• Tidak ada hasil yang ditemukan

SILABUS SMA Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "SILABUS SMA Peminatan Ilmu Bahasa dan Budaya"

Copied!
607
0
0

Teks penuh

(1)

Satuan Pendidikan : SMA/MA Kelas/Semester : X/Ganjil Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnyadengan mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan menunjukkan sikap pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam kehidupan sosial secara efektif dengan memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia.

KI 3 : Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahu tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak untuk mengembangkanilmu bahasa dan sastra

Indonesia secara mandiri dengan menggunakan metodeilmiah sesuai kaidah keilmuan terkait.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki kemantapan kedudukan, fungsi,

(2)

-dan kaidah bahasa untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia.

2.1 Memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah.

1.2 Mensyukuri dan tunduk atas

keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa

(3)

-untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia.

2.2 Meningkatkan perilaku jujur,

tanggung jawab, dan disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan kaidah-kaidahnya.

1.3 Mengetahui dan memahami defnisi dan karakteristik sastra, jenis-jenis dan struktur sastra, serta memahami sastra sebagai karya seni dan bidang ilmu yang dekat dengan kita.

(4)

-2.3 Mengembangkan sikap ingin tahu dalam memahami kaidah bahasa Indonesia.

-2.4 Mengembangkan sikap apresiatif dalam menghayati karya sastra.

3.1 Memahami hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

Hakikat bahasa dan bunyi sebagai sistem

simbol.

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawabtentang

hal-Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana

interaksi sosial manusia.

3 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Buku referensi lain yang

menunjang materi hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem 4.1 Menginterpretasi

(5)

hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

Mengasosiasikan:

Siswa mendiskusikan tentang hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang

dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol.

Mengomunikasikan :

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang menyimpulkan hal-hal terpenting dalam hakikat bahasa dan bunyi bahasa

 Secara

individual siswa diminta

menginterpretas ikan hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana

interaksi sosial manusia.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang hakikat bahasa

simbol yang dijadikan wahana

(6)

sebagai sistem simbol.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan.  Siswa menginterpretasikan

hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang

dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menginterpretasika n hakikat bahasa dan bunyi bahasa sebagai sistem simbol yang

dijadikan wahana interaksi sosial manusia.

3.2Memahami bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Sejarah Bahasa Indonesia Lingua

Franca Bahasa

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.  Siswa mencermati uraian yang

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami

3 Mg x 4 jp

(7)

perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

negara Bahasa

Persatuan

berkaitan denganfungsi dan kedudukan bahasa Indonesia

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentanghal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang fungsi dan kedudukan bahasa

Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.  Siswa menyimpulkan hal-hal

terpenting yang berhubungan dengan fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.  Siswa mengabstraksi

fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara  Secara

individual siswa diminta

mengabstraksi perkembangan bahasa

Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan

Buku referensi lain yang

menunjang materi

perkembangan bahasa

(8)

perkembangan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan

Portofolio : menilai laporan siswa tentang fungsi dan

kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan mengabstraksi fungsi dan

kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara

3.3Membandingkankedud ukan dan fungsi

bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di

 Kedudukan dan Fungsi Bahasa  Bahasa

Nasional

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

Tugas:

 para siswa diminta berdiskusi untuk

3 Mg x 4

(9)

Indonesia. dan Bahasa

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan kedudukan dan fungsi bahasa.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.  Siswa menyimpulkan hal-hal

terpenting dalam kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

memahami kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.  secara

individual siswa diminta untuk mengabstraksi kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data

KEMDIKBUD Buku referensi lain yang

menunjang materi

kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia. 4.3 Mengabstraksikan

(10)

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan.  Siswa mengabstraksi kedudukan

dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan bahasa asing di Indonesia.

dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan

bahasa asing di Indonesia.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan mengabstraksi kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, bahasa daerah, dan

(11)

3.4Membandingkan karakteristik puisi lama dan puisi baru secara memadai serta mengapresiasinya.

 Karakterist ik Puisi Lama  Karakterist

ik Puisi Baru

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang karakteristik puisi lama dan puisi baru secara memadai serta. mengapresiasinya.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan karakteristik puisi lama dan puisi baru.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang karakteristik puisi lama dan puisi baru.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang karakteristik puisi lama dan puisi baru.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam karakteristik

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami karakteristik puisi lama dan puisi baru secara memadai serta

mengapresiasin ya.

 Secara individual peserta didik diminta menulis puisi lama dan baru

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data

3 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Buku referensi lain yang

menunjang materi

karakteristik puisi lama dan puisi baru 4.4 Menulis puisi lama

(12)

puisi lama dan puisi baru.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang karakteristik puisi lama dan puisi baru.  Siswa membacakan hasil kerja

kelompok di depan kelas,siswa lain. memberikan tanggapa  Siswa menulis puisi lama dan

puisi baru.

dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang karakteristik puisi lama dan puisi baru secara memadai serta mengapresiasinya. Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menulis

karakteristik puisi lama dan puisi baru secara memadai serta mengapresiasinya. 3.5 Membandingkan

karakteristik prosa lama dan baru serta

 Karakteristi k Prosa Lama

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang karakteristik prosa lama dan

Tugas:

 Para siswa diminta

3 Mg x 4

(13)

mengapresiasinya (hikayat, sejarah/tam bo, kisah, dongeng fabel, mite, legenda, sage, parabel, dongeng jenaka, dan cerita

berbingkai)  Karakteristi

k Prosa Baru(roman, novel,

cerpen, biograf, dan prosa

populer)  Struktur

Cerita Prosa (tema, fakta cerita [alur, penokohan, latar],

sarana

baru serta mengapresiasinya.  Siswa mencermati uraian yang

berkaitan dengan karakteristik prosa lama dan baru.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang karakteristik prosa lama dan baru serta mengapresiasinya.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang karakteristik prosa lama dan baru.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam karakteristik prosa lama dan baru.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja

berdiskusi untuk memahami karakteristik prosa lama dan baru serta mengapresiasin ya.

 Secara individual peserta didik diminta

menginterpretas i isiprosa lama dan baru.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan

SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Buku referensi lain yang

menunjang materi

karakteristik prosa lama dan baru serta mengapresiasin ya

(14)

sastra [ pusat pengisahan, konfik)

kelompok tentang karakteristik prosa lama dan baru.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan.  Siswa menginterpretasikan isi

prosa lama dan baru.

siswa tentang karakteristik prosa lama dan baru serta

mengapresiasinya Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menginterpretasi karakteristik prosa lama dan baru serta

(15)

(PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA/MA

Kelas/Semester : X/Genap Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnyadengan mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan menunjukkan sikap pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam kehidupan sosial secara efektif dengan memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia.

KI 3 : Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahu tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks).

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak untuk mengembangkanilmu bahasa dan sastra Indonesia secara mandiri dengan menggunakan metodeilmiah sesuai kaidah keilmuan terkait.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian Alokasi

Waktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki

kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa

(16)

-untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia.

2.1 Memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki

kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah.

1.2 Mensyukuri dan tunduk atas

keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki

kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa

(17)

-untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia

2.2 Meningkatkan perilaku jujur,

tanggung jawab, dan disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan

kaidah-kaidahnya.

1.3 Mengetahui dan memahami defnisi dan karakteristik sastra, jenis-jenis dan struktur sastra, serta memahami sastra sebagai karya seni dan bidang ilmu yang dekat dengan kita.

(18)

-2.3 Mengembangkan sikap ingin tahu dalam memahami kaidah bahasa Indonesia.

-2.4 Mengembangkan sikap apresiatif dalam menghayati karya sastra.

3.1 Memahami prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

 Prinsip bahasa Indonesia baku

 Siswa membaca teks tentang prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat

bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan konsep dasar bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan bahasa Indonesia baku

Tugas: para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi prinsip bahasa

Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan 4.1 Menyunting kata,

(19)

serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat

bahasa Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat

bahasa Indonesia.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting yang berhubungan dengan bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata,

mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

Tes tertulis : menilai

kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan prinsip bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa,

(20)

frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

 Siswa mengevaluasi hasil analisis bahasa Indonesia baku serta kaidah dasar tentang kata, frasa, klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

klausa, dan kalimat bahasa Indonesia.

secara

individual siswa diminta

menyunting penulisan kata, frasa, klausa, dan kalimat sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia

bakuyang ditulis oleh temannya.

3.2 Membandingkan relasi makna antarkata dalam bahasa Indonesia.

 Makna kata

 Relasi makna kata

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang prinsip relasi makna antarkata dalam bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami penggunaan makna kata

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang 4.2 Mengevaluasi

(21)

makna dalam

komunikasi lisan dan tulis.

tulis.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan penggunaan makna kata dan relasi makna dalam

komunikasi lisan dan tulis.

Mengeksplorasi:

Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis.

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip penggunaan makna kata dan relasi makna dalam

komunikasi lisan dan tulis.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip penggunaan makna kata dan relasi makna dalam

komunikasi lisan dan tulis.

 Siswa mengevaluasi penggunaan

dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis.  Secara

individual siswa diminta

mengevaluasi penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulisyang ditbuat oleh temannya. Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

materi

(22)

makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis. Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan mengevaluasi penggunaan makna kata dan relasi makna dalam komunikasi lisan dan tulis. 3.3 Menganalisis

karakteristik, jenis-jenis, dan

perkembangan drama dan teater.

 Karakteristi s drama dan teater

 Jenis-jenis drama dan teater

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

 Siswa mencermati uraian yang

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami

4 Mg x 4

(23)

 Perkembang an drama dan teater

berkaitan dengan karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan

karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.  Secara

kelompok peserta didik diminta

mengevaluasi hasil analisis karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater yang dibuat oleh kelompok lain.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan

Buku referensi lain yang

menunjang materi

karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater. 4.3 Mengevaluasi hasil

analisis

karakteristik, jenis-jenis, dan

(24)

teater.

 Siswa mengevaluasi hasil

analisis karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan

laporan. Portofolio : menilai laporan siswa

karakteristik, jenis-jenis, dan perkembangan drama dan teater. Tes

(25)

3.4 Membandingkan perbedaan drama dengan teater serta mengapresiasi-nya.

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang drama dan teater.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan perbedaan drama dengan teater

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan perbedaan drama dengan teater serta

apresiasinya..

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang

perbedaan drama dengan teater serta apresiasinya.

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip perbedaan drama dengan teater serta apresiasinya.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip perbedaan drama dengan

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk

membandingka n perbedaan drama dengan teater serta mengapresiasin ya.

 Secara

kelompok siswa diminta

mengalihwahan akan

(mengonversi) cerpen ke dalam naskah drama

sederhana.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi

perbandingan dan

pengalihwahan aan drama dan teater.

(26)

(mengonversi) cerpen ke dalam naskah drama sederhana.

teater serta apresiasinya.  Siswa mengalihwahanakan

(mengonversi) cerpen ke dalam naskah drama sederhana.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang perbedaan drama dengan teater serta apresiasinya.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan

mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang hasil perbandingan perbedaan drama dengan teater. Tes

(27)

(PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA/MA

Kelas/Semester : XI/Ganjil Kompetensi Inti :

KI 1 : Mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.Memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia dengan cara mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia sebagai sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 2 : Memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia dengan cara mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia sebagai sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan pengetahuan bahasa dan sastra Indonesia secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa

(28)

-untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia

2.1 Memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah

1.2 Mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia

-2.2 Meningkatkan perilaku jujur,

(29)

disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan kaidah-kaidahnya

1.3 Mensyukuri keberadaan puisi sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dengan

mengapresiasinya melalui pembuatan parafrasa untuk memahami makna puisi dan sarana mengubah puisi menjadi bentuk prosa

-2.3 Mengembangkan sikap ingin tahu dalam memahami kaidah bahasa Indonesia

2.4 Mengembangkan sikap apresiatif dalam menghayati karya sastra

3.1 Memahami dan

(30)

penggunaan unsur segmental dan suprasegmental bahasa Indonesia

unsur segmental dan

suprasegmen tal

Pemahaman unsur

segmental dan

suprasegmen tal

Perbedaan/ persamaan unsur segmental dan

suprasegmen tal

Interpretasi penggunaan unsur

segmental (fonem yang dapat

memdedaka n makna) dan unsur

 Siswa membaca teks tentang penggunaan unsur segmental dan suprasegmental bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan penggunaan unsur segmental dan

suprasegmental.

Mempertanyakan

 Siswa bertanya jawabtentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang

penggunaan unsur segmental dan suprasegmental dalam bahasa Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam penggunaan unsur segmental dan

suprasegmental dalam bahasa

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami penggunaan unsur

segmental dan suprasegmental bahasa

Indonesia  Secara

individual siswa diminta

menginterpretas i-kan

penggunaan unsur

segmental dan suprasegmental bahasa

Indonesia Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses

INDONESIA SMA KELAS XI (PEMINATAN), KEMDIKBUD Buku referensi lain yang

menunjang materi

penggunaan unsur

segmental dan suprasegmental bahasa

Indonesia 4.1Menginterpretasikan

(31)

suprasegmen tal (baik yang

distingtif/me mbedakan makna maupun yang

nondistingtif /tidak membedaka n makna)

Indonesia.

 Siswa mendiskusikan tentang penggunaan unsur segmental dan suprasegmental dalam bahasa Indonesia.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang penggunaan unsur segmental dan

suprasegmental dalam bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,

siswa lain memberikan tanggapan

 Siswa menginterpretasikan penggunaan unsur segmental dan suprasegmental dalam bahasa Indonesia.

mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang penggunaan unsur segmental dan suprasegmental bahasa Indonesia. Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menginterpretasika n penggunaan unsur segmental dan

suprasegmental bahasa Indonesia.

3.2 Memahami

(32)

kosakata bahasa

Indonesia pengembangan kosakata Pemahaman pengembang an kosakata Intisari

pengembang an kosakata Identifkasi

pengembang an kosakata

 Siswa membaca teks tentang pengembangan kosakata bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan teknik dan jenis pengembangan kosakata bahasa Indonesia.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentanghal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang teknik dan jenis pengembangan

kosakata bahasa Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam pengembangan kosakata bahasa Indonesia.  Siswa mendiskusikan tentang

berbagai teknik dan jenis

pengembangan kosakata bahasa

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami pengembangan kosakata

bahasa Indonesia.  Secara

individual siswa diminta

mengabstraksi teknik dan jenis pengembangan kosakata

bahasa Indonesia. Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan

INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Kamus Besar Bahasa

Indonesia dari berbagai edisi Pedoman Umum

Pembentukan Istilah

(33)

Indonesia.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang pengembangan kosakata bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan.

laporan. Portofolio : menilai laporan siswa tentang teknik dan jenis pengembangan kosakata bahasa Indonesia.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan teknik

pengembangan kosakata bahasa Indonesia.

3.3 Memahami konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

 Pengenala n konvensi tata tulis (Pedoman Umum EYD)  Pemaham

an konvensi

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan tata tulis bahasa Indonesia.

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip konvensi

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Pedoman 4.3 Menginterpretasikan

(34)

tata tulis (Pedoman Umum EYD)  Interpreta

si terhadap kaidah tata tulis

 Penyuntin gan bahasa sesuai

dengankaidah ejaan

(penerapan penggunaan huruf,

penulisan kata, dan pemakaian tanda baca)

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa

tata tulis bahasa Indonesia.  Secara

individual siswa diminta

menginterpretas i konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

Umum Ejaan yang

(35)

lain memberikan tanggapa  Siswa menginterpretasikan

konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konvensi tata tulis bahasa Indonesia. 3.4 Memahami cara dan

langkah-langkah membuat sinopsis novel, drama/teater, atau flm.

 Langkah-langkah membuat sinopsis

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang langkah-langkah membuat sinopsis novel, drama/teater, atau flm.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan cara dan langkah-langkah membuat sinopsis.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang cara

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk

memahami cara dan langkah-langkah membuat

sinopsis novel, drama/teater, atau flm.  Secara

individual siswa diminta

menyusun sinopsis novel, drama/teater, atau flm.

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS X (PEMINATAN), KEMDIKBUD Pedoman Umum Ejaan yang

Disempurnakan 4.4 Menyusun sinopsis

(36)

dan langkah-langkah membuat sinopsis

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang cara dan langkah-langkah membuat sinopsis novel, drama/teater, atau flm.  Siswa menyimpulkan hal-hal

terpenting yang berhubungan dengan cara dan langkah-langkah membuat sinopsis novel, drama/teater, atau flm.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang konvensi tata tulis bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,siswa lain memberikan tanggapan  Siswa menyusun sinopsis novel,

drama/teater, atau flm.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang cara dan

langkah-langkah membuat sinopsis novel, drama/teater, atau flm.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami, menerapkan, dan menyusun sinopsis novel,

(37)
(38)

(PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA/MA

Kelas/Semester : XI/Genap Kompetensi Inti :

KI 1 : Mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.Memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia dengan cara mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia sebagai sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 2 : Memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia dengan cara mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia sebagai sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingin tahunya tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan pengetahuan bahasa dan sastra Indonesia secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

(39)

untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia.

2.1 Memiliki sikap positif terhadap bahasa

Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah.

1.2 Mensyukuri keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa untuk mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia.

(40)

tanggung jawab, dan disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan kaidah-kaidahnya.

1.3 Mensyukuri keberadaan puisi sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa dengan

mengapresiasinya melalui pembuatan parafrasa untuk memahami makna puisi dan sarana mengubah puisi menjadi bentuk prosa. 2.3 Mengembangkan

sikap ingin tahu dalam memahami kaidah bahasa Indonesia. 2.4 Mengembangkan

(41)

sastra.

3.1Menganalisis makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

 Penganali sisan makna katadan relasi makna antarkata bahasa Indonesia  Penganali

sisan makna kata dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia Pengevaluasi

an hasil analisis makna kata bahasa Indonesia Pengevaluasi

an hasil analisis relasi makna

antarkata bahasa

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang prinsip menganalisis makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan konsep dasar makna dan relasi makna

antarkata bahasa Indonesia.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan

dengan analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa

Indonesia.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

 Siswa mendiskusikan tentang

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia  Secara

individual siswa diminta

menyusun hasil analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

Observasi,: mengamati

5 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA/SMK/MA KELAS XI (PEMINATAN) Buku referensi terkait

semantik leksikal bahasa Indonesia

(42)

Indonesia prinsip analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa

Indonesia.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa

Indonesia.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting yang berhubungan dengan makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.  Siswa mengevaluasi hasil analisis

makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang makna dan relasi makna antarkata bahasa Indonesia.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip makna dan relasi makna

antarkata bahasa Indonesia

Tes tertulis : Menilai

(43)

Indonesia Secara

individual peserta didik diminta

mengevaluasi hasil analisis makna dan relasi makna antarkata bahasa

Indonesia yang ditulis oleh temannya. 3.2 Menganalisis

struktur kata, frasa, dan klausa

 Penganalisis an struktur kata, frasa, dan klausa

 Pengevaluasi an hasil analisis struktur kata, frasa, dan klausa

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang prinsip-prinsip menganalisis struktur kata, frasa, dan klausa.  Siswa mencermati uraian yang

berkaitan dengan teknik

struktur kata, frasa, dan klausa.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan

Tugas:

 Para siswa diminta

berdiskusi untuk memahami prinsip-prinsip menganalisis struktur kata, frasa, dan klausa.  Secara

5 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA/SMK/MA KELAS XI (PEMINATAN) Buku referensi terkait kata, frasa, dan klausa

BUKU SISWA 4.2 Mengevaluasi hasil

(44)

dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip analisis struktur kata, frasa, dan klausa.

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip analisis struktur kata, frasa, dan klausa.

 Siswa mengevaluasi hasil

analisis struktur kata, frasa, dan klausa.

Mengasosiasikan:

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam analisis

struktur kata, frasa, dan klausa.  Siswa mengomentari, menilai,

dan memberi masukan penampilan siswa lain.  Siswa mencatat dan

menyimpulkan masukan dari siswa lain.

Mengomunikasikan:

individual siswa diminta

menyusun hasil analisis

struktur kata, frasa, dan klausa.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip-prinsip menganalisis struktur kata, frasa, dan klausa Tes

(45)

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang prinsip

analisis struktur kata, frasa, dan klausa

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip menganalisis struktur kata, frasa, dan klausa Unjuk kerja: secara individual siswa diminta mengevaluasi hasil analisis struktur kata, frasa, dan klausa

3.3 Memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm

Pemahaman pengertian sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm

Pembandinga n perbedaan dan

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan teknik

memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan

sinopsis dan resensi novel,

Tugas:

Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami teknik

membandingka n perbedaan

5 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA/SMK/MA KELAS XI (PEMINATAN) Buku referensi terkait cara membuat 4.3 Menyusun resensi

(46)

persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm

Penyusunan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm

drama, atau flm

Mempertanyakan:

 Siswa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip teknik memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm.

 Siswa mendiskusikan dan menganalisis hasil teknik

memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan

sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm.

Mengasosiasikan:

 Siswa saling menilai

kebenaran / ketepatan jawaban kelompok lain.

 Siswa mencatat dan merevisi

dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm

 Secara

individual siswa diminta

menyusun resensi novel, drama, atau flm

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip memahami

(47)

hasil masukan dari kelompok lain.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang teknik

memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan

sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

dan

membandingkan perbedaan dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm Tes tertulis : menilai

kemampuan siswa dalam memahami dan membandingkan perbedaan dan persamaan sinopsis dan resensi novel, drama, atau flm menyusun

(48)

(PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA/MA

Kelas/Semester : XII/Ganjil Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dengan mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan menunjukkan sikap pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam kehidupan sosial secara efektif dengan memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia.

KI 3 : Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahu tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks).

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak untuk mengembangkanilmu bahasa dan sastra Indonesia secara mandiri dengan menggunakan metodeilmiah sesuai kaidah keilmuan terkait.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

(49)

dan kaidah bahasa untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia 2.1Memiliki sikap positif

terhadap bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah

1.2 Mensyukuri

keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa untuk

(50)

bangsa Indonesia dalam peradaban dunia

2.2Meningkatkan perilaku jujur,

tanggung jawab, dan disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan kaidah-kaidahnya

1.3 Memahami proses pembuatan puisi dan cerpen dengan

(51)

kelompok/klasikal 2.3Mengembangkan

sikap ingin tahu dalam memahami kaidah bahasa Indonesia

1.4 Memahami dan mampu membuat tanggapan kritis (dalam bentuk tulisan) terhadap suatu karya sastra (puisi, cerpen, novel, dan naskah drama) dengan mengaitkan antarunsur dalam karya sastra untuk menilai karya sastra

(52)

3.1 Memahami upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional

Wacana dengan topik: Upaya Peningkatan Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahsa Internasional

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang fungsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan fungsi bahasa Indonesia.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawabtentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang upaya meningkatkan bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang peningkatan fungsi bahasa Indonesia dari sebagai bahasa nasional menjadi bahasa internasional.

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami upaya

peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.  Secara

individual siswa diminta

mengabstraksi upaya

meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional. Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS XII (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Iiternasional. 4.1Mengabstraksikan

upaya meningkatkan fungsi bahasa

(53)

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang peningkatan fungsi bahasa Indonesia dari sebagai bahasa nasional menjadi bahasa internasional.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,

siswa lain memberikan tanggapan.

 Siswa mengabstraksi hal-hal terpenting dalam upaya meningkatkan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional.

mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa

internasional Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan upaya peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa

internasional 3.2 Memahami struktur

kalimat, teknik penggabungan

Struktur

Kalimat Mengamati: Siswa membaca teks tentang

Tugas:

 Para siswa

4 Mg x 4

(54)

kalimat, dan pengembangan paragraf serta menganalisisnya

Teknik Penggabung an Kalimat Pengembang

an Paragraf

struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan struktur kalimat, konjungsi untuk menggabungkan kalimat, dan teknik pengembangan paragraf.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentanghal-hal yang

berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang berbagai macam struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan teknik

diminta berdiskusi untuk memahami struktur

kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf.

 Secara

individual siswa diminta

menyunting hasil

pengembangan paragraf yang ditulis oleh temannya. Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan

SMA KELAS XII (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf.

4.2Menyunting hasil pengembangan paragraf sesuai dengan teknik penggabungan

(55)

pengembangan paragraf.  Siswa menyimpulkan hal-hal

terpenting dalam struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang berbagai macam struktur kalimat, teknik penggabungan kalimat, dan teknik pengembangan paragraf.  Siswa membacakan hasil kerja

kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

laporan. Portofolio : menilai laporan siswa tentang struktur kalimat, teknik

penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf. serta menganalisisnya. Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan struktur kalimat, teknik

penggabungan kalimat, dan pengembangan paragraf serta menganalisisnya. 3.3 Memahami konvensi

(56)

ilmiah Karya Ilmiah  Siswa membaca teks tentang konvensi penulisan karya ilmiah.  Siswa mencermati uraian yang

berkaitan dengan struktur penulisan karya ilmiah.

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa Mencari dari berbagai sumber informasi tentang

konvensi penulisan karya ilmiah.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang berbagai ragam karya ilmiah dan tata cara penulisannya.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam konvensi penulisan karya ilmiah.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip konvensi

penulisan karya ilmiah

 Secara

individual siswa diminta

menyusun karya ilmiah sederhana sesuai dengan konvensi

penulisan karya ilmiah.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data

INDONESIA SMA KELAS XII (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi konvensi penulisan karya ilmiah. 4.3Menyusun karya

(57)

kelompok tentang berbagai ragam karya ilmiah dan tata cara penulisannya.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,

siswa lain memberikan tanggapan.

dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang konvensi penulisan karya ilmiah.

Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konvensi penulisan karya ilmiah.

3.4 Membandingkan hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik

Perbandingan hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik.  Siswa mencermati uraian yang

berkaitan dengan teknik dan struktur analisia puisi dan/atau cerpen.

Tugas:

 Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip analisis terhadap puisi dan/atau

4 Mg x 4

jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS XII (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang 4.4Mengevaluasi hasil

(58)

dan/atau cerpen, baik dari media cetak

maupun elektronik Mempertanyakan: Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam

membandingkan hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen.

Mengomunikasikan:

cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik.  Secara

kelompok siswa diminta

mengevaluasi hasil analisis puisi dan/atau cerpen, baik dari media cetak maupun elektronik.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio :

(59)

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun elektronik.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas,

siswa lain memberikan tanggapan.

menilai laporan siswa tentang hasil analisis terhadap puisi dan/atau cerpen dari media massa, baik cetak maupun

elektronik. Tes

(60)

(PEMINATAN) Satuan Pendidikan : SMA/MA

Kelas/Semester : XII/Genap Kompetensi Inti :

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya dengan mematuhi norma-norma bahasa Indonesia serta mensyukuri dan mengapresiasi keberadaan bahasa dan sastra Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.

KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan menunjukkan sikap pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam kehidupan sosial secara efektif dengan memiliki sikap positif terhadap bahasa dan sastra Indonesia serta mempromosikan penggunaan bahasa Indonesia dan mengapresiasi sastra Indonesia.

KI 3 : Memahami , menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahu tentang bahasa dan sastra Indonesia serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian bahasa dan sastra yang spesifk sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni (ipteks). KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak untuk mengembangkanilmu bahasa dan sastra

Indonesia secara mandiri dengan menggunakan metodeilmiah sesuai kaidah keilmuan terkait.

Kompetensi Dasar Materi Pokok Pembelajaran Penilaian AlokasiWaktu Sumber Belajar 1.1 Mematuhi

norma-norma bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

(61)

untuk

mempersatukan bangsa Indonesia di tengah percaturan dan peradaban dunia

2.1Memiliki sikap positif terhadap bahasa Indonesia dengan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa yang memiliki kemantapan

kedudukan, fungsi, dan kaidah

1.2 Mensyukuri

keberadaan bahasa Indonesia sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang

memiliki kemantapan kedudukan, fungsi, dan kaidah bahasa untuk

(62)

dunia

2.2Meningkatkan perilaku jujur,

tanggung jawab, dan disiplin dalam

menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan kedudukan, fungsi, dan kaidah-kaidahnya

1.3 Memahami proses pembuatan puisi dan cerpen dengan

memperhatikan karakteristik, keestetisan, dan keinovatifan dalam puisi dan cerpen serta menghasilkan karya puisi dan cerpen, baik individual mapun kelompok/klasikal 2.3Mengembangkan

(63)

Indonesia

1.4 Memahami dan mampu membuat tanggapan kritis (dalam bentuk tulisan) terhadap suatu karya sastra (puisi, cerpen, novel, dan naskah drama) dengan mengaitkan antarunsur dalam karya sastra untuk menilai karya sastra 2.4Mengembangkan

sikap apresiatif dalam menghayati karya sastra

3.1 Memahami prinsip kesantunan

berbahasa dalam interaksi sosial

Prinsip Kesantunan Berbahasa

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan konsep dasar kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

Tugas:

Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip kesantunan berbahasa

5 Mg x

4 jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA KELAS XII (PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi prinsip 4.1 Mengabstraksi prinsip

(64)

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

 Siswa menyimpulkan tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang prinsip

kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa

dalam interaksi sosial.

secara individual peserta didik diminta

mengabstraksi prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam

(65)

lain memberikan

tanggapan. interaksi sosial.

Tes tertulis : Menilai

kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial.

3.2 Memahami prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum

Prinsip

Retorika dan Teknik

Berbicara di Depan Umum

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang prinsip-prinsip retorika berbicara di depan umum  Siswa mencermati uraian yang

berkaitan dengan teknik retorika berbicara di depan umum

Mempertanyakan:

 Siswa bertanya jawab tentang hal-hal yang berhubungan

Tugas:

Para siswa diminta berdiskusi untuk memahami prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum. Secara

individual siswa untuk

5 Mg x

4 jp BUKU SISWA BAHASA INDONESIA SMA/ KELAS XII

(PEMINATAN) Buku referensi lain yang

menunjang materi prinsip retorika dan teknik berbicara 4.2 Menerapkan prinsip

(66)

dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan tentang prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum.  Siswa menyimpulkan hal-hal

terpenting dalam retorika dan teknik berbicara di depan umum.

 Siswa mencatat dan

menyimpulkan masukan dari siswa lain.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang prinsip

retorika berbicara di depan umum.

 Siswa membacakan hasil kerja

menerapkan prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum

Observasi,: mengamati kegiatan siswa dalam proses mengumpulkan data, analisis data dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan siswa tentang prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial Tes

tertulis :menilai kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan

(67)

kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.  Praktik berbicara di depan kelas

dengan menerapkan prinsip retorika dan teknik berbicara di depan umum

prinsip-prinsip kesantunan berbahasa dalam interaksi sosial Unjuk kerja: secara individual siswa diminta praktik berbicara di depan kelas dengan

menerapkan prinsip retorika dan teknik

berbicara di depan umum.

3.3 Menganalisis hasil alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun sebaliknya

Teknik

Mengalihwahan a (mengonversi) Karya Sastra Hasil

Mengamati:

 Siswa membaca teks tentang hasil alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun

Tugas:

Para siswa diminta berdiskusi untuk

5 Mg x

(68)

Alihwahana (konversi) Karya Sastra

sebaliknya.

 Siswa mencermati uraian yang berkaitan dengan teknik

mengalihwahana (mengonversi) novel ke flm maupun

sebaliknya.

Mempertanyakan:

 Siswa menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan isi bacaan.

Mengeksplorasi:

 Siswa mencari dari berbagai sumber informasi tentang prinsip teknik alihwahana (mengonversi) karya sastra.

Mengasosiasikan:

 Siswa mendiskusikan dan menganalisis hasil alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun sebaliknya.

 Siswa menyimpulkan hal-hal terpenting dalam

memahami teknik alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun sebaliknya. Secara

individual siswa untuk

mengevaluasi hasil analisis alihwahana (konversi) novel ke flm atau sebaliknya, yang dibuat oleh siswa lain.

Observasi,: mengamati kegiatan peserta didik dalam proses mengumpulkan data, analisis data

Buku referensi lain yang

menunjang materi teknik mengalihwahan a (mengonversi) karya sastra. 4.3 Mengevaluasi hasil

(69)

alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun sebaliknya.

Mengomunikasikan:

 Siswa menuliskan laporan kerja kelompok tentang analisis hasil alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun sebaliknya.

 Siswa membacakan hasil kerja kelompok di depan kelas, siswa lain memberikan tanggapan.

dan pembuatan laporan.

Portofolio : menilai laporan peserta didik tentang prinsip alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun

sebaliknya Tes

tertulis :menilai kemampuan peserta didik dalam memahami dan menerapkan prinsip-prinsip alihwahana (konversi) dalam karya sastra, baik dari novel ke flm maupun

(70)

Kerja kelompok: secara kelompok peserta didik diminta

mengevaluasi hasil analisis

alihwahana

(konversi) novel ke flm atau

Gambar

gambar dengan
gambar sesuai wacana secara
gambar salam dan
gambar yang menyertai teks, dan penulisan kata,frasa, atau
+4

Referensi

Dokumen terkait

Dalam hal ini standar yang digunakan sebagai batasan harmonisa adalah yang dikeluarkan oleh International Electrotechnical Commission (IEC) yang mengatur batasan harmonisa

Pengolahan sampah an organik (sampah plastik tersebut), menghasilkan beberapa bentuk kerajinan, seperti dompet, tas jinjing, dan tikar. Hasil pengolahan sampah anorganik tersebut

Binadja dalam Rini (2001) menguraikan beberapa karakteristik metode pembelajaran kontekstual berwawasan SETS, antara lain; 1) tetap memberikan pengajaran sains; 2) murid

[r]

[r]

Jika sebelumnya Anda belum memiliki account Gmail, maka Pilih Create Account untuk membuat account baru. Pembuatan account baru ini sama seperti saat membuat account

pengaruh pelanggan itu menjadi loyal terhadap suatu produk atau tidak di tentukan dengan adanya pertumbuhan perusahaan PPuk yang banyak bermunculan, para pelaku

Maka dalam pengambilan keputusan yang terkait dengan masalah pemberian bonus karyawan akan digunakan hasil perbandingan antara kedua model diatas tersebut berdasarkan