• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH KARAKTER DEBITUR TERHADAP NON PERFORMING LOAN KUR PADA PT BRI (PERSERO) TBK UNIT MEDAN LABUHAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGARUH KARAKTER DEBITUR TERHADAP NON PERFORMING LOAN KUR PADA PT BRI (PERSERO) TBK UNIT MEDAN LABUHAN"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH KARAKTER DEBITUR TERHADAP

NON PERFORMING LOAN KUR PADA

PT BRI (PERSERO) TBK UNIT MEDAN LABUHAN

TUGAS AKHIR

Ditulis untuk Memenuhi Syarat Menyelesaikan Pendidikan Program Diploma 3

Disusun oleh:

Junaro Hutahaean NIM 1005071048

PROGRAM STUDI PERBANKAN DAN KEUANGAN

JURUSAN AKUNTANSI

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

MEDAN

(2)

ABSTRAK

Penelitian ini berjudul “Pengaruh Karakter Debitur terhadap Non Performing Loan KUR Pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan”. Masalah dalam penelitian ini

bagaimana pengaruh karakter debitur terhadap Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk

mengetahui seberapa besar pengaruh karakter debitur terhadap Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik dokumentasi berupa informasi tentang jumlah debitur KUR dan Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan metode regresi linear berganda. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa karakter debitur yang mampu tetapi tidak mau membayar lebih besar pengaruhnya terhadap Non Performing Loan KUR dan persentase pengaruh karakter debitur sebesar 40,86% terhadap Non Performing Loan KUR yang disalurkan PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan.

(3)

ABSTRACT

The title of this study is "The Effect of Character Debitors to Non Performing Loan KUR at PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan". The problem in this study how the influence of the character debitors to Non Performing Loan KUR at PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. The purpose of this study is to determine how much influence of the character of the debitor to Non Performing Loan KUR at PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Data collection techniques that used in this study is documentation techniques like information about number of debitors and Non Performing Loan KUR at PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Sources of data in this study is secondary data. The data collected in this study was analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression methods. The results obtained from this study was the character of debitors were capable but did not want to pay a greater effect on non performing loans and the percentage effect of KUR debitor character of 40.86% to non performing loans to distribute KUR PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan. Keywords: Character Debitors, Non Performing Loan.

(4)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur diucapkan kepada Tuhan Yang Maha Pengasih atas limpahan berkat dan karunia-Nya yang telah memberikan pengetahuan, kesehatan, dan kesempatan sehingga dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir ini guna memenuhi syarat untuk dapat menyelesaikan pendidikan Diploma 3 Program Studi Perbankan dan Keuangan Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan.

Tugas Akhir ini berjudul “Pengaruh Karakter Debitur terhadap Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan”. Dalam menyusun Tugas Akhir ini penulis banyak menemui hambatan dan kesulitan namun dengan bantuan yang baik, dorongan serta semangat maupun sumbangan pikiran dari berbagai pihak, segala hambatan yang ditemui dapat diatasi dengan baik.

Oleh karena itu dengan segala ketulusan dan kerendahan hati diucapkan terima kasih kepada:

1. M. Syahruddin, S.T., MT., Direktur Politeknik Negeri Medan.

2. Pirma Sibarani, S.E., MS.Ak., Ketua Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan.

3. M. Rikwan E.S Manik, S.E., Sekretaris Jurusan Akuntansi Politeknik Negeri Medan.

4. Marlya Fatira AK., S.E., M.Si., Kepala Program Studi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan.

5. Jonni Hamonangan Silaen, S.E, Dosen Pembimbing Utama yang telah banyak memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis.

6. Cut Nizma, S.E., M.Si., Dosen Pembimbing Pendamping yang telah banyak memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis.

7. Supaino, S.E, M.Si., Dosen Wali Kelas BK-6C terima kasih kesabarannya dalam membimbing penulis.

8. Seluruh Dosen Akuntansi Politeknik Negeri Medan, khususnya Program Studi Perbankan dan Keuangan.

(5)

9. Teristimewa untuk keluarga tercinta, Ayahanda W. Hutahaean dan Ibunda

L. Pasaribu, Namboru, Amangboru, Inangtua, Bapatua, serta Kakak dan Adik

(Josua, Juven, Juan, Putri, Feby), yang telah memberikan dukungan secara moral maupun materil serta motivasi yang luar biasa melalui doa, kasih sayang yang selalu diberikan dengan tulus, semoga kasih Tuhan selalu melimpah kepada kita semua.

10. Kepada saudara-saudara penulis Shindy, Gohana, Joy, Andy, Herman, Shindak, Bang Binsar, Bang Sihar dan Bang Robin.

11. Kepada teman-teman seperjuangan di BK-6C yang telah membantu memotivasi dan memberi semangat dalam penyelesaian Laporan Tugas Akhir.

12. Kepada sahabat-sahabat penulis Wilda Elisa, Edy Sidabutar, Fifianty Hutapea, Niko Pakpahan, Ismail Sinaga, Roy Silalahi, Januari Hutajulu, Zen, Rizky, dan Nova Aruan yang telah memberikan dorongan dan semangat dalam penyelesaian Laporan Tugas Akhir ini.

13. Kepada semua pihak yang terkait yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Terima kasih buat doa dan motivasinya.

Penulisan tugas akhir ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati dan tangan terbuka menerima kritik dan saran yang membangun untuk penyempurnaan Tugas Akhir ini. Akhir kata semoga Tugas akhir ini dapat bermanfaat bagi semua yang membacanya khususnya mahasiswa/i Program Studi Perbankan dan Keuangan Politeknik Negeri Medan.

Medan, 19 Agustus 2013 Penulis,

Junaro Hutahaean NIM 1005071048

(6)

DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL LEMBAR PERSETUJUAN LEMBAR PENGESAHAN LEMBAR PERNYATAAN LEMBAR PERSEMBAHAN ABSTRAK ABSTRACT

KATA PENGANTAR ...i

DAFTAR ISI ...iii

DAFTAR TABEL ...vi

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pemilihan Judul ...1

1.2. Perumusan Masalah ...2

1.3. Tujuan Pembahasan ...3

1.4. Manfaat Penelitian ...3

1.5. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data ...4

1.5.1. Teknik Pengumpulan Data ...4

1.5.2. Teknik Pengolahan Data ...5

1.6. Jadwal Kegiatan dan Penulisan Laporan ...8

BAB 2 TINJAUAN UMUM MENGENAI PERUSAHAAN 2.1. Sejarah Singkat PT BRI (Persero) Tbk ...10

2.1.1. Visi dan Misi PT BRI (Persero) Tbk...12

2.1.2. Tujuan PT BRI (Persero) Tbk ...12

2.1.3. Logo PT BRI (Persero) Tbk ...13

2.1.4. Prinsip Dasar Organisasi PT BRI (Persero) Tbk ...14

2.1.5. Nilai Semangat Kerja PT BRI (Persero) Tbk ...14

(7)

2.2. Ruang Lingkup Kegiatan PT BRI (Persero) Tbk ...16

2.2.1. Kegiatan yang Sudah Dilakukan PT BRI (Persero) Tbk ...16

2.2.2. Kegiatan yang Sedang Dilakukan PT BRI (Persero) Tbk ...16

2.2.3. Kegiatan yang Akan Dilakukan PT BRI (Persero) Tbk ...25

2.3. Keunggulan PT BRI (Persero) Tbk ...25

2.4. Status dan Lokasi PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan ...27

2.5. Struktur Organisasi PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan ...27

BAB 3 TINJAUAN KEPUSTAKAAN 3.1. Kredit ...32

3.1.1. Pengertian Kredit ...32

3.1.2. Unsur-unsur Kredit ...33

3.1.3. Tujuan dan Fungsi Kredit...34

3.1.4. Jenis-jenis Kredit ...37

3.1.5. Prinsip-prinsip Pemberian Kredit ...39

3.1.6. Aspek-aspek dalam Penilaian Kredit ...42

3.2. Karakter Debitur...45

3.3. Kredit Usaha Rakyat (KUR) ...45

3.3.1. Pengertian Kredit Usaha Rakyat (KUR) ...45

3.3.2 Ketentuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) ...46

3.4. Kualitas Kredit ...49

3.5. Non Performing Loan (NPL) atau Kredit Bermasalah ...52

3.5.1. Pengertian Non Performing Loan (NPL) ...52

3.5.2. Faktor-faktor Penyebab Non Performing Loan (NPL) ...53

BAB 4 HASIL PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA 4.1. Pengumpulan Data ...55

(8)

BAB 5 PEMBAHASAN

5.1. Perkembangan Non Performing Loan KUR Pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan...64 5.2. Jumlah Debitur KUR yang Bermasalah Pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan ...65 5.3. Pengaruh Karakter Debitur Terhadap Non Performing Loan KUR Pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan ...67

BAB 6 SIMPULAN DAN SARAN

6.1. Simpulan ...68 6.2. Saran ...68

DAFTAR KEPUSTAKAAN LAMPIRAN

(9)

DAFTAR TABEL

No. Tabel Judul Hal

1.1. Penilaian Angka Korelasi ... 7

1.2. Jadwal Kegiatan dan Penulisan Tugas Akhir ... 8

2.1. Perbedaan Tabungan Britama dengan Tabungan Simpedes ... 18

2.2. Fasilitas yang Diperoleh pada Tabungan Britama dan Simpedes ... 19

2.3. Persyaratan KUR (Kredit Usaha Rakyat) ... 23

3.1. Ketentuan Umum KUR Ritel ... 46

3.2. Ketentuan Umum KUR Mikro... 47

3.3. Ketentuan KUR Linkage Program ... 48

4.1. Jumlah KUR yang Bermasalah pada Periode April 2010 sampai dengan Januari 2013 ... 55

4.2. Jumlah Debitur KUR yang Bermasalah pada Periode April 2010 sampai dengan Januari 2013 ... 56

4.3. Faktor Kredit Bermasalah (Non Performing Loan) pada Periode April 2010 sampai dengan Januari 2013 ... 57

4.4. Data untuk Menghitung Koefisien Regresi Linear dan Koefisien Determinasi ... 59

5.1. Jumlah Debitur KUR yang Bermasalah pada Periode April 2010 sampai dengan Januari 2013 ... 65

(10)

BAB 1 PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Pemilihan Judul

Bank merupakan salah satu lembaga keuangan atau perusahaan yang bergerak dalam bidang keuangan. Pengertian bank menurut Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, menyatakan bahwa bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Ada juga pengertian bank yang dikemukakan para ahli, diantaranya adalah sebagai berikut.

“Bank adalah salah satu usaha yang melaksanakan berbagai macam jasa, seperti memberikan pinjaman, mengedarkan mata uang, pengawasan terhadap mata uang, bertindak sebagai tempat penyimpanan benda-benda berharga, membiayai perusahaan-perusahaan, dan lain-lain” (Abdurachman, 2001:10).

Dari pengertian tersebut dapat dikemukakan bahwa usaha-usaha bank selalu berkaitan dengan masalah keuangan, yaitu menghimpun dana, menyalurkan dana, dan memberikan jasa bank lainnya. Dengan demikian bank sebagai suatu badan yang berfungsi sebagai perantara keuangan (financial intermediary) dari dua pihak, yaitu pihak yang kelebihan dana (surflus unit) dan pihak yang kekurangan dana (defisit unit). Hal ini juga yang menyebabkan lembaga bank disebut sebagai lembaga kepercayaan, artinya pihak yang kelebihan dana mempercayakan sepenuhnya kepada bank untuk mengelola dananya termasuk menyalurkannya pada pihak yang kekurangan dana atau memerlukan dana berupa kredit.

(11)

Bank Rakyat Indonesia sebagai lembaga keuangan meluncurkan kredit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR). Melalui kehadiran Kredit Usaha Rakyat, pemerintah kembali memberikan kemudahan bagi UMKM. Kredit Usaha Rakyat yang ditujukan untuk UMKM ini merupakan hal yang sangat bermanfaat terutama untuk pelaku usaha kecil khususnya yang ingin mengembangkan usahanya tetapi kekurangan modal. Kelebihan dari kredit usaha ini adalah bagi peminjam dana atau debitur tidak diwajibkan memberikan agunan. Hal ini merupakan hal yang sangat membantu bagi pengusaha yang tidak memiliki harta untuk dijaminkan.

Pada pelaksanaannya, program perbankan yang sangat didukung pemerintah ini ternyata menemukan berbagai hambatan. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan hampir dari 1% debitur Kredit Usaha Rakyat tidak disiplin membayar kredit, sehingga menyebabkan kredit bermasalah. Berdasarkan informasi dari petugas yang menangani Kredit Usaha Rakyat pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan diketahui kemungkinan kredit bermasalah disebabkan oleh karakter dari individu yang menjadi debitur.

Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, penulis tertarik untuk memilih judul “PENGARUH KARAKTER DEBITUR TERHADAP NON PERFORMING LOAN KUR PADA PT BRI (PERSERO) TBK UNIT MEDAN LABUHAN”.

1.2. Perumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang di atas, maka dirumuskan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut:

a. Bagaimana perkembangan Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan?

b. Berapa jumlah debitur KUR yang bermasalah pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan?

(12)

c. Bagaimana pengaruh karakter debitur terhadap Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan?

1.3. Tujuan Pembahasan

Berdasarkan perumusan masalah di atas, tujuan pembahasan yang akan dicapai adalah:

a. Untuk mengetahui bagaimana perkembangan Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan.

b. Untuk mengetahui berapa jumlah debitur KUR yang bermasalah pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan.

c. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh karakter debitur terhadap Non Performing Loan KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan.

1.4. Manfaat Penelitian

Manfaat dalam penulisan tugas akhir ini adalah:

a. Bagi Penulis

Penelitian ini dilaksanakan sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan program pendidikan diploma 3 di Politeknik Negeri Medan, penelitian ini juga digunakan sebagai wahana pengaplikasian terhadap ilmu yang telah diperoleh selama megikuti pendidikan di Politeknik Negeri Medan.

b. Bagi Politeknik Negeri Medan

Penelitian ini digunakan sebagai standard pengukuran kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah guna meningkatkan sumber daya dan kualitas para alumni Politeknik Negeri Medan.

c. Bagi Perusahaan

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan dan tambahan informasi bagi perusahaan tentang efektifitas manajemen dalam menjalankan

(13)

operasional perusahaannya sehingga pelaksanaan dan tujuan perusahaan dapat tercapai dengan baik.

d. Bagi masyarakat umum

Penelitian ini dapat digunakan sebagai bahan penambah ilmu pengetahuan serta dapat dijadikan sebagai bahan pembanding untuk melakukan penelitian dimasa yang akan datang.

1.5. Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data 1.5.1. Teknik Pengumpulan Data

Untuk memperoleh data dan keterangan yang dibutuhkan sehubungan dengan penulisan Tugas Akhir ini, maka teknik pengumpulan data yang dilakukan adalah:

a. Teknik Kepustakaan (library research)

Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan data dari informasi dengan bantuan macam-macam materi yang terdapat dalam ruangan perpustakaan seperti buku-buku, majalah, dokumen, brosur, catatan kuliah dan lain sebagainya (Sugiyono, 2006:129).

b. Teknik Dokumentasi

Pengertian teknik dokumentasi yaitu mencari data mengenai hal-hal atau variabel yang berupa catatan, transkip, buku, surat kabar, majalah, prasasti, notulen rapat, lengger, agenda, dan sebagainya (Arikunto, 2006:231). Dokumentasi yang digunakan pada penelitian ini adalah buku-buku yang berhubungan dengan analisis kredit, metode penelitian, jumlah Non Performing Loan KUR dan karakter debitur KUR pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan periode April 2010 sampai dengan Januari 2013.

(14)

c. Jenis Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan (Sugiyono, 2006:14). Data kuantitatif yang digunakan adalah data nominal. Data nominal adalah data yang hanya dapat digolong-golongkan secara terpisah, secara diskrit atau kategori (Sugiyono, 2006:14). Data nominal dalam penelitian tugas akhir ini adalah jumlah Non Performing Loan KUR dan karakter debitur KUR PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan periode April 2010 sampai dengan Januari 2013.

d. Sumber Data

Sumber data dalam penelitian ini adalah data sekunder. “Data sekunder adalah data yang diperoleh atau dikumpulkan oleh orang yang melakukan penelitian dari sumber-sumber yang telah ada” (Hasan, 2004: 19). Sumber data penelitian ini adalah laporan Kolektabilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan periode April 2010 sampai dengan Januari 2013.

e. Populasi dan Sampel

Populasi adalah keseluruhan subjek penelitian. Apabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi (Arikunto, 2006:130). Populasi dalam penelitian ini adalah semua jumlah debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam kolektabilitasnya termasuk pada klasifikasi Non Performing Loan (NPL), periode April 2010 sampai dengan Januari 2013 pada PT BRI (Persero) Tbk Unit Medan Labuhan.

Sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Jika kita hanya akan meneliti sebagian dari populasi, maka penelitian tersebut disebut penelitian sampel. Dinamakan penelitian sampel apabila kita bermaksud untuk menggeneralisasikan hasil penelitian sampel (Arikunto, 2006:131). Sampel dari penelitian ini adalah jumlah debitur yang tergolong Non Performing Loan (NPL) atau kredit bermasalah.

(15)

1.5.2. Teknik Pengolahan Data

a. Analisis Statistik Deskriptif

Untuk menganalisis data yang terkumpul, menggunakan metode statistik deskriptif. “Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud untuk membuat kesimpulan yang berlaku umum atau generalisasi” (Sanusi, 2011: 115). Yang termasuk dalam statistik deskriptif adalah penyajian data dengan tabel, grafik, diagram lingkaran, piktogram, perhitungan modus, median, mean, persentase, dan standar deviasi.

b. Analisis Regresi Linear Berganda

Untuk menganalisis data yang terkumpul, penulis menggunakan metode Analisis Regresi Linear Berganda. “Regresi Linear Berganda merupakan alat analisis statistik yang dapat membantu peneliti untuk menghubungkan antara variabel tidak bebas (Y) dengan dua variabel bebas (X)” (Santosa dan Hamdani, 2007: 282). Rumus Regresi Linear Berganda yaitu sebagai berikut:

Y = a + b1X1 + b2 X2

Keterangan:

Y : Jumlah Non Performing Loan KUR

X1 : Karakter Debitur tidak mampu tetapi mau membayar

X2 : Karakter Debitur mampu tetapi tidak mau membayar

a : Kostanta

(16)

Nilai a, b1 dan b2 dapat dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: a ∑ ∑ ∑ b1

=

∑ ∑ ∑ ∑ ∑ ∑ ∑ b2

=

∑ ∑ ∑ ∑ ∑ ∑ ∑

(17)

Di mana:

∑ ∑ ∑

∑ = ∑ – ∑

∑ = ∑ ∑ ∑ = ∑ ∑ ∑

∑ = ∑ ∑ ∑ ∑ = ∑ ∑ ∑

Koefisien Determinasi

Koefisien Determinasi ( ) berfungsi untuk mengetahui persentase variabel terikat yang dapat diprediksi dengan menggunakan variabel bebas. Koefisien determinasi digunakan untuk menghitung besarnya peranan atau pengaruh variabel bebas terhadap varibel terikat yang menjelaskan secara bersama-sama dan nilainya selalu positif. Koefisien determinasi dapat dihitung dengan rumus:

(18)

1.6. Jadwal Kegiatan dan Penulisan Laporan

Tugas Akhir ini diperkirakan membutuhkan waktu selama lima bulan dengan alokasi waktu sebagai berikut:

Tabel 1.2

Jadwal Kegiatan dan Penulisan Tugas Akhir

No Kegiatan

Waktu Kegiatan Penulisan Tugas Akhir

April Mei Juni Juli Agustus 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 Persiapan 2 Pengumpulan Data 3 Tabulasi Dan Analisa Data 4 Menyusun Konsep Laporan 5 Konsultasi pada Pembimbing 6 Sidang Tugas Akhir 7 Perbaikan Laporan Tugas Akhir 8 Penggandaan Laporan

(19)

Keterangan: 1. Persiapan

Pada tahap ini dilakukan persiapan dalam menetapkan judul serta pengajuan proposal kepada jurusan dan pembimbing.

2. Pengumpulan Data

Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data-data yang berkaitan dengan penulisan Tugas Akhir.

3. Tabulasi dan Analisa Data

Pada tahap ini dilakukan tabulasi data dan menganalisa data yang telah diperoleh.

4. Menyusun Konsep Laporan

Pada tahap ini memulai dalam menyusun konsep Tugas Akhir mulai dari Bab 1 sampai Bab 6.

5. Konsultasi Kepada Pembimbing

Pada tahap ini dilakukan diskusi/konsultasi dengan Dosen Pembimbing Utama dan Dosen Pembimbing Pendamping.

6. Sidang Tugas Akhir

Dalam sidang Tugas Akhir akan dipertanggungjawabankan isi laporan yang jelas selai dibuat.

7. Perbaikan Laporan Tugas Akhir

Setelah sidang Tugas Akhir direncanakan akan dilakukan perbaikan-perbaikan dari kesalahan yang terdapat pada Tugas Akhir.

8. Penggandaan Tugas Akhir

Setelah melakukan perbaikan Tugas Akhir, maka akan dilakukan penggandaan laporan Tugas Akhir.

Referensi

Dokumen terkait

Untuk mengetahui pengaruh Non Performing loan (NPL) terhadap profitabilitas pada Bank Internasional Indonesia diperlukan analisis data untuk menguji kebenaran dari

Teori yang menyatakan pengaruh antara Non Performing Loan (NPL) dan profitabilitas (ROA) menurut As Mahmoeddin (2010:20) adalah “Jika terjadi kredit bermasalah

Bank Tabungan Pensiunan Nasional, Tbk Mitra Usaha Rakyat Kantor Cabang Pembantu Tolitoli ditahun 2013 sebesar 1,1 % dari kredit tersebut adalah Non Performing Loan yaitu kredit

Herry Achmad Buchory, Drs., SE, MM ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui perkembangan Loan to Deposit Ratio LDR, Non Performing Loan NPL dan perkembangan

iii TINJAUAN TENTANG NPL NON PERFORMING LOAN PADA KREDIT PENSIUNAN DI PT.BANK YUDHA BHAKTI TBK YOPIE NUGRAHA ROCHADI SANTOSO, SE.,MH., ABSTRAK Tujuan dilakukannya studi

Pengaruh Suku Bunga Kredit Investasi SBKI terhadap Non Performing Loan NPL Berdasarkan hasil estimasi regresi data panel yang dihasilkan pada Common Effect Model sebagai berikut,

Hal yang dilakukan untuk mengurangi tingginya tingkat non performing loan NPL yang terjadi akibat dari adanya masalah kredit, maka pihak bank menyediakan dana untuk keperluan untuk

MBA., M.Si ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan Dana Pihak Ketiga DPK, Non Performing Loan NPL dan pemberian kredit serta untuk mengetahui pengaruh Dana