• Tidak ada hasil yang ditemukan

MAKALAH PENGARUH PERBANKAN ISLAM DALAM M

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "MAKALAH PENGARUH PERBANKAN ISLAM DALAM M"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

MAKALAH

PENGARUH PERBANKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN

INFRASTRUKTUR DI INDONESIA

Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Bahasa Indonesia

Dosen Pengampu : Zein Muttaqin, SEI., M.A

Disusun oleh :

Tatu Alawiyah (14423008)

Lina Af’ida Fataya Helwa (15423091)

PROGRAM STUDI EKONOMI ISLAM

FAKULTAS ILMU AGAMA ISLAM

UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA

YOGYAKARTA

(2)

KATA PENGANTAR

ِمْيِحَّرلا ِناَمْحَّرلا ِالله ِمْسِب

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmat sehat,

rahmat, serta hidayah-Nya, kepada penulis. Sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah

yang berjudul “PENGARUH PERBANKAN ISLAM DALAM MENINGKATKAN

INFRASTRUKTUR DI INDONESIA”, dalam memenuhi tugas bahasa Indonesia.

Tidak lupa penulis mengucapkan banyak terima kasih, kepada pihak – pihak yang telah

mebantu menyelesaikan karya tulis ini, yang terhormat :

1. Bapak Zein Muttaqin, SEI., M.A, selaku dosen pembimbing mata kuliah.

2. Kedua orang tua, yang telah memberikan dukungan baik moril / materi.

3. Kepada teman – temanku yang juga banyak memberikan bantuannya.

Penulis menyadari, bahwa dalam penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, yakni

masih banyaknya kesalahan dan kekurangan didalamnya. Untuk itu penulis mengharapkan

kritik dan saran dari semua pihak, yang sifatnya membangun demi kesempurnaan makalah

ini.

Yogyakarta, 03 Desember 2016

Ttd

(3)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL... . 1

KATA PENGANTAR... ... 2

DAFTAR ISI... 3

BAB I : PENDAHULUAN... ... 4

A. Latar Belakang... ... 4

B. Perumusan Masalah... ... 5

C. Tujuan Penulisan... . 5

BAB II : PEMBAHASAN... ... 7

A. Definisi Perbankan Islam dan Infrastruktur... 7

B. Tujuan Sistem Perbankan Islam... 7

C. Pengaruh dan Peran Perbankan Islam Terhadap Infrastruktur di Indonesia... 9

D. Analisis dan Solusi... 11

BAB III : PENUTUP... ... 12

A. Kesimpulan ... 12

B. Saran-saran ... . 13

(4)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Bank merupakan salah satu dari lembaga keuangan yang mempunyai pengaruh paling

besar diantara lembaga keuangan lainnya. Selain itu, merupakan usaha yang bergerak dalam

bidang jasa. Dengan tugasnya yakni menyalurkan dana, menghimpun dana, dan memberikan

pelayanan kepada nasabah. Sistem perbankan ini sudah ada sejak tahun 1690 M . Bermula

dari sistem konvensional, karena yang pertama kali dikenalkan oleh orang barat yakni

William Paterson yang kemudian oleh Charles Montagu (Wikipedia, 2016, par 6). Namun,

pada tahun 1963 munculah Mit Ghamr Local Saving Bank di Mesir, menanndai munculnya

praktik perbankan Islam dunia yang sistemnya dilandaskan pada nilai-nilai dan ajaran Islam

(syari’at). (Sri Nurhayati, 2014)

Khusus di Indonesia perkembanganya agak lambat sebelum memasuki tahun 2008.

Namun, setelah tahun 2008 hingga tahun 2012 perbankan syari’ah tumbuh dengan signifikan.

Ada alasan mengapa setelah tahun 2008 ? bermula dari krisis yang terjadi di Amerika pada

tahun 2008, hal ini karena adanya sistem perekonomian yang berbasis konvebsional, dimana

sistemnya menggunakan kredit yang berbunga untuk mendapatkan keuntungan.

Sejak saat itu sistem keuangan dan perbankan yang berbasis syari’ah menjadi tren

baru dibeberapa negara khususnya negara bagian Timur, tapi tidak di pungkiri juga bahwa

negara-negara Barat juga mulai mengembangkan sistem ekonomi syari’ah. Konsep

perbankan syari’ah yang mengharamkan adanya bunga (riba) dalam transaksinya, membawa

banyak manfaat, sehingga secara tidak langsung menggeser pola sistem perbankan

konvensional. Walaupun masih menjadi catatan bahwa perkembangan perbankan

konvensional tetap masih mendominasi sistem perbankan dan keuangan baik itu di level

internasional maupun di Indonesia itu sendiri.

Dilihat dari perkembanganya yang begitu pesat dari tahun 2008, harapannya

Perbankan syariah dapat membantu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Indonesia

khususnya dibidang infrastruktur masyarakat agar dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi

dan kesejahteraan umat yang merupakan landasan mendasar dari peran adanya Ekonomi

Islam di masyarakat yaitu meningkatkan kesejahteraan atau mencapai falah dunia akhirat

dengan kata lain membangun infrastrukur bagi masyarakat adalah salah satu kerjasama bank

(5)

peningkatan ekonomi dalam sisi perbankan namun juga mampu mengembangkannya di

masyarakat.

Di Indonesia sendiri peran perbankan Islam terhadap pembangunan infrastruktur di

masyarakat belum banyak peran, khiususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Maka dari itu dengan berlandaskan teori dasar mengenai tujuan utama ekonomi islam yakni

menyejahterakan masyarakat dan mencapai falah, banyak permasalahan mengenai peran

perbakan syariah di Indonesia terutama peran perbankan syariah bagi masyarakat Indonesia

yaitu salah satunya pembangunan infrastruktur umum baik itu jalan, Rumah Sakit Daerah,

Pasar, Jembatan dan banyak lagi yang lainnya. Dengan hal itu apakah perbankan syariah ikut

berperan dalam pembangunan infrastruktur atau masih berkecimpung dalam perekonomian

seputar bank. Oleh karena itu, pemaparan sebelumnya penulis mengambil kesimpulan untuk

membuat makalah mengenai PERAN PERBANKAN SYARIAH TERHADAP

PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DI INDONESIA.

B. Rumusan Masalah

Permasalahan infrastruktur merupakan permasalahan yang masih sering di

perbincangkan oleh masyarakat maupun oleh pemerintah, karena hal ini berkaitan erat

dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat terutama di Indonesia. Upaya – upaya banyak

dilakukan oleh pemerintah setempat dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Tidak hanya pemerintah dan masyarakatnya yang bekerja sama akan tetapi mitra kerja

perusahaan pun sebagian ikut serta menyumbangkan dana dalam meningkatkan upaya agar

kesejahteraan bias di capai bersama. Baik itu membangun jalan, transportasi umum dan

meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Perbankan adalah salah satu mitra kerja yang menjadi salah satu mitra yang berbaur

dengan masyarakat perlu di pertanyakan apakah banyak peran yang di lakukan oleh pihak

bank dalam membangun infrastruktur masyarakat Indonesia dengan ini maka dapat di

rumuskan masalah mengenai tema kali ini sebagai berikut.

1. Bagaimana pengaruh dan peran perbankan Islam terhadap infrastruktur di Indonesia ?

2. Bagaimana analisis dan solusi dari pengaruh dan peran perbankan Islam terhadap

infrastruktur di Indonesia ?

C. Tujuan Penulisan

Penulis memiliki tujuan dalam penulisan makalah ini diantaranya, sebagai berikut :

1. Untuk memperdalam pemahaman penulis dalam memahami pengaruh dan peran

(6)

2. Untuk memberi pemahaman mengenai realita perkembangan infrastruktur dari adanya

pengaruh perbankan Islam, harapanya agar penulis setidaknya mampu memberikan

(7)

BAB II PEMBAHASAN

A. Definisi Perbankan Islam dan Infrastruktur

1. Definisi Perbankan Islam

Perbankan Islam adalah suatu sistem perbankan yang pelaksanaannya berdasarkan

hukum Islam (syariah). Pembentukan sistem ini berdasarkan adanya larangan dalam agama

Islam untuk meminjamkan atau memungut pinjaman dengan mengenakan bunga pinjaman

(riba), serta larangan untuk berinvestasi pada usaha-usaha berkategori terlarang (haram)

(Wikipedia, 2016, par.1)

Menurut peraturan yang tercantum di dalam Peraturan Bank Indonesia 2/8/PBI/2000,

Pasal 1, Bank Syariah adalah bank umum yang sebagaimana dimaksud dalam Undang –

Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang perbankan dan telah di ubah dengan UU No. 10 tahun

1998 yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan perinsip syariat islam termasuk unit usaha

syariah dan kantor cabang bank asing yang melakukan kegiatan usaha berdasarkan syariat

islam.

2. Definisi Infrastruktur

Menurut Stone dalam Kodoatie tahun 2003, menjelaskan bahwa infrastruktur

didefinisikan sebagai fasilitas fisik yang dikembangkan atau dibutuhkan oleh agen publik

untuk fungsi pemerintah dalam penyediaan air, tenaga listrik, pembangunan limbah,

transportasi, dan pelayanan lain untuk memfasilitasi dengan tujuan ekonomi dan sosial.

Sistem infrastruktur merupakan pendukung utama fungsi sistem sosial dan sistem ekonomi

dalam kehidupan sehari – hari di masyarakat. Sistem infrastruktur dapat didefinisikan sebagai

fasilitas atau struktur dasar, peralatan, intalasi yang dibangun dan yang dibutuhkan untuk

membantu berfungsinya sistem sosial dan sistem ekonomi masyarakat. (Novi Maryaningsih,

2012)

B. Prinsip dan Tujuan Perbankan Islam

1. Prinsip Perbankan Islam

Dalam operasinya, bank Syariah mengikuti aturan-aturan dan norma-norma Islam,

sepert (Kara, 2013) (Kara, 2013)i yang disebutkan yaitu Bebas dari bunga (riba), bebas dari

kegiatan spekulatif yang non produktif seperti perjudian (maysir), bebas dari hal-hal yang

tidak jelas dan meragukan (gharar), bebas dari hal-hal yang rusak atau tidak sah (bathil), dan

hanya membiayai kegiatan usaha yang halal. Secara singkat empat prinsip pertama biasa

(8)

2. Tujuan Perbankan Islam

Menurut Lewis dan Algaoud : 2007 mengatakan bahwa sistem keuangan telah

hadir untuk memberikan jasa keuangan yang halal kepada komunitas muslim. Selain

dari tujuan khusus itu, ada hal yang lebih penting lagi yaitu memberikan konstribusi

yang layak bagi tercapainya tujuan sosio-ekonomi Islam (Chapra, 1985). Target

utamanya adalah kesejahteraan ekonomi, perluasan kesempatan kerja, tingkat

pertumbuhan ekonomi yang tinggi, keadilan sosio-ekonomi serta distribusi

pendapatan kekayaan yang wajarstabilitas nilai uang mobilisasi serta investasi

tabungan untuk pembangunan ekonomi yang mampu memberika jaminan keuntungan

(bagi-hasil) kepada semua pihak yang terlibat.

Kalau dilihat dari perspektif Islam, tujuan utama perbankan dan keuangan

Islam dapat disimpulkan, sebagai berikut:

a. Penghapusan bunga

Tujuan yang pertama murni religious yakni pelarangan riba ini jelas tertulis dalam

kitab suci Al-qur’an. Namun, tidak mengemukakan alasan yang jelas mengenai

pengharaman bunga. Para penulis awal, seperti contoh Al-Ghazali menyatakan

bahwa “barang siapa menggunakan uang hasil transaksi riba, berarti ia tidak

bersyukur dan tidak adil. Karena uang dibuat untuk mencari uang lagi, melainkan

untuk tujuan-tujuan lainnya”.

b. Distribusi Pendapatan

Tujuan kedua bisa diartikan sebagai upanya menyebarkan pemilikan sumber daya

produktif masyarakat, atau upaya untukmengubah distribusi hasil produksi antara

tenaga kerja (termasuk pengusaha) dan modal. Dalam islam ada konsep zakat

sebagai salah satu upaya pendistribuan harta.

c. Pembangunan ekonomi

Tujuan ketiga yakni kemajuan pembangunan ekonomi yang terdiri atas tingkat

pertumbuhan yang optimum, stabilitas mata uang, dan pengembangan aspek

keagamaan. Bahwa dapat diketahui dari sudut pandang Islam, tujuan ekonomi

tidak dapat dipisahkan dari tujuan religious dan ideologis, sehingga untuk

mengukur keberhasilan pembangunan ekonomi tidaklah lepas dari nilai dan aturan

(9)

C. Pengaruh dan Peran Perbankan Islam Terhadap Infrastruktur diIndonesia

Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak lepas dengan perkembangan

perbankannya. Saat ini perkembangan perbankan syariah di Indonesia sangatlah pesat

ditambah dengan adanya krisis di tahun 1998 yang mengakibatkan bank–bank konvensional

menaikan suku bunganya yang membuat masyarakat berbondong–bondong beralih

menggunakan bank syariah. Perbankann syariah merupakan bank yang menggunakan sistem

islam dalam penerapannya bank ini sepenuhnya menggunakan sistem islam yang jauh dari

bunga yang merupakan hal yang sangat di larang dalam islam.

Pada dasarnya perkembangan perbankan syariah di Indonesia sangat meningkat dari

tahun–ketahun dari mulai tahun 1992 munculnya Bank Muammalat merupakan bank syariah

pertama yang berdiri di Indonesia dengan pembuatan undang – Undang perbankan syariah

pada masa itu di lanjutkan dengan terjadinya krisis moneter pada tahun 1998 yang terjadinya

kenaikan suku bunga secara besar – besaran di Indonesia yang mengakibatkan banyak

perusahaan dan bank – bank tutup karena terlalu tingginya bunga kecuali pada bank syariah

yang tidak terkena dampaknya karena mereka tidak menggunakan sistem bunga yang

dinyatakan jelas dalam islam di haramkan. Dari kejadian tersebut munculah perbankan –

perbankan konvensional yang menjelma menjadi dua bagian yang salah satunya

menggunakan sistem syariah dari sini mulai berkembangnya pesat perbankan perbankan

syariah hingga sekarang menjadi trend di masyarakat. Selanjutnya, industri perbankan

syariah telah mengalami perkembangan yang pesat setelah memiliki landasan hukum yang

memadai yakni dengan diterbitkannya Undang-Undang No.21 Tahun 2008 tentang

Perbankan Syariah.

Perbankan syariah memiliki banyak peran penting dalam pembangunan ekonomi

negara. Salah satunya dalam perbankan itu sediri seperti dengan memberikan pembiayaan

maupun memberikan pinjaman kepada nasabah untuk membangun masyarakat yang mandiri,

sehingga dapat bersaing dengan masyarakat lainnya. Dalam membangun perekonomian

negara baik dengan usaha yang diberikan pembiayaan oleh pihak bank maupun yang lainnya.

Selain meningkatkan meningkatkan perekonomian dari sisi pembiayaan masyarakat

Indonesia juga membutuhkan fasilitas dalam mendukung kelancaran sebuah perekonomian

salah satunya jalan dan transportasi yang menjadi fasilitas utama untuk membantu mengirim

barang baik ke setiap daerah yang ada di Indonesia, maupun mengirim barang – barang

keluar negri untuk pemasukan negara serta menerima barang dari luar ( eksport dan impor ).

Hal ini menjadi pendukung utama juga dalam membangun perekonomian, perbankan syariah

(10)

saja akann tetapi memberikan dana untuk pembangunan infrastruktur negara juga penting

dalam kelancaran perekonomian negara. Dalam hal ini perlu adanya kerja sama baik antar

masyarakat dengan masyarakat pemerintah dengan masyarakat maupun atara lembaga

keuangan dengan masyarakat dalam memajukan perekonomian negara. Apakah perbankan

syariah hanya berkecimpun di perbankan syariah apa ada hal – hal lain yang di jadikan untuk

memberikan kepuasan terhadap masyarakat dari sisi infrastruktur negara membantu

pembangunan jalan, transportasi, seta pembangunan jembatan dan fasilitas – fasilitas lain

untuk kesejahteraan bersama.

(Rahma, 2011)Dalam artikel yang di buat oleh Ali Rama yang berjudul Analisis

Kontribusi Perbankan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, menyebutkan bahwa

pengembangan perbankan syariah dan industri keuangan adalah salah satu pilihan kebijakan

yang sanga relevan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan sektor riil di Indonesia.

Menyediakan kebijakan dan kondisi lingkungan yang kondusif buat perkembangan

perbankan syariah secara terus-menerus dalam jangka panjang, akan mendorong perbankan

syariah untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Selain itu, Ali Rahma menyebutkan dalam penelitiannya yang sama bahwa,

meningkatkan infrastruktur keuangan seperti peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya

manusia untuk memenuhi permintaan industri keuangan syariah yang diprediksi akan

mengalami pertumbuhan yang cukup pesat di masa-masa mendatang. Menyediakan

perangkat hukum yang memadai sebagai bentuk rugulatory framework bagi pelaku-pelaku industri keuangan syariah. Sistem manajemen risiko juga menjadi hal penting untuk

mendukung perkembangan indsutri ini dalam jangka panjang. Terakhir, memastikan stabilitas

pasar keuangan syariah untuk menjaga stabilitas makro ekonomi Indonesia. Beliau

menganalisis pertumbuhan infrastruktur mengenai pertumbuhannya sumber daya mansuia

akan memberikan banyak kualitas sumberdaya manusia yang akan bekerja sehingga

pemerintah harus menyiapkan lapangan pekerjaan untuk mereka dan jika semisalkan tidak

mampunya pemerintah maka bank syariah akan berkembang serta mengembangkan

perekonomian masyarakat dengan memberikan lapangan pekerjaan baik itu pembiayaan

ataupun yang lainnya.

Dalah satunya cara bank syariah dalam memberikan fasilitas bagi masyarakat yaitu

tidak hanya dalam bentuk pembangunan jalan atau dalam transportasi umum yang terlihat.

(Kara, 2013) dalam artikelnya kara menjelaskan bahwa, berdasarkan pemaparan dasar produk

bank syariah sesungguhnya memiliki core product pembiayaan bagi hasil yang

(11)

syariah seharusnya memberikan dampak yang luar biasa terhadap pertumbuhan sektor riil

khususnya UMKM. Hal ini dikarenakan pola mudârabah danm mushârakah merupakan pola

investasi langsung pada sektor riil dan return pada sektor keuangan (bagi hasil). Dengan demikian, keber adaan bank syariah harus mampu memberikan kontribusi untuk

meningkatkan pertumbuhan sektor riil. Fungsi tersebut akan terwujud apabila bank syariah

menggunakan akad profit and loss sharing (mudârabah dan mushârakah) sebagai core product-nya. Dimana bank syariah berperan sebagai penyalur dana dan pemberi modal kerja untuk masyarakat.

D. Analisis dan Solusi 1. Analisis

Dari pemaparan materi sebelumnya baik dari pengertian perbankan syari’ah,

infrastruktur serta implementasi bagaimana peran perbankan syariah di

Indonesia,maka dapat di garis bawahi bahwa perbankan syariah dalam membangun

infrastruktur disini tidak hanya dengan melalui pembangunan jalan, pembangunan

transportasi atau listrik dan air akan tetapi infrastruktur yang di berikan oleh pihak

bank syariah kepada masyarakat yaitu mempermudah masyarakat dalam melakukan

transaksi dan pembiayaan untuk melakukan usaha menengah kebawah ataupun

investasi.

Dari sini dapat dilihat bahwa pembangunan infrastruktur yang dimaksud pada

perbankan syariah adalah memberikan pelayanan serta kelancaran dalam bertansaksi

baik itu mentransfer uang dalam melakukan transaksi perekonomian maupun segala

hal yang bersangkutan dengan uang maka pihak bank yang memberikan fasilitasnya

agar memudahkan masyarakat dalam mengirim uang menyimpan uang nasabah agar

uangnya tetap aman.

2. Solusi

Perbankan merupakan salah satu perangkat yang penting dan dibutuhkan

dalam meningkatkan perekonomian masyarakat. Dimana masyarakat membutuhkan

tempat untuk transaksi uang baik jual beli (Novi Maryaningsih, 2012). Maka, pihak

bank seharusnya lebih ditekankan dalam penerapan sistem keislaman yang sesuai

menurut syariat agar terhindar dari riba serta sifat – sifat kejujuran yang harus

dikedepankan oleh pihak bank agar masyarakat lebih percaya serta memberikan

fasilitas yang memadai yang dapat memudahkan masyarakat dalam melakukan

(12)

Selain itu, prinsip kehati – hatian yang di jelaskan dalam UUD tentang

Perbankan syariah tahun 2008 harus sesuai dengan hokum yang tertera serta sesuai

dengan syariat yang telah di tetapkan oleh MUI agar terhindar dari kecurangan

sehingga tidak ada pihak yang dirugikan. Selain itu kepercayaan yang tetap ada pada

masyarakat sangatlah penting harus dijaga agar masyarakat tidak ada rasa takut untuk

(13)

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan

Perbankan syariah memiliki banyak peran penting dalam pembangunan ekonomi

negara. Salah satunya dalam perbankan itu sediri seperti dengan memberikan pembiayaan

maupun memberikan pinjaman kepada nasabah untuk membangun masyarakat yang mandiri,

sehingga dapat bersaing dengan masyarakat lainnya. Dalam membangun perekonomian

negara baik dengan usaha yang diberikan pembiayaan oleh pihak bank maupun yang lainnya.

Peran perbankan dalam meningkatkan infrastruktur negara yakni tidak dengan memenuhi

infrastruktur seperti jalan atau transportasi akan tetapi memudahkan masyarakat dalam

bertransaksi keuangan baik itu mentransfer kepada saudaranya yang jauh, melakukan

investasi dan memudahkan masyarakat dalam membawa uang kemanapun, serta

memudahkan dalam setiap urusan perekonomian negara.

Kesimpulan dari analisis materi dalam makalah ini dapat di garis bawahi bahwa

perbankan syariah dalam membangun infrastruktur disini tidak hanya dengan melalui

pembangunan jalan, pembangunan transportasi atau listrik dan air akan tetapi infrastruktur

yang di berikan oleh pihak bank syariah kepada masyarakat yaitu mempermudah masyarakat

dalam melakukan transaksi dan pembiayaan untuk melakukan usaha menengah kebawah

ataupun investasi. Dari sini dapat dilihat bahwa pembangunan infrastruktur yang dimaksud

pada perbankan syariah adalah memberikan pelayanan serta kelancaran dalam bertansaksi

baik itu mentransfer uang dalam melakukan transaksi perekonomian maupun segala hal yang

bersangkutan dengan uang maka pihak bank yang memberikan fasilitasnya agar memudahkan

masyarakat dalam mengirim uang menyimpan uang nasabah agar uangnya tetap aman.

Solusi untuk permasalahannya yaitu menerapkan prinsip – prinsip dengan sesuai agar

tidak ada pihak yang dirugikan karena tujuan utama Ekonomi Islam yaitu mencapai falah

atau kesejahteraan dunia maupun akhirat.

B. Saran-saran

Adapun dalam penulisan makalah ini, sudah tentu masih terdapat banyak kesalahan

dan kekeliruan, maka dari itu penulis mengharapkan saran-saran dari para pembaca,

diantaranya :

1) Penulis berharap semoga karya ini bermanfaat untuk bagi para pembaca, khususnya

mahasiswa yang mengambil mata kuliah Bahasa Indonesia, guna dapat meningkatkan

(14)

2) Penulis berharap adanya kritik dan saran dari pembaca, karena penulisan makalah ini

(15)

DAFTAR PUSTAKA

K. Lewis, Mervyn dan Latifa M. Algaoud. Perbankan Syariah (Prinsip, Praktik, dan Prospek), Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, 2007

Nurhayati, Sri dan Wasilah. Akuntansi Syariah di Indonesia, Jakarta: Salemba Empat, 2014

Rahma, Ali. Analisis Konstribusi Perbankan Syariah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi

Indonesia, Corresponding Author : Post-graduate student of International Islamicn University Malaysia (IIUM), 2011

Maryaningsih, Novi,Oki Hermansyah, dan Myrnawati Savitri. Pengaruh Infrastruktur

Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Jakarta: Bank Indonesia, 2012

Kara, Muslimin. Konstribusi Pembiayaan Perbankan Syariah Terhadap PembangunanUsaha

Kecil, Mikro, dan Menengah,Makassar: Jurnal Ahkam(UIN Alaudin), 2013

Referensi

Dokumen terkait

Karakterisasi yang tampak dari matriks jenis ini adalah mempunyai entri pada diagonal yang positif dan diantara sifat penting dari matriks ini adalah perkalian antara

Pada tahap perencanaan, seperti yang telah dipaparkan pada sub bab sebelumnya bahwa dalam kegiatan perencanaan tersebut peneliti melakukan perencanaan perihal

Orang tuaku yang tercinta, yang telah banyak memberikan dukungan masukan saran, moral dan spiritual serta kesabaran yang tinggi kepada penulis, sehingga penulis

Teori bahwa Islam dibawa langsung dari Arab dipegang oleh Crawfurd, walaupun ia menyarankan bahwa interaksi penduduk Nusantara dengan kaum Muslim yang berasal dari

Strategi pengembangan yang hanya dapat dikembangkan pada kondisi skenario supply side adalah konservasi sumberdaya hutan dan lingkungan, yang dapat dilakukan dengan

Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, timing pengapian yang di gunakan pada sudut pengapian dari 18, 20 (pengapian standar), 22, 24 dan 26.Hasil yang dperoleh

Tide data is processed using the method of admiralty and water depth is calculated from the lowest water level (LLWL) using Singlebeam echosounder. Umumnya wilayah

Proses pengeluaran dana pada sekolah ditinjau dari sisi keuangan, maka seluruh jenis pengeluaran untuk kegiatan pendidikan pada sekolah harus diketahui bersama baik oleh Dinas