• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Pemasaran Rumah Tempe Indonesia di Bogor

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Strategi Pemasaran Rumah Tempe Indonesia di Bogor"

Copied!
67
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Inestha Naldi
  • Pengajar:
    • Wahyu Budi Priatna
  • Sekolah: Institut Pertanian Bogor
  • Mata Pelajaran: Agribisnis
  • Topik: Strategi Pemasaran Rumah Tempe Indonesia di Bogor
  • Tipe: Skripsi
  • Tahun: 2014
  • Kota: Bogor

I. Pendahuluan

Bagian pendahuluan memuat latar belakang penelitian yang membahas konteks industri pengolahan makanan di Bogor, khususnya Rumah Tempe Indonesia (RTI) dan potensi pasar tempe. Ditekankan pentingnya strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan daya saing RTI di tengah persaingan yang ketat dan keterbatasan sumber daya. Perumusan masalah mengidentifikasi tiga pertanyaan kunci: strategi pemasaran RTI berdasarkan bauran pemasaran 4P, penilaian konsumen terhadap bauran pemasaran tersebut, dan prioritas strategi bauran pemasaran yang tepat untuk RTI. Tujuan penelitian meliputi pengkajian strategi pemasaran RTI, identifikasi penilaian konsumen, dan perancangan prioritas strategi bauran pemasaran. Manfaat penelitian dijabarkan untuk penulis dan RTI sendiri. Ruang lingkup dan batasan penelitian menjelaskan fokus pada strategi pemasaran Tempe Kita dan penggunaan metode Proses Hirarki Analitik (PHA). Latar belakang ini memberikan konteks penting bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya riset pemasaran dalam konteks bisnis UMKM.

II. Tinjauan Pustaka

Bagian ini menelaah literatur terkait profitabilitas usaha tempe, praktik sanitasi dan higiene dalam produksi tempe, analisis deskriptif dan Proses Hirarki Analitik (PHA) dalam penelitian pemasaran, serta berbagai definisi dan konsep pemasaran, strategi pemasaran, dan bauran pemasaran 4P (produk, harga, tempat, promosi). Penelitian ini mengkaji studi-studi terdahulu yang relevan, menunjukkan pemahaman komprehensif tentang teori-teori dan kerangka kerja yang mendasari penelitian. Tinjauan pustaka ini memberikan dasar teoritis yang kuat dan memungkinkan mahasiswa untuk mengapresiasi kerumitan dan nuansa dalam studi pemasaran.

III. Kerangka Pemikiran

Bagian ini menjelaskan kerangka pemikiran teoritis yang menghubungkan konsep-konsep tempe, pemasaran, strategi pemasaran, dan bauran pemasaran 4P dengan permasalahan yang dihadapi RTI. Kerangka pemikiran operasional menggambarkan alur penelitian, dimulai dari identifikasi masalah, analisis strategi pemasaran RTI, analisis data menggunakan PHA, hingga rekomendasi prioritas strategi pemasaran. Penjelasan ini memperlihatkan bagaimana variabel-variabel penelitian dihubungkan secara logis dan sistematis, sehingga mahasiswa memahami proses penalaran yang digunakan dalam penelitian.

IV. Metode Penelitian

Bagian ini menjelaskan metode penelitian yang digunakan, termasuk lokasi dan waktu penelitian, jenis dan sumber data (primer dan sekunder), metode pengumpulan data (observasi, wawancara, kuesioner, studi pustaka), metode penentuan responden (judgement sampling dan convenience sampling), dan metode analisis data (kualitatif dan kuantitatif dengan AHP). Penjelasan terperinci mengenai metodelogi penelitian ini sangat penting untuk memastikan kredibilitas dan validitas temuan penelitian. Mahasiswa dapat belajar tentang berbagai metode penelitian yang tepat dan bagaimana memilih metode yang sesuai dengan tujuan penelitian.

V. Gambaran Umum Rumah Tempe Indonesia

Bagian ini memberikan gambaran umum tentang RTI, meliputi profil usaha, visi dan misi, sejarah dan perkembangan, sumber daya manusia, dan strategi pemasaran yang telah diterapkan. Deskripsi ini memberikan latar belakang yang mendalam tentang subjek penelitian dan membantu pembaca memahami konteks di mana penelitian dilakukan. Mahasiswa dapat belajar bagaimana menganalisis dan menyajikan informasi tentang suatu bisnis, termasuk aspek operasional dan strategi yang diterapkan.

VI. Identifikasi Bauran Pemasaran Rumah Tempe Indonesia

Bagian ini mengidentifikasi dan menjelaskan masing-masing elemen bauran pemasaran 4P (produk, harga, tempat, promosi) yang diterapkan oleh RTI. Analisis mendalam tentang setiap elemen ini menunjukkan pemahaman yang rinci tentang strategi pemasaran yang diterapkan oleh RTI. Ini merupakan bagian penting bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana elemen-elemen bauran pemasaran diterapkan dalam praktek.

VII. Analisis Bauran Pemasaran oleh Konsumen

Bagian ini menyajikan hasil analisis penilaian konsumen terhadap bauran pemasaran 4P yang dilakukan oleh RTI. Data kuantitatif dan kualitatif dari survei konsumen dianalisis untuk memahami persepsi konsumen terhadap produk, harga, tempat, dan promosi Tempe Kita. Analisis ini penting untuk memberikan perspektif konsumen dalam pengambilan keputusan pemasaran dan membantu mahasiswa memahami pentingnya riset konsumen.

VIII. Analisis Bauran Pemasaran Rumah Tempe Indonesia

Bagian ini menganalisis faktor-faktor yang menyusun bauran pemasaran RTI dan menentukan prioritas tujuan pemasaran berdasarkan analisis PHA. Hasil analisis PHA disajikan untuk menunjukkan prioritas sub-bauran pemasaran berdasarkan tujuan pemasaran, persaingan, dan perluasan pangsa pasar. Ini memberikan gambaran komprehensif mengenai strategi pemasaran RTI berdasarkan analisis data kuantitatif dan kualitas. Mahasiswa dapat belajar menggunakan metode analisis kuantitatif seperti AHP untuk pengambilan keputusan.

IX. Simpulan dan Saran

Bagian ini merangkum temuan penelitian, menyimpulkan prioritas strategi bauran pemasaran yang direkomendasikan untuk RTI, dan memberikan saran untuk pengembangan strategi pemasaran di masa depan. Bagian ini juga memberikan implikasi praktis dari penelitian dan saran untuk penelitian selanjutnya. Bagian ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar menarik kesimpulan yang valid berdasarkan data dan memberikan rekomendasi yang beralasan.

X. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi semua sumber literatur yang dikutip dalam skripsi, menunjukan integritas akademis dan ketelitian dalam mencantumkan rujukan.

XI. Lampiran

Lampiran berisi data mentah, hasil pengolahan data, dan dokumen pendukung lainnya, sehingga penelitian ini terdokumentasi dengan baik dan transparan.

Gambar

Tabel 1  Pertumbuhan jumlah UMKM dan usaha besar, 2011-2012
Tabel 2  Pertumbuhan jumlah UMKM Kota Bogor, 2008-2012
Gambar 1  Cara pembuatan tempe
Tabel 4    Jenis dan sumber data
+7

Referensi

Dokumen terkait

Hipotesis dalam penelitian ini adalah Strategi Bauran Pemasaran yang terdiri dari produk, harga, saluran distribusi, dan promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada PT..

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh strategi bauran pemasaran yang terdiri dari 4 P variabel yaitu produk, harga, promosi, dan distribusi

Berdasarkan strategi pemasaran bauran produk, harga, distribusi (tempat), dan promosi dari UMKM sudah terlihat cukup bagus, hal tersebut bisa terlihat dari

Berdasarkan simpulan hasil penelitian formulasi strategi pengembangan bisnis yang dilakukan pada usaha Rumah Tempe Indonesia (RTI), maka saran yang dapat diberikan

Merencanakan bauran pemasaran ( Marketing Mix ) merupakan langkah pemasaran yang terkendali meliputi strategi : Produk, Harga, Tempat, dan Promosi yang dibaur menjadi satu untuk

Hipotesis dalam penelitian ini adalah Strategi Bauran Pemasaran yang terdiri dari produk, harga, saluran distribusi, dan promosi berpengaruh terhadap keputusan pembelian pada PT..

Bauran pemasaran yang dilakukan Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan pada rawat inap dengan menggabungkan 4 (empat) variabel bauran pemasaran yaitu promosi, harga, produk

Bauran pemasaran adalah kombinasi dari variabel kegiatan inti dari sistem pemasaran yaitu produk, harga, promosi dan distribusi yang digunakan oleh perusahaan untuk