• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemurnian Dan Karakterisasi Kitin.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pemurnian Dan Karakterisasi Kitin."

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Pemurnian dan Karakterisasi Kitin Deasetilase Termostabil dari Bacillus papandayan Asal Kawah Kamojang Jawa Barat (Emma Rochima)

PEMURNIAN DAN KARAKTERISASI KITIN DEASETILASE TERMOSTABIL DARI Bacillus papandayan ASAL KAWAH

KAMOJANG JAWA BARAT

Emma Rochima

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran Jatinangor, Bandung 40600

e-mail : [email protected]

ABSTRAK

Tujuan penelitian ini adalah untuk memurnikan dan mengkarakterisasi kitin deasetilase termostabil yang diproduksi oleh Bacillus papandayan asal Kawah Kamojang Jawa Barat. Tahap awal penelitian meliputi produksi dan pemurnian kitin deasetilase meliputi pengendapan amonium sulfat, dialisis, dan kromatografi pertukaran anion. Tahap berikutnya, karakterisasi kitin deasetilase hasil pemurnian terdiri dari optimasi suhu dan pH, termostabilitas, pengaruh ion logam, EDTA dan Na-asetat, serta penentuan berat molekulnya dengan metode SDS-PAGE. Hasil pemurnian dengan kromatografi pertukaran anion menunjukkan bahwa kitin deasetilase memiliki 3 (tiga) buah fraksi aktif dengan aktivitas tertinggi pada fraksi ke-76. Penentuan kondisi optimum menunjukkan bahwa kitin deasetilase mempunyai pH dan suhu optimum masing-masing 8 dan 55oC, stabil terhadap panas selama 5 jam. Aktivitas enzim dihambat oleh ion logam Mn, Ni dan Ca (1 mM), namun tidak dipengaruhi oleh EDTA. Ion Mg dan Na-asetat dapat meningkatkan aktivitasnya. Hasil analisis SDS-PAGE menunjukkan berat molekul kitin deaseti1ase antara 15-67 kDa.

Kata kunci: Pemurnian, karakterisasi, kitin deasetilase, Bacillus papandayan

PURIFICATION AND CHARACTERIZATION OF TERMOSTABLE CHITIN DEACETYLASE Bacillus papandayan

FROM KAMOJANG CREATER WEST JAVA ABSTRACT

The objectives of the research were to purify and characterize thermostable chitin deacetylase produced by Bacillus papandayan isolated from Kamojang Creater, West Java. The preliminary research covered production and purification chitin deacetylase through ammonium sulfate precipitation, dialysis, and anion exchanger chromatography. The next step was to find out biochemical characteristics included the effect of temperature, pH, thermostability,

(2)

Jurnal Bionatura, Vol. 8, No. 2, Juli 2006 : 193 - 209

metal ion, EDTA, Na-asetat and molecular weight analysis by SDS PAGE. The result showed that the anion exchanger chromatography purification resulted three majors active fraction. The highest activity reached by fraction no. 76. Results of optimum condition analysis showed that the pH and temperature optimum of the enzyme were 8 and 55oC, respectively, and has a stability at high temperature for 5 hours. The enzyme’s activity was decreased by the presence of Mn, Ni, and Ca (1 mM), but unaffected by the presence of EDTA. It also found that the enzyme’s activity was increased by addition of 1 mM Mg2+ and Na-asetat. The SDS PAGE analysis showed that the molecular weight of chitin deacetylase was 15-67 kDa.

Key words: Purification, characterization, chitin deacetylase, Bacillus papandayan

Referensi

Dokumen terkait

Telah dilakukan penelitian mengenai studi karakterisasi pembuatan serta modifikasi kitin dan kitosan dari cangkang belangkas (Tachypleus Gigas) untuk penentuan berat molekul..

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul Pemurnian dan Karakterisasi Protein Inhibitor RNA Helikase Virus Hepatitis C dari Streptomyces chartreusis 5-095

Studi Pemurnian dan Karakterisasi Emulsifaier Campuran Mono- dan Diasilgliserol yang Diproduksi dari Distilat Asam Lemak Minyak Sawit dengan Teknik Esterifikasi Enzimatis

Spektrum IR yang diperoleh menunjukkan bahwa kitin hasil isolasi memiliki puncak pada bilangan-bilangan gelombang yang khas untuk kitin. Spektrum IR kitin hasil

Hasil karakterisasi sifat fisiko kimia minyak biji gambas sebelum dan sesudah proses pemurnian mengalami perubahan warna dengan berkurangnya warna hijau pada minyak,

Aplikasi kitin dan kitosan di berbagai bidang sangat ditentukan oleh karakterisasi mutu keduanya yang meliputi kadar air, kadar abu dan derajat deasetilasi

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul produksi, karakterisasi dan pemurnian xilanase dari Staphylococcus aureus MBXi-K4 adalah benar hasil karya saya sendiri

Dengan ini saya menyatakan bahwa tesis yang berjudul produksi, karakterisasi dan pemurnian xilanase dari Staphylococcus aureus MBXi-K4 adalah benar hasil karya saya sendiri