• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN. Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun"

Copied!
51
0
0

Teks penuh

(1)

1

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

LAMPIRAN :

SALINAN KEPUTUSAN CAMAT PUHPELEM

NOMOR : 25 TAHUN 2016

TANGGAL : 10 OKTOBER 2016

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Pengembangan Kecamatan Puhpelem Kabupaten Wonogiri diarahkan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan pembangunan daerah yang terintegrasi dengan tujuan nasional sesuai dengan visi, misi, dan arah pembangunan yang telah disepakati bersama. Hal tersebut merupakan sebuah pilihan yang telah menjadi komitmen bersama, sehingga dalam pencapaiannya harus dilakukan secara bersama–sama antara berbagai pemangku kepentingan (stakeholders) yaitu Camat dengan kelompok-kelompok masyarakat baik yang bergerak di bidang sosial budaya, ekonomi, maupun politik dan keamanan. Untuk mencapai harapan dimaksud, proses pembangunan daerah harus dilaksanakan secara sistematis mulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, monitoring dan evaluasinya sampai dengan tahap pemanfaatan dan pemeliharaan hasil-hasilnya.

Berangkat dari pemikiran diatas, perencanaan pembangunan baik dilihat dari sisi proses manajemen maupun sebagai sebuah kebijakan, adalah merupakan salah satu instrumen pembangunan yang sangat penting karena didalamnya terkandung formulasi visi, misi, tujuan dan sasaran serta berbagai cara yang dipilih untuk mencapai tujuan dan sasaran dimaksud. Dengan kata lain, melalui perencanaan pembangunan yang baik diharapkan juga diikuti dengan pelaksanaan pembangunan yang lebih baik. Dengan demikian dapat memberikan manfaat serta dampak yang jauh lebih besar pula.

Penyusunan Rencana Strategis Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021 pada dasarnya dilatarbelakangi oleh keinginan untuk menjalankan amanat yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta untuk turut mendukung suksesnya pencapaian sasaran pembangunan daerah sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021. Sehubungan dengan hal tersebut, sebagai unsur pelaksana maka Pemerintah Kecamatan Puhpelem mengemban tugas dan tanggung jawab agar proses perencanaan pembangunan di Kecamatan Puhpelem, Kabupaten Wonogiri dapat berjalan dengan baik, tersusun secara sistematis, sinergis dan komprehensif sehingga sepenuhnya mengarah kepada pencapaian visi dan misi Kabupaten Wonogiri sebagaimana diharapkan semua pihak. Untuk merealisasikan strategi pencapaian visi dan misi daerah tadi, secara fungsional Kecamatan Puhpelem dituntut untuk mampu menterjemahkannya kedalam berbagai bentuk kebijakan,

(2)

2

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

program dan kegiatan pembangunan daerah, baik dalam bentuk Rencana Strategis ( Renstra ) yang berlaku selama lima tahun maupun Rencana Kerja SKPD ( Renja SKPD ) yang berlaku satu tahunan.

Renstra-SKPD atau Rencana Strategis - Satuan Kerja Perangkat Daerah merupakan dokumen rencana resmi daerah yang berfungsi mengarahkan pelayanan SKPD khususnya dan pembangunan daerah pada umumnya dalam jangka waktu 5 (lima) tahun ke depan selama masa pimpinan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih. Sebagai dokumen rencana yang sangat penting, sudah sepantasnya jika Pemerintah Daerah, DPRD dan masyarakat memberikan perhatian pada kualitas proses penyusunan Renstra-SKPD, yang diikuti dengan pemantauan, evaluasi, dan review secara berkala atas pelaksanaannya..

B. LANDASAN HUKUM

Penyusunan Rencana Strategis (Renstra) Kecamatan Puhpelem Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 didasarkan pada ketentuan-ketentuan sebagai berikut :

1. Undang-undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Djawa Tengah;

2. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;

3. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

4. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4421);

5. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

6. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2005-2025 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 33, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4700);

7. Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menjadi Undang-undang, dan Undang-undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah; 8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, Tata Cara

(3)

3

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

9. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4578);

10. Peraturan Menteri Dalam negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

11. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);

13. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara, Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4817);

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 9 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah Kabupaten Wonogiri Tahun 2011-2031;

16. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 2 Tahun 2005 tentang Perencanaan Pembangunan Daerah;

17. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 9 Tahun 2004 tentang Penyelenggaraan Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan Pemerintahan Daerah;

18. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 11 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri;

19. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 10 Tahun 2011, tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2005-2025;

20. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 21 Tahun 2012 tentang Rencana Pembangunan Daerah;

21. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 22 Tahun 2012 tentang Pokok – pokok Pengelolaan Keuangan Daerah;

22. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021.

(4)

4

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

C. MAKSUD DAN TUJUAN 1. Maksud Penyusunan Renstra

 Memberikan arah dan pedoman bagi semua personil dalam melaksanakan tugasnya untuk menentukan prioritas-prioritas di bidang perencanaan pembangunan, sehingga tujuan program dan sasaran kegiatan yang telah ditetapkan dalam kurun waktu 2016 -2021 dapat tercapai.

 Mempermudah pengendalian kegiatan serta pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait, monitoring, analisis, evaluasi kegiatan baik secara internal maupun eksternal.

Memberikan informasi kepada pemangku kepentingan (stakeholders) tentang rencana pembangunan lima tahunan.

 Menjadi kerangka dasar bagi Kecamatan Puhpelem dalam upaya meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan.

2. Tujuan Penyusunan Renstra

 Merencanakan perubahan dalam lingkungan yang semakin kompleks.

 Mengelola keberhasilan organisasi secara sistemik.

 Memanfaatkan perangkat manajerial dalam pengelolaan pemerintahan dan pembangunan.

 Mengembangkan pemikiran, sikap dan tindakan yang berorientasi pada masa depan.

Memudahkan para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk menetapkan kebijakan.

 Meningkatkan pelayanan masyarakat secara prima.

Meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan.

D. SISTEMATIKA PENULISAN

Dokumen Renstra Kecamatan Puhpelem di formulasikan dalam sistematika penulisan sebagai berikut :

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Landasan Hukum C. Maksud dan Tujuan D. Sistematika Penulisan

BAB II GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN PUHPELEM A. Tugas, Fungsi dan Struktur Organisasi Kecamatan Puhpelem B. Sumber Daya Kecamatan Puhpelem

C. Kinerja Pelayanan Kecamatan Puhpelem

(5)

5

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

A. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi Pelayanan Kecamatan Puhpelem

B. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Terpilih

C. Telaahan Renstra K/L dan Renstra Provinsi/Kabupaten/Kota

D. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan Hidup Strategis

E. Penetuan Isu-Isu Strategis

BAB IV VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN A. Visi dan Misi Kecamatan Puhpelem

B. Tujuan & Sasaran Jangka Menengah Kecamatan Puhpelem C. Strategi & Kebijakan Jangka Menengah Kecamatan Puhpelem BAB V RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,

KELOMPOK SASARAN DAN PENDANAAN INDIKATIF

BAB VI INDIKATOR KINERJA KECAMATAN PUHPELEM YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

BAB VII PENUTUP

A. Peryataan Akhir Target Sasaran B. Pedoman Transisi

(6)

6

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

BAB II

GAMBARAN PELAYANAN KECAMATAN PUHPELEM

A. TUGAS, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI KECAMATAN PUHPELEM Dengan diberlakukannya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Undang- Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah, memberikan kewenangan kepada Daerah Kota/Kabupaten untuk mengurus dan memajukan daerahnya sendiri. Hal ini diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat.

Sesuai dengan ketentuan Undang-undang Nomor 23 tahun 2014 Pasal 209 ayat (2) huruf f, Pemerintah Kecamatan merupakan perangkat daerah. Dalam pasal 224 ayat (1) disebutkan bahwa Kecamatan dipimpin oleh seorang kepala kecamatan yang disebut camat yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada bupati/wali kota melalui sekretaris Daerah.

Struktur Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan telah mengalami perubahan hal ini sangat mempengaruhi dan berimplikasi secara psikologis kepada personel, sehingga kinerja / penataan administrasi dan pengelolaan manajemen pemerintahan secara komprehensif di tingkat Kecamatan dan Desa akan terpengaruh juga. Kecamatan secara hirarchi merupakan bawahan Bupati sebagai Perangkat Daerah, maka Kecamatan bukan lagi sebagai wilayah Administrasi (sebagai Kepala Kantor) dan Camat bukan lagi sebagai Kepala Wilayah, sehingga tugas dan wewenangnya merupakan pendelegasian wewenang dari Bupati.

Pembentukan Organisasi Kecamatan ditetapkan dengan Peraturan Daerah dengan berpedoman pada Kepmendagri No. 158 Tahun 2004 tentang Pedoman Organisasi Kecamatan. Sehingga struktur yang telah dilaksanakan di Kecamatan Puhpelem menggunakan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 11 Tahun 2008 yang terdiri dari :

a. Camat

b. Sekretaris Camat, yang membawahi : - Subbag Perencanaan dan Pelaporan - Subbag Umum dan Kepegawaian

(7)

7

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

- Subbag Keuangan c. Seksi Tata Pemerintahan

d. Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum e. Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa f. Seksi Kesejahteraan Rakyat

Sedangkan gambaran tentang bagan Susunan Organisasi Kecamatan Puhpelem adalah sebagai berikut :

Gambar 2.1

Bagan Organisasi Kecamatan

(Berdasarkan Perda Kabupaten Wonogiri Nomor 11 Tahun 2008 tentang Pembentukan dan Susunan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri)

Kecamatan mempunyai tugas pokok melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi dan menyelenggarakan tugas umum pemerintahan. Sedangkan untuk menyelenggarakan tugas pokok tersebut, Kecamatan mempunyai fungsi :

a. Pengkoordinasian kegiatan pemberdayaan masyarakat;

b. Pengkoordinasian upaya penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban umum; c. Pengkoordinasian penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan; d. Pengkoordinasian pemeliharaan prasarana dan fasilitas pelayanan umum;

e. Pengkoordinasian penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di tingkat kecamatan; f. Pembinaan penyelenggaraan pemerintahan desa dan/atau kelurahan;

g. Pelaksanaan pelayanan masyarakat yang ruang lingkup tugasnya dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintah desa dan/atau kelurahan;

CAMAT Sekretaris Camat Kelompok Jabatan Fungsional Kasubbag Umum & Kepegawaian Kasubbag Perencanaan & Pelaporan Kasubbag Keuangan Kasi Ketentraman & Ketertiban Umum Kasi Pemberdayaan

Masy. & Desa Kasi Tata Pemerintahan Kasi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan

(8)

8

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

h. Pelaksanaan pelimpahan sebagian kewenangan Bupati yang dilimpahkan kepada camat; i. Pelaksanaan kesekretariatan Kecamatan;

j. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Adapun tugas pokok masing-masing pejabat struktural adalah sebagai berikut : a. Camat

Memimpin tugas pokok dan fungsi organisasi kecamatan dalam melaksanakan kewenangan pemerintahan yang dilimpahkan oleh Bupati untuk menangani sebagian urusan otonomi dan menyelenggarakan tugas umum pemerintahan.

b. Sekretaris Camat

Melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan di bidang perencanaan dan pelaporan, keuangan, serta umum dan kepegawaian serta melaksanakan pelayanan masyarakat dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa dan atau kelurahan.

c. Kasi Tata Pemerintahan

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan, pelaksanaan dan pengkoordinasian kegiatan di bidang pemerintahan di tingkat kecamatan dan pemerintahan desa dan/atau kelurahan.

d. Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan, pelaksanaan dan pengkoordinasian kegiatan di bidang ketentraman dan ketertiban umum serta penerapan dan penegakan peraturan perundang-undangan.

e. Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pelaksanaan kegiatan di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta prasarana dan fasilitasi pelayanan umum.

f. Kasi Kesejahteraan Rakyat

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis pembinaan dan pelaksanaan kegiatan di bidang kesejahteraan rakyat dan sosial lainnya.

g. Kasubbag Perencanaan dan Pelaporan

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan di bidang perencanaan dan pelaporan.

h. Kasubbag Keuangan

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan di bidang keuangan.

(9)

9

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

i. Kasubbag Umum dan Kepegawaian

Melakukan penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan secara terpadu, pelayanan administrasi dan pelaksanaan di bidang umum dan kepegawaian serta pelayanan masyarakat dan/atau yang belum dapat dilaksanakan pemerintahan desa atau kelurahan.

B. SUMBER DAYA KECAMATAN PUHPELEM 1. Sumber Daya Alam/Lingkungan

Kecamatan Puhpelem terdiri dari daerah pegunungan dan berbukit-bukit sebagian besar merupakan daerah yang berbatu, dan sebagian kecil lainya merupakan tanah sawah dan hutan negara.

Luas wilayah Kecamatan Puhpelem 3.166,55 ha dengan perincian sebagai berikut: luas tanah sawah 363,95 ha, luas tanah tegalan 825,96 ha, luas bangunan dan pekarangan 1.515,32 ha, luas hutan negara 213,95 ha, luas lain-lain 242,37 ha. Kecamatan Puhpelem terdiri dari 5 desa dan 1 kelurahan. Batas-batas wilayah Kecamatan meliputi sebagai berikut:

1. Sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Magetan Provinsi Jawa Timur. 2. Sebelah selatan berbatasan dengan Kecamatan Purwantoro.

3. Sebelah barat berbatasan dengan Kecamatan Bulukerto.

4. Sebelah timur berbatasan dengan Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur.

Kecamatan Puhpelem selaku SKPD yang langsung melayani masyarakat dengan mencakup 1 Kelurahan dan 5 Desa langsung terjun ke desa-desa yang mengalami suatu masalah sehingga keterlibatan pemerintah dengan masyarakat sangat terjalin.

2. Sumber Daya Manusia

Sumber Daya Manusia (SDM) adalah faktor sentral dalam suatu institusi/organisasi. Apapun bentuk serta tujuannya, organisasi dibuat berdasarkan berbagai visi untuk kepentingan manusia dan dalam pelaksanaan misinya dikelola dan diurus oleh manusia. Jadi, manusia merupakan faktor strategis dalam semua kegiatan institusi. Kondisi institusi akan sangat dipengaruhi dan tergantung pada kualitas serta kemampuan kompetitif sumber daya manusia yang dimilikinya.

Pegawai Kecamatan Puhpelem berjumlah 15 orang, terdiri dari 10 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan 5 orang Tenaga Kerja Kontrak (TKK). Sedangkan jumlah pegawai berdasarkan pangkat dan golongan dapat digambarkan sebagaimana tabel di bawah ini.

(10)

10

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

TABEL 2.1 DAFTAR KOMPOSISI SDM SKPD KECAMATAN PUHPELEM TAHUN 2016

Eselon BERDASAR GOL BERDASAR PENDIDIKAN DIKLAT YG DIIKUTI

IV III II I NON

PNS JML S2 S1 SMA SMP SD JML STRUKTURAL FUNGSIONAL JML

ESELON III 2 2 2 2 2 0 2 ESELON IV 4 4 5 5 4 0 4 STAF 1 3 0 4 3 0 0 3 0 2 2 THL 5 5 4 1 5 0 0 0 JUMLAH 2 5 3 0 5 15 2 5 7 1 0 15 6 2 8 % DARI JML PEG 13,33 33,33 20 - 33,33 100 13,33 33,33 46,67 6,67 - 100 40,00 8,70 53,33

(11)

11

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

1) Berdasarkan Jabatan

Jumlah jabatan struktural di Kecamatan Puhpelem ada 6 dan belum semuanya terisi lengkap. Selain itu juga ada 4 orang yang menduduki jabatan fungsional umum. Dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 2.2

Pegawai Pada Kecamatan Puhpelem Berdasarkan Jabatan Tahun 2015

No. Nama Jabatan

1. Drs. Bahari, M.Si Camat

2. Jaiman, S.IP, MM Sekretaris Camat

3. Edy Agus Wahyono, SH Kasi. Tata Pemerintahan

4. Sri Wiyono, S.IP Kasi. PMD

5. Sarwono, S. IP Kasi. Trantibum

6. Sunarto, SE Kasi. Kesra

7. - Kasubag. Umum & Kepeg.

8. - Kasubag. Keuangan

9. - Kasubag. Penlap

10. - Bendahara Pengeluaran

11. Edi Purwadi Pengadministrasi Penlap

12. Agung Dewantara Pengadministrasi Kepegawaian

13. Nurhadi Pengadministrasi Barang

14. Atik Triyaningsih, SE Pengadministrasi Umum

Sumber : Bezetting Kec.Puhpelem Th.2016. 2) Berdasarkan Pangkat/Golongan Ruang

Dari 10 (sepuluh) orang pegawai di Kecamatan Puhpelem dengan komposisi berdasarkan pangkat/golongan ruang sebagai berikut :

Tabel 2.3.

Pegawai Pada Kecamatan Puhpelem Berdasarkan Pangkat/Gol.Ruang Tahun 2016

No. Pangkat Golongan Ruang Jml. Pegawai

1. Pembina Tk. I IV/b 1

2. Pembina IV/a 1

3. Penata Tk. I III/d 1

4. Penata III/c 3

5. Penata Muda Tk. I III/b 0

(12)

12

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

7. Pengatur II/c 1

8. Pengatur Muda Tk I II/b 2

J U M L A H 10

Sumber : Bezetting Kec.Puhpelem Th. 2016.

3) Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Berdasarkan tingkat pendidikan pegawai di Kecamatan Puhpelem diuraikan sebagai berikut :

Tabel 2.4.

Pegawai Pada Kecamatan Puhpelem Berdasarkan Tingkat Pendidikan Tahun 2016

No. Pendidikan Golongan Ruang

1. S2 2 2. S1 5 3. DIV 0 4. D3 0 5. SMA 3 6. SMP 0 JUMLAH 10

Sumber : Bezetting Kec.PUHPELEM Th.2016.

4) Berdasarkan Diklat Penjenjangan

Berdasarkan diklat perjenjangan pegawai di Kecamatan Puhpelem diuraikan sebagai berikut :

Tabel 2.5.

Pegawai Pada Kecamatan Puhpelem Berdasarkan Diklat Yang Diikuti Tahun 2016

NO DIKLAT JML. PEGAWAI

1. ADUM 1

2. DIKLAT PIM TK.IV 5

J U M L A H 6

Sumber : Bezetting Kec. Puhpelem Th.2016.

3. Sarana / Prasarana

Kecamatan Puhpelem memiliki kekayaan/aset peralatan, sarana dan prasarana sebagai pendukung pelaksanaan tugas, dengan rincian sebagaimana dalam Buku Inventaris Aset meliputi :

(13)

13

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

Tabel 2.6.

Data Sumber Daya Sarana dan Prasarana Kecamatan Puhpelem

JENIS SARPRAS KONDISI KEBUT UHAN JANGKA 5 TAHUN PERLU PENAM BAHAN PERLU PEME LIHA RAAN BAIK RUSAK RINGAN RUSAK BERAT JUMLAH Gedung 6 0 0 6 6 Kantor Kecamatan 1 1 1 1

Rumah Dinas Camat 1 1 1

Pendopo 1 1 1

Mushola 1 1 1

Gedung Dinas Nivo 1 1 1

Ruang Pertemuan 1 1 1 Kendaraan 16 0 0 16 16 Mobil APV 1 1 1 Sepeda Motor 15 15 1 1 15 Sarpras Elektronik 21 1 18 40 21 Alat Pendingin 1 1 1

Compack Disc Player 1 1 1

CPU 3 3 6 3 3 3 Eksternal 3 3 Handy Talky (HT) 1 1 Kipas Angin 1 1 2 2 Laptop 2 2 2 Loudspeaker 3 3 3 Microphone 1 1 1 1 1 Mixer PVC 1 1 1 Monitor 3 2 5 3 Pesawat Telephone 2 2 Photo Tustel 1 1 1 Power Amplifier 1 1 1 Printer 3 1 4 8 6 6 3 Radio 1 1 UPS 1 1 2 1 Sarpras Kantor 47 2 4 53 Filing Besi/Metal 2 1 3 2 Gbr Presiden&Wakil 2 2 Jam Elektronik 1 1 Kursi Kerja 6 6 6 Kursi Putar 4 4 4 Kursi Rapat 1 1 50 50 1 Kursi Tamu 1 1 1 Kursi Tamu 2 2 2 Lemari Besi/Metal 1 1 1 Lemari Kaca 2 2 2 Lemari Kayu 0

(14)

14

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021 Meja Kerja 8 8 8 Meja Komputer 2 2 2 Meja Rapat 3 3 5 5 3 Meja Tambahan 5 5 5 Meja Tamu 1 1 2 1 Meja Tik 1 1 1

Mesin Ketik Manual 1 1

Mimbar/Podium 1 1 1 Papan Data 2 2 2 Papan Pengumuman 1 1 1 Rak Besi/Metal 1 1 1 Rak Kayu 1 1 1 Rak Kayu 2 2 2

Tabel diatas menjelaskan bahwa sarana prasarana peralatan dan perlengkapan kantor kecamatan Puhpelem relatif mencukupi untuk menunjang tugas-tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Kekurangan yang ada pada sarana dan prasarana peralatan dan perlengkapan kantor Kecamatan Puhpelem adalah tata ruang gedung kantor kecamatan terutama pada ruang pelayanan terlalu sempit, dan meja maupun kursi rapat yang belum memadai..

C. Kinerja Pelayanan Kecamatan PUHPELEM

Dalam Rencana Strategis Kecamatan Puhpelem tahun 2011-2015, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, terdapat 7 sasaran yang harus dicapai oleh Kecamatan Puhpelem, yaitu Terlaksananya administrasi perkantoran dan rapat-rapat, Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana pemerintahan, Meningkatnya kapasitas sumber daya aparatur, Meningkatnya capaian kinerja dan keuangan, Meningkatnya kualitas infrastruktur perdesaan, Terpenuhinya pelayanan kepada masyarakat dan Terpenuhinya kebutuhan dan aspirasi masyarakat

Hasil pengukuran kinerja dari tahun 2011 sampai tahun 2015, menunjukkan bahwa rata-rata capaian kinerja dari 7 sasaran tersebut adalah 96,73%. Dari sisi keberhasilan pencapaian sasaran, masih ada beberapa tingkat keberhasilan yang rendah yaitu dibawah 100%, namun demikian masih terdapat 2 sasaran yang tingkat keberhasilannya 100%. Secara rinci tingkat capaian seluruh sasaran adalah sebagai berikut.

(15)

15

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

Tabel 2.7.

Tingkat Capaian keseluruhan Sasaran Kinerja Kecamatan Puhpelem Tahun 2011 s/d 2015.

No. Sasaran Nilai Capaian

Kinerja (%)

1 2 3

1. Terlaksananya administrasi perkantoran dan rapat-rapat

90,78

2. Meningkatnya kualitas sarana dan prasarana pemerintahan

99,04

3. Meningkatnya kapasitas sumber daya aparatur 100

4. Meningkatnya capaian kinerja dan keuangan 91,57

5. Meningkatnya kualitas infrastruktur perdesaan 99,75

6. Terpenuhinya pelayanan kepada masyarakat 100

7. terpenuhinya kebutuhan dan aspirasi masyarakat 95,99

Pengukuran indikator makro sangat berguna untuk melihat trend yang terjadi selama kurun waktu 5 tahun yang lalu yang telah dituangkan pada tabel lampiran 2.1 Review Pencapaian Kinerja Pelayanan SKPD dan realisasi anggaran bisa dilihat di tabel lampiran 2.2 Anggaran dan Realisasi Pendanaan Pelayanan SKPD. Dengan melihat kecenderungannya yang terjadi selama 5 tahun kebelakang, dapat ditentukan trend yang akan terjadi 5 tahun kedepan. Setelah mengetahui trend tersebut, barulah didapat rencana apa yang akan dilaksanakan untuk mengantisipasi trend yang terjadi.

Pengukuran indikator kinerja Kecamatan PUHPELEM berdasarkan pada pedoman pengukuran indikator kinerja utama sesuai Kepmenpan Nomor 009 tahun 2007, pada unit kerja setingkat eselon III/SKPD/unit kerja mandiri sekurang kurangnya menggunakan indikator keluaran. Sehubungan dengan hal tersebut, indikator makro diukur dengan indikator keluaran, dengan melihat sejauh mana pencapaian kinerja kegiatan secara kuantitatif. Dengan demikian pengukuran indikator makro untuk berbagai urusan/program tahun 2016-2021 yang dilaksanakan oleh Kecamatan PUHPELEM, menggunakan analisis dari output yang berhasil dicapai dalam setiap tahunnya, dengan mengacu pada LKjIP Kecamatan PUHPELEM tahun 2015.

(16)

16

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

BAB III

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

Isu strategis adalah keadaan yang apabila tidak diantisipasi, akan menimbulkan kerugian yang lebih besar atau sebaliknya, dalam hal tidak dimanfaatkan, akan menghilangkan peluang untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat dalam jangka panjang.

A. IDENTIFIKASI PERMASALAHAN BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI PELAYANAN KECAMATAN PUHPELEM

Berdasarkan evaluasi kinerja pelayanan Kecamatan Puhpelem selama 5 (lima) tahun yang lalu, mencermati tantangan dan peluang pelayanan, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi Kecamatan Puhpelem, maka beberapa permasalahan berdasarkan tugas dan pelayanan yang berkembang dan harus dihadapi Kecamatan Puhpelem 5 (lima) tahun ke depan antara lain:

a. Terbatasnya jumlah aparatur/pegawai di kecamatan, desa dan kelurahan . b. Masih terbatasnya jumlah sarana dan prasarana.

c. Kurangnya kompetensi sumber daya aparatur pemerintah. d. Kurangnya pemberdayaan masyarakat.

e. Kurangnya dokumen perencanaan pembangunan yang layak.

Permasalahan terkait kondisi sosial masyarakat yang dihadapi oleh Pemerintah Kecamatan Puhpelem dalam tugas dan pelayanan, dapat dilihat menurut seksi di Kecamatan antara lain:

1. Seksi Tata Pemerintahan

a. Kurangnya Kualitas SDM Aparatur Pemerintah di Kecamatan, Desa dan Kelurahan dalam pelayanan kepada masyarakat;

b. Kurangnya pemberdayaan kepada RT/RW;

c. Kurang disiplinnya aparatur pemerintah desa/kelurahan dalam pemungutan PBB; d. Kurang disiplinnya aparatur pemerintah dalam administrasi keuangan.

2. Seksi Ketenteraman dan Ketertiban

a. Masih rendahnya kesadaran masyarakat tentang peraturan perundang-undangan; b. Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam ketenteraman lingkungan.

c. Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam ketertiban lingkungan dan ruang publik:

d. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam tanggap bencana. 3. Seksi Pemberdayaan Masyarakat

(17)

17

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

a. Kurangnya dokumen perencanaan pembangunan yang terintegrasi;

b. Belum optimalnya peran serta dan swadaya masyarakat dalam pemeliharaan hasil pembangunan;

c. Tingginya kerusakan infrastruktur wilayah desa seperti jalan, jembatan, irigasi,sanitasi lingkungan dan pengelolaan sampah yang belum optimal.

4. Seksi Kesejahteraan Sosial

a. Tingkat Pendidikan Masyarakat masih rendah;

b. Masih tingginya angka kemiskinan dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial; c. Masih tingginya tingkat pengangguran;

d. Kurangnya sinkronya data intervensi kemiskinan; e. Belum terintegrasinya pola pendidikan di TPQ/TPA;

f. Kurangnya dukungan dan kesadaran masyarakat dalam mewujudkan Kecamatan layak Anak (KLA) dan Penguatan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PATP2A);

g. Semakin meningkatnya angka kekerasan terhadap anak dan rumah tangga.

Tabel 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi SKPD

Aspek Kajian Capaian/Kondi

si Saat ini

Standar yang Digunak

an

Faktor yang Mempengaruhi

Permasalahan Pelayanan SKPD INTERNAL EKSTERNAL (KEWENANGA N SKPD) (DILUAR KEWENANGAN SKPD) 1 2 3 4 5 6 Gambaran Pelayanan SKPD Jumlah aparatur belum terpenuhi sesuai dengan SOTK Penambahan beban kerja lebih kepada aparatur Menunggu SOTK Kepala Derah terpilih Terbatasnya jumlah aparatur/pega wai di kecamatan, desa dan kelurahan . sarana dan prasarana belu m memadai Memaksimalkan sarana dan prasarana yang ada Kurangnya dukungan anggaran Masih terbatasnya jumlah sarana dan prasarana. Kompetensi sdm aparatur belum maksimal Pemberian beban kerja kepada aparatur sesuai kompetensinya Belum terprogramnya diklat aparatur Kurangnya kompetensi sumber daya aparatur pemerintah. Pemberdayaan masyarakat belum maksimal pembinaan pemberdayaan masyarakat Kurangnya dukungan anggaran Kurangnya pemberdayaan masyarakat .

(18)

18

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

Aspek Kajian Capaian/Kondi

si Saat ini

Standar yang Digunak

an

Faktor yang Mempengaruhi

Permasalahan Pelayanan SKPD INTERNAL EKSTERNAL (KEWENANGA N SKPD) (DILUAR KEWENANGAN SKPD) 1 2 3 4 5 6 Dokumen perencanaan pembangunan belum terintegrasi Pembinaan penyusunan dokumen perencanaan Masih adanya kegiatan/usulan aspirasi Kurangnya dokumen perencanaan pembangunan teringrasi. Kajian Renstra SKPD Provinsi terhadap Sasaran Renstra SKPD Kabupaten/Kot a*) dan Renstra K/L Kajian Renstra terhadap Hasil Telaahan Dokumen RT/RW Kajian Renstra terhadap Hasil Analisis Dokumen KLHS RPJMD Tahun 2016-2021

B. TELAAHAN VISI, MISI DAN PROGRAM KEPALA DAERAH TERPILIH

Visi merupakan arah pembangunan atau kondisi masa depan daerah yang ingin dicapai dalam 5 (lima) tahun mendatang. Visi juga harus menjawab permasalahan pembangunan daerah dan/atau isu strategis yang harus diselesaikan dalam jangka menengah serta sejalan dengan visi dan arah pembangunan jangka panjang daerah. Dengan mempertimbangkan kondisi daerah, permasalahan pembangunan, tantangan yang dihadapi serta isu-isu strategis, maka dirumuskan visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan jangka menengah daerah, Visi dan Misi Pembangunaan Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 hasil pilkada 9 Desember 2015 adalah:

Visi :

MEMBANGUN WONOGIRI SUKSES, BERIMAN, BERBUDAYA, BERKEADILAN, BERDAYA SAING, DAN DEMOKRATIS.

Penjabaran secara makro dari visi bupati dan wakil Bupati terpilih tersebut adalah sebagai berikut :

(19)

19

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

SUKSES : Wonogiri sukses adalah kemampuan daerah untuk menjalankan pemerintahan sesuai dengan MANAJEMEN SUKSES (Stabilitas, Undang Undang, Koordinasi, Sasaran, Evaluasi dan Semangat Juang) menjadi pegangan dalam menjalankan roda pemerintahan agar berhasil dan sejajar dengan daerah lainnya. Pemerintahan dengan manajemen sukses indikatornya adalah meningkatnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan demokratis terpercaya.

BERIMAN : Wonogiri yang beriman adalah mewujudkan masyarakat yang hidup berkeTuhanan dimana keadaan jiwa dan raganya merasakan kedamaian dan ketentraman menjalankan kegiatan keagamaan masing-masing. Masyarakat yang beriman indikatornya adalah meningkatnya kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

BERBUDAYA : Wonogiri berbudaya adalah mewujudkan masyarakatwonogiri yang memiliki perilaku dan tingkah laku yang berakal budi dengan mengembangkan budaya dan adat istiadat yang diwariskan dari generasi ke generasi. Manusia berbudaya diartikan sebagai manusia yang dalam kehidupannya berperilakuan baik, bermoral, sopan dan santun terhadap sesama manusia atau mahluk ciptaan Tuhan. Keberhasilan wonogiri yang berbudaya adalah terbinanya dan terlestariannya adat istiadat, budaya dan tradisi yang ada di masyarakat.

BERKEADILAN : Pembangunan berkeadilan dirancang secara adil dan merata dengan melibatkan seluruh masyarakat secara aktif, sehingga hasil-hasil pembangunan dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat wonogiri. Pembangunan berkeadilan ditandai dengan pemerataan pembangunan berbasis kesetaraan gender dan anak.

BERDAYA SAING : Wonogiri yang berdayasaing merupakan kondisi unggul yang memungkinkan terjadinya peningkatan keberdayaan pemerintahan dan masyarakat Wonogiri, melalui pemanfaatan sumberdaya secara efektif dan efisien sehingga memiliki kemampuan, ketangguhan serta keunggulan guna melangsungkan kehidupan dalam persaingan masyarakat global untuk memiliki daya akselerasi dalam mewujudkan peningkatan pendapatan, pendidikan dan

(20)

20

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

derajat kesehatan menuju kesejahteraan masyarakat. Berdaya saing ditandai dengan meningkatnya kinerja ekonomi daerah melalui sektor pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk pengembangan sistem ekonomi kerakyataan daerah bertumpu pada potensi unggulan.

DEMOKRATIS : Wonogiri yang demokratis dapat diartikan bahwa daerah mampu menyelenggarakan tata pemerintahan yang baik (good governance) dan memberikan pelayanan prima kepada masyarakat secara adil dan merata sehingga dapat meningkatkan keberdayaan masyarakat Wonogiri secara hukum dan politik sehingga mampu melangsungkan kehidupan yangmenjamin hak dan kewajiban sebagai warga negara maupun sebagai warga masyarakat secara adil dan dinamis.

MISI :

1. Mengelola Pemerintahan dengan Membangun Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih, Efektif dan Demokratis Terpercaya yang Meliputi Unsur Manajemen Keuangan, Manajemen Pelayanan dan Manjemen Hukum dan Pengawasan dengan Semboyan Sukses sebagai Pola Managerial yang Memiliki Makna Sebagaimana Penjelasan Singkat dalam Visi. Tujuan misi ini adalah meningkatkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan demokratis terpercaya.

2. Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Wonogiri Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan dengan Program Wonogiri Pintar, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dengan Program Wonogiri Kerja Wonogiri Sejahtera, Peningkatan Kualitas Kesehatan Dengan Program Wonogiri Sehat serta Wonogiri Beriman Sesuai Dengan Agama dan Keyakinan Masing-Masing Mengedepankan Sikap Toleransi Antar Umat. Tujuan dari misi ini adalah:

a. Meningkatkan layanan dan kemudahan, serta menjamin terselenggaranya pendidikan bermutu bagi setiap warga masyarakat Wonogiri

b. Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja

c. Meningkatkan layanan dan kemudahan kesehatan yang bermutu bagi setiap warga masyarakat Wonogiri

d. Meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang maha Esa dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.

3. Membangun dan Memberdayakan Wonogiri dari Pinggiran dengan Memperkuat Prioritas Pembangunan di Desa. Tujuan dari Misi ini adalah meningkatkan dan memberdayakan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

(21)

21

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

4. Meningkatkan Produktifitas Rakyat Wonogiri dan Daya Saing di Segala Bidang Sehingga Wonogiri Dapat Maju dan Bangkit Bersama daerah-Daerah Lain.Tujuan dari misi ini adalah meningkatkan kinerja ekonomi daerah melalui sektor pertanian, perdagangan, industri dan pariwisata yang berwawasan lingkungan untuk pengembangan sistem ekonomi karakyatan daerah bertumpu pada potensi unggulan.

5. Mengembangkan dan Melestarikan Adat dan Budaya serta Tradisi di Masyarakat Wonogiri. Tujuan dari misi ini adalah membina dan melestarikan adat istiadat, budaya dan tradisi yang ada di masyarakat.

6. Pemerataan Pembangunan yang Berkeadilan di Segala Bidang. Tujuan dari misi ini adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah yang merata.

7. Mengembangkan Seluruh Potensi-Potensi di dalam Jiwa dan Raganya Wonogiri untuk Kemaslahatan Rakyat Wonogiri. Tujuan dari misi ini adalah meningkatkan sumber daya manusia untuk mengolah sumber daya alam untuk mencukupi kebutuhan hidup masyarakat.

Tabel 3.2. Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD Terhadap Pencapaian Visi, Misi dan Program Kepala Daerah

N o

Misi dan Program Permasalahan Pelayanan SKPD

Faktor

KDH dan Wakil KDH terpilih Penghambat Pendorong

1 2 3 4 5

1 Misi 1 : Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Wonogiri Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan dengan Program Wonogiri Pintar, Peningkatan Kesejahteran Masyarakat dengan Program Wonogiri Kerja Wonogiri Sejahtera, Peningkatan Kualitas Kesehatan Dengan Program Wonogiri Sehat serta Wonogiri Beriman Sesuai Dengan Agama dan Keyakinan Masing-Masing Mengedepankan Sikap Toleransi Antar Umat

1. Program sistem administrasi kearsipan

Pengelolaan kearsipan

belum maksimal Sarana prasarana kurang

Monitoring dan Fasilitasi dari arpusda 2. Program penyelamatan dan

pelestarian dokumen/arsip daerah

Arsip menumpuk di gudang penyimpanan

Belum ada pemusnahan arsip atau pemberian arsip ke arpusda 3. Program pemeliharaan

rutin/berkala sarana dan prasarana kearsipan

Almari arsip sudang tidak layak

Anggaran sarana prasaran arsip tidak memadai

4. Program peningkatan

pelayanan perijinan Proses pelayanan perijinan belum maksimal Koordinasi dengan SKPD mitra perijinan belum maksimal Dukungan dari KPT wonogiri

5. Program peningkatan kapasitas kelembagaan dan

ketatalaksanaan kecamat Intensitas kegiatan kurang

Anggaran belum maksimal Kegiatan kelembagaan dan ketatalaksanaan kecamatan tetap berjalan 6. Program penataan administrasi

kependudukan Data administrasi kependudukan belum optimal

Laporan administrasi kependudukan dari desa/kel belum sinkron dengan data disdukcapil

Fasilitasi dari disdukcapil

7. Program pengembangan sistem

informasi pertanahan Akses informasi masih terbatas Penyampaian informasi pertanahan belum optimal Tersedianya PPAT kecamatan 8. Program peningkatan kapasitas

sumber daya aparatur

Kurangnya kapasitas sdm aparatur

30% aparatur berpendidikan SMA

Terbukanya kesempatan diklat dari pemerintah kabupaten melalui kerja sama dengan badiklat jawa tengah

9. Program pembinaan dan

pengembangan aparatur Sdm aparatur msih kurang 30% aparatur berpendidikan SMA 10. Program pemberdayaan

masyarakat untuk menjaga ketertiban dan keamanan

Kurangnya intensitas pembinaan pemberdayaan

Kurangnya sarana dan prasarana pos kamling

Pembinaan dan bantuan poskamling dari Kesbangpollinmas kab

(22)

22

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021 N

o

Misi dan Program Permasalahan Pelayanan SKPD

Faktor

KDH dan Wakil KDH terpilih Penghambat Pendorong

1 2 3 4 5

11. Program pemeliharaan kantrantibmas dan pencegahan tindak kriminal

Kurangnya pembinaan partisipasi masyarakat dalam keamanan dan ketertiban masyarakat Dukungan anggaran belum memadai Wonogiri, babinsa 2 .

Misi 2 : Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Wonogiri Melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pelatihan dengan Program Wonogiri Pintar, Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat dengan Program Wonogiri Kerja Wonogiri Sejahtera, Peningkatan Kualitas Kesehatan Dengan Program Wonogiri Sehat serta Wonogiri Beriman Sesuai Dengan Agama dan Keyakinan Masing-Masing Mengedepankan Sikap Toleransi Antar Umat;

1. Program promosi kesehatan

dan pemberdayaan masyarakat Fasilitasi pemberdayaan kesehatan belum maksimal

Kurangnya fasilitasi pemberdayaan kesehatan Kegiatan Posyandu desa/kelurahan sudah berjalan 2. Program peningkatan

pengamalan agama FKUB belum berjalan maksimal

Penyelenggaraan kegiatan belum seimbang antar agama

Toleransi antar umat masih terjaga

3

. Misi 3 : Membangun dan Memberdayakan Wonogiri dari Pinggiran dengan Memperkuat Prioritas Pembangunan di Desa; 1. Program pembangunan

infrastruktur perdesaan Sering terlambatnya pengajuan SPJ Anomali cuaca mengganggu pelaksanaan kegiatan Dukungan anggaran sudah memadai 2. Program pengendalian pemanfaatan ruang

Penataan ruang belum layak

Anggaran penataan ruang belum maksimal

Tersedianya lahan guna pemanfaatan dan penataan ruang 3. Program pengembangan

geologi dan mitigasi bencana alam Kurangnya pembinaan mitigasi bencana Kurangnya dukungan anggaran Fasilitasi dari BNPB Kabuptaen wonogiri 4

. Misi 4 : Meningkatkan Produktifitas Rakyat Wonogiri dan Daya Saing di Segala Bidang Sehingga Wonogiri Dapat Maju dan Bangkit Bersama daerah-daerah Lain; 1. Program peningkatan kualitas

kelembagaan koperasi

Kurangnya pembinaan koperasi RT

Kurangnya sdm perkoperasian

Dukungan dana hibah koperasi dari APBD 2. Program peningkatan

pendapatan daerah Pemungutan PBB tidak sesuai target

Hasil pungutan PBB desa/kelurahan tidak segera disetorkan

Adanya reward bagi desa/kelurahan lunas PBB

5

. Misi 5 : Mengembangkan dan Melestarikan Adat dan Budaya serta Tradisi di Masyarakat Wonogiri; Program pengembangan nilai

budaya

Minimnya kegiatan seni budaya

Kecintaan terhadap seni budaya menurun

Masih adanya kelompok seni di desa/kelurahan

Berdasarkan penjabaran atas Misi Kepala Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021, Kecamatan Puhpelem bertanggungjawab untuk mewujudkan visi dengan mendukung misi Kepala Daerah, dukungan visi dan misi kepala daerah dalam lingkup tugas fungsi dan kewenangan yang menjadi tanggungjawab Kecamatan Puhpelem sebagai berikut :

1. Memaksimalkan pelayanan perijinan sesuai kewenangan kecamatan; 2. Memaksimalkan pengelolaan arsip;

3. Meningkatkan vailiditas data administrasi kependudukan;

4. Meningkatkan akses penyerapan informasi pertanahan kepada masyarakat; 5. Meningkatkan SDM aparatur pemerintah kecamatan;

6. Bersama TNI/POLRI meningkatkan pembinaan pemberdayaan ketenteraman dan ketertiban masyarakat;

7. Bersama Puskesmas meningkatkan pembinaan pemberdayaan kesehatan dan posyandu; 8. Menjaga kondusifitas dan toleransi antar umat beragama;

(23)

23

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

9. Meningkatkan pembinanaan koperasi RT;

10. Menjaga dan mengembangkan adat budaya dan tradisi lokal.

C. TELAAHAN RENSTRA K/L DAN RENSTRA PROVINSI/KABUPATEN/KOTA Renstra Kecamatan Puhpelem pada hakekatnya adalah dokumen perencanaan lima tahunan yang berlaku secara internal bagi segenap jajaran Kecamatan sendiri. Substansinya merupakan bentuk konkrit dari upaya Kecamatan Puhpelem terhadap apa yang harus

dilakukan oleh Kecamatan Puhpelem agar proses perencanaan pembangunan daerah dapat

berjalan dengan baik dan selalu mengarah kepada pencapaian visi dan misi Kecamatan Puhpelem.

Sehubungan dengan fungsinya untuk mengarahkan pencapaian visi dan misi Kecamatan Puhpelem, maka Rencana Strategis Kecamatan Puhpelem merupakan salah satu dokumen operasional yang merupakan penjabaran teknis dari dokumen perencanaan yang telah ada, yaitu :

1. Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2005 – 2025 yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan indikasi rencana program dua puluh lima tahunan di Kabupaten Wonogiri.

2. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 – 2021 yang memuat visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, kebijakan, dan indikasi rencana program lima tahunan dari SKPD di Kabupaten Wonogiri.

Gambar 1.1

Hubungan Renstra Kecamatan Puhpelem dengan Dokumen Perencanaan Lainnya

Pedoman Dijabarkan Pedoman

Pedoman Dijabarkan Pedoman

Pedoman Pedoman Renstra K/L Renja K/L RKA K/L Rincian APBN RPJM Nasional RKP RPJP Daerah Renstra K/L Renja Kecamatan APBN RPJP Nasional RAPBN RPJM Daerah RKPD RAPBD APBD RKA Kecamatan Rician APBD

(24)

24

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

D. TELAAHAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH DAN KAJIAN LINGKUNGAN HIDUP STRATEGIS

Sebagaimana dimadsud dalam Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 9 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Wonogiri Tahun 2011-2031. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Wonogiri yang selanjutnya disingkat RTRW adalah arahan kebijakan dan strategi pemanfaatan ruang wilayah daerah yang menjadi pedoman bagi penataan ruang wilayah daerah yang merupakan dasar dalam penyusunan program pembangunan.

RTRW merupakan acuan pemanfaatan ruang yang masih bersifat umum, sehingga diperlukan dokumen rencana tata ruang yang lebih operasional, terutama untuk arahan peraturan zonasi dan rencana tata ruang (RTR) kawasan strategis Kecamatan. Pembangunan di wilayah Kecamatan Puhpelem harus mempedomani peruntukan ruang menurut RTRW.

Tabel 3.3

INDIKASI PROGRAM RTRW KABUPATEN WONOGIRI TAHUN 2011 – 2031

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

A. PERWUJUDAN

STRUKTUR RUANG Perwujudan Sistem Pusat Kegiatan

3. Perwujudan Pusat Peningkatan Kecamatan-kecamatan yang

Pelayanan Kawasan pelayanan kegiatan menjadi PPK yakni dan penyediaan Kecamatan Eromoko, sarana dan prasarana Manyaran, Ngadirojo, pendukung Pusat Tirtomoyo, Kismantoro, Kegiatan Lokal Paranggupito, Giritontro,

Batuwarno, Karangtengah, Nguntoronadi, Jatiroto, Bulukerto, Puhpelem, Giriwoyo, Jatipurno, Slogohimo, Jatisrono, Selogiri, Wuryantoro, Sidoharjo, dan Girimarto

4. Perwujudan Pusat Peningkatan Seluruh kecamatan Pelayanan Lingkungan pelayanan kegiatan

dan penyediaan sarana dan prasarana pendukung Pusat Kegiatan Lokal

5. Perwujudan Sistem 1. Peningkatan dan Seluruh kecamatan Penyediaan Sarana penyediaan

Umum dan Sarana pelayanan

Sosial pendidikan 2. Peningkatan dan penyediaan pelayanan kesehatan 3. Peningkatan dan penyediaan pelayanan peribadatan

Pengembangan Sistem Prasarana Utama

Pengembangan Jaringan Transportasi Darat

1.

Pengembangan Jaringan Lalu Lintas

(25)

25

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

jalan lokal primer kabupaten

a. Pengembangan 1. Pemeliharaan jaringan Seluruh kecamatan Jaringan Jalan dan jalan lokal sekunder

Jembatan kabupaten

3. Optimalisasi dan Seluruh kecamatan pengembangan

jaringan jalan lingkungan

4. Optimalisasi dan Seluruh kecamatan pengembangan

jaringan jalan antar desa

Pengembangan Seluruh kecamatan

prasarana dan sarana jaringan jalan meliputi:

Penyediaan jalur pejalan kaki di wilayah perkotaan Pemasangan rambu lalu lintas Pengembangan saluran tepi jalan di wilayah perkotaan Penyusunan dokumen analisis dampak lalu lintas Penanaman pohon penunjang ruang terbuka hijau

b. Pengembangan pengembangan Seluruh kecamatan Jaringan jembatan lintas sungai

Prasarana Lalu lainnya Lintas dan

Angkutan Jalan

Peningkatan terminal Kecamatan Baturetno, penumpang Tipe C Ngadirojo, Wuryantoro,

Manyaran, Eromoko, Giritontro, Batuwarno, Sidoharjo, Girimarto, Jatisrono, Jatiroto, Slogohimo, Bulukerto, Puhpelem, Tirtomoyo dan Paranggupito

Penyediaan sarana Seluruh Kecamatan angkutan penumpang

lokal

Penyediaan sarana Seluruh Kecamatan angkutan penumpang

antar wilayah antar wilayah

Peningkatan sarana Seluruh kecamatan dan prasarana

angkutan barang dalam wilayah Kabupaten

Pengoptimalan sarana Seluruh kecamatan dan prasarana

angkutan barang antar wilayah

Pengembangan Sistem Prasarana Lainnya

1. Pengembangan Sistem Jaringan Energi

Rencana Peningkatan dan Seluruh kecamatan pengembangan

prasarana jaringan pengembangan SPBU energi bahan bakar

minyak dan gas

Peningkatan dan Kecamatan Wonogiri, pengembangan SPBE Pracimantoro, Ngadirojo,

(26)

26

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

Purwantoro, Baturetno, Slogohimo, Jatisrono, Selogiri, Wuryantoro, Nguntoronadi dan Sidoharjo

Rencana Tenaga Listrik Pengembangan PLTS Kecamatan Wonogiri, Nguntoronadi, Karangtengah, Giriwoyo, Selogiri dan Slogohimo

Pengembangan Daerah – daerah yang pembangkit listrik mempunyai potensi sumber tenaga air hidromini daya air yang cukup yaitu di

Kecamatan Bulukerto dan Slogohimo

2. Pengembangan Sistem Perluasan jaringan Seluruh kecamatan Jaringan teresterial

Telekomunikasi.

Perluasan jaringan Di seluruh ibukota Kecamatan nirkabel

Pengembangan Pembangunan layanan sistem jaringan satelit internet diseluruh ibukota

Kecamatan

3. Pengembangan Sistem Jaringan Sumber Daya Air

a. Pengembangan Pengelolaan sungai Sungai Keduang, Sungai Solo sistem wilayah anak sungai Hulu, Sungai Wuryantoro, sungai Bengawan Solo Hulu, Sungai Wuryantoro,

Sungai Wiroko, Sungai Temon, Sungai Alang Ngunggahan, sungai lain yang tidak termasuk Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Serbaguna Wonogiri

Pengelolaan sungai Seluruh kecamatan selain anak Sungai

Bengawan Solo

b. Peningkatan Peningkatan Seluruh kecamatan yang pemanfaatan pemanfaatan jaringan termasuk dalam DI besar dan jaringan irigasi irigasi DI kecil

Peningkatan pemanfaatan jaringan

Seluruh kecamatan yang termasuk dalam DI besar dan

Peningkatan pemanfaatan jaringan

irigasi DI kecil irigasi

Penyediaan dan Daerah - daerah yang perluasan jaringan air mempunyai potensi sumber bersih perdesaan mata air

bersumber mata air

d. Pengembangan Peningkatan jaringan Seluruh kecamatan jaringan air bersih perpipaan perkotaan

ke kelompok dan perdesaan pengguna

Peningkatan kapasitas Seluruh kecamatan produksi sumberdaya

air

e. Pengembangan 1. Pengembangan dan Daerah – daerah yang sistem pengendali peningkatan mempunyai potensi rawan banjir insfrastruktur bencana alam banjir

pengendali banjir (check dam), tanggul, dam pengendali, saluran pembuangan dan bendung) 2. Pengembangan

sumur resapan pada kawasan hunian dan permukiman 3. Pengaturan gugus

(27)

27

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

tugas penanganan dan pengendali banjir 4. Pengendalian tata ruang 5. Pengaturan debit banjir 6. Pengaturan tata

guna lahan dataran banjir 7. Penataan daerah lingkungan sungai 8. Peningkatan peran masyarakat 9. Pengaturan untuk mengurangi dampak banjir 10. Pengelolaan daerah tangkapan air 11. Pengelolaan keuangan Penanganan bencana 4. Pengembangan Sistem Prasarana Lingkungan

A. Pengembangan Menetapkan lokasi Seluruh kecamatan TPS

Sistem Jaringan Pembangunan TPST Kecamatan Wonogiri,

Persampahan Jatisrono, Purwantoro,

Baturetno, Pracimantoro, Ngadirojo, Wuryantoro, dan Slogohimo

Pembangunan atau Kecamatan Ngadirojo, perluasan TPA Wuryantoro, Pracimantoro,

Baturetno, Purwantoro dan Slogohimo

Peningkatan Seluruh kecamatan pelayanan dan

pengelolaan sampah

B. Pengembangan Pengembangan Seluruh kecamatan Sistem Jaringan Air sistem distribusi air

Minum minum

Pengembangan Seluruh kecamatan jaringan perpipaan air

minum

Pengembangan Seluruh kecamatan jaringan non

perpipaan air minum

Pemberdayaan Seluruh kecamatan kelompok pengelola

air minum mandiri

C. Pengembangan Pembangunan dan Pengelolaan air limbah Sistem Jaringan Air pengelolaan air limbah komunal meliputi: Limbah dan individu dan komunal Kecamatan Wonogiri, pengelolaan limbah Purwantoro, Pracimantoro,

B 3 Baturetno, Slogohimo,

Jatisrono, Selogiri, Wuryantoro dan Sidoharjo

D. Pengembangan Pengembangan Ibukota Kabupaten dan Sistem Jaringan sistem jaringan Ibukota Kecamatan Drainase drainase pada

kawasan permukiman

pengembangan Seluruh kecamatan saluran drainase pada

kawasan fungsional

pengoptimalan daya Seluruh kecamatan resap air ke dalam

tanah

pengembangan Ibukota Kabupaten dan saluran drainase Ibukota Kecamatan

(28)

28

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

terbuka dan tertutup

E. Pengembangan Penetapan jalur Seluruh kecamatan Jaringan Jalur dan evakuasi

Ruang Evakuasi

Bencana Alam dan Penyediaan Ruang Seluruh kecamatan Geologi Evakuasi

Penyediaan Seluruh kecamatan kelengkapan ruang evakuasi B. PENGEMBANGAN POLA RUANG Perwujudan Kawasan Lindung

1. Pengelolaan Kawasan Penataan kawasan Kecamatan Manyaran, Hutan Lindung hutan lindung Selogiri, Wonogiri,

Wuryantoro, Sidoharjo, Ngadirojo, Tirtomoyo, Jatiroto, Slogohimo, Kismantoro, Purwantoro, Girimarto, Jatipurno, Bulukerto, Puhpelem, Batuwarno, Karangtengah, Giriwoyo, Baturetno, Pracimantoro dan Eromoko

2. Pengelolaan Kawasan Penataan kawasan Seluruh daerah yang berada yang Memberi resapan air di daerah tangkapan air Perlindungan Terhadap waduk, embung dan telaga di Kawasan Bawahannya seluruh kecamatan

Perlindungan Seluruh daerah yang berada kawasan resapan air di daerah tangkapan air

waduk, embung dan telaga di seluruh kecamatan

Pemeliharaan Seluruh daerah yang berada kawasan resapan air di daerah tangkapan air

waduk, embung dan telaga di seluruh kecamatan

Penataan ruang Seluruh daerah yang berada kawasan daerah di daerah tangkapan air tangkapan air waduk, embung dan telaga di

seluruh kecamatan

3. Pengelolaan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Perlindungan Setempat Perlindungan setempat

4. Sempadan Sungai Penataan ruang Seluruh kecamatan yang dan Saluran Irigasi kawasan sempadan mempunyai sungai beserta

sungai dan saluran anak sungai dan saluran irigasi irigasi

Kawasan Sekitar Penataan daratan di Seluruh kecamatan yang Mata Air sekeliling mata air memiliki mata air

Kawasan Ruang Pengembangan Seluruh Kecamatan terdiri Terbuka Hijau Ruang Terbuka Hijau atas:

(RTH) RTH Publik meliputi:

Taman kota, taman pemakaman umum, jalur hijau sepanjang jalan, dan sungai.

RTH Privat meliputi: kebun atau halaman rumah, gedung milik masyarakat dan swasta ditanami tumbuhan

4. Pengelolaan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Pelestarian Alam dan pelestarian alam dan

(29)

29

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

a. Kawasan Cagar Mempertahankan Cagar Alam Donoloyo seluas Alam flora dan fauna kurang lebih 8 (delapan)

hektar di Desa Watusomo Kecamatan Slogohimo

Mereboisasi kawasan Cagar Alam Donoloyo seluas kurang lebih 8 (delapan) hektar di Desa Watusomo Kecamatan Slogohimo

b. Kawasan Wisata Pelestarian wisata Wisata Alam Desa Girimanik Alam dan Wisata alam dan wisata alam seluas kurang lebih 1.131 Alam Laut laut (seribu seratus tiga puluh satu) hektar (Kecamatan Slogohimo) dan Wisata Alam Pantai Selatan seluas kurang lebih 110 (seratus sepuluh) hektar (Kecamatan Paranggupito)

Pengembangkan Wisata Alam Desa Girimanik wisata alam dan seluas kurang lebih 1.131 wisata alam laut (seribu seratus tiga puluh satu) hektar (Kecamatan Slogohimo) dan Wisata Alam Pantai Selatan seluas kurang lebih 110 (seratus sepuluh) hektar (Kecamatan Paranggupito)

5. Pengelolaan Kawasan Identifikasi dan Seluruh kecamatan Rawan Bencana Alam inventarisasi

kawasan rawan bencana

Pencegahan dan Seluruh kecamatan kesiap-siagaan

penanggulangan bencana

melakukan sosialisasi Seluruh kecamatan kepada masyarakat

pada daerah rawan bencana

6. Pengelolaan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Lindung Geologi lindung geologi

Identifikasi dan Seluruh kecamatan inventarisasi

kawasan rawan bencana geologi

Mitigasi bencana Seluruh kecamatan alam geologi

Perwujudan Kawasan Budidaya

1. Pengembangan Kawasan Penataan kawasan Kecamatan Wonogiri, Peruntukan Hutan produksi peruntukan hutan Selogiri, Wuryantoro,

produksi Sidoharjo, Jatiroto, Slogohimo, Kismantoro, Pracimantoro, Eromoko, Nguntoronadi, Tirtomoyo, Purwantoro, Batuwarno, Karangtengah, Giriwoyo, Baturetno dan Giritontro

Pemanfaatan Kecamatan Wonogiri, komoditas hasil hutan Selogiri, Wuryantoro,

Sidoharjo, Jatiroto, Slogohimo, Kismantoro, Pracimantoro, Eromoko, Nguntoronadi, Tirtomoyo, Purwantoro, Batuwarno,

(30)

30

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

Karangtengah, Giriwoyo, Baturetno dan Giritontro Pengelolaan hutan Kecamatan Wonogiri, produksi berbasis Selogiri, Wuryantoro, masyarakat Sidoharjo, Jatiroto,

Slogohimo, Kismantoro, Pracimantoro, Eromoko, Nguntoronadi, Tirtomoyo, Purwantoro, Batuwarno, Karangtengah, Giriwoyo, Baturetno dan Giritontro Peningkatan Kecamatan Wonogiri, pemasaran hasil Selogiri, Wuryantoro,

Slogohimo, Kismantoro, Pracimantoro, Eromoko, Nguntoronadi, Tirtomoyo, Purwantoro, Batuwarno, Karangtengah, Giriwoyo, Baturetno dan Giritontro

2. Pengembangan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Peruntukan Hutan Rakyat peruntukan hutan rakyat

Pengembangan Seluruh kecamatan sarana dan prasarana

pendukung kegiatan

Pengembangan Seluruh kecamatan Manajemen pengelolaan

3. Pengembangan Kawasan Peruntukan Pertanian a. Perwujudan Kawasan

Tanaman Pangan

Perwujudan Penataan kawasan Kecamatan Pracimantoro, Pertanian Lahan lahan pertanian Giritontro, Giriwoyo, Basah pangan berkelanjutan Karangtengah, Batuwarno,

Tirtomoyo, Baturetno, Nguntoronadi, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto,

Kismantoro, Purwantoro, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Puhpelem dan Girimarto Intensifikasi pertanian Kecamatan Pracimantoro,

Giritontro, Giriwoyo, Karangtengah, Batuwarno, Tirtomoyo, Baturetno, Nguntoronadi, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto,

Kismantoro, Purwantoro, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Puhpelem dan Girimarto

Peningkatan Kecamatan Pracimantoro, keterampilan pertanian Giritontro, Giriwoyo,

Karangtengah, Batuwarno, Tirtomoyo, Baturetno, Nguntoronadi, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto,

Kismantoro, Purwantoro, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Puhpelem dan Girimarto

Pengembangan Kecamatan Pracimantoro, sarana dan prasarana Giritontro, Giriwoyo, pendukung Karangtengah, Batuwarno,

Tirtomoyo, Baturetno, Nguntoronadi, Eromoko,

(31)

31

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto,

Kismantoro, Purwantoro, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Puhpelem dan Girimarto

Pengembangan Kecamatan Pracimantoro, pertanian terpadu Giritontro, Giriwoyo,

Karangtengah, Batuwarno, Tirtomoyo, Baturetno, Nguntoronadi, Eromoko, Wuryantoro, Manyaran, Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatiroto,

Kismantoro, Purwantoro, Bulukerto, Slogohimo, Jatisrono, Jatipurno, Puhpelem dan Girimarto

Perwujudan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Pertanian Lahan peruntukan pertanian

Kering lahan kering

Intensifikasi dan Seluruh kecamatan ekstensifikasi

pertanian

Bimbingan dan Seluruh kecamatan penyuluhan

b. Perwujudan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Pertanian Hortikultura peruntukan

hortikultura

Intensifikasi dan Seluruh kecamatan

ekstensifikasi hortikultura

Pengembangan Seluruh kecamatan manajemen

pengelolaan

c. Perwujudan Kawasan Penataan kawasan Seluruh kecamatan Perkebunan peruntukan

perkebunan

Pengembangan Seluruh kecamatan perkebunan besar

dengan pelibatan masyarakat

Intensifikasi dan Seluruh kecamatan ekstensifikasi

perkebunan

Peremajaan tanaman Seluruh kecamatan yang sudah tidak

produktif

Peningkatan Seluruh kecamatan pemasaran hasil

produksi

d. Perwujudan Kawasan Identifikasi dan Seluruh kecamatan Peternakan inventarisasi kawasan

pengembangan peternakan

Intensifikasi budidaya Seluruh kecamatan peternakan

Penyediaan Seluruh kecamatan infrastruktur

(32)

32

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

peternakan

Pengembangan Seluruh kecamatan manajemen

pengelolaan

4. Pengembangan Kawasan - -

Peruntukan Perikanan - -

5. Pengembangan Kawasan Identifikasi dan Seluruh kecamatan pertambangan Peruntukan pertambangan inventarisasi potensi

Tras Kecamatan Puhpelem, Slogohimo, Girimarto, Bulukerto, Wonogiri dan Ngadirojo

Tanah Urug Kecamatan Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Sidoharjo, Jatisrono, Jatiroto, Girimarto, Jatipurno, Slogohimo, Purwantoro, Bulukerto, Puhpelem, Kismantoro, Tirtomoyo, Batuwarno, Baturetno, Karangtengah, Giriwoyo, Giritontro, Eromoko, Wuryantoro dan Manyaran

6. Pengembangan Kawasan Penataan kawasan Peruntukan Industri peruntukan industri

meliputi:

Industri kecil dan Seluruh kecamatan mikro

7. Pengembangan Kawasan a. Penataan kawasan a. Perwujudan Pariwisata Peruntukan Pariwisata pengembangan Susuk Wangan berada di

pariwisata Girimanik, Desa Setren Kecamatan Slogohimo

b. Perwujudan Pariwisata Alam meliputi:

Taman Wisata Hutan dan Air Terjun Girimanik, Desa setren Kecamatan Slogohimo

Cagar Alam Donoloyo di Desa Watusomo Kecamatan Slogohimo

b. Penataan dan Seluruh kecamatan pengendalian

pengembangan kawasan wisata

c. Penyediaan Seluruh kecamatan infrastruktur

pendukung kegiatan wisata

e. Pengembangan Seluruh kecamatan manajemen

pengelolaan

8. Pengembangan Kawasan Pengembangan Seluruh kecamatan Peruntukan Permukiman sarana dan

prasarana permukiman

Penyiapan lahan Seluruh kecamatan kasiba dan lisiba

PERWUJUDAN KAWASAN STRATEGIS

1. Pengembangan Pengembangan Kawasan agropolitan Kawasan Strategis Kawasan Agropolitan kluster timur - selatan Provinsi Jawa Tengah (kawasan andalan

(33)

33

Renstra Kecamatan Puhpelem Tahun 2016-2021

No. Arahan Ruang Program Utama Lokasi

(1) (2) (3) (4)

a

. Kawasan Strategis Subosukawonosraten)

dari Sudut Kawasan agropolitan

Kepentingan Kecamatan Girimarto

Pertumbuhan Kawasan agropolitan

Ekonomi Kecamatan Jatipurno

Kawasan agropolitan Kecamatan Slogohimo Kawasan agropolitan Kecamatan Jatisrono 2. Pengembangan Kawasan Strategis Kabupaten d

. Pengembangan Penyelamatan dan SubDAS Keduang, SubDAS Kawasan strategis pelestarian DAS Wuryantoro, SubDAS Wiroko,

dari Sudut SubDAS Temon, SubDAS

Penyelamatan Alang Ngunggahan dan

Lingkungan Hidup SubDAS SoloHulu

Konservasi hutan dan SubDAS Keduang, SubDAS lahan di DAS Wuryantoro, SubDAS Wiroko,

SubDAS Temon, SubDAS Alang Ngunggahan dan SubDAS SoloHulu

Pemberdayaan SubDAS Keduang, SubDAS masyarakat di DAS Wuryantoro, SubDAS Wiroko,

SubDAS Temon, SubDAS Alang Ngunggahan dan SubDAS SoloHulu

E. PENENTUAN ISU – ISU STRATEGIS

Terdapat permasalahan/kendala atau isu-isu yang harus mendapatkan penanganan. Isu tersebut antara lain :

1. Sarana dan prasarana yang belum memadai untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat;

2. Sumber daya manusia yang kurang dari segi kuantitas; 3. Kurangnya kompetensi sumber daya aparatur pemerintah; 4. Kurangnya pemberdayaan masyarakat;

5. Kurangnya dokumen perencanaan pembangunan yang layak;

6. Belum terisinya beberapa jabatan fungsional umum di tingkat kecamatan dan kelurahan serta beberapa jabatan struktural di tingkat kecamatan dan kelurahan;

7. Pegawai belum semuanya mendapatkan diklat teknis dan fungsional maupaun sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku;

8. Mengendurnya semangat masyarakat akibat dari menurunnya kepercayaan terhadap jaminan kepastian akan direalisasikannya rencana pembangunan hasil Musrenbang Desa dan Musrenbang Kecamatan;

Gambar

TABEL  2.1 DAFTAR KOMPOSISI SDM SKPD KECAMATAN PUHPELEM TAHUN 2016
Tabel  diatas  menjelaskan  bahwa  sarana  prasarana  peralatan  dan  perlengkapan  kantor  kecamatan  Puhpelem  relatif  mencukupi  untuk  menunjang  tugas-tugas  pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat
Tabel 3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan Fungsi SKPD
Tabel 3.2. Faktor Penghambat dan Pendorong Pelayanan SKPD Terhadap Pencapaian Visi, Misi  dan Program Kepala Daerah
+2

Referensi

Dokumen terkait

- Dinding bagian dalam berwarna terang, terbuat dari bahan yang kedap air, insulasi baik, tidak mudah korosif, tidak toksik, tahan terhadap benturan keras, mudah dibersihkan dan

[r]

Hasil dari penelitian Pengembangan Media Kalkulator Ajaib Materi Perkalian Pada Siswa Kelas III MI Al-Azhaar Bandung Tulungagung memenuhi kriteria valid dengan hasil uji ahli

Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode

Penambangan yang paling sederhana dan karena itu dapat diusahakan secara perorangan atau keluarga, ialah penggalian tanah untuk bahan mentah dalam pembuatan genting, bata dan

Berdasarkan hasil dari penelitian tersebut, maka peran dari penggunaan papan luncur terhadap latihan renang gaya bebas teknik pemula adalah sebagai alat untuk membantu

Untuk memperkuat aplikasi akumulasi aset keuangan seperti kelompok orang kaya sehingga menambah arus kas masuk, perlu juga memahami siklus keuangan menurut Masassya,