• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
41
0
0

Teks penuh

(1)

INITIATION À LA

LINGUISTIQUE

Kode : PRC 201

SKS : 2 / teori

(2)

Deskripsi mata kuliah

Mata kuliah wajib tempuh ini berbobot 2 sks, memperkenalkan tentang pengertian linguistik, hakekat bahasa, fungsi bahasa, sejarah perkembangan linguistik, bidang cakupannya serta pengertian dasar tentang menganalisis bahasa yang di

dalamnya memuat tentang Pragmatik, Semantik, Sintaksis, Morfologi, Leksikon dan Fonologi.

Materi kuliah meliputi kajian tentang pengertian linguistik, beberapa konsep tentang bahasa, dikotomi dari Saussure,

fungsi bahasa, tokoh-tokoh linguistik abad 20, aliran-aliran linguistik dan bidang cakupan serta berbagai kajian linguistik. Kegiatan pembelajaran berupa tatap muka, diskusi dan

(3)

Kompetensi mata kuliah

Mata kuliah ini bertujuan membekali mahasiswa

dengan pengetahuan umum mengenai linguistik,

gambaran umum tentang bahasa, bentuk, makna

serta fungsinya. Juga kajian yang berkaitan

(4)

PENILAIAN

KOMPONEN BOBOT

-

kehadiran dan partisipasi 10 %

- diskusi/ kuis/ tugas 20 %

- ujian tengah semester 35 %

- ujian akhir semester 35 %

(5)

ISTILAH LINGUISTIK

Kata ‘linguistik’ --- dari kata Latin

lingua

berarti ‘bahasa’.

Kata yang serupa dg

lingua

dalam bhs. Prancis, yaitu

langue

dan

langage ,

dan

dalam bhs. Itali

lingua

. Sedangkan dlm

bhs. Inggris,

language

(dari bhs. Prancis).

Istilah

linguistics

dlm bhs. Inggris berkaitan dengan

language.

(6)

Tujuan dan manfaat mempelajari

linguistik

.

Linguistik dipelajari dengan pelbagai maksud dan

tujuan.

- Linguistik itu dipelajri demi ilmu itu sendiri

Linguistik dipelajari sebagai dasar bagi ilmu-ilmu

lain seperti kesusastraan, filologi, pengajaran

bahasa, penerjemahan dsb. Dengan mempelajari

linguistik, orang lebih mudah memahami liku-liku

bahasa yang merupakan materi dari ilmu-ilmu

(7)

Manfaat langsung diperoleh oleh mereka yang akan

memperdalam ilmu yang berkaitan dengan bahasa.

- untk memperdalam kesusastraan

- untk memperdalam filologi – memahami teks-teks tulis.

Bagi mahasiswa yg mengikuti kuliah linguistik, akan mem

peroleh manfaat bila tujuan akhirnya untuk belajar bahasa.

Bagi guru bahasa, dengan memahami sifat-sifat dan

(8)

Apa itu bahasa ?

Language is a system of arbitrary conventio nalized

vocal, written, or gestural symbols that enable

members of a given community to communicate

intelligibly with one another (Brown, 2000: 5).

Bahasa adalah sistem tanda bunyi yang disepakati

unt dipergunakan oleh para anggota kelompok

masyarakat tertentu dalam bekerja sama,

(9)

.

Bahasa adalah sebuah sistem : - sistematis

- sistemis

.

Bahasa adalah sistem tanda

. Bahasa adlah sistem tanda bunyi

. Bahasa digunakan berdasarkan kesepakatan

. Bahasa bersifat produktif

. Bahasa bersifat unik

. Bahasa juga bersifat universal

. Bahasa mempunyai variasi-variasi karena dipakai oleh

kelompok manusia

(10)

Dikotomi pandangan Saussure

Telaah Diakronis dan Sinkronis

Langue dan parole

Signifiant dan signifié

Hubungan Sintagmatik dan hubungan

(11)

Telaah Diakronis dan telaah Sinkronis

Telaah Diakronis, merupakan upaya untuk mempelajari

bahasa dari waktu ke waktu .

Telaah Sinkronis, merupakan upaya mempelajari

bahasa pada satu waktu tertentu.

(12)

Langue

dan

Parole

-

Langue

adalah keseluruhan sistem tanda (

signe

)

yang merupakan produk dan konvensi masyara- kat

dan berfungsi sebagai alat komunikasi anta- ra para

anggotanya, sifatnya abstrak.

-

Parole

adalah pemakaian

langue

oleh tiap-tiap

anggota masyarakat bahasa; sifatnya konkret karena

parole

tidak lain merupakan realitas fisis yang

berbeda dari satu orang ke orang lain.

(13)

Signifiant

dan

Signifié

- Tanda bahasa menyatukan suatu konsep dengan citra

bunyi . Citra bunyi adalah kesan psikologis yang timbul

dalam pikiran kita. Citra bunyi inilah yang disebut

dengan

signifiant

.

Signifié

adalah kesan makna yang ada dalam pikiran

kita.

(14)

Hubungan Sintagmatik dan Paradigmatik

Hubungan sintagmatik adalah hubungan antara

unsur-unsur yg terdapat dlm suatu tuturan. Unsur-unsur-unsur ini

tersusun secara berurutan sehingga bersifat linear.

Hubungan sintagmatik ini terdapat dlm tataran fonologi,

morfologi dan sintaksis.

Hubungan paradigmatik adalah hubungan di antara

(15)

FUNGSI BAHASA

Pengertian fungsi → cara orang menggunakan

bahasanya. Orang melakukan sesuatu dengan bahasa nya,

dg cara bertutur, menulis, mendengarkan dan membaca.

Fugsi sosial → sebagai makhluk sosial senantiasa

berhubungan dg orang lain → membutuhkan alat unt

berinteraksi → bahasa sbagai alat penghubung antar

manusia di dalam masyarakat

Fungsi kultural → sebagai sarana menyampaikan

kebudayaan dari generasi ke generasi. Bahasa sebagai

bagian dari budaya sekaligus sebagai alat menyimpan dan

mewariskan ke generasi mendatang . Sarana mewariskan

Ilmu Pengetahuan → guru mengajar, ilmuwan

(16)

Malinowski (antropolog) → bahasa berfungsi

pragmatik atau praktis dan ritual atau magis, yang

berkaitan dg keagamaan dalam satu budaya.

Karl Buhler → fungsi bahasa scr perseorangan, atas

org I, org II, org III. Fungsi ekspresif, pema kaian

bahasa mengarah pd diri sendiri; fungsi konatif ,

pemakaian yg mengarah pd lawan bica ra ; dan

fungsi representasional yg mengarah pd kenyataan

lain di luar pembicara dan lawan bicara

(17)

-

Roman Jakobson menambahkan 3 fungsi lain.

Fungsi poetik yg mengarah pada pesannya; fungsi

transaksional yg

mengarah pd sasaran nya ; dan

fungsi metalinguistik yg mengarah pada kodenya.

Halliday mengemukakan 7 fungsi bahasa.

1.

Fungsi instrumental → bhs menghasilkan kondisi

tertentu dan menyebabkan terjadinya

peristiwa-peristiwa tertentu. Tindak komunikasi imperatif.

Ex. - Cepat pergi !

(18)

2. Fungsi regulasi → bahasa sbg pengawas, pengendali

atau pengatur peristiwa / orang lain

- Kalau kamu mencuri maka kamu pasti dihukum.

- Kalau Anda tekun belajar maka Anda akan lulus

dengan baik.

3. Fungsi pemerian/ representasi → bhs unt mem buat

pertanyaan-pertanyaan atau menyampaikan fakta yg

sebenarnya yg dilihat atau dialami.

- Gula manis

(19)

4. Fungsi interaksi → bhs unt menjamin dan

memantapkan keberlangsungan komunikasi dan

menjalin interaksi sosial.

- Penyapa mestinya menyapa dg sapaan yg tepat dan

hormat.

- Penutur hrs mempertimbangkan mitra tutur dan adat

istiadat serta budaya lokal.

5. Fungsi perorangan → memberi kesempatan kpd

pembicara unt mengekspresikan perasaan, emosi serta

reaksi-reaksi yg mendalam.

(20)
(21)

6. Fungsi heuristik → penggunaan bhs unt

memperoleh pengetahuan, dilakukan dengan

mengajukan pertanyaan. Anak -anak bertanya dg

‘apa’ , ‘mengapa’ dan ‘bagaimana’.

- Apa itu matahari ?

- Mengapa ada matahari ?

(22)

TEORI DAN ALIRAN LINGUISTIK

Penggunaan istilah teori dan aliran linguistik ,

teori linguistik, mengacu pada seperangkat

hipotesis yang menggunakan landasan filosofis

tertentu yang dipakai sebagai pegangan dalam

mengkaji, membahas dan menganalisis

fenomena bahasa.

aliran linguistik mengacu pada suatu paham

(23)

NAMA TEORI NAMA ALIRAN

Teori tradisional - Aliran Tradisional - Aliran Stoa

Teori Struktural - aliran struktural (strukturalisme)

- strukturalisme Amerika (Bloom

fieldians)

- Saussurians (aliran jenewa) - Firthians (aliran London) - aliran praha

Teori transformasi - aliran transformasi - Chomskians

- aliran Mentalisme

(24)

ALIRAN TRADISIONAL

-

Landasan pemikiran : pola pemikiran secara filosofis - Pelopor : Plato – Aristoteles

- Tokoh : C.A. Mees, Van Ophuysen, St. Takdir Alisyahbana, dll.

- Hakikat bahasa : mencampuradukkan antaraa bahasa (dlm arti yang sebe narnya ) dengan tulisan ( perwujudan bahasa dengan lambang grafis).

Kriteria kegramatikalan: didasarkan pada norma secara ketat dan taat asas.

Setiap pelanggaran kaidah dianggap sebagai kesalahan berbahasa.

Level gramatikal : belum rapi terdiri atas huruf , kata dan kalimat.Proses berbahasa : merupakan proses berpikir.

Cara memperoleh bahasa : dengan menghafal definisi kemudian dihafalkan

contoh-contohnya.

Kedudukan kaidah : tata bahasa yang dipakai disebut tata bahasa preskrip tif

(berdasarkan benar-salah) dan normatif ( berdasar norma yg berlaku).

Objek analisis: masalah tata bahasa didominasi masalah jenis kata dan

(25)

ALIRAN STRUKTURAL

Landasan pemikiran : behavioristik → jiwa sesorang dan hakekat sesuatu hanya dapat dideteksi lewat tingkah laku dan perwujudan lahiriah yang tampak.

Pelopor : Ferdinand de Saussure

Tokoh : L. Bloomfield, Nida, E. Sapir, R. Jacobson dll

Hakekat bahasa : bahasa sebagai sistem tanda (sé dan sa) yang arbitrer dan konvensional, berupa ujaran, merupakan faktor

kebiasaan (habit) dan merupakan deretan sintakmatik dan paradigmatik.

Kriteria kegramatikalan : berdasarkan keumuman, bentuk yang salah dan tdk sesuai dg kaidah tata bahasa dapat dinyatakan gramatikal asalkan sudah lazim.

Level gramatikal : ditegakkan secara rapi ,terdiri atas morfem, kata, frase, klausa dan kalimat.

(26)

Cara memperoleh bahasa : dilakukan dengan menggunakan metode drill

and practice, bentuk latihan yang terus menerus dan berulang-ulang, sehingga membentuk suatu kebiasaan.

Metode pembelajaran bahasa : teori struktural melahirkan metode lang

sung dengan pendekatan oral. Juga dengan metode drill and practice, latihan terus menerus dan berulang-ulang shg membentuk kebiasaan.

Objek Analisis : bertolak dari kata atau bidang morfologi tanpa menga

baikan bidang sintaksis dan fonologi.

Kedudukan kaidah : kegramatikalan berdasarkan keumumman sehingga

bentuk-bentuk ang secara kaidah sebenarnya betul akan tetapi belum umum, maka bentuk tersebut dinyatakan tidak gramatikal.

(27)

ALIRAN TRANSFORMASI

Landasan pemikiran : berlandaskan paham mentalistik, berbahasa merupakan proses kejiwaan / mental, erat kaitannya dengan

psikolingguistik.

Pelopor : A. N. Chomsky

- Hakikat bahasa: bahasa merupakan warisan keturunan (innate) , bersifat kreatif, terdiri atas lapis dalam dan lapis permukaan dan terdiri atas unsur competent dan performance .

Kriteria kegramatikalan: kegramatikalan berdasarkan kaidah secara kreatif. Walaupun suatu bentuk bahasa belum umum asal

pembentukannya sesuai dengan kaidah yg berlaku, tidak ada halangan untuk diakui sebagai bentuk yg gramatikal.

Level gramatikal : terdiri atas morfem, kata, frase dan kalimat, eksistensi klausa tidak diakui.

(28)

-

cara memperoleh bahasa dilakukan secara alami dengan

modal

innate

. Walaupun dilatih dengan metode drill

and practice, siapapun tidak akan bisa berbicara jika

tidak memiliki

innate

dan LAD (

language aquisition

device)

-

Metode pembelajaran dilakukan dengan

mengembangkan kemampuan linguistik (

linguistic

competence

) dan per formansi linguistik (

linguistic

performance

) .

(29)

ALIRAN TAGMEMIK

Landasan Pemikiran : aliran ini bertolak dari wawasan

kesemestaan bahasa: adanya kesamaan prinsip pada semua bahasa yang ada di dunia.

Hakekat bahasa: mengakui kebenaran berbagai aliran pada aspek-aspek tertentu dan mendudukkannya secara proporsional. Dari aliran tradisional --- analisis fungsi-fungsi kalimat

aliran struktural --- analisis kategori-kategori gramatikal case grammar ---- analisis peran

relasionalisme ---- hub antarbagian di dalam struktur

Kriteria kegramatikalan , memenuhi ciri slot, klas, peran dan kohesi.

(30)

Proses berbahasa merupakan proses komunikasi

kontekstual.

Cara memperoleh bahasa dengan gabungan dari innate

dimatangkan dengan latihan-latihan

Metode pembelajaran , aliran ini menggunakan dua

pendekatan sekaligus, yaitu pendekatan komunikatif

dan kontekstual

Objek analisis, analisis bertolak dari tataran wacana . Me

nempatkan klausa sebagai struktur gramatik yang

istimewa.

(31)

FONETIK DAN FONOLOGI

Bahasa lisan yang menjadi objek kajian utama linguistik

merupakan rangkaian bunyi yang diujarkan oleh penutur. Mitra

tutur mampu memahami bunyi bahasa yang diujarkan oleh penutur melalui pendengarannya.

Ujud fisik bahasa pada dasarnya adalah ciri-ciri fisik bahasa yang dilisankan atau diujarkan.

Baik fonetik maupun fonologi berkenaan dengan satuan terkecil bahasa , yaitu bunyi.

Fonetik berkenaan dg proses pembunyian, realisasi, dan

penangkapan melalui indra pendengaran, tanpa memperhatikan fungsinya.

Fonologi berkenaan dg fungsi bunyi-bunyi bahasa sebagai satuan bahasa yang memiliki fungsi pembeda (distingtif). Fonologi

(32)

Aspek fisik bahasa mencakup tiga aspek. Pertama, bagaimana bunyi

bahasa dihasilkan oleh alat bicara. Kedua , bagaimana ciri-ciri bunyi bahasa yang diujarkan. Ketiga , bagaimana bunyi bahasa itu dipahami melalui indra pendengaran.

Aspek pertama disebut aspek produksi bunyi bahasa. Aspek kedua disebut

aspek akustis bunyi bahasa. Aspek ketiga disebut aspek persepsi bunyi bahasa.

Sesuai dengan aspek-aspek fisik yang terlibat dalam bahasa, fonetik dapat

dikelompokkan menjadi tiga, yaitu fonetik artikula- toris , fonetik akustik dan fonetik auditoris.

Fonetik artikulatoris , merupakan fonetik yang mempelajari masalah

anatomis dan fisiologis berkenaan alat bicara untuk memproduksi bahasa.

Fonetik yang mempelajari masalah sifat atau ciri bahasa sebagai

gelombang bunyi yang disalurkan melalui udara disebut fonetik akustik.

Fonetik yang mempelajari bagaimana alat pendengaran menang- kap

(33)

PRODUKSI BUNYI BAHASA

Bagaimana dan dari mana bunyi bahasa dihasilkan ?

Unt menghasilkan bunyi bahas yg benar diperlukan , 1) alat bicara yang normal, 2) ketrampilan dan kemampuan organ alat bicara dalam produksi melakukan artikulasi, 3) kemampuan mengatur pernapasan unt mengalirkan udara ke rongga tenggorokan, mulut dan hidung.

- Proses produksi bahasa dalam fonetik artikulatoris melibatkan empat proses, yaitu 1) ‘proses pembunyian’ , 2) ‘proses aliran udara’ , 3) ‘proses artikulasi’ , 4) proses oronasal.

ALAT BICARA → alat bicara merupakan perangkat anggota tubuh manusia yang berfungsi sebagai sumber bunyi. Sumber bunyi yang ada dalam tubuh manusia dapat dipilah menjadi 3 bagian, yaitu bagian rongga mulut disebut artikulator , bagian

(34)

Artikulator atau alat ucap yang terdapat di dalam rongga mulut berfungsi

sebagai pengatur artikulasi dan volume rongga mulut.

Pengaturan volume ruang diperlukan untuk menghasilkan bunyi yang

diinginkan.

Artikulator dikelompokkan menjadi dua, yaitu artikulator aktif dan

artikulator pasif.

Artikulator aktif adalah alat ucap yg secara aktif bergerak membentuk

hambatan aliran udara. Yang termasuk di dalamnya yaitu bibir bawah dan lidah.

Artikulator pasif adalah alat ucap yang diam (tidak aktif bergerak), dan

berfungsi sebagai daerah artikulasi , yaitu lokasi tempat artikulator aktif menghambat atau menutup aliran udara. Yang termasuk di dalamnya

adalah bibir atas, gigi atas, gusi, langit-langit keras dan langit-langit lunak.

Pada pangkal tenggorok tdpt pita suara yang membentuk celah yang disebut

glotis. Pita suara mengatur lebar sempitnya glotis dan menjadi salah satu sumber bunyi yg bergetar akibat aliran udara dari paru-paru menuju ke

(35)

M O RFO LO G I

Pengertian

Beberapa istilah penting: morfem, kata, morf,

alomorf, jenis morfem dan proses morfologis.

Jenis morfem

- berdasarkan banyaknya alomorf

- menurut kemungkinannya berdiri sbg kata

- menurut jenis morfem yg menyusunnya

- menurut hub formal bagian-bagian morfem

- berdasarkan jumlah fonem yg memben

tuknya

(36)

Morfem dapat dikenal karena kemunculannya yang berulang

membuat buat

membeku beku membusuk busuk membaik baik membesar besar membengkak bengkak

Dari data tsb muncul kesimpulan bahwa / m ә m /

merupakan satu morfem , karena muncul 6 kali dengan makna yg sama.

Sebelum mempertimbangkan data lain , kita tidak dpt langsung berkesimpulan sprt di atas. Status morfemis bentuk / m ә m / dianggap sebagai morf.

(37)

/ m ə / merawat/ m ə m / membawa/ m ə n / mencari/ m ə ñ / menganga/ m ə η / menyanyi

Dari data di atas diperoleh bentuk / m ə /, / m ə m /, / m ə n /, / m ə ñ /

dan / m ə η / yg berfungsi sama, bermakna sama dan berkemiripan bentuk .

Dengan menghubungkan morf / m ə m / di atas dg keempat bentuk morf yang lain , barulah dapat disimpulkan bahwa kelima morf tersebut

membentuk satu kesatuan , yakni morfem {m e}.

(38)

Proses m orfologis

Pengimbuhan atau afiksasiPengulangan atau reduplikasi

Penambahan atau perubahan internPemajemukan atau komposisi

Proses yang mngubah bentuk kata

- infleksi --- perubahan morfemis dg mempertahankan identitas leksikal

dr kata yg bersangkutan. Ex. bhs. Inggris , friend dan friends,

dlm bhs. Prancis ?

- derivasi ---- perubahan morfemis yg menghasilkan kata dg identitas

morfemis yg lain. Ex. dlm bhs .Inggris, to befriend (v)

(39)

BEBERAPA KATEGORI MAKNA GRAMATIKAL

1. Jumlah : membedakan kategori tunggal dan jamak

2. Jenis : afiks pd kt benda atau sifat menunjukkan kategori maskulin atau feminin

3. Milik : beberapa bhs menggunakan afiks

4. Kala : wktu terjadinya suatu perbuatan – skarang, blm lama lampau, lampau, akan dtang – dinyatakan dg afiks (dlm bbrapa bhs.).

5. Aspek : bertalian dg macam perbuatan tanpa mempersoalkan

tempatnya dlm waktu. Dikenal kategori makna kontinuatif, progresif (tngah berlagsung), inseptif (baru mulai), sesatif (sudah usai) dan

repetitif (berulang-ulang).

6. Diatesis: menggambarkan pelaku dan perbuatan, dikenal diatesis aktif, pasif, refleksif , resiprok dan transitif.

7. Orang

8. Modus: suasana psikologis suatu perbuatan yg ditafsirkan pembicra. Modus indikatif (sikap objektif), optatif (harapan), interogatif ,

(40)

SINTAKSIS

* Pengertian

Menelaah struktur satuan bhs yang lebih besar dr kata, mulai dr frasa hingga kalimat.

Struktur = urutan kata. Sebagian besar makna suatu frasa

bergantung pada urutan kata pembentuknya. Contoh dlm BI dan dlm BP ( un homme grand : un grand homme ).

Namun terkadang perubahan urutan tdk berpengaruh pada makna, ( lihat contoh).

* Gramatikal dan tidak gramatikal

Setiap kalimat merupakan rangkaian kata, tetapi tidak semua rangkaian kata adalah kalimat. Rangkaian kata yang mengikuti kaidah sintaksis disebut gramatikal, yang tidak memenuhi kaidah sintaksis disebut tidak gramatikal. (lihat contoh)

* Tafsir Ganda → ketaksaan struktural , yang timbul karena perbedaan struktur , berbeda dengan ketaksaan leksikal .

(41)

Referensi

Dokumen terkait

Materi perkuliahan mencakup hakikat dan fungsi statistik, jenis dan penyajian data, distribusi frekuensi, grafik, ukuran tendensi sentral, ukuran variabilitas, kurve

Sains kila tinjau sesuai hakilratnya yang merupakan kumpulan pengetahuan, cara berpikir dan cara penyelidikan, maka hakikat tersebut sangatlah pas (sesuai) dengan lima

Reduksi data merupakan data merupakan aspek aspek penting, penting , bentuk bentuk analisis analisis untuk untuk mempertajam mempertajam memilah. memilah, , menetapkan

“ Secara konvensional mencakup penguasaan dunia fisik dan biologis, tetapi secara luas juga meliputi teknologi sosial, terutama teknologi sosial pembangunan sehingga teknologi

berkembang pengorganisasian seluruh aspek bahasa bermuara pada pragmatik sehingga pembelajaran bahasa banyak menggunakan pendekatan percakapan interaktif dengan

 Struktur formal adalah struktur resmi organisasi yang menggambarkan fungsi yang diharapkan dalam organisasi..  Struktur informal atau

Perkembangan fisik Khusus Cabor Faktor Teknik Faktor Taktik Dv Faktor Taktik Aspek Psikologis Faktor Kesehatan

Materi perkuliahan mencakup pengertian dan teori komunikasi, hubungan antara komunikasi dengan kinerja, aliran informasi, media komunikasi, teknologi komunikasi, aspek