• Tidak ada hasil yang ditemukan

ORGANISASI DAN MANAJEMEN KOPERASI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "ORGANISASI DAN MANAJEMEN KOPERASI"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

ORGANISASI DAN

MANAJEMEN KOPERASI

Ady Achadi, SE, MSi

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNWIKU PURWOKERTO

(2)

I. Organisasi dan Manajemen Koperasi

( Diatur dalam UU Nomor 25 Tahun 1992

Pasal 21, 22, 23, 24, 25, 26, 27 dan 28 )

dan Pasal 29 mengatur tentang

Pengurus, Pasal 30, 31, 32, 33, 34, 35, 36,

37 sedangkan Pengawas diatur dalam

pasal 38 dan pasal 39

(3)

Organisasi

Manajemen

Wadah/Tempat berkumpulnya 2 orang/lebih bekerjasama untuk mencapai tujuan organisasi. (Ciri- ciri ada struktur, Pembagian Tugas, Monitoring dan Tanggungjawab dsb.)

Cara/sistem untuk mencapai tujuan dengan memanfaatkan tenaga orang lain.

(4)

Koperasi

Adalah BU yang beranggotakan orang-orang atau Badan Hukum Koperasi yang melandaskan kepentingan berdasakan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas azas kekeluargaan.

(5)

Pengurus Pengawas Manajemen Koperasi Kop.

RA

Kalau begitu apa yang di maksud Manajemen Koperasi dan apa Tujuannya.

(6)

Manajemen Koperasi

Bagaimana melaksanakan fungsi-fungsi manajemen (Perencanaan, Pelaksanaan dan Pengawasan) Efisien men- sejahterakan anggota.

(7)

I. Tugas Manajemen Koperasi

 Mengolah asset, mengolah usaha dan melaksanakan fungsi pengawasan dan pengendalian untuk mencapai tujuan koperasi.

 Meningkatkan kesejahteraan anggota pada

khususnya dan masyarakat pada umumnya serta

ikut membangun tatanan perekonomian Nasional

dalam rangka mewujudkan masyarakat maju,

adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan

UUD 1945 (Pasal 3 UU No.25 Tahun 1992).

(8)

Tujuan Koperasi

Untuk meningkatkan kesejahteraan Anggota dan masyarakat (Tujuan Konstitusi) UUD 1945.

Untuk mencapai tujuan tersebut, maka koperasi harus ada usaha.

Apa saja usaha Koperasi

Semua usaha bisa dilakukan oleh

?

Koperasi asal terkait dengan kegiatan dan tercantum dalam Anggaran Dasar Koperasi.

(9)

III. Usaha Koperasi

1. Sektor Riil

2. Usaha Simpan Pinjam

3. Jasa lainnya diluar simpan pinjam

Koperasi dalam berusaha Anggota orang

Lain dan masyarakat umum (social wallfare)

(10)

PERANGKAT ORGANISASI KOPERASI

Menurut UURI No. 25/1992 tentang Perkoperasian pasal 21 dinyatakan bahwa perangkat organisasi koperasi terdiri dari:

• Rapat anggota

• Pengurus

• Pengawas

(11)

RAPAT ANGGOTA

Menurut UURI No. 25/1992 pasal 23, rapat anggota menetapkan:

• Anggaran dasar.

• Kebijakan Umum Organisasi,

Manajemen, dan usaha koperasi.

• Pemilihan, pengangkatan,

pemberhentian pengurus dan

pengawas.

(12)

• Rencana kerja, rencana anggaran

pendapatan dan belanja koperasi serta pengesahan laporan keuangan.

• Pengesahan pertanggung jawaban

pengurus dalam melaksakan tugasnya.

• Pembagian sisa hasil usaha

• Penggabungan, peleburan, pembagian

dan pembubaran koperasi.

(13)

PENGURUS

Tugas pengurus koperasi telah dijelaskan secara rinci dengan ketentuan UURI No. 25 Tahun 1992 pasal 30 ayat 1, sebagai berikut.

• Mengelola koperasi dan usahanya

• Mengajukan rancangan rencana kerja serta rancangan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi Menyelenggarakan rapat

anggota

• Mengajukan laporan keuangan dan

pertanggungjawaban pelaksanaan tugas

• Memelihara daftar buku anggota dan pengurus

(14)

Dalam pasal 30 ayat 2 dijelaskan secara rinci mengenai wewenang pengurus, yaitu sebagai berikut.

• Mewakili koperasi di dalam dan di luar koperasi

• Memutuskan penerimaan anggota dan pemberhentian anggota sesuai ketentuan AD/ART.

• Melakukan tindakan dan upaya bagi kepentingan dan kemanfaatan koperasi dengan

tanggungjawabnya dan keputusan rapat anggota.

(15)

PENGAWAS

Peranan pengawasan yang dilakukan pengawas adalah sebagai berikut.

• Memberikan bimbingan kepada pengurus, karyawan, ke arah keahlian dan ketrampilan.

• Mencegah pemborosan bahan, waktu, tenaga, dan biaya agar tercapai efesiensi perusahaan koperasi.

• Menilai hasil kerja dengan rencana yang sudah ditetapkan.

• Mencegah terjadinya penyelewengan.

• Menjaga tertib admistrasi secara menyeluruh

(16)

Tugas dan wewenang pengawas telah diatur

dalam pasal 39 UURI/1992. Dalam pasal 39 ayat 1 dijelaskan bahawa tugas pengawas adalah

sebagai berikut.

• Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijaksanaan dan pengelolaan koperasi.

• Membuat laporan tertulis tentang hasil pengawasan

Sedangkan wewenang pengawas sebagaimana pasal 39 ayat 2 dikatakan:

• Meneliti catatan yang ada pada koperasi

• Mendapatkan segala keterangan yang diperlukan

(17)

MANAJER

Manajer adalah seorang tenaga profesional yang memiliki

kemampuan sebagai pemimpin tingkat pengelola, yang diangkat dan diberhentikan oleh Pengurus

setelah dikonsultasikan dengan

Pengawas

(18)

Tugas manajer adalah mengkoordinasikan

seluruh kegiatan usaha, administrasi, organisasi dan ketatalaksanaan serta memberikan pelayanan administratif kepada Pengurus dan Pengawas.

• Berwenang mengambil langkah tindak lanjut atas kebijaksanaan yang telah ditetapkan oleh

Pengurus

• Bertanggungjawab kepada Pengurus melalui Ketua.

(19)

Untuk melaksanakan tugas tersebut, manajer berfungsi :

• Sebagai pemimpin tingkat pengelola

• Merencanakan kegiatan usaha, kepegawaian dan keuangan

• Mengkoordinasikan kegiatan kepala-kepala unit usaha, kepala sekretariat dan kepala keuangan dalam upaya mengatur, membina baik yang bersifat tehnis maupun administratif

(20)

Hubungan Kerja Pengurus, Pengawas, dan Manajer

Pengurus adalah pelaksana usaha koperasi yang bertanggungjawab kepada rapat anggota.

Pengawas adalah orang yang mengadakan

pengawasan terhadap kebijaksanaan pengurus dan dapat memberi saran-saran demi kemajuan ekonomi.

Manajer adalah orang diberi wewenang dan kuasa untuk mengelola, melainkan petugas pelaksana pekerjaan sehari-hari dan

bertamggumg jawab kepada pengurus.

(21)

• Hubungan kerja antara pengurus dan pengawas merupakan hubungan konsulatif secara timbal balik.

• Hubungan pengawas dan manajer sifatnya koordinatif, sehingga pengawas tidak boleh langsung memeriksa tugas-tugas manajer dan karyawan bawahannya, kecuali dengan persetujuan pengurus.

(22)

Usaha Koperasi Sukses

 Dinikmati oleh Anggota dan Masyarakat

 Asset dari tahun ke tahun meningkat

 Omset meningkat

 SHU meningkat

 Anggota bertambah

 Mampu Membayar Pajak

 Kepercayaan Pihak III meningkat dst.

Manajemen Koperasi Sukses

(23)

Ketika orang-orang mengatakan UNTUNG ADA KOPERASI Cita-cita Bangsa Indonesia.

TUGAS siapa ? TUGAS kita semua

(24)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 menjelaskan praktek monopoli adalah “pemusatan kekuatan ekonomi oleh satu atau lebih pelaku usaha yang mengakibatkan dikuasainya produksi

Ayat tersebut menjelaskan bahwa qadzaf (menuduh) perempuan yang baik baik melakukan perbuatan zina adalah merupakan salah satu perbuatan yang masuk dalam kategori tindak

 Memahami pendekatan manajemen penyediaan pelayanan publik. 

Penelitian ini juga sejalan dengan penelitian dari Puji Riyanti (2010) yang menyatakan bahwa adanya jarak sosial yang lebih banyak dipengaruhi oleh etnisitas

Beberapa kelurusan dengan pola yang kuat dan tegas, terutama di timurlaut daerah penyelidikan, mempertegas keberadaan struktur-struktur berarah baratlaut-tenggara dan

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT atas limpahan rahmat, nikmat, karunia, dan ridho-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penyusunan skripsi yang berjudul

Sehingga berdasarkan perhitungan bahwa dapat disimpulkan ada pengaruh model pembelajaran Numbered Heads Together terhadap minat belajar matematika siswa kelas VIII

1) Pembelian buku secara langsung yang dilakukan oleh perpusakaan baik langsung ke penerbit, maupun toko buku dan juga pemesanan buku kepada penerbit maupun toko buku.