EFEK ROKOK BAGI KESEHATAN di KALANGAN PELAJAR MAN NGANJUK KARYA TULIS ILMIAH
Sebagai salah satu syarat untuk kenaikan ke kelas XII
OLEH : ALFIYATUS SAIDA
NIS.3513
DHELLA OCTAVIANA NIS.3515
KEMENTERIAN AGAMA KABUPATEN NGANJUK MADRASAH ALIYAH NEGERI NGANJUK
HALAMAN PENGESAHAN
Jud Makalah : Efek Rokok Bagi Kesehatan di Kalangan Pelajar MAN Nganjuk Nama Kelompok : 1. Alfiyatus Saida
2. Dhella Octaviana
NIS : 1. 3513
2. 3515
Kelas / Program : XI / IPA Akselerasi
Disahkan tanggal : ... Mengesahkan,
Pembimbing Wali Kelas
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufiq serta hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berjudul “ Efek Rokok Bagi Kesehatan di Kalangan Pelajar MAN Nganjuk ” dengan tepat waktu.
Karya Tulis Ilmiah ini berisikan uraian secara tuntas tentang efek atau pengaruh rokok terhadap kesehatan bagi para pelajar di MAN Nganjuk . Semoga Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini bisa menjadi inspirasi bagi para pembaca agar dapat menjauhi rokok atau hidup sehat tanpa rokok.
Dalam penyelesaian Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini, penulis banyak mendapatkan dorongan serta bimbingan dari berbagai pihak, oleh karena itu pada kesempatan ini penulis ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepeda :
1. Guru Pembimbing, Titik Nurhayati S.Pd. selaku pembimbing
2. Bapak/ibu Guru dan Karyawan/wati MAN Nganjuk. dan
3. Teman-teman serta siswa-siswi MAN Nganjuk.
4. Semua pihak yang mendukung dan membantu penyelesaian Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini.
Penulis menyadari bahwa Karya Tulis Ilmiah (KTI) ini masih jauh dari kesempurnaan, karenanya saran dan kritik yang membangun sangat kami harapkan guna perbaikan pembuatan Karya Tulis Ilmiah (KTI) selanjutnya.
DAFTAR ISI
2.3 Faktor Penyebab Merokok………. 5
2.4 Upaya Mengatasi Kebiasaan Merokok……… 5
BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Penyebaran Angket ... 6
3.2 Kajian Pustaka Dilakukan Menggunakan Internet... 6
3.3 Observasi (Hasil Pengamatan)... 6
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Berdasarkan Hasil Pengamatan (Observasi)... 7
4.2 Berdasarkan Hasil Penyebaran Angket………. 8
5.1 Kesimpulan... 16
5.2 Saran... 16
Daftar Pustaka... 17
Lampiran... 18
***
PENDAHULUAN 1.1.LATAR BELAKANG
Sangat ironis memang bahwa manusia sangat memperhatikan keseimbangan alam akibat proses pembakaran bahan bakar oleh industri yang mengeluarkan polusi tetapi dilain pihak orang-orang dengan sengaja mengalirkan gas produksi pembakaran rokok ke paru-paru mereka.
Terutama remaja masa kini, masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat pola perilaku, dan juga panuh dengan masala-masala ( Hurlock 1998 ). Oleh karenanya, remaja sangat rentah sekali mengalami psikososial, yakni masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan social.
Sebenarnya seorang pelajar belum boleh merokok di kalangan sekolah, masyarakat atau kalangan yang lainnya. Karena hal ini dapat berdampak buruk pada kesehatannya, sekolahnya dan lain-lain. Biasanya hal ini di lakukan oleh para pelajar karena kondisi emosi mereka yang tidak stabil memebuat mereka melakukan segalah hal untuk melampiaskan esmosinya. Populasi merokok pada usia dini sangatlah tinggi. Hal ini di sebabakan karena kurangnya penyuluhan tentang bahaya rokok di kalangan sekolah atau masyarkat, atau mungkin juga kurangnya kesadaran pada diri mereka sehingga mereka tidak memperhatikan bahayanya dan juga nanti kedepanya.
Kami menyadari bahwa informasi tentang bahya rokok bagi kesehatan sangat penting untuk di ketahui oleh masyarakat luas, khususnya para pelajar. Hal ini yang mendorong kami untuk menyusun Karya Tulis Ilmiah ini tentang Bahaya Merokok. kami berharap, dengan mengetahui informasi ini para pelajar dapat mengurungkan niatnya untuk mengonsumsi rokok, atau bahkan berhenti merokok.
1.2.RUMUSAN MASALAH
1. Apa dampak merokok bagi kesehatan remaja ?
2. Apa faktor penyebab perilaku merokok di kalangan remaja ?
3. Apa ciri-ciri fisik yang menunjukkan seorang remaja merokok ?
1.3.TUJUAN PENELITIAN
1. Untuk mengetahui dampak merokok bagi kesehatan remaja.
2. Untuk mengetahui factor penyebab seorang remaja merokok.
3. Untuk mengetahui ciri-ciri fisik remaja yang merokok.
1.4.MANFAAT PENELITIAN
- Sebagai wacana bagi pelajar agar mereka lebih mengetahui dampak dan bahaya merokok bagi
kesehatan.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA ( LANDASAN TEORI) 2.1 Pengertian Rokok
tidak berfilter. Filter pada rokok terbuat dari bahan busa serabut sintetis yang berfungsi menyaring nikotin.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung(walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata.
Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam. Rokok adalah benda beracun yang memberi efek santai dan sugesti merasa lebih jantan. Di balik kegunaan atau manfaat rokok yang secuil itu terkandung bahaya yang sangat besar bagi orang yang merokok maupun orang di sekitar perokok yang bukan perokok.
2.2. Dampak dari merokok
Sebagaimana kita ketahui di dalam asap sebatang rokok yang dihisap oleh perokok, tidak kurang dari 4000 zat kimia beracun. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol,ortokresoldan perylene adalah sebaian dari beribu – ribu zat di dalam rokok.
karbon yang halus yang dihasilkan akibat pembakaran tidak sempurna arang, minyak, kayu atau bahan bakar lainnya yang merupakan penyebab langsung mutasi gen.
Hal ini berbanding terbalik dengan sifat output rokok sendiri terhadap manusia yang bersifat abstrak serta berbeda dengan makanan dan minuman yang bersifat nyata dalam tubuh dan dapat diukur secara kuantitatif. Selain mengklaim mendapatkan kenikmatan dari output rokok, perokok juga mengklaim bahwa rokok dapat meningkatan ketekunan bekerja, meningkatkan produktivitas dan lain-lain. Tetapi klaim ini sulit untuk dibuktikan karena adanya nilai abstrak yang terlibat dalam output merokok. Para ahli malah memperkirakan bahwa rokok tidak ada hubunganya dengan klaim-klaim di atas. Malah terjadi sebaliknya, menurunnya produktiviats seseorang karena merokok akibat terbaginya waktu bekerja dan merokok. Selain itu berdasarkan penelitian terbaru menyatakan bahwa merokok dapat menurunkan IQ (dari berbagai sumber). Bahaya bagi tubuh yaitu bisa mengakibatkan kanker, paru-paru, impotensi dan gangguan pada janin, sedangkan bahaya bagi lingkungan dapat menimbulkan polusi udara yang ditimbulkan dari asap rokok yang dihisap.
Sebenarnya yang paling berbahaya diantara perokok pasif dan perokok aktif, perokok pasif lah yang berbahaya sebab perokok pasif menghisap asap rokok yang paling banyak. Rokok juga selain berbahaya juga bisa mematikan dan akan menimbulkan kecanduan kepada pemakainya. Merokok bagi orang dewasa bisa berbahaya apalagi bagi anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah. Oleh Karena itu, merokok dilarang di sekolah maupun di luar sekolah. Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas. CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan : Gelisah, tangan gemetar (tremor) Cita rasa / selera makan berkurang. Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya.
2.3. Faktor Penyebab Merokok
Merokok di kalangan pelajar khususnya pelajar di MAN Nganjuk sepertinya sudah menjadi sebuah hal biasa. Karena terdapat beberapa faktor yang menyebabkan siswa terpelajar membiasakan kebiasan buruk ini, faktor-faktor ini diantaranya adalah:
2. Iseng,ingin coba-coba sekarang atau yang akan datang. Sebenarnya dibutuhkan sebuah kesadaran dari masing-masing orang yang merokok bahawa merokok adalah sebuah hal yang sangat merugikan bagi diri sendiri dan orang lain.
BAB III
METODE PENELITIAN 3.1. Penyebaran Angket
Karena metode yang digunakan adalah angket maka tidak ada batasan waktu dan tempat. Objek sasarannya adalah siswa kelas XI BCA dan BCS MAN Nganjuk. Prosedur yang digunakan yaitu siswa wajib mengisi kuesioner dengan jawaban pertanyaan tertutup, sesuai dengan kenyataan yang sebenarnya.
3.2.Kajian Pustaka di Lakukan Menggunakan Internet
Beberapa sumber informasi tentang bahaya dari merokok kita dapatkan dari beberapa Blogger.
3.3.Observasi (Hasil Pengamatan )
BAB IV
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
4.1. Berdasarkan Hasil Pengamatan (Observasi)
Adapun hubungan kesehatan siswa dengan kebiasaan merokok yang selama ini menjadi
sebuah ritual yang harus dilaksanakan. Berdasarkan hasil observasi penulis ditemukan bahwa beberapa siswa memiliki berbagai macam sebab mereka menanamkan kebiasaan buruk ini yaitu merokok. Penulis mengamati bahwa sebagian besar siswa merokok dikarenakan mereka terlalu diberi kebebasan dalam bergaul oleh orang tuannya, orang tua mereka tidak begitu faham dengan bahaya merokok bagi kesehatan, si anak tidak peduli dengan efek yang akan terjadi di masa mendatang dengan kebiasaan buruk ini, yang dia tau hanya mengikuti gaya hidup saat ini. Dampak buruk merokok bagi kesehatan bisa dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Diantaranya adalah :
Bibir dan gusi menjadi hitam
Kulit jadi hitam
Mata merah
Kuku membiru
Pipi perokok terlihat kempok
Mudah terserang penyakit batuk
Nafas bau
Perokok terlihat tenang dengan asiknya mengisap rokok
4.2. Berdasarkan Hasil Penyebaran Angket
Adapun hubungan antara rokok dengan kesehatan siswa berdasarkan hasil penyebaran angket penulis menemukan ada 4 dari 6 orang siswa mengaku bahwa dirinya seorang pecandu rokok dan mereka mengaku sering mengalami gangguan-gangguan kesehatan akibat dari rokok tersebut. Dan 2 diantaranya tidak merokok. Karena mereka sudah mengetahui dampak buruk rokok bagi kesehatan.
Jika jawaban “Tidak” terjerumus pada perilaku tidak baik ini. Diantaranya dari 6 orang siswa, 2 orang siswa atau 33,3 % menjawab mereka merokok karena “ikut-ikutan teman”. Pernyataan ini sangat menunjukkan bahwa pergaulan teman sangat berpengaruh terhadap pola hidup yang buruk. Khususnya pola hidup merokok yang sangat tidak baik untuk kesehatan. Pergaulan yang salah tidak akan membuat tubuh kita semakin sehat justru akan membuat tubuh kita tempat bersarangnya penyakit. Dan alasan lain mengapa mereka meroko adalah, 1 orang menjawab “agar terlihat maco”. Dilandasi karena sifat gengsi antara sesama teman yang mana sifat ini tidak
memperdulikan lagi kesehatan dan dampak buruk dari merokok yang sangat buruk bagi kesehatan. 1 siswa lain menjawab “iseng“ berawal dari iseng atau ingin coba-coba akhirnya menjadi kebiasaan yang harus dilakukan tiap saat atau tiap hari.
sudah cukup mumpuni untuk menjaga kesehatan tubuh mereka dari bahaya penyakit yang selalu mengincar.
c). Tabel 3 ( Pertanyaan 3 )
Hasil Penelitian Frekuensi Persentase
A 1 16.67 %
B 1 16,67 %
C 2 33,3 %
Pembahasan :
Dari tabel diatas diketahui bahwa siswa mulai merokok 33,3% di masa SMA dan 16,67 % di masa SD dan 16,67 % di masa SMP. Memang benar pergaulan di masa SMA adalah pergaulan yang sangat rawan terhadap masuknya perbuatan-perbuatan yang berakibat negatif salah satunya adalah merokok . Namun, tidak ada lasan seorang orang tua tidak memperhatikan anak-anaknya di masa SD atau SMP karena terbukti dari pengakuan mereka yang mulai merokok di usia SD dan SMP, yang tentunya sangat tidak baik untuk kesehatan. Karena semakin muda usia seorang perokok maka tingkat resiko kerusakan terhadap paru-parunya juga semakin besar. Karena, di usia yang muda paru-paru manusia sedang mengalami pertumbuhan. Dan seharusnya hal ini memerlukan nutrisi dan hal-hal yang mendukung pertumbuh kembangan itu, bukan justru di serang oleh nikoti-nikoti yang berbahaya, yang semakin menggerogoti oaru-paru.
d) Tabel 4 ( Pertanyaan 4 )
A 1 16,67 %
B 2 33,3 %
C 1 16,67 %
D 0 0 %
Pembahasan :
Dari tabel diatas diketahui bahwa efek yang dirasakan tiap pecandu rokok berbeda-beda. Sebagai pecandu rokok belia mereka lebih cepat juga untuk merasakan berbagai gejala-gejala yang seharusnya tidak perlu dirasakan di usia yang masih belia ini. Kebanyakan dari mereka merasakan ganguan pada pernafasan. Pecandu rokok mempunyai kemungkinan yang sangat besar kerusakan pada paru-paru. Efek paling ringan mereka rasakan adalah nafas mereka tidak terlalu kuat jika melakukan aktivitas yang berat. Seperti lari marathon,sepak bola dan lain-lain. e) Tabel 5 ( Pertanyaan 5 ) menghentikan kebiasaan ini. Karena mereka sebenarnya sudah mengerti dan merasakan efek buruk dari merokok bagi kesehatan yang sudah mereka rasakan di usia yang masih dini. Dari angket yang sudah di sebarkan diketahui 1 orang tidak mau menghentikan kebiasaan ini. Hal ini mungkin kerena pengaruh pergaulan yang menjadikan sebuah tuntutan untuk merokok, atau memang sudah sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan ini.
Hasil Penelitian Frekuensi Persentase
A 2 33,3 %
B 0 0 %
C 0 0 %
D 1 16,67 %
Pembahasan :
Dari tabel diatas diketahui bahwa upaya para siswa untuk menghentikan kebiasaan merokok ini sudah dilakukan dari hal yang terkecil seperti hanya menahan saat ingin merokok sampai mereka mencoba mnegalihkan perhatian mereka terhadap rokok dengan mengisi waktu luang yang biasaanya digunakan untuk merokok dengan kegiatan-kegiatan yang positif. Sebenarnya cara-cara seperti itu tidak begitu menjamin seorang pecandu rokok mau menghentikan kebiasaan nya itu. Kemungkinan besar dengan melakukan terapi seorang pecandu rokok akan menghentikan kebiasaannya itu.
g) Tabel 7 ( Pertanyaan 7 )
Hasil Penelitian Frekuensi Persentase
A 1 16,67 %
B 0 0 %
C 0 0 %
Pembahasan :
tubuh nya sekarang atau yang akan datang bila ia melanjutkan kebiasaan ini. Yang dia tau hanyalah “merasa tidak gaul” dikala bersama teman-itemannya. Karena kemungkinan besar dia dibesarkan dan tumbuh di lingkungan yang kebanyakan pecandu rokok.
Seharusnya sebagai seorang remaja terpelajar dia lebih mengerti tentang dampak yang sangat akut yang akan menyerang paru-parunya yang disebut dengan penyakit kanker. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon monooksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas. . CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan : Gelisah, tangan gemetar (tremor) Cita rasa / selera makan berkurang. Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat
menyebabkan beberapa sitem organ mulai berkontraksi seperti lidah terasa asam saat tidak merokok, sering merasa pusing karena tidak merokok.
i) Tabel 9 ( Pertanyaan 9 )
Hasil Penelitian Frekuensi Persentase
A 2 33,33 %
B 1 16,67 %
C 0 0 %
Pembahasan :
BAB V PENUTUP 5.1. Kesimpulan
Dari berbagai penelitian yang telah dilakukan, kita bisa menarik kesimpulan bahwa efek dari merokok adalah : gangguan pernafasan, menurunya IQ, bibir hitam membiru, kerusakan paru-paru, kanker dan lain sebagainya. Kebanyakan pelajar mulai membiasaka kebiasaan buruk ini pada masa di SMA. Karena di masa ini jaringan pergaulan mereka yang semakin luas. Penyebab mereka merokok karena beberapa yang hanya iseng hingga menjadi kecanduan, kurangnya pengawasan orang tua, atau pun pengaruh lingkungan.
5.2. Saran
DAFTAR PUSTAKA
http://pratiwirandukan.blogspot.com/2013/02/karya-tulis-ilmiah-bahaya-merokok.html
LAMPIRAN KARYA TULIS ILMIAH
“ Dampak Merkok Bagi Kesehatan di Kalangan Pelajar “ Pilihlah salah satu jawaban dengan tanda (×) pada kotak yang sudah di sediakan !
1. Apakah anda pecandu rokok ?
a. Ya b. Tidak
2. *Jika anda menjawab “ Ya “, apa alasan anda saat pertama kali anda merokok ?
a. Ikut-ikutan teman
b. Agar terlihat maco
c. Meniru orangtua
d. Iseng
e. Penghilang stress
*Jika anda menjawab “Tidak”,apa alasan anda tidak merokok ? a. Takut
b. Dilarang orang tua
c. Sudah mengerti efek rokok bagi kesehatan d. Tidak suka saja
3. Kapan anda mulai atau pertama kali merokok ?
a. SD
c. SMA
4. Efek apa yang sering anda rasakan selama menjadi pecandu rokok ?
a. Biasa saja
b. Gangguan pernafasan
c. Pusing
d.Mudah mengantuk
5. Jika anda pecandu rokok, apakah anda ingin berhenti merokok ?
a. Ya b. Tidak
6. Jika anda menjawab “Ya”, apa upaya anda untuk berhenti merokok ?
a. Mengisi waktu luang dengan kegiatan positif
b. Mengikuti terapi
c. Menjauh dari teman yang merokok
d.Hanya mencoba menahan saat ingin merokok
7. Jika anda menjawab “Tidak “, mengapa anda tidak ingin berhenti merokok?
a. Merasa tidak gaul
b. Takut diejek teman-teman
c. Merasa susah untuk menghentikan kebiasaan merokok
8. Ketika anda mencoba berhenti merokok , apa yang anda rasakan ?
a. Galau
b. Ingin merokok lagi