• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Struktur Organisasi 7 Oktober 2017

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Perancangan Struktur Organisasi 7 Oktober 2017"

Copied!
35
0
0

Teks penuh

(1)

Perancangan

Struktur

Organisasi

Bahan Mata Kuliah Manajemen SDM

Mahasiswa S1 Kelas Karyawan, Universitas Darma Persada 7 Oktober 2017

(2)

Defnisi Struktur

Organisasi

Struktur Organisasi:

• Pengaturan formal atas pekerjaan/jabatan dalam suatu organisasi.

Perancanaan Organisasi (Organizational Design):

Suatu proses yang melibatkan keputusan tentang 6 elemen kunci:

• Spesialisasi pekerjaan (Work specialization) • Departementalisasi (Departmentalization) • Rantai komando (Chain of command)

• Rentang pengendalian (Span of control)

• Sentralisasi dan desentralisasi (Centralization and decentralization)

• Formalisasi (Formalization)

(3)

Tujuan pengorganisasian

• Membagi pekerjaan untuk dikerjakan atas jabatan dan departemen yang spesifk

• Memberikan tugas dan tanggung jawab terkait dengan jabatan

individu

• Mengkoordinasikan tugas-tugas organisasi yang beragam

• Mengklaster jabatan-jabatan menjadi Unit

• Membangun hubungan antara individu, kelompok, dan

deparmenten

• Membangun garis otoritas formal

(4)

Spesialisasi pekerjaan

(

Work specialization

)

• Tingkat dimana suatu tugas

dalam organisasi dibagi menjadi pekerjaan yang terpisah dengan setiap tahapan diselesaikan oleh orang yang berbeda.

Spesialisasi pekerjaan yang

berlebihan dapat

mengakibatkan kebosanan, kelelahan, stres, kualitas yang rendah, absensi yang meningkat, dan tingkat

(5)

Departementalisasi

(

Departmentalization

)

Departemantalisasi berdasarkan tipe: • Fungsional

• Pekerjaan dikelompokkan berdasarkan fungsi yang dipertunjukkan

Produk

• Pekerjaan dikelompokkan berdasarkan jalur produk

Geograpikal

• Pekerjaan dikelompokkan berdasarkan teritorial atau geografs

Process

• Pekerjaan dikelompokkan berdasarkan produk atau aliran pelanggan

Pelanggan

(6)

Departemantalisasi

Fungsional

Plant Manager

Production

Manager ManagerPPIC Engineering Manager ManagerHRD Warehouse Manager Secretary

Keuntungan:

• Efsien karena menaruh orang dengan spesialisasi,

ketrampilan, pengetahuan, dan orientasi yang sama dalam satu kelompok

• Koordinasi area fungsional menjadi lebih baik • Spesialisasi lebih dalam

Kerugian:

• Komuniasi yang kurang antar area fungsional

(7)

Departementalisasi

Geografs

Sales Director

GM Regional Sales Sumatra

GM Regional Sales Jabodetabek

GM Regional Sales Jabar &

Jateng

GM Regional Sales Kalimantan &

Sulawesi

GM Regional Sales Jatim &

East Area Secretary

Keuntungan:

• Lebih efektif dan efsien dalam menangani isu-isu regional spesifk yang muncul

• Melayani kebutuhan unik di pasar geografsnya secara lebih baik

Kerugian:

• Duplikasi fungsi-fungsi

(8)

Departementalisasi

Produk

Director

GM Instant

Noodle GM Snack Foods GM Baby Foods SeasoningGM

GM Foods & Beverage

Keuntungan:

+ Mempersilakan spesialisasi pada produk dan layanan tertentu

+ Manajer dapat menjadi ahi di industri terkait + Lebih dekat ke pelanggan

Kerugian:

• Duplikasi fungsi-fungsi

(9)

Departementalisasi Proses

Plant Superintende

nt

Planning

Manager Preparing Manager Assembling Manager

Lacquering & Sanding Manager

Finishing Manager

Keuntungan:

+ Lebih efsien dalam hal aliran proses

Kerugian:

(10)

Departementalisasi

Manager Local MT Manager ManagerExport

Keuntungan:

+ Kebutuhan dan problemn pelanggan dapat dipenuhi lebih efektif

Kerugian:

• Duplikasi fungsi

(11)

Rantai komando (

Chain of

command

)

(12)

Rantai komando (

Chain of

command

)

• Otoritas (Authority)

Hak yang melekat dalam posisi

manajerial untuk memberi tahu orang apa yang harus dilakukan dan

mengharapkan mereka melakukannya.

• Tanggung jawab (Responsibility)

Kewajiban atau ekspektasi untuk

berkinerja.

• Kesatuan komando (Unity of Command)

Konsep dimana satu orang harus

(13)

Rentang pengendalian

(

Span of control

)

• Jumlah karyawan yang dapat disupervisi secara efektif dan efsien oleh seorang manajer.

• Lebar rentang dipengaruhi oleh :

• Ketrampilan dan kemampuan manajer

• Karakteristik karyawan

• Karakteristik pekerjaan yang sedang dilakukan

• Kesamaan tugas/pekerjaan

• Kompleksitas tugas/pekerjaan

• Kedekatan fsik bawahan

(14)

Mengkontraskan Rentang

Anggota di setiap level

Le

- Karyawan: 4,096

- Manajer (Level 1-6): 1,365

Rentang 8:

- Karyawan: 4,096

(15)

Sentralisasi dan desentralisasi

(

Centralization and

Decentralization

)

• Sentralisasi

• Tingkat dimana pengambilan keputusan

dikonsentrasikan pada satu titik dalam organisasi.

• Suatu organisasi dimana manajer puncak membuat semua keputusan dan level di bawahnya tinggal melaksanakan saja.

• Desentralisasi

• Organisasi dimana pengambilan keputusan ditekan ke bawah ke manajer- manajer yang paling dekat dengan aksi.

• Pemberdayaan Karyawan

(16)

Faktor-faktor yang mempengaruhi

besaran sentralisasi

Lebih ke sentralisasi, apabila:

• Lingkungan stabil.

• Manajer level bawah tidak cakap atau kurang berpengalaman dalam pengambilan keputusan.

• Manajer level bawah tidak ingin memiliki suara dalam keputusan.

• Keputusan-keputusan sedikit secara relatif.

• Organisasi menghadapi suatu krisis atau resiko gagalnya perusahaan.

• Perusahaan sangat besar.

• Implementasi strategi perusahaan yang efektif

(17)

Faktor-faktor yang mempengaruhi

besaran sentralisasi

Lebih ke desentralisasi, apabila:

• Lingkungan kompleks dan tidak pasti.

• Manajer level bawah cakap dan atau berpengalaman dalam pengambilan keputusan.

• Manajer level bawah ingin memiliki suara dalam keputusan.

• Keputusan-keputusan merupakan hal yang signifkan.

• Budaya korporasi terbuka dalam memberikan

kesempatan manajer untuk bersuara atas hal yang terjadi.

• Perusahaan secara geografs tersebar.

(18)

Formalisasi

(

Formalization

)

Tingkat dimana

jabatan/pekerjaan dalam

organisasi terstandarisasi dan perilaku karyawan diatur oleh aturan dan prosedur.

• Jabatan/pekerjaan yang sangat diformalkan

menjadikan diskresi yang minimal atas segala

sesuatu yang dilakukan.

• Formalisasi yang rendah berarti batasan-batasan yang sedikit dalam

bagaimana karyawan menjalankan

(19)

Keputusan Perancangan

Organisasi

Organisasi mekanistikStrukturnya rigid dan

dikontrol secara ketat

Spesialisasinya tinggi

• Departementalisasi yang rigid

• Rentang pengendalian yang sempit

• Formalisasi yang tinggi

Jaringan informasi ke bawah

yang terbatas

Partisipasi dalam keputusan

yang rendah

Organisasi Organik

Strukturnya sangat feksibel

dan mudah berdaptasi

Jabatan-jabatannya tidak

terstandarisasi

Strukturnya berbasis tim

yang mengalir

Supervisi langsung yang

minimal

Aturan formal yang minimalJaringan komunikasi yang

terbuka

(20)

Mekanistik versus Organik

Mekanistik

Spesialisasi tinggi

• Departementalisasi rigid

Rantai komando jelas

• Rentang kendali yang sempit

• Sentralisasi

• Formalisasi tinggi

Organik

Tim yang cross-functionalTim yang cross-hierarchicalAliran informasi bebas

Rentang kendali lebarDesentralisasi

(21)

Faktor kontingensi

Keputusan struktur dipengaruhi oleh:

• Strategi keseluruhan organisasi

• Struktur organisasi mengikuti strategi • Ukuran organisasi

• Perusahaan berubah dari organik ke mekanistik sesuai perkembangn

ukurannya

• Teknologi yang dipergunakan organisasi

• Perusahaan menyesuaikan strukturnya terhadap teknologi yang dipakai

• Tingkat ketidak-pastian lingkungan • Lingkungan yang dinamis

(22)

Faktor kontingensi

Kerangka Strategi:

• Inovasi

• Mengejar keunggulan kompetitif melalui

inovasi yang berarti dan unik lebih menyukai struktur organik.

• Minimisasi biaya

• Berfokus pada pengendalian ketat biaya

memerlukan struktur mekanistik untuk organisasi.

• Imitasi

• Meminimalkan risiko dan

(23)

Faktor kontingensi

Strategi dan Struktur:

• Pencapaian tujuan strategis difasilitasi oleh perubahan struktur organisasi yang mengakomodasi dan

mendukung perubahan.

Ukuran dan Struktur:

• Seiring berkembangnya organisasi, strukturnya

cenderung berubah dari organik menjadi mekanistik dengan

(24)

Faktor kontingensi

Teknologi dan Struktur

• Organisasi mengadaptasikan strukturnya

pada teknologinya.

• Klasifkasi arah atas perusahaan

berdasarkan kompleksitas teknologi yang digunakan:

• Unit produksi dari unit tunggal atau

batch kecil

• Produksi mass dari keluaran batch besar

• Proses produksi dalam keluaran proses

kontinyu

• Teknologi rutin = organisasi mekanistik

(25)

Faktor kontingensi

Struktur dan ketidakpastian lingkungan

• Struktur organisasi mekanistik cenderung menjadi paling efektif pada lingkungan yang stabil dan sederhana.

• Fleksibilitas struktur organisasi organik adalah lebih mudah cocok untuk

lingkungan yang

(26)

Perancangan organisasi

pada umumnya

Rancangan Tradisional

• Struktur sederhana

• Departementaisasi rendah, rentang kendali yang lebar, otoritas tersentralisasi, formalisasi kecil

• Struktur fungsional

• Departementalisasi berdasarkan fungsi

• Operations, fnance, human resources, and product research and development

• Struktur divisional

• Terdiri dari unit bisnis atau divisi terpisah dengan otonomi terbatas di bawah koordinasi dan

(27)

Perancangan organisasi

pada umumnya

Rancangan organisasi kontemporer

• Struktur Tim

Seluruh organisasi terdiri dari kelompok kerja atau

tim yang dikelola sendiri dari karyawan yang diberdayakan.

• Struktur matriks dan proyek

Spesialis dari departemen fungsional yang berbeda

ditugaskan untuk mengerjakan proyek yang dipimpin oleh manajer proyek.

• Matriks dan peserta proyek memiliki dua manajer.

(28)
(29)

Perancangan organisasi

pada umumnya

Rancangan organisasi kontemporer

• Organisasi Tanpa Batas

• Desain organisasi yang feksibel dan tidak

terstruktur yang dimaksudkan untuk memecah hambatan eksternal antara organisasi dan

pelanggan dan pemasoknya.

• Menghilangkan batas-batas internal (horisontal) :

• Eliminasi rantai komando

• Memiliki keterbatasan rentang kendali

• Memakai tim yang diberdayakan daripada departemen

• Eliminasi batas-batas eksternal:

(30)

Eliminasi batas-batas

eksternal

• Organisasi virtual

• Sebuah organisasi yang terdiri dari sebagian kecil karyawan penuh waktu dan untuk sementara

mempekerjakan spesialis untuk mengerjakan peluang yang muncul.

• Organisasi Jaringan (Network Organization)

• Sebuah organisasi inti kecil yang mengalih-dayakan fungsi bisnis utamanya (misal manufaktur) untuk memusatkan perhatian pada apa yang terbaik.

Organisasi Modular (Modular Organization)

• Organisasi manufaktur yang menggunakan

(31)

Tantangan Perancangan

Organisasi saat ini

• Menjaga seluruh karyawan terkoneksi

• Karyawan yang tersebar secara luas dan terus bergerak

• Membangun organisasi pembelajar

• Mengelola isu-isu struktur global

(32)

Organisasi Pembelajar

(

Learning Organization

)

Suatu organisasi yang telah mengembangkan kapasitas untuk terus belajar, beradaptasi, dan

berubah melalui praktik manajemen pengetahuan oleh karyawan.

Karakteristik organisasi pembelajar:

• Desain organisasi berbasis tim terbuka yang

memberdayakan karyawan

Berbagi informasi yang luas dan terbuka

Kepemimpinan yang memberikan visi bersama

tentang masa depan organisasi, dukungan dan dorongan

Budaya nilai bersama, kepercayaan, keterbukaan,

(33)
(34)
(35)

Referensi

Dokumen terkait

Masa kerja Pengurus Cabang di tentukan 4 (empat ) tahun, dalam hal MUSCAB tidak dapat diadakan dalam waktu yang telah ditetapkan maka penggantian pengurus Cabang dapat

Berdasarkan data alternatif yang mempunyai hasil terbaik tersebut maka penelitian ini juga menggunakan data bulanan dalam menguji kestabilan parameter permintaan

 Pada tahun ini, KBLM mengaloasikan belanja modal sebesar Rp10 miliar, di mana sebesar 10%—12% di antaranya akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, terutama

Berdasarkan kesamaan dalam spektra UV-Vis dan GC-MS maka diduga senyawa zat aktif yang ada dalam ekstrak metanol kunyit putih fraksi etil asetat adalah

fasilitas belajar di sekolah terhadap prestasi belajar mata pelajaran Perbaikan Motor Otomotif siswa kelas XI TKR SMK Negeri 2 Sukoharjo tahun pelajaran 2013/2014, hal ini

textbook in terms of the exercises that are arranged from lower-order to higher-order cognitive thinking. Moreover, this study also gives an insight that the textbook

Demi menghormati para leluhur yang telah menciptakan beraneka kebudayaan tersebut kita harus mengembalikan kebudayaan- kebudayaan yang mulai luntur dengan kesadaran dan rasa

Untuk beberapa respon yang berbeda nyata pada perlakuan petrobio, baik pada berat kering tanaman, berat kering akar, nisbah pupus akar dan panjang akar dosis terbaik ditunjukkan