Belanja modal Austindo Rp 850 miliar, ini gunanya.
Produsen air Cleo akan IPO bidik Rp 57,5 miliar.
Manufaktur listrik Trafoindo akan IPO.
JAPFA cetak penjualan Rp 27 T di 2016.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
Market Preview
P
erdagangan saham kemarin di‐
warnai aksi ambil untung jangka
pendek. IHSG bergerak bervariasi
namun berhasil melanjutkan tren
penguatannya, ditutup di 5676,988
atau menguat 25,157 poin (0,44%).
Penguatan terutama ditopang aksi
beli beberapa saham unggulan per‐
bankan seperti BCA dan Mandiri dan
saham yang bergerak di sektor kon‐
sumsi seperti Unilever. Sedangkan
aksi ambil untung melanda saham
tambang batubara. Nilai transaksi di
Pasar Reguler mencapai Rp6,44 triliun
dengan asing mencatatkan pembelian
bersih Rp316,37 miliar. Penguatan
IHSG kemarin selain ditopang senti‐
men positif domestik, juga ditopang
sentimen eksternal kawasan Asia
yang umumnya menguat, terutama
bursa saham China yang menguat
hingga 1,5% setelah libur dua hari perdagangan sebelumnya, mengantisipasi hasil
pertemuan Presiden Trump dengan Presiden China Xi Jinping.
Sementara Wall Street tadi malam kembali terkoreksi setelah bergerak
fluktuatif menyusul respon atas rilis pertemuan The Fed bulan sebelumnya dan
komentar ketua DPR AS Paul Ryan yang mengindikasikan pembahasan agenda
reformasi perpajakan Gedung Putih akan membutuhkan waktu lebih lama. Indeks
DJIA dan S&P masing‐masing koreksi 0,20% dan 0,31% di 20648,15 dan 2352,45.
Indeks Nasdaq koreksi 0,58% di 5864,48. Hasil pertemuan The Fed bulan lalu
menilai harga saham di Wall Street relatif tinggi dan spekulasi kenaikan bunga FFR
akan lebih lambat dari perkiraan seiring keinginan mengurangi ‘balance sheet’
tahun ini hingga USD4,5 triliun. Harga minyak koreksi di bawah USD51/barel sete‐
lah data menunjukkan peningkatan cadangan minyak AS pekan lalu. Sedangkan
data tenaga kerja yang keluar tadi malam (ADP) menunjukkan penambahan lapan‐
gan kerja Maret lalu hingga 263 ribu di atas perkiraan 184 ribu dan bulan sebelum‐
nya 245 ribu.
Kondisi pasar saham global yang kurang kondusif, harga minyak mentah
yang kembali koreksi, dan potensi aksi ambil untung pemodal jangka pendek di
sejumlah saham unggulan yang sudah naik tinggi, diperkirakan akan menjadi
pemicu IHSG bergerak fluktuatif pada perdagangan hari ini rawan koreksi. Di sisi
lain pelaku pasar diperkirakan lebih menyasar saham‐saham lapis dua secara selek‐
tif yang harganya cenderung tertinggal dan yang masih memiliki isu individual posi‐
tif. Harga nikel dan timah di LME tadi malam rebound bisa memicu aksi beli balik
atas saham tambang logam. IHSG diperkirakan akan bergerak di 5640 hingga 5690
rawan koreksi.
S1 5640 S2 5620 R1 5690 R2 5720
Index Last Chg % DJIA 20648.15 (41.09) (0.20) S&P 500 2352.95 (7.21) (0.31) FTSE 100 7331.68 9.86 0.13 CAC 40 5091.85 (9.28) (0.18) DAX 12217.54 (64.80) (0.53) NIKKEI 225 18690.38 (194.60) (1.03) HANGSENG 24400.80 139.32 0.57 STI 3176.55 (2.51) (0.08) SHENZHEN 2023.20 36.73 1.85 SHANGHAI 3270.31 47.79 1.48 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 50.82 (0.32) (0.63) CPO (RM/M.T) 2714.00 83.00 3.15 Gold (USD/T.oz) 1256.30 (1.20) (0.10) Nikel (USD/M.T 9960.00 (50.00) (0.50) Timah (USD/M.T) 20050.00 (75.00) (0.37) Coal (USD/M.T) 86.55 0.80 0.93 Exchange Rates Chg % IDR/USD 13320.00 (5.00) (0.04) USD/EUR 1.068 0.00 0.00 JPY/USD 110.42 (0.41) (0.37) IDR/SGD 9513.36 (20.75) (0.22) IDR/AUD 10077.50 (20.20) (0.20) TLKM USD IDR Chg % TLK.NYSE 31.46 4190 (0.35) (1.10)Top Gainers IDR % Chg
RIGS 260 34.00 66 RBMS 123 25.50 25 BABP‐W 5 25.00 1
TFCO 800 23.10 150 CNTX 740 19.40 120
Top Losers IDR % Chg
KOIN 260 (23.50) (80)
ICON 300 (23.10) (90)
AIMS 136 (22.30) (39)
IBST 1,750 (20.50) (450)
CANI 400 (16.70) (80) Top Value IDR % (miliar)
BBCA 17,025 1.60 1,662 B BUMI 432 4.30 1,305 B TLKM 4,250 0.00 648 B MYRX 140 0.70 454 B BBRI 13,000 (0.20) 434 B
Top Volume IDR % (juta)
MYRX 140 0.70 3,243.228 BUMI 432 4.30 3,069.747 DEWA 73 (3.90) 1,235.454 BEKS 54 0.00 915.268 BIPI 123 (0.80) 838.456 IHSG 5,767.98 Change 116.16 Change (%) 2.06 Change (%/ytd) 8.90
Total Value (IDR triliun) 7.912 Total Volume (miliar saham) 17.540 Net Foreign Buy (IDR miliar) 317.000
News Update
2
Belanja modal Austindo Rp 850 miliar, ini gunanya. PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (ANJ) terus mengembangkan sayap usahanya pada tahun 2017 usai mengantongi pendapatan 2016 sebesar US$ 134,4 juta atau naik 6,7% dari tahun 2015 sebesar US$ 126 juta. Dari pendapatan itu, ANJ mengantongi laba bersih sebesar US$ 9,2 juta. Pada tahun 2017 ini, emiten berkode saham ANJT tersebut menyiapkan belanja modal sebesar US$ 63,7 juta atau setara Rp 850 miliar yang berasal dari kas internal sekitar 20% lebih dan sisanya dari pinjaman perbankan. Direktur Keuangan ANJ Lucas Kurniawan kinerja perusahan pada tahun 2016 cukup baik. Menurutnya, ANJ memperoleh manfaat dari kenaikan signifikan harga jual rata-rata minyak kelapa sawit (crude palm oil/cpo) dan inti sawit (palm kernel) dibandingkan dengan rata-rata 2015. Untuk tahun 2017, ANJ enggan membeberkan berapa target pendapatan karena fluktuasi harga komoditas. "Yang bisa kami sampaikan adalah proyeksi minyak sawit yang kami produksi itu sebesar 213.000 ton," ujarnya. Untuk belanja modal tahun ini, Lucas bilang, akan menggunakannya untuk pembangunan pabrik kelapa sawit di Papua dengan anggaran sebesar US$ 21 juta. Dari total anggaran pembangunan itu, sebagaian digunakan pada tahun 2017 yakni sebesar US$ 11,3 juta dan sisanya pada tahun 2018. Selain itu, ANJ juga menggunakan anggaran tahun ini untuk program penanamn kelapa sawit di Papua dan Sumatra Selatan. Anggaran yang disiapkan untuk penanaman sawit ini sebesar US$ 26 juta. Sementara itu, ANJ juga menganggar sebesar US$ 3,5 juta untuk pembangunan mesin pembeku atau frozen line dengan total investasi Rp 12,5 miliar untuk proyek tanaman edamame. Pada tahun 2017 ini, ANJ menargetkan penjualan edamame mencapai 1.445 ton. Namun ketika mesin pembeku sudah ada, maka pada tahun 2018, ANJ menargetkan bisa ekspor produk edamame ke mancanegara. (Kontan)
Produsen air Cleo akan IPO bidik Rp 57,5 miliar. Produsen air minum dalam kemasan (AMDK) merek "Cleo", PT Sariguna Primatirta berniat melantai di bursa dalam waktu dekat. PT Sariguna Primatirta akan melepas sebanyak-banyaknya 500 juta saham atau 22,22% dari total modal disetor. Rentang harga penawaran saham Initial Public Offering (IPO) ditetapkan Rp 105 hingga Rp 115 per saham. Sehingga, target dana IPO mencapai Rp 52,5 miliar hingga Rp 57,5 miliar. Belinda Natalia, Direktur Utama Sariguna mengatakan, sebagian besar dana IPO atau 90% akan digunakan untuk membeli mesin dan peralatan penunjang kegiatan produksi dan operasional. Lalu sisanya digunakan untuk modal kerja. Ia mengatakan, pada tahun ini kebutuhan masyarakat akan air minum dalam kemasan masih bisa tumbuh 11,5%. "Kami optimistis pangsa pasar AMDK masih terbuka luas " ujar Belinda. Belinda menambahkan, meski jumlah produsen air minum dalam kemasam terus meningkat, perseroan masih akan mengembangkan pasar dengan menambah jaringan distribusi dan inovasi produk. Kini, Sariguna tengah mempersiapkam diri menghadapi permintaan dan penjualam dengan mendirikan pabrik-pabrik dan depo di wilayah potensial. Sariguna memulai usahanya dengan mengakuisisi pabrik Teh Anda dan AMDK Anda pada 2003 silam. Setahun setelahnya, PT Sariguna Primatirta membangun pabrik pertamanya di Pandaan, Jawa Timur. Kini, jumlah pabrik Sariguna mencapai 19 pabrik yang tersebar di Jawa, Makassar, Banjarmasin, Bali, dan Lombok. Hingga 31 Oktober 2016, PT Sariguna Primatirta memiliki total aset Rp 449,67 miliar, naik dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 353,33 miliar. Sementara itu, liabilitasnya tercatat Rp 258,32 miliar dan ekuitas Rp 191,36 miliar. Lalu, total pendapatan Sariguna hingga Oktober tahun lalu mencapai Rp 434,82 miliar, melejit dari periode yang sama tahun 2015 sebesar Rp 294,79 miliar. Laba bersih PT Sariguna Primatirta mencapai Rp 32,21 miliar, meningkat 10 kali lipat dari sebelumnya Rp 3,44 miliar. (Kontan)
Manufaktur listrik Trafoindo akan IPO. Perusahaan manufaktur listrik, PT Trafoindo Prima Perkasa menggelar mini expose di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (4/4). Aksi ini menjadi rangkaian proses yang harus dilalui perusahaan sebelum melantai di bursa. Perusahaan penyedia trafo ini memang bermaksud menggelar initial public offering (IPO). Hanya saja belum ketahuan kapan rencana tersebut persisnya terealisasi. "Nanti saja ya mas," terang direksi PT Trafoindo Prima Perkasa. Berdasar penelusuran KONTAN, dalam proses IPO tersebut, PT Bahana Securities bertugas sebagai underwriter-nya. Rencananya, Trafoindo akan melepas kepemilikan 16% saham yang dimiliki saat ini. Selain itu, nilai aset Trafoindo saat ini yakni Rp 1,5 triliun dengan equity sebesar Rp 1,1 triliun. "Iya (betul informasi tersebut)," ujar Direktur Penilaian BEI, Samsul Hidayat. Berdasar informasi dari website resmi, Trafoindo Prima memiliki pabrik yang berlokasi di Tangerang, Banten. Perusahaan berdiri sejak 1982. Trafoindo menyediakan trafo dengan kapasitas dari 25kVA sampai 35000 kVA, dengan maksimum voltase sebesar 36 kV. (Kontan)
JAPFA cetak penjualan Rp 27 T di 2016. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mencetak penjualan bersih sebesar Rp 27,1 triliun di 2016. Jumlah ini meningkat 10,8% atau setara Rp 2 triliun dibanding penjualan bersih tahun 2015 lalu yang sebesar Rp 25 triliun. Dari penjualan bersih tersebut, JPFA mencatat laba usaha sebesar Rp 2,9 triliun pada tahun 2016. Terdapat peningkatan sekitar 69% dari laba usaha tahun 2015 yang mencapai Rp 1,7 triliun. Sedangkan laba bersih Japfa pada tahun 2016 melejit hingga empat kali lipat menjadi Rp 2,17 triliun dari Rp 524 miliar di tahun 2015. Laba bersih tahun 2016 merupakan pencapaian tertinggi sepanjang lima tahun belakangan. "Kontribusi terbesar diberikan oleh segmen usaha pakan ternak sebesar 45%," terang Marcus Kusbyanto Setyadharma, Direktur JAPFA pada public expose, Rabu (5/3). Sedangkan 55% kontribusi penjualan lainnya ditopang oleh lima segmen usaha lainnya. Segmen usaha peternakan dan produk konsumen sebesar 30%, anak ayam umur sehari (DOC) sebesar 11%, peternakan sapi sebesar 4%, budidaya perairan sebesar 6%, serta perdagangan dan lain-lain sebesar 4%. Marcus menjelaskan, untuk menghadapi tahun 2017, Japfa akan melakukan langkah strategis seperti efisiensi produksi, pengurangan persediaan dan pelaksanaan pengelolaan belanja modal dengan hati-hati. "Japfa akan melakukan refinancing terhadap kewajiban yang akan jatuh tempo dalam waktu dekat. Obligasi rupiah di tahun 2017 dan obligasi dollar di tahun 2018," ungkap Marcus. Hal tersebut dilakukan dengan menerbitkan obligasi dollar AS lebih kecil dibanding sebelumnya. Di samping itu, Japfa terus berfokus meningkatkan efisiensi dan profitabilitas, termasuk memperbaiki efisiensi modal kerja. "Kami akan memanfaatkan rencana capex dengan memperhatikan tingkat konsumsi, daya beli, dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan pada masa yang akan datang," ujar Markus. Japfa optimistis menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 10% di tahun 2017. "Untuk laba penjualan dan laba bersih akan disesuaikan dengan pertumbuhan pendapatan," pungkas Marcus. (Kontan)Stock Picks
3RALS 1140‐1240.
Harga saham emiten perdagangan ritel, Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) kemarin
berhasil melanjutkan rebound dan tutup di resisten sederhana di Rp1170. Ini mengindikasikan terjadinya
tren pembalikan arah menjadi bullish. Target resisten di kisaran Rp1220 hingga Rp1240. Sedangkan support
bergeser dari Rp1110 ke Rp1140. Posisi harga sahamnya saat ini yang berada di area oversold mendukung
terjadinya rebound lanjutan. Sebelumnya pergerakan harganya cenderung sideways di area downtrend.
Kondusifnya iklim makro ekonomi domestik ditandai redahnya tekanan inflasi Maret lalu dan tren pengua‐
tan rupiah atas dolar AS yang saat ini di kisaran Rp13300 menjadi sentimen positif atas pergerakan harga
sahamnya di tengah pasar bullish. Tahun lalu,total pendapatan tumbuh 5,86% mencapai Rp5,87 triliun di‐
bandingkan periode yang sama 2015 sebesar Rp5,53 triliun. Kinerja pendapatan 2016 membalikkan posisi
di 2015 yang mengalami penurunan 5,6%. Namun pencapaian pendapatan 2016 lalu di bawah perkiraan
sebelumnya sebesar Rp5,89 triliun atau tumbuh 6,4%. Laba bersih 2016 lalu tumbuh 21,55% mencapai
Rp408,48 miliar dibandingkan 2015 sebesar Rp336 miliar. Tahun sebelumnya (2015) laba bersih turun
5,51%. Pencapaian laba 2016 lalu di bawah perkiraan sebelumnya Rp506 miliar. EPS 2016 lalu mencapai
Rp60,02 naik dari EPS 2015 Rp47,64. Sedangkan untuk tahun ini target pertumbuhan penjualan diperkira‐
kan 10% mencapai Rp6,44 triliun. Sedangkan laba bersih diperkirakan mencapai Rp579,85 miliar naik 42%.
Proyeksi laba ini di bawah perkiraan sebelumnya Rp639,06 miliar. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan
Rp81,71. Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 19x (E/17) atau mencapai Rp1552. Katalis
positif dalam waktu dekat adalah rencana pembagian dividen tunai tahun buku 2016. Perseroan berpe‐
luang membagikan rasio dividen sebesar 61% laba bersih merujuk pembayaran dividen tahun buku 2015.
Ini berarti berpeluang mencapai Rp36,61/saham atau meningkat dibandingkan tahun buku 2015 sebesar
Rp30/saham. Dari harga saat ini di Rp1170, pemodal berpeluang mendapatkan yield sebesar 3,1%. Main‐
4
Stock Picks
SMGR 9000‐9400.
Menjelang tanggal Cum dividen akhir pekan ini, pergerakan harga saham Semen
Indonesia Tbk (SMGR) cenderung bullish dalam rentang terbatas. Kemarin harga sahamnya tutup di
Rp9125. Saat ini level support di kisaran Rp8800 hingga Rp9000. Sedangkan peluang penguatan akan
menguji resisten di kisaran Rp9400 hingga Rp9500. Tahun 2016 lalu, volume penjualan perseroan di pasar
domestik turun 1,1% (yoy) mencapai 25,68 juta ton dari 2015 sebanyak 25,97 juta ton. Pangsa pasar
perseroan di industri semen nasional tahun lalu mencapai 41,42% turun dari 2015 sebesar 41,89%.
Penjualan bersih perseroan 2016 lalu turun 3% mencapai Rp26,13 triliun dari Rp26,95 triliun di 2015.
Sedangkan laba bersih tahun 2016 lalu di Rp4,52 triliun, relatif sama dengan pencapaian di 2015 sebesar
Rp4,52 triliun. EPS 2016 lalu Rp762. Tahun ini perseroan menargetkan volume penjualan semen naik 4%
sesuai dengan pertumbuhan industri atau mencapai 27,33 juta ton dari tahun lalu 26,28 juta ton. Saat ini
total kapasitas produksi perseroan 29 juta ton per tahun. Dengan harga rata‐rata jual per ton semen
mencapai Rp933752 tahun ini atau diperkirakan naik sekitar 1% dari tahun lalu maka pendapatan dari
penjualan semen diperkirakan mencapai Rp25,52 triliun. Total pendapatan bersih tahun ini ditambah
dengan pendapatan dari unit bisnis lainnya seperti beton siap pakai, kantong semen, terak, persewaan
tanah kawasan industri maka diperkirakan tahun ini pendapatan bisa tumbuh 4,8% mencapai Rp27,39
triliun. Dengan marjin laba 17,5% sama dengan tahun 2016 lalu, maka laba bersih tahun ini diperkirakan
mencapai Rp4,79 triliun atau tumbuh 6% dari tahun lalu. EPS proyeksi tahun ini diperkirakan Rp808,23.
Harga sahamnya berpeluang ditransaksikan dengan PE 13x atau sesuai dengan industrinya maka harga
sahamnya diperkirakan mencapai Rp10500 untuk jangka waktu hingga akhir tahun ini. Dari harga saat ini di
Rp9125 punya ruang penguatan 15%. Perseroan akan membagikan dividen tunai tahun buku 2016 sebesar
40% laba bersih atau sebesar Rp304,92/saham. Dari harga saat ini di Rp9125 ada dividen yield 3,3%.
Maintain Buy, SL 8500
Kamis, 06 April 2017
5
Stock Picks
ELSA 380‐400.
Harga saham emiten jasa migas, Elnusa Tbk (ELSA), kemarin berhasil rebound terbatas
seiring penguatan kembali harga minyak mentah dunia di atas USD50/barel. Pergerakan harga sahamnya
sangat dipengaruhi dengan pergerakan harga minyak mentah dunia. Sebelumnya tekanan di harga minyak
mentah dunia membuat harga sahamnya bergerak di area downtrend. Kemarin harga sahamnya tutup di
Rp386. Secara technical saat ini support di Rp380 dan peluang rebound akan menguji resisten di kisaran
Rp396 hingga Rp400. Dari sisi kinerja, tahun lalu pendapatan perseroan turun 4% mencapai Rp3,62 triliun
dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,77 triliun. Pencapaian pendapatan bersih tersebut di atas perkiraan
sebelumnya sebesar Rp3,57 triliun. Turunnya pendapatan bersih tahun lalu terutama dipicu turunnya
aktivitas drilling akibat harga minyak mentah yang turun. Sedangkan laba bersih tahun lalu turun 17,17%
mencapai Rp310,91 miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp375,36 miliar. Pencapaian laba tahun lalu
tersebut di bawah perkiraan kami sebelumnya sebesar Rp331,79 miliar. Ini terutama akibat dideritanya
rugi kurs Rp18 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencatatkan untung kurs
Rp54,77 miliar. EPS tahun lalu Rp42,60 lebih rendah dari perkiraan sebelumnya Rp45,42. Tahun ini
diperkirakan pendapatan bersih tumbuh 1,4% mencapai Rp3,67 triliun. Sedangkan laba bersih kami
perkirakan sebesar Rp341,75 miliar atau tumbuh 10%. EPS proyeksi tahun ini Rp46,82. Harga sahamnya
diperkirakan berpeluang ditransaksikan dengan PE 12x atau mencapai Rp562 atau memiliki ruang
penguatan 45% dari harga saat ini di Rp386. Maintain Buy, SL 378
Kamis, 06 April 2017
Saham Pilihan
ASII 8600-8900 BoW, SL 8400
TLKM 4200-4300 BoW, SL 4080
UNVR 43700-46500 Buy, SL 42500
PTBA 13600-14200 BoW, SL 13100
INDF 7900-8300 BoW, SL 7800
INCO 2280-2420 TB, SL 2200
BMTR 520-580 Buy, SL 500
Stock View
6
Kamis, 06 April 2017
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
IHSG
5676.98 5687.71 5698.44 5655.52 5634.06
PERKEBUNAN AALI 14850 14,966.67 15,083.33 14,766.67 14,683.33 13,059,216.00 ‐19.91 393.15 ‐75.27 45.02 BWPT 344 352.00 360.00 336.00 328.00 LSIP 1460 1,483.33 1,506.67 1,443.33 1,426.67 4,189,615.00 ‐11.36 91.36 ‐32.01 18.72 SGRO 2040 2,053.33 2,066.67 2,033.33 2,026.67 SIMP 630 640.00 650.00 620.00 610.00 13,835,444.00 ‐7.53 16.72 ‐68.60 25.18 UNSP 314 319.33 324.67 309.33 304.67PERTAMBANGAN BATU BARA
ADRO 1890 1,930.00 1,970.00 1,860.00 1,830.00 37,032,346.42 ‐10.48 65.74 ‐5.12 10.50 BORN 50 50.00 50.00 50.00 50.00 BRAU 82 82.00 82.00 82.00 82.00 BUMI 432 446.00 460.00 412.00 392.00 DEWA 73 76.33 79.67 70.33 67.67 3,312,510.21 13.47 0.30 48.03 166.35 HRUM 2630 2,690.00 2,750.00 2,570.00 2,510.00 ITMG 21550 22,066.67 22,583.33 21,216.67 20,883.33 21,925,897.16 ‐9.27 770.46 ‐65.05 8.53 PTBA 13750 14,016.67 14,283.33 13,541.67 13,333.33 13,733,627.00 5.01 883.59 0.98 7.64 PTRO 1260 1,293.33 1,326.67 1,233.33 1,206.67
PERTAMBANGAN MINYAK & GAS BUMI
BIPI 123 128.00 133.00 120.00 117.00
ELSA 386 390.00 394.00 382.00 378.00 3,775,323.00 ‐10.56 51.43 ‐8.99 7.17
ENRG 50 50.00 50.00 50.00 50.00
ESSA 2200 2,233.33 2,266.67 2,133.33 2,066.67 MEDC 3190 3,360.00 3,530.00 3,100.00 3,010.00
PERTAMBANGAN LOGAM DAN MINERAL LAINNYA
ANTM 710 723.33 736.67 703.33 696.67 10,531,504.80 11.79 ‐151.06 85.85 ‐3.10 INCO 2310 2,343.33 2,376.67 2,283.33 2,256.67 10,894,532.28 ‐15.64 70.11 ‐67.49 26.24 TINS 950 961.67 973.33 941.67 933.33 6,874,192.00 ‐6.74 13.64 ‐84.08 56.09 SEMEN INTP 17200 17,341.67 17,483.33 16,916.67 16,633.33 17,798,055.00 ‐10.99 1,183.48 ‐17.34 17.00 SMCB 905 913.33 921.67 898.33 891.67 9,239,022.00 ‐12.25 22.85 ‐73.80 47.91 SMGR 9125 9,183.33 9,241.67 9,083.33 9,041.67 26,948,004.47 ‐0.14 762.28 ‐18.76 14.07
LOGAM DAN SEJENISNYA
GDST 100 100.67 101.33 98.67 97.33 JPRS 139 140.67 142.33 136.67 134.33 KRAS 610 626.67 643.33 596.67 583.33 PAKAN TERNAK CPIN 3330 3,390.00 3,450.00 3,280.00 3,230.00 JPFA 1710 1,736.67 1,763.33 1,671.67 1,633.33 25,022,913.00 2.31 43.92 40.87 18.44 OTOMOTIF DAN KOMPONENNYA
ASII 8775 8,875.00 8,975.00 8,700.00 8,625.00 184,196,000.00 ‐8.68 357.28 ‐24.59 20.71 GJTL 1120 1,136.67 1,153.33 1,106.67 1,093.33
INDUSTRI BARANG KONSUMSI
ICBP 8325 8,383.33 8,441.67 8,283.33 8,241.67 INDF 7975 8,075.00 8,175.00 7,900.00 7,825.00 MYOR 2090 2,096.67 2,103.33 2,076.67 2,063.33 ROTI 1565 1,571.67 1,578.33 1,551.67 1,538.33 GGRM 67950 68,283.33 68,616.66 67,308.33 66,666.66 INAF 3550 3,623.33 3,696.67 3,513.33 3,476.67 1,621,898.67 17.41 2.12 463.17 184.06 KAEF 1720 1,736.67 1,753.33 1,706.67 1,693.33 4,860,371.48 7.51 44.81 6.06 28.68 KLBF 1615 1,630.00 1,645.00 1,585.00 1,555.00
KOSMETIK DAN BARANG KEPERLUAN RUMAH TANGGA
7
EMITEN LAST R1 R2 S1 S2 REV 2015 G (%) EPS 2015 G (%) PE
PROPERTI DAN REAL ESTAT
APLN 212 215.33 218.67 209.33 206.67 ASRI 350 359.33 368.67 345.33 340.67 BKSL 93 94.00 95.00 92.00 91.00 BSDE 1875 1,891.67 1,908.33 1,851.67 1,828.33 6,209,574.07 11.45 1,164.55 460.00 1.60 COWL 1195 1,221.67 1,248.33 1,181.67 1,168.33 CTRA 1175 1,206.67 1,238.33 1,156.67 1,138.33 CTRP 690 690.00 690.00 690.00 690.00 CTRS 2710 2,710.00 2,710.00 2,710.00 2,710.00 ELTY 50 50.00 50.00 50.00 50.00 KIJA 332 333.33 334.67 329.33 326.67 MDLN 286 290.67 295.33 280.67 275.33 2,962,460.90 4.32 69.69 22.80 5.94 KONSTRUKSI BANGUNAN ADHI 2250 2,313.33 2,376.67 2,213.33 2,176.67 9,389,570.10 8.51 130.22 43.08 20.93 DGIK 127 133.67 140.33 119.67 112.33 PTPP 3230 3,276.67 3,323.33 3,206.67 3,183.33 14,217,372.87 14.40 152.88 39.17 25.74 SSIA 735 758.33 781.67 698.33 661.67 TOTL 810 818.33 826.67 803.33 796.67 WIKA 2300 2,356.67 2,413.33 2,266.67 2,233.33 13,908,504.01 11.60 101.65 1.60 26.02 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI
PGAS 2420 2,483.33 2,546.67 2,383.33 2,346.67 42,333,969.71 ‐0.16 228.31 ‐38.44 11.61 JALAN TOL, PELABUHAN, BANDARA DAN SEJENISNYA
CMNP 1450 1,453.33 1,456.67 1,443.33 1,436.67 JSMR 4710 4,730.00 4,750.00 4,680.00 4,650.00 9,848,242.05 7.33 213.14 3.23 26.27 TELEKOMUNIKASI BTEL 50 50.00 50.00 50.00 50.00 EXCL 3080 3,100.00 3,120.00 3,050.00 3,020.00 22,876,182.00 ‐2.49 ‐2.97 ‐97.16 ‐1,348.39 ISAT 7000 7,016.67 7,033.33 6,991.67 6,983.33 TLKM 4250 4,313.33 4,376.67 4,193.33 4,136.67 102,470,000.00 14.24 153.66 5.81 21.51 TRANSPORTASI GIAA 394 409.33 424.67 363.33 332.67 52,627,783.53 7.55 40.78 ‐122.73 10.94 MBSS 420 429.33 438.67 411.33 402.67 WINS 252 252.67 253.33 250.67 249.33 1,378,353.91 ‐37.37 ‐19.45 ‐129.08 ‐10.95 KONSTRUKSI NON BANGUNAN
INDY 750 781.67 813.33 731.67 713.33 BANK BBCA 17025 17,258.33 17,491.67 16,808.33 16,591.67 47,081,728.00 7.56 730.83 9.30 18.47 BBKP 625 628.33 631.67 623.33 621.67 8,303,973.00 17.07 105.70 32.57 5.58 BBNI 6575 6,608.33 6,641.67 6,533.33 6,491.67 36,895,081.00 10.58 486.18 ‐15.91 10.90 BBRI 13000 13,066.67 13,133.33 12,941.67 12,883.33 85,434,037.00 13.73 1,029.53 4.77 10.95 BBTN 2270 2,283.33 2,296.67 2,263.33 2,256.67 14,966,209.00 16.86 174.91 65.91 10.43 BDMN 4980 5,006.67 5,033.33 4,936.67 4,893.33 22,420,658.00 ‐2.48 249.70 ‐8.09 16.40 BJBR 2020 2,043.33 2,066.67 2,003.33 1,986.67 10,084,451.00 14.70 142.02 23.39 6.79 BMRI 11900 11,958.33 12,016.67 11,783.33 11,666.67 71,570,127.00 14.26 871.50 2.33 11.76 BNGA 1075 1,100.00 1,125.00 1,060.00 1,045.00 22,318,759.00 7.24 17.02 ‐81.74 34.36
PERDAGANGAN BESAR BRANG PRODUKSI
AKRA 6250 6,425.00 6,600.00 6,150.00 6,050.00 19,764,821.14 ‐12.03 261.74 27.59 27.03 INTA 440 454.00 468.00 418.00 396.00 UNTR 29000 29,291.67 29,583.33 28,616.67 28,233.33 49,347,479.00 ‐7.14 1,033.07 ‐28.24 14.86 PERDAGANGAN ECERAN MAPI 6075 6,141.67 6,208.33 6,016.67 5,958.33 RALS 1170 1,186.67 1,203.33 1,151.67 1,133.33
ADVERTISING, PRINTING DAN MEDIA
MNCN 1870 1,888.33 1,906.67 1,833.33 1,796.67 PERUSAHAAN INVESTASI
BRMS 83 86.33 89.67 80.33 77.67
Corporate Action
8
Code
Name
Type
Date
Time
Venue
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk AGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
ARTI Ratu Prabu Energi Tbk EGM 03/08/2016 00:10:00 GD. Ratu Prabu 1 Lt. 10 Jl. TB. Simatupang Kav. 20, Jakarta Selatan
SCPI Merck Sharp Dohme
Pharma Tbk. AGM 03/08/2016 00:10:00
MYRX Hanson International Tbk. AGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center MYRX Hanson International Tbk. EGM 28/07/2016 00:14:00 Merchantile Athletic Club , World Trade Center GMCW Grahamas Citrawisata Tbk. AGM 27/07/2016 00:09:00 Financial Club, Graha Niaga lt 28, Jl. Jend. Sudirman
Kav 58 Jakarta PTIS Indo Straits Tbk AGM 22/07/2016 00:09:00
Gedung Graha Kirana, Lantai 9, Ruang Rapat PT Indo Straits Tbk, Jl.Yos Sudarso Kav.88, Jakarta Utara
14350, Indonesia
BSSR Baramulti Suksessarana Tbk EGM 22/07/2016 00:10:00 Boardroom CEO Suite, Sahid Sudirman Center Lt.56, Jl. Jend. Sudirman Kav. 86 ‐ Jakarta Pusat ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk AGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta ISSP Steel Pipe Industry of Indo‐ nesia Tbk EGM 21/07/2016 00:10:00 Gedung Baja Lt 9 Tower C , Pangeran Jayakarta no 55 , Jakarta
SKYB Skybee Tbk AGM 21/07/2016 00:09:00
WTON Wijaya Karya Beton Tbk EGM 20/07/2016 00:14:00 Ruang Serbaguna Gedung WIKA Lt. 11 Jl. D. I. Panjai‐ tan Kav. 9, Jakarta Timur
CTBN Citra Tubindo Tbk. AGM 20/07/2016 00:10:30 Kantor Pusat Perseroan Jalan Hang Kesturi I No 2, Kawasan Industri Terpadu Kabil, Batam TRIO Trikomsel Oke Tbk EGM 15/07/2016 00:10:00
LMAS Limas Indonesia Makmur
Tbk AGM 14/07/2016 00:09:30
Auditorium Sequis Center, Gedung Sequis Center Lantai 11, Jalan Jenderal Sudirman No.71, Jakarta
12190
BEKS Bank Pundi Indonesia Tbk. EGM 11/07/2016 00:15:00 Kantor Pusat Perseroan, Jl. RS. Fatmawati No.12, Jakarta Selatan
JPFA Japfa Comfeed Indonesia
Tbk. EGM 01/07/2016 00:10:00
HARRIS Hotel, Unique Room, Jl. Dr. Saharjo No. 191, Jakarta 12960
INCO Vale Indonesia Tbk EGM 01/07/2016 00:09:00 Financial Club, Board Room I, Graha Niaga Lt. 27 Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta MITI Mitra Investindo Tbk. EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Tower II Lantai I, PT Bursa Efek Indo‐ nesia, Jl. Jend. Sudirman Kav.52‐53 Jakarta Selatan ‐
12950 NIRO Nirvana Development Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190 NIRO Nirvana Development Tbk EGM 30/06/2016 00:10:00
Ruang Seminar Bursa Efek Indonesia Tower II, Lantai 1, Jalan Jendral Sudirman Kav. 52‐53, Jakarta Selatan
12190
PKPK Perdana Karya Perkasa Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00 Hotel Nite & Day Jakarta ‐ Roxy Jl. Biak no.54 Jakarta Pusat 10150
GREN Evergreen Invesco Tbk AGM 30/06/2016 00:09:00 Mawar Room, Hotel Mulia, Jl. Asia Afrika Senayan, Jakarta
ECII Electronic City Indonesia
Tbk AGM 30/06/2016 00:10:00
Kamis, 06 April 2017
Corporate Action
9
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN CUM DIVIDEN RECORDING DATE PEMBAYARAN DIVIDEN
TIFA
7
24‐Jun‐16
27‐Jun‐16
21‐Jul‐16
SQBB
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
SQBI
16000
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
DPNS
5
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
GEMA
16
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
MREI
50
23‐Jun‐16
24‐Jun‐16
20‐Jul‐16
JTPE
14
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
PEGE
10
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CPIN
29
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
TALF
3
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
12‐Jul‐16
KBLI
7
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
SRTG
32
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
KKGI
20
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
CTRP
4
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRS
22
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
13‐Jul‐16
CTRA
6
22‐Jun‐16
23‐Jun‐16
15‐Jul‐16
IDPR
5
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
30‐Jun‐16
UNVR
424
21‐Jun‐16
22‐Jun‐16
15‐Jul‐16
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.