HUBUNGAN KEPRIBADIAN GURU DAN MOTIVASI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA SMK PANCA BUDI MEDAN T.P 2014/2015.

Teks penuh

(1)

HUBUNGAN KEPRIBADIAN GURU DAN MOTIVASI SISWA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA

SMK PANCA BUDI MEDAN T.P 2014/2015

SKRIPSI

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Memperoleh Gelar

Sarjana Pendidikan

OLEH :

CHAIRUNNISA NIM. 7112141002

FAKULTAS EKONOMI

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

(2)
(3)
(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah

melimpahkan Rahmat, Taufik dan Hidayah-Nya sehingga penulis dapat

menyelesaikan skripsi dengan judul “Hubungan Kepribadian Guru Dan Motivasi

Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015”.

Skripsi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi guna memperoleh

gelar sarjana pada program S1 Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Medan.

Penulis menyadari bahwa penyusunan skripsi ini tidak lepas dari bantuan

dan dorongan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati

penulis mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Prof. Dr. Syawal Gultom, M. Pd selaku Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, M. E, Dekan Fakultas Ekonomi Universitas

Negeri Medan, yang telah memberikan kemudahan dalam perizinan skripsi

ini, yang telah bersedia memberikan segala saran dan kritik kepada penulis

demi kebaikan dan kelancaan skripsi ini.

3. Bapak Drs. Thamrin, M. Si selaku Wakil Dekan 1 Fakultas Ekonomi yang

telah memberikan segala saran dan kritik demi perbaikan penulisan skripsi

ini.

4. Bapak Dr. Arwansyah, M. Si Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Medan, yang telah memberikan kemudahan

(6)

5. Bapak Drs. Mangarap Sinaga, MS selaku ketua Prodi Pendidikan

Administrasi Perkantoran FE UNIMED yang juga merupakan dosen

pembimbing skripsi saya yang telah banyak memberikan bimbingan,

arahan, dan saran kepada penulis selama penyusunan skripsi ini.

6. Drs. Sahat Sibarani, M. Pd selaku dosen pembimbing akademik saya yang

telah membantu saya dalam menyelesaikan perkuliahan.

7. Ibu Dra. Sri Mutmainnah, M. Si dan ibu Rotua S. P Simanullang, M. Si

selaku dosen penguji saya yang telah banyak memberi kritik dan saran yang

membangun bagi penulis.

8. Bapak/Ibu Dosen Pendidikan Administrasi Perkantoran beserta staf

pegawai.

9. Kepala sekolah SMK Panca Budi Medan yang telah bersedia memberikan

izin bagi penulis untuk melakukan penelitian.

10.Teristimewa untuk kedua orang tua saya ABDUL MUIR dan Ibunda

NURUL BAYYINAH atas segala usaha dan kerja keras mereka selama ini

yang selalu mendidik dan membesarkan saya dengan penuh cinta kasih,

kesabaran sehingga saya dapat menjadi seperti sekarang ini, kalian adalah

orang tua terhebat dan pahlawan sejati dalam hidup saya.

11.Teristimewa buat almarhuman nenekku NGADEMI, yang selalu

medukungku baik itu dukungan maupun materi yang selalu memberika

pelajaran kepadaku I LOVE U nenekku.

12.Teristimewa buat keluarga besarku, Mekde satiah, ibu aminah, pakde,

(7)

benti,ka siti zahara, mba nurmaini, dan lain sebagainya terima kasih untuk

doa dan dukungannya.

13.Buat abang – abang/kakak kesayangan Abang Kelik terimakasih banyak

atas dukungannya, kakak Beni Sarbaini makasih sudah selalu ada disaat nisa

butuh. abang Iwan makasih cerewetnya selama ini, abang Yudi terimakasih

sudah selalu manjain nisa, buat kakak M. Jarot makasih sudah selalu

menemani bergadang setiap malam.

14.Buat sahabat-sahabatku, Ayu Safitri temanku yang paling cantik, Nur Aien

teman seperjuangan yang selalu bersama , Dwi Rahma Astiti zebua teman

terhebat, Dewi Mariana teman yang paling rapi makasih pelajaran rapinya

Rizki Pratama Ningsih dan Sri Lestari, terimakasih atas segala dukungan

serta semangat yang tiada hentinya kepada penulis dalam penyelesaian

skripsi ini.

15.Untuk seluruh teman-teman ADP A Reguler stambuk 2011, tika, derni, sifa,

lia, laura, hesti Boyband Agung, Fazmi, Arnol, Evy, Josua, desi, dan lainnya

yang tidak bisa disebutkan satu persatu. Walaupun kita susah kompak tetapi

kalian yang terbaik dan terima kasih telah menjadi teman terbaik selama ini.

Kalian tak terlupakan. You’re the best guys!

16.Untuk seluruh teman-teman ADP Reg B dan Eks. Terima kasih untuk

dukungannya.

17.Buat seluruh teman-teman di Program Studi Pendidikan Administrasi

Perkantoran ’11, terima kasih atas segala informasi dan bantuan dalam

(8)

18.Terimakasih juga buat seluruh guru – guru MDA dan RA Nurul Ikhwan ibu

ida, ibu heni, mayang, ibu afni, dan yang terakhir kepala yayasan ibu

H.Maryati usman yang selalu mengerti dan mendukung saya selama ini.

19.Serta semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini

yang tidak dapat penulis ucapkan satu persatu.

Semoga segala bantuan dan kebaikan tersebut mendapatkan limpahan

balasan dari Allah SWT. Akhirnya penulis berharap semoga skripsi ini dapat

berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Amin.

Medan, Juni 2015 Penulis

(9)

ABSTRAK

CHAIRUNNISA, NIM : 7112141002, Hubungan Kepribadian Guru Dan Motivasi Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015, Skripsi, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan 2015.

Masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan yang positif dan signifikan antara kepribadian guru dan motivasi siswa dengan prestasi belajar siswa SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan yang positif dan signifikan antara kepribadian guru dan motivasi siswa dengan prestasi belajar siswa SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015.

Penelitian ini dilaksanakan di SMK Panca Budi Medan, Jln Gatot Sabroto Km. 4,5. Jenis penelitian ini adalah penelitian Ekspos Facto. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI AP SMK Panca Budi Medan yang terdiri dari 2 kelas yaitu XI AP 1 dan XI AP 2 yang jumlahnya 60 orang. Sampel dalam penelitian ini merupakan sampel total yaitu sebanyak 60 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket, dokumentasi, observasi, dan wawancara. Uji validitas untuk analisis butir angket menggunakan rumus Product

Moment, dan reliabilitasnya diperoleh dengan menggunakan rumus cronbach alpha. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Korelasi

Berganda dan untuk menguji kebenaran hipotesis digunakan rumus uji t dan uji F.

Berdasarkan hasil analisis uji t untuk variabel kepribadian guru (X1) diperoleh nilai thitung sebesar 4,770 > ttabel sebesar 1,67 dengan alpha 5%. Hal ini berarti kepribadian guru memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa dan untuk variabel motivasi (X2) diperoleh nilai thitung sebesar 3,192 > ttabel sebesar 1,67 dengan alpha 5%. Hal ini berarti motivasi memiliki hubungan yang positif dan signifikan dengan prestasi belajar siswa. Sementara itu uji F dilakukan dengan membandingkan antara hasil Fhitung dengan Ftabel .Diperoleh nilai Fhitung = 84,616, sedangkan untuk Ftabel dengan taraf signifikan α = 0,05 % diperoleh nilai Ftabel = 4,01 (tabel F Statistic). Dapat diketahui yaitu Fhitung = 84,616> Ftabel = 4,01. Sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel kepribadian guru (X1) dan Motivasi (X2) berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi belajar siswa (Y). Dari hasil analisis tersebut, maka dapat disimpulkan hipotesis penelitian diterima.

(10)

ABSTRACT

Chairunnisa, NIM: 7112141002, Relationship Teacher Personality and Motivation Students With Student Achievement SMK Panca Budi Medan TP 2014/2015, Thesis, Department of Economic Education, Educational Studies Program Office Administration, Faculty of Economics, University of Medan in 2015.

Problems in this study is whether there is a positive and significant relationship between the personality of the teacher and student motivation and academic achievement of students of SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015. This study aims to determine the personality of the teacher and student motivation and academic achievement of students of SMK Panca Budi Medan TP 2014/2015.

This study was conducted in SMK Panca Budi Medan, Gatot Sabroto Km. 4.5. This type of research is the study Exposure Facto. The population in this study were all students of class XI AP SMK Panca Budi Field which consists of two classes of XI XI AP 1 and AP 2 numbering 60 people. The sample in this study is total sample as many as 60 students. Data collection techniques used were questionnaires, documentation, observation, and interviews. Test the validity of the analysis item questionnaire using the formula Product Moment, and reliability obtained using Cronbach alpha formula. Data analysis techniques used in this research is Multiple Correlation and to verify the hypothetical formula used t test and F test.

Based on the results of t test analysis for the teacher's personality variables (X1) obtained tcount of 4.770> ttabel of 1.67 to 5% alpha. This means the teacher's personality has a positive and significant relationship with student achievement and motivation variable (X2) obtained tcount of 3,192> t table amounted to 1.67 with 5% alpha. This means that motivation has a positive and significant relationship with student achievement. Meanwhile F test is done by comparing the results with Ftabel F hitung. Values obtained Fhitung = 84.616, while for Ftabel with significance level α = 0.05% obtained Ftabel value = 4.01 (Table F Statistic). It can be seen that Fhitung = 84.616> F table = 4.01. It can be concluded that the teacher's personality variables (X1) and motivation (X2) positive and significant impact on student achievement (Y). From the analysis, we can conclude the research hypothesis is accepted.

(11)

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ... i

ABSTRAK ... v

ABSTRACT ... vi

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR GAMBAR ... x

DAFTAR TABEL ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1... Lat ar Belakang Masalah ... 1

1.2... Ide ntifikasi Masalah ... 7

1.3... Pe mbatasan Masalah ... 7

1.4... Per umusan Masalah ... 7

1.5... Tuj uan Penelitian ... 7

1.6... Ma nfaat Penelitian ... 8

BAB II KAJIAN PUSTAKA ... 9

2.1. Kerangka Teori ... 9

2.1.1.Kepribadian Guru ... 9

2.1.1.1. Pengertian Kepribadian Guru ... 9

(12)

2.1.2. Motivasi Belajar ... 17

2.1.2.1. Pengertian Motivasi Belajar ... 17

2.1.2.2. Jenis – jenis Motivasi ... 21

2.1.2.3. Ciri – Ciri Orang Yang Termotivasi ... 23

2.1.2.4. Fungsi Motivasi dalam Belajar ... 27

2.1.3. Prestasi Belajar ... 29

2.1.3.1. Pengertian Prestasi Belajar ... 29

2.1.3.2. Ciri – Ciri Prestasi Belajar ... 32

2.1.3.3. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Prestasi Belajar .... 34

2.2. Penelitian Yang Relevan ... 38

2.3. Kerangka Berfikir ... 40

2.4. Hipotesis ... 42

BAB III METODE PENELITIAN ... 3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian... 43

3.2. Populasi dan Sampel ... 43

3.2.1. Populasi ... 43

3.2.2. Sampel ... 43

3.3. Variabel Penelitian Dan Defenisi Operasional... 44

3.3.1. Variabel Penelitian ... 44

3.3.2. Defenisi Operasional ... 45

3.4. Teknik Pengumpulan Data ... 46

3.5. Pengujian Instrumen Penelitian ... 49

3.5.1. Uji Validitas ... 49

3.5.2. Uji Reliabilitas ... 50

3.6. Teknik Analisis Data ... 51

3.6.1 Uji korelasi Product Moment ... 52

3.6.2 Analisis Korelasi Berganda ... 52

3.6.3 Uji Hipotesis... 53

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ... 55

(13)

4.2. Deskripsi Hasil Penelitian ... 56

4.2.1. Uji Validitas dan Reliabilitas Instrumen ... 56

4.2.2. Deskripsi Variabel Penelitian ... 58

4.2.3 Analisis Koefisien Korelasi ... 68

4.2.4 Perhitungan Uji Hipotesis ... 71

4.2. Pembahasan penelitian ... 74

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 77

5.1. Kesimpulan... 77

5.2. Saran ... 78

DAFTAR PUSTAKA ... 79 DAFTAR RIWAYAT HIDUP

(14)

DAFTAR TABEL

Tabel Halaman

Tabel 1.1 Presentasi Ketuntasan Belajar Siswa ... 5

Tabel 3.1 Populasi SiSWA Kelas XI AP SMK Panca Budi Medan ... 43

Tabel 3.2 Sampel Siswa Kelas XI AP SMK Panca Budi Medan ... 44

Tabel 3.3 Lay Out Angket Kepribadian Guru Dan Motivasi Siswa ... 48

Tabel 4.1 Uji Reliabilitas Angket Kepribadian Guru ... 57

Tabel 4.2 Uji Reliabilitas Angket Motivasi Siswa... 58

Tabel 4.3 Analisis variabel minat Kepribadian Guru ... 60

Tabel 4.4 Distribusi Frekuensi Prestasi Siswa ... 67

Tabel 4.5 Correlation ... 69

Tabel 4.6 Perhitungan Korelasi Berganda antara X1,X2 DAN Y ... 70

Tabel 4.7 Hasil Uji Hipotesis Parsial (Uji t) antara Variabel Kepribadian Guru (X1) dengan Prestasi Belajar (Y) ... 72

(15)

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1 Angket Kepribadian Guru

Lampiran 2 Angket Motivasi Siswa

Lampiran 3 Data Hasil Jawaban Uji Validitas Angket Kepribadian Guru

Lampiran 4 Data Hasil Jawaban Uji Validitas Angket Motivasi Siswa

Lampiran 5 Hasi Correlations X1

Lampiran 6 Hasi Correlations X2

Lampiran 7 Hasil Uji Validitas X1

Lampiran 8 Hasil Uji Validitas X2

Lampiran 9 Hasil Uji Reliabilitas Kepribadian Guru (X1)

Lampiran 10 Hasil Uji Reliabilitas Motivasi Siswa (X2)

Lampiran 11 Daftar Kumpulan Nilai Siswa Sampel Semester Ganjil T.P 2014/2015

Lampiran 12 Tabulasi Angket Penelitian Kepribadian Guru (X1)

Lampiran 13 Tabulasi Angket Penelitian Motivasi Siswa (X2)

Lampiran 14 Distribusi Frekuensi Kepribadian Guru

Lampiran 15 Distribusi Frekuensi Motivasi Siswa

Lampiran 16 Uji Korelasi Sederhana

Lampiran 17 Uji Korelasi Berganda, Uji t dan Uji F

Lampiran 18 Tabel Harga Kritik Dari r Product Moment

(16)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Tugas mengajar adalah panggilan nurani dari dalam diri sendiri. Biarpun

seseorang mengajar diri sendiri atau anak dan keluarganya tetap saja yang

menekuni tugas dan bidang tersebut disebut “guru”. Berdasarkan kedudukannya

sebagai guru, baik guru dalam lingkungan keluarga maupun dalam lingkungan

dunia pendidikan, seorang guru harus menunjukkan perilaku yang layak dan baik

menurut himpunan masyarakat, apa yang dituntut dari seorang guru dalam aspek

etis intelektual dan sosial lebih tinggi dari pada yang dituntut dari orang dewasa

lainnya. Guru sebagai pendidik dan pembaharuan generasi muda harus menjadi

teladan di dalam maupun di luar sekolah. Guru harus senantiasa sadar akan

kedudukannya, dimana dan kapan saja ia akan dipandang sebagai guru yang harus

memperlihatkan perilaku yang dapat ditiru oleh masyarakat terkhusus lagi oleh

anak didiknya.

Liputan6.com (diakses 22 mei 2015) Kekerasan anak Dalam sebuah riset

yang dilakukan LSM Plan International dan International Center for Research on

Women (ICRW) yang dirilis awal Maret 2015 ini menunjukkan fakta

mencengangkan terkait kekerasan anak di sekolah. Terdapat 84% anak di

Indonesia mengalami kekerasan di sekolah. Angka tersebut lebih tinggi dari tren

di kawasan Asia yakni 70%.

(17)

2

tujuan pendidikan akan dicapai dalam bentuk perubahan perilaku siswa.

Sesuai dengan Undang Undang Sistem Pendidikan Nasional No.20 Pasal 3 Tahun

2001 yaitu:

Pendidikan nasional bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta agar

menjadi manusia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

berakhlak mulia, sehat, berilmu, kreatif dan menjadi warga Negara yang

demokratis dan bertanggung jawab.

Pribadi guru merupakan suatu kesatuan antar sifat pribadi dan perannya

sebagai seorang pendidik, pengajar, dan pembimbing, maka dari awal tadi

dikatakan tugas mengajar itu adalah panggilan dari nurani, guru merupakan salah

satu unsur dalam proses belajar mengajar memiliki multi peran. Untuk

membentuk kompetensi dan pribadi peserta didik, guru harus memiliki

kepribadian yang baik yang dapat mencerminkan diri seorang pendidik, agar

pesan - pesan yang disampaikan oleh guru melalui pribadinya dapat ditiru dan

diteladani oleh peserta didik.

Selain itu perilaku guru secara langsung ataupun tidak langsung mempunyai

hubungan terhadap motivasi belajar siswa baik yang sifatnya positif maupun yang

sifatnya negatif. Artinya, jika kepribadian guru yang ditampilkan mengajar sesuai

dengan harapan siswa, maka siswa akan termotivasi untuk belajar dengan baik

dan pada akhirnya prestasi siswa juga ikut naik atau pun meningkat. Namun

diduga saat ini masih banyak guru yang kurang menampilkan kepribadian sesuai

(18)

3

Ujian berat bagi guru dalam hal kepribadian adalah rangsangan yang

memancing emosinya, diharapkan guru sebisa mungkin dapat meredam

emosinya. Namun tidak semua orang bisa dan mampu menahan emosi. Guru yang

mudah marah membuat peserta didik takut, dan ketakutan itu mengakibatkan

peserta didik tidak berminat mengikuti pelajaran serta konsentrasi belajarpun

menjadi rendah dikarenakan rasa ketakutan dimarahi guru. Selain itu guru juga

terkadang lebih cenderung pilih kasih pada setiap muridnya, hal ini menyebabkan

adanya murid yang merasa tidak diperhatikan oleh gurunya, sehingga murid

tersebut tidak lagi berminat mengikuti mata pelajaran tersebut karena guru mereka

tidak peduli. Sikap pilih kasih dalam memperlakukan anak didik adalah yang

paling cepat dirasakan oleh anak didik karena semua anak didik mengharapkan

perhatian dan kasih sayang yang sama oleh gurunya. Prilaku anak didik tidak

boleh dijadikan alasan untuk membedakan perhatian, maka dalam hal ini

kepribadian guru sangat berpengaruh dalam kegiatan belajar mengajar agar

tercipta tujuan pembelajaran yang diharapkan.

Tercapainya tujuan pembelajaran dipengaruhi oleh berbagai unsur yang

menunjang yaitu: 1) Siswa, Dengan segala konsekuensinya, 2) Tujuan, yang

diharapkan setelah kegiatan belajar mengajar, 3) Guru, Proses belajar mengajar

merupakan suatu proses interaksi antara guru dan murid. Guru diharapkan dapat

melakukan komunikasi dengan siswanya secara maksimal agar guru dapat

menampilkan kepribadian yang sesuai dengan harapan siswa yang diajarnya. Guru

juga diharapkan mampu melakukan komunikasai dengan siswa yang diajarnya.

(19)

4

kepribadian yang ia miliki, karena kepribadian guru dapat membangkitkan

motivasi dan kesuksesan seorang guru tergantung dari kepribadiannya.

Selain kepribadian guru. Secara langsung maupun tidak langsung motivasi

juga mempengaruh tingkah laku peserta didik, baik itu prilaku positif maupun

prilaku negatif. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya, fenomena yang terjadi

sehubungan dengan motivasi belajar menunjukan bahwa masih banyak siswa

yang memiliki perilaku berikut : 1) membolos, datang terlambat, mengerjakan PR

selalu di sekolah, tidak teratur dalam belajar, dan tidak mengerjakan PR, 2)

menunjukkan sikap yang kurang wajar, seperti menentang, acuh tak acuh, 3)

lambat dalam melaksanakan tugas – tugas kegiatan belajar, dan 4) menunjukan

gejala emosional yang kurang wajar, seperti pemurung, pemarah, mudah

tersinggung.

Fenomena – fenomena yang terjadi di atas diduga berkaitan erat dengan

motivasi siswa, baik itu motivasi dalam diri siswa maupun motivasi dari luar diri

siswa. Motivasi yang kurang baik dapat mempengaruhi prestasi belajar siswa

yang ditandai dengan kurangnya inisiatif siswa untuk bertanya dan tidak mau

mengeluarkan pendapat dalam proses belajar. Padahal hal tersebut dapat

mempengaruhi prestasi belajar siswa yang masih kurang baik dilihat dari prestasi

yang diharapkan masih kurang tercapai atau dibawa rata – rata 7,0 untuk standar

KKM (Kriteria Ketuntasan Nilai) dan dapat dilihat pada tabel 1.1 presentase

(20)

5

Tabel 1.1

Presentase Ketuntasan Belajar Siswa

Tahun Kelas XI AP 1 dan AP 2 ≥70 < 70

2014 (Ganjil) 53,5 % 46,5 %

2015 (Genap) 48,33 % 51,46 %

Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan guru BP di SMK Panca Budi

Medan didapatkan informasi bahwa tingkat motivasi siswa sudah cukup baik, hal

ini dilihat dari tingkat kedisiplinan waktu, dan kehadiran, namun motivasi dalam

proses belajar masih kurang baik, dapat dilihat dari siswa jarang mengerjakan

tugas, acuh tak acuh dan sering membolos dalam mata pelajaran tertentu sehingga

prestasi belajar siswa menjadi rendah. Hal ini diduga oleh dua faktor yaitu faktor

dari motivasi diri siswa itu sendiri maupun faktor dari luar diri siswa itu sendiri

faktor dari luar diri siswa diduga yaitu dari faktor teman sebaya ataupun faktor

kepribadian guru itu sendiri, teman sebaya juga merupakan faktor penyebab siswa

kurang memiliki motifasi untuk belajar, misalnya teman yang mempengaruhi

untuk tidak masuk pada saat jam pelajaran atau membolos, namun kali ini penulis

hannya membahas mengenai faktor kepribadian guru.

Kepribadian guru yang masih kurang sesuai dengan kompetensi

kepribadian guru mengakibatkan siswa jadi tidak ingin mengikuti proses belajar

mengajar, perlakuan salah yang dapat dilakukan oleh guru dalam PBM seperti :

guru tidak pernah meninggalkan tempat duduknya untuk berjalan menguasai kelas

(21)

6

siswa jika guru kurang menguasai bahan, selain itu karna sikap guru yang

monoton dan tidak memiliki humoris siswa menjadi bosa, terkadang hukuman

yang diberikan seperti mengeluarkan siswa dalam kelas mengakibatkan sebagian

siswa menjadi nyaman akan hal itu sebab dengan dia di keluarkan dia bisa

bermain di luar sekolah. Padahal sikap guru yang seperti itu dapat mengakibatkan

siswa kurang termotivasi dan pada akhirnya prestasi yang didapat oleh siswa

tersebut menjadi rendah.

Maka dari itu seorang guru harus memiliki kepribadian yang baik dan sesuai

dengan kopetensi kepribadian guru sehingga seorang guru bisa menjadi contoh

teladan bagi anak didiknya dan juga tempat berbagi cerita, namun seorang guru

juga harus tetap menjaga kewibawaan dirinnya didepan anak didiknya dengan

menjaga kewibawaan dirinnya dan tempat berbagi cerita maka guru akan menjadi

idaman para siswa dan tetap disegani. Jika sudah menjadi sosok guru idaman

maka anak didik akan merasa senang jika gurunya mengajar didalam kelas dan

pelajaran yang diajarkan oleh gru akan diminati juga oleh anak didiknya sehingga

proses belajar mengajar akan menjadi semakin menyenangkan dan anak didik

menjadi termotivasi dalam belajar dengan termotivasinya anak didik untuk belajar

maka prestasi yang tadinya rendah dapat menjadi meningkat.

Oleh karena itu penulis membahas masalah kepribadian guru dan motivasi

siswa dengan prestasi belajar. Dengan harapan guru yang memiliki kepribadian

yang baik dapat membangkitkan motivasi siswa dan meningkatkan prestasi siswa

baik dalam kegiatan pembelajaran maupun di luar pembelajaran. Dari latar

(22)

7

Hubungan Kepribadian Guru Dan Motivasi Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa SMK Panca Budi Medan Tahun Pelajaran 2014/2015.”

1.2 Identifikasi Masalah.

Yang menjadi identifikasi masalah dalam peneliitian ini ialah sebagai berikut:

1. Kepribadian guru yang masih belum maksimal.

2. Motivasi belajar siswa yang masih rendah dalam belajar.

3. Prestasi belajar siswa yang didapat oleh siswa masih belum optimal.

1.3 Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah agar peneliti ini tidak terlalu luas dan lebih

terarah, maka yang mejadi batasan masalah yaitu :

1. Kepribadian yang dibahas saat ini yaitu kepribadian guru dalam kelas

2. Motivasi siswa yang dibahas saat ini yaitu motivasi pada saat proses

belajar mengajar berlangsung.

3. Prestasi belajar siswa pada saat proses belajar mengajar pada kelas XI AP

di SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah di atas, adapun yang menjadi rumusan

masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :

Apakah ada hubungan antara kepribadian guru dan motivasi siswa dengan

prestasi belajar siswa di SMK Panca Budi Medan T.P 2014/2015.

1.5 Tujuan Penelitian

1. Untuk Mengetahui Kepribadian Guru Di SMK Panca Budi Medan T.P

(23)

8

2. Untuk Mengetahui Motivasi Siswa Di SMK Panca Budi Medan T.P

2014/2015

3. Untuk Mengetahui Prestasi Belajar Siswa SMK Panca Budi Medan T.P

2014/2015

4. Untuk Mengetahui Hubungan Kepribadian Guru Dan Motivasi Siswa

Dengan Prestasi Belajar Siswa SMK Panca Budi Medan T.P 2014/ 2015

1.6 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut:

1. Untuk menambah pengetahuan peneliti tentang hal hal yang berhubungan

dengan ruang lingkup penelitian yang dilaksanakan.

2. Sebagai bahan sumbangan bagi calon-calon guru UNIMED untuk

melakukan penelitian yang sama dengan judul diatas

3. Sebagai bahan masukan kepada sekolah khususnya para guru untuk lebih

memahami kepribadian yang menarik dan lebih profesional dalam

mengajar, sehingga mampu menciptakan kualitas pengajaran yang lebih

baik.

4. Sebagai bahan masukan bagi peneliti yang lain dalam melakukan penelitian

(24)

DAFTAR PUSTAKA

Adiputra, 2010. Hubungan Motivasi Belajar Dan Disiplin Belajar Siswa Dengan

Prestasi Belajar Ekonomi Siswa SMA N 1 Wonogiri Tahun Ajaran 2008/2009. Semarang. UNNES

Arifin, Syamsul. 2012. LEADERSHIP Ilmu Dan Seni pemimpin. Jakarta :Wacana Media.

Arikunto, Suharsimi . 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta :Rineke Cipta

Darmadi, Hamid. 2012. Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung: Alfabeta

Djamarah, Syaiful, Bahri. 2013. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta : Rineka Cipta.

Fransiska, Friskha, Laurentyna, 2008. Hubungna Motivasi Belajar Siswa Dan

Kepribadian Guru Dengan Prestasi Belajar Ekonomi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 5 Medan Tahun Pelajaran 2008/2009. Medan :UNIMED

Hakim, Lukman, Maulana, 2012. The Great Teacher: Mendedah Aspek-Aspek

Kepribadian Guru Ideal Dan Pembentukan Perilaku Siswa Dalam Novel

“Pertemuan Dua Hati” Karya Nh. Dini, Jurnal Pendidikan Dompet Dhuafa, Vol 2, No.1

Hamalik, Oemar, 2007. Psikologi Belajar Dan Mengajar. Bandung :Sinar Baru Algensindo

Hamdu, gulha,dkk. 2011. Pengaruh Motivasi Belajar Siswa Terhadap Prestasi

Belajar IPA Di Sekolah Dasar ISSN : 1412-565X (Online), Vol. 12, No. 1,

Hal 90, (http://journal . unnes.ac.id/sju.index.php/eeaj/article/view/4693, diakses 17 maret 2015).

(25)

Fakultas Teknik Universitas Negeri Manado. Jurnal Pendidikan Teknologi dan

Kejuruan. ISSN

2087-3581 (Online), Volume 2, Nomor 2, hal 100,(https://jurnaledvokasi.files.wordp ress.com/2012/02/11_98-104-vol-2-n0-2-2011-motivasi-dan-hubungannya-dengan- prestasi-belajar-mahasiswa-pada-mata-kuliah-tata-hidang-di-jurusan-pkk-fakultas-teknik-universitas-negeri-manado-kandoli.pdf, diakses 17 maret 2015)

Muktiadi, dkk. 2013. Fuzzy Quantification System untuk Menganalisis Pengaruh

Minat, Motivasi Belajar dan Tingkat Kehadiran Siswa terhadap Prestasi

Belajar di SMA Muhammadiyah 1 Purwokerto. ISSN: 2086-9398

(Online), Vol. II Nomor 4, Hal 250

(http://jurnal.ump.ac.id/index.php/juita/article/view/498, diakses 10 Maret

Nilasari, Febri. 2011. Pengaruh Kepribadian Dan Profesionalitas Guru

Ekonomi-Akuntansi Terhadap Prestasi Belajar Siswa Program Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk Mata Pelajarran Ekonomi-Akuntansi SMA Negeri Se-Kabupaten Kebumen. Semarang :UNNES

Palupi, dkk. 2014. Hubungan antara Motivasi Belajar dan Persepsi Siswa Terhadap Kinerja Guru dalam Mengelola Kegiatan Belajar dengan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII di SMPN N 1 Pacitan. Jurnal Teknologi

Pendidikan Dan Pembelajaran.ISSN: 2354-6441 (Online), Vol.2, No.2,hal

159, ( http.//jurnal.fkip.uns.ac.id, diakses 05 Maret 2015)

Purwanto, M. Ngalim 2006. Psikologi Pendidikan. Bandung. Remaja Rosdakarya

Rafiqah, Mar’atur, 2012. Pengaruh Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar,

Jurnal Motivasi Belajar.

Riduwan, 2004. Belajar Mudah Penelitian. Bandung :Alfabeta

Roqib, Moh dan Nurfuadi. 2009, Kepribadian Guru, Yogyakarta : Grafindo Litera Media.

(26)

Sagala, S. 2011. Kemampuan Profesionalitas Guru Dan Tenaga Kependidikan. Bandung :Alfabeta.

Slameto, 2013. Belajar Dan Faktor – Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta :

Rajawali pers

Sugiono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung : CV. Alfabeta

Surbakti, Raisa. 2014. Pengaruh Motivasi, Kepribadian, Dan Kepuasan Kerja

Terhadap Komitmen Guru MAN 2 Padangsidempuan, jurnal education.

Medan : UNIMED

Syah, Muhibbin. 2010. Psikologi Pendidikana Dengan Pendekatan Baru. Bandung :Remaja Rosdakarya.

Tohirin, 2011. Psikologi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Berbasis

Integritasi Dan Kompetensi). Jakarta. PT Raja Grafindo Persada.

Tu’u, T, 2004. Peran Disiplin Pada Prilaku Dan Prestasi Siswa. PT. Gramedia

Figur

Tabel Harga Kritik Dari r Product Moment

Tabel Harga

Kritik Dari r Product Moment p.15
Tabel 1.1 Presentase Ketuntasan Belajar Siswa

Tabel 1.1

Presentase Ketuntasan Belajar Siswa p.20

Referensi

Memperbarui...