• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENENTUAN KADAR ETANOL HASIL FERMENTASI UMBI SUWEG DENGAN VARIASI pH DAN KADAR RAGI.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENENTUAN KADAR ETANOL HASIL FERMENTASI UMBI SUWEG DENGAN VARIASI pH DAN KADAR RAGI."

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PENENTUAN KADAR ETANOL HASIL FERMENTASI UMBI SUWEG DENGAN VARIASI pH DAN KADAR RAGI

Oleh

Fityah Nurhadhinati NIM 10307144032

Pembimbing : Togu Gultom, M.Pd, M.Si

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pH dan kadar ragi optimum yang diperoleh dari hasil fermentasi umbi suweg yang menghasilkan kadar etanol tertinggi.

Subyek penelitian ini adalah pati umbi suweg. Sedangkan obyek penelitian ini adalah kadar etanol hasil fermentasi umbi suweg. Penelitian ini, analisis kualitatif karbohidrat menggunakan uji Molisch, uji Benedict, uji Barfoed, dan uji Iodin. Pembuatan etanol dari pati umbi suweg melalui proses hidrolisis dengan H2SO4 0,3 M dan difermentasi dengan ragi

roti untuk menghasilkan etanol. Pemurnian etanol dilakukan dengan proses destilasi. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah pH (derajat keasaman) dan kadar ragi. Variasi yang dilakukan pada penelitian ini adalah variasi pH yaitu 4, 5, 6 dan variasi kadar ragi yaitu 6% (b/v), 8% (b/v), 10% (b/v) dari volum starter. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah kadar etanol yang dihasilkan pada variasi pH dan kadar ragi. Instrumen yang digunakan untuk analisis kadar etanol adalah kromatografi gas.

Hasil uji kualitatif menunjukkan bahwa pati umbi suweg mengandung amilum dan karbohidrat golongan monosakarida yang merupakan gula pereduksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar etanol optimum diperoleh pada saat pH media 5 dengan kadar ragi 8% (b/v) yaitu sebesar 3,26645 % (v/v).

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh waktu fermentasi (12 hari,15 hari, 18 hari) dan dosis ragi (5g, 8g, 11g) terhadap kadar alkohol sari umbi ganyong.

Selain itu dari hasil pra penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa banyaknya dosis ragi dan waktu fermentasi pada fermentasi sari umbi ketela pohon mempengaruhi Kadar

Dari prapenelitian yang dilakukan oleh peneliti yaitu tentang pengaruh lama fermentasi dan dosis ragi terhadap kadar alkohol hasil fermentasi sari umbi ketela pohon

Penyusunan skripsi dengan judul “Pengaruh Waktu Fermentasi dan Dosis Ragi terhadap Kadar Alkohol pada Fermentasi Sari Umbi Ketela Pohon ( Manihot utilissima,

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pH optimum pada fermentasi serbuk ubi jalar untuk menghasilkan etanol adalah pH 4, karena kadar etanol yang dihasilkan paling banyak.

Pada penelitian ini, kadar etanol tertinggi dari bengkuang yang difermentasi dengan berat ragi 6 gr dan dengan lama fermentasi 5 hari didapat sebesar 22 %.. Kata kunci :

Kadar etanol yang dihasilkan dari fermentasi glukosa ini hanya berkisar 12% -15% Karena pada kadar yang lebih tinggi sel ragi tidak dapat hidup3. Kadar etanol yang lebih

Penyusunan skripsi dengan judul “Pengaruh Waktu Fermentasi dan Dosis Ragi Terhadap Kadar Alkohol Pada Fermentasi Ampas Umbi Gembili (Dioscorea aculeata. L)” ini dimaksudkan