KAJIAN HUKUM PIDANA MENGENAI DAYA PAKSA SEBAGAI ALASAN PEMAAF DALAM KASUS TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ATAS PERINTAH ATASAN (ANALISIS KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG RI NOMOR 265K/PID.SUS/2008).

15 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

commit to user i

KAJIAN HUKUM PIDANA MENGENAI DAYA PAKSA SEBAGAI

ALASAN PEMAAF DALAM KASUS TINDAK PIDANA

PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ATAS PERINTAH ATASAN

(ANALISIS KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG RI NOMOR

265K/PID.SUS/2008)

Penulisan Hukum

(Skripsi)

Disusun dan Diajukan untuk

Melengkapi Sebagian Persyaratan Guna Meraih Derajat Sarjana S1

dalam Ilmu Hukum pada Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

(2)
(3)
(4)
(5)

commit to user v

ABSTRAK

RIDHO MAHARGYO. E0010303. 2014. KAJIAN HUKUM PIDANA MENGENAI DAYA PAKSA SEBAGAI ALASAN PEMAAF DALAM KASUS TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ATAS PERINTAH ATASAN (ANALISIS KASUS PUTUSAN MAHKAMAH AGUNG RI NOMOR 265K/PID.SUS/2008)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan ancaman serangan kelaparan dan penyakit yang digunakan oleh hakim Pengadilan Tinggi Riau yang tercantum dalam memori kasasi Jaksa Penuntut Umum yang mengakibatkan putusan lepas dari segala tuntutan hukum pada perkara pengangkutan hasil kayu tanpa disertai surat keterangan sahnya hasil hutan dalam perkara Putusan Nomor 265K/PID.SUS/2008.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, dengan sumber bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, dengan teknik analisis silogisme deduktif. Penelitian hukum ini berusaha untuk mengerti atau memahami gejala yang diteliti untuk kemudian

mengkaitkan atau menghubungkan bahan–bahan hukum yang relevan dan

menjadi acuan dalam penelitian hukum kepustakaan

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ancaman serangan kelaparan dan penyakit yang digunakan oleh hakim tidak dapat dikatakan sebagai alasan pembenar dalam alasan penghapus pidana tetapi termasuk dalam alasan pemaaf dan pertimbangan hakim dalam menerapkan ancaman serangan kelaparan dan penyakit ke dalam sebagai pembelaan terpaksa tidak sesuai, karena alasan tersebut tidak memenuhi unsur dalam pembelaan

terpaksa. Hakim dalam membuat sebuah keputusan juga harus

mempertimbangkan banyak hal agar pertimbangan hakim ini dapat memenuhi unsur keadilan dalam hukum.

Kata Kunci : Ancaman serangan kelaparan dan penyakit, tindak pidana

(6)

commit to user vi disease attacks used by the High Court Judge in Riau Province that is listed in the memory of Cassation Prosecutor's ruling that resulted in the release of all the lawsuits on the matter the transport of timber without any result affidavits legitimately forest products in decision number 265K/PID.SUS/2008.

This research method using normative legal research, legal materials, the source used is the primary legal materials and legal secondary materia ls, with techniques of deductive syllogisms analysis. Legal research is trying to understand or grasp the symptoms are examined for then associate the ingredients or connecting the relevant law and become a reference in legal research librarianship

Based on the research results and discussion can be concluded that the threat of starvation and disease that attacks used by judges cannot be said to be the reason for the removal of criminal pembenar in reason but included in the reasons of judge's consideration and forgiving in applying the threat of starvation and disease attack into the pleadings had to be unsuitable, because the reasons do not meet the elements of the defence was forced to. The judge in making a decision must also take into consideration a lot of things so that it can meet the judge's consideration of the elements of fairness in law.

(7)

commit to user vii

MOTTO

 Awali setiap kegiatan yang dilakukan dengan Doa 

Man Jadda Wajadaa,

Man Shabara Zhafira,

(Barangsiapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,

Barangsiapa yang bersabar akan beruntung)

Kerjakanlah suatu pekerjaan dengan gigih dan membagi pekerjaan tersebut kedalam point-point kecil, maka sesulit apapun pekerjan

akan terasa MUDAH

“Hidup tanpa cinta dan kasih sayang seperti melihat sebuah

mangkok tanpa isi, mengisi hidup dengan cinta dan kasih sayang

(8)

commit to user viii

PERSEMBAHAN

Karya sederhana ini Penulis persembahkan kepada :

1. Allah SWT yang selalu memberikan segala nikmat, petunjuk dan karunia

kepada hamba-Nya, serta memberikan kemudahan dan kelancaran dalam

menyelesaikan penulisan hukum ini.

2. Bapak dan Ibu ku tercinta, yang saya hormati dan yang saya sayangi,

terima kasih atas semua bimbingan, kasih sayang dan motivasinya

sehingga saya dapat mewujudkan harapan, kata dan ucapan terimakasih

sekiranya tidak akan cukup untuk membalas semua yang telah engkau

lakukan, semoga Allah SWT selalu memuliakan Bapak dan Ibu.

3. Mbak dan adik-adikku yang tersayang, yang selalu memberikan dukungan

dan semangatnya.

4. Windri Anggraini Barokah S.H., yang selalu sabar dalam menasehati.

5. Sahabat dan teman-teman angkatan 2010

(9)

commit to user ix

KATA PENGANTAR

Dengan mengucap Puji Syukur kepada Allah SWT yang telah

melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan

penulisan hukum (Skripsi) dengan judul : KAJIAN HUKUM PIDANA

MENGENAI DAYA PAKSA SEBAGAI ALASAN PEMAAF DALAM

KASUS TINDAK PIDANA PENGANGKUTAN HASIL HUTAN ATAS

PERINTAH ATASAN (ANALISIS KASUS PUTUSAN MAHKAMAH

AGUNG RI NOMOR 265K/PID.SUS/2008).

Dalam penyusunan penulisan hukum ini, penulis menyadari bahwa untuk

terselesaikannya penulisan hukum ini dari awal hingga akhir, banyak pihak-pihak

yang telah memberikan bantuan yang berupa bimbingan, saran-saran,

nasihat-nasihat. Oleh karena itu dalam kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima

kasih kepada pihak-pihak sebagai berikut:

1. Ibu Prof. Dr. Hartiwiningsih S.H., M.Hum. selaku Dekan Fakultas Hukum

UNS dan selaku dosen pembimbing 1 penulisan skripsi penulis, yang telah

memberikan waktu, ide, dan gagasan-gagasan hukum serta arahan kepada

penulis untuk menyelesaikan penulisan hukum ini.

2. Ibu Diana Lukitasari S.H., M.H. selaku dosen pembimbing 2 penulisan

skripsi penulis yang telah menyediakan waktu dan pikirannya, baik di

dalam jam kerja maupun di luar jam kerja kepada penulis, untuk

membimbing penulis, memberikan ilmu, memberikan arahan, kritik dan

saran yang berguna dalam penulisan hukum ini, serta cerita, nasihat dan

motivasi yang berguna bagi penulis.

3. Bapak Budi Setyanto S.H., M.H. selaku Ketua Bagian Hukum Pidana yang

banyak membantu dalam penulisan hukum ini.

4. Bapak Suraji S.H., M.Hum., selaku Pembimbing Akademik penulis selama

menempuh pendidikan di Universitas Sebelas Maret yang telah

(10)

commit to user x

5. Bapak dan Ibu Dosen Fakultas Hukum Universitas Sebeleas Maret

Surakarta, terima kasih saya ucapkan atas semua ilmu pengetahuan yang

diberikan kepada penulis.

6. Bapak dan Ibu ku yang tercinta dan tersayang, Letnan Kolonel Agung

Suhendro dan Eny Sudaryati, yang selalu memberikan dukungan,

perhatian, kepercayaan dan doa-doa yang selalu terpanjatkan setiap waktu,

serta memberikan segalanya yang terbaik bagi hidup penulis. Inilah salah

satu hasil bakti saya dan terima kasih atas semua hal luar biasa engkau

berikan kepada penulis.

7. Nurul Bekti Pramudhita, Rahmat Hananto, Muhammad Adi Wijaya,

Firman Nafi Raharjo dan Fadli Akbar Hardito, terima kasih atas dukungan,

kasih sayang dan doa yang selalu dipanjatkan, serta sebagai penyemangat

hidup dan keceriaan penulis.

8. Windri Anggraini Barokah S.H., sebagai orang yang selalu menemani dan

memberikan semangat kepada penulis, serta orang yang memotivasi

penulis untuk segera menyelesaikan penulisan hukum ini, terima kasih atas

perhatian, pengertian, kasih sayang dan kesabarannya.

9. Sahabat-sahabatku Layly, Pandu (Boleng), Karis, Iwan, Baskoro, Yanuar,

Adi, Bowo, Candra (komandan), Yupie, Aziz, yang selalu berbagi cerita

dan pengalaman serta memberikan ide untuk menyelesaikan skripsi ini.

10. Teman-teman wedangan lantas dan wedangan agas yang memberikan

semangat serta keceriaan kepada penulis untuk dapat menyelesaikan

skripsi ini.

11. Teman-teman Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret Surakarta, yang

selalu memberikan informasi-informasi guna membantu penulis dalam

menyelesaikan penulisan hukum ini.

12. Para pihak yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu.

Penulis menyadari bahwa dalam Skripsi ini banyak terdapat kekurangan dan

(11)

commit to user xi

guna perbaikan serta kesempurnaan Skripsi ini. Akhirnya Penulis berharap

semoga hasil Penulisan Hukum (Skripsi) ini dapat memberikan manfaat pada

pihak-pihak yang berkepentingan.

Surakarta, 18 Juli 2014

Penulis

Ridho Mahargyo

(12)

commit to user xii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

PERSETUJUAN PEMBIMBING ... ii

PENGESAHAN PENGUJI ... iii

F. Sistematika Penulisan Hukum ... 11

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA A. KERANGKA TEORI ... 13

1. Tinjauan Umum Tentang Hukum Pidana ... 13

a) Pengertian Tentang Hukum Pidana ... 13

b) Penggolongan Hukum Pidana ... 13

2. Tinjauan Umum Tentang Tindak Pidana... 15

(13)

commit to user xiii

b) Unsur-Unsur Tindak Pidana ... 16

3. Tinjauan Umum Tentang Sifat Melawan Hukum ... 17

4. Tinjauan Umum Tentang Alasan Penghapus Pidana (Starfuitsluitingsgrond) ... 20

a) Pengertian Alasan penghapus Pidana ... 20

b) Tinjauan Tentang Alasan Pembenar ... 20

c) Tinjauan Tentang Alasan Pemaaf ... 25

5. Tinjauan Umum Tentang Tindak Pidana Kehutanan ... 30

a) Pengertian Tindak Pidana Kehutanan ... 30

b) Tinjauan Tentang Illegal Logging ... 31

c) Pengertian Surat Keterangan Sahnya Hasil Hutan ... 34

B. KERANGKA PEMIKIRAN ... 35

BAB II. HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Kesesuaian Alasan Ancaman Serangan Penyakit Dan Kelaparan Menjadi Alasan Pemaaf Dalam Kasus Pengangkutan Hasil Hutan Atas Perintah Atasan Tanpa Disertai Dengan Surat Sahnya Hasil Hutan ... 37

B. Pertimbangan Hakim Dalam Menerapkan Pembelaan Darurat Sebagai Alasan Pembenar Sesuai Pasal 49 Ayat (1) Kitap Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) ... 43

1. Putusan Pengadilan Negeri... 44

2. Putusan Pengadilan Tinggi ... 45

3. Pertimbangan Hakim Mahkamah Agung ... 46

4. Putusan Mahkamah Agung ... 47

5. Pembahasan ... 47

C. Pertimbangan Hakim Yang Seharusnya Diformulasikan Agar Penerapan Pembelaan Darurat Sebagai Alasan Pembenar Sesuai Dengan Pasal 49 Ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ... 56

(14)

commit to user xiv

A. SIMPULAN ... 64

B. SARAN ... 65

DAFTAR PUSTAKA ... 67

(15)

commit to user xv

DAFTAR LAMPIRAN

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :