• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Kasus Mola Hidatidosa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Kasus Mola Hidatidosa"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

Bagian Ilmu Obstetri dan

Bagian Ilmu Obstetri dan GinekologiGinekologi F

Faakkuullttaas s KKeeddookktteerraann LLaappoorraan n KKaassuuss Universitas Mulawarman Universitas Mulawarman MOLA HIDAIDO!A MOLA HIDAIDO!A oleh: oleh:

Anti Mangi Mangampa Anti Mangi Mangampa

"#$""$%"&$ "#$""$%"&$ Pembimbing: Pembimbing:

dr' (ovia Fransiska (go) !p' OG dr' (ovia Fransiska (go) !p' OG

Dibawakan Dalam *angka ugas Kepaniteraan Klinik  Dibawakan Dalam *angka ugas Kepaniteraan Klinik 

+ada Laboratorium Obstetri dan

+ada Laboratorium Obstetri dan GinekologiGinekologi Fakultas Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Mulawarman Universitas Mulawarman ,"$% ,"$% BAB $ BAB $ +-(DAHULUA( +-(DAHULUA(

Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal yang sebagian atau seluruh Mola hidatidosa adalah kehamilan abnormal yang sebagian atau seluruh vil

vili i korkorialiialisnysnya a menmengalgalami ami degdegeneenerasi rasi berberupa upa gelgelembembung ung yanyang g menmenyeyeruparupaii anggur. Frekuensi mola hidatidosa umumnya di wanita Asia lebih tinggi (1 per  anggur. Frekuensi mola hidatidosa umumnya di wanita Asia lebih tinggi (1 per  12

120 0 kekehahamimilanlan  dadariripapada da wawaninita ta di di nenegagara ra !a!ararat t (1 (1 peper r 2.2.00000 0 kekehahamimilalann ("adi#anto$ 200%& 'yaii$ Aprianti$ )

("adi#anto$ 200%& 'yaii$ Aprianti$ ) "ard#oeno$ 200*& Mans#oer$ +riy"ard#oeno$ 200*& Mans#oer$ +riyanti$ 'avitri$anti$ 'avitri$ ,a

,ardhani$ ) rdhani$ ) 'etiowulan$ 2000.'etiowulan$ 2000. -i

-i ndondonesia$ mola nesia$ mola hidathidatidosa dianggap sebagai penyakit yang idosa dianggap sebagai penyakit yang pentipentingng dengan insiden yang tinggi (data /' dindonesia$ 1 per 0 persalinan$ aktor  dengan insiden yang tinggi (data /' dindonesia$ 1 per 0 persalinan$ aktor  risiko banyak$ penyebaran merata serta sebagian besar data masih berupa

(2)

based . 'oe#oenoes dkk (1%* melaporkan 1 : 3 kehamilan& /' -r. 4ipto Mangunkusomo 5akarta 1 : 61 persalinan dan 1 : % kehamilan & 7uat A. 'iregar  (Medan tahun 1%2 : 1181* per 1000 kehamilan& 'oetomo ('urabaya 1:0  persalinan& -#amhoe Martaadisoebrata (!andung& %812 per 1000 kehamilan.

!iasanya di#umpai lebih seringpada umur reprodukti (183 tahun dan multipara. 5adi dengan meningkatnya paritas kemungkinan menderita mola akan lebih besar. Faktor risiko mola hidatidosa terdapat pada usia kurang dari 20 tahun dan di atas 63 tahun$ gi9i buruk$ riwayat obstetri$ etnis dan genetik. ('yaii$ Aprianti$ ) "ard#oeno$ 200*& Fitriani$ 200%.

leh karena itu$ perlu untuk memiliki pengetahuan dan kemampuan mengarahkan pemeriksaan yang diperlukan demi penegakan mola hidatidosa lebih dini.

BAB ,

LA+O*A( KA!U!

Anamnesis dan pemeriksaan isik dilakukan pada hari 'elasa$ 1 April 2013 pukul 26.3 wita di /uang ;< Mawar /'=- A,. '#ahranie 'amarinda. Anamnesis

dentitas pasien:

 >ama : >y. PA

=mur : 26 tahun

Agama : slam

Pendidikan : 'M<  

Peker#aan : 'wasta

'uku : 5awa

Alamat : 5l. +aruna /+. 2 7oa -uri Masuk /umah 'akit : 1 April 2013

dentitas suami:  >ama : +n. " =mur : 2% tahun Agama : slam Pendidikan : -6 Peker#aan : 'wasta

(3)

'uku : 5awa

Alamat : 5l. +aruna /+. 2 7oa -uri Kelu.an Utama

<eluar darah dari #alan lahir  *iwa/at +en/akit !ekarang

Pasien datang dengan keluhan keluar darah dari #alan lahir se#ak 12 #am 'M/'. -arah berwarna merah segar tidak disertai gumpalan8gumpalan$ dan tidak  disertai keluarnya gelembung8gelembung berwarna putih. <eluhan disertai nyeri  perut bagian bawah. 'elama sekitar 12 #am pasien menggunakan  pembalut. Pasien mengalami mual tetapi tidak mengganggu aktivitas sehari8hari. 'ebelumnya pasien berobat ke bidan di dekat rumahnya kemudian bidan menyarankan agar ke /umah 'akit. Pasien mengaku selama hamil ini telah  kali kontrol kehamilan dan melakukan pemeriksaan ='?. Pada 2 kali pemeriksaan ='? terakhir$ yaitu 1 hari 'M/' dokter 'p. ? mengatakan bahwa pasien mengalami hamil anggur.

*iwa/at +en/akit Da.ulu

Pasien menyangkal riwayat penyakit asma$ #antung$ tekanan darah tinggi dan tidak pernah dirawat di rumah sakit sebelumnya

*iwa/at +en/akit Keluarga

+idak ditemukan riwayat penyakit dalam keluarga *iwa/at Haid

8 Menar@he usia 1 tahun 8 7ama haid 6 hari

8 "ari Pertama "aid +erakhir : 1080182013 8 +aksiran Persalinan : 181082013

*iwa/at +erkawinan

Perkawinan pertama$ kawin usia 26 tahun$ lamanya pernikahan dengan suami sekarang adalah  bulan.

*iwa/at Obstetrik   >o +ahun +ahun +empat Partus =mur  <ehamilan 5enis Persalinan Penolong Persalinan 5enis <elamin Anak  !! <eadaan Anak  'ekarang 1 2013 "amil ini

(4)

Kontrasepsi

+idak menggunakan kontrasepsi

+emeriksaan 0isik 

1. !!+! : *% kg$ tinggi badan 1*6 @m 2. <eadaan =mum : !aik  

6. <esadaran : <omposmentis$ ?4' : B;3M* . +anda vital:

+ekanan darah : 1600 mm"g Frekuensi nadi : 0 Cmenit Frekuensi napas : 1* Cmenit

'uhu : 6*.6 D4

3. 'tatus generalis:

<epala : >ormo@hepali

Mata : <on#ungtiva anemis (88$ ikterik (88 +elingahidungtenggorokan : tidak ditemukan kelainan 7eher : Pembesaran <?! (8

+horaC:

• 5antung : '1'2 tunggal$ reguler$ murmur (8$ gallop (8 • Paru : vesikuler$ rhonki (88$ whee9ing (88

Abdomen : hepar: pembesaran (8$ limpa: pembesaran (8 *. Bkstremitas : Atas: akral hangat

!awah: edema tungkai (88$ vari@es (88$ . 'tatus bstetrik:

1. nspeksi:Perut tampak datar$ linea nigra (8$ hiperpigmentasi (8$ striae (8

2. Palpasi : +inggi Fundus =teri (+F= 'etinggi pusat 6. ;+ : tidak dilakukan

+emeriksaan +enun1ang  Laboaratorium

2enis

+emeriksaan (ilai (ormal

$$343$% $4343$% ,$343$% +emeriksaan Dara. Lengkap

"b 11$081*$00 gd7 16$2 11$% "t 683E 63$ !+ 283 6 4+ 3810  7eu 000810.000 G7 1.200 11.00 +r 130.000830.000 G7 631.000 606.000 +emeriksaan Kimia Dara.

(5)

=reum 1080 21 20$ 4reatinin 0$381$3 0$ 0$* "bsAg >/ >/ >/   112 >/ >/   Hormon !eta "4? kuantitati  (m=ml =sia kehamilan (minggu 186 : 3830  : 3823 3 : 20 H 00 * : 1.000 H 3*.000 8 : .*00 H 260.000 % H 12 : 23.000 H   2%0.000 112.%* 6.0% +emeriksaan Urin !ilirubin >egati I1 Britrosit 081lpb 308*0 "emoglobin -arah  >egati I Plano+est I  Rontgen Torax 

$$ April ,"$% 5Laboratorium swasta6 'inus$ diaphragm dan @or normal

Pulmo: @orakan bron@hovaskuler agak ramai$ terutama para@ardial  "ili agak lebar 

 +idak tampak @avitas$ perselubungan atau pun pleural eusion. +idak tampak raktur atau kelainan pada thora@is

<esan : !ronhitis Diagnosis ker1a

?1P0A0 gravid 1681 minggu I mola hidatidosa +enatalaksanaan 7apor 'p. ?$ an#uran : /en@ana <uretase Lembar Observasi 113 1313 1*13 113 ' <eluar darah dari #alan lahir 

Perdarahan (I$ *C ganti  pembalut$ mules (I Perdarahan Flek  (I sudah  berkurang

<eluhan tidak ada$  perdarahan (8

(6)

 4M$ +- : 1600 mm"g$  > : 0 Cmenit$ // : 1* Cmenit$ +: 6*$6 4$ +F= : 'epusat 4M$ +- : 160%0 mm"g$  > : 0 Cmenit$ // : 20 Cmenit$ +: 6*$3 4$ +F= : 'epusat 4M$ +- : 1600 mm"g$  > : 0 Cmenit$ // : 20 Cmenit$ +: 6*$ 4$ 4M$ +- : 100*0 mm"g$ > : *% Cmenit$ // : 1 Cmenit$ A ?1P0A0 gravid 1681 minggu I mola hidatidosa ?1P0A0 gravid 1681 minggu I mola hidatidosa ?1P0A0 gravid 1681 minggu I mola hidatidosa Mola hidatidosa  post kuret mola 

P Pro <uretase Pro <uretase /o. +horaC

Pro <uret hari ini 4eadroCyl 2 C 300 mg Asam Meenamat 6 C 300 mg Pulang Laporan Operasi $& April ,"$% 8 posisi litotomi 8 'ediaan : 20 @@

<erokan : #umlah sekitar 600 ml 5aringan sekitar 100 ml

<uretase

erapi +ost Operasi7 8 -iet "alus

8 4eadroCyl 6 C 1

8 Asam Meenamat 6 C 1

8 -rip ksitosin 2 ampul sd  #am

8 4ek !eta "4? kuantitati post kuretase Hasil +emeriksaan +atologi Anatomi7 $8 April ,"$%

Makroskopis7

-iterima #aringan @okelat kehitaman rapuh 20 @@

Mikroskopis7

'ediaan #aringan terlihat sebagian besar nekrosis dengan area8area perdarahan dengan sel8sel trophoblast nekrotik yang tersebar diuse

(7)

Kesimpulan7

4avum uteri$ kerokan: 'isa trophoblast

$$ Mei ,"$% Kesimpulan7

9avum uteri) kerokan 7 -ndometrits

BAB ,

I(2AUA( +U!AKA

,'$ De0inisi

Mola hidatidosa adalah suatu kehamilan yang berkembang tidak wa#ar di mana tidak ditemukan #anin dan hampir seluruh vili korialis mengalami perubahan  berupa degenerasi hidropik (Mans#oer$ +riyanti$ 'avitri$ ,ardhani$ ) 'etiowulan$ 2000& "adi#anto$ 200%. Mola hidatidosa merupakan salah satu bagian di dalam kategori tumor trooblastik atau yang disebut dengan istilah penyakit trooblastik  gestasional (4rum$ 7ester$ ) 4otran$ 200.

,', -pidemiologi

Mola hidatidosa ter#adi pada sekitar 1 dalam 1000 kehamilan di Amerika 'erikat dan Bropa. Frekuensi mola hidatidosa pada kehamilan yang ter#adi pada awal atau akhir usia subur relati lebih tinggi. Bek paling berat di#umpai pada wanita berusia lebih dari 3 tahun$ dengan rekuensi lesi relative lebih dari 10 kali

(8)

lipat dibandingkan pada usia 20 sampai 0 tahun. <ekambuhan mola hidatidosa di#umpai pada sekitar 1 sampai 2 persen kasus (4uningham ) dkk$ 2003.

nsidensi mola hidatidosa komplet adalah sekitar 181$3 per 2000 kehamilan di Amerika 'erikat dan >egara !arat lainnya. <arena alasan yang tidak diketahui$ insidensi penyakit ini #auh lebih tinggi di >egara Asia. Mola paling sering ter#adi  pada usia sebelum 20 dan setelah 3 tahun$ dan adanya riwayat mola meningkatkan risiko untuk kehamilan berikutnya. Meski pun biasanya ditemukan  pada minggu kehamilan 12 hingga 1 karena gestasi yang Jterlalu besar untuk 

usianyaK$ pemantauan dini kehamilan dengan ultrasonograi telah berhasil menurunkan usia gestasi saat penyakit terdeteksi sehingga diagnosis dapat ditegakkan lebih dini. Pada dua keadaan$ penigkatan kadar h4? dalam darah ibu  bersamaan dengan tidak adanya bagian #anin atau bunyi #antung #anin (4rum$

7ester$ ) 4otran$ 200.

,': -tiologi

Mola ter#adi akibat dari kelainan pembuahan$ pada mola komplet$ sebuah telur kosong dibuahi oleh dua spermato9oa (atau satu sperma diploid$ menghasilkan kariotip diploid$ sedangkan pada mola parsial sebuah telur normal dibuahi oleh dua spermato9oa (atau satu spermato9oa diploid sehingga terbentuk  kariotipe triploid (4rum$ 7ester$ ) 4otran$ 200. <ondisi yang menyebabkan ter#adinya mola hidatidosa ini dapat dilakukan dengan analisis ->A (>gan ) dkk$ 2012.

!anyak aktor yang dapat mempengaruhi ter#adinya mola hidatidosaantara lain (Fitriani$ 200%:

• Faktor ovum: ovum sudah patologik sehingga mati$ tetapi terlambat

dikeluar8kan.

• =mur di bawah 20 tahun dan di atas 0 tahun. • munoselekti dari trooblas.

• <eadaan sosioekonomi yang rendah dan deisiensi gi9i& mola hidatidosa

 banyak ditemukan pada mereka dengan status ekonomi yang rendah serta diet rendah protein.

• Paritas tinggi.

• neksi virus dan aktor kromosom yang belum #elas.

(9)

?ambaran klinis sebagaian besar kehamilan mola telah banyak berubah dalam 20 tahun terakhir karena penggunaan ultrasonograi transvagina dan h4? serum kuantitati menyebabkan diagnosis ditegakkan lebih dini. +anda8tanda klinis yang dapat ter#adi antara lain (4uningham ) dkk$ 2003:

a. Perdarahan

Perdarahan uterus hamper universal dan dapat bervariasi dari  ber@ak sampai perdarahan berat. Perdarahan mungkin ter#adi sesaat sebelum abortus atau$ yang lebih sering$ ter#adi se@ara intermiten selama  beberapa minggu bahkan bulan. <adang8kadang ter#adi perdarahan yang tertutup di dalam uterus. Anemia deisiensi besi sering di#umpai dan kadang8kadang terdapat eritropoiesis megaloblastik$ mungkin akibat kurangnya asupan gi9i karena mual dan muntah disertai menungkatnya kebutuhan olat trooblas yang @epat berprolierasi.

 b. =kuran =terus

=terus sering membesar lebih @epat dari pada biasanya. =terus mungkin sulit diidentiikasi se@ara pasti dengan palpasi$ terutama pada wanita nulipara$ karena konsistensinya yang lunak di bawah dinding abdomen yang ken@ang. <adang8kadnag ovarium sangat membesar akibat kista8kista teka lutein sehingga sulit dibedakan dari uterus yang membesar.

@. Aktivitas 5anin

,alau pun uterus @ukup membesar sehingga men@apai #auh di atas simisis$ bunyi #antung #anin biasanya sulit terdeteksi. ,alaupun #arang$ mungkin terdapat plasenta kembar dengan perkembangan kehamilan mola sempurna pada salah satunya$ sementara plasenta lain dan #aninnya tampak  normal.

,'% +enatalaksanaan

+erapi mola hidatidosa terdiri dari dua ase$ yaitu evakuasi mola segera dan tindak lan#ut untuk mendeteksi prolierasi trooblas persisten atau perubahan keganasan. Bvaluasi awal harus dilakukan sebelum evakuasi atau histerektomi yang men@akup pemeriksaan radiograi toraks untuk men@ari lesi paru. !eberapa  pilihan dalam terapi mola hidatidosa$ antara lain (4uningham ) dkk$ 2003:

(10)

1. +erminasi kehamilan mola 2. <emoterapi proilaktik  6. Aspirasi vakum

. ksitosin$ prostaglandin$ dan histerotomi 3. "isterektomi

Pengelolaan mola hidatidosa dapat terdiri dari  tahap berikut ini ("adi#anto$ 200%:

a. Perbaikan <eadaan =mum

Pemberian transuse darah untuk memperbaiki syok atau anemia dan menghilangkan atau mengurangi penyulit seperti pree@lampsia atau tirotoksikosis (>gan ) dkk$ 2012.

 b. Pengeluaran #aringan mola

Ada dua @ara yaitu (>gana ) dkk$ 2012 ("adi#anto$ 200%:

• ;akum kuretase

'etelah keadaan umum diperbaiki dilakukan vakum kuretase tanpa  pembiusan. =ntuk memperbaiki kontraksi diberikan pula uterotonika. ;akum kuretase dilan#utkan dengan kuretase dengan menggunakan sendok kuret biasa yang tumpul. +indakan kuret @ukup dilakukan 1 kali sa#a$ asal bersih. <uret kedua hanya dilakukan bila ada indikasi. 'ebelum tindakan kuret sebaiknya disediakan darah untuk men#aga bila ter#adi perdarahan yang  banyak 

• "isterektomi

+indakan ini dilakukan pada perempuan yang telah @ukup umur  dan @ukup mempunyai anak. Alasan untuk melakukan histerektomi ialah karena umur tua dan paritas tinggi merupakan a@tor   predisposisi untuk ter#adinya keganasan. !atasan yang dipakai

adalah umur 63 tahun dengan anak hidup 6. +idak #arang bahwa  pada sediaan histerektomi bila dilakukan pemeriksaan

histopatologik sudah tampak adanya tanda8tanda keganasan berupa mola invasive  koriokarsinoma.

(11)

+u#uan utama tindak lan#ut adalah deteksi dini setiap perubahan yang mengisyaratkan keganasan. Metode umum tindak lan#ut adalah sebagai  berikut :

• 4egah kehamilan selama masa tindak lan#ut$ yaitu sekurang8

kurangnya 1 tahun

• =kur kadar h4? setiap 2 minggu. ,alau pun sebagian

mengan#urkan pemeriksaan setiap minggu$ belum terbukti adanya manaat yang nyata

• +unda terapi selama kadar serum tersebut terus berkurang. <adar 

yang meningkat atau mendatar mengisyaratkan perlunya evaluasi dan biasanya terapi.

• 'etelah kadar normal$ yaitu setelah men@apai batas bawah

 pengukuran$ pemeriksaan dilakukan setiap bulan selama * bulan$ lalu setiap 2 bulan untuk total 1 tahun.

• +indak lan#ut dapat dihentikan dan kehamilan dii9inkan setelah 1

tahun.

"al ini perlu dilakukan mengingat adanya kemungkinan keganasan setelah mola hidatidosa. <adar gonadotropin korionik harus turun se@ara progresi  sampai kadar yang tidak terdeteksi$ karena di luar itu berarti trooblas menetap. Peningkatan mengisyaratkan prolierasi yang kemungkinan besar  ganas ke@uali apabila wanita yang bersangkutan kembali hamil. +es h4? harus men@apai nilai normal  minggu setelah evakuasi. 7ama  pengawawan berkisar satu tahun. =ntuk tidak menga@aukan pemeriksaan selama periode ini pasien dian#urkan untuk tidak hamil dulu dengan menggunakan kondom$ diragma$ atau pantang berkala ("adi#anto$ 200%. <adar L8h4? sebelum dan setelah kuret (Fitriani$ 200%

BAB 4

(12)

Anamnesis

eori Fakta

-pidemiologi ; Faktor *isiko7

• sering ter#adi pada usia 2083 tahun • sering ditemukan pada minggu

kehamilan 12 hingga 1

• Paritas tinggi.

• neksi virus dan aktor kromosom

yang belum #elas.

• <eadaan sosioekonomi yang

rendah dan deisiensi gi9i

• /iwayat kehamilan mola

sebelumnya

Ge1ala7

• Amenore

• Perdarahan dari #alan lahir  • Mual muntah yang @ukup berat

-pidmeiologi ; Faktor *isiko7

• Pasien berusia 26 tahun

• =sia kehamilan 16 H 1 minggu • Primipara

• 'osioekonomi @ukup

• +idak ada riwayat kehamilan mola

Ge1ala 7

• Amenore

• Perdarahan dari #alan lahir  • Mual muntah ringan

+eori dan akta sesuai

+emeriksaan

eori Fakta

Fisik7

• =kuran uterus lebih besar dari usia

kehamilan

• "ipertensi

• +idak terdengar detak #antung

walau pun usia kehamilan besar 

• +irotoksikosis

• <eluarnya gelembung mola

Fisik7 +F= sepusat +- : 1600 mm"g -55 (8 +irotoksikosis (8 ?elembung mola (8

(13)

+enun1ang7 USG:

?ambaran badai sal#u (snow flake  pattern)

'arang lebah (honey comb)

 β-hCG :

meningkat dari usia kehamilan

 Rontgen horaks

Bvaluasi adanya metastase

 !atologi: Ma@ros:

?elembung8gelembung putih$ tembus  pandang$ berisi @airan #ernih$ dengan

ukuran bervariasi dari beberapa millimeter sampai 1 sampai 2 @m

Mi@ros :

'troma vili$ tidak ada pembuluh darah  pada vilidegenerasi hidropik dan  prolierasi sel8sel trooblas

+enun1ang 7 USG :

/iwayat pemeriksaan ='? di dr. 'p. ? dan dikatakan pasien mengalami hamil anggur.  β-hCG : 1. 112.%* m=ml (112013 2. 6.0% m=ml (212013<  Rontgen horaks <esan : !ronhitis  !atologi: Makroskopis:

-iterima #aringan @okelat kehitaman rapuh 20 @@

Mikroskopis:

'ediaan #aringan terlihat sebagian besar  nekrosis dengan area8area perdarahan dengan sel8sel trophoblast nekrotik  yang tersebar diuse

<esimpulan:

4avum uteri$ kerokan: 'isa trophoblast

+eori dan akta sesuai

+enatalaksanaan

eori Fakta

• Perbaikan kondisi umum • <uret

Perbaikan kondisi umum <uret

(14)

• 'itostatik  • "isterektomi

• +indak lan#ut  @ek kadar L8h4?

 per minggu

Pemeriksaan kadar L8h4? post kuretase

+eori dan akta sesuai

BAB% +-(UU+

,'$ Kesimpulan

Pasien >y. P$ perempuan$ usia 26 tahun$ datang dengan keluhan  perdarahan dari #alan lahir yang dialami 1 hari 'M/'. Pada pemeriksaan isik 

ditemukan +F= setinggi pusat yang berbeda dengan usia kehamilan pada saat ini. -ari riwayat pemeriksaan ='? pasien ditemukan gambaran Jhamil anggurK. -itemukan peningkatan kadar hormon L8h4? yang masih dalam batas kisaran  peningkatannya menurut usia kehamilan. Pemeriksaan patologi ditemukan adanya sisa trooblas. Pasien kemudian di diagnose sebagai ?1P0A0 gravid 1681 minggu dengan mola hidatidosa. Pasien di rawat di rumah sakit$ dilakukan  perbaikan kondisi umum$ kuret$ dan pemeriksaan kadar hormon L8h4? post kuretase. Bvaluasi kadar L8h4? post kuretase ditemukan penurunan yang  progresi dibandingkan dengan kadarnya pada pemeriksaan pertama. 'e@ara umum$ penegakan diagnosis dan alur penatalaksanaan pada pasien >y. P telah sesuai dengan literature yang ada.

(15)

,', !aran

Penulis menyadari masih terdapat banyak kekurangan atas penyusunan tutorial klinik ini. leh karena itu$ penulis mengharapakan kritik dan saran dari rekan8rekan sekalian demi bertambahnya khasanah ilmu pengetahuan kita  bersama.

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini memperoleh hasil bahwa anak yang sering mengkonsumsi makanan kariogenik sebagian besar menderita karies gigi tetapi kemungkinan tidak terjadi

Adanaya masalah lain yang berupa jumlah, pertumbuhan atau pertambahan penduduk yang selalu sangat tinggi setiap tahunnya, penyebaran tenaga kerja yang tidak

Dari hasil anamnesis dan pemeriksaan fisis pasien dicurigai menderita suspek DIC dikarenakan manifestasi klinis yang terdapat pasien berupa peteki dan ekimosis

Dari ketiga aglutinin tersebut hanya aglitinin O dan H yang digunakan untuk  diagnosis Demam Tifoid. Semakin tinggi titernya semakin besar kemungkinan menderita

Sebagian besar dari diare akut disebabkan oleh karena infeksi. Banyak dampak  Sebagian besar dari diare akut disebabkan oleh karena infeksi. Banyak dampak  yang dapat terjadi karena

30 Tabel 2 menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kisaran umur 20- 35 tahun (risiko rendah) yaitu sebesar 61,1%, hampir sebagian memiliki paritas 2-4 anak

Pertama, hipoglikemia dalam diabetic adalah lebih umum ketimbang ketoasidosis, meskipun sebagian besar penyebaran terdapat pada kelompok ketergantungan insulin.Kedua

Umur pasien setelah dikategorikan maka hasil yang di dapat adalah sebagian besar pasien termasuk dalam kategori umur risiko tinggi, paritas pasien setelah dikategorikan maka