Kajian Potensi Produksi Padi Daerah Irigasi Sungai Bunut Di Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Lampiran 3. Perhitungan Potensi Produksi Padi Per Satuan Luas Lahan

= 8,68 ton/ha padi kering giling Tahun 2010

= 8,10 ton/ha padi kering giling Tahun 2011

(4)

Dimana: Eu = 0,025

(5)

K = 4000 kal/g

= 4.535 kg/ha = 4,53 ton/ha

(6)
(7)
(8)

Lampiran 6. Nilai Radiasi Matahari (Rs, Joule/cm2 hari) untuk wilayah Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan

Tahun Bulan Jumlah Rataan

(J/cm2 hari)

Rataan (kal/cm2 hari) Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nop Des

2009 859 977 1087 1075 998 1047 996 931 1030 1056 823 750 11.629 969,08 231,41 2010 925 1100 1040 1115 994 964 923 1033 1006 967 - 811 10.878 906,50 216,47 2011 848 1111 1078 929 1036 1016 1025 908 1021 926 759 787 11.444 953,67 227,73 2012 1011 1160 1056 1008 1073 1111 1125 1165 1169 1211 1005 948 13.042 1086,83 259,53 2013 956 940 1157 908 1167 1220 1095 1011 955 932 947 866 12.154 1012,83 241,86 Sumber: BBMKG Wilayah I Medan (2014)

(9)

Lampiran 7. Luas Lahan Beririgasi di Daerah Irigasi Sungai Bunut Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan

Berpengairan (Ha)

Tahun Irigasi

Teknis

Irigasi ½ Teknis

Irigasi Sederhana

Jumlah

2009 720 1.506 942 3.168

2010 745 1.481 1.031 3.257

2011 925 1.455 877 3.275

2012 925 1.455 877 3.257

2013 925 1.455 877 3.257

(10)

Lampiran 8. Data Kerusakan Areal Panen (Puso), Produktivitas dan Luas Panen Padi Sawah Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan

Tahun Puso

(Ha)

Luas Panen * (Ha)

Produksi ** (Ton)

Produktivitas (Ton/Ha)

2009 6 6.370 29.830 4,68

2010 45 6.327 30.572 4,83

2011 0 6.443 30.366 4,71

2012 0 5.872 30.432 5,18

2013 0 6.163 34.568 5,60

(11)
(12)

26. Y. Tambunan Ciherang Pondok Bungur 30 hari Terpenuhi 2 kali dalam 1 tahun 27. Abdul Jalil Ciherang Panca Arga 30 hari Belum Terpenuhi 3 kali dalam 2 tahun 28 Sukardi Ciherang Panca Arga 30 hari Belum Terpenuhi 3 kali dalam 2 tahun

29. Dariati Ciherang Panca Arga 30 hari Terpenuhi 2 kali dalam 1 tahun

(13)

Lampiran 10. Daftar Wawancara Dinas Pertanian orang penyuluh ditugaskan memegang 1 desa, dan dalam 1 desa ada 16 koptan. Selama 1 minggu penyuluh harus mendatangi masing-masing ketua koptan untuk dimintai keterangan tentang permasalahan petani pada setiap koptan. Tim penyuluh bukan ditugaskan dari orang Dinas Pertanian akan tetapi dari Dinas Ketahanan Pangan.

Tim penyuluh bertugas sebagai sarana pelaporan apabila terjadi masalah/ kendala dalam penanaman padi. Penyuluh juga berfungsi sebagai penyusunan dalam rencana kerja.

- Dinas Pertanian selalu memberikan UPTD yaitu sebagai tim pengawas di Kecamatan Rawang Panca Arga, dimana UPTD berfungsi sebagai sarana pelaporan dari tim penyuluh apabila ada permasalahan di daerah tersebut, kemudian akan disampaikan ke Dinas.

- Dinas selalu menyediakan benih bersubsidi, tapi tidak secara gratis, petani mendapatkan potongan harga dari harga jual dipasar. Petani setempat belum tentu mendapatkan benih tersebut tergantung anggaran yang diberikan dari pusat.

- Dinas pertanian selalu menyediakan persediaan Pemberantasan Hama setiap tahun. Pemberantasan ini diberikan secara gratis apabila ada pelaporan dari UPTD tentang penyakit yang ada pada daerah tersebut. Pemberantasan ini akan diberikan melalui Koptan, kemudian Koptan akan menyalurkannya ke petani setempat.

2 Heriwansyah, SP Kasi Pupuk dan Pestisida

(14)

Dimana data ini akan dikirim ke pusat kemudian pupuk akan disalurkan dari produsen ke distributor, lalu akan di salurkan ke UD Tani, dimana petani yang akan membeli pupuk tersebut ke UD tani yang dijual secara bersubsidi.

(15)

Lampiran 11. Gambar Daerah Irigasi Sungai Bunut Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan

A. Bendungan Irigasi

(16)
(17)
(18)

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...