Cimuncang Lbk. Wangi Lia Agustin Sutardi Werasari AA. Kurnia SK. Dana Oop M Jagamuly a Devi Ratna Ciranca Herlina Cimuncang Deri Ratna Banyuasi Herlis Lbk. Wangi Lia. A Malausma Ratna. SD Werasari Meli Buninagar a Cicih. S SK. Dami Hildama hani Girimukti Ikeu Sri

(10)
[image:10.595.115.511.110.348.2]
(11)

Gambar

Gambar 2.1. Struktur Organisasi Puskesmas Malauma
Gambar 2.2 Peta lokasi kerja prak

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pasal tersebut dikata kan: “Satuan Reserse Kriminal yang selanjutnya disingkat Sat Reskrim adalah unsur pelaksana tugas pokok fungsi reserse kriminal pada

Pasien atau masyarakat melihat pelayanan kesehatan yang bermutu.. sebagai suatu pelayanan kesehatan yang dapat memenuhi

Berdasarkan pengertian masing-masing dari kata tugas pokok dan fungsi di atas, maka dapat disimpulkan bahwa definisi tugas pokok dan fungsi (TUPOKSI) tersebut adalah

Fungsi Pelayanan meliputi kegiatan yang terkait dengan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi Pelayanan Promotif, Preventif dan Kuratif yang dijabarkan dalam 6 Program Pokok yaitu

Tugas dan fungsi masing-masing akan diuraikan dalam setiap seksi, dimana Kantor Pelayanan Pajak Medan Belawan mempunyai tugas pokok melaksanakan kegiatan operasional

Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya

Penunjangan Perawatan (Unitjangwat). Dalam pelaksanaan tugas kewajibannya bertanggung jawab kepada Ka RSAU dr. Kepala Pembinaan Kompetensi Pelayanan Kesehatan. 1) Kepala

• Unit V, mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan di bidang pembinaandan pengembangan upaya kesehatan masyarakat dan penyuluhan kesehatan masyarakat. • Unit