Laporan Individu Pendampingan Keluarga KKN PPM UNUD Periode XIII Tahun 2016 Desa Belok sidan - Kecamatan Petang - Kabupaten Belok sidan.

27  Download (0)

Teks penuh

(1)

PENDAMPINGAN KELUARGA KKN - PPM UNUD

PERIODE XIII

JULI

AGUSTUS 2016

DESA/KELURAHAN : BELOK SIDAN

KECAMATAN : PETANG

KABUPATEN/KOTA : BADUNG

PROVINSI : BALI

NAMA MAHASISWA : I DEWA GEDE ANGGA DINATA

FAK/PS : KEDOKTERAN/PSIKOLOGI

HALAMAN JUDUL

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT (LPPM)

UNIVERSITAS UDAYANA

(2)

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat

rahmat-Nyalah penulis dapat menyelesaikan laporan kegiatan individu program Keluarga

Dampingan di Desa Belok Sidan ini. Adapun penulisan laporan ini merupakan syarat untuk

menyelesaikan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan

Masyarakat (KKN-PPM).

Dalam penyelesaian program Keluarga Dampingan ini, penulis banyak

mendapatkan bantuan dari berbagai pihak yaitu:

1. Bapak I Gusti Ketut Sukadana, ST, MT selaku dosen pembimbing lapangan yang

telah memberi dukungan, pengarahan dan pendampingan terhadap penulis

sehinggadapat menyelesaikan program dengan baik.

2. Bapak I Made Rumawan selaku Kepala Desa Belok Sidan yang membantu penulis

dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi penulis.

3. Bapak I Made Rika selaku Kepala Dusun Jempanang yang membantu penulis

dalam menyelesaikan masalah dan membantu dalam mencari solusi.

4. Bapak I Nyoman Rauh, selaku kepala Keluarga Dampingan yang telah bekerja

sama dengan baik dan terbuka, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar.

5. Teman-teman KKN PPM di Desa Belok Sidan yang memberikan semangat dan

pendapat dalam pemecahan masalah yang dihadapi penulis.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu sehingga

penulis dapat menyelesaikan laporan ini dengan baik.Namun, penulis menyadari bahwa

laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh sebab itu, kritik dan saran pembaca yang

bersifat membangun demi perbaikan laporan ini sangat penulis harapkan.Atas

perhatiannya, penulis ucapkan terima kasih.

Badung, 27 Agustus 2016

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL...

KATA PENGANTAR………

DAFTAR ISI………

HALAMAN PENGESAHAN ... ...… i

ii

iii

iv

BAB I GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN ... 1

1.1 Profil Keluarga Dampingan ……… 1 1.2 Pendapatan Keluarga Dampingan ……….. 1.2 Pengeluaran Keluarga Dampingan ………

2

2

BAB II IDENTIFIKASI DAN PRIORITAS MASALAH ...

2.1 Permasalahan Keluarga ... ……. 2.2 Masalah Prioritas ... ……. BAB III USULAN PENSOLUSIAN MASALAH ...

3.1 Program ... ……. 3.1 Jadwal Kegiatan ... ……. BAB IV PELAKSANAAN PENDAMPINGAN KELUARGA ...

BAB V PENUTUP ... ……. 5.1 Simpulan ... ……. 5.2 Rekomendasi ... …….

DAFTAR PUSTAKA ……….

LAMPIRAN ... ……. 4

4

5

6

6

6

9

20

20

20

21

(4)
(5)

BAB I

GAMBARAN UMUM KELUARGA DAMPINGAN

Program Pendampingan Keluarga adalah program unggulan KKN Universitas

Udayana yang termasuk kegiatan pokok non tema yang wajib dilaksanakan oleh setiap

mahasiswa KKN yang bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap sebuah

keluarga untuk pemberdayaan keluarga tersebut melalui penerapan ilmu

pengetahuan.Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan

secara tidak langsung juga melatih kemampuan mahasiswa untuk mengatasi permasalahan

keluarga melalui penyusunan rencana dalam kegiatan pendampingan ini.

Pada Kelompok KKN Desa Belok Sidan kegiatan KKN fokus dilaksanakan pada

satu dusun saya yaitu Dusun Jempanang. Secara umum warga Dusun Jempanang terdiri

dari 179 kepala keluarga yang hidup saling berdampingan dengan menggunakan sistem

penataan rumah natah. Bila pada Arsitektur Bali pada umumnya pada satu natah terdapat

satu keluarga pada dusun ini satu natah bisa terdiri dari 3 – 4 keluarga, dengan tingkat

kesejahteraan yang cukup.

Kegiatan ini diawali dengan kegiatan koordinasi dengan kepala dusun untuk

memperoleh data keluarga pra sejahtera ( Pra – KS ) selanjutnya adalah kegiatan

pembagian KK pada seluruh mahasiswa KKN yang dilanjutkan dengan pelaksanaan

program pendampingan keluarga.

1.1Profil Keluarga Dampingan

No Nama Status Umur Pendidikan Pekerjaan Keterangan

(6)

1.2Pendapatan Keluarga Dampingan

Pendapatan keluarga secara umum masih tergolong cukup untuk memenuhi

kebutuhan sehari – hari, sebagai buruh serabutan. Namun bila sebagai buruh Pak Rauh dan

Istri hanya memperoleh upah sesuai dengan jam kerja dan pekerjaan yang dihasilkan saat

memburuh,yang terdiri dari memburuh diladang, hingga pekerjaan berat seperti

mengumpulkan kayu bakar. Ladang yang dimiliki Bapak Rauh memiliki luasan 41 are

menurut beliau jumlah tersebut tidak terlalu banyak dapat menghasilkan pendapatan yang

mendukung penghidupan yang lebih baik.

Kini pendapatan keluarga Bapak Rauh berkurang karena keterbatasan fisik dari

sang istri yang mulai mengeuhkan sakit kaki, seperti gejala penyakit rematik. Selain itu

kegiatan mebanjar juga tidak pernah luput dari perhatian keluarga Bapak Rauh, contohnya

saja pada Acara Nusaba Desa merupakan acara keagamaan yang diadakan tiap 50 tahun

sekali , rangkaian kegiatannya berlangsung selama kegiatan KKN. Bahkan Bapak Rauh

terlibat sebagai kordinator sie penggalian dana, karena adanya kegiatan ngayah yang wajib

dilakukan oleh seluruh masyarakat Dusun Jempanang sehingga Bapak Rauh akan

berladang pada pagi hari sebelum pukul 10.00 pagi atau pada sore hari pukul 17.00

bersama anaknya, sedangkan sang istri mengurus ternak, yang terdiri dari kegiatan

memberikan pakan ternak pada pagi hari pukul 7.00 hingga 10.00 pagi dan pada sore hari

pukul 15.00 hingga 17.00.

Berdasarkan keterangan dari Bapak Rauh dan Istri rincian pendapatan yang

didapatkan oleh keluarga Pak Rauh, yaitu :

Pendapatan per hari :

Per orang : Rp.60.000 Total pendapatan per hari : Rp.180.000 Pendapatan per tahun :

Berladang : Rp. 1.000.000 Buruh serabutan : Rp. 43.800.000

Total Pendapatan per tahun : Rp. 44.800.000

1.3Pengeluaran Keluarga Dampingan

Pengeluaran keluarga Pak Rauh sebagian besar yaitu pada pengeluaran kebutuhan

sehari – hari, sedangkan untuk listrik, hingga tagihan BPD yang sifatnya bulanan harus

dicicil tiap harinya dengan menyisihkan pendapatan keluarga dari memburuh tiap harinya.

Berikut akan dijabarkan pengeluaran keluarga Bapak Rauh yaitu sekitar Rp.50.000 hingga

(7)

Pengeluaran per hari :

Kebutuhan sehari – hari : Rp. 50.000 – Rp.60.000

Pengeluaran per bulan :

Listrik : Rp. 30.000 – Rp.50.000

Air : Gratis

Cicilan BPD : Rp. 1.000.000

Kesehatan : Tidak disediakan secara khusus ( bersifat mendadak )

Kebutuhan papan : Tidak disediakan secara khusus

Pengeluaran per tahun :

Kebutuhan sehari – hari :Rp. 18.250.000

Listrik : Rp. 360.000

Cicilan BPD : Rp. 12.000.000

Total pengeluaran minimal per tahun : Rp. 30.610.000

Pada keluarga Bapak Rauh biaya kesehatan keluarga hanya dikeluarga sewaktu –

waktu dengan menggunakan dana pribadi. Selama ini beliau tidak mengikuti program

JKBM atau program batuan kesehatan lainnya. Menurut hasil wawancara yang saya

lakukan Bapak Rauh beliau kurang mendapatkan informasi untuk program kesehatan

tersebut. Namun yang dapat dijadikan catatan pada pengeluaran dan pemasukan keluarga

Bapak Rauh adalah pendapatan yang didapatkan tidak menentu dan akumulasi pendapatan

tersebut tidak dapat dijadikan sebagai acuan dalam penentuan golongan kelas keluarga

tersebut.

Selisih pengeluaran dan pemasukan : Pemasukan : Rp. 44.800.000

Pengeluaran : Rp. 30.610.000

Selisih :

Selisih per tahun :Rp. 14.190.000 Selisih per bulan : Rp. 1.182.500

Berdasarkan perhitungan tersebut per bulannya keluarga Bapak Rauh dapat

menyisihkan pendapatan Rp. 1.182.500 bila tidak ada pengeluaran untuk kesehatan, atau

kebutuhan papan lainnya. Menurut keterangan istri Bapak Rauh selisih tersebut biasa

mereka gunakan untuk menabung di Bank BPD, yang dapat digunakan bila ada kebutuhan

(8)

BAB II

IDENTITAS DAN PRIORITAS MASALAH

2.1 Permasalahan Keluarga

Berdasarkan hasil wawancara dengan keluarga Bapak I Nyoman Rauh dan

observasi dilapangan permasalahan yang terdapat pada keluarga Bapak Rauh meliputi :

a) Kesehatan yang menurun sehingga mempengaruhi produktivitas kerja

Karena usia Bapak Rauh dan istri yang tergolong tidak muda lagi

mengakibatkan produktivitas kerja mereka menurun terutama sang istri yang

mulai menderita rabun jauh dan sakit kaki seperti rematik. Sehingga pendapatan

keluarga mengalami penurunan.

b) Ternak yang tidak sehat sehingga mengakibatkan turunnya nilai jual ternak

Selain berladang, beternak juga menjadi salah satu usaha keluarga Pak Rauh

untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kini Bapak I Nyoman Rauh memiliki 4

buah babi yang terdiri dari 1 ekor babi betina dan 3 ekor babi jantan namun 2

ekor babi jantan yang berusia 10 bulan tidak berkembang sebagaimana mestinya,

bobot tubuhnya tidak mengalami peningkatan. Berdasarkan hasil wawancara

dengan istri Bapak I Nyoman Rauh bila babi tersebut berkembang sebagaimana

mestinya babi tersebut dapat dijual hingga Rp.1.800.000 per ekor namun bila

melihat keadaan ternak milik Bapak I Nyoman Rauh hanya mampu memiliki nilai

jual Rp 800.000 saja.

c) Kemiskinan

Kemiskinan menjadi masalah keluarga ini, hal ini karena minimnya jenjang

pendidikan yang ditempuh oleh keluarga Bapak I Nyoman Rauh sehingga akan

menyulitkan untuk melamar menjadi pegawai dengan pendapatan yang tetap

setiap bulannya atau pekerjaan lainnya yang lebih menjanjikan.

d) Kurangnya perhatian dari pihak desa terkait keadaan keluarga

Kabupaten Badung, merupakan kabupaten dengan pendapatan terbesar di

Bali namun hal tersebut ternyata tidak berbanding lurus dengan keadaan yang ada

di lapangan, contoh nyatanya seperti yang terjadi di wilayah Dusun Jempanang.

Menurut pengakuan Bapak I Nyoman Rauh, selama ini keluarga beliau tidak

(9)

e) Kurangnya keterampilan yang dapat digunakan sebagai modal untuk mencari pekerjaan

Seperti yang dijabarkan pada rumusan masalah bagian ( c ) minimnya

jenjang pendidikan yang dapat diambil oleh keluarga Bapak I Nyoman Rauh

membuat Bapak I Nyoman Rauh sekeluarga memiliki keterampilan yang minim.

f) Pola pikir yang belum terbuka

Kehidupan di desa yang sangat jauh dari gengsi, dan tingkat persaingan

yang tinggi sehingga membuat pola pikir masyarakat cenderung lebih tertutup

atau mudah puas sehingga pola pikir masyarakat cenderung tertutup. Hal tersebut

juga dihadapi oleh keluarga Bapak I Nyoman Rauh sehingga perlu dilakukan

pengubahan pola pikir untuk memperoleh penghidupan yang lebih baik.

2.2Masalah Prioritas

Berdasarkan rumusan permasalahan yang telah dirumuskan pada bagian 2.1

dapat diperoleh masalah utama yang terdapat di keluarga Bapak I Nyoman Rauh yaitu

minimnya jenjang pendidikan yang ditempuh oleh keluarga Bapak I Nyoman Rauh

yang kini berpengaruh terhadap penghasilan yang didapatkannya dan pola pikir tentang

kehidupan yang lebih baik. Tingginya jenjang pendidikan sebenarnya tidak bisa

dijadikan tolak ukur utama karena semuanya kembali pada pribadi masing – masing

dalam hal ini adalah keinginan untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik

kedepannya dengan kerja keras dan ketekunan. Namun, diusia yang sudah tidak muda

lagi BapakI Nyoman Rauh dan sang istri cukup sulit untuk diberdayakan. Sehingga

berdasarkan permasalahan pertama, pemberdayaan keluarga yang saya rencana akan

dilakukan dengan keluarga milik anak Bapak I Nyoman Rauh.

Namun, karena Dusun Jempanang sedang melaksanakan kegiatan keagamaan

secara besar – besaran sehingga waktu saya untuk bertemu dengan menantu Bapak I

Nyoman Rauh cukup sulit disamping itu menantu Bapak I Nyoman Rauh sedang

memiliki kesibukan untuk mengurus anakanya yang masih bayi sehingga

pendampingan keluarga lebih diutamakan pada kegiatan peningkatan kesehatan ternak

dan penyuluhan – penyuluhan terkait dengan masalah kesehatan, hingga pola hidup

(10)

BAB III

USULAN PENSOLUSIAN MASALAH

3.1 Program

Pada bab II telah dijabarkan masalah – masalah yang terdapat pada keluarga Bapak

I Nyoman Rauh berdasarkan masalah prioritas yang ada di keluarga Bapak I Nyoman Rauh

maka program yang saya jalankan untuk pemberdayaan keluarga Bapak I Nyoman

Rauhyaitu :

a) Pendampingan dalam pemberian pakan hingga pemberian vitamin pada

ternak

Berdasarkan masalah yang ada dalam keluarga Bapak I Nyoman Rauh terkait

dengan ternak yang tidak berkembang sebagaimana mestinya sehingga saya

melakukan program untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas ternak dengan

memberikan vitamin B – Complex pada babi dan Dalmax untuk menghilangkan

ektoparasit ( caplak, tungau dan lainnya ) pada kulit babi.

b) Pendampingan kegiatan ke ladang

Pendampingan kegiatan ke ladang dilakukan untuk mengetahui keadaan ladang dan

mengetahui langkah apa yang harus diambil terkait pengoptimalan potensi yang

terdapat di ladang BapakI Nyoman Rauh.

c) Pendampingan pemberian solusi terkait masalah keluarga yang dihadapi

Pendampingan terhadap solusi masalah keluarga yang dilakukan saat melakukan

kunjungan ke rumah Bapak I Nyoman Rauh, dan saat melakukan pendampingan di

kandang ternak serta ladang milik Bapak I Nyoman Rauh.

3.2 Jadwal Kegiatan

No Tanggal Kegiatan

1. Minggu, 24 Juli 2016 Pembagian KK dampingan oleh Kepala Dusun Jempanang sekaligus mengunjungi dan berkenalan dengan keluarga Bapak I Nyoman Rauh. (4 jam) 2. Senin, 1 Agustus

2016

Berkunjung untuk memperoleh informasi yang

dibutuhkan guna membantu keluarga Bapak I Nyoman Rauh. (1 jam)

3. Rabu, 3 Agustus 2016

Meminta biodata kepala keluarga serta anggota keluarga dampingan (1 jam)

4. Jumat, 5 Agustus 2016

Diskusi ringan guna mengidentifikasi masalah yang dihadapi keluarga Bapak I Nyoman Rauh. (2 jam) 5. Sabtu, 6 Agustus

2016

(11)

2016 Sumiatimembersihkan kandang dan memberi makan ternaksebagai upaya mencari solusi paling tepat atas permasalahan yang dihadapi. (3 jam)

7. Senin, 8 Agustus 2016

Diskusi ringan sambil membantu Bapak I Nyoman Rauh ke ladang sebagai upaya mencari solusi paling tepat atas permasalahan yang dihadapi. (3 jam)

8. Selasa, 9 Agustus 2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiatimenata kayu bakar dan membersihkan bahan pakan ternak.(2 jam)

9. Rabu, 10 Agustus 2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiati membersihkan biji kopi. (2 jam)

10. Kamis, 11 Agustus 2016

Diskusi ringan sambil memberikan solusi permasalahan terhadap rabun jauh yang diderita olehIbu Nyoman Sumiati. (2 jam)

11 Jumat, 12 Agustus 2016

Bertukar pikiran mengenai masalah serta kesehatan ternak yang dihadapi. (2jam)

12. Sabtu, 13 Agustus 2016

Berbincang – bincang guna melengkapi data yang dibutuhkan dan pada sore harinya memberikan saran mengenai kesehatan kandang ternak dan membantu Ibu Sumiati membersihkan bahan pakan ternak.(3 jam) 13. Minggu, 14 Agustus

2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiati memberikan pakan ternak dan membersihkan kandang ternak. (3 jam) 14. Senin, 15 Agustus

2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiatimembersihkan kandang dan memberi makan ternak.(4 jam)

15. Selasa, 16 Agustus 2016

Membantu Bapak I Nyoman Rauh ke ladang dan Ibu Nyoman Sumiati memberikan pakan ternak. (4jam) 16. Rabu, 17 Agustus

2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiatimembersihkan kandang dan memberi makan ternak.(4 jam)

Membantu Bapak Nyoman Rauh untuk membersihkan ladang dan memberikan pakan ternak bersama Ibu Nyomab Sumiati ( 4 jam )

17. Kamis, 18 Agustus 2016

Membantu Ibu Nyoman Sumiatimencari bahan makan ternak di ladang.(4 jam)

18. Jumat, 19 Agustus 2016

Berdiskusi dengan keluarga Bapak I Nyoman Rauh mengenai profil yang belum terlengkapi dan membantu mencari kayu bakar. (5 jam)

19. Senin, 22 Agustus 2016

Membantu memberikan pakan ternak bersama Ibu Nyoman Sumiati. (2 jam)

20. Senin, 22 Agustus 2016

Berdiskusi tentang kondisi keluarga Bapak I Nyoman Rauh saat ini dan membantu memberikan pakan ternak bersama Ibu Nyoman Sumiati. (3 jam)

21. Selasa, 23 Agustus 2016

Berdiskusi bersama Bapak I Nyoman Rauh dan Ibu Nyoman Sumiati mengenai pendampingan yang telah dilakukan telah sejauh mana dapat diterima ( 2 jam ) 22. Rabu, 24 Agustus

2016

Mengikuti kegiatan Ibu Nyoman Sumiati memberikan pakan ternak pagi dan sore ( 8 jam )

23. Kamis, 25 Agustus 2016

Mengikuti kegiatan Ibu Nyoman Sumiati memberikan pakan ternak pagi dan sore serta memberikan pelayanan kesehatan ternak berupa suntik Vitamin B Complek dan penyemrotan Dalmax ( 9 jam )

(12)

2016 pakan ternak pagi dan sore dan diberikan melalui diskusi memberi pengaruh positif terhadap keluarga Bapak I Nyoman Rauh dan bercengkrama mengingat waktu pelaksanaan KKN akan segera berakhir( 8 jam ) 25. Sabtu, 27 Agustus

2016

(13)

BAB IV

PELAKSANAAN, HASIL DAN KENDALA PENDAMPINGAN KELUARGA

No Tanggal Waktu Jenis Kegiatan Lokasi Kendala Solusi Hasil

1 Minggu, 24

Juli 2016

17.00–

21.00

Pembagian KK

dampingan oleh Kepala

Dusun Jempanang

sekaligus mengunjungi

dan berkenalan dengan

keluarga Bapak I Nyoman

Rauh. (4 jam)

mengenai siapa

dan kediaman

keluarga

Berkunjung untuk

memperoleh informasi

yang dibutuhkan guna

membantu keluarga

Bapak I Nyoman Rauh. (1

Informasi belum

seluruhnya

diketahui

Berkunjung

kembali di

waktu

selanjutnya

Informasi yang

diperoleh

masih minim

3 Rabu, 3

Agustus

07.00 –

Meminta biodata kepala

keluarga serta anggota

Kediaman

Bapak I

- - Diperoleh

(14)

2016 08.00 keluarga dampingan (1

mengidentifikasi masalah

yang dihadapi keluarga

Bapak I Nyoman Rauh. (2

pada keluarga

dampingan

belum

seluruhnya

teridentifikasi,

hanya sebatas

informasitentang

keluarga.

Berdiskusi

kembali pada

kunjungan

berikutnya

Diketahuinya

beberapa

masalah yang

sedang

dihadapi

keluarga

dampingan

sehubungan

dengan latar

belakang

Diskusi ringan guna

mengidentifikasi masalah

yang dihadapi Bapak I

Nyoman Rauh dan

keluarga. (2 jam)

Kediaman

Bapak I

Nyoman

Rauh

Masalah-masalah yang

sifatnya khusus

belum diketahui

secara

komprehensif.

Berdiskusi

kembali pada

kunjungan

berikutnya

Informasi

tentang

masalah

prioritas yang

sedang

(15)

6 Minggu, 7

Diskusi ringan sambil

membantu Ibu Nyoman

Sumiatimembersihkan

kandang dan memberi

makan ternak sebagai

upaya mencari solusi

paling tepat atas

permasalahan yang

dihadapi. (3 jam)

Kandang

ternak yang

terdapat pada

ladang milik

Bapak I

solusi atas

permasalahan

yang dihadapi.

7 Senin, 8

Diskusi ringan sambil

membantu Bapak I

Nyoman Rauh ke ladang

sebagai upaya mencari

solusi paling tepat atas

permasalahan yang

dihadapi. (3 jam)

Ladang

Bapak I

Nyoman

Rauh

Keadaan ladang

yang cukup

tertata namun

belum

digunakan

secara optimal

dalam pemilihan

jenis tanaman

yang ditanam.

Memberikan

saran terkait

tanaman yang

kira-kira sesuai.

Memperoleh

informasi

tambahan

dalam

menemukan

solusi atas

permasalahan

yang dihadapi.

8 Selasa, 9

Agustus

18.00 –

Membantu Ibu Nyoman

Sumiatimenata kayu bakar

Kandang

ternak Bapak

- - Mendapat

(16)

2016 20.00 dan membersihkan bahan

pakan ternak.(2 jam)

I Nyoman

Rauh

khusus terkait

kondisi

kandang dan

ternak keluarga

dampingan.

Membantu Ibu Nyoman

Sumiati membersihkan

biji kopi. (2 jam)

kegiatan yang

dilakukan

Diskusi ringan sambil

memberikan solusi

permasalahan terhadap

rabun jauh yang diderita

olehIbu Nyoman Sumiati.

(2 jam)

Kediaman

Bapak I

Nyoman

Rauh

Mencari cara

yang sesuai

untuk

memberikan

solusi kepada

keluarga

dampingan.

Menemukan

cara yang tepat

untuk

terkait langkah

apa yang harus

diambil terkait

dengan

kesehatan

ternak keluarga

(17)

11 Jumat, 12

Bertukar pikiran

mengenai masalah serta

kesehatan ternak yang

dihadapi. (2jam)

Kandang

Pakan ternak

yang diberikan

masih sederhana

sehingga proses

pertumbuhan

ternak menjadi

kurang

maksimal.

Memberikan

saran agar

pemberian

masalah yang

dihadapi serta

meningkatkan

kesehatan

ternak keluarga

dampingan.

guna melengkapi data

yang dibutuhkan dan pada

sore harinya memberikan

saran mengenai kesehatan

kandang ternak dan

membantu Ibu Sumiati

membersihkan bahan

pakan ternak. (3 jam)

Kediaman

program yang

telah dilakukan

dengan

keadaan yang

ada dilapangan

13 Minggu, 14

Membantu Ibu Nyoman

Sumiati memberikan

pakan ternak dan

(18)

membersihkan kandang

ternak. (3 jam)

Rauh yang dilakukan

keluarga

Membantu Ibu Nyoman

Sumiatimembersihkan

kandang dan memberi

makan ternak.(4 jam)

Kandang

ternak Bapak

I Nyoman

Rauh

- - Mengetahui

kegiatan

sehari-hari

yang dilakukan

keluarga

Membantu Bapak I

Nyoman Rauh ke ladang

dan Ibu Nyoman Sumiati

memberikan pakan ternak.

(4jam)

dan keadaan

jalan yang

cukup licin

menyebabkan

penulis sulit

melalui jalan

menuju ladang.

Menggunakan

peralatan yang

mendukung

sehingga tetap

dapat

yang dilakukan

keluarga

Membantu Ibu Nyoman

Sumiatimembersihkan

kandang dan memberi

Kandang

ternak di

ladang

Jadwal ke

ladang tidak

pasti.

Menyesuaikan

diri dengan

jadwal keluarga

Mengurangi

sedikit beban

(19)

2016 11.00 makan ternak.(4 jam) Bapak I

Nyoman

Rauh

dampingan dan

jadwal program

KKN lainnya.

dampingan.

17 Rabu, 17

Membantu Bapak I

Nyoman Rauh untuk

membersihkan ladang dan

memberikan pakan ternak

bersama Ibu Nyoman

Sumiati (4 jam)

Rumput Gajah

yang cukup

tajam

mempersulit

pembersihan

tanaman liar

yang ada

disekitarnya.

Menggunakan

peralatan yang

mendukung dan

pakaian yang

sesuai sehingga

hal yang tidak

diinginkan

tidak terjadi.

Meringankan

beban kerja

dan

mengakrabkan

diri dengan

keluarga

dampingan.

18 Kamis, 18

Agustus

2016

Membantu Ibu Nyoman

Sumiatimencari bahan

makan ternak di ladang.(4

jam)

beban kerja

dan

mengakrabkan

(20)

keluarga

Berdiskusi dengan

keluarga Bapak I Nyoman

Rauh mengenai profil

yang belum terlengkapi

dan membantu mencari

kayu bakar. (5 jam)

Membantu memberikan

pakan ternak bersama Ibu

Nyoman Sumiati. (2 jam)

Kediaman

Bapak I

Nyoman

Rauh

- - Meringankan

beban kerja Ibu

Nyoman

Sumiati dan

mengakrabkan

Berdiskusi tentang kondisi

keluarga Bapak I Nyoman

Rauh saat ini dan

membantu memberikan

pakan ternak bersama Ibu

Nyoman Sumiati. (3 jam)

Kediaman

tambahan dan

meringankan

beban kerja Ibu

(21)

Sumiati.

Berdiskusi bersama Bapak

I Nyoman Rauh dan Ibu

Nyoman Sumiati

mengenai pendampingan

yang telah dilakukan telah

sejauh mana dapat

diterima ( 2 jam )

bahwa solusi

yang disiapkan

dapat diterima.

Membahasakan

dengan tepat

agar dapat

dimengerti.

Solusi diterima

23 Rabu, 24

Mengikuti kegiatan Ibu

Nyoman Sumiati

memberikan pakan ternak

pagi dan sore ( 8 jam )

beban kerja Ibu

Nyoman

Mengikuti kegiatan Ibu

Nyoman Sumiati

memberikan pakan ternak

pagi dan sore serta

memberikan pelayanan

kesehatan ternak berupa

Kandang

ternak keluarga

(22)

suntik Vitamin B

Complek dan

penyemrotan Dalmax ( 9

jam )

25 Jumat, 26

Agustus

2016

08.00 – 16.00

Menemani Ibu Nyoman

Sumiati untuk

memberikan pakan ternak

pagi dan sore dan

diberikan melalui diskusi

memberi pengaruh positif

terhadap keluarga Bapak I

Nyoman Rauh dan

bercengkrama mengingat

waktu pelaksanaan KKN

akan segera berakhir ( 8

jam )

Kediaman

Bapak I

Nyoman

Rauh

- - Informasi,

saran, solusi

dan

pengalaman

yang

diharapkan

memberikan

hal positif.

26 Sabtu, 27

Agustus

2016

07.00 – 15.00

Membantu Ibu Nyoman

Sumiati untuk

memberikan pakan ternak

pagi dan sore serta

Kediaman

Bapak I

Nyoman

Rauh

- - Keluarga

dampingan

memperoleh

(23)

melakukan perpisahan

dengan Bapak I Nyoman

Rauh sekaligus

penyerahan bantuan

pangan dan sandang. (8

jam)

dari program

keluarga

dampingan

yang

dilakukan.

JKEM :95 jam

Kesimpulan :

Kegiatan pendampingan keluarga telah berjalan cukup baik lewat

pemberian motivasi dan penyuluhan yang sesuai dengan masalah

(24)

BAB V

PENUTUP

5.1 Simpulan

Kesimpulan dari rangkaian kegiatan pendampingan keluarga yang telah dilakukan

selama 5 minggu dapat disimpulkan bahwa pendidikan sangat penting untuk menunjang

kehidupan yang lebih baik kedepannya. Berdasarkan masalah – masalah yang dihadapi

oleh keluarga Bapak I Nyoman Rauh, permasalahan utama yang kini beliau hadapi berasal

dari minimnya keterampilan yang dikuasai dan minimnya jenjang pendidikan yang beliau

tempuh, sehingga untuk mengatasi permaslahan yang beliau hadapi dapat dilakukan

dengan memberikan motivasi dan bertukar pikiran lebih banyak terkait dengan masalah

yang beliau hadapi terutama permasalah yang dapat dibantu dengan bidang ilmu seperti

peningkatan kesehatan ternak hingga pola hidup sehat dan bersih.

Pemberian sumbangan untuk keluarga dampingan juga dilakukan untuk sedikit

membantu meringankan beban mereka sehingga kedepannya dapat keluar dari

permasalahan ekonomi seperti yang sedang mereka hadapi saat ini.

5.2 Rekomendasi

Pendidikan menjadi akar permasalahan dari keluarga Bapak I Nyoman Rauh

sehingga saran yang dapat saya berikan adalah sebaiknnya pihak pemerintah lebih

menggalakkan tentang pentingnya masyarakat untuk mengenyam pendidikan hingga

subsidi biaya pendidikan agar terdistribusi sesuai dengan target sasaran dan diperoleh oleh

yang berhak memperolehnya. Sehingga Indonesia dapat bebas dari kemiskinan dan

(25)
(26)

LAMPIRAN

Gambar 1.1 (Rumah Keluarga Bapak I Nyoman Rauh).

Gambar 1.3 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati mencari talas).

Gambar 1.4 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati merapikan kayu bakar).

Gambar 1.6 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati membersihkan dan memberikan pakan ternak).

Gambar 1.2 (Rumah Keluarga Bapak I Nyoman Rauh).

(27)

Gambar 1.7 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati membersihkan dan memberikan pakan

ternak).

Gambar 1.8 (Keluarga besar Bapak I Nyoman Rauh).

Gambar 1.9 (Bantuan berupa sembako untuk keluarga bapak I Nyoman Rauh).

Gambar 2.0 (Penyerahan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari).

Figur

Gambar 1.6 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati membersihkan dan memberikan pakan ternak).

Gambar 1.6

(Membantu Ibu Nyoman Sumiati membersihkan dan memberikan pakan ternak). p.26
Gambar 1.3 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati

Gambar 1.3

(Membantu Ibu Nyoman Sumiati p.26
Gambar 1.1 (Rumah Keluarga Bapak I Nyoman

Gambar 1.1

(Rumah Keluarga Bapak I Nyoman p.26
Gambar 1.4 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati

Gambar 1.4

(Membantu Ibu Nyoman Sumiati p.26
Gambar 2.0 (Penyerahan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari).

Gambar 2.0

(Penyerahan bantuan sembako dan kebutuhan sehari-hari). p.27
Gambar 1.9 (Bantuan berupa sembako untuk keluarga bapak I Nyoman Rauh).

Gambar 1.9

(Bantuan berupa sembako untuk keluarga bapak I Nyoman Rauh). p.27
Gambar 1.7 (Membantu Ibu Nyoman Sumiati

Gambar 1.7

(Membantu Ibu Nyoman Sumiati p.27

Referensi

Pindai kode QR dengan aplikasi 1PDF
untuk diunduh sekarang

Instal aplikasi 1PDF di