PEMERINTAH KOTA YOGYAKARTA
RENCANA KERJA PERANGKAT DAERAH
2021
DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PERLINDUNGAN
ANAK DAN PENGENDALIAN PENDUDUK
DAN KELUARGA BERENCANA
KOTA YOGYAKARTA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Berdasarkan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, pembangunan adalah semua
proses perubahan yang dilakukan melalui upaya-upaya secara sadar dan
terencana. Perencanaan yang baik dan berkualitas mengadopsi empat
pendekatan, yaitu pendekatan secara teknokratis, politis, partisipatif, dan top
down / bottom up.
Rencana Kerja PD, untuk selanjutnya disebut Renja PD
merupakan dokumen perencanaan yang memuat program dan kegiatan
yang diperlukan dalam rangka mencapai sasaran pembangunan dalam
bentuk kerangka regulasi dan kerangka anggaran. Renja PD disusun
berdasarkan ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun
2017. Sedangkan tahapan yang harus dilalui adalah: Persiapan,
Penyusunan Rancangan Renja PD, Pelaksanaan Forum PD, dan Penetapan
Renja PD.
1.2.
Landasan Hukum
a. Undang-undang Nomor 16 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Daerah-daerah Kota Besar dalam Lingkungan Propinsi Jawa Timur, Jawa
Tengah, Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta (Lembaran
Negara Tahun 1955 Nomor 53, Tambahan Lembaran Negara Nomor
859);
b. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4421);
c. Undang-Undnag Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan tindak
pidana perdagangan orang;
I-2
e. Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan
Kependudukan Dan Pembangunan Keluarga;
f. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2009 tentang Pengesahan Protokol
Mencegah, Menindak dan Menghukum Perdagangan Orang terutama
Perempuan dan Anak (Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4990);
g. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2012 tentang Keistimewaan Daerah
Istimewa Yogyakarta (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012
Nomor 170, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 5339);
h. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587)
sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan
Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 58,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);
i. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 42);
j. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata
Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah,
Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana
Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah, dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah;
k. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019 tentang
Klasifikasi, Kodefikasi, Dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan
Dan Keuangan Daerah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2019
Nomor 1447);
l. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 40 Tahun 2020 tentang
Pedoman Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021
(Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 590);
m. Peraturan Daerah Istimewa Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 1
Tahun 2013 tentang Kewenangan Dalam Urusan Keistimewaan Daerah
Istimewa Yogyakarta (Lembaran Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta
Tahun 2013 Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Daerah Istimewa
Yogyakarta Nomor 9);
n. Peraturan Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 3 Tahun 2018
tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)
Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2017
– 2022 (Lembaran Daerah
Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2018 Nomor 3);
o. Peraturan Gubernur Nomor Tahun 2020 tentang Rencana Kerja
Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2021;
p. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 1 Tahun 2007 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Kota Yogyakarta
Tahun 2005 – 2025 (Lembaran Daerah Tahun 2007 Nomor 25 Seri D);
q. Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 11 Tahun 2017 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2017
– 2022
(Lembaran Daerah Tahun 2017 Nomor 11); dan
r. Peraturan Walikota Yogyakarta Nomor 55 Tahun 2020 tentang Rencana
Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2021.
1.3.
Maksud dan Tujuan
Penyusunan Renja Perangkat Daerah Tahun 2021 ini
mempunyai maksud dan tujuan sebagai dokumen perencanaan PD yang
mengacu pada Renstra Perangkat Daerah Tahun 2017-2022, dengan
mereview pelaksanaan Renja PD tahun lalu, maupun dokumen perencanaan
lainnya baik tingkat nasional maupun regional agar didapatkan gambaran
tentang keberhasilan / kegagalan pelaksanaan program/kegiatan tahun lalu,
dan usulan program/kegiatan dari para pihak, serta proyeksi capaian
program/ kegiatan tahun berikutnya. Selain itu, dokumen ini juga merupakan
bahan acuan dalam penyusunan RKA PD Tahun 2021.
I-4
1.4.
Sistematika Penulisan
Sistematika Penulisan dalam penyusunan Renja OPD Tahun
2021 ini antara lain memuat:
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
1.2
Landasan Hukum
1.3
Maksud dan Tujuan
1.4
Sistematika Penyusunan
BAB II
HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN
LALU
2.1
Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun
Lalu dan Capaian Renstra Perangkat Daerah
2.2
Analisis Kinerja Pelayanan Perangkat Daerah
2.3
Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi
Perangkat Daerah
2.4
Review terhadap Rancangan Awal RKPD
2.5
Penelaahan
Usulan
Program
dan
Kegiatan
Masyarakat
BAB III
TUJUAN DAN SASARAN PERANGKAT DAERAH
3.1
Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional
3.2
Tujuan dan Sasaran Renja Perangkat Daerah
3.3
Program dan Kegiatan
BAB IV
RENCANA KERJA DAN PENDANAAN PERANGKAT
DAERAH
BAB
II
HASIL EVALUASI RENJA PERANGKAT DAERAH TAHUN LALU
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah Tahun Lalu dan Capaian
Renstra Perangkat Daerah
Berdasarkan Peraturan Daerah Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun
2020 Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2016
Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Yogyakarta, pada
tahun 2021 dilakukan penggabungan Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana Kota Yogyakarta dan Dinas Pemberdayaan Perempuan
Masyarakat dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta menjadi Dinas
Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk
dan Keluarga Berencana Kota Yogyakarta. Dikarena penggabungan tersebut,
maka pembahasan terhadap hasil evaluasi pelaksanaan Renja Perangkat
Daerah tahun lalu (tahun 2019) dan perkiraan capaian tahun berjalan (tahun
2021) dalam Bab II ini mengambil evaluasi pelaksanaan Renja Tahun 2019
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana dan Dinas
Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Perlindungan Anak.
A. Dinas Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Perlindungan Anak
Sasaran yang ingin dicapai Dinas Pemberdayaan Masyarakat,
Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Yogyakarta seperti yang tercantum
dalam Rencana Kerja tahun 2018 dan telah tertuang dalam Rencana Strategis
tahun 2017-2022 adalah sebagai berikut:
1. Realisasi program/kegiatan yang melebihi target kinerja hasil/keluaran
yang direncanakan
a. Tahun 2019 target kinerja untuk Pemberdayaan masyarakat meningkat
yang ditetapkan sebesar 28 % tercapai 39,82 % atau sebesar 142,23
%. Indikator ini dilaksanakan melalui Indeks Pemberdayaan Masyarakat
Berbasis Kampung yang dihitung melalui skoring kampung-kampung
yang diampu di Kota Yogyakarta. Di tahun 2019 terdapat penambahan
22 deklarasi kampung, oleh karena itu untuk skor deklarasi kampung
pada tahun 2019 adalah sebesar 67,7 dibagi dengan 170 kampung
yang tersebar di kota Yogyakarta sehingga realisasi capaian indeks
II-6
pemberdayaan masyarakat berbasis kampung pada tahun 2019 adalah
39,82 % dari target 28 % atau naik sebanyak 0,8 % dari capaian tahun
2018 yang realisasi capaiannya adalah sebesar 38, 98 %. Tingkat
capaian sasaran tersebut pada tahun 2019 adalah sebesar 142,23 %,
kenaikan capaian pada tahun 2019 didukung dengan adanya
pengembangan wilayah berdasarkan potensi wilayah melalui dodolan
kampung dan dengan adanya sinergitas 5 K (kampung, kampus,
komunitas, korporasi dan kota) meski demikian adapula hambatan yang
dihadapi untuk mencapai sasaran tersebut yaitu penganggaran dan
perencanaan kegiatan untuk pengembangan wilayah belum optimal
oleh karena itu untuk mengatasi hambatan tersebut solusi yang
diterapkan adalah membuat roadmap potensi kampung sesuai dengan
potensi wilayah.
Pencapaian ini dilaksanakan melalui Program Pemberdayaan
Masyarakat yang dijabarkan dengan capaian indikator kinerja sebagai
berikut:
No
Indikator Sasaran
Realisasi
2018
2019
Target
Akhir
Renstra
(2022)
Capaian
s/d 2019
terhadap
target
2022 (%)
Target Realisasi
%
Realisasi
1
2
3
4
5
6
7
8
1
Indeks
Pemberdayaan
Masyarakat
Berbasis Kampung
38,98%
28%
39,82%
142,23%
31%
128,45%
Hasil skoring deklarasi keberdayaan kampung
Skoring kampung
--- --- X 100%
Jumlah kampung se- Kota Yogyakarta
67,7
--- X 100% = 39.82 %
170
Capaian indikator sasaran ini didukung oleh indikator program yang
telah melebihi dari sasaran yang ditetapkan yaitu:
1) Indikator Program Pemberdayaan Masyarakat berupa persentase
peningkatan swadaya masyarakat dari target 1 % terealisasi 3,25
% atau tercapai 325,03%;
2) Indikator Program Pemberdayaan Masyarakat berupapersentase
kelembagaanmasyarakat yang aktif dari target 82% terealisasi
83,48% atau tercapai 101,81%.
b. Kekerasan Perempuan menurun melalui prevalensi kekerasan terhadap
perempuan, tahun 2019 capaian Prevalensi Kekerasan terhadap
perempuan mencapai 120,84 % , dimana dari target sebesar 0,13 %,
terealisasi sebesar 0,10 %, artinya untuk sasaran kekerasan terhadap
perempuan menurun berhasil tercapai karena dapat mencapai target
tahunan.
Capaian pada tahun 2019 didukung dengan Kegiatan
penanganan/pendampingan kekerasan berbasis gender tahun 2019
pada kegiatan Partisipasi dan Perlindungan Perempuan, Kegiatan
Operasional UPT menyelenggarakan pelayanan penanganan korban
kekerasan (termasuk KDRT) terutama pelayanan pendampingan hukum
dan psikologi; melaksanakan kegiatan reintegrasi dan psiko edukasi
dalam rangka meminimalisasi resiko berulangnya kejadian kekerasan di
satu lokus, kegiatan trauma healing terhadap korban kekerasan,
melaksanakan penanganan secara terpadu dengan mensinergikan
layanan dengan berjejaring antara lain layanan kesehatan (RS,
Puskesmas), hukum (kepolisian), psikologis, layanan rumah aman
(RDU, Rifka Annisa), rehabilitasi sosial (Dinas Sosial) dan
pemberdayaan ekonomi.
Dalam
rangka
mewujudkan
kesamaan
persepsi
dan
mekanisme pelayanan berbasis gender terhadap korban kekerasan,
maka dilakukan pula kegiatan koordinasi dan peningkatan kapasitas
aparat pelayanan penanganan korban kekerasan meliputi APH (Aparat
penegak Hukum) dan aparat pelayanan kesehatan di Puskesmas.
Selain itu juga dilakukan upaya peningkatan partisipasi masyarakat
II-8
dalam pendampingan korban kekerasan yaitu dengan mengoptimalisasi
peran Satgas Sigrak di wilayah melalui kegiatan peningkatan kapasitas
Satgas Sigrak di Kota Yogyakarta.
Strategi yang dilakukan untuk menurunkan angka kekerasan di
Kota Yogyakarta yang dilakukan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat
dan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah Kampanye Three Ends
yaitu akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri
perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi pada
perempuan. penyelenggaraan sosialisasi tentang UPT P2TP2A dan
lembaga jejaring serta mekanisme penanganan kekerasan perempuan
dan anak kepada masyarakat melalui berbagai media komunikasi,
Optimalisasi peran dan fungsi Satgas Sigrak dalam penanganan
kekerasan perempuan dan anak melalui pelatihan peningkatan
kapasitas, Optimaslisasi peran Forum perlindungan Korban kekerasan
Kota Yogyakarta dalam situasi bencana, pelatihan penanganan korban
kekerasan di kecamatan Umbulharjo dan Tegalrejo dan Gerakan
Sayang Ibu untuk mencegah kekerasan kepada Ibu hamil, menyusui,
nifas, bayi dan balita.
Kampanye three ends yang kedua yaitu akhiri perdagangan
manusia DPMPPA melaksanakan sosialisasi dan pelatihan pencegahan
Tindak Pidana Perdagangan Orang (PTPPO) kepada aparat
kecamatan, Polsek, dan kader masyarakat di 14 kecamatan, simulasi
PTPPO bersama pokja 1 TP PKK Kecamatan Kota Yogyakarta.
Kampanye Three Ends yang ketiga yaitu untuk mengurangi
kesenjangan ekonomi perempuan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat
Perempuan
dan
Perlindungan
Anak
melaksanakan
kegiatan
pendampingan dan pembentukan 23 kelompok rintisan usaha
perempuan, seminar kewirausahaan bagi kelompok usaha dampingan
DPMPPA, pameran gelar potensi serta pendampingan Kelompok
Rintisan usaha inklusi.
Partisipasi publik untuk kesejahteraan perempuan dan anak
yang telah dibentuk pada tahun 2019, untuk menangani permasalahan
perempuan dan anak diperlukan peran masyarakat dalam hal ini
lembaga profesi, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi dan
dunia usaha untuk bisa terlibat memajukan perempuan dan anak
melalui sinergi forum PUSPA. Peran PUSPA tersebut sangat penting
karena
mencakup
pada
advokasi,
sosialisasi,
penyuluhan,
pendampingan, kajian, koordinasi dan sinkronisasi program.
No
Indikator Sasaran
Realisasi
2018
2019
Target
Akhir
Renstra
(2022)
Capaian
s/d 2019
terhadap
target 2022
(%)
Targe
t
Realisa
si
%
Realisas
i
1
2
3
4
5
6
7
8
1
Prevalensi
kekerasan terhadap
perempuan
0,11%
0,13%
0,10
120.84%
0,10%
100 %
Capaian indikator sasaran prevalensi kekerasan terhadap
perempuan didukung oleh indikator program yang telah melebihi dari
sasaran yang ditetapkan yaitu:
1) Indikator Program Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
berupa persentase kelembagaan Pengarusutamaan gender dari
target 59 % terealisasi 62% % atau tercapai 105%;
2) Indikator Program Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
berupa persentase perangkat daerah yang melaksanakan PPRG
dari target 47% terealisasi 80,39% atau tercapai 172,27%.
3) Indikator Program Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan
berupa persentase perempuan korban kekerasan dalam rumah
tangga (KDRT) yang tertangani dari target 78% terealisasi 86,76%
atau tercapai 111,23%.
c. Pada tahun 2019 capaian Prevalensi Kekerasan terhadap anak
mencapai 158,26 % , dimana dari target sebesar 0,14 %, terealisasi
Jumlah korban KDRT perempuan
--- X 100%
Jumlah penduduk perempuan tahun 2019
219
--- X 100% = 0,10 %
212.819
II-10
sebesar 0,06 %, artinya untuk sasaran kekerasan terhadap anak
menurun dikatakan berhasil karena telah mencapai target pada tahun
berjalan.
Capaian pada tahun 2019 didukung dengan Pembentukan
perlindungan Anak Terpadu berbasis Masyarakat (PATBM yang sudah
dilaksanakan di 26 kelurahan , PATBM ini dimaksudkan untuk
menguatkan kapasitas masyarakat untuk menyelesaikan masalah
kekerasan pada anak yang terjadi di masyarakat dan bagaimana
penerapan perlindungan anak , ke depannya PATBM akan dibentuk
disemua kelurahan secara bertahap, PATBM yang dibentuk pada tahun
2019 sebanyak 5 kelurahan yaitu kelurahan Bener, Kelurahan
Purwokinanti, Kelurahan Patehan, Kelurahan Purbayan dan Kelurahan
Klitren, diharapkan di setiap PATBM akan muncul relawan-relawan
baru Perlindungan Anak.
Selain itu pada kegiatan Peningkatan Partisipasi dan
Perlindungan Anak dilakukan pembentukan dan pendampingan Sekolah
Ramah Anak sebanyak 20 sekolah ramah anak yang dibentuk dan 20
sekolah yang didampingi, disamping itu untuk menguatkan sekolah
ramah anak dilakukan pelatihan penyusunan CPP ( Child Protection
Policy ) dan lomba sekolah ramah anak yang diikuti 30 SD dengan
pemenang SD Giwangan, SD Ngupasan, SD Tegalrejo, SD
Pujokusuman, SD Lempuyangwangi, adapun 20 sekolah ramah anak
yang dibentuk tahun 2019 ini terdiri dari :
SDN Baciro
SMPN 9
SDN Demangan
SDN Tegalpanggung
SDN Kintelan I
SDN Puro Pakualaman
SDN Kotagede I
TK ABA Purbayan
SDN Kintelan II
TK ABA Lempuyangan
SDN Prawirodirjan
SMPN 3
SDN Ngabean
SDN Surokarsan
SDN Margoyasan
SDN Serangan
SDN Tukangan
SDN Klitren
Untuk Puskesmas Ramah Anak terbentuk 5 puskesmas dari
target 3 puskesmas sehingga semua puskesmas di Yogyakarta sudah
menjadi Puskesmas Ramah Anak. Disamping itu dalam rangka
perlindungan anak dibentuk puspaga (Pusat Pembelajaran Keluarg)
yang merupakan salah satu inovasi Bidang Perlindungan Anak,
Puspaga adalah tempat pembelajaran untuk meningkatkan kualitas
kehidupan keluarga yang dilakukan oleh tenaga profesi melalui
peningkatan kapasitas orang tua/keluarga/orang yang bertanggung
jawab terhadap anak, kegiatan puspaga sementara berupa pelayanan
konseling dan sosialisasi di kecamatan/kelurahan melalui pertemuan
PKK.
No
Indikator
Sasaran
Realisa
si 2018
2019
Target
Akhir
Renstra
(2022)
Capaian s/d
2019
terhadap
target 2022
(%)
Targe
t
Realisa
si
%
Realisasi
1
2
3
4
5
6
7
8
1
Prevalensi
kekerasan
terhadap anak
0,03%
0,14
%
0,06%
158,26%
0,10%
140 %
Capaian indikator sasaran prevalensi kekerasan terhadap anak
didukung oleh indikator program yang telah melebihi dari sasaran yang
ditetapkan yaitu:
1) Indikator Program Perlindungan Anak berupa persentase jumlah
kelurahan layak anak dari target 66 % terealisasi 80 % atau tercapai
121,21%;
2) Indikator Program Perlindungan anak berupa persentase puskesmas
ramah anak dari target 80% terealisasi 100% atau tercapai 125%.
Jumlah korban KDRT anak
--- X 100%
Jumlah penduduk anak tahun 2019
67
--- X 100% = 0,06 %
114.667
II-12
3) Indikator Program Perlindungan anak berupa persentase sekolah
ramah anak (sekolah negeri TK s/d SMP) yang dari target 52%
terealisasi 61,26% atau tercapai 117,81%.
4) Indikator Program Perlindungan anak berupa persentase anak
korban KDRT yang tertangani dari target 100% terealisasi 100% atau
tercapai 100%.
2. Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra
Perangkat Daerah
Menindaklanjuti Perda Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun 2020
dan berdasarkan hasil capaian indikator program pada tahun 2019
dilaksanakan Review Renstra dengan hasil sebagai berikut:
PERMENDAGRI
90/2019 RPJMD 2017-2022 (REVIEW RENSTRA TERAKHIR)
KODE NOMENKLATUR URUSAN KABUPATEN/KOTA INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 NOMENKLATUR PROGRAM INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 URUS A N BID A N G URU SA N PROG R A M 2 08 02 PROGRAM PENGARUSUTA MAAN GENDER DAN PEMBERDAYAA N PEREMPUAN Persentase Perangkat Daerah yang melaksanakan Perencanaan Pengaggaran Responsif Gender (PPRG) 80,39% PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN Persentase Perangkat Daerah yang melaksanakan Perencanaan Pengaggaran Responsif Gender (PPRG) 80,39% Persentase kelembagaan Pengarusutama an gender (PUG) yang aktif
72% Persentase kelembagaan Pengarusutama an gender (PUG) yang aktif 72% 2 08 04 PROGRAM PERLINDUNGA N PEREMPUAN Persentase Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tertangani 83% PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN Persentase Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tertangani 83% 2 08 06 PROGRAM PEMENUHAN HAK ANAK (PHA) Persentase Jumlah Kelurahan Layak Anak 95% PROGRAM PERLINDUNGAN ANAK Persentase Jumlah Kelurahan Layak Anak 88,8%
PERMENDAGRI
90/2019 RPJMD 2017-2022 (REVIEW RENSTRA TERAKHIR)
KODE NOMENKLATUR URUSAN KABUPATEN/KOTA INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 NOMENKLATUR PROGRAM INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 URUS A N BID A N G URU SA N PROG R A M Persentase Jumlah Kelurahan Layak Anak 73,94% Persentase Jumlah Kelurahan Layak Anak 73,94% Persentase Sekolah Ramah Anak (Sekolah Negeri TK s/d SMP ) 90% Persentase Sekolah Ramah Anak (Sekolah Negeri TK s/d SMP ) 86% 2 08 07 PROGRAM PERLINDUNGA N KHUSUS ANAK Persentase anak Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang tertangani 100% PROGRAM PERLINDUNGAN ANAK Persentase kelompok kegiatan bina keluarga 100%
3. Kebijakan/tindakan perencanaan dan penganggaran yang perlu diambil
untuk mengatasi faktor-faktor penyebab tersebut
Sebagai upaya meningkatkan dan mempertahankan
capaian kinerja, akan dilakukan langkah-langkah berikut:
- Mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam pembangunan sesuai
dengan sumber daya yang ada di wilayah
- Menyediakan basis data yang lebih valid dan terinci sebagai dasar
analisis pengambilan kebijakan;
- Memperkuat advokasi dan kerjasama lintas sektor
- Menjalin komunikasi yang intensif agar terwujud persamaan persepsi
dengan berbagai lembaga jejaring dalam pelayanan penanganan korban
berbasis gender
- Mengoptimalkan perlindungan perempuan dan anak
- Memberikan pemahaman terhadap OPD dalam komitmentnya menyusun
dan mengumpulan GAB GBS dalam mewujudkan PPRG
II-14
Selanjutnya, hasil evaluasi renja tahun lalu secara rinci dapat
dilihat dalam tabel berikut ini Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana
Tabel 2.1
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan
Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun 2019
Kota Yogyakarta
Dinas Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Perlindungan Anak
B. Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Sementara itu, evaluasi hasil pelaksanaan renja tahun 2019 Dinas
Dalduk dan KB dapat dilihat secara rinci dalam tabel dibawah ini:
II-22
Tabel 2.1 B
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan
Pencapaian Renstra Perangkat Daerah s/d Tahun 2019
Kota Yogyakarta
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPD
pada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019
Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Persentase kelancaran administrasi, keuangan, dan operasional perkantoran (Jumlah layanan kegiatan berjalan lancar sesuai kebutuhan / jumlah kegiatan) x 100 % 100% 627,281,295 100% 602,230,877 100% 865,369,260 100% 865,369,260 100% 824,216,803 100% 95.24% Sekretari at 1 Penyediaan Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi 104,090,000 114,841,504 107,840,000 100% 107,840,000 100% 107,482,979 100% 99.67% 0.00% 0.00% Laporan hasil koordinasi kinerja; 0 laporan; 0 laporan; 12 laporan; 100% 100% 100% 0 0.00% Laporan hasil Koordinasi dan Konsultasi ke luar daerah. 0 laporan. 0 laporan. 8 laporan. 100% 100% 100% 2 Penyediaan Jasa, Peralatan dan Perlengkapan Kantor 523,191,295 487,389,373 757,529,260 100% 757,529,260 100% 716,733,824 100% 94.61% 0.00% 0.00% Materai yang tersedia; 2920 materai 2040 materai 2920 materai 100% 100% 100% 0 0.00% Jasa pembayaran listrik, telepon dan bantuan komunikasi; 3 saluran 4 saluran 3 saluran 100% 100% 100%
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPD
pada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Jenis Peralatan dan Perlengkapan Kantor/ Kerja/ Kerumahtanggaa n/ Komunikasi/ Studio yang terpelihara;
0 jenis; 0 jenis; 12 jenis; 100% 100% 100%
STNK roda 4 dan roda 2 yang terbayar;
42 unit; 42 unit; 43 unit; 100% 100% 100%
Bahan dan peralatan kebersihan yang tersedia;
18 jenis; 18 jenis; 14 jenis; 100% 100% 100%
Jasa pemeliharaan kebersihan gedung/kantor;
725 m2; 625 m2; 729 m2; 100% 100% 100%
Alat Tulis Kantor yang tersedia;
25 jenis; 25 jenis; 25 jenis; 100% 100% 100%
Jasa penggandaan; 0 lembar; 0 lembar; 652675 lembar 100% 100% 100%
Jenis cetak; 0 jenis; 0 jenis; 3 jenis; 100% 100% 100%
Komponen Instalasi Listrik/Penerang an Bangunan Kantor yang tersedia;
0 jenis; 0 jenis; 6 jenis; 100% 100% 100%
Komponen Peralatan dan Perlengkapan Kantor yang tersedia;
0 jenis; 0 jenis; 8 jenis; 100% 100% 100%
Peralatan Rumah Tangga yang tersedia;
0 jenis; 0 jenis; 12 jenis; 100% 100% 100%
Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan yang tersedia;
0 buah 0 buah 6 buah 100% 100% 100%
II-24
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPDpada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Kantor; Dokumen administrasi Penatausahaan keuangan dan barang yang tersusun;
0 jenis; 0 jenis; 2 jenis; 100% 100% 100%
Jasa Tenaga Bantuan.
0 orang. 0 orang. 2 orang. 100% 100% 100%
Rata-rata capaian kinerja 100% 97.14% 0.00% 0.00% Predikat kinerja Sangat
Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Persentase pemeliharaan sarana dan prasarana aparatur (Jumlah layanan kegiatan berjalan lancar sesuai kebutuhan / jumlah kegiatan) x 100 % 100% 285,671,019 100% 213,239,081 100% 384,799,000 100% 384,799,000 100% 361,659,567 100% 93.99% Sekretari at 1 Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung/Bang unan Kantor 134,371,019 135,125,000 250,899,000 100% 250,899,000 100% 250,328,980 100% 99.77% 0.00% 0.00% Jasa Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung/Kantor
3 unit 1 unit 1 unit 100% 100% 100% 0 0.00%
2 Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasi onal 151,300,000 78,114,081 133,900,000 100% 133,900,000 100% 111,330,587 100% 83.14% 0.00% 0.00% Jasa Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasion al
42 unit 43 unit 43 unit 100% 100% 100% 0 0.00%
Rata-rata capaian kinerja 100% 91.46% 0.00% 0.00% Predikat kinerja Sangat
Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan Persentase Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja (Jumlah layanan kegiatan berjalan lancar sesuai kebutuhan / jumlah kegiatan) x 100 % 100% 0 100% 0 100% 13,920,000 100% 13,920,000 100% 13,751,000 100% 98.79% Sekretari at
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPD
pada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 dan keuangan 1 Penyusunan Dokumen Perencanaan, Pengendalian dan Laporan Capaian Kinerja SKPD 0 0 13,920,000 100% 13,920,000 100% 13,751,000 100% 98.79% 0.00% 0.00% Dokumen Perencanaan, pengendalian dan penganggaran (Renstra, Renja, PK, RKA, DPA); 5 dokumen; 5 dokume n; 5 dokume n; 100% 100% 100% 0 0.00% Laporan kinerja SKPD (LKIP, Laporan keuangan dan fisik, SKM, SPIP, Profil). 5 dokumen. 4 dokume n. 5 dokume n. 100% 100% 100%
Rata-rata capaian kinerja 100.00% 98.79% 0.00% 0.00% Predikat kinerja Sangat
Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah Harapan hidup masyarak at meningkat Program Pengendalian Penduduk CBR (Crude Birth Rate) (Jumlah kelahiran tahun n : Jumlah Penduduk pada pertengahan tahun n) x 1000 penduduk 10 CBR 1,809,887,800 9 CBR 1,809,678,750 10 CBR 2,458,124,400 10.00 % 2,458,124,400 8.12% 2,298,634,078 81.20% 93.51% Bidang PPDAK 1 Pengendalian Penduduk 338,404,800 308,540,750 295,354,400 100% 295,354,400 100% 281,080,081 100% 95.17% 0.00% 0.00% Dokumen Penyusunan dan Penilaian Parameter Kependudukan; 1 dokumen; 1 dokume n; 1 dokume n; 100% 100% 100% 0 0.00% Pembinaan FAPSEDU (Forum Antar Umat Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan) 0 kegiatan; 3 kegiatan ; 3 kegiatan ; 100% 100% 100%
II-26
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPDpada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 tingkat Kota dan
Kecamatan; Sosialisasi isu-isu strategis kependudukan bagi PKK; 0 orang; 90 orang; 62 orang; 100% 100% 100% Sosialisasi Isu - Isu Strategis bagi LPMK; 0 orang; 0 orang; 60 orang; 100% 100% 100% Sosialisasi Pengendalian Penduduk bagi BKB; 0 orang; 0 orang; 70 orang; 100% 100% 100% Dokumen Kebijakan Pengendalian Kependudukan; 0 dokumen; 1 dokume n; 1 dokume n; 100% 100% 100% Dokumen Modul Fapsedu. 0 dokumen. 0 dokume n. 1 dokume n. 100% 100% 100% SMP yang terinformasi Sekolah Siaga Kependudukan 0 SMP 0 SMP 65 SMP 100% 100% 100% 2 Pengelolaan Data, Advokasi, dan Komunikasi Informasi Edukasi Kependuduka n dan Keluarga Berencana 1,471,483,000 1,501,138,000 2,162,770,000 100% 2,162,770,000 100% 2,017,553,997 100% 93.29% 0.00% 0.00% Dokumen pencatatan pelaporan; 0 dokumen; 0 dokume n; 2 dokume n; 100% 100% 100% 0 0.00% Media advokasi,promos i, publikasi dan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) program KKBPK (regulasi, media cetak, radio, televisi, media luar ruang lainnya);
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPD
pada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Pembinaan Forum KKBPK (Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga);
0 jenis; 0 jenis; 1 jenis; 100% 100% 100%
Advokasi lembaga pemerintah/non pemerintah; 0 lembaga; 0 lembaga ; 1 lembaga ; 100% 100% 100% Penguatan jejaring program KKBPK; 0 kegiatan; 0 kegiatan ; 2 kegiatan ; 100% 100% 100% Jenis sarana kerja pendataan.
0 jenis. 0 jenis. 2 jenis. 100% 100% 100%
Rata-rata capaian kinerja 100.00% 94.23% 0.00% 0.00% Predikat kinerja Sangat
Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah Harapan hidup masyarak at meningkat Program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga CPR (Contraceptive Prevalence Rate) (Jumlah PUS yang ber-KB / Jumlah PUS) x 100 71% 2,619,127,488 68% 3,652,574,065 70% 3,842,027,000 73.77 % 3,842,027,000 77.91 % 3,653,255,588 105.61% 95.09% Bidang KBPK Persentase pasangan usia subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmetneed) {(Jumlah PUS yang tidak ingin anak lagi + Jumlah PUS yang ingin anak tunda) / Jumlah PUS} x 100 12 15 13 11.28 % 9.38% 0.83% 0.00% Bidang KBPK Persentase kelompok kegiatan bina keluarga (25% BKB + 25% BKR + 25% BKL + 25% UPPKS) 32 26 29 29.70 % 27.27 % 0.92% 0.00% Bidang KBPK 1 Pelayanan Keluarga Berencana 1,689,446,000 2,572,323,798 2,340,162,000 100% 2,340,162,000 100% 2,219,891,991 100% 94.86% 0.00% 0.00% Laporan monitoring pelayanan fasilitas kesehatan KB; 0 laporan; 0 laporan; 14 laporan; 100% 100% 100% 0 0.00%
II-28
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPDpada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Jenis pelayanan KB;
0 jenis; 0 jenis; 3 jenis; 100% 100% 100%
Pembinaan Kampung KB; 0 kampung; 0 kampun g; 28 kampun g; 100% 100% 100% Laporan pembinaan dan evaluasi program KB; 0 dokumen; 0 dokume n; 1 dokume n; 100% 100% 100% Laporan kesertaan KB Responsif Gender; 0 laporan; 0 laporan; 1 laporan; 100% 100% 100% Sosialisasi kespro (kesehatan reproduksi); 0 kegiatan; 0 kegiatan ; 3 kegiatan ; 100% 100% 100% Pembinaan remaja terkait TRIAD KRR (Tiga Kesehatan Reproduksi Remaja);
0 jenis 0 jenis 7 jenis 100% 100% 100%
Jenis Pembinaan dan lomba bidang KB.
0 jenis. 0 jenis. 6 jenis. 100% 100% 100%
2 Pembinaan Pembangunan Keluarga 929,681,488 1,080,250,267 1,501,865,000 99.99 % 1,501,865,000 99.99 % 1,433,363,597 100.00% 95.44% 0.00% 0.00% Laporan monitoring Pembangunan Keluarga; 0 dokumen; 0 dokume n; 1 dokume n; 100% 100% 100% 0 0.00% Pembinaan kelompok Bina Keluarga Balita, Bina Keluarga Remaja, Bina Keluarga Lansia dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera;
N o Sasaran Program/Kegiatan Indikator Kinerja Program (outcome)/ Kegiatan (output) Formula Indikator Program Target Capaian Kinerja Renstra SKPD
pada Akhir Renstra
Realisasi Capaian Kinerja Renstra SKPD s/d RKPD Tahun Lalu (n-1)
2018
Target dan Realisasi Kinerja Program dan Kegiatan Tahun 2019 Realisasi Kinerja dan Anggaran Renstra SKPD s/d tahun 2018 Tingkat Capaian Kinerja dan Realisasi Anggaran Renstra SKPD s/d Tahun 2018 (%) Unit SKPD Penangg ung Jawab Target Kinerja dan
Anggaran Renja SKPD Tahun 2019 Target Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Realisasi Renja SKPD TW IV Tahun 2019 Tingkat Realiasi TW IV Tahun 2019 Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuangan Fisik Keuanga
n Fisik Keuang an Fisik Keuanga n 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16=14/10 17=15/11 18=8+ 14 19=9+1 5 20=18/6 21=19/7 22 Pelatihan Anggota Bina Keluarga Sejahtera dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera;
0 kali; 0 kali; 1 kali; 100% 100% 100%
Orientasi pembinaan ketahanan keluarga;
0 kali; 0 kali; 45 kali; 100% 100% 100%
Penguatan PPKS;
0 kali; 0 kali; 2 kali; 100% 100% 100%
Promosi hasil kelompok UPPKS;
0 kali; 0 kali; 5 kali; 100% 100% 100%
Seleksi dan Pembinaan bidang Pembangunan Keluarga;
0 jenis; 0 jenis; 5 jenis; 100% 100% 100%
Rata-rata capaian kinerja 100% 95.15% 0.00% 0.00% Predikat kinerja Sangat
Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah
Total anggaran dari seluruh program 7,564,239,660 7,564,239,660 7,151,517,036 Total Rata-rata capaian kinerja dan anggaran dari seluruh program (Program 1 s.d. 5) (%) 100% 94.54% 0.00% 0.00%
Predikat kinerja dari seluruh program (program 1 s.d. program 5) Sangat Tinggi Sangat Tinggi Sangat Rendah Sangat Rendah
II-30
Berdasarkan rekapitulasi dalam tabel 2.1 dan tabel 2.1 B diatas,
terlihat program/kegiatan yang memenuhi dan tidak memenuhi target kinerja
hasil/keluaran yang diuraikan sebagaimana berikut:
1) Realisasi program/kegiatan yang tidak memenuhi target kinerja
hasil/keluaran yang direncanakan
Dari
Dinas
Pengendalian
Penduduk
dan
Keluarga
Berencana, untuk keseluruhan 3 (tiga) program internal telah memenuhi
target 100% sedangkan dari 2 (dua) program urusan, yaitu Program
Pengendalian Penduduk dan Program Keluarga Berencana dan
Pembangunan Keluarga, dengan 4 (empat) indikator program, terdapat 1
indikator program yang tidak memenuhi target kinerja, yakni pada
indikator ”persentase kelompok kegiatan bina keluarga, dari target
29,70% terealisasi 27,27% atau tercapai 91,83%.
2) Realisasi program/kegiatan yang telah memenuhi target kinerja
hasil/keluaran yang direncanakan
Keseluruhan 3 (tiga) program internal yang telah memenuhi
target 100% di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
adalah Program Pelayanan Administrasi Perkantoran, Program
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur, dan Program Peningkatan
Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan,
dengan Kegiatan yang telah memenuhi target kinerja adalah:
1) Penyediaan Rapat-rapat Koordinasi dan Konsultasi, dengan tingkat
capiaan output kegiatan adalah 100%;
2) Penyediaan Jasa Pengelola Pelayanan Perkantoran, dengan tingkat
capiaan output kegiatan adalah 100%;
3) Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung/Kantor, dengan tingkat capiaan
output kegiatan adalah 100% ;
4) Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/ Operasional, dengan
tingkat capiaan output kegiatan adalah 100%;
5) Pengendalian Penduduk, dengan tingkat capiaan output kegiatan
adalah 100%;
6) Pengelolaan Data, Advokasi, dan Komunikasi Informasi Edukasi,
dengan tingkat capiaan output kegiatan adalah 100%;
7) Pelayanan Keluarga Berencana, dengan tingkat capiaan output
kegiatan adalah 100%; dan
8) Pembinaan Pembangunan Keluarga, dengan tingkat capiaan output
kegiatan adalah 100%.
3) Realisasi
program/kegiatan
yang
melebihi
target
kinerja
hasil/keluaran yang direncanakan
Pada tahun 2019, tidak ada kegiatan di Dinas Pengendalian
Penduduk dan Keluarga Berencana yang capainnya diatas 100%,
sedangkan untuk indikator program urusan, dari 4 (empat) indikator
program terdapat 3 (tiga) indikator program yang capaiannya diatas
100%, yaitu:
3) Indikator Program Pengendalian Penduduk berupa CBR (Crude Birth
Rate), dari target 10-11 CBR terealisasi 8,12 CBR atau tercapai
118,80%;
4) Indikator Program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
berupa CPR (Contraceptive Prevalence Rate), dari target 73,77%
terealisasi 77,91% atau tercapai 105,61%; dan
5) Indikator Program Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga
berupa Persentase pasangan usia subur yang ingin ber-KB tidak
terpenuhi (unmetneed), dari target 11,28% terealisasi 9,38% atau
tercapai 116,83%.
4) Faktor-faktor penyebab tidak tercapainya, terpenuhinya atau
melebihi target kinerja program/kegiatan
Dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah tahun 2019
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, diketahui
beberapa hal yang menjadi faktor penyebab tidak tercapainya,
terpenuhinya atau melebihi target kinerja program dan kegiatan.
Faktor penyebab program/kegiatan yang tidak memenuhi target
kinerja :
Pada tahun 2019, target indikator program Dinas
Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana yang tidak
memenuhi target adalah pada 1 (satu) indikator program, yakni
persentase kelompok kegiatan bina keluarga. Hal ini terjadi
II-32
dikarenakan penentuan keberhasilan utama program Bangga
Kencana (Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga
Berencana) adalah keluarga. Sementara itu kompleksitas upaya
ketahanan keluarga tidak terlepas dari tingkat pendidikan,
kemiskinan, norma sosial budaya dan peran seimbang orangtua
(ayah dan ibu). Persoalan ini dan juga upaya dalam memberikan
pemahanan manfaat kelompok bina keluarga bagi masyarakat yang
tidak bisa langsung dirasakan, serta belum optimalnya peran kader
KB sebagai garda terdepan dalam pelaksanaan program KB di level
RT maupun RW menjadikan pembinaan ketahanan keluarga di level
RT/RW merupakan suatu tantangan tersendiri.
Meskipun secara kuantitas jumlah kelompok bina keluarga
yang ada di Kota Yogyakarta belum memenuhi target, upaya untuk
melaksanakan pembinaan kualitas keluarga melalui pembinaan
kelompok bina keluarga yang dilakukan melalui pemberian
operasional bagi kelompok-kelompok kegiatan (BKB, BKR, BKL,
UPPKS dan PIK R), GO SAHAJA (Gerakan Orangtua Sahabat
Remaja) dengan basis kelompok BKR, pelatihan bagi anggota
kelompok kegiatan (BKB, BKR dan UPPKS), serta workshop dan
orientasi
pembinaan
ketahanan
keluarga
bagi
masyarakat
bekerjasama dengan PKH terus dilakukan.
Faktor penyebab program/kegiatan yang melebihi target kinerja :
Kegiatan-kegiatan
yang
dilaksanakan
di
Bidang
Pengendalian Penduduk, Data, Advokasi dan KIE dan Bidang
Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga, terbukti memberi
efek positif dalam pencapaian target indikator Program Bangga
Kencana. Kegiatan-kegiatan tersebut adalah:
a) Pemberian edukasi kepada masyarakat tentang program KB
melalui peningkatan peran FAPSEDU (Forum Antar Umat
Beragama Peduli Keluarga Sejahtera dan Kependudukan) dan
IMP (Institusi Masyarakat Perkotaan) dengan memberikan
pelatihan/workshop kepada kelompok FAPSEDU dan IMP terkait
program KB dan memberikan operasional FAPSEDU dan IMP
untuk melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada anggota
keagamaan dan anggota masyarakat diwilayah masing-masing.
b) Peningkatan kerjasama lintas sektoral melalui Kampung KB, TNI
Manunggal Bakti – KKBPK – Kesehatan dan Kesatuan Gerak PKK
– KKBPK – Kesehatan.
c) Penyampaikan informasi-informasi terkait program KKBPK
(Kependudukan
Keluarga
Berencana
dan
Pembangunan
Keluarga) melalui media cetak (leaflet, banner, surat kabar),
televisi (talkshow program KKBPK dan Iklan Layanan Masyarakat
KKBPK), media sosial (website, Instagram dan Facebook), serta
media luar ruang lainnya (pertemuan-pertemuan diwilayah
bersama masyarakat dan MUPEN/Mobil Unit Penerangan).
d) Peningkatan kualitas pelayanan KB melalui distribusi alat dan obat
kontrasepsi beserta sarana pelayanan KB kepada fasilitas
kesehatan KB pemerintah dan swasta bekerjasama dengan
Perwakilan BKKBN DIY.
e) Peningkatan akses pelayanan KB melalui baksos pelayanan KB
bagi masyarakat bekerjasama dengan fasilitas kesehatan KB
pemerintah dan swasta.
Pada tahun 2019, dilakukan fasilitasi pelayanan KB gratis untuk
pemeriksaan papsmear, IVA, pelayanan KB gratis IUD, Implan,
MOW dan MOP dengan sasaran 880 PUS dan rincian realisasi
adalah sebagai berikut:
-
IUD
=
104 PUS
-
IMPLAN
=
51 PUS
-
MOP
=
10 PUS
-
MOW
=
13 PUS
-
PAPSMEAR
=
601 WUS
-
IVA
=
96 WUS
TOTAL
=
875
f) Penyusunan kajian terkait unmet need dan kependudukan untuk
mengetahui faktor-faktor unmet need dan kondisi kependudukan
di Kota Yogyakarta.
II-34
5) Implikasi yang timbul terhadap target capaian program Renstra
Perangkat Daerah
Menindaklanjuti Perda Kota Yogyakarta Nomor 4 Tahun
2020 dan berdasarkan hasil capaian indikator program pada tahun 2019
dilaksanakan Review Renstra dengan hasil sebagai berikut:
PERMENDAGRI
90/2019 RPJMD 2017-2022 (REVIEW RENSTRA TERAKHIR)
KODE NOMENKLATUR URUSAN KABUPATEN/KO TA INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 NOMENKLATUR PROGRAM INDIKATOR PROGRAM TARGET PROGRAM 2021 URUS A N BID A N G URU SA N PROG R A M 2 14 02 PROGRAM PENGENDALIAN PENDUDUK CBR (Crude Birth Rate) 11-10 CBR PROGRAM PENGENDALIAN PENDUDUK CBR (Crude Birth Rate) 11-10 CBR Cakupan ketersediaan data bangga kencana 100% 2 14 03 PROGRAM PEMBINAAN KELUARGA BERENCANA (KB) Perentase Pasangan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmetneed) 11,16% PROGRAM KELUARGA BERENCA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA Perentase Pasangan Usia Subur yang ingin ber-KB tidak terpenuhi (unmetneed) 11,16% CPR (Contraceptive Prevalence Rate) 73,94% CPR (Contraceptive Prevalence Rate) 73,94% 2 14 04 PROGRAM PEMBERDAYAAN DAN PENINGKATAN KELUARGA SEJAHTERA (KS) Persentase kelompok kegiatan bina keluarga 32,54% PROGRAM KELUARGA BERENCA DAN PEMBANGUNAN KELUARGA Persentase kelompok kegiatan bina keluarga 32,54%