MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SDN 106833 TANJUNG MORAWA T.A 2013/2014.

24  Download (0)

Full text

(1)

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN

MODEL PEMBELAJARAN NUMBERED HEADS TOGETHER PADA

MATA PELAJARAN IPA DI KELAS V SDN 106833

TANJUNG MORAWA T.A 2013/2014

Diajukan Untuk Memenuhi Persyarat Memperoleh Gelar Sarjana Pendidikan Pada Program Studi

Pendidikan Guru Sekolah Dasar S-I

OLEH :

MAULIDA SAMBAS

NIM : 1103311052

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

ii

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kepada Allah Swt. Atas segala rahmat yang dititipkan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas V SDN 106833 Tanjung Morawa T.A 2013/2014.”. Skripsi ini penulis ajukan untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan pada jurusan PPSD program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar S-1 Universitas Negeri Medan. Serta salam rindu dan shalawat penulis sampaikan kepada nabi Muhammad Saw. Yang telah membawa kita dari zaman kebodohan ke zaman era globalisasi modern. Semoga kita tetap dalam Ridho-Nya.

Selama dalam proses penyelesaian skripsi ini banyak kendala yang dihadapi penulis, namun semuanya teratasi berkat bantuan dan dorongan dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, penulis menyampaikan untaian kata terima kasih dari hati tulus kepada kedua orang tua tersayang Ayahanda Syarifuddin Sambas dan Ibunda Dahniar yang telah memberikan kasih sayang tanpa batas, dukungan moril dan materi serta do’a restu demi keberhasilan dalam mengarungi kehidupan.

Berkat dukungan serta bimbingan dari berbagai pihak, pada kesempatan ini dengan tulus dan rendah hati, penulis mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :

1. Bapak Prof. Drs. Ibnu Hajar Damanik,M.Si, selaku Rektor Universitas Negeri Medan.

(7)

iii

3. Bapak Prof. Drs.Yusnadi,M.S selaku Pembantu Dekan I dan Bapak Drs. Aman Simaremare,M.S selaku Pembantu Dekan II dan Bapak Drs. Edidon Hutasuhut,M.Pd selaku pembantu Dekan III.

4. Bapak Drs. Khairul Anwar,M.Pd, selaku Ketua Jurusan PPSD FIP UNIMED dan Bapak Drs. Ramli Sitorus,M.Ed, selaku Sekretaris Jurusan PPSD FIP UNIMED. 5. Bapak Drs. Ramli Sitorus,M.Ed selaku Dosen Pembimbing Skripsi yang telah

banyak memberikan bimbingan, dukungan, arahan kepada penulis sehingga skripsi ini dapat terselesaikan.

6. Ibu Dra. Masta Ginting,M.Pd, Ibu Dra. Eva Betty Simanjuntak,M.Pd, dan Bapak Drs. Akden Simanihuruk,M.Pd, selaku Dosen Penyelaras/Penguji yang telah banyak memberikan bimbingan dan saran perbaikan skripsi ini.

7. Seluruh dosen-dosen akademik yang telah mendidik penulis dan seluruh tenaga administrasi FIP UNIMED,

8. Ibu Isriani, S.Pd selaku Kepala Sekolah SDN 106833 Tanjung Morawa dan Bapak Takiuddin Siregar, selaku guru kelas V serta Bapak/Ibu guru yang telah banyak membantu penulis selama penelitian.

9. Kepada adinda Nurul Azmi Sambas, adinda Ayu Lestari Sambas, adinda Mashittoh Ningsih Sambas, adinda Ana Zakiya Sambas dan adinda Uswatun Hasanah Sambas Serta seluruh keluarga yang telah memberikan bantuan, dorongan motivasi dan doanya.

10.Terima kasih untuk orang yang Spesial Abdul Qodir Jailani, yang telah memberikan dukungan semangat dan motivasi kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini. 11.Sahabat-sahabatku yang berada di kelas B-Ekstensi angkatan 2010, terkhusus buat

(8)

iv

Novita Herawati, Nurhamimah Rambe, Mahfira Ennike Suri dan Renni Ramadhani Lubis. Serta tidak terlupakan seluruh teman-teman kos Jln. H. M. Yamin Gang Lurah No.13. Terima kasih juga karena banyak membantu penulis selama penyelesaian skripsi ini.

12.Teman-teman seperjuangan PPLT 2013 di SDN 105288 Sei Rotan, (Nurjannah Rambe, Nurhamimah Rambe, Novita Herawati, Melva Siahaan, Merry S Ulina Sitepu, Merry Yolanda, Nurcahaya Tanjung, Muhammad Arifin, Eka Karmila, Zulfiani, Ivan Basten). Terima kasih atas kebersamaannya selama PPL dan semangat yang luar biasa yang telah kalian berikan.

13.Seluruh pihak yang membantu dalam penyusunan skripsi ini yang tidak dapat disebutkan satu persatu, terima kasih atas dukungan dan motivasinya.

Atas segala bantuan, amal baik dan bimbingan yang telah diberikan kepada penulis, semoga Allah SWT memberikan balasan yang berlipat ganda. Sebagai manusia yang tidak lepas dari kekhilafan, keterbatasan dan ketidaksempurnaan, pada kesempatan ini penulis mengharapkan kritik dan saran. Akhirnya penulis berharap kiranya skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca untuk mutu pendidikan dimasa yang akan datang.

Medan, 03 Juli 2014 Penulis

(9)

i ABSTRAK

MAULIDA SAMBAS, NIM 1103311052. “Meningkatkan Hasil

Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran

Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas V

SDN 106833 Tanjung Morawa T.A 2013/2014”

Masalah yang dihadapi dalam penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa pada pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) pada materi Peristiwa Alam di Indonesia di kelas V SDN 106833 Tanjung Morawa T.A 2013/2014.

Penelitian ini dilakukan di SDN 106833 Tanjung Morawa, dengan jenis penelitian yaitu “Penelitian Tindakan Kelas”. subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 34 orang, upaya yang dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa dengan menggunakan model pembelajaran

Numbered Heads Together, dan data dikumpulkan dengan menggunakan tes dan observasi

Berdasarkan tes awal (pretes) yang dilakukan terhadap 34 siswa terdapat 8 siswa (23,5%) yang mengalami ketuntasan belajar dan 26 siswa (76,5%)yang tidak tuntas dalam belajar dengan perolehan nilai rata-rata 47,21. Pada siklus I terdapat sebanyak 20 siswa (58,8%) yang tuntas dan sebanyak 14 siswa (41,17%) yang termasuk kategori tidak tuntas dengan perolehan nilai rata-rata 63,5. Dan perolehan nilai observasi kegiatan mengajar peneliti sebesar 67,5, sedangkan nilai observasi siswa secara afektif dan psikomotor sebesar 65,71 dan dikategorikan masih kurang. Pada siklus II terdapat 31 siswa (91,2%) yang mencapai tingkat ketuntasan belajar, sedangkan 3 siswa (8,8%) belum mencapai tingkat ketuntasan belajar namun perolehan nilai rata-rata sudah mencapai 82,6. Dan perolehan nilai observasi kegiatan mengajar peneliti sebesar 90, sedangkan nilai observasi siswa secara afektif dan psikomotor sebesar 80,33, dan itu sudah dikategorikan sebagai sangan baik.

(10)

v

2.1.3 Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Hasil Belajar ... 10

2.1.4 Model Pembelajaran Numbered Heads Together ... 10

2.1.5 Langkah-langkah Numbered Heads Together ... 12

2.1.6 Kelebihan dan kelemahan Numbered Heads together ... 12

2.1.7 Pembelajaran IPA di SD ... 13

(11)

vi

2.2Kerangka Berfikir... 18

2.3Hipotesis Tindakan ... 20

BAB III METODE PENELITIAN ... 21

3.1Jenis Penelitian ... 21

3.2Lokasi dan Waktu Penelitian ... 21

3.3Subjek dan Objek Penelitian ... 21

3.4Variabel Penelitian ... 21

3.5Desain Penelitian ... 22

3.6Prosedur Penelitian ... 22

3.7Alat pengumpulan Data ... 29

3.8Teknik Analisis Data ... 30

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN... 34

4.1Deskripsi Gambar Umum Lokasi Penelitian ... 34

4.2Hasil Pelaksanaan Pretes ... 35

4.3Pelaksanaan Dan Hasil Penelitian Pada Siklus I ... 39

4.4Pelaksanaan Dan Hasil Penelitian Pada Siklus II ... 52

4.5Rekapitulasi Nilai Pretes, Siklus I, dan Siklus II ... 66

4.6Temuan Penelitian ... 70

4.7Pembahasan Hasil Penelitian ... 71

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 77

5.1 Kesimpulan ... 75

5.2 Saran ... 77

(12)

vii

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 3.1 Konversi Penilaian ... 32

Tabel 3.2 Jadwal Recana Pelaksanaan Penelitian ... 33

Tabel 4.1 Hasil Belajar Siswa Pada Pretes ... 36

Tabel 4.2 Distribusi Tingkat Hasil Belajar Pretes ... 37

Tabel 4.3 Hasil Belajar Siswa Pada Postes Siklus I ... 45

Tabel 4.4 Distribusi Tingkat Hasil Belajar Siklus I ... 46

Tabel 4.5 Hasil Observasi Kegiatan Mengajar Guru Siklus I ... 48

Tabel 4.6 Hasil Observasi Afektif dan Psikomotor Siswa Pada Siklus I ... 49

Tabel 4.7 Hasil Belajar Siswa Pada Postes Siklus II ... 58

Tabel 4.8 Distribusi Tingkat Hasil Belajar Siklus II ... 59

Tabel 4.9 Hasil Observasi Kegiatan Mengajar Guru Siklus II ... 61

Tabel 4.10 Hasil Observasi Afektif dan Psikomotor Siswa Pada Siklus II .... 62

Tabel 4.11 Rekapitulasi Hasil Belajar Siswa Secara Keseluruhan ... 66

Tabel 4.12 Tabel Peningkatan Rata-Rata Hasil Belajar ... 67

(13)

vii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran 1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus I ... 79

Lampiran 2 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Siklus II ... 85

Lampiran 3 Soal Pre Test ... 91

Lampiran 4 Soal Pos Test Siklus I ... 95

Lampiran 5 Soal Pos Test Siklus II ... 99

Lampiran 6 kunci jawaban ... 103

Lampiran 7 validasi soal ... 104

Lampiran 8 Lembar Observasi Guru Siklus I ... 106

Lampiran 9 Lembar Observasi Guru Siklus II ... 107

Lampiran 10 Lembar Observasi Afektif dan Psikomotor Siswa Siklus I ... 108

Lampiran 11 Lembar Observasi Afektif dan Psikomotor Siswa Siklus II ... 110

Lampiran 12 Nilai Pretes ... 112

Lampiran 13 Nilai Postes Siklus I ... 114

Lampiran 14 Nilai Postes Siklus II ... 116

Lampiran 15 Hasil Observasi Siswa Dari Aspek Afektif Dan Psikomotor Siklus I ... 118

Lampiran 16 Hasil Observasi Siswa Dari Aspek Afektif Dan Psikomotor Siklus II ... 120

Lampiran 17 Daftar Nama Siswa Kelas V SDN 106833 Tanjung morawa ... 122 Surat izin penelitian dari fakultas

(14)

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 4.1 Sekolah Tempat Penelitian ... 34

Gambar 4.2 Diagram Hasil Belajar Siswa Pada Pretes ... 38

Gambar 4.3 Guru Melakukan Apersepsi Dan Memotivasi Siswa ... 40

Gambar 4.4 Guru Menjelaskan Materi ... 41

Gambar 4.5 Siswa Bekerjasama Mengerjaan Lembar Kerja ... 42

Gambar 4.6 Guru Mengarahkan Siswa Dalam Melakukan Persentase ... 43

Gambar 4.7 Siswa Pada Saat Melakukan Diskusi ... 44

Gambar 4.8 Diagram Hasil Belajar Pada Siklus I ... 47

Gambar 4.9 Guru Memberikan Materi ... 55

Gambar 4.10 Guru Membentuk Kelompok ... 56

Gambar 4.11 Diagram Hasil Belajar Pada Siklus II ... 60

Gambar 4.12 Diagram Perubahan Nilai Rata-Rata Hasil Belajar Siswa Secara Keseluruhan ... 68

(15)

1 BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

Pelajaran IPA merupakan studi yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan sehari-hari. Pelajaran IPA juga merupakan salah satu mata pelajaran yang wajib dalam setiap jenjang pendidikan dalam pelajaran IPA guru diharapkan dapat mengajak serta melibatkan siswa dalam memanfaatkan alam sekitar sebagai sumber belajar. Mata pelajaran IPA juga merupakan ilmu yang mempelajari tentang alam sekitar beserta isinya. Hal ini berarti IPA mempelajari semua benda yang ada di alam, peristiwa, dan gejala-gejala yang muncul di alam. Ilmu dapat diartikan sebagai suatu pengetahuan yang bersifat objektif. Jadi dari sisi istilah IPA adalah suatu pengetahuan yang bersifat objektif tentang alam sekitar beserta isinya. Dari penjelasan tersebut maka pendekatan pembelajaran yang perlu dikembangkan harus adanya penekanan pada kegiatan belajar siswa aktif.

Untuk menciptakan siswa aktif perlu adanya suatu pendidikan. Salah satu komponen penting dalam pendidikan adalah guru. Guru dalam konteks pendidikan mempunyai peranan yang besar dan strategis. Hal ini disebabkan gurulah yang berada dibarisan terdepan dalam pelaksanaan pendidikan. Gurulah yang langsung berhadapan dengan siswa untuk mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi sekaligus mendidik dengan nilai-nilai positif melalui bimbingan dan keteladanan.

(16)

2

diperlukan adanya pemilihan metode atau model pembelajaran yang tepat agar proses pembelajaran dapat berlangsung dengan baik.

Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan dengan guru kelas V SD Negeri 106833 Tanjung Morawa, menunjukkan bahwa dalam mengajar guru hanya sebatas menggunakan metote ceramah, mencatat dan pemberian tugas. Akibatnya, siswa hanya sekedar datang, duduk, diam dan mencatat materi yang dijelaskan guru tanpa merasa dilibatkan dalam proses pembelajaran. Dan masih banyak siswa yang belum mengerjakan tugas rumah. Untuk pembelajaran dengan menggunakan diskusi atau kerja kelompok jarang sekali digunakan. Kalaupun dilakukan siswa hanya dibagi ke dalam beberapa kelompok, diberikan soal dan dijawab oleh siswa serta langsung dikumpul. Tanpa adanya dibahas bersama-sama dengan guru. Berdasarkan hasil observasi diperoleh tingkat ketuntasan hasil belajar siswa dari 34 orang siswa terdapat sebanyak 14 orang siswa atau 41,1% yang terdapat nilai tuntas dan sebanyak 20 orang siswa atau 58,8% dengan kategori tidak tuntas.

(17)

3

berlangsung, guru mendominasi kegiatan pembelajaran serta menjadi pusat pembelajaran (Teacher Centre Learning), sehingga siswa tidak aktif dalam mengikuti pelajaran. Guru juga tidak menekankan siswa untuk berfikir melihat keterkaitan materi dengan kehidupan sehari-hari. Ditambah lagi dalam menyampaikan materi pelajaran siswa sibuk mencatat apa yang disampaikan oleh guru. Akibatnya, siswa menjadi pasif hanya mendengarkan penjelasan yang disampaikan oleh guru tanpa terlibat aktif dalam proses pembelajaran.

Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu adanya solusi dalam penyampaian mata pelajaran IPA dengan menggunakan cara menarik yan dilakukan guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan guru dalam mengaktifkan siswa yaitu dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together (NHT). Di mana model pembelajaran

Numbered Heads Together merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Sebab pembelajaran Numbered Heads Together

merupakan strategi belajar yang menuntut kerja sama, interaksi dan keaktifan siswa dalam kelompok dan memungkinkan siswa saling membantu dalam memahami konsep dan memperbaiki jawaban yang bertujuan mengoptimalkan motivasi dalam belajar.

(18)

4

Berdasarkan latar belakang di atas maka peneliti tertarik untuk mengadakan penelitian Tindakan Kelas dengan judul “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Numbered Heads

Together Pada Mata Pelajaran IPA Di Kelas V SDN 106833 Tanjung

Morawa T.A 2013/2014.”

(19)

5

1.2Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah diatas peneliti merumuskan identifikasi masalah sebagai berikut :

1. Hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran IPA masih rendah

2. Kurangnya aktifitas siswa, sehingga kebanyakan siswa hanya mendengarkan guru berbicara dan menyampaikan materi.

3. Dalam mengajar, guru masih menggunakan metode ceramah, mencatat dan pemberian tugas.

4. Masih banyak siswa yang belum mengerjakan tugas rumah 1.3Batasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas maka batasan masalah dalam penelitian ini adalah “Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Dengan Menggunakan Model Pembelajaran Numbered Heads Together Pada Mata Pelajaran IPA Materi Pokok Peristiwa Alam Di Indonesia Di Kelas V SDN 106833 Tanjung Morawa T.A 2013/2014.”

1.4Rumusan Masalah

Berdasarkan batasan masalah di atas, rumusan masalah dalam penelitian ini dirumuskan sebagai berikut :

“Apakah dengan menggunakan model Pembelajaran Numbered Heads Together

(20)

6

1.5Tujuan Penelitian

Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together pada materi peristiwa alam di Indonesia di kelas V SDN 106833 Tanjung Morawa T.A 2013/2014.

1.6Manfaat Penelitian

Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai bahan dalam membangun ilmu pengetahuan yang relevan dengan model pembelajaran

Numbered Heads Together.

Secara praktis hasil penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak : 1. Bagi siswa, meningkatkan hasil belajar siswa melalui kegiatan diskusi kelompok dan cara berfikir siswa agar lebih kritis sehingga siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran.

2. Bagi Guru , meningkatkan keterampilan guru dalam mengaplikasikan model pembelajaran Numbered Heads Together terhadap peningkatan hasil belajar.

3. Bagi Sekolah, sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi kepala sekolah dalam menigkatkan mutu pendidikan sekolah nantinya.

(21)

75

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1Kesimpulan

Berdasarkan hasil pengamatan dan pengumpulan data penelitian yang dilakukan terhadap peningkatan hasil belajar siswa yang pada pelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Numbered Heads Together pada materi peristiwa alam di Indonesia di SDN 106833 Tanjung Morawa, maka peneliti membuat kesimpulan sebagai berikut:

1. Dari awal tindakan diperoleh gambaran bahwa hasil belajar siswa tergolong rendah yaitu sebanyak 8 orang siswa (23,5%) mendapat nilai tuntas dan sebanyak 26 orang (76,5%) belum mendapat nilai tuntas dengan rata 47,21.

(22)

76

keberanian mengerjakan soal di depan kelas, terampil dalam menjelaskan kembali media yang disampaikan guru, terampil dalam memilih gambar yang sesuai pada LKS masih mendapatkan nilai yang masih rendah dengan nilai maksimum nilai 4

3. Dari hasil belajar yang diperoleh siswa pada siklus II terdapat sebanyak 3 orang siswa (8,8%) yang tidak tuntas dalam belajar. Hal ini dikarenakan siswa tersebut mengalami kesulitan dalam belajar dan tidak fokus mempelajari materi. sedangkan 31 orang (91,2%) siswa yang termasuk ke dalam kategori tuntas. Pada siklus II kegiatan belajar yang dilakukan juga observasi pada guru dan siswa. Nilai observasi mengajar guru pada siklus II diperoleh nilai 90. Sedangkan observasi pada siklus II kali ini perubahan aktivitas belajar siswa sudah berubah secara signifikan, dimana perolehan nilai yang didapat siswa sudah tergolong sangat baik dengan nilai 80,33. Dimana yang sebelumnya pada siklus I rata-rata siswa masih memperoleh skor sedang, namun pada siklus II kali ini rata-rata siswa sudah memperoleh skor baik.

(23)

77

5.2 Saran

Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang dikemukakan di atas, maka peneliti memberi beberapa saran yaitu:

1. Bagi siswa diharapkan agar lebih banyak melakukan latihan-latihan di rumah untuk menyelesaikan soal-soal latihan mengenai peristiwa alam di Indonesia dan tidak malu untuk bertanya kepada guru jika ada hal yang belum dipahami.

2. Sebagai bahan masukan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran khususnya pada pelajaran IPA untuk menggunakan model Numbered Heads Together sehingga hasil belajar dapat meningkat.

3. Kepala sekolah disarankan menerapkan model Numbered Heads Together

untuk meningkatkan kegiatan dan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran sehingga tujuan pembelajaran tercapai dan hasil belajar meningkat.

(24)

78

DAFTAR PUSTAKA

Arikunto, Suharsimi. 2007. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara. Azmiyawati Choiril, dkk. 2008. IPA Salingtemas Untuk Kelas V SD/MI:. Jakarta:

Bengawan Ilmu.

Dewi, Rosmala. 2009. Profesionalisasi Guru Melalui Penelitian Tindakan Kelas. Medan: Dharma.

Hamdani. 2011. Strategi Belajar Mengajar. Bandung: Pustaka Setia. Istarani. 2012. 58 Model Pembelajaran Inovatif. Medan: Iscom Medan. Lie, Anita. 2010. Cooperative Learning. Jakarta : Grasindo.

Ngalimun. 2013. Strategi Dan Model Pembelajaran. Yogyakarta: Aswaja Prasindo.

Nurhadi. 2004. Kurukulum 2004. Jakarta: Grasindo.

Purwanto, Ngalim. 2010. Psikologi Pendidikan. Bandung: Ramaja Rosdakarya. Sagala, Syaiful. 2012. Konsep Dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta Samatowa, Usman. 2010. Pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Jakarta: Indeks. Slameto. 2010. Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka

Cipta.

Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung:. Remaja Rosdakarya.

Suprijono, Agus. 2010. Cooperative Learning Teori & Aplikasi Paikem. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Trianto. 2011. Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Figure

Updating...

References

Scan QR code by 1PDF app
for download now

Install 1PDF app in