HUBUNGAN ANTARA TINGKAT MASKULINITAS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PERAWAT RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROYO MAGELANG.

16 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

commit to user

i

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT MASKULINITAS

DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PERAWAT

RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROYO

MAGELANG

SKRIPSI

Sebagai Salah Satu Syarat Guna Memperoleh Gelar Sarjana Psikologi Program

Pendidikan Strata I Psikologi

Oleh:

Piti Pitayani

G0106014

Pembimbing:

1. Drs. Hardjono, M. Si.

2. Aditya Nanda Priyatama, S. Psi., M. Si.

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI FAKULTAS KEDOKTERAN

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

(2)

commit to user

(3)

commit to user

(4)

commit to user

(5)

commit to user

v

MOTTO

“It’s better to be hated for what you are than to be

loved for you are not”

-Andre Gide-

“Dare to be your self”

-Andre Gide-

“Dont judge a book by its cover”

-George Elliot-

“Barang siapa memberikan kemudahan pada orang

dalam kesulitan, maka Allah akan memudahkannya di

dunia dan akhirat”

(H.R. Muslim)

“Barang siapa mempersulit urusan seorang muslim,

maka Allah akan mempersulit urusannya”

(H.R. Abu Daud dan Tirmidzi)

“Jangan memberi nasihat kalau tidak diminta”

(6)

commit to user

vi

HALAMAN PERSEMBAHAN

.

Karya ini saya persembahkan untuk:

1. Bapak (Alm.) dan Ibu tercinta

2. Para dosen yang terhormat

3. Sahabat-sahabat yang selalu menguatkan

(7)

commit to user

vii

KATA PENGANTAR

Bismillahirrahmanirrahim,

Puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya

sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi sebagai syarat mendapatkan gelar

Sarjana Psikologi dari Program Studi Psikologi Pendidikan Strata I Psikologi

dengan judul:” Hubungan Antara Tingkat Maskulinitas dengan Perilaku Prososial

pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang”.

Penulis menyadari bahwa proses penyelesaian skripsi ini tidak terlepas dari

bimbingan, dukungan, dan doa dari berbagai pihak oleh karena itu penulis

mengucapkan terimakasih kepada :

1. Prof. Dr. Zainal Arifin Adnan, dr, Sp. PD-KR-FINASIM selaku Dekan

Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta.

2. Drs. Hardjono, M.Si., selaku Ketua Program Studi Psikologi Fakultas

Kedokteran Universitas Sebelas Maret, pembimbing akademik, serta

pembimbing I atas bimbingan dan kesabaran dalam penyusunan skripsi ini.

3. Aditya Nanda Priyatama, S.Psi., M.Si., selaku pembimbing II atas bimbingan,

koreksi, dan kesabaran selama penyusunan skripsi.

4. Dra. Tuti Hardjajani, M.Si., selaku penguji I yang bersedia memberikan

saran, koreksi, dan kritik demi kesempurnaan skripsi ini.

5. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si., selaku penguji II yang bersedia

(8)

commit to user

viii

6. Dosen serta karyawan Program Studi Psikologi Fakultas Kedokteran

Universitas Sebelas Maret yang telah memberikan ilmu, pengetahuan, dan

pengalaman selama masa studi.

7. Bapak (alm.) dan Ibu, untuk dukungan moral, material, serta pengasuhan,

pendidikan, perhatian, dan kasih sayang yang telah diberikan.

8. Ika, Lia, Sindu, Monika, Riska, Ratih, Westi, Hima, dan Mer, yang menjadi

sahabat saya sejak bangku SMP hingga sekarang.

9. Aditya Panji, Nadia, Agil, Chrissilia, Mareta, Lea Erita, Pitriya, dan Nuning,

yang selalu membantu saya melepaskan penat.

10.Aris, Marliana, Retno, dan Hida atas solidaritasnya sebagai teman satu kos.

11.Teteh Nina, Azalea, Uwie, dan Afif yang membuat waktu di Solo tidak

pernah membosankan.

12.Heri Febrina, Drajat, Novialita, Dita, Rara, dan Yatnak atas hiburannya

akhir-akhir ini, meskipun hanya melalui media sosial.

13.Perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang, atas kesediaannya

sebagai responden.

Semoga Allah SWT berkenan memberikan balasan yang berlipat dengan jerih

payah yang Bapak, Ibu, dan teman-teman berikan, semoga skripsi ini bermanfaat

bagi semua pihak.

Surakarta, Juli 2013

(9)

commit to user

ix

HUBUNGAN ANTARA TINGKAT MASKULINITAS DENGAN PERILAKU PROSOSIAL PADA PERAWAT

RUMAH SAKIT JIWA PROF. DR. SOEROYO MAGELANG

Piti Pitayani Program Studi Psikologi

Fakultas Kedokteran

Universitas Sebelas Maret Surakarta

ABSTRAK

Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan berperan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, termasuk rumah sakit jiwa. Perawat adalah salah satu profesi di rumah sakit yang dituntut untuk memberikan pelayanan kepada pasien yang didasari oleh perilaku prososial. Namun, perilaku prososial tiap orang berbeda, tergantung situasi, karakteristik penolong, dalam hal ini termasuk karakteristik yang bersifat maskulin atau feminin, serta orang yang ditolong. Tindakan agresi fisik ataupun verbal, kompetisi antar perawat, dan individualisme merupakan beberapa hal yang dikeluhkan sebagian masyarakat ataupun rekan kerja. Hal-hal tersebut merupakan ciri karakteristik maskulin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan negatif antara tingkat maskulinitas dengan perilaku prososial.

Jumlah populasi penelitian sebanyak 430 perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang dengan jumlah sampel 54 perawat yang diambil secara

simple random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan

Skala Perilaku Prososial (validitas 0,320-0,854, reliabilitas 0,939), dan Bem Sex

Role Inventory khusus pada ciri karakteristik maskulin (reliabilitas 0,86).

Berdasarkan uji hipotesis dengan uji korelasi bivariate Pearso,

disimpulkan bahwa tidak ada hubungan negatif antara tingkat maskulinitas dengan perilaku prososial pada perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang(r=0,181, p>0,05).

(10)

commit to user

x

CORRELATION BETWEEN MASCULINITY LEVEL WITH PROSOCIAL BEHAVIOUR ON NURSES AT PROF. DR. SOEROYO

MAGELANG INSANITARIUM

Piti Pitayani

Study Program of Psychology Medical Faculty

Sebelas Maret University Surakarta

ABSTRACT

Hospital as a health service facility plays an important part in increasing public health effort, insanitarium is included. Nurse is one kind of some prophecies who work at the hospital who is demanded to give service to the patients which is based on prosocial behavior. Unfortunately, everyone has

different level of prosocial behavior, depends on situation, helper’s characteristic,

which masculine or feminine characteristic is included, and person whom they

help. Verbal or phisical agression, competition among the nurses, and nurse’s

individualism were some things whom public or working partner complain. Those

things are included in masculine characteristics of Bem Sex Role Inventory. This

research has an aim to find the correlation between masculinity level with prosocial behaviour on nurse in Prof. dr. Soeroyo Magelang Insanitarium.

The research’s population was 430 nurses at Prof. dr. Soeroyo Magelang

Insanitarium and 54 nurses for sample which was chosen by simple random

sampling. Data collection was performed using the prosocial behaviour scale

(validity value 0,320-0,854, and reliability value 0,939), and masculine

characteristics of Bem sex Role Inventory (reliability value 0,86).

Based on hypothesis testing with bivariate Pearson correlation test, it could be concluded that there was no correlation between masculinity level with prosocial behaviour on nurses in Prof. dr. Soeroyo Magelang Insanitarium (r=0,181, p>0,05).

(11)

commit to user

1. Pengertian Perilaku Prososial ... 11

2. Tindakan-tindakan dalam Perilaku Prososial ... 13

3. Faktor yang Mempengaruhi Perilaku Prososial ... 15

B. Tingkat Maskulinitas ... 17

1. Pengertian Tingkat Maskulinitas ... 17

2. Ciri Karakteristik Maskulinitas ... 18

C. Hubungan antara Tingkat Maskulinitas dan Perilaku Prososial pada Perawat Rumah Sakit Jiwa Prof. dr. Soeroyo Magelang 26

(12)

commit to user

xii

E. Hipotesis ... 30

BAB III METODE PENELITIAN ... 31

A. Identifikasi Variabel Penelitian ... 31

B. Definisi Operasional Variabel Penelitian ... 31

1. Perilaku Prososial ... 31

2. Tingkat Maskulinitas ... 32

C. Populasi, Sampel, dan Sampling ... 33

D. Metode Pengumpulan Data ... 33

E. Uji Validitas dan Reliabilitas ... 38

1. Uji Validitas ... 38

B. Pelaksanaan Penelitian ... 48

1. Penentuan Subjek Penelitian ... 48

(13)

commit to user

xiii

2. Uji Hipotesis ... 51

3. Analisis Deskriptif ... 52

a. Perilaku Prososial ... 54

b. Tingkat Maskulinitas ... 54

3. Analisis Tambahan ... 54

a. Perilaku Prososial ... 55

b. Tingkat Maskulinitas ... 55

D. Pembahasan ... 56

BAB V PENUTUP ... 60

A. Kesimpulan ... 60

B. Saran ... 60

DAFTAR PUSTAKA ... 62

(14)

commit to user

xiv

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Blueprint Skala Perilaku Prososial ... 35

Tabel 2 Aitem Bem Sex Role Inventory Karakter Maskulin ... 36

Tabel 3 Aitem Bem Sex Role Inventory Karakter Feminin ... 37

Tabel 4 Aitem Bem Sex Role Inventory Karakter Netral ... 37

Tabel 5 Distribusi Aitem Skala Perilaku Prososial yang Valid dan Gugur ... 46

Tabel 6 Distribusi Aitem Bem Sex Role Inventory pada Ciri Karakteristik Maskulin yang Valid ... 47

Tabel 7 Distribusi Aitem Skala Perilaku Prososial untuk Penelitian ... 48

Tabel 8 Uji Normalitas ... 50

Tabel 9 Hasil Uji Linearitas Antara Skala Perilaku Prososial dengan BSRI ... 51

Tabel 10 Hasil Analisis Korelasi Bivariat Pearson ... 51

Tabel 11 Hasil Statistik Deskriptif ... 52

Tabel 12 Kategorisasi Subjek Berdasar Skor Skala Penelitian ... 53

Tabel 13 Skor Rata-rata Tiap Tindakan Perilaku Prososial Pada Skala Perilaku Prososial ... 55

(15)

commit to user

xv

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1. Hubungan Antara Tingkat Maskulinitas dengan Perilaku Prososial

(16)

commit to user

xvi

DAFTAR LAMPIRAN

LAMPIRAN A. ALAT PENGUMPUL DATA. ... 68

1. Skala Perilaku Prososial. ... 70

2. Bem Sex Role Inventory ... 72

LAMPIRAN B. DISTRIBUSI JAWABAN UJI COBA . ... 73

1. Skala Perilaku Prososial ... 74

LAMPIRAN C. UJI VALIDITAS DAN RELIABILITAS ALAT UKUR.. ... 76

1. Uji Validitas ... 77

2. Uji Reliabilitas ... 77

LAMPIRAN D. DISTRIBUSI JAWABAN SETELAH UJI COBA. ... 80

1. Skala Perilaku Prososial. ... 81

LAMPIRAN G. VERBATIM WAWANCARA ... 98

Figur

Gambar 1. Hubungan Antara Tingkat Maskulinitas dengan Perilaku Prososial
Gambar 1 Hubungan Antara Tingkat Maskulinitas dengan Perilaku Prososial . View in document p.15

Referensi

Memperbarui...