Digunakan Untuk Kalangan Sendiri
DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BREBES
SMA NEGERI 1 BUMIAYUPENGESAHAN
Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Bumiayu, Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa
Tengah disahkan dan dinyatakan berlaku penggunaannya pada Tahun Pelajaran
2011/2012. Peraturan Akademik ini berlaku sejak tanggal ditetapkan.
Disahkan di : Bumiayu
Pad tanggal : 11 Juli 2011
Mengetahui
Komite Sekolah, Kepala Sekolah,
Bambang Sutjipto Rahardjo Drs. Yudo Utomo
KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Allah Swt. Yang telah memberikan barakah kepada
kita sehingga Alhamdulillah dengan izin-Nya kami dapat menyelesaikan buku
Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Bumiayu Tahun Pelajaran 2011/2012.
Buku ini berisi sejumlah hal yang menyangkut sejumlah hal yaitu Dasar
hukum penyusunan Peraturan Akademik, Persyaratan Minimal Kesilithadiran
Siswa, Ketentuan Pelaksanaan Ulangan dan Ujian, Ketentuan Pelaksanaan
Remidial, Pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas, Ketentuan Kelulusan , Hak siswa
dalam penggunaan fasilitas Belajar, Ketentuan Layanan Konsultasi Kepada Guru,
Wali Kelas dan Guru BK/Konselor.
Proses penyusunan Peraturan Akademik Siswa melibatkan semua
komponen pendidikan mulai dari Kepala Sekolah, Dewan Guru, Karyawan
Pengelola Laboratorium dan perpustakaan, serta perwakilan siswa. Hal ini
dimaksidkan untuk memberikan layanan kepada guru dan siswa sehingga tercipta
kondisi belajar-mengajar yang kondusif dan tercapaianya mutu pendidikan.
Pada kesempatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh
komponen pendidikan yaitu guru mata pelajaran, guru BK/Konselor, Wali Kelas,
Karyawan/Staf Tata Usaha, dan siswa SMA Negeri 1 Bumiayu.
Semoga dengan tersusunnya buku Peraturan Akademik SMA Negeri 1
Bumiayu Tahun Pelajaran 2011/2012 tercipta suatu iklim yang kondusif dalam
pelaksanan belajar-mengajar. Segala kekurangan dalam buku ini merupakan
kerterbatasan kami. Oleh karena ini saran dan kritik yang bersifat membangun
sangat kami harapkan demi perbaikan penyusunan di masa yang akan datang.
Bumiayu, 20 Juli 2010 Kepala Sekolah,
Drs. Yudo Utomo
DAFTAR ISI
BAB II PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 BUMIAYU TAHUN PELAJARAN 2010 / 2011 A. Persyaratan Minimal Kehadiran Siswa ... 8
B. Ketententuan Pelaksanaan Ulangan dan Ujian... 8
1. Pelaksanaan Ulangan Harian... 8
2. Pelaksanaan Ulangan Tengah Semester... 9
3. Pelaksanaan Ulangan Akhir Semester... 9
4. Pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas ... 10
5. Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional ... 11
C. Ketentuan Pelaksanaan Remidial dan Pengayaan... 11
D. Skala Penilaian ... 12
E. P Petunjuk Operasional Penyampaian Ketidakpuasan Peserta Didik dan Penyelesaian Mengenai Penilaian Hasil Belajar ... 15
F. Kriteria Kenaikan Kelas ... 15
G. Ketentuan Penjurusan ... 17
H. Ketentuan Kelulusan... 18
I. Ketentuan Pindah Sekolah ... 20
J. Ketentuan Hak Siswa dalam Penggunaan Fasilitas Belajar (Sarana dan Prasarana Sekolah) ... 21
K. Ketentuan Layanan Konsultasi pada Guru, Wali Kelas, dan Guru BK/Konselor ... 27 BAB III PENUTUP
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Peraturan akademik sekolah adalah ketentuan dan persyaratan
umum yang harus dipenuhi oleh seluruh siswa Sekolah Menengah Atas
Negeri 01 Bumiayu dalam menyelesaikan pendidikannya baik kenaikan
kelas maupun kelulusannya. Peraturan akademik sekolah SMA Negeri 01
Bumiayu mengikuti ketentuan-ketentuan yang berlaku dari beberapa
Peraturan Pemerintah , Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik
Indonesia dan ketetapan lain yang berlaku di SMA Negeri 01 Bumiayu.
Beberapa Surat Keputusan ataupun ketetapan yang menjadi acuan
dalam peraturan akademik SMA Negeri 01 Bumiayu antara lain sebagai
berikut :
1. Peraturan Pemerintah RI Nomor 29 tahun 1990 tentang Pendidikan
Menengah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah RI
Nomor 56 tahun 1998
2. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional
Pasal 38 Ayat 2 dan Pasal 51 Ayat 1
3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional
Pendidikan Pasal 17 Ayat 2, dan Pasal 49 Ayat 1
4. Peraturan Mendiknas Nomor 22 tahun 2006 tentang Standar Isi.
5. Peraturan Mendiknas Nomor 23 tahun 2006 tentang Standar Kompetensi
Lulusan.
6. Peraturan Mendiknas Nomor 24 tahun 2006 tentang pelaksanaan permen
diknas nomor .22 dan 23.
7. Peraturan Mendiknas Nomor 20 tahun 2007 tentang Standart Penilaian
8. Peraturan Mendiknas Nomor 27 tahun 2007 tentang Penetapan Buku Teks
Pelajaran Yang Memenuhi Syarat Kelayakan Untuk Digunakan Dalam Proses
Pembelajaran.
9. Peraturan Mendiknas Nomor 24 tahun 2007 tentang Standart Sarana dan
Prasarana Untuk Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyaj (SD/ MI), Sekolah
Menengah Pertama/ Madrasah (SMP/ MTs), dan Sekolah Menengah Atas/
Madrasah Aliyah (SMA/MA)
10. Peraturan Mendiknas No.19 tahun 2007, tentang Standar Pengelolaan
Pendidikan Dasar dan Menengah
11. Peraturan Mendiknas No. 41 tahun 2007 , tentang Standar Proses untuk
Satuan Pendidikan
12. Peraturan Mendiknas No. 6 tahun 2006, tentang Perubahan Peraturan
Mendiknas No. 24 tahun 2006
13. Peraturan Mendiknas No 20 tahun 2007, tentang Standar Penilaian
Pendidikan
B. TUJUAN
1. Sebagai Pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran tahun pelajaran
2010 / 2011
2. Sebagai acuan bagi satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas
layanan khususnya dalam pembelajaran
3. Sebagai acuan bagi peserta didik dalam mengikuti kegitan
pembelajaran tahun 2010 / 2011
C. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Peraturan Akademik SMA Negeri 1 Bumiayu Tahun Pelajaran
2010 / 2011 terdiri – dari :
1. Persyaratan Minimal Kehadiran Siswa
2. Ketentuan Pelaksanaan Ulangan dan Ujian
3. Ketentuan Pelaksanaan Remedial dan Pengayaan
5. Prosedur Penyampaian Ketidakpuasan Peserta Didik dan
Penyelesaiannya Mengenai Penilaian Hasil Belajar
6. Ketentuan Kenaikan Kelas
7. Ketentuan Penjurusan
8. Ketentuan Kelulusan
9. Ketentuan Pindah Sekolah
10.Ketentuan Hak Siswa dalam Penggunaan Fasilitas Belajar
11.Ketentuan Layanan Konsultasi pada Guru, Wali Kelas dan Gurur BK /
BAB II
PERATURAN AKADEMIK SMA NEGERI 1 BUMIAYU
TAHUN PELAJARAN 2011/2012
A. PERSYARATAN MINIMAL KEHADIRAN SISWA
1. Peserta didik diwajibkan hadir mengikuti pelajaran minimal 90
persen dari waktu pembelajaran efektif ( dengan
mempertimbangkan ketika siswa tidak hadir karena sakit atau izin )
2. Peserta didik yang kehadirannya dalam kegiatan pembelajaran
efektif kurang dari 90 persen, maka siswa tersebut tidak dibolehkan
mengikuti Ulangan Semester, Ulangan Kenaikan Kelas
B. KETENTUAN PELAKSANAAN ULANGAN DAN UJIAN
1. Pelaksanaan Ulangan Harian
a. Ulangan Harian dilaksanakan setelah menyelesaikan satu
Kompetensi Dasar
b. Ulangan Harian dalam satu semester minimal dilaksanakan
empat kali
c. Waktu dan teknis Ulangan Harian diatur oleh guru mata
pelajaran masing – masing
d. Kriteria Ketuntasan Minimal ulangan harian didasarkan pada
indicator pada masing – masing kompetensi dasar
e. Bobot ulangan harian dalam penghitungan nilai akhir
semester diberi bobot 2
f. Lembar jawaban Ulangan Harian wajib dibagikan kepada
siswa dan ditandatangani oleh wali murid, dan
didokumentasikan kembali oleh guru mata pelajaran masing –
masing
g. Siswa yang tidak mengikuti Ulangan Harian karena sakit atau
pelaksanaanya ditentukan oleh guru mata pelajaran dengan
mempertimbangkan masukan dari siswa yang bersangkutan.
2. Pelaksanaan Ulangan Tengah Semester
a. Ulangan tengah semester dilaksanakan setelah waktu
pelaksanaan pembelajaran selama 8 minggu sampai 9 minggu
b. Ulangan tengah tengah semester, waktu dan teknisnya
diatur oleh satuan pendidikan
c. Dalam satu tahun ajaran dilaksanakan dua kali ulangan
tengah semester
d. Bobot penghitungan nilai akhir ulangan tengah semester sama
dengan bobot ulangan harian, diberi bobot 2
e. Siswa yang tidak mengikuti ulangan tengah semester karena
sakit atau tugas dari sekolah, wajib mengikuti ulangan
tengah semester susulan.
f. Jadwal dan teknis ulangan tengah semester susulan diatur
oleh satuan pendidikan
g. Hasil ulangan tengah semester dilaporkan kepada orang tua
wali
3. Pelaksanaan Ulangan Akhir Semester
a. Ulangan akhir semester dilaksanakan setelah guru
melaksanakan pembelajaran selama satu semester gasal
b. Waktu dan teknis pelaksanaan ulangan akhir semester
ditentukan oleh satuan pendidikan
c. Bobot ulangan akhir semester pada penghitungan akhir diberi
bobot 1
d. Siswa yang tidak tuntas dalam nilai ulangan akhir semester
e. Siswa yang kehadirannya kurang dari 90 persen tidak
diperbolehkan mengikuti ualangan akhir semester
f. Siswa yang tidak mengikuti ulangan akhir semester karena
sakit atau tugas dari sekolah, wajib mengikuti ulangan akhir
semester susulan.
g. Jadwal dan teknis ulangan akhir semester susulan diatur oleh
satuan pendidikan
h. Hasil ulangan tengah semester dilaporkan kepada orang tua
wali
4. Pelaksanaan Ulangan Kenaikan Kelas
a. Ulangan Kenaikan Kelas dilaksanakan setelah guru
melaksanakan pembelajaran selama satu tahun pelajaran
(semester gasal dan semester genap )
b. Ulangan kenaikan kelas diikuti oleh siswa kelas X dan XI
c. Waktu dan teknis pelaksanaan ulangan kenaikan kelas
ditentukan oleh satuan pendidikan
d. Bobot ulangan kenaikan kelas pada penghitungan nilai akhir
diberi bobot 1
e. Siswa yang tidak tuntas dalam nilai ulangan kenaikan kelas
tidak diberi kesempatan mengikuti remedial
f. Siswa yang kehadirannya kurang dari 90 persen tidak
diperbolehkan mengikuti ulangan kenaikan kelas
g. Siswa yang tidak mengikuti ulangan kenaikan kelas karena
sakit atau tugas dari sekolah, wajib mengikuti ulangan
kenaikan kelas susulan.
h. Jadwal dan teknis ulangan kenaikan kelas susulan diatur oleh
satuan pendidikan
i. Hasil ulangan kenaikan kelas dilaporkan kepada orang tua
5. Pelaksanaan Ujian Sekolah dan Ujian Nasional
a. Siswa yang bisa mengikuti ujian sekolah maupun ujian nasional
adalah siswa kelas XII yang telah menyelesaikan seluruh program
pembelajaran
b. Siswa yang bisa mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional
adalah siswa yang telah terdaftar dalam daftar nominasi ujian
sekolah dan ujian nasional
c. Siswa yang kehadirannya kurang dari 90 persen tidak
diperkenankan mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional
d. Waktu dan teknis pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional
ditentukan oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada POS
ujian sekolah dan ujian nasional
e. Siswa yang tidak mengikuti ujian sekolah maupun ujian nasional
karena sakit ( dibuktikan dengan surat keterangan dari dokter ),
wajib mengikuti ujian sekolah dan ujian nasional susulan.
f. Jadwal dan teknis pelaksanaan ujian sekolah dan ujian nasional
susulan diatur oleh satuan pendidikan dengan mengacu pada POS
ujian sekolah dan ujian nasional
C. KETENTUAN PELAKSANAAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Peserta didik yang mendapatkan nilai di bawah KKM pada ulangan
harian berhak mengikuti remedial
2. Peserta didik diberikan kesempatan mengikuti remedial sebanyak 2
kali
3. Waktu dan teknis pelaksanaan remedial ditentukan oleh guru mata
pelajaran dengan memperhatikan masukan siswa
4. Peserta didik yang belum KKM kurang dari 25 persen, dilakukan
remedial individual.
6. Peserta didik yang belum KKM lebih dari 50 persen dilaksanakan
remedial klasikal
D. SKALA PENILAIAN
1. Nilai pengetahuan dan pemahaman konsep ( PPK ) serta nilai praktik
( P ) dinyatakan dalam bentuk angka bulat, dengan rentang 0 – 100
2. Batas nilai maksimum ketuntasan adalah 100
3. Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM )
a. Kelas X
Batas Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) untuk masing – masing
mata pelajaran semester satu kelas X adalah sebagai berikut :
1. Pendidikan Agama = 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan = 75
3. Bahasa Indonesia = 75
4. Bahasa Inggris = 75
5. Matematika = 75
6. Seni Budaya = 75
7. Pend. Jasmani Olah Raga dan Kesehatan = 75
8. Sejarah = 75
9. Geografi = 75
10. Ekonomi = 75
11. Sosiologi = 75
12. Fisika = 75
13. Kimia = 75
14. Biologi = 75
15. Teknologi Informasi dan Komunikasi = 75
16. Bahasa Arab = 75
17. Bahasa Jawa = 75
b. Kelas XI
Batas Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) untuk kelas XI
masing – masing mata pelajaran adalah sebagai berikut :
IPA IPS
1. Pendidikan Agama = 75 = 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan = 75 = 75
3. Bahasa Indonesia = 75 = 75
4. Bahasa Inggris = 75 = 75
5. Matematika = 75 = 75
6. Seni Budaya = 75 = 75
7. Pend. Jasmani Olah Raga dan Kes = 75 = 75
8. Sejarah = 75 = 75
9. Geografi = - = 75
10. Ekonomi = - = 75
11. Sosiologi = - = 75
12. Fisika = 75 =
-13. Kimia = 75 =
-14. Biologi = 75 =
-15. Teknologi Informasi dan Komunikasi = 75 = 75
16. Bahasa Arab = 75 = 75
17. Bahasa Jawa = 75 = 75
18. PBKL = 75 = 75
c. Kelas XII
Batas Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) untuk kelas XII
IPA IPS
1. Pendidikan Agama = 75 = 75
2. Pendidikan Kewarganegaraan = 75 = 75
3. Bahasa Indonesia = 75 = 75
4. Bahasa Inggris = 75 = 75
5. Matematika = 75 = 75
6. Seni Budaya = 75 = 75
7. Pend. Jasmani Olah Raga dan Kes = 75 = 75
8. Sejarah = 75 = 75
9. Geografi = - = 75
10.Ekonomi = - = 75
11.Sosiologi = - = 75
12.Fisika = 75 =
-13.Kimia = 75 =
-14.Biologi = 75 =
-15.Teknologi Informasi dan Komunikasi = 75 = 75
16.Bahasa Arab = 75 = 75
17.Bahasa Jawa = 75 = 75
Kriteria klasifikasi predikat prestasi sebagai berikut :
86 – 100 = Baik Sekali ( A )
71 – 85 = Baik ( B )
56 – 70 = Cukup ( C )
41 – 55 = Kurang ( D )
< 40 = Sangat Kurang ( E )
5. Penilaian sikap ( S ) , dinyatakan secara kualitatif dan tidak ada
batas minimum ketuntasan belajar. Tiap semester akan
dilaksanakan penilaian sikap sebanyak empat kali
3
/
1
2
rata
rataUH
UAS
UKK
N
A
Keterangan : NA : Nilai Akhir / Nilai Raport
UH : Ulangan Harian
UAS : Ulangan Akhir Semester
UKK: Ulangan Kenaikan Kelas
E. PROSEDUR OPERASIONAL PENYAMPAIAN KETIDAKPUASAN PESERTA DIDIK
DAN PENYELESAIANNYA MENGENAI PENILAIAN HASIL BELAJAR
Bagi peserta didik yang tidak puas terhadap penilaian hasil belajar bisa
menyampaikan dengan prosedur sebagai berikut :
a. Peserta didik berkonsultasi dengan guru BK/Wali Kelas dengan
membawa semua hasil penilaian yang telah didapat.
b. Wali kelas atau guru BK berkonsultasi dengan guru mapel.
c. Guru mapel mengundang peserta didik yang bermasalah untuk
bersama-sama membuka buku nilai disaksian oleh bagian kurikulum.
d. Guru mapel melaporkan hasil aduan siswa kepada guru BK.
e. Semua pendidik memberikan laporan sesuai hasil kajian ulang kepada
orang tua siswa.
F. KRITERIA KENAIKAN KELAS
1. Kenaikan Kelas X ke kelas XI
a. Kenaikan kelas didasarkan atas laporan hasil belajar siswa
pada semester 2, dengan mempertimbangkan seluruh SK atau
KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan
b. Siswa yang sudah memenuhi batas minimum ketuntasan
belajar yang ditetapkan sekolah, berhak untuk naik ke kelas
yang lebih tinggi
c. Siswa dinyatakan naik kelas, apabila memiliki nilai kurang
paling banyak pada 3 mata pelajaran , yang bukan mata
pelajaran yang menjadi ciri utama jurusan atau program yang
akan dipilih atau sedang diikuti
d. Ketidakhadiran alpa paling banyak 5 hari persemester
e. Kepribadian rata – rata nilainya minimal baik
f. Mempunyai nilai minimal satu cabang Pemgembangan diri
2. Kenaikan Kelas XI ke kelas XII
a. Kenaikan kelas didasarkan atas laporan hasil belajar siswa
pada semester 2, dengan mempertimbangkan seluruh SK atau
KD yang belum tuntas pada semester 1 harus dituntaskan
sebelum akhir semester 2
b. Siswa yang sudah memenuhi batas minimum ketuntasan
belajar yang ditetapkan sekolah, berhak untuk naik ke kelas
yang lebih tinggi
c. Siswa dinyatakan naik kelas, apabila memiliki nilai kurang
paling banyak pada 3 mata pelajaran , yang bukan mata
pelajaran yang menjadi ciri utama jurusan atau program yang
akan dipilih atau sedang diikuti
Catatan : - 3 mata pelajaran cirri utama IPA ( Fisika, Kimia ,
Biologi ) dan satu mata pelajaran penjurusan IPA
( Matematika )
- 3 mata pelajaran cirri utama penjurusan IPS (
Ekonomi, Sosiologi dan Geografi )
d. Ketidakhadiran alpa paling banyak 5 hari persemester
f. Memiliki nilai mainimal satu cabang pengembangan diri
G. KETENTUAN PENJURUSAN
Kriteria Penjurusan
1. Dilaksanakan mulai kelas XI semester 1
2. Penjurusan dilakukan berdasarkan : hasil tes potensi siswa, hasil
nilai akademik siswa, hasil angket minat siswa yang diketahui oleh
orang tua / wali siswa dan kebijakan sekolah.
3. Siswa yang akan memasuki jurusan atau program Ilmu Pengetahuan
Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial , dipersyaratkan mencapai batas
minimum ketuntasan belajar dalam mata pelajaran yang sesuai
dengan ciri utama jurusan atau program dimaksud serta mempunyai
nilai rata – rata yang ditetapkan sekolah.
a. Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Alam ( IPA )
Tiga mata pelajaran ciri utama / penjurusan ( Fisika, Kimia dan
Biologi ) harus memperoleh nilai lebih besar dari batas minimum
ketuntasan belajar untuk masing – masing mata pelajaran ciri
utama jurusan ,serta harus mencapai nilai rata – rata ≥ 67
Catatatan : Berhubung mata pelajaran Matematika diujikan
nasional maka mata pelajaran Matematika harus
memperoleh nilai ≥ 65
b. Untuk jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial ( IPS )
Tiga mata pelajaran ciri utama / penjurusan ( Ekonomi, Geografi
dan Sosiologi ) harus mencapai batas minimum ketuntasan belajar ,
serta harus mencapai nilai rata – rata ≥ 68
Catatan : SMA Negeri 1 Bumiayu dalam tahun pembelajaran 2007
/ 2008 hanya membuka program studi IPA dan IPS
4. Bagi siswa yang naik kelas tetapi dia tidak dapat dijuruskan ke salah
Contoh kasus penjurusan sebagai berikut :
a. Mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Fisika, Ekonomi ( 1
mata pelajaran ciri utama jurusan Ilmu Pengetahuan Alam dan
1 mata pelajaran ciri utama jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial )
maka siswa tersebut secara akademik tidak bisa dimasukkan
ke jurusan IPA dan IPS dan untuk memperoleh jurusan siswa
tersebut harus melakukan remedi untuk menentukan
jurusannya. Hasil remedi yang terbaik menjadi dasar
penentuan jurusan disamping juga memperhatikan minat
siswa.
b. Mata pelajaran yang tidak tuntas adalah Matematika , Fisika (
2 mata pelajaran jurusan Ilmu Pengetahuan Alam) maka siswa
tersebut secara akademik dapat dimasukkan ke jurusan Ilmu
Pengetahuan Sosial.
5. Batas waktu untuk pindah jurusan satu pekan, sejak tanggal
penerimaan Laporan Hasil Belajar Siswa.
H. KETENTUAN KELULUSAN
II. Kelulusan
Peserta didik dinyatakan lulus dari satuan prndidikan pada pendidikan
dasar dan menengah setelah :
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
2. Memperoleh minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata
pelajaran kelompok mata pelajaran Agama dan akhlak mulia, kelompok
mata pelajaran Kewarganegaraan, Kelompok mata pelajaran Estetika
dan kelompok mata pelajaran Jasmani Olah Raga dan Kesehatan.
Dengan memperoleh nilai minimal baik ≥71
3. Lulus Ujian Nasional
a. Program IPA ( Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,
Fisika, Kimia, Biologi )
b. Program IPS ( Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Ekonomi,
Sosiologi, Geografi, Matematika )
Batas Lulus Ujian Nasional adalah :
1. Peserta Ujian Nasional dinyatakan lulus jika memenuhi standar
ujian nasional sebagai berikut : Memiliki nilai rata – rata minimal
5,50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan dengan nilai
minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal
4,25 untuk mata pelajaran lainnya
2. Kabupaten / kota dan satuan pendidikan dapat menentukan standar
kelulusan UN lebih tinggi dari kriteria butir 1
4. Kelulusan dari Satuan Pendidikan
Peserta didikdinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan ( SMA Negeri 1
Bumiayu setelah :
1. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran
2. Memperoleh nilai minimal baik (7,10 ) untuk seluruh mata
pelajaran : ( a) kelompok mata pelajaran Pendidikan Agama
dan Akhlak Mulia, (b ) kelompok mata pelajran
Lewarganegaraan dan kepribadian, ( c ) kelompok mata
pelajaran Estetika ( d ) dan ( e )kelompok mata pelajaran
Jasmani, Olah raga dan Kesehatan
3. Lulus ujian sekolah
Ujian sekolah dilakukan untuk mata pelajaran yang tidak
diujikan nasional. Materi ujian sekolah berdasarkan kurikulum
yang digunakan. Batas lulus ujian sekolah adalah :
Memiliki rata – rata nilai minimum 6,00 dan nilai minimum
I. KETENTUAN PINDAH SEKOLAH
I. Pindah Sekolah
Sekolah memfasilitasi adanya siswa yang pindah sekolah yaitu :
1. Antara sekolah pelaksana KTSP atau pelaksana Kurikulum 2004
2. Pelaksana pindah sekolah lintas provinsi atau Kabupaten / Kota,
dilaksanakan atas dasar persetujuan kepala sekolah asal dan kepala
sekolah yang dituju, serta dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan /
Departemen Agama Kabupaten / Kota atau Provinsi sesuai dengan
kewenangannya.
3. Perpindahan peserta didik dari sekolah Indonesia di luar negeri
dilaksanakan atas dasar persetujuan Kepala Sekolah asal dan Kepala
Sekolah yang dituju, serta dilaporkan kepada Kepala Dinas Pendidikan /
Departemen Agama Kabupaten / Kota atau Provinsi sesuai dengan
kewenangannya
4. Perpindahan peserta didik dari sistem pendidikan asing ke sistem
pendidikan nasional, dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan
Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah
Departemen Pendidikan Nasional.
5. Melakukan tes atau matrikulasi pelajaran tertentu jika mata pelajaran
sekolah asal tidak sama dengan mata pelajaran yang dituju atau
sekolah asal tidak melaksanakan mata pelajaran tertentu dan sekolah
yang dituju melaksanakan pelajaran tertentu.
Contoh: Di sekolah asal Bahasa Asingnya Bahasa Mandarin.
Sedangkan sekolah yang dituju Bahasa Asing lainnya
Bahasa Arab. Maka siswa tersebut harus melaksanakan tes
6. Memperoleh nilai hasil belajar untuk masing – masing mata pelajaran ≥
KKM dan rata – rata mata pelajaran yang menjadi ciri utama sama atau
lebih besar dari yang ditetapkan di SMA Negeri 1 Bumiayu.
J. KETENTUAN HAK SISWA DALAM PENGGUNAAN FASILITAS BELAJAR
1. Penggunaan Ruang Belajar
a. Peserta didik berhak menggunakan ruang belajar untuk
kepentingan pembelajaran
b. Peserta didik bisa menggunakan ruang belajar untuk
kepentingan pribadi atau kelompok untuk menunjang
kelancaran pembelajaran maksimal sampai pukul 17.00 WIB
c. Peserta didik selama menggunakan ruang belajar berkewajiban
menjaga kebersihan dan keamanan
2. Penggunaan Laboratorium
a. Laboratorium Fisika
Peserta didik berhak menggunakan laboratorium Fisika
untuk menunjang kegiatan pembelajaran
Jadawal penggunaan laboratorium Fisika
Senin dan Selasa kelas X
Rabu dan Kamis kelas XI
Jum’at dan Sabtu kelas XII
Peserta didik wajib mengisi daftar hadir
Peserta didik wajib menggunakan jas praktikum saat
melaksanakan praktikum
Sebelum praktikm peserta didik wajib memeriksa
keadaan dan alat, serta menjaga kebersihan dan
Peserta didik wajib membaca petunjuk penggunaan alat
praktikum
Peserta didik harus berhati – hati dalam menggunakan
pembakar, matikan bila sudah digunakan
Bersihkan alat seelah selesai menggunakannya
Peserta didik wajib menutup kran kembali bila sudah
digunakan
Peserta didik dilarang mencorat – caret meja, kursi dan
lain – lain di lingkungan laboratorium
Peserta didik dilarang merokok , maka, minum, dan
bergurau yang membahayakan
Peserta didik menyimpan kembali pakaian praktikum
yang telah digunakan
b. Laboratorim Biologi
Peserta didik berhak menggunakan laboratorium Fisika
untuk menunjang kegiatan pembelajaran
Jadawal penggunaan laboratorium Biologi
Senin dan Selasa kelas X
Rabu dan Kamis kelas XI
Jum’at dan Sabtu kelas XII
Peserta didik wajib mengisi daftar hadir
Peserta didik wajib menggunakan jas praktikum saat
melaksanakan praktikum
Sebelum praktikm peserta didik wajib memeriksa
keadaan dan alat, serta menjaga kebersihan dan
keamanan
Peserta didik wajib membaca petunjuk penggunaan alat
Peserta didik harus berhati – hati dalam menggunakan
pembakar, matikan bila sudah digunakan
Bersihkan alat seelah selesai menggunakannya
Peserta didik wajib menutup kran kembali bila sudah
digunakan
Peserta didik dilarang mencorat – caret meja, kursi dan
lain – lain di lingkungan laboratorium
Peserta didik dilarang merokok , maka, minum, dan
bergurau yang membahayakan
Peserta didik menyimpan kembali pakaian praktikum
yang telah digunakan
c. Laboratorium Kimia
Peserta didik berhak menggunakan laboratorium Fisika
untuk menunjang kegiatan pembelajaran
Jadawal penggunaan laboratorium Kimia
Senin dan Selasa kelas X
Rabu dan Kamis kelas XI
Jum’at dan Sabtu kelas XII
Peserta didik wajib mengisi daftar hadir
Peserta didik wajib menggunakan jas praktikum saat
melaksanakan praktikum
Sebelum praktikm peserta didik wajib memeriksa
keadaan dan alat, serta menjaga kebersihan dan
keamanan
Peserta didik wajib membaca petunjuk penggunaan alat
praktikum
Peserta didik harus berhati – hati dalam menggunakan
Bersihkan alat seelah selesai menggunakannya
Peserta didik wajib menutup kran kembali bila sudah
digunakan
Peserta didik harus berhati – hati dalam menggunakan zat
– zat kimia yang berbahaya
Peserta didik dilarang mencorat – caret meja, kursi dan
lain – lain di lingkungan laboratorium
Peserta didik dilarang merokok , maka, minum, dan
bergurau yang membahayakan
Peserta didik menyimpan kembali pakaian praktikum
yang telah digunakan
d. Laboratorium Komputer
Peserta didik berhak menggunakan laboratorium
Komputer untuk menunjang kegiatan pembelajaran
Jadawal penggunaan laboratorium Komputer
Senin dan Rabu kelas XI
Selasa dan Jum”at kelasX
Kamis dan Sabtu kelas XII
Peserta didik bisa menggunakan laboratorium computer
pada sore hari sampai pukul 17.00
Peserta didik wajib mengisi daftar hadir
Sebelum menggunakan computer peserta didik wajib
memeriksa keadaan dan alat, serta menjaga kebersihan
dan keamanan
Peserta didik wajib membaca petunjuk penggunaan alat
praktikum
Peserta didik dilarang mencorat – caret meja, kursi dan
lain – lain di lingkungan laboratorium
Peserta didik dilarang merokok , maka, minum, dan
bergurau yang membahayakan
e. Laboratorium Bahasa
Peserta didik berhak menggunakan laboratorium Bahasa
untuk menunjang kegiatan pembelajaran
Jadawal penggunaan laboratorium Bahasa
Senin dan Rabu kelas XI
Selasa dan Jum”at kelasX
Kamis dan Sabtu kelas XII
Peserta didik bisa menggunakan laboratorium Bahasa
pada sore hari sampai pukul 17.00
Peserta didik wajib mengisi daftar hadir
Sebelum menggunakan computer peserta didik wajib
memeriksa keadaan dan alat, serta menjaga kebersihan
dan keamanan
Peserta didik wajib membaca petunjuk penggunaan alat
praktikum
Bersihkan alat setelah selesai menggunakannya
Peserta didik dilarang mencorat – caret meja, kursi dan
lain – lain di lingkungan laboratorium
Peserta didik dilarang merokok , maka, minum, dan
bergurau yang membahayakan
3. Penggunaan Perpustakaan dan Buku Referensi
a. Peserta didik berhak menggunkan perpustakaan
c. Pengunjung harus menjaga kebersihan
d. Pengunjung yang telah selesai menggunakan ruang perpustakaan
, harus merapikan tempat duduk seperti semula
e. Pengunjung yang telah selesai membaca buku, harus
mengembalikan pada tempat semula
f. Peminjam harus mengikuti tata tertib peminjam
g. Peserta didik harus memiliki kartu anggota perpustakaan
h. Peminjam harus mengisi formulir peminjam
i. Batas waktu peminaman satu minggu
j. Peminjam harus mematuhi keutuhan dan kebersihan buku
k. Peminjam hanya dapat dilayani sesui jadwal peminjman
l. Jika buku hilang atau rusak maka pemnjam harus menggan ti
buku yang sama
4. Penggunaan Sarana dan Prasarana yang Lain
a. Peserta didik berhak menggunakan fasilitas yang lain seperti ;
gedung olah raga, ruang seni atau yang lain
b. Peserta didik wajib mengajukan penggunaan fasilitas pada
petugas
c. Peserta didik wajib menjaga kebersihan dan keamanan
d. Penggunaan fasilitas dibatasi sampai pukul 17.00 WIB
e. Setelah selesai menggunakan fasilitas , peserta didik wajib lapor
kepada petugas
K. KETENTUAN LAYANAN KONSULTASI PADA GURU, WALI KELAS DAN GURU BK
/ KONSELOR
1. Peserta didik yang mengalami kesulitan belajar, atau mengalami
gangguan dalam psikolois dapat melakukan konsultasi kepada guru,
wali kelas dan guru BK
2. Sebelum melakukan konsultasi, peserta didik wajib mengajukan
3. Guru, wali kelas dan guru BK menyediakan hari untuk konsultasi bagi
peserta didik
Bumiayu, 11 Juli 2011
Kepala Sekolah,
Drs. Yudo Utomo
LAMPIRAN-LAMPIRAN
a. Daftar guru mata pelajaran
b. Daftar Wali Kelas