• Tidak ada hasil yang ditemukan

Aturan Penggunaan Kalimat Efektif

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Aturan Penggunaan Kalimat Efektif"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

Pengertian Kalimat Efektif : Pengertian Kalimat Efektif :

Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis sehingga Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan pembicara atau penulis sehingga dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

dapat dipahami dan dimengerti oleh orang lain.

Syarat-sayarat : Syarat-sayarat :

1. KESATUAN AASAN 1. KESATUAN AASAN

!emiliki subyek"predikat" serta unsur#unsur lain $ %&K' yang saling mendukung serta !emiliki subyek"predikat" serta unsur#unsur lain $ %&K' yang saling mendukung serta membentuk kesatuan tunggal.

membentuk kesatuan tunggal.  Di dalam keputusa

 Di dalam keputusan itu merupakan n itu merupakan kebijaksanaan ykebijaksanaan yang dapat meang dapat membantu keselamatanmbantu keselamatan umum.

umum.

Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam Kalimat ini tidak memiliki kesatuan karena tidak didukung subyek. Unsur di dalam keputusan itu bukanlah subyek" melainkan keterangan. (iri bahwa unsur itu merupakan keputusan itu bukanlah subyek" melainkan keterangan. (iri bahwa unsur itu merupakan keterangan ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam $ini harus dihilangkan'.

keterangan ditandai oleh keberadaan frase depan di dalam $ini harus dihilangkan'.

). KESE*A*A+AN ). KESE*A*A+AN

!emiliki kesamaan bentukan&imbuhan. *ika bagian kalimat itu menggunakan kata ker,a !emiliki kesamaan bentukan&imbuhan. *ika bagian kalimat itu menggunakan kata ker,a  berimbuhan di#" bagian kalimat yang lainny

 berimbuhan di#" bagian kalimat yang lainnya pun harus menggunakan di# pua pun harus menggunakan di# pula.la.  Kakak menolong

 Kakak menolong anak itu dengan anak itu dengan dipapahnya ke dipapahnya ke pinggir jalan.pinggir jalan. Kalimat tersebut tidak

Kalimat tersebut tidak memiliki kese,a,aran amemiliki kese,a,aran antara predikat#predikatnya. -antara predikat#predikatnya. -ang satung satu menggunakan predikat aktif" yakni imbuhan me#"

menggunakan predikat aktif" yakni imbuhan me#" sedang yang satu lagi menggunakansedang yang satu lagi menggunakan  predikat pasif" yakni menggunakan imbu

 predikat pasif" yakni menggunakan imbuhan di#.han di#. Kalimat itu harus diubah 

Kalimat itu harus diubah 

1. Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan 1. Kakak menolong anak itu dengan memapahnya ke pinggir jalan 2. Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan. 2. Anak itu ditolong kakak dengan dipapahnya ke pinggir jalan.

/. KE0E!ATAN /. KE0E!ATAN

Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata#kata yang tidak perlu. Kata#kata yang Kalimat efektif tidak boleh menggunakan kata#kata yang tidak perlu. Kata#kata yang  berlebih. enggunaan kata yang berlebih h

 berlebih. enggunaan kata yang berlebih hanya akan mengaburkan maksud kalimat.anya akan mengaburkan maksud kalimat.  Bunga-bunga

 Bunga-bunga mawar, mawar, anyelir, anyelir, dan melati sandan melati sangat disukainya.gat disukainya.

emakaian kata bunga#bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. 2alam kata emakaian kata bunga#bunga dalam kalimat di atas tidak perlu. 2alam kata mawar"anyelir

mawar"anyelir"dan melati terkandung makna "dan melati terkandung makna bunga.bunga. Kalimat yang benar adalah

Kalimat yang benar adalah  Mawar

(2)

3. ENEKANAN 3. ENEKANAN

Kalimat yang dipentingkan harus diberi

Kalimat yang dipentingkan harus diberi penekanan.penekanan. (aranya

(aranya

4 !engubah posisi dalam kalimat" yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di 4 !engubah posisi dalam kalimat" yakni dengan cara meletakkan bagian yang penting di depan kalimat.

depan kalimat. (ontoh 

(ontoh 

1. arapan kami adalah agar soal ini

1. arapan kami adalah agar soal ini dapat kita bi!arakan lagi pada kesempatan laindapat kita bi!arakan lagi pada kesempatan lain 2. "ada kesempatan lain, kami berharap kita dapat

2. "ada kesempatan lain, kami berharap kita dapat membi!arakan lagi soal ini.membi!arakan lagi soal ini.

4 !enggunakan partikel5 penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel 6lah" #pun" 4 !enggunakan partikel5 penekanan bagian kalimat dapat menggunakan partikel 6lah" #pun" dan 6kah.

dan 6kah. (ontoh  (ontoh 

1. #audaralah yang harus bertanggung jawab dalam soal itu. 1. #audaralah yang harus bertanggung jawab dalam soal itu. 2. Kami pun turut dalam kegiatan itu.

2. Kami pun turut dalam kegiatan itu. $. Bisakah

$. Bisakah dia menyelesaikannya%dia menyelesaikannya%

4 !enggunakan repetisi" yakni dengan mengulang#ulang kata

4 !enggunakan repetisi" yakni dengan mengulang#ulang kata yang dianggap penting.yang dianggap penting. (ontoh 

(ontoh 

 Dalam membina hu

 Dalam membina hubungan antara bungan antara suami istri, antara suami istri, antara guru dan muridguru dan murid, antara orang , antara orang tuatua dan anak, antara pemerintah dan rakyat, diperlukan adanya komunikasi dan sikap saling dan anak, antara pemerintah dan rakyat, diperlukan adanya komunikasi dan sikap saling memahami antara satu dan lainnya.

memahami antara satu dan lainnya.

4 !enggunakan pertentangan" yakni menggunakan kata yang bertentangan at

4 !enggunakan pertentangan" yakni menggunakan kata yang bertentangan at au berlawananau berlawanan makna&maksud dalam bagian kalimat yang ingin ditegaskan.

makna&maksud dalam bagian kalimat yang ingin ditegaskan. (ontoh 

(ontoh 

1. Anak itu tidak malas, tetapi

1. Anak itu tidak malas, tetapi rajin.rajin. 2. &a tidak

2. &a tidak menghendakmenghendaki perbaikan yang si'atnya parsial, tetapi total i perbaikan yang si'atnya parsial, tetapi total dan menyeluruh.dan menyeluruh.

7. KE8%9SAN 7. KE8%9SAN

Kalimat efektif harus mudah dipahami. 2alam hal ini hubungan unsur#unsur dalam kalimat Kalimat efektif harus mudah dipahami. 2alam hal ini hubungan unsur#unsur dalam kalimat harus memiliki hubungan yang logis&masuk akal.

harus memiliki hubungan yang logis&masuk akal. (ontoh 

(ontoh 

(aktu dan tempat saya persilakan. (aktu dan tempat saya persilakan.

Kalimat ini tidak logis&tidak masuk akal karena waktu dan tempat adalah benda mati yang Kalimat ini tidak logis&tidak masuk akal karena waktu dan tempat adalah benda mati yang tidak dapat dipersilakan. Kalimat tersebut harus diubah misalnya 5

tidak dapat dipersilakan. Kalimat tersebut harus diubah misalnya 5  Bapak pen!e

 Bapak pen!eramah, saya pramah, saya persilakan untuk nersilakan untuk naik ke podium.aik ke podium.

Contoh kalimat efektif : Contoh kalimat efektif :

1. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan ( tidak efektif ) 1. Saran yang di kemukakannya kami akan pertimbangkan ( tidak efektif )  #eharusnya

(3)

2. Sejak dari pagi dia bermenung ( tidak efektif )  #eharusnya ) Sejak pagi dia bermenung.

KALIMAT EFEKTIF

PENGANTA 

:ahasa berfungsi sebagai alat komunikasi manusia dalam kehidupannya. :eragam gagasan yang ingin disampaikan di konsep terlebih dahulu dalam otak atau pikiran. Entah itu ide kreatif" sanggahan" basa#basi" emosi atau sasaran yang lain. !elalui bahasa" komunikasi akan ber,alan dua arah sehingga timbul saling pengertian di antara dua pihak.

Setiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada prakteknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Kalimat yang baik pertama kali haruslah memenuhi  persyaratan gramatikal. 0al ini" berarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kaidah#kaidah

yang berlaku. Namun" penguasaan bahasa itu tidak hanya mencakup persoalan kaidah#kaidah  bahasa itu" seperti sintaksis misalnya" tapi ,uga mencakup aspek#aspek yang lain.

Aspek penguasaan bahasa itu meliputi penguasaan aktif se,auh kosakata bahasa"  penguasaan kaidah#kaidah sintaksis secara aktif" mampu menemukan gaya yang paling cocok 

untuk mengemukakan gagasan" dan tingkat penalaran yang dimiliki seseorang.

Kalimat yang benar dan ,elas dengan mudah dipahami orang lain secara tepat. Keefektifan sebuah kalimat men,adi persoalan bagaimana sebuah kalimat dapat secara tepat mewakili isi pikiran atau perasaan seseorang" dan bagaimana kalimat itu dapat disa,ikan secara segar" hidup" dan sanggup menarik perhatian pembaca atau pendengar terhadap apa yang dibicarakan. 0al ini berarti kalimat efektif harus disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penggagas terhadap pembacanya.

99. PENGETIAN

1. Kalimat efektif aadalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara tepat dan dapat dipahami secara tepat pula 

(4)

1. diambil dari sebuah tiket bus.

). 2iambil dari sebuah ma,alah.

*ika bus ini mengambil penumpang di luar agen supaya melaporkan kepada kami.

Kalimat ini kurang ,elas maksudnya kamu ada bagian yang dihilangkan atau tidak  se,a,ar. Siapakah yang diminta ;supaya melaporkan kepada kami<" ternyata imbauan ini untuk para penumpang yang membeli tiket di agen. *ika demikian" kalimat ini perlu diubah men,adi

*ika bus ini mengambil penumpang#penumpang di luar agen" anda diharap melaporkannya kepada kami.

). Kalimat efektif adalah kalimat yang benar dan ,elas sehingga dapat dengan mudah dipahami orang lain secara tepat.

en,elasan 

Kalimat yang baik pertama kali haruslah memenuhi persyaratan gramatikal. :erarti" kalimat itu harus disusun berdasarkan kaidah#kaidah yang berlaku meliputi 

1. Unsur#unsur penting yang harus dimiliki setiap kalimat.

). Aturan#aturan tentang E-2.

/. (ara memilih kata dalam kalimat $diksi'.

Kelengkapan unsure sebuah kalimat sangat menentukan ke,elasan sebuah kalimat.

%leh sebab itu" sebuah kalimat harus memilikipaling kurang subyek dan predikat. Kalimat yang lengkap ini harus ditulis sesuai dengan aturan#aturan E-2" kata#kata yang dipergunakan dalam membentuk kalimat tadi haruslah dipilih dengan tepat. 2engan demikian kalimat men,adi ,elas maknanya.

(5)

/. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mengungkapkan gagasan pemakainya secara lugas $ tidak berbelit#belit" tidak mengobral kata" dan tidak menimbulkan makna ganda ' sehingga isi atau maksud yang disampaikan oleh si pembaca dapat ditangkap secara tepat pula oleh si penerima.

3. Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk mengungkapkan gagasan penulis sehingga pendengar atau pembaca dapat memahami gagasan yang terungkap dalam kalimat itu sebagaimana gagasan yang dimaksud oleh penulis.

7. Kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili gagasan#gagasan pembicara &  penulis secara tepat dan sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dengan

gagasan#gagasan pembicara & penulis itu dalam pikiran pendengar & pembaca.

999. F!NGSI

1. Untuk menghindari salah paham dalam komunikasi.

). !enghasilkan bahasa yang dihasilkan lebih hidup" segar" mudah ditangkap dan dipahami.

9=. CII-CII

Agar kalimat yang ditulis dapat memberi informasi kepada pembaca secara tepat seperti yang diharapkan oleh penulis" perlu diperhatikan beberapa hal yang merupakan cirri#ciri kalimat efektif" yaitu

1. Kesepadanan dan Kesatuan.

Syarat kalimat efektif haruslah mempunyai struktur yang baik. Artinya" kalimat itu harus memiliki unsure#unsur subyek dan predikat" atau bisa ditambah dengan obyek" keterangan"

(6)

dan unsure#unsur subyek" predikat" obyek" keterangan" dan pelengkap" melahirkan keterpautan arti yang merupakan cirri keutuhan kalimat.

(ontoh 9bu menata ruang tamu tadi pagi.

S  el K 

2ari contoh tersebut" kalimat ini ,elas maknanya" hubungan antar unsur men,adi ,elas sehingga ada kesatuan bentuk yang membentuk kepaduan makna. *adi" harus ada keseimbangan antara pikiran atau gagasan dengan struktur bahasa yang digunakan.

ada umumnya dalam sebuah kalimat terdapat satu ide yang hendak disampaikan serta  pen,elasan mengenai ide tersebut. 0al ini perlu ditata dalam kalimat secara cermat agar 

informasi dan maksud penulis mencapai sasarannya. Untuk mencapai maksud ini" ada cirri kesepadanan yang harus diperhatikan

1. Subyek dan redikat.

Subyek di dalam kalimat merupakan unsure inti atau pokok pembicaraan. Subyek dapat kata atau kelompok kata. Kadang#kadang kata#kata yagn berfungsi sebagai kelompok kata ini didampingi oleh kata#kata lain yang tugasnya memper,elas subyek.

redikat adalah kata yang berfungsi memberitahukan apa" mengapa" atau bagaiman subyek  itu. Sedangkan obyek merupakan pelengkap predikat. %byek hanya ada terdapat pada kalimat yang mempunyai predikat kata ker,a.

redikat $di" kepada" untuk" yang' yang ada sebelum subyek atau predikat tidak dapat dikatakan kedudukannya sebagai subyek atau predikat" karena fungsinya men,adi tidak ,elas sehingga tak dapat dikatakan sebagai kalimat yang padu.

(ontoh # Kepada para mahasiswa diharap mendaftarkan diri di secretariat. $salah'

# ara mahasiswa diharapkan mendaftarkan diri di secretariat. $benar'

(7)

# Uang untuk memenuhi obat dipakai kakak. $benar'

). Kata penghubung intra kalimat dan antar kalimat.

Kon,ungsi intra kalimat adalah kon,ungsi yang menghubungkan kata dengan kata dalam sebuah frase atau menghubungkan klausa dengan klausa di dalam sebuah kalimat.

(ontoh # Kami semua beker,a keras" sedangkan dia hanya bersenang#senang. $disebut kalimat setara karena kon,ungsi berada diantara kedua klausa'

# *ika semua anggota beker,a sesuai dengan petun,uk" proyek ini akan berhasil dengan  baik. $disebut kalimat ma,emuk bertingkat karena kon,ungsi berada sebelum anak 

kalimat atau di mukia klausasebelum anak kalimat'.

Kon,ungsi kalimat yaitu kon,ungsi yang menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lain di dalam sebuah paragraf.

(ontoh  # 2ia sudah berkali#kali tidak menepati ,an,inya padaku. Karena itu" aku tidak  mempercayainya lagi.

/. agasan pokok 

:iasanya gagasan pokok diletakkan pada bagian depan kalimat. *ika hendak menggabungkan dua kalimat" maka harus ditentukan mana yang mengandung gagasan pokok yang men,adi induk kalimat.

(ontoh  9a ditembak mati ketika masih dalam tugas militer.

$ induk kalimat '

3. enggabungan dengan ;yang<" ;dan<.

*ika dua kalimat digabungkan dengan partikel ;dan<" maka hasilnya kalimat ma,emuk setara. *ika dua kalimat digabungkan dengan partikel ;yang< maka akan menghasilkan kalimat ma,emuk bertingkat" artinya kalimat itu terdiri dari induk kalimat dan anak kalimat.

(8)

0ubungan sebab dinyatakan dengan menggunakan kata ;karena<" sedangkan hubungan waktu dinyatakan dengan kata ;ketika< agar dicapai efekti>itas komunikasi. -ang perlu diperhatikan adalah pilihan penggabungan hubungan waktu dan hubungan sebab harus sesuai dengan konteks kalimat.

?. enggabungan kalimat yang menyatakan hubungan artikel dan hubungan tu,uan.

2alam menggabungkan kalimat perlu dibedakan penggunaan partikel ;sehingga< untuk  menyatakan hubungan akibat" dan partikel ;agar< atau ;supaya< untuk menyatakan hubungan tu,uan.

(ontoh  # Semua peraturan telah ditentukan sehingga para mahasiswa tidak berdiri sendiri# sendiri.

 Semua peraturan telah ditentukan agar para mahasiswa tidak bertindak  sendiri#sendiri.

). Kese,a,aran $aralelisme'

-ang dimaksud paralelisme dalam kalimat ialah penggunaan bentuk#bentuk bahasa yang sama atau konstruksi bahasa yang sama yang dipakai dalam susunan serial. *ika sebuah gagasan dalam kalimat dinyatakan dengan frase. *ika sebuah gagasan dalam kalimat dinyatakan dengan kata benda $pe#an" ke#an' atau ker,a $me#kan" di#kan'" makna gagasan lain yang sedera,at ,uga harus dinyatakan dengan kata benda atau kata ker,a" sehingga dapat mendukung keefektifan kalimat.

(ontoh  # enyakit al@heimer alias pikun adalah satu segi usia tua yang paling mengerikan dan membahayakan sebab pencegahan dan pengobatannya tidak ada yang tahu.

 eorge menimang mesra si cilik elson" menyanyikan lagu" menga,ak   bicara" menga,ak bercanda sampai kea,aiban itu mulai timbul.

(9)

gagasan pokok atau misi yang ingin ditekankan oleh pembicara biasanya dilakukan dengan memperlambat ucapan" melirihkan suara" dan sebagainya pada bagian kalimat tadi. 2alam  penulisan ada berbagai cara untuk memberikan penekanan yaitu 

1. posisi dalam kalimat

Untuk memberikan penekanan dalam kalimat" biasanya dengan menempatkan bagian itu di depan kalimat. engutamaan bagian kalimat selain dapat mengubah urutan kata ,uga dapat mengubah bentuk kata dalam kalimat.

(ontoh  # Salah satu indikator  yang menun,ukkan tak efesiennya ertamina" menurut  pendapat rof. 2r. 0erman -ohanes adalah rasio yang masih timpang antara  ,umlah pegawai ertamina dengan produksi minyak.

# Rasio yang masih timpang   antara ,umlah pegawai ertamina dengan produksi minyak adalah salah satu indikator yagn menun,ukkan tidak efisiennya ertamina. 2emikian pendapat rof. 2r. 0erman -ohanes.

). Urutan yang logis

Sebuah kalimat biasanya memberikan sebuah ke,adian atau peristiwa. Ke,adian yang  berurutan hendaknya diperhatikan agar urutannya tergambar dengan logis. Urutan yang logis

dapat disusun secara kronologis" dengan penataan urutan yang makin lama makin penting atau dengan menggambarkan suatu proses.

(ontoh  # Kehidupan anak muda itu sulit dan tragis.

/. engulangan kata

engulangan kata dimaksudkan memberi penegasan pada bagian u,aran yang dianggap  penting agar kalimat men,adi ,elas.

(10)

(ontoh  # embangunan dilihat sebagai proses yang rumit dan mempunyai banyak dimensi" tidak hanya berdimensi  ekonomi tetapi ,uga dimensi  politik" dimensi  sosial" dan dimensi  budaya.

3. Kehematan

Kehematan yang dimaksud berupa kehematan dalam pemakaian kata" frase atau bentuk  lainnya yang dianggap tidak diperlukan. Kehematan itu menyangkut soal gramatikal dan makna kata. Tidak berarti bahwa kata yang menambah ke,elasan kalimat boleh dihilangkan. :erikut unsur#unsur penghematan yang harus diperhatikan

1. Brase pada awal kalimat

(ontoh  sulit untuk menentukan diagnosa ,ika keluhan hanya berupa sakit perut" menurut para ahli bedah.

). engurangan subyek kalimat

(ontoh # 0adirin serentak berdiri setelah mereka  mengetahui mempelai memasuki ruangan. $salah'

 0adirin serentak berdiri setelah mengetahui mempelai memasuki ruangan. $benar'

/. 0iponimi

2alam bahasa ada kata yang merupakan bawahan makna kata atau ungkapan yang lebih tinggi. 2i dalam makna kata tersebut terkandung makna dasar kelompok makna kata yang  bersangkutan.

(ontoh # residen Soeharto menghadiri +apin A:+9 hari senin  lalu. $kata hari dapat dihilangkan'.

 Warna kuning   dan warna ungu  adalah warna kesayangan almarhum ibu. $kata warna dapat dihilangkan'

(11)

3. emakaian kata depan ;dari< dan ;daripada<

enggunaan ;dari< dalam bahasa 9ndonesia dipakai untuk menun,ukkan arah $tempat' asal $asal#usul' kata ;dari< tidak dipakai untuk menyata,kan milik atau kepunyaan. Kata depan ;daripada< berfungsi untuk membandingkan sesuatu benda atau hal satu dengan hal lainnya.

(ontoh # Anggota 2+2 dari  *awa :arat sedang mengadakan kun,ungan. $kata dari dapat dihilangkan'

 Kalimat A lebih sukar dipahami daripada kalimat :.

7. Ke>ariasian

Untuk menghindari kebosanan dan keletihan saat membaca" diperlukan >ariasi dalam teks. Ada kalimat yang dimulai dengan subyek" predikat atau keterangan. Ada kalimat yang  pendek dan pan,ang.

a'. (ara memulai

1. Subyek pada awal kalimat.

(ontoh # Bahan biologis menghasilkan medan magnetis dengan tiga cara. ). redikat pada awal kalimat $kalimat in>ersi sama dengan susun balik'

(ontoh # urun perlahan#lahan kami dari kapal yang besar itu. ). Kata modal pada awal kalimat

2engan adanya kata modal" maka kalimat#kalimat akan berubah nadanya" yang tegas men,adi ragu tau sebaliknya dan yagn keras men,adi lembut atau sebaliknya.

Untuk menyatakan kepastian digunakan kata pasti" pernah" tentu" sering" ,arang" kerapkali" dan sebagainya.

(12)

Untuk menyatakan ketidakpastian digunakan  mungkin" barangkali" kira#kira" rasanya" tampaknya" dan sebagainya.

Untuk menyatakan kesungguhan digunakan sebenarnya" sesungguhnya" sebetulnya"  benar" dan sebagainya.

(ontoh # Sering  mereka bela,ar bersama#sama.  b'. an,ang#pendek kalimat.

Tidak selalu kalimat pendek mencerminkan kalimat yang baik atau efektif" kalimat pan,ang tidak selalu rumit. Akan sangat tidak menyenangkan bila membaca karangan yang terdiri dari kalimat yang seluruhnya pendek#pendek atau pan,ang#pan,ang. 2engan menggabung  beberapa kalimat tunggal men,adi kalimat ma,emuk setara terasa hubungan antara kalimat men,adi lebih ,elas" lebih mudah dipahami sehingga keseluruhan paragraf merupakan kesatuan yang utuh.

c'. *enis kalimat.

:iasanya dalam menulis" orang cenderung menyatakannya dalam wu,ud kalimat berita. 0al ini wa,ar karena dalam kalimat berita berfungsi untuk memberi tahu tentang sesuatu. 2engan demikian" semua yang bersifat memberi informasi dinyatakan dengan kalimat berita. Tapi" hal ini tidak berarti bahwa dalam rangka memberi informasi" kalimat tanya atau kalimat  perintah tidak dipergunakan" ,ustru >ariasi dari ketiganya akan memberikan penyegaran

dalam karangan.

d'. Kalimat aktif dan pasif.

Selain pola in>ersi" pan,ang#pendek kalimat" kalimat ma,emuk dan setara" maka pada kalimat aktif dan pasif dapat membuat tulisan men,adi ber>ariasi.

e'. Kalimat langsung dan tidak langsung.

:iasanya yang dinyatakan dalam kalimat langsung ini adalah ucapan#ucapan yang bersifat ekspresif. Tu,uannya tentu sa,a untuk menghidupkan paragraf. Kalimat langsung dapat diambil dari hasil wawancara" ceramah" pidato" atau mengutip pendapat seseorang dari buku.

(13)

?. Koherensi yang baik dan kompak 

-aitu hubungan timbal#balik yang baik dan ,elas antara unsur#unsur $ kata atau kelompok  kata ' yang membentuk kata itu. Setiap bahasa memiliki kaidah#kaidah tersendiri bagaimana mengurutkan gagasan tersebut. Ada bagian#bagian kalimat yang memiliki hubungan yang lebih erat sehingga tidak boleh dipisahkan" ada yang lebih renggang kedudukannya sehingga  boleh ditempatkan dimana sa,a" asal ,angan disisipkan antara kata#kata atau kelompok#

kelompok kata yang rapat hubungannya. 0al#hal yang merusak koherensi 

a'. Koherensi rusak karena tempat kata dalam kalimat tidak sesuai dengan pola kalimat.  b'. Kesalahan menggunakan kata#kata depan" kata penghubung" dan sebagainya.

c'. emakaian kata" baik karena merangkaikan dua kata yang maknanya tidak tumpang tidih" atau hakekatnya mengandung kontradiksi.

d'. Kesalahan menempatkan keterangan aspek $sudah" telah." akan" belum" dan sebagainya'  pada kata ker,a tanggap.

"# S$AAT 1. ramatikal

Kalimat yang efektif harus mengikuti kaidah#kaidah tata bahasa.

). ilihan kata

Untuk menyusun kalimat efektif"harus dipilih kata#kata yang tepat"seksama $ sesuai ' dan la@im. 2alam memilih kata#kata tersebut perlu diperhatikan pedoman#pedoman berikut ini

(14)

a. emakaian kata bernilai rasa

Kata#kata yang bernilai rasa hendaknya dipilih secara cermat agar keefektifan  penuturan dapat dicapai dengan sebaik#baiknya.

 b. emakaian kata#kata &istilah asing

Ada kata#kata atau istilah asing yang sudah ada padanannya dalam bahasa 9ndonesia "ada yang belum.*ika sudah ada padananya"bukan asingnya. !emakai kata#kata atau istilah asing yang hanya bermaksud megah atau gagah akan merugikan perkembangan  bahasa 9ndonesia.

c. emakaian kata tutur 

Kata tutur adalah kata yang hanya dipakai oleh pergaulan sehari#hari"terutama dalam  percakapan"contoh  bilang" bikin" dikasih tahu" makanya" dan sebagainya. 2alam karya ilmiah "pemakaian kata#kata tutur ini hendaknadihindarkan"karena termasuk kata#kata yang tidak baku.

d. emakaian kata bersinonim

Kata#kata bersinonim ada yang dapat saling menggantikan"ada yang tidak. Adapula kata#kata yang bersinonim yang pemakaiannya dibatasi oleh persandingan yang dila@imkan.%leh karena itu" kita harus memilihnya secara cermat.

e. emakaian kata#kata konkret dan abstrak 

Kata#kata konkret adalah kata#kata yang menun,uk kepada ob,ek yang yang dapat dilihat"didengar"dirasakan"diraba"atau dibaui" sedangkan kata#kata abstrak adalah kata#kata yang menun,uk kepada sifat"konsep atau gagasan. Kata#kata kongkret lebih mudah dipahami daripada kata#kata abstrak 

(15)

f. emakaian kata#kata umum dan khusus

Kata#kata umum adalah kata#kata yang luas lingkupnya" sedangkan kata#kata khusus adalah kata#kata yang sempit ruang lingkupnya. !akin umum"makin kabur gambarannya dalam angan#angan . Sebaliknya" makin khusus "main ,elas dan tepat. %leh karena itu" untuk  mengefektifkan penuturan lebih tepat dipakai kata#kata khusus daripada kata#kata umum. g. emakaian 9diom

Kalimat yang cermat dalam diksinya sebaiknya sebaiknya bersifat idiomatik  h. emakaian kata yang lugas

2alam karangan sebaiknya dipakai kata#kata yang lugas"yaitu kata yang bersaha,a" apa dayanya"tidak berupa frase yang pan,ang.

/. enalaran atau logika

enalaran adalah prose berpikir yang berusaha untuk menghubungkan e>iolensi# e>iolensi menu,u pada suatu kesimpulan yang masuk akal. enguasaan kaidah#kaidah bahasa dan diksi yang tepat belum menentukan bahwa kalimat itu sudah efektif. Keefektifan kalimat didukung pula oleh ,alan pikiran yang logis. Kalimat logis $masuk akal' dapat dipahami dengan mudah"cepat" dan tepat serta tidak menimbulkan salah paham.

3. Keserasian

Efektif tidaknya suatu bahasa ditentukan ,uga oleh faktor keserasian&kesesuaian yaitu serasi dengan pembaca&penulis dan cocok dengan pendengar&pembaca serta serasi dengan situasi dan kondisi bahasa yang dipergunakan.

(16)

1. Kalimat logis

Kalimat efektif harus logis"artinya harus sesuai denganpenalaran yang benar.*ika tidak"akan sulit untuk dipahami dan menimbulkan sala h paham.

(ontoh 1

1. aktu kami persilahkan

). 2irgahayu 0ari Ulang Tahun Kemerdekaan +9 ke#31 :andingkan dengan kalimat

$1a' :apak 2ekan kami persilahkanC

$1b' aktu kami serahkan kepada :apak 2ekan $)b' 2irgahayu Kemerdekaan +9.

$)b' 2irgahayu Negara +epublik Kemerdekaan. !atatan 1 "

Kalimat $1' dan $)' memang tidak logis. Ketidaklogisannya terlihat pada hubungan S dan #nya.

 #enjelasannya kalimat (1)

1. Siapakah yang dipersilahkan oleh pembawa acaraD

*awabnya  :apak 2ekan":apak (amat" Saudara Ketua"dsb5 bukan waktu. ). Apakah yang diserahkan kepada bapak 2ekanD

*awabnya  aktu  #enjelasan kalimat (2)

(17)

0ari Ulang Tahun itu umurnya tidak mungkin lebih dari )3 ,am. Kita boleh mengucapkan seruan ;Selamat 0ari Ulang Tahun Kemerdekaan +9 ke #315 tetapi tidak boleh mengucapkan seruan ;Semoga pan,ang umur $dirgahayu' 0ari Ulang Tahun Kemerdekaan +9 ke#31.

). Kalimat tidak goyah !ontoh "

1. elantikan +ektor 9K9 !alang yang baru dilaksanakan di edung Sasana Krida. ). 9tulah istri pak lurah yang baru.

:andingkan dengan kalimat

$1a' elantikan +ektor $yang' baru 9K9 !alang diselenggarakan di edung Sasana Krida

$)a' 9tulah istri $yang' baru ak 8urah. !atatan"

1. Kalimat $1' dapat menimbulkan pertanyaan  Rektorkah yang baruD Atau

 $%$#&nyakah yang baruD

2emikian ,uga kalimat $)' dapat menimbulkan pertannyaan  $stri&kah yang baruD Atau

 #ak 'urah&nya yang baruD

*ika yang dimaksudkan memang Rektor  dan istri maka keterangan yang  baru harus didekatkan pada induknya" yaitu kata yang diterangkan itu. 2isamping dengan mendekatkan

(18)

keterangan pada induknya" dapat ,uga menggunakan tanda hubung $#'.*adi "dapat dituliskan sebagai berikut

9tulah istri #ak 'urah yang baru.$yang baru adalah istrinya'

9tulah istri #ak 'urah 6yang baru.$yang baru adalah ak 8urahnya'.

/. Kalimat 0emat (ontoh 

1. Nama dari $daripada' ma,alah sekolahnya ialah Suluh ela,ar. ). Kia wa,ib menghormati terhadap hak#hak asasi manusia. :andingkanlah dengan kalimat

1. Nama ma,alah sekolah saya ialah Sulur ela,ar. ). Kita wa,ib menghormati hak#hak asasi manusia. (atatan 1

1. Kata tugas dari&daripada yang menyatakan keterangan milik $kepunyaan' tidak perlu dipakai.

). Kata tugas terhadap tidak perlu dipakai sebab kata ker,a transitif menghormati dapat diikuti secara langsung oleh obyek penderita hak asasi manusia.

ada contoh 1 diatas yang dihematkan adalah kata tugasnya. erhatikanlah contoh#contoh lain berikut ini C

enelitian ini bertu,uan $untuk' mendeskripsikan sistem morfologi kata ker,a bahasa Tengger.

(19)

$!engenai' program kelompok bela,ar paket A telah berkembang dengan baik.

!ahasiswa harus memahami $akan' pentingnya buku bagi pengembangan dan  peningkatan $daripada' ilmu pengetahuan.

ola alamiah $dari' suatu kerangka karangan biasanya berdasarkan $atas' urutan# urutan ke,adian" tempat" atau ruang.

Karena itu" $maka' dia tidak ikut bermain#main.

3. Kalimat se,a,ar  (ontoh lain 

1. Ahmad berpeluk#pelukan  seharusnya" Ahmad dan 0asan berpeluk#  pelukan.

). Tutik memetiki serangkai bunga seharusnya" Tutik memetik  setangkai bunga.

an,elasan kalimat $1' kata berpeluk#pelukan barmakna saling peluk yang seharusnya pelaku harus lebih dari satu" maka agar kalimat tersebut memiliki kese,a,aran maka subyeknya harus diubah. Kata memiliki pada kalimat $)' bermakna berulang#ulang yang tentunya tidak dapat diterapkan dalam serangkai bunga. Agar memiliki kese,a,a ran makna" predikat atau obyeknya  perlu diubah.

(ontoh 

1. 8angkah#langkah tersebut adalah memahami" manghayati" dan pengalaman. ). Sesudah mamahami dan menghayati" pancasila harus diamalkan.

(20)

$1a' 8angkah#langkah tersebut adalah memahami menghayati " dan mengamalkan. $1b' 8angkah#langkah tersebut adalah pemahaman" penghayatan" dan pengamalan. $)a' Sesudah dipahami dan dihayati" ancasila harus diamalkan.

$)b' Sesudah memahami dan menghayati" kita harus mengamalkannya. (atatan 

ada kalimat $1' dan $)' terdapat ketidakse,a,aran bantuk tentang gagasan#gagasan yang sedera,at. ada kalimat $1' gagasan#gagasan yang sedera,at adalah memahami dan menghayati" dan kata benda pengalaman5 sedangkan pada kalimat $)' gagasn#gagasan yang sedera,at adalah kata ker,a men$N'# maemahami dan menghayati " dan kata ker,a pasi diamalkan. Agar sebuah kalimat men,adi efektif gagasan#gagasan yang sedera,at harus dinyatakan dengan bentuk yang sama. *elasnya" ,ika dalam sebuah kalimat suatu gagasan dinyatakan dengan kata ker,a men$N'# gagasan lain yang sedera,at harus dinyatakan dengan kata ker,a men$N'# ,uga. 2emikian ,uga ,ika suatu gagasan dinyatakan dengan kata benda $misalnya bentuk pe$N'#an" per#an" atau ke#an'" gagasan lain yang sedera,at harus dinyatakan dengan kata benda. *adi" kalimat $1a'" $1b'" $)a'" dan $)b' memiliki kese,a,aran bentuk.

7. Kalimat +ancu (ontoh 

1. 2ia sudah menyadari akan kesalahannya. ). !ereka sedang mendiskusikan tentang 3. :andingkanlah dengan kalimat 

1a' 2ia sudah sadar akan kesalahannya. 1b' 2ia sudah menyadari kesalahannya.

(21)

)b' !ereka sedang mendiskusikan 3. (atatan 

Kalimat 1 dan ) adalah kalimat rancu yang ter,adi dalam perancuan kalimat akti intransiti>e dan kalimat aktif transitif. Kalimat tersebut dapat dicermatkan dengan mengembalikan ke kalimat asalnya. Kalimat $1' dapat di,adikan kalimat aktif intransiti>e dengan mengubah kata ker,a aktif transitif menyadari men,adi kata ker,a aktif transiti>e sadar $lihat kalimat $1a'C' atau di,adikan kalimat aktif transitif dengan menghilangkan kata depan akan $lihat kalimat $1b'C'. kalimat $)' dapat di,adikan kalimat aktif intransiti>e dengan mengubah kata ker,a aktif  transitif mendiskusikan men,adi kata ker,a aktif intransiti>e berdiskusi $lihat kalimat $)a'C'5 atau di,adikan kalimat aktif transitif dengan menghilangkan kata depan tentang $lihat kalimat $)b'C'.

?. Kalimat Ambigu

Adalah kalimat yang mendua atau bermakna ganda. Kalimat demikian tidak  efektif karena dapat menimbulkan salah paham.

(ontoh 

9a ,uara lomba pidato yang pertama di 9K9 +9 . Agar tak ambigu 

9a ,uara pertama lomba pidato di 9K9 +9 atau ia ,uara lomba pidato yang pertama di 9K9 +9.

Referensi

Dokumen terkait

(2) Jenis kalimat yang digunakan dalam percakapan siswa SDN Balepanjang 1 yaitu terdapat kalimat berita, kalimat tanya, kalimat seru, kalimat perintah dan kalimat

Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami

Kesalahan yang banyak ditemukan dapat dikelompokkan sebagai berikut, yaitu (1) ketidaklengkapan unsur kalimat, (2) kalimat dipengaruhi bahasa Inggris,

Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami

Yang dimaksud kepadanan adalah keseimbangan antara pikiran (gagasan)dan struktur bahasa yang digunakan.kesepadanan kalimat ini dperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dibahas pada bab sebelumnya dapat disimpulkan bahwa, terdapat penggunaan kalimat yang tidak efektif pada Rubrik Komentar

CAPAIAN PEMBEL AJARAN Menghasilkan analisis pen ggunaan ejaan, pilihan kat a, kalimat, dan paragraf ba hasa bahasa Indonesia yan g disajikan dalam bentuk p roduk INDIKATOR 1 Menyusun

Dengan kata lain, kalimat efektif adalah kalimat yang dapat mewakili pikiran penulis atau pembicara secara tepat sehingga pendengar/pembaca dapat memahami pikiran tersebut dengan mudah,