• Tidak ada hasil yang ditemukan

Review Buku ilmu pendidikan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Review Buku ilmu pendidikan"

Copied!
19
0
0

Teks penuh

(1)

REVIEW BUKU REVIEW BUKU

 Judul buku

 Judul buku : Ilmu Pendidikan Islam: Ilmu Pendidikan Islam Nama P

Nama Pengarengarangang : Drs. Bukh: Drs. Bukhori Umaori Umar, M.Agr, M.Ag N

Naamma a PPeenneerrbbiitt : : AAmmzzaahh K

Kootta a eerrbbiitt : : JJaakkaarrttaa  

 ahun ahun erbiterbit : !"#": !"#"  Jml. $al

 Jml. $al : %i&, !'': %i&, !''

(leh: (leh: #.

#. AbAbd. )d. )o*o*hihimm !.

!. ImImam am MuMuslslimim +.

+. uukrkron on AmAminin

BIOGRAFI PENULIS BIOGRAFI PENULIS

Dr

Drs. s. BuBukhakhari ri UmUmarar, , M.M.AgAg. . lalahihir r di di SiSibibiruruangang, , 21 21 SeSeptptembember er 1951959. 9. SetSetelelahah mengikuti pendidikan tingkat sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan ke erguruan !slam mengikuti pendidikan tingkat sekolah dasar, ia melanjutkan pendidikan ke erguruan !slam Darul "uda #ao$rao Batusangkar. Setelah itu, ia memasuki !A!% !mam Bonjol, &akultas Darul "uda #ao$rao Batusangkar. Setelah itu, ia memasuki !A!% !mam Bonjol, &akultas 'arbi(ah, )urusan endidikan Agama !slam di Batusangkar, berija*ah Sarjana Muda +BA 'arbi(ah, )urusan endidikan Agama !slam di Batusangkar, berija*ah Sarjana Muda +BA tahun 19-, sarjana lengkap

tahun 19-, sarjana lengkap +Drs+Drs. tahun . tahun 19--. Setelah diangkat menjadi tenaga pengajar19--. Setelah diangkat menjadi tenaga pengajar,, ia berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di !A!% Alauddin Ujungpandang ia berkesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2 di !A!% Alauddin Ujungpandang rogram Studi !lmu$ilmu /eislaman dan selesai tahun 1990. ada saat ini, ia sedang rogram Studi !lmu$ilmu /eislaman dan selesai tahun 1990. ada saat ini, ia sedang mengikuti rogram Doktor +S di !A!% !mam Bonjol adang, rogram Studi endidikan mengikuti rogram Doktor +S di !A!% !mam Bonjol adang, rogram Studi endidikan !slam.

!slam.

/ar(a tulis (ang telah dihasilkan adalah elaksanaan !badah Shalat Murid SD3M!S /ar(a tulis (ang telah dihasilkan adalah elaksanaan !badah Shalat Murid SD3M!S dan

dan SD SD nonnon$M!$M!S S di di #ao#ao$#a$#ao o +Sk+Skripripsi si SMSM, , /et/eterperpaduaduan an AgAgama ama !sl!slam am dengdengan an !lm!lmuu 

eennggeettaahhuuaan n ddaallaam m MMeenn44aappaai i //eesseejjaahhtteerraaaan n MMaannuussiia a ++''eessiis s SSaarrjjaannaa engkap, /eteladanan #asulullah SA6 dalam endidikan /eluarga+'esis S2, endidikan engkap, /eteladanan #asulullah SA6 dalam endidikan /eluarga+'esis S2, endidikan A

Aggaamma a ddaallaam m //uurriikkuulluum m MMaaddrraassaah h Alliiaah A h ''aahhuun n 119999  ++eelluuaanng g ddaann 'a

'antangantangan n +Art+Artikelikel, , endidendidik ik MuslMuslim im dan dan /omit/omitmen men /eilm/eilmuan+Aruan+Artikeltikel, , embiembinaannaan Mas

Mas(ar(arakat akat MadaMadani ni dan dan /ont/ontribribusi usi endendidiidikan kan /el/eluaruarga+ga+ArtArtikeikel, l, ototensensi i BerBeragamagamaa Manusi

Manusia a dan dan /endal/endala a !nter!nternal nal dalam dalam engemengembangann(bangann(a a +Art+Artikelikel, , Men4erMen4ermati mati StratStrategiegi eng

engajaajaran ran #as#asuluulullallah h +A+Artirtikelkel,U,Urgrgensensi i /et/etelaeladanadanan n daldalam am elelaksaksanaaanaan n endendidiidikankan !!ssllaam m ++AArrttiikkelel, , //eedududduukkaan n eennddiididikkaan n !!ssllam am ddaallaam m SSiissttem em eennddiididikakann  %asional +Artikel, Upa(a

(2)

embelajaran +Artikel,7ara Belajar Mahasis8a (ang Bernilai 'inggi dan Bernilai #endah +Studi di S'A!% Batusangkar +Artikel, Aktiitas !badah dan endidikan /eagamaan ansia di anti Sosial 'resna 6erda /asih Sa(ang !bu kabupaten 'anah Datar, &ilsa:at endidikan !slam +Diktat, !lmu endidikan !slam +buku ajar, emikiran endidikan !slam +buku.

)abatan (ang pernah diemban adalah /etua )urusan /ependidikan !slam, /etua rogram Studi endidikan Agama !slam, embantu /etua Bidang Akademik, semuan(a di lingkungan S'A!% Batusangkar. ada saat ini, ia adalah dosen tetap pada rogram Studi endidikan Agama !slam )urusan 'arbi(ah S'A!% Batusangkar.

PENGANTAR 

uji s(ukur kita panjatkan kehadirat 'uhan ;ang Maha <sa berkat limpahan rahmat dan nikmat$%(a kita masih diberi kesempatan untuk men4ari,menggali, membahas,dan mengamalkan ilmu$ilmu (ang berman:aat.

  !lmu endidikan !slam adalah salah satu mata kuliuah (ang ada di &akultas 'arbi(ah !%S'!'U' /<!SAMA% "AS;!M AS;=A#; +!/A"A. Mata kuliah ini men(iapkan mahasis8a menjadi seorang pendidik pendidikan !slam (ang pro:essional dan maju dalam segala bidang.

 Buku >!MU <%D!D!/A% !SAM? karangan Drs. Bukhori Umar, M. Ag isin(a sangat  bagus. Dia menjelaskan berbagai hal (ang berkaitan dengan pendidikan !slam se4ara teliti

dan runtut.

Buku tersebut juga memungkinkan untuk dikonsumsi oleh semua kalangan karena dari sisi ekonomisn(a itu sangat murah jika dibandingkan dengan ilmu$ilmu (ang terkandung dalam  buku tersebut.

Akhirn(a kami merasa dalam pen(usunan resume buku >!MU <%D!D!/A% !SAM? ini masih ban(ak kekurangann(a maka kami mengharap kritik dan saran (ang membangun dari pemba4a. /ami juga tidak lupa mengu4apkan terima kasih (ang sebesar$besarn(a kepada semua pihak (ang membantu suksesn(a reie8 ini terutama kepada !bu Dosen D#. "j. Mardhi(ah, M. d! (ang senantiasa mendorong kami untuk mempelajari dan mengamalkan nilai$nilai (ang terkandung dalam mata kuliah !lmu endidikan !slam di kehidupan sehari$hari. Semoga kesuksesan menjadi milik kita.

(3)

PANDANGAN ISLAM TERHADAP MANUSIA

A. Istilah Manusia Dalam Al-Qu!an

Manusia merupakan makhluk Allah (ang paling sempurna dan 4iptaan (ang terbaik. Dalam Al$@ur=an makna manusia terbagi menjadi  (aitu

al-basyar , al-insandan an-nas

/etiga kata tersebut menunjuk pada makna manusia, se4ara khusus memiliki  penekanan pengertian (ang berbeda.

B. Fun"si P#n$i%taan Manusia Dalam Alam S#m#sta

Manusia adalah Makhluk 'uhan (ang di4iptakan dengan bentuk raga (ang

sebaik$baikn(a. &ungsi pen4iptaan dapat diklasi:ikasikan menjadi 2 (aitu

1. /holi:ah

2. Abd +engabdi Allah

&. Im%li'asi ()ns#% Manusia Dalam P#n*i*i'an Islam

Ada dua !mplikasi terpenting dalam hubungan pendidikan !slam (aitu

1. /arena manusia adalah makhluk (ang merupakan resultan dari komponen +materi dan immaterial.

2. Al$@ur=an menjelaskan bah8a :ungsi pen4iptaan manusia di alam ini adalah sebagaikhalifah dan ‘abd.

BAB +

(ONSEP DASAR PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n"#tian Ta,iah

 Pertama, raba-yarbu (ang berarti bertambah dan bertumbuh.

 Kedua, rabiya-yarbamengikuti 8a*ankhafiya-yahfa, (ang artin(a menjadi besar.  Ketiga, rabba-yarubbu mengikuti 8a*anmadda-yamuddu(ang artin(a memperbaiki,

menguasai urusan, menuntun, menjaga, dan memelihara.

B. P#n"#tian Ta!lim

'a=lim sebagai suatu istilah digunakan untuk mengungkapkan pendidikan (ang dikemukakan para ahli (aitu

1. Abdul &atah )alal bah8a ta’lim adalah proses pemberian pengetahuan,  pemahaman, pengertian, tanggung ja8ab, dan penanaman amanah, sehingga terjadi pen(u4ian +tazkiyah atau pembersihan diri manusia dari segala kotoran.

(4)

2. Muhammad #as(id#idha bah8a ta’lim  adalah proses transmisi berbagai ilmu pengetahuan pada ji8a indiidu, tanpa ada batasan dan ketentuan tertentu.

. S(aikh Muhammad An$%auib Al$Attas memberi makna at-ta’lim  sebagai  pengajaran tanpa pengenalan se4ara mendasar.

. Muhammad Athi(ah Al$Abras(i bah8a at-ta’lim merupakan upa(a men(iapkan indiidu dengan menga4u kepada aspek$aspek tertentu saja.

&. P#n"#tian Ta!*i,

'a=dib adalah pengenalan dan pengakuan (ang se4ara berangsur$angsur  ditanamkan kepada manusia tentang tempat (ang tepat dari segala sesuatu di dalam tatanan pen4iptaan sedemikian rupa, sehingga membimbing ke arah pengenalan dan  pengakuan kekuasaan dan keagungan 'uhan di dalam tatanan 6ujud dan

keberadaann(a.

D. P#n"#tian P#n*i*i'an Islam

Menurut ro:.Dr. Cmar Mohammad At$'oumiAs($S(aiban( mende:inisikan  pendidikan Islam adalah roses mengubah tingkah laku indiidu pada kehidupan  pribadi, mas(arakat, dan alam sekitarn(a.

Menurut Dr. Muhammad SA !brahim( mende:inisikan  pendidikan Islam sebagai Suatu sistem pendidikan (ang memungkinkan seseorang dapat mengarahkan kehidupann(a sesuai dengan 4ita$4ita !slam.

Menurut Dr. Muhammad &adhil Al$)amali mende:inisikan pendidikan Islam sebagai Upa(a mengembangkan, mendorong, serta mengajak manusia lebih maju dengan berlandaskan nilai$nilai (ang tinggi dan kehidupan (ang mulia.

BAB 

SUMBER DAN DASAR PENDIDI(AN ISLAM

A. Sum,# P#n*i*i'an Islam

Sumber pendidikan !slam (ang di maksudkan di sini adalah semua a4uan atau rujukan (ang darin(a meman4arkan ilmu pengetahuan dan nilai$nilai (ang akanditransinternalisasikan dalam pendidikan !slam. Urgensi penentuan sumber  di sini adalah untuk

1. Mengarahkan tujuan pendidikan !slam (ang ingin di 4apai 2. Membingkai seluruh kurikulum

. Menjadi standar dan tolok ukur dalam ealuasi Sumber pendidikan !slam terdiri dari 0 ma4am (aitu

(5)

2. As$Sunnah

. /ata$kata sahabat . /emaslahatan umat 5. 'radisi

0. "asil pemikiran para ahli dalam !slam

B. Dasa P#n*i*i'an Islam

Dasar pendidikan !slam ini terbagi menjadi  (aitu 1. Dasar "istoris

2. Dasar Sosiologis . Dasar <konomi

. Dasar olitik dan Administrati:  5. Dasar sikologis

0. Dasar &iloso:is . Dasar #eligius

BAB /

TU0UANPENDIDI(AN ISLAM

A. P#n"#tian *an Fun"si Tuuan

'ujuan pendidikan menurut Cmar Muhammad At$'aum(As($S(aibani adalah perubahan (ang diinginkan melalui proses pendidikan.

'ujuan adalah sesuatu (ang diharapkan ter4apai setelah suatu usaha atau kegiatan selesai.

'ujuan mempun(ai beberapa :ungsi (aitu a. Mengakhiri usaha

 b. Mengarahkan usaha

4. Merupakan titik untuk men4apai tujuan$tujuan lain d. Memberi nilai +si:at pada suatu usaha

B. Pinsi%-Pinsi% *alam F)mulasi Tuuan P#n*i*i'an Islam

 rinsip uniersal

 rinsip keseimbangan dan kesederhanaan  rinsip kejelasan

 rinsip tidak bertentangan

 rinsip realisme dan dapat dilaksanakan  rinsip perubahan (ang diinginkan

 rinsip menjaga perbedaan$perbedaan indiidu

 rinsip dinamis dalam menerima perubahan dan perkembangan

&. ()m%)n#n-()m%)n#n Tuuan P#n*i*i'an

'ujuan akhir dibedakan menjadi tiga (aitu 1. 'ujuan normati:  a. 'ujuan :ormati:   b. 'ujuan selekti:  4. 'ujuan determinati:  d. 'ujuan integrati:  e. 'ujuan aplikati:  2. 'ujuan :ungsional

(6)

a. 'ujuan indiidu  b. 'ujuan sosial 4. 'ujuan moral d. 'ujuan pro:esional . 'ujuan operasional a. 'ujuan umum  b. 'ujuan khusus

4. 'ujuan tidak lengkap d. 'ujuan in4idental e. 'ujuan sementara :. 'ujuan intermedier  D. F)mulasi Tuuan P#n*i*i'an Islam

'ujuan pendidikan !slam dapat diklasi:ikasikan menjadi empat dimensi (aitu

1. 'ujuan pendidikan jasmani 2. 'ujuan pendidikan rohani . 'ujuan pendidikan akal . 'ujuan pendidikan so4ial

BAB 2

FUNGSI PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n*i*i'an S#,a"ai P#n"#m,an"an P)t#nsi

Asumsi tugas ini adalah bah8a manusia mempun(ai sejumlah potensi, sedangkan pendidikan merupakan proses untuk Menumbuhkan dan mengembangkan potensi$potensi tersebut. Abdul Mujib men(ebutkan tujuh ma4am  potensi ba8aan manusia (aitu

1.  Al-Fitrah

)enis$jenis :itrah manusia terbagi menjadi tujuh (aitu a. &itrah Agama  b. &itrah !ntelek  4. &itrah Sosial d. &itrah Susila e. &itrah <konomi :. &itrah Seni

g. &itrah kemajuan, keadilan, kemerdekaan 2. Struktur anusia

Struktur manusia terdiri atas !asmani, r"hani, dan nafsani. .  Al-#ayah .  Al-Khulu$ 5.  Ath-%hab’u 0.  As-Sa!iyah .  As-Sifat  -.  Al-‘Amal 

(7)

Sumber nilai buda(a dibedakan menjadi dua (aitu 1. %ilai ahiri((ah

2. %ilai !nsani((ah

&. Int#a'si antaa P)t#nsi *an Bu*aa

Manusia dengan kemampuann(a sendiri tanpa diberi hida(ah, akan sulit menemukan jati dirin(a. 'a:sir  Al-anar  mengatakan bah8a hida(ah allah itu ada   bagian (aitu 1. Al$hida(ah Al$6ijdani 2. Al$"ida(ah Al$"a8as . Al$"ida(ah Al$Ali . Al$"ida(ah Ad$Din BAB 4

PENDIDI( DALAM PENDIDI(AN ISLAM

A. ()ns#% P#n*i*i' *alam P#n*i*i'an Islam

endidik adalah orang (ang bertanggung ja8ab terhadap perkembangan  peserta didik dengan upa(a mengembangkan seluruh potensi peserta didik 

endidik terbagi menjadi dua (aitu 1. Pendidik K"drat  2. Pendidik &abatan

B. (#*u*u'an P#n*i*i' *alam P#n*i*i'an Islam

endidik adalah bapak rohani bagi peserta didik (ang memberikan santapan  ji8a dengan ilmu, pembinaan akhlak mulia, dan meluruskan perilaku (ang buruk. Dalam beberapa hadits disebutkan >  &adilah engkau sebagai guru, pela!ar,  pendengar, atau pen'inta, dan !anganlah kamu men!adi "rang yang kelima  sehingga kamu men!adi rusak(. Dalam hadits nabi (ang lain >%inta se"rang 

ilmu)an lebih berharga ketimbang darah para syuhada(.

&. Tu"as P#n*i*i' *alam P#n*i*i'an Islam

endidik diidentikkan dengan guru + gudan ru (ang berarti >digugu? dan >ditiru?. Di gugu (aitu diper'aya di tiru (aitu diikuti.

&ungsi dan tugas pendidik dalam pendidikan disimpulkan menjadi tiga 1. Sebagai engajar 

2. Sebagai endidik  . Sebagai pemimpin

D. ()m%#t#nsi P#n*i*i' *alam P#n*i*i'an Islam

/eberhasilan pendidik adalah pendidik berhasil menjalankan tugasn(a apabila mempun(ai beberapa kompetensi sebagai berikut

1. /ompetensi personal$religius 2. /ompetensi sosial$religius . /ompetensi pro:esional$religius

(8)

E. ()*# Eti' P#n*i*i' *alam P#n*i*i'an Islam

<tika pendidik terbagi menjadi tiga ma4am 1. <tika (ang terkait dengan dirin(a sendiri, (aitu

a. Memiliki si:at$si:at keagamaan

 b. Memiliki si:at$si:at akhlak (ang mulia 2. <tika terhadap peserta didik, (aitu

a. Si:at$si:at sopan santun  b. Si:at$si:at memudahkan

. <tika dalam proses belajar mengajar, (aitu

a. Si:at$si:at memudahkan, men(enangkan, dan men(elamatkan  b. Si:at$si:at seni

BAB 5

PESRTA DIDI( DALAM PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n"#tian P#s#ta Di*i' 

eserta didik adalah anggota mas(arakat (ang berusaha mengembangkan  potensi diri melalui proses pembelajaran (ang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis  pendidikan tertentu +Undang$Undang Sisdiknas, pasal 1 a(at . ;ang menjadi  peserta didik bukan han(a anak$anak, melainkan juga orang de8asa (ang masih  berkembang, baik :isik maupun psikis.

B. (#,utuhan P#s#ta Di*i' 

Al$@uss( membagi kebutuhan manusia +peserta didik dalam dua kebutuhan  pokok, (aitu

1. /ebutuhan primer  2. /ebutuhan sekunder 

Agama dibutuhkan karena manusia memerlukan orientasi dan objek   pengabdian dalam hidupn(a.Cleh karena itu, para ahli men(ebut bah8a manusia

adalah makhluk (ang beragama +h"m" religi"us*.

&. ()*# Eti' P#s#ta Di*i' 

Al$Eha*ali merumuskan sebelas pokok kode peserta didik, (aitu 1. Belajar dengan niat ibadah dalam rangkata$arrub kepada Allah.

2. Mengurangi ke4enderungan pada dunia8i dibandingkan masalah ukhra8i. . Bersikap ta)adhu’ 

. Menjaga pikiran dari pertentangan (ang timbul dari berbagai aliran 5. Mempelajari ilmu$ilmu (ang terpuji

0. Belajar dengan bertahap dan memulai pelajaran (ang mudah menuju pelajaran (ang sukar 

. Belajar ilmu sampai tuntas untuk kemudian beralih pada ilmu (ang lain -. Mengenal nilai$nilai ilmiah

9. Memperioritaskan ilmu dini(ah sebelum memasuki ilmu dunia8i 1F. Mengenal nilai$nilai pragmatis

11. eserta didik harus tunduk pada nasehat pendidik 

(9)

ingkungan adalah segala sesuatu (ang berbeda di sekitar manusia.hal ini  perlu diketahui pendidik agar dapat menentukan sikap dan bertindak sesuai dengan

kebutuhan pendidikan.

1. engaruh ingkungan /eluarga 2. engaruh 'eman

. engaruh Setan

BAB 6

FASE7PERIODESASI PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n*i*i'an Islam Masa Pa')ns#%si

&aktor$:aktor tersebut perlu dipertimbangkan karena beberapa hal 1. &aktor keka(aan

2. &aktor keturunan . &aktor ke4antikan . &aktor Agama

B. P#n*i*i'an Islam Masa Panatal

endidikan seorang anak sudah dimulai sejak berada dalam kandungan,  proses pendidikan ini di berikan se4ara tidak langsung, (aitu

1. Seorang ibu (ang hamil, ia harus mendo=akan anakn(a agar menjadi anak (ang shaleh

2. !bu harus selalu menjaga dirin(a agar tetap makan dan minum (ang halal . !khlas dalam mendidik anak 

. Memenuhi kebutuhan istri 5. Mendekatkan diri kepada Allah

&. P#n*i*i'an Islam Masa Bai

ada masa ba(i ini (ang perlu diperhatikan oleh seorang ibu3bapak dalam mera8at anakn(a adalah

1. "endakn(a memberi nama (ang baik bagi anak  2. Melaksanakan aiah anak 

. Melaksanakan ke8ajiban untuk men(usui minimal 2 tahun

. Dalam melaksanakan ke8ajiban mera8at anak, seorang ibu dan bapak harus menerapkan akhlak (ang baik, seperti memba4a basmalahsetiap kesempatan,  baik saat akan men(usui, men(uapi, maupun kegiatan lainn(a

5. Dalam pendidikan masa ba(i ini dituntut adan(a kerjasama (ang baik antara a(ah dan ibu, hindari pertengkaran$pertengkaran (ang dapat mengganggu  psikologis anak 

D. P#n*i*i'an Islam Masa (ana'-'ana' 

erkembangan pada masa ini berlangsung dari usia $12 tahun dan masa anak$anak ini dibagi kepada tiga :ase, (aitu

1. ermulaan masa anak$anak  2. ertengahan masa anak$anak  . Akhir masa anak$anak 

(10)

E. P#n*i*i'an Islam Masa R#maa

Masa ini berlangsung dari usia 12 sampai dengan 21 tahun (ang terdiri atas tiga :ase antara lain

1. Masa pra$remaja 2. Masa pubertas . Akhir masa remaja

F. P#n*i*i'an Islam Masa D#3asa

ada usia de8asa biasan(a seseorang sudah memiliki si:at kepribadian (ang matang. Mereka sudah memiliki tanggung ja8ab terhadap sistem nilai (ang dipilihn(a, baik sistem nilai (ang bersumber dari norma$norma agama maupun (ang  berbeda dalam kehidupan ataupun ajaran agama.

BAB 8

PENDIDI(AN ORANG DE9ASA A. P#n*ahuluan

Sesuai dengan naman(a, pendidikan orang de8asa merupakan pendidikan (ang diperuntukkan bagi orang de8asa +bukan anak$anak. endidikan orang de8asa mempun(ai pendekatan, ruang lingkup, tujuan, maupun strategi (ang  berbeda dari pendidikan untuk anak$anak. endidikan orang de8asa menitikberatkan pada belajar se4ara berkelanjut sepanjang ha(at untuk mempelajari keterampilan (ang dapat digunakan dalam mengarahkan diri sendiri. Dalam menjalankan proses pendidikann(a, orang de8asa lebih men(ukai belajar dalam kondisi bebas, tidak begitu men(ukai ha:alan, dan lebih mengutamakan peme4ahan masalah, serta hal$hal (ang peraktis.

'ujuan orang de8asa mengikuti pendidikan berariasi. Ada (ang bertujuan untuk promosi, naik pangkat, dan lain$lain. Ada pula (ang mengikuti pendidikan untuk memperluas interaksi sosial antara sesama peserta atau memperdalam ilmu itu sendiri. +kumpulan Materi, 2FF$2

'ujuan tersebut sangat menentukan proses belajar orang de8asa. Selain itu,  proses belajar orang de8asa juga dipengaruhi berbagai :aktor, seperti :aktor 

kebebasan, tanggung ja8ab, pengambilan keputusan sendiri, :aktor pengarahan diri sendiri, :aktor psikologis, :aktor motiasi, dan :aktor :isik. eran dosen dalam  pendidikan orang de8asa berubah dikarenakan :aktor$:aktor tersebut.

B. PENGERTIAN DAN RUANG LING(UP PENDIDI(AN ORANG DE9ASA

endidikan orang de8asa berbeda dari pendidikan anak$anak. endidikan anak$anak akan berlangsung dalam bentuk asimilasi, identi:ikasi dan peniruan. endidikan anak$anak adalah proses pemberian dasar$dasar pengetahuan,  pembentukan sikap mental dan moral, serta pendidikan ke8arganegaraan. Sedangkan pendidikan orang de8asa lebih menitikberatkan pada peningkatan kehidupan mereka, memberikan keterampilan dan kemampuan untuk meme4ahkan

(11)

 problem$problem (ang mereka alami dalam hidup mereka dan dalam mas(arakat. Sebagian besar pendidikan orang de8asa dilakukan dengan 4ara andrrogogik.

&. (EBUTUHAN ORANG DE9ASA A(AN PENDIDI(AN

ada mulan(a manusia hidup di alam lepas seperti makhluk 'uhan (ang lain. !a men4ari tempat berlindung dikala hujan dan berteduh ketika panas matahari sedang terik. Dikarenakan kebutuhan tersebut terjadi berulang$ulang maka manusia mulai berpikir membuat tempat berteduh (ang permanent, (ang kemudian  berkembang jadi rumah. Dari (ang sederhana, rumah terus berkembang sampai sekarang menjadi gedung$gedung pen4akar langit seperti (ang kita saksikan. Demikian pulalah perkembangan dan pertumbuhan ilmu pengetahuan dalam  berbagai bidang dan lapangan hidup manusia.

D. BENTU(7&ARA PENDIDI(AN ORANG DE9ASA

Berma4am$ma4am 4ara dan bentuk pendidikan orang de8asa telah ditempuh dan dilaksanakan orang dalam mas(arakat. Mulai dari (ang sangat sederhana sampai kepada bentuk sekolah se4ara teratur. Gakiah Darojat +19-F$1$1- mengemukakan bah8a diantara 4ara (ang dapat dilakukan oleh orang de8asa dalam  proses pendidikan adalah 4ara (ang tidak :ormal, 4eramah umum, diskusi atau tukar   pikiran, pengajian3penerangan agama, kursus3sekolah se4ara teratur, pendidikan

melalui ba4aan, pendidikan melalui radio3teleisi dan biro$biro konsultasi.

E. PERANAN LEMBAGA-LEMBAGA PENDIDI(AN AGAMA

ada *aman penjajahan Belanda dalam kurun 8aktu tiga setengah abad dahulu, dapat dikatakan bah8a rak(at ban(ak tidak mendapat pendidikan di sekolah (ang diadakan oleh pemerintah jajahan. Dikarenakan tujuan penjajah Belanda dalam mendirikan sekolah adalah han(a untuk mendapatkan tenaga (ang murah,  bukan untuk mengajar dan men4erdaskan rak(at jajahan. Sekolah$sekolah han(a

dapat dimasuki oleh anak$anak pega8ai dan orang$orang tertentu saja.

BAB 1:

(ELEMBAGAAN PENDIDI(AN ISLAM

A. PENGERTIAN LEMBAGA PENDIDI(AN ISLAM

embaga menurut bahasa adalah >badan? atau >organisasi? +tempat  berkumpul. Badan atau +lembaga pendidikan, menurut Ahmad D. Marimba adalah organisasi atau kelompok manusia (ang karena satu dan lain hal memikul tanggung  ja8ab pendidikan kepada si terdidik sesuai dengan badan tersebut. +Marimba,

19-50

embaga pendidikan islam ialah suatu bentuk organisasi (ang diadakan untuk mengembangkan lembaga$lembaga islam (ang baik, (ang permanen, maupun (ang berubah$ubah dan mempun(ai pola$pola tertentu dalam memerankan

(12)

:ungsin(a, serta mempun(ai struktur tersendiri (ang dapat mengikat indiidu (ang  berada dalam naungann(a, sehingga lembaga ini mempun(ai kekuatan hukum

tersendiri. +Muhaimin, 1992-0

Berdasarkan pengertian di atas dapat dipahami bah8a lembaga pendidikan islam adalah tempat atau organisasi (ang men(elenggarakan pendidikan islam, (ang mempun(ai struktur (ang jelas dan bertanggung ja8ab atas terlaksanan(a  pendidikan islam. Cleh karena itu, lembaga pendidikan islam tersebut harus dapat men4iptakan suasana (ang memungkinkan terlaksanan(a pendidikan dengan baik, menurut tugas (ang diberikan, seperti sekolah +Madrasah (ang melaksanakan  proses pendidikan islam.

B. 0ENIS LEMBAGA PENDIDI(AN ISLAM

Menurut Sidi Ea*alba, lembaga (ang berke8ajiban melaksanakan pendidikan islam adalah sebagai berikut

1. #umah 'angga (aitu pendidikan primer untuk :ase ba(i dan :ase kanak$ kanak sampai usia sekolah. endidikn(a adalah orang tua, sanak kerabat, :amil(, saudara$saudara, temansepermainan, dan kenalan pergaulan

2. Sekolah (aitu  pendidikan skunder (ang mendidik anak mulai dari usia masuk sekolah sampai ia keluar dari sekolah tersebut. endidikann(a adalah guru (ang pro:esional.

. /esatuan sosial (aitu pendidikan tartier (ang merupakan pendidikan (ang terakhir tetapi bersi:at permanen. endidikn(a adalah kebuda(aan, adat istiadat, dan suasana mas(arakat setempat

7. TUGAS LEMBAGA PENDIDI(AN ISLAM

1. 'ugas keluarga

2. 'ugas sekolah +Madrasah

. 'ugas lembaga pendidikan Mas(arakat

BAB 11

(URI(ULUM PENDIDI(AN ISLAM

A. PENGERTIAN (URI(ULUM

/ata >/U#!/UUM? mulai dikenal sebagai istilah dalam dunia pendidikan lebih kurang sejak satu abad (ang lalu. !stilah kurikulum munjul untuk kedua kalin(a dalam kamus 6ebster tahun 1-50. ada tahun itu kata kurikulum digunakan dalam  bidang olahraga,(akni suatu alat (ang memba8a orang dari start sampai ke :inish. Barulah pada tahun 1955 istilah kurikulum dipakai dalam bidang pendidikan dengan arti sejumlah mata pelajaran di suatu perguruan. Dalam kamus tersebut kurikulum diartikan duda ma4am, (aitu sebagai berikut.

(13)

1. Sejumlah mata pelajaran (ang harus ditempuh atau dipelajari sis8a disekolah atau  perguruan tinggi untuk memperoleh ija*ah tertentu.

2. Sejumlah mata pelajaran (ang dita8arkan oleh suatu lembaga pendidikan atau  jurusan. +'a:sir, 2FF 5 

B. PRINSIP-PRINSIP (URI(ULUM PENDIDI(AN ISLAM

1. rinsip berorentasi pada tujuan 2. rinsip relean.

. rinsip e:esiensi dan e:ektiitas. . rinsip :leksibilitas program. 5. rinsip integritas.

0. rinsip kontinuitas +istiomah. . rinsip sinkronisme.

-. rinsip objektiita. 9. rinsip demokrasi.

1F. rinsip analisis kegiatan. 11. rinsip indiidualisme.

12. rinsip pendidikan seumur hidup. 7. ISI (URI(ULUM PENDIDI(AN ISLAM

S(arat$s(arat (ang perlu diajukan dalam perumusan kurikulum, (aitu sebagai  berikut.

1. Materi (ang disusun tidak men(alahi :itrah manusia.

2. Adan(a releansi dengan tujuan pendidikan islam, (aitu sebagai upa(a mendekatkan diri dengan ibadah kepada Allah S6' dengan penuh ketak8aan dan keikhlasan.

. Disesuikan dengan tingkat perkembangan dan usia peserta didik.

. erlun(a memba8a peserta didik kepada objek empiris, praktik langsung, dan memiliki :ungsi prakmatis, sehingga mereka memiliki keterampilan$keterampilan (ang riil.

5. en(usunan kurikulum bersi:at integral, terorganisasi, dan terlepas dari segala kontradiksi antara materi satu dengan materi lainn(a.

0. Materi (ang disusun memilikin relaansi dengan masalah$masalah (ang mutakhir, (ang sedang dibi4arakan, dan relean dengan tujuan negara setempat.

. Adan(a metode dan mampu menghantar ter4apain(a materi pelajaran dengan memperhatikan perbedaan masing$masing indiidu.

-. Materi (ang disusun mempun(ai releansi dengan tingkat perkembangan peserta didik.

9. Memperhatikan aspek$aspek sosial, misaln(a dakk8ah islamii(ah.

1F. Materi (ang disusun mempun(ai pengaruh (ang positi: terhadap ji8a peserta didik, sehingga menjadikan kesempurnaan ji8an(a.

11. Memperhatikan kepuasan pemba8aan :itrah, seperti memberikan 8aktu istirahat dan re:resing untuk menikmati kesenian.

12. Adan(a ilmu alat untuk mempelajariilmu$ilmu lain.

BAB 1+

(14)

A. PENGERTIAN METODE

Metode atau metoda berasal dari bahasa (unani, (aitu metha dan hodos. Metha berati melalui atau mele8ati dan hodos berarti jalan atau 4ara.

Metode berarti jalan atau 4ara (ang harus dilalui untuk men4apai tujuan tertentu. Dalam bahasa arab, metode tersebut tharioh. Mengajar berati men(ajikan atau men(ampaikan pelajaran. )adi, metode mengajar berarti suatu 4ara (ang harus dilalui untuk men(ajikan bahan pengajaran agar ter4apai tujuan pengajaran.

B. PENDE(ATAN METODE PENDIDI(AN ISLAM

er8ujudan strategi pendidikan islam dapat di kon:igurasikan dalam  bentuk metode pendidikan (ang lebih luasn(a men4akup pendekatan +approa4h. )alaluddin #ahmat merumuskan pendekatan pendidikan islam dalam enam kategori, (aitu sebagai berikut

1. endekatan 'ila8ah +engajaran 2. endekatan 'a*ki(ah +en(u4ian . endekatan 'a=lim Al$/itab

. endekatan 'a=lim Al$"ikmah

5. ;u=allim$kum ma lam 'akunu ta=lamun 0. endekatan !shlah +erbaikan

&. ASAS-ASAS METODE PENDIDI(AN ISLAM

Dr. M. Saleh Muntasir menjelaskan bah8a asas metode pendidikan dalam pen(ampaian pelajaran adalah menghindarkan ketegangan dan suasana (ang menakutkan pada peserta didik dengan menggunakan pelatihan$pelatihan (ang intensi:, memberikan 4ontoh dan tingkah laku (ang baik, partisipasi (ang memadai pada peserta didik, serta memandang bah8a segala aktiitas (ang dilakukan merupakan ibadah, asal berangkatn(a dengan >B!SM!A"? sebagai  penghambaan tugas selaku 8akil AA".

<mpat asas umum metode pendidikan islam, (aitu sebagai berikut 1. At$'a8asu= :i Al$Maashid la :i Al$Alah

2. Mura=at Al$isti=dad 8a 'hab=i . At$'adarruj :i At$'alin

. Min Al$Mahsus ila Al$Ma=ul

D. BEBERAPA METODE PENDIDI(AN ISLAM

Abdurrahman An$%ahla8i +19-9 2-$2- mengemukakan bah8a ada  beberapa metode (ang dipergunakan dalam pendidikan islam, (aitu sebagai  berikut

1. endidikan dengan "i8ar @urani dan %aba8i 2. endidikan dengan kisah @urani dan %aba8i . endidikan dengan perumpamaan

. endidikan dengan teladan

5. endidikan dengan latihan dan pengalaman 0. endidikan dengan brah dan Mau=i*hah . endidikan dengan 'arghib dan 'arhib

(15)

BAB 1

E;ALUASI DALAM PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n"#tian E<aluasi P#n*i*i'an Islam

<aluasi berarti menetapkan :enomena (ang di anggap berarti di dalam hal (ang sama berdasarkan suatu standart. engukuran dalam pendidikan adalah usaha untuk memahami kondisi$kondisi objekti: tentang sesuatu (ang akan dinilai. Dalam Al$@ur=an atau "adits ban(ak sekali ditemukan tolok ukur ealuasi dan measurement dalam pendidikan !slam. Misaln(a tolok ukur shalat (ang baik dan sempurna adalah dapat men4egah orang dari perbuatan keji dan munkar  [email protected]$Ankabut+295. 'olok ukur 8atak seseorang (ang beriman adalah apabila ia melakukan shalat dengan khus(uk, memba(ar *akat, menjaga kemaluan terhadap 8anita (ang bukan istri [email protected]$Mu=minun+22$5.

B. Tuuan *an Fun"si E<aluasi P#n*i*i'an Islam

Se'ara umum, tujuan dan :ungsi ealuasi pendidikan !slam diarahkan pada dua dimensi.Se'ara khusus, tujuan pelaksanaan ealuasi dalam pendidikan !slam adalah untuk mengetahui kadarpemilikan dan pemahaman peserta didik terhadap materi  pelajaran, baik dalam aspek kogniti:, psikomotorik, maupun a:ekti:.

!mplikasi dari konsep ini adalah adan(a pemilahan perhatian terhadap peserta didikH kepada (ang lemah diberi latihan khusus agar ia dapat mengejar dan memenuhi kekurangann(a, sedangkan kepada (ang 4erdas diberikan penga(aan agar ia terus meningkatkan kemampuann(a ke arah (ang lebih baik lagi. 'ujuan ealuasi dalam  pendidikan !slam adalah untuk menilai pendidik, (aitu sejauh mana ia telah  bersungguh$sungguh dalam menjalankan tugasn(a untuk men4apai tujuan  pendidikan !slam.

&. Pinsi%-Pinsi% E<aluasi P#n*i*i'an Islam 1. <aluasi menga4u pada tujuan

+. <aluasi dilaksanakan se4ara objekti: 

. <aluasi harus dilakukan se4ara komperhensi: 

/. <aluasi harus dilakukan se4ara kontinu+terus menerus

D. 0#nis E<aluasi P#n*i*i'an Islam

)enis$jenis ealuasi dibagi menjadi  (aitu 1. <aluasi :ormati:,

2. <aluasi sumati:  . <aluasi diagnosti4 . <aluasi penempatan

E. Saat-Saat E<aluasi P#n*i*i'an Islam

1. Ialidit( 2. #eliable . <:isiensi

(16)

PRINSIP-PRINSIP PENDIDI(AN ISLAM

A. P#n*ahuluan

rinsip$prinsip tersebut meliputiprinsip terpadu dan seimbang. rinsip di atas harus dipedomani dalam mem:ormulasikan teori$teori dan mengimplementasikan pendidikan!slam termasuk pembelajaran. embelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar +Sisdiknas, asal 1 a(at 2F.

B. Pinsi% Int#"al *an S#im,an"

1. rinsip !ntegral

Dalam ajaran !slam Allah adalah pen4ipta alam semesta termasuk manusia. 2. rinsip Seimbang

endidikan !slam selalu memperhatikan keseimbangan di antara berbagai aspek  (ang meliputi keseimbangan antara dunia dan akhirat, antara ilmu dan amal, urusan hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia, hak dan ke8ajiban.

&. Pinsi% Ba"ian *ai P)s#s Ru,,u,iah

Dalam proses pemeliharaan,Allah juga konsisten dengan sunnatullah.Allah mengurus, memelihara, dan menumbuh /embangkan alam se4ara bertahap dan  berangsur$angsur. Dalam konsep(ang teratur ini, Allah tidak lain adalah murabbi +pendidikan (ang sebenarn(a. /etentuan ini nis4a(akan pen(ertaan Allah dalam  proses pendidikan tanpa berarti mena:ikan peranan manusia.

  eranan manusia dalam pendidikan se4ara teologi dimungkinkan karena  posisin(a sebagai makhluk, 4iptaan Allah, (ang paling sempurna dan jadikan

sebagai /hali:atullah :i al$ardh.

Dalam pembelajaran, pendidik perlu men(adari bah8a tugas sedang dilaksanakann(a adalah dalam posisin(a sebagai kholi:ah +pengganti Allah. !a harus berkomunikasi dengan peserta didik atas dasar rasa tanggugja8ab, penuh kasih sa(ang, adil, tidak berlaku *alim, dan suka membantu.

D. Pinsi% m#m,#ntu' Manusia S#utuhna

rinsip ini harus direalisasikan oleh pendidikandalam proses pembelajaran. endidikan harus mengembangkan ke4erdasan intelektual +intelle4tual uotient, ke4erdasan emosional +emotional uotient, dan ke4erdasan spritual +spiritual uotient se4ara simultan. endidik jangan dulu merasa puas melihat peserta didik  (ang memiliki kompetensi kogniti: sebelum ia dapat memiliki akhlak terpuji dan tekun beribadah. Begitu juga sebalikn(a. Semua komponen kemanusiaan peserta didik harus dikembangkan se4ara simultan agar ia menjadi manusia (ang utuh.

E. Pinsi% S#lalu B#'aitan D#n"an A"ama

endidikan islam sejak a8al merupakan salah satu usaha untuk  menumbuhkan dan memantapkan ke4endrungan tauhid (ang rela menjadi :itrah

(17)

manusia. Agama menjadi petunjuk dan penuntun kearah itu. Cleh karena itu,  pendidikan islam selalu men(elenggarakan pendidikan agama. %amun, agama disini lebih kepada :ungsin(a sebagai sumber moral dan nilai. Dengan pengertian ini, titik   berat pengajaran agama bukan pada kedudukan teknisn(a sebagai suatu disiplin ilmu, melainkan dalam rangka pen4erdasan manusia dan penanaman nilai dan moral (ang sesuai dengan nilai$nilai ketuhanan dan prinsip$prinsip kemanusiaan (ang menjadi esensi ajaran agama. Dengan demikian, akan terbentuk manusia (ang >mengerti? akan posisi sendiri.

F. Pinsi% T#,u'a

Dalam islam diakui adan(a perbedaan manusia. Akan tetapi, perbedaan hakiki ditentukan oleh amal perbuatan manusia, atau ketak8aann(a. Cleh karena itu, pendidikan islam pada dasarn(a bersi:at terbuka, domokrasi, dan uniersal. endidikan seperti ini harus ber8a8asan kemanusiaan, (ang melampaui batas$batas tempat, 8aktu, bahasa, dan lainn(a (ang sesuai dengan uniersalitas ajaran islam itu sendiri. /eterbukaan pendidikan islam juga ditandai dengan kelenturan untuk  mengadopsi unsur$unsur positi: dari luar, sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan mas(arakatn(a, dengan tetap menjaga dasar$dasarn(a (ang original +shalih, (ang bersumber pada al ur=an dan hadist.

G. M#na"a P#,#*aan In*i<i*ual

Dalam pembelajaran, pendidikan harus memperhatikan dan menjaga  perbedaan indiidual peserta didik, baik (ang berhubungan dengan tipe belajar 

maupun tingkat kemampuan. Untuk mengakomodasi perbedaan tipe belajar peserta didik (ang berbeda, pendidik dapat menggunakan perilaku mengajar (ang  berariasi. eserta didik (ang bertipe belajar isual akan merasakan tertarik apabila  pendidik menggunakan tulisan, gambar, dan benda$benda (ang dapat disaksikan. eserta didik (ang bertipe belajar audio akan merasa senang apabila pendidikan dapat men(uguhkan pelajaran dengan memperdengarkan suara +baik suara pendidik  langsung maupun media belajar (ang bersuara. Demikian juga, peserta didik (ang  bertipe belajar motorik akan merasa puas apabila pendidikan melengkapi  pengajarann(a dengan gerakan$gerakan (ang relean.

H. Pinsi% P#n*i*i'an B#lan"sun" S#%anan" Haat

!slam tidak mengenal batas akhir dalam menempuh pendidikan. "al tersebut mengingat tujuan (ang ingin di4apai dalam pendidikan islam adalah terbentukn(a akhlak alkarimah. embentukan membutuhkan rentang 8aktu (ang panjang, (aitu sepanjang ha(at manusia. #osulullah SA6 menegaskan bah8a masa pendidikan terentang dari sejak buai((an +lahir hingga ke liang kubur atau akhir ha(at.

(18)

BAB 12

(EDUDU(AN PENDIDI(AN ISLAM DALAM SISTEM PENDIDI(AN NASIONAL

A. P#n*ahuluan

emerintah bersama D# berhasil menetapkan undang$undang (ang di  pandang memadai untuk mengakomodasi semua kepentingan dan mengatasi masalah pendidikan nasional, (aitu Undang$Undang %omor 2F tahun 2FF tentang endidikan %asional +S!SD!/%AS.

B. Tinauan Tuuan

'ujuan adalah suatu kondisi (ang ingin di4apai dengan melaksanakan suatu akti:itas.

&. Tinauan M#t)*#

Abdurrahman An$%a8a8i +19-92- mengemukakan bah8a dalam  pendidikan !slam dapat digunakan berbagai metode (ang meliputi metode hi)ar urani dan naba8i, kisah urani dan naba8i, perumpamaan, teladan,latihan dan pengalaman, ‘ibrah dan mauizdah, serta targhibdantarhib

D. Tinauan P#s#ta Di*i' *an (ui'ulum

eserta didik adalah anggota mas(arakat (ang berusaha mengembangkan  potensi diri melalui proses pembelajaran (ang tersedia pada jalur, jenjang dan jenis  pendidikan tertentu +Sisdiknas, pasal 1 

E. Tinauan (#l#m,a"aan

Sidiga*alba +19F 20 menulis bah8a lembaga (ang berke8ajiban melaksanakan ke8ajiban !slam adalah

1. #umah 'angga 2. Sekolah

(19)

(E(URANGAN DAN (ELEBIHAN DARI BU(U INI =AITU >

Kelebihan-kelebihan buku ini sangat banak sekali di antara aitu men/adi 0anutan bagi 0ara 0endidik dan orang tua terhada0 anak-anakna untuk mendidik ang baik dan benar ang nantina akan men/adi anak ang berman1aat bagi nusa, bangsa dan agama.

/ejelihan dan ketelitian serta keruntutan pengarang dalam mengupas teori terkait  pendidikan islam merupakan sisi kelebihan dari buku (ang di tulisn(a. embahasan (ang sistematis dan pemakaian bahasa (ang ilmiah menjadikan buku ini sangat 4o4ok  untuk klangan akademis dan praktisi pendidikan . han(a saja untuk pratiksi pendidikan mungkin perlu memutar otak lagi mengingat buku ini sanagat minim men(iapkan konsep (ang siap untuk di pakai. #umusan teori (ang di bangun tidak sebanding dengan konsep (ang di ta8arkan. Di sini pemba4a akan bisa menemukan sisi kelemahan dari  buku kar(an(a. Di buku ini,men*ari bab-bab ang lain 20endidikan umum3 tidak ada ang ada hana masalah 0endidikan Islam sa/a. Baik di sandari maupun tidak, keduan(a memiliki keterkaitan erat seperti haln(a benang$  benang pada kain. Antara satu benang dengan benang (ang lain tak dapat di pisahkan. Cleh karena itu untuk membuat sepotong kain , satu benang saja tidak 4ukup . artin(a antara pengetahuan umum dan agama merupakan dua hal (ang harus men(atu +uni:ied  jika ingin men4apai pendidikan (ang mempun(ai nilai sepiritual, moral dan intelektual

Referensi

Dokumen terkait

Kedalaman muatan kurikulum pada setiap mata pelajaran pada setiap satuan pendidikan dituangkan dalam kompetensi yang harus dikuasai peserta didik sesuai dengan beban

”Banyak peserta didik yang kur ang antusias pada pelajaran Pendidikan Agama Islam, karena sebagian siswa menganggap pelajaran Pendidikan Agama Islam tidak termasuk

1) FPK digunapakai sebagai dasar dan pertimbangan asas untuk menentukan kurikulum, bahan-bahan pelajaran dan strategi pengajaran. 2) FPK bertindak sebagai pengawal daripada

Seorang guru mata pelajaran PAI harus bisa menciptakan suasana belajar yang nyaman dengan menggunakan metode dan media pembelajaran yang bervariatif agar peserta didik

Skripsi dengan judul “Perbandingan Model Pembelajaran Numbered Heads Together dengan Model Pembelajaran Course Review Horay Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik pada Mata

Judul : Upaya Meningkatkan Prestasi Belajar Siswa Kelas V Semester II pada Mata Pelajaran Matematika Materi Jaring – jarring Limas dan Prisma Tegak Lurus Dengan

Peserta didik dengan kategori kemampuan komunikasi matematis sedang hanya domain pada satu indikator, yaitu pada indikator pertama tentang menjelaskan ide atau solusi dari suatu

Jika hasil belajar peserta didik pada siklus II di lihat berdasarkan standar kriteria ketuntasan belajar peserta didik di SMK Negeri 3 Kota Bima tahun pelajaran 2014/2015 diperoleh