Slide MAN 107 Slide 06

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

H U K U M B I S N I S

S E M E S T E R G A S A L 2 0 1 6

(2)

HAK CIPTA: OTOMATIS ATAU AKTIF?

Pendaftaran ciptaan bukan suatu keharusan bagi

pencipta atau pemegang hak cipta.

Timbulnya perlindungan dimulai sejak ciptaan itu

ada (otomatis) atau terwujud dan bukan karena pendaftaran

Apabila didaftarkan (aktif), surat pendaftaran

ciptaan dapat dijadikan alat bukti awal di

(3)

FAIR USE /FAIR DEALING

Pengecualian hak cipta ; memungkinkan

perbanyakan ciptaan tanpa dianggap

melanggar hak cipta

Misal: pemakaian ciptaan dengan

mencantumkan sumber secara jelas dan

untuk kegiatan non-komersial;

(4)

PATEN

UU no. 14 tahun 2001 (ps. 1 ay. 1) tentang paten, yaitu “hak eksklusif dari negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, yang untuk selama waktu tertentu melaksanakan

sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk

(5)

SIFAT PATEN

Pemberian hak eksklusif tidak dapat

dianggap hak monopoli

Paten diikuti berbagai hak-hak yang

melekat pada paten itu

Teritorial

Terdapat pembagian kewenangan:

Pengadilan Umum mengurus pelanggaran

paten, Pengadilan Niaga mengurus

(6)

SUBYEK YANG DAPAT DIPATENKAN

Proses

Mencakup algoritma, metode bisnis, perangkat lunak,

teknik medis dll.

Mesin

Mencakup alat dan aparat

Barang yang diproduksi & digunakan

Mencakup perangkat mekanik, perangkat elektronik,

(7)

MEREK

UU no. 15 tahun 2001

Adalah tanda berupa gambar, nama, kata, huruf, angka-angka, susunan atau kombinasi dari unsur-unsur tersebut yang memiliki daya pembeda dan digunakan dalam kegiatan

perdagangan barang dan jasa

(8)

“SIAPA CEPAT, DIA DAPAT”

Azas konstitutif di Indonesia, yaitu pemegang Hak

Merek adalah yang mendaftarkan untuk

pertamakalinya (first to file) di Direktorat Jenderal HaKI. Ini menggantikan azas first to use.

(9)

PASAL 90 UU MEREK

Pelanggaran atas Hak Merek terdaftar

yang sama pada keseluruhannya dipidana

penjara paling lama 5 (lima) tahun atau

(10)

1.000.000.000,-KASUS HAK MEREK

ENERJOSS

MENJOTOS

EXTRAJOSS

Enerjoss

Extrajoss

PT. Sayap Mas Utama vs PT. Bintang Toejoe

Pokok Perkara :

- Penggunaan kata “jos” pada merek Enerjoss jo.

Pasal 6 ayat (1) UU Merek

- Pengadilan Niaga Memenangkan Extrajoss.

- Terhadap Putusan Pengadilan Niaga, Enerjoss

Melakukan Kasasi ke MA dan MA memutuskan:

a. Extrajoss wajib membayar biaya perkara Rp. 5 jt;

b. Enerjoss berhak menggunakan nama

pemegang Sertifikat Merek Enerjoss sejak Juli

2000

(11)

KASUS HAK MEREK

AQUA

MENGHANTAM

PESAING

Aqua diproduksi oleh

PT. Aqua Golden Missisipi, Tbk. Daftar Pesaing:

-Aquaria,

-Club Aqua, dan

-beberapa Merek yang memiliki kemiripan atau

menggunakan kata Aqua atau “qua-qua”

(12)

DESAIN INDUSTRI

Kategori Desain Industri

Definisi Hak Eksklusif atas Kreatifitas Berupa Konfigurasi, Komposisi, Warna Garis, dan

Gabingan yang Berbentuk Tiga atau Dua Dimensi yang dapat Dihasilkan suatu Produk, Barang, Komoditas Industri atau

Kerajinan Tangan.

Wujud Hak Ekonomi & Moral

Sumber Karya Kreatifitas Berdimensi

Masa Berlaku 10 th untuk Sejak Tanggal Penerimaan Sertifikat, Didaftarkan dan Diumumkan

pada Berita Resmi Desain Industri.

(13)

KASUS DESAIN INDUSTRI

JURUS HONDA MENEKUK GARUDA

Honda vs Garuda

Honda Giken Kabushiki Kaisa vs. Pt. Anglo sama Permata Motor

Garuda Mendesain Lampu Depan dengan Bidang Segitiga

yang Dicirikan dengan Lubang Vertikal, Lampu Belakang dan Bagian samping pada Knlapot yang berupa Variasi Segitiga (Sertifikat Desain Industri Tahun 2003) = Desain Industri Honda (Sertifikat Desain Industri Tahun 2003);

Pengadilan Niaga – Surabaya dikuatkan dengan putusan

MA menjatuhkan Vonis: Desain kendaraan Roda 2 (dua) garuda untuk Membredel Desainnya.

(14)

DISKUSI

1.

Apa yang dapat dilakukan pemerintah

dalam rangka menanggulangi

pembajakan Hak Cipta?

2.

Apa sajakah kerugian – kerugian yang

(15)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...