Laporan Keberlanjutan
2017-2018
Daftar Isi
1 PENJELASAN TEMA 2 RINGKASAN KINERJA 4 PENGHARGAAN DAN
SERTIFIKASI 2017-2018
7 LAPORAN PRESIDEN & CEO
11 TATA KELOLA PERUSAHAAN 12 Struktur Organisasi
13 Menjunjung Tinggi Integritas 16 Visi, Misi dan Nilai-nilai Perusahaan 19 Pemangku Kepentingan
21 MENGEMBANGKAN PEREKONOMIAN 23 Rantai Pasokan
24 Mengutamakan Pelanggan
27 MENGEMBANGKAN KELESTARIAN LINGKUNGAN
28 Kebijakan Pengelolaan Lingkungan 29 Energi
31 Pengendalian Emisi
32 Pengelolaan Limbah B3 dan Limbah Non-B3
34 Pengolahan Air Limbah 36 Penggunaan Air
37 Penanggulangan Tumpahan Minyak 38 Keanekaragaman Hayati
41 MENGEMBANGKAN INSAN KAKAP 42 Insan SEKL
43 Prinsip Kesetaraan dan Keberagaman 45 Perekrutan dan Pergantian Karyawan 47 Remunerasi dan Tunjangan
47 Pengembangan Karyawan 48 Penilaian Kinerja
54 Pelaporan Insiden
55 Persyaratan Peralatan Keselamatan Kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) 55 Keadaan Darurat
55 Latihan Keselamatan Kerja 55 Kesehatan
56 Kinerja K3
59 MENGEMBANGKAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT
61 Peningkatan Sumber Daya Masyarakat 63 Program Peningkatan Kesehatan
Masyarakat
65 Program Penguatan Ekonomi Masyarakat
67 Program Bantuan Masyarakat
67 Program Pengembangan Infrastruktur 67 Dana dan Penerima Manfaat
69 TENTANG PERUSAHAAN 71 Skala organisasi
71 Lokasi Pemasaran 71 Inisiatif Eksternal 71 Keanggotaan Asosiasi 72 Fasilitas Dan Proses Produksi
75 TENTANG LAPORAN 76 Periode dan Siklus Laporan 76 Standar Laporan dan Assurance 76 Proses Penetapan Konten Laporan 77 Aspek-aspek Material dan Boundary 77 Validasi dan Review
77 Kontak Person
80 Laporan Kesesuaian dengan Standar GRI 81 Indeks Standar GRI Opsi - Core
Sustainable Development Goals (SDGs) yang digagas oleh PBB dan telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia, memberikan arahan bagi berbagai lembaga pemerintah dan dunia usaha serta organisasi lainnya untuk membangun dunia yang lebih baik di masa depan.
Star Energy Kakap Ltd, memiliki komitmen tinggi untuk memberikan kontribusi dalam mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TBP). Tiga pilar kontribusi yang kami bangun secara konsisten yaitu: peningkatan ekonomi, pelestarian lingkungan dan pengembangan sosial kemasyarakatan.
Dengan teliti kami mempertimbangkan strategi dan seluruh aspek operasional kami, untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Kami yakin, kontribusi kami tidak hanya bermanfaat bagi dunia dan masyarakat secara umum, serta perusahaan kami secara khusus, namun juga bagi masa depan bangsa ini.
RINGKASAN KINERJA
PENDAPATAN (dalam USD)
PEMBAYARAN PAJAK (dalam USD)
KINERJA EKONOMI
149.512.877
17.782.485
105.935.480
8.412.291 2017
2017 2018
2018
INTENSITAS ENERGI GJ/TOE
PENGELURARAN UNTUK MASYARAKAT
(dalam USD)
EMISI Ton CO2 /tahun
RATA-RATA JAM PELATIHAN (Jam)
INTENSITAS PEMAKAIAN AIR m3/TOE
JAM KERJA AMAN
KINERJA LINGKUNGAN
KINERJA SOSIAL
0,0995
10.897
17.779
6.760
0,0104
7.137.068 0,1152
7.843
22.023
4.752
0,0445
5.945.968 2018
2018
2018
2018 2017
2017
2017
2017
2018
2018
2017
2017
PENGHARGAAN DAN SERTIFIKASI 2017-2018
Penghargaan
Sertifikasi
Penghargaan PROPER Hijau di tahun 2017 dan 2018 kepada Star Energy (Kakap) Ltd
NANA R. MAYAUT | AGUS PRASETIAWAN
LAPORAN PRESIDEN & CEO
[GRI 102-14]
Para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Tahun 2018 adalah tahun dengan sepercik harapan bagi industri migas setelah sempat terpuruk dengan jatuhnya harga minyak dunia ke titik terendah pada tahun 2015. Meskipun harga belum kembali ke periode sebelum tahun 2015, namun industri migas di Indonesia terus bergerak karena migas masih menjadi sumber energi utama bagi bangsa kita.
Star Energy (Kakap) Ltd. masih terus berupaya mengembangkan produksi dengan melakukan optimisasi biaya sampai sekarang ini. Tahun 2018, kami berhasil melakukan kegiatan workover di anjungan KF untuk mempertahankan produksi. Kami akan terus mengembangkan strategi menambah produksi.
Kami juga akan terus beroperasi dengan memegang prinsip-prinsip keberlanjutan dan mendukung Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan. Melalui Laporan Keberlanjutan 2017-2018, Star Energy (Kakap) Ltd. bermaksud mengkomunikasikan upaya-upaya perusahaan dalam kontribusinya terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Kontribusi dalam bidang lingkungan untuk Penanganan Perubahan Iklim, kami wujudkan dengan melakukan inovasi-inovasi untuk meningkatkan efisiensi energi dan reduksi emisi. Kami juga berhasil memperbaiki Ekosistem Terumbu Karang di kawasan perairan SMAN 1 Siantan Timur dengan melakukan transplantasi terumbu karang sejak 2013 dan terus berlanjut hingga sekarang.
Begitupun untuk Ekosistem Darat, kami berhasil merubah lahan kritis menjadi taman hutan sekolah di kawasan SMPN 1 Siantan Timur. Selain itu, kami juga melakukan konservasi air, penurunan beban pencemaran serta pengurangan limbah B3, limbah non-B3
Kontribusi kami pada bangsa melalui penyediaan energi sejalan dengan komitmen kami untuk berkontribusi terhadap Tujuan Pembangunan
Berkelanjutan.
Tahun 2018 kami berhasil mempertahankan PROPER Hijau yang
merupakan prestasi kinerja pengelolaan lingkungan hidup lebih dari yang dipersyaratkan.
dan pemanfaatan limbah non-B3 dalam kontribusi kepada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
Kontribusi dalam bidang sosial kemasyarakatan untuk Pendidikan Berkualitas, kami telah wujudkan diantaranya melalui program pengembangan sekolah berbasis technoculture di SMPN 1 dan SMAN 1 Siantan Timur, seperti pelatihan membuat web dan multimedia, pelatihan bahasa Inggris, pelatihan membuat demplot terumbu karang dan lain- lain. Untuk Penguatan Ekonomi Rakyat, melalui program keberlanjutan Desa Ekonomi Terpadu Air Bini di Siantan Selatan, telah berhasil menjadikan Desa Air Bini menjadi desa dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Kabupaten Kepulauan Anambas. Kami juga melakukan program sosial kesehatan dan telah membangun puskesmas untuk Kehidupan Sehat dan Sejahtera dalam kontribusi terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan.
kesehatan kerja, kami juga sangat bersyukur 7 juta jam kerja selamat tanpa LTI (Lost Time Injury) dapat tercapai pada bulan Desember 2018. Safety Award sebagai apresiasi atas pencapaian 7 juta jam kerja selamat, kami berikan kepada semua pekerja dengan harapan dapat tetap menjaga komitmen bekerja dengan aman, sehat dan selamat serta melindungi lingkungan.
Kami menjalankan perusahaan dengan bertanggung jawab kepada seluruh pemangku kepentingan dan kami bertekad untuk terus melaksanakan prinsip-prinsip keberlanjutan dalam mengembangkan bisnis di masa mendatang. Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh pemangku kepentingan atas kontribusi dan dukungan yang telah diberikan dalam perjalanan kami memberikan yang terbaik bagi bangsa ini.
Salam Sejahtera
Tata Kelola SEKL Tata Kelola SEKL
Tata Kelola
SEKL mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan, yang menjadi dasar dari perusahaan yang sehat dan terus bertumbuh dalam jangka panjang.
Tata Kelola SEKL
Tata kelola yang baik (Good Corporate Governance) tidak hanya berdampak positif pada internal perusahaan, namun juga meningkatkan kepercayaan dari para pemangku kepentingan, yang pada gilirannya akan menambah profitabilitas perusahaan.
GCG juga menentukan keefektifan penerapan
Struktur organisasi tertinggi dalam SEKL dipegang oleh para Pemegang Saham melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham)
prinsip-prinsip keberlanjutan yang memberi hasil maksimal dalam bidang ekonomi, pelestarian lingkungan dan pengembangan sosial perusahaan. Untuk itu, SEKL secara konsisten berupaya meningkatkan kualitas penerapan tata kelola yang baik dalam perusahaan.
STRUKTUR ORGANISASI
Sedangkan kepengurusan operasional perusahaan sehari-hari dipegang oleh Direksi sebagai mekanisme pengambilan keputusan.
Internal Audit Sr. Manager PRESIDENT & CEO
Executive Assistant
Geoscience &
Reservoir Vice President Finance Sr.
Vice President
Kakap Asset Operations Vice President
Sustainable Safety Health and
Environment
Risk Management Manager HR & Services
Sr. Manager Legal
Counsel Procurement & Gov.
Relations Manager
MENJUNJUNG TINGGI INTEGRITAS
INTERNAL AUDIT
Akuntabilitas dan transparansi merupakan prinsip utama dalam penyelenggaraan GCG.
Untuk itu, SEKL membangun Departemen Internal Audit yang menjadi fungsi pelaksana dan perpanjangan tangan manajemen dalam melakukan pengawasan pelaksanaan GCG.
Dewan Internal Audit ini memastikan efisiensi dan efektivitas operasional, serta ketaatan terhadap peraturan dan perundangan yang berlaku, di samping memeriksa reliabilitas ketepatan dan keadalan keuangan.
Departemen Internal Audit melaksanakan tugasnya dengan berpegang pada International Professional Practices Framework (IPPF) dari Institute of Internal Auditor (IIA). Pedoman ini mencakup penjabaran tugas, tanggung jawab dan wewenang, serta mekanisme pelaporan hasil audit. Proses audit di SEKL juga diselaraskan dengan berbagai pedoman lain seperti: Policy and Procedures, Pedoman Perilaku (Code of Conduct) dan Perjanjian Kerja Bersama yang berlaku di perusahaan.
Proses audit dilakukan secara rutin dan berkala, di samping adanya pemeriksaan khusus (investigative) bila mendapat input dari whistleblowing system atau permintaan khusus dari manajemen. Kami membekali para auditor internal dengan pendidikan, pelatihan dan sertifikasi sesuai dengan standar yang berlaku.
Penerapan audit internal ini ditujukan untuk mencegah adanya tindakan korupsi dengan cara memeriksa unit-unit kerja yang rawan tindakan pidana korupsi, seperti bagian pengadaan, pemeliharaan dan keuangan.
Setelah kami lakukan pengkajian risiko, dalam proses kerja SEKL semua operasi atau 100%
dari seluruh operasi yang dinilai memiliki risiko terkait korupsi. [GRI 205-1]
TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS
Kami menerapkan kebijakan yang menunjung tinggi transparansi, integritas dan antikorupsi melalui berbagai hal seperti di bawah ini:
1. Membangun sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System), di mana setiap karyawan dan mitra kerja dapat melaporkan dugaan pelanggaran dengan jaminan kerahasiaan dan keamanan sehingga mendorong keberanian karyawan atau mitra kerja untuk melapor.
2. Larangan pemberian dan penerimaan hadiah atau donasi diterapkan baik di dalam maupun di luar lingkungan Perusahaan demi menegakkan independensi dalam pengambilan keputusan dan mencegah benturan kepentingan. Diharapkan pula penerapan peraturan ini akan menjaga kepercayaan publik terhadap integritas Perusahaan.
Tata Kelola SEKL
3. Menerapkan kebijakan pengadaan barang dan/atau jasa yang transparan dan akuntabel. Prinsip yang diterapkan dalam pengadaan barang/jasa meliputi transparansi, akuntabel, efektif, efisien, terbuka, bersaing dan adil.
4. Menghindari keterlibatan politik dan kebijakan publik. Kami melarang penggunaan aset maupun dana Perusahaan untuk kepentingan partai politik dan calon/
anggota partai politik baik secara langsung
maupun tidak langsung. SEKL juga tidak terlibat dalam penyusunan kebijakan publik. Keterlibatan kami hanya terbatas pada usulan-usulan demi kemajuan industri.
[GRI 415-1]
KEBIJAKAN ANTIKORUPSI
Dalam upaya pencegahan korupsi, kami juga melakukan komunikasi dan pelatihan tentang antikorupsi kepada badan tata kelola dan karyawan sebagai berikut:
Jumlah dan persentasi total anggota badan tata kelola dan karyawan yang telah dikomunikasikan dan mengikuti pelatihan antikorupsi berdasarkan kategori karyawan. [GRI 205-2]
2018
Keterangan Direksi Top
Management Middle
Management Staff Total Telah menerima komunikasi mengenai
kebijakan dan prosedur antikorupsi (melalui email, media internal, dll)
2 orang 0,92 %
2 orang 0,92 %
16 orang 7,34 %
198 orang 90,83%
218 orang
100%
Telah mengikuti pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur antikorupsi (penyuluhan, seminar, dll)
1 orang 0,48 %
2 orang 0,96%
16 orang 7,66 %
190 orang 90,91%
209 orang
100%
2017
Keterangan Direksi Top
Management Middle
Management Staff Total
Telah menerima komunikasi mengenai 2 2 17 203 224
Jumlah dan persentasi total anggota karyawan yang telah dikomunikasikan dan mengikuti pelatihan antikorupsi berdasarkan wilayah. [GRI 205-2]
2018
Keterangan Jakarta Lap.
Kakap Matak Batam
Warehouse Kalijapat
Warehouse Total Telah menerima komunikasi
mengenai kebijakan dan prosedur antikorupsi (melalui email, media internal, dll)
120 orang 55,05%
93 orang 42,66%
4 orang 1,83%
1 orang 0,46%
- orang
- %
218 orang
100%
Telah mengikuti pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur antikorupsi (penyuluhan, seminar, dll)
119 orang 54,59%
86 orang
9,45%
4 orang 1,83%
- orang
- %
- orang
- %
209 orang 95,87%
2017
Keterangan Jakarta Lap.
Kakap Matak Batam
Warehouse Kalijapat
Warehouse Total Telah menerima komunikasi
mengenai kebijakan dan prosedur antikorupsi (melalui email, media internal, dll)
115 orang 51,34%
101 orang 45,09%
6 orang 2,68%
1 orang 0,45%
1 orang 0,45%
224 orang 100%
Telah mengikuti pelatihan mengenai kebijakan dan prosedur antikorupsi (penyuluhan, seminar, dll)
119 orang 54,59%
86 orang
9,45%
4 orang 1,83%
- orang
- %
- orang
- %
209 orang 95,87%
Selain badan tata kelola dan karyawan, kami mengkomunikasikan kebijakan dan prosedur antikorupsi kepada mitra bisnis yang dikoordinir oleh SKK Migas di Pekanbaru bulan November tahun 2018 untuk semua KKKS yang berada di area Sumbagut. [GRI 205-2]
Kami tidak dapat mentoleransi tindakan korupsi, dan menerapkan sanksi yang tegas pada setiap karyawan dan mitra yang
melanggar berupa PHK bagi karyawan dan pemberhentian kerja sama. Kami juga akan melakukan proses hukum bagi karyawan yang terbukti melakukan tindakan korupsi. Pada tahun 2017 dan 2018 tidak terdapat insiden korupsi, dan tidak terdapat kasus hukum terkait korupsi yang diajukan oleh publik terhadap perusahaan. [GRI 205-3]
Tata Kelola SEKL
VISI, MISI DAN NILAI-NILAI PERUSAHAAN
[GRI 102-16]VISI
Menjadi produsen energi dengan pertumbuhan paling pesat di Indonesia dengan menciptakan nilai yang seimbang dan bersaing bagi para investor, karyawan, negara dan komunitas.
Dalam menjalankan perusahaan, kami memiliki visi jangka panjang yang memberi motivasi untuk terus berkembang, diwujudkan melalui misi dan dituntun oleh nilai-nilai yang dinamis.
MISI
1. Menjunjung tinggi budaya Indonesia dalam menjalankan kegiatan operasi perusahaan.
2. Meraih berbagai kesuksesan bersama dengan para pemangku kepentingan.
Balance value for stakeholders Respect people
Innovative and entrepreneurial Go the extra mile
Honest and integrity Teach yourself daily
Safety, health and environment Team work
Awareness of costs
Relationship is important S
T A R
NILAI-NILAI PERUSAHAAN
BRIGHT STAR telah dicanangkan untuk menjadi nilai-nilai perusahaan yang digunakan sebagai dasar sekaligus pedoman kami dalam melakukan setiap aktivitas sehari-hari.
B R
I G H T
Tata Kelola SEKL
BALANCE VALUE FOR STAKEHOLDER
• Berusaha untuk memberikan hasil yang seimbang untuk seluruh pemangku kepentingan saat kita berpikir, bertindak dan membuat keputusan.
RESPECT PEOPLE
• Saling menghargai dan menghormati
• Menghargai perbedaan
• Menemukan nilai dalam seluruh ide-ide INNOVATIVE AND ENTREPRENEURIAL
• Kreatif
• Mencari kesempatan
• Membuat keputusan terbaik
• Memiliki “sense of business”
• Ciptakan nilai
• Tantang “status quo”
• Kemauan untuk mengambil risiko
• Berpikir kritis GO THE EXTRA MILE
• Raih keunggulan
• Bekerja dengan cercas
• Kalahkan tenggat waktu
• Proaktif
• Cari proses terbaik HONESTY AND INTEGRITY
• Bertindak secara profesional dan etis
• Jujur dan dapat dipercaya
• Berikan komitmen
• Lakukan apa yang dikatakan
SAFETY HEALTH & ENVIRONMENT
• Mentaati atau melakukan yang lebih dari standar keamanan, kesehatan, serta kebijakan, hukum dan peraturan lingkungan.
• Mempertahankan kompetensi dan kesadaran akan kesehatan dan keselamatan kerja dalam tingkat yang tinggi.
TEAM WORK
• Menghargai kontribusi orang lain
• Menghargai perbedaan
• Berpikir dan bertindak sebagai sebuah tim
• Berbagi informasi
• Sering berkomunikasi AWARENESS OF COSTS
• Bekerja dengan efektif dan efisien
• Memiliki rasa urgensi
• Membangun rasa kepemilikan
• Selalu membuat peningkatan RELATIONSHIP ARE IMPORTANT
• Bekerja secara harmonis
• Mencari keseimbangan antara hasil dan hubungan
• Membangun kemitraan “win-win”
PEMANGKU KEPENTINGAN
Laporan keberlanjutan ini tentunya disusun dengan memerhatikan kepentingan para pemangku kepentingan SEKL. Kami mengidentifikasi para pemangku kepentingan selain untuk penyusunan laporan ini, juga untuk memastikan agar kami membangun hubungan yang harmonis dengan mereka. Para pemangku
kepentingan inilah yang memiliki pengaruh terhadap keberlangsungan usaha SEKL. Kami melibatkan mereka dari waktu ke waktu, dan mendapatkan umpan balik yang kemudian digunakan untuk penyusunan kebijakan yang relevan. Berikut ini adalah daftar para pemangku kepentingan kami:
Pemangku Kepentingan [GRI 102-40]
Basis Penetapan [GRI 102-42]
Frekuensi Pertemuan
[GRI 102-43] Topik
[GRI 102-44]
Pemegang
saham Representative • RUPST/1x setahun
• RUPSLB/disesuaikan Persetujuan terhadap laporan keuangan dan laporan kegiatan perusahaan Direksi Responsibility • Rapat Direksi rutin diadakan 2 kali setahun
• Direksi juga melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi perusahaan secara berkala
Memberikan laporan mengenai pencapaian dan kendala kegiatan usaha perusahaan dalam
pembangunan berkelanjutan Pekerja Dependency Pertemuan town hall, gathering, outbound,
training, workshop dan seminar, mentoring dan coaching; frekuensi disesuaikan
Memberi masukan program- program kepada perusahaan untuk pengembangan pekerja Pelanggan Dependency Pertemuan koordinasi operasi,
setiap semester • Pelaksanaan jadwal lifting
oil dan gas
• Kontrol Mutu
• Komunikasi konstruktif Kontraktor Dependency • Pertemuan (gathering) tahunan
• Audit SHE Plan setiap kuartal atau semester
• Pelaksanaan CSMS
Memberikan masukan untuk meningkatkan kinerja Pemerintah/
Pemda Proximity, Influence, Responsibility
• Pertemuan dengan unsur Pemerintah.
• Partisipasi di dalam program-program pemerintah yang sejalan dengan program Perusahaan
• Memberikan informasi yang dibutuhkan dengan transparan dan komprehensif melalui pertemuan regular antar lintas lembaga dan forum FGD
• Memenuhi peraturan pemerintah
• Melakukan kerjasama dalam riset dan program pengembangan sosial ekonomi demi menunjang peningkatan kesejahteraan masyarakat
Komunitas
Lokal Proximity • Musyawarah dalam Perencanaan sesuai kebutuhan
• Pengawasan realisasi program bersama-sama
• Program tata hubungan komunitas
• Pertemuan pemangku kepentingan 2 kali setahun
• Memberikan informasi yang dibutuhkan dengan transparan dan komprehensif melalui pertemuan antar lintas lembaga
• Melakukan aktivitas bersama masyarakat (kesehatan dan lingkungan)
• Memberikan dan menjelaskan berbagai informasi yang dibutuhkan dengan transparan
Mengembangkan Ekonomi Mengembangkan Ekonomi
Mengembangkan
SEKL mendukung pembangunan nasional melalui ketahanan energi yang direalisasikan dalam praktik bisnis yang berkelanjutan.
Mengembangkan Ekonomi
Minyak dan gas bumi merupakan sumber energi yang penting dalam memenuhi konsumsi energi dunia. Persentasi penggunaannya masih sangat signifikan dibandingkan sumber energi lainnya. Sejak tahun 1990-an produksi minyak mentah Indonesia mengalami tren penurunan, namun demikian konsumsi minyak di Indonesia menunjukkan tren naik yang stabil karena meningkatnya populasi dan penduduk kelas menengah akibat pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, sektor minyak dan gas masih menjadi kontributor yang signifikan untuk perekonomian Indonesia. SEKL mengambil perannya dengan serius, sebagai perusahaan migas yang berupaya untuk menjaga ketahanan energi di Indonesia. Kami berupaya mewujudkan cita-cita ini melalui operasional yang efisien, inovasi untuk meningkatkan produksi, dan mengoptimalkan kuantitas produksi dari sumur-sumur yang kami kelola.
Nilai ekonomi yang diperoleh dan didistribusikan (dalam USD) [GRI 201-1]
2018 2017 2016
NILAI EKONOMI YANG DIPEROLEH
Pendapatan 149.472.164 105.870.524 86.279.849
Pendapatan dari bunga 40.713 64.956 92.480
TOTAL PENDAPATAN 149.512.877 105.935.480 86.372.328
NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN
Biaya operasional 40.913.176 34.620.029 43.333
Biaya karyawan (gaji & remunerasi) 11.759.246 16.081.311 15.930
TOTAL OPERASIONAL 52.672.422 50.700.339 59.360.004
Pembayaran pajak 17.782.485 8.412.291 –*
Pembayaran Product Sharing Contract 66.741.792 12.101.988 9.652.717
TOTAL PEMBAYARAN PADA PEMERINTAH 84.524.278 20.514.279 9.652.717
Pengeluaran untuk masyarakat/CSR 10.897 7.843 5.260
TOTAL NILAI EKONOMI YANG DIDISTRIBUSIKAN 137.207.596 71.222.461 69.017.981 TOTAL NILAI EKONOMI YANG DITAHAN 12.305.282 34.713.019 17.354.348
* Berdarkan SPT tahun 2016 untuk nilai pajak berstatus NIHIL. Hal tersebut dikarenakan Jumlah Cost Recovery tahun 2016 lebih besar dibanding jumlah Penghasilan Kontraktor di tahun tersebut.
Dampak yang SEKL berikan dalam bidang ekonomi tidak hanya berupa produk berkualitas untuk ketahanan energi bangsa, tetapi juga distribusi nilai ekonomi kepada berbagai pihak seperti karyawan, pemasok, masyarakat dan pemerintah. Dukungan SEKL pada perekonomian bangsa diwujudkan dalam pembayaran atas kontra bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) pada pemerintah (Pertamina), di samping pajak dan retribusi.
Pada tahun pelaporan 2017 dan 2018, jumlah pembayaran pada pemerintah adalah sebesar USD20.514.279 dan USD84.524.278 yang merupakan pembayaran pajak dan PSC. Kami selalu mematuhi peraturan terkait perpajakan dan melakukan kesepakatan bagi hasil sesuai kontrak, sehingga pada pelaporan 2017 dan 2018, tidak mengidentifikasi ketidakpatuhan apa pun terhadap undang-undang dan/atau peraturan. [GRI 419-1]
Selain itu, kami juga mendistribusikan nilai perolehan kepada masyarakat sekitar area operasional dalam bentuk dana CSR (Corporate Social Responsibility) untuk mengembangkan komunitas dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Dana yang kami salurkan pada masyarakat pada tahun 2017 dan 2018 adalah sebesar USD7.843 dan USD10.897.
Sebagian dari nilai perolehan ekonomi kami sisihkan untuk membiayai kegiatan
eksplorasi lanjutan di wilayah operasional kami. Kami juga terus melakukan eksplorasi untuk menemukan sumur-sumur baru untuk meningkatkan produksi. Di samping itu, kami juga menganggarkan dana untuk membiayai berbagai inovasi dan upaya optimalisasi produksi.
Dari segi ekonomi, SEKL juga memberikan dampak ekonomi tidak langsung berupa pembangunan berbagai sarana dan prasarana di daerah operasional dan menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat. Kontribusi kami pada pemerintah daerah diwujudkan dalam pembayaran pajak daerah, pembangunan sarana dan prasarana, penyerapan tenaga kerja lokal, serta menggerakkan ekonomi lokal dengan pembelanjaan berbagai kebutuhan untuk kegiatan operasional kami. [GRI 203-2]
RANTAI PASOKAN
Dalam proses produksinya, SEKL menggandeng berbagai pemasok dan kontraktor untuk menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan. Jumlah mitra dan pemasok yang terdaftar sebagai rekanan aktif SEKL adalah 74 di tahun 2017 dan 82 di tahun 2018.
Beberapa mitra pemasok utama di antaranya:
1. PT Schlumberger Geophysics Nusantara 2. PT Indoturbine
3. PT Pakarti Tirtoagung [GRI 102-9]
Mengembangkan Ekonomi
Khususnya bagi para pemasok tenaga kerja, kami menerapkan standar sosial yang tinggi, untuk memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan yang tertera dalam peraturan perundangan yang berlaku. Kami juga memastikan bahwa mereka memenuhi persyaratan HAM yang kami cantumkan dalam klausul kontrak kerja, dan sewaktu-waktu kami dapat melakukan pengecekan di lapangan.
Kami juga memastikan bahwa ketentuan yang tertera dalam Pedoman Perilaku (Code of Conduct) dipraktekkan oleh setiap mitra kerja.
Untuk itu, kami merancang mekanisme pengawasan oleh Satuan Pengawas Internal.
SEKL juga menerapkan sistem pelaporan pelanggaran (whistle blowing system) untuk menjamin bahwa setiap transaksi pengadaan barang dan jasa dilakukan dengan transparan dan dapat dipertanggung jawabkan.
Yang tidak kalah pentingnya, adalah persyaratan bahwa setiap pemasok memenuhi aspek K3LL (Kesehatan Keselamatan Kerja dan Lindungan Lingkungan). Semua proses screening ini dilakukan sebagai bagian dari implementasi CSMS (Contractor Safety Management System) [GRI 308-1] [GRI 414-1]
MENGUTAMAKAN PELANGGAN
Kepuasan pelanggan menjadi prioritas SEKL.
Selain menyediakan produk berkualitas sesuai dengan ketentuan kontrak, SEKL juga menjamin pemenuhan kontrak dengan setiap pelanggan. Berbagai upaya kami lakukan untuk meningkatkan kepuasan pelanggan, seperti melakukan pertemuan rutin yang membahas kinerja supply chain, seperti target lifting minyak, target penjualan gas, dan kualitas produk. Sebagai hasilnya, sepanjang tahun pelaporan 2017 dan 2018, kami berhasil mencapai zero breach zero complaint, atau kami dapat memenuhi 100% kontrak dengan pelanggan.
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
Mengembangkan
Peduli lingkungan menjadi syarat utama bisnis masa depan. SEKL berkomitmen untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang baik bagi kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan perusahaan.
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
Sebagai perusahaan pengelola minyak dan gas bumi, SEKL menggali kekayaan alam yang bersentuhan dengan lingkungan. Komitmen kami adalah melakukan pengelolaan kekayaan alam dengan bertanggung jawab dengan mengedepankan kelestarian lingkungan.
Komitmen ini kami buktikan dengan keberhasilan kami mempertahankan PROPER Hijau dan sertifikasi Sistem Manajemen Lingkungan internasional ISO 14001:2015.
KEBIJAKAN
PENGELOLAAN LINGKUNGAN
Komitmen dalam bidang pengelolaan lingkungan kami tuangkan dalam kebijakan
“Kakap Field Green Policy” yang memuat kebijakan SEKL mengenai isu-isu lingkungan yang penting sebagai berikut:
1. SEKL secara proaktif berupaya untuk memiliki kinerja lingkungan yang melampaui ketentuan Pemerintah dan menerapkan strategi keberlanjutan di Lapangan Kakap.
2. Meningkatkan efisiensi Energi melalui rekayasa dan kebijakan penggunaan energi.
3. Mengurangi emisi melalui upaya- upaya internal dan eksternal dengan mempertimbangkan efek Gas Rumah Kaca.
4. Mengelola Limbah B3 dan non B3 melalui program 3R (Reduce, Reuse and Recycle)
6. Melakukan perlindungan keanekaragaman- hayati secara eksitu untuk ekosistem darat, ekosistem mangrove dan ekosistem terumbu karang diwilayah Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas.
7. Perbaikan terus menerus adalah komitmen kami untuk mencapai kinerja lingkungan yang unggul melalui penerapan Sistem Manajemen Lingkungan ISO 14001:2015.
Kami menerapkan Sistem Manajemen Lingkungan (SML) ISO 14001:2015 yang diberikan oleh badan sertifikasi independen.
Sertifikasi ini mencakup operasional dari produksi dan pemrosesan minyak dan gas bumi di semua instalasi Lapangan Kakap, yaitu anjungan KF, KG, KH, KRA dan KN FSO. Sistem ini juga melingkupi semua program pengelolaan lingkungan yang dinilai oleh PROPER seperti:
pengelolaan kualitas air, konservasi air, kualitas udara, pengurangan pencemaran udara, efisiensi energi, pengelolaan dan pengurangan limbah B3, serta program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) limbah non B3. Dengan sistematika perbaikan terus-menerus, keberhasilan dan keberlanjutan program dapat terjamin. Dalam tahun pelaporan tidak terdapat insiden ketidakpatuhan terhadap undang-undang atau peraturan yang berkaitan dengan lingkungan hidup. [GRI 307-1]
SEKL juga menerapkan prinsip kehati-hatian
ENERGI
Sumber-sumber utama energi yang digunakan dalam SEKL adalah listrik, solar dan gas, yang digunakan untuk proses produksi, maupun penunjang (non-produksi) di area offshore.
Namun sumber energi utama yang digunakan untuk menunjang proses produksi berasal dari gas alam karena gas lebih tinggi nilai kalorinya dan lebih ramah lingkungan. Sumber bahan bakar yang kami gunakan tersebut adalah bahan bakar tak terbarukan. Kami secara kontinyu berupaya meningkatkan efisiensi energi di segala bidang, baik produksi maupun non-produksi.
yang berarti penggunaan energi dalam SEKL semakin efisien.
Berbagai upaya penghematan energi kami lakukan, seperti:
• Otomatisasi unit Waste Heat Recovery Unit (WHRU) untuk pemanas Triethylene Glycol (TEG). Pada umumnya proses pemanasan TEG yang bertujuan untuk regenerasi dilakukan dengan menggunakan pemanas listrik. Kami melakukan pemanfaatan panas yang berasal dari buangan turbin untuk menggantikan fungsi pemanas listrik. Pada awal tahun 2018 dilakukan modifikasi unit Konsumsi energi dan intensitas energi dalam organisasi [GRI 302-1] [GRI 302-3]
Status Energi 2016 2017 2018 Satuan
Konsumsi Energi 20.403,2936 10.454,1283 12.667,2864 GJ
a) Proses Produksi 19.261,5524 9.157,8320 11.308,6175 GJ
b) Proses Pendukung 1.141,7412 1.296,2963 1.358,6689 GJ
Hasil Absolut Efisiensi Energi 9.027,9384 4.737,5151 6.664,8093 GJ
a) Proses Produksi 8.963,6050 4.661,8287 6.557,5005 GJ
b) Proses Pendukung 64,3334 75,6864 102,6432 GJ
c) Kegiatan yg berhubungan dengan Comdev 0,0000 0,0000 4,6656 GJ
Total Produksi Perusahaan 170.139,4826 90.776,3537 127.263,5037 TOE
Intensitas Pemakaian Energi 0,1199 0,1152 0,0995 GJ/TOE
a) Proses Produksi 0,1132 0,1009 0,0889 GJ/TOE
b) Proses Pendukung 0,0067 0,0143 0,0107 GJ/TOE
Rasio Efisiensi Energi 44,25% 45,32% 52,61% %
a) Proses Produksi 0,4654 0,5091 0,5799 %
b) Proses Pendukung 0,0563 0,0584 0,0790 %
Total konsumsi energi pada tahun 2018 adalah sebesar 12.667 GJ, untuk menghasilkan 127.263 TOE (Ton Oil Equivalent) minyak dan gas, sehingga intensitas energi pada tahun 2018 adalah sebesar 0,0995, turun dari tahun sebelumnya. Intensitas energi adalah rasio penggunaan energi terhadap produktivitas, dan semakin besar nilai intesitas energi, berarti penggunaan energi semakin tidak efisien.
Melihat tabel di atas, maka dari tahun ke tahun angka intensitas energi semakin turun
WHRU dengan penambahan komponen sensor sehingga proses pemanasan berlangsung secara otomatis dan lebih hemat energi. Dari upaya Waste Heat Recovery Unit tersebut, pada tahun 2017-2018 kami mencatat penghematan energi sebesar 4489 GJ atau setara dengan mereduksi emisi sebesar 2929,179 Ton CO2 equivalen.
• Optimasi penggunaan bahan bakar diesel.
Kami melakukan pengaturan lebih efisien untuk transportasi boat di lapangan Kakap,
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
sehingga pada tahun 2017-2018 tercapai penghematan energi sebesar 6782 GJ atau setara dengan mereduksi emisi sebesar 181,940 Ton CO2 equivalen.
• Konversi lampu CFL dan HPS menjadi LED.
Upaya penggantian sistem penerangan dari CFL dan HPS menjadi LED di anjungan KF, KH dan KRA pada tahun 2017-2018, mencatat penghematan energi sebesar 178,27 GJ atau setara dengan mereduksi emisi sebesar 38,355 Ton CO2 equivalen.
Kami berhasil meningkatkan efisiensi energi, namun demikian penggunaan energi kami di tahun 2018 meningkat karena adanya kegiatan workover di anjungan KF dan KRA.
Energi yang termasuk dalam perhitungan pengurangan energi ini adalah listrik, solar dan gas yang dikonsumsi di dalam organisasi dan dihitung dengan menggunakan metrik khusus TOE atau singkatan dari Ton Oil Equivalent.
[GRI 302-1]
PENGENDALIAN EMISI
Pengendalian emisi juga menjadi bagian dari Kakap Green Policy, yang menyatakan komitmen kami untuk mengendalikan dan mengurangi emisi GRK. SEKL mempertimbangan secara komprehensif potensi dampak emisi dalam setiap proses pengambilan keputusan dan operasional perusahaan. Berikut ini adalah data perhitungan beban emisi GRK yang hampir semua berasal dari mesin yang menggunakan gas.
• Modifikasi KG Booster Compressor MAK- 370. Proses starting gas booster compressor MAK-370 yang awalnya menggunakan bahan bakar gas, kami modifikasi dengan menggunakan udara terkompresi, sehingga tercatat pengurangan emisi sebesar 218,054 ton CO2 eq pada tahun 2017-2018.
Emisi GRK langsung dan intensitas emisi [GRI 305-1] [GRI 305-4]
Status Emisi 2016 2017 2018 Satuan
Emisi Gas Rumah Kaca 47669,5098 22023,1324 17779,7554 Ton CO2eq/Tahun
a) SOx 3,0 2,1 2,1 Ton SOx/Tahun
b) NOx 70,4 85,5 96,5 Ton NOx/Tahun
c) Lain-lain 5,7 4,3 4,3 Ton PM/Tahun
Emisi Gas Rumah Kaca 0 0 0 Ton CO2eq/Tahun
a) SOx 0,0 0,0 0,0 Ton SOx/Tahun
b) NOx 0,0 0,0 0,0 Ton NOx/Tahun
Total Emisi GRK 47669,5098 22023,1324 17779,7554 Ton CO2eq
Hasil Absolut PPU GRK 18012,3656 23821,6711 17305,0728 Ton CO2eq/Tahun Total Produksi Perusahaan 170139,483 90776,3537 127263,504 TOE
Intensitas GRK** 0,280179 0,24260869 0,1397082 Ton CO2eq/TOE
Intensitas SOx 1,761E-05 2,3264E-05 1,6594E-05 Ton SOx/TOE
Intensitas NOx 0,00041372 0,00094141 0,00075794 Ton NOx/TOE
Rasio PPU GRK*** 27,42% 51,96% 49,32% %
* Perhitungan di atas menggunakan faktor emisi GWP Intergovernmental Panel Climate Change (IPCC) sesuai peraturan Fourth Assessment
Emisi GRK dan intensitas emisi menghitung emisi yang berasal dari sumber-sumber yang dikendalikan oleh SEKL.
Berbagai upaya kami lakukan untuk menurunkan emisi, seperti:
• Melakukan inovasi dengan re-design treatment lifting Gas di Anjungan KF,
dengan cara mereduksi penggerak motor listrik 2 MegaWatt pada kompresor ME- 123. Kompresor tersebut dikondisikan sebagai kompresor non-aktif/stand by.
Dengan demikian total running hours dan emisi output dari rangkaian compressor menjadi berkurang, sehingga biaya dapat ditekan rendah. Dampak lingkungan yang ditimbulkan dari pengurangan compressor ini setara dengan pengurangan beban emisi GRK sebesar 2268 ton CO2 eq di tahun 2018.
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
• Pengurangan Emisi Suar Bakar di Anjungan KG. Kami telah melakukan pengurangan gas suar bakar secara signifikan di anjungan KG dengan mengoptimalkan pemanfaatan gas alam baik untuk meningkatkan penjualan gas, untuk digunakan sendiri maupun untuk keperluan gas lift.
Pada tahun 2017-2018 tercatat pengurangan emisi sebesar 37.411,356ton CO2 eq. Gas-gas yang masuk dalam perhitungan ini adalah CO2, CH4, N2O dan Particulat matter. [GRI 305-5]
PENGELOLAAN LIMBAH B3 DAN LIMBAH NON-B3
[GRI 306-2]
LIMBAH B3
Star Energy (Kakap) Ltd. memiliki kebijakan mengelola limbah B3 dari lapangan Kakap adalah dengan menerapkan hirarki tertinggi dari program 3R yaitu dengan melakukan pengurangan limbah B3.
Upaya kami untuk mengurangi limbah B3 dominan:
• Pengurangan Limbah B3 Dominan dengan Subsitusi Majun.
• Upaya mengoptimalkan pemakaian majun yang terkontaminasi telah kami lakukan dari tahun 2015-2017 sehingga dapat mereduksi timbulan limbah B3 dominan. Upaya lebih lanjut untuk mengurangi limbah B3 dominan tersebut, tahun 2018 kami menerapkan program Pengurangan Limbah B3 Dominan dengan Substitusi Majun, yaitu melakukan penggantian fungsi majun (non- reusable) menjadi spons (reusable) yang dapat digunakan kembali, dan membuat beberapa spot wadah spons di tiap workshop dan warehouse anjungan.
Berikut merupakan rincian status timbulan limbah B3:
Status Limbah B3
Keterangan 2016 2017 2018 Satuan
Total Limbah B3
Proses Produksi - - - Ton
Fasilitas Penunjang 11,36 12,44 9,9 Ton
Hasil Absolut Limbah B3
Proses Produksi - - - Ton
Fasilitas Penunjang 1,63 2,05 2,25 Ton
Kegiatan yang berhubungan
dengan Comdev - - - Ton
SEKL memiliki Tempat Penyimpanan Sementara (TPS) Limbah B3 di Kota Batam.
Izin yang kami miliki dari Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Batam Nomor : KPTS.54/
IPSLB3/DPMPTSP-BTM/VIII/2017. Kami telah melengkapi persyaratan kemasan limbah B3 dengan simbol dan label sesuai peraturan yang berlaku. Kami juga melaporkan pengelolaan limbah B3 setiap 3 bulan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, SKK Migas, Ditjen Migas, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Anambas.
Limbah B3 dikirimkan secara berkala kepada pihak ketiga yang memiliki izin pengolahan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Proses pengiriman dilakukan dengan menerapkan prosedur dan pengamanan sesuai peraturan, Pengiriman limbah B3 tersebut hanya ditujukan pada perusahaan pengolah di dalam negeri.
LIMBAH NON B3
Sebagai bagian dari penerapan Kakap Field Green Policy, SEKL memiliki program Penggunaan BPM (Business Process Management) yaitu portal intranet yang digunakan untuk semua proses kegiatan.
Terdapat perubahan sistem yang sebelumnya manual menggunakan kertas menjadi sistem online. Program ini mulai dilakukan sejak tahun 2016.
Salah satu kegiatan yang sebelumnya dilakukan manual menggunakan kertas kemudian beralih menjadi sistem online adalah proses Stationary Request. Dari data Stationary Request ini juga terlihat nilai permintaan kertas ke lapangan Kakap mengalami penurunan.
Program Penggunaan BPM telah berhasil mengurangi penggunaan kertas yang berdampak juga pada berkurangnya timbulan limbah kertas.
Inovasi ini merubah sistem yang sebelumnya manual menjadi sistem online.
Nilai tambah program ini adalah berkurangnya penggunaan kertas di kantor SEKL dan berdampak ke berkurangnya timbulan limbah kertas. Untuk tahun 2017 jumlah pengurangan timbulan limbah kertas adalah sebesar 3,02%, sedangkan pada tahun 2018 sebesar 6,69%.
Upaya lainnya, SEKL melibatkan Kelompok Swadaya Masyarakat Sengkuang Bersih, Kota Batam di dalam program pemilahan dan pemanfaatan limbah non-B3 kertas, kardus dan plastik.
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
Berikut merupakan rincian status timbulan limbah non-B3
Keterangan 2016 2017 2018 Satuan
Total Limbah Non B3
Proses Produksi - - - Ton
Fasilitas Penunjang 64 32 28 Ton
Hasil Absolut Limbah Non B3
Proses Produksi - - - Ton
Fasilitas Penunjang 7,2 6,4 1,8 Ton
Kegiatan yang berhubungan
dengan Comdev 6,6 7,3 3,2 Ton
Kegiatan lain-lain - - - Ton
Total Produksi Perusahaan 170139,5 90776,4 127263,5 TOE Intensitas Limbah Non B3
Proses Produksi - - - Ton/TOE
Fasilitas Penunjang 0,00037734 0,00034811 0,00022002 Ton/TOE
Rasio hasil 3R Limbah Non B3
Proses Produksi - - - %
Fasilitas Penunjang 21,51 43,23 17,86 %
PENGOLAHAN AIR LIMBAH
[GRI 306-1]Dalam proses produksi migas, terdapat air yang merupakan produk ikutan, yang keluar dalam bentuk campuran antara gas, minyak dan air dari sumur produksi. Kami sangat memerhatikan air limbah dan memastikan bahwa air limbah telah diproses dengan seharusnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dan dikembalikan ke badan air dalam keadaan yang aman setelah memenuhi baku
Anjungan KF. Proses pengolahan air terproduksi di anjungan KF menggunakan Corrugated Plate Interceptor dan Dissolved Gas Flotation (DGF), (kapasitas masing-masing 38.000 barel). Lapisan minyak yang ada dalam air terproduksi tertahan pada bagian atasnya dan akan dipompa untuk diproses kembali di Separator III, sedangkan lapisan air di bagian bawah CPI akan mengalir ke unit DGF. DGF berfungsi untuk memisahkan aliran menjadi fasa ringan dan fasa berat. Fasa ringan berupa gelembung atau buih gas yang mengapung
Anjungan KG. Proses pengolahan air terproduksi di anjungan KG dengan penambahan Reverse Demulsifier. Fase cair hasil pemisahan dialirkan ke HP separator dan Test separator. Fase cair dari kedua separator tersebut kemudian dialirkan ke crude oil surge drum dan dipompakan ke FSO melalui pipa 10” sepanjang 10,9 km. Proses pengolahan air terproduksi dari Lapangan KG sebagian dilakukan di FSO. Air terproduksi yang dibuang di anjungan KG telah melewati proses separasi di Test and Production Separator lalu ditambahkan Reverse Demulsifier dan selanjutnya ke Sump Tank sebelum masuk ke Sump Caisson dan keluar ke laut.
KN-FSO. Turbulo Separator Chamber. Produksi dari KH dan KG langsung masuk ke Slop Tank
dan di tempat tersebut terjadi pemisahan antara minyak dan air. Pemisahan terjadi karena perbedaan berat jenis pada saat masuk Slop Tank dengan kondisi panas sekitar 105 - 115OF.
Minyak yang sudah terpisah dengan air (dalam hal ini berada di lapisan atas dari pada air) dialirkan ke tangki cargo dengan cara gravitasi, sedang air/produced water masuk ke Turbulo Separator Chamber kemudian ke Water Cell Tank dan kemudian keluar ke overboard/laut Selain pengolahan air terproduksi, kami juga melakukan pengelolaan air buangan domestik, limbah sanitasi, air limbah reverse osmosis, sisa air pendingin dan air limbah drainase dek. Air limbah buangan domestik diolah di instalasi pengolahan air limbah (Sewage Treatement Plant/STP).
Total buangan air limbah tercatat dalam tabel di bawah ini
Keterangan 2016 2017 2018 Satuan
Total Air Limbah 12.429,5 3.516,7 4.127,5 TON
Proses Produksi 12.175,1 3.361,7 4.002,4 TON
Fasilitas Penunjang / Pendukung 254,5 155,0 125,1 TON
Hasil Absolute Efisiensi Penurunan Beban Pencemaran
Proses Produksi 280,78 292,89 233,9 TON
Fasilitas Penunjang / Pendukung 0,003 0,001 0,002 TON
Kebaharuan Program Efisiensi Penurunan Beban Pencemaran
Total Produksi (Penyaluran Gas) 170.139,5 90.776,4 127.263,5 TOE Intensitas Air Limbah
Proses Produksi 0,072 0,037 0,031 TON/TOE
Proses Produksi + Fasilitas Pendukung 0,073 0,039 0,032 TON/TOE
Rasio Air Limbah
Proses Produksi 2,306 8,713 5,85 %
Proses Produksi + Fasilitas Pendukung 0,02 8,33 5,67 %
Setelah semua air limbah cari kami memenuhi baku mutu yang ditetapkan, barulah seluruh air olahan tersebut dialirkan ke laut Natuna. Air limbah yang telah diproses dikembalikan ke laut, dan tidak digunakan oleh organisasi lain.
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
PENGGUNAAN AIR
[GRI 303-1]
Kebijakan SEKL dalam hal penggunaan air menekankan penghematan dan pemanfaatan air dengan efisien. Kami menggunakan laut yang telah diproses melalui teknik reverse osmosis sehingga menjadi air tawar untuk mandi, cuci dan keperluan airnya. Walaupun air yang kami gunakan berasal dari laut, namun kami tetap menerapkan program konservasi air. Salah satunya dengan memodifikasi sistem perpipaan, sehingga air hasil dari kondensasi AC dapat digunakan untuk toilet, pembersih dek, dan digunakan untuk menambah penampung air destilasi. Dengan menggunakan sistem ini, tahun pelaporan 2017 dan 2018, kami telah melakukan penghematan pemakaian air sejumlah 2.419,38 m3. Dengan demikian, intesitas pemakaian air bersih dibandingkan dengan produk yang dihasilkan adalah sebesar 0,044m3/TOE pada tahun 2017 dan 0,0103m3/TOE.
Keterangan 2016 2017 2018 Satuan
Pemakaian air
a) Proses Produksi -* -* -* m3
b) Fasilitas Pendukung 16.611,9 4.041,4 1.317,7 m3
Hasil Absolut Efisiensi Air
a) Proses Produksi - - - m3
b) Fasilitas Pendukung 1.251,23 1.233,34 1.186,04 m3
c) Kegiatan yang Berhubungan dengan
Comdev - - - m3
Total Produksi Minyak dan Gas 170.139,5 90.776,4 127.263,5 TOE
Berbagai upaya kami lakukan untuk penghematan air, seperti:
• Penggantian kran manual menjadi kran otomatis dengan pengaturan debit di anjungan Star Energy (Kakap) Ltd. Program ini merubah sistem kerja kran, baik dari pengoperasian kran, pemeliharaan kran dan perubahan komponen instalasi kran, di mana air yang dikeluarkan oleh kran diatur debitnya setiap kali pemencetan tombol.
• Kami menggunakan air kondensasi AC yang telah diolah untuk sistem urinoir, dan debit air urinoir diatur sesuai kebutuhan sehingga konsumsi air berkurang.
• Kami juga memberikan edukasi kepada pekerja untuk mencari potensi sekecil apapun untuk mengurangi konsumsi air, walaupun dengan investasi yang cukup tinggi, dan memerlukan perubahan sistem yang cukup signifikan.
PENANGGULANGAN TUMPAHAN MINYAK
Kehati-hatian kami dalam menjaga lingkungan kami nyatakan melalui program penanggulangan tumpahan minyak yang dirancang dengan teliti.
Kami telah menyusun Rencana Penanggulangan Tumpahan Minyak/Oil Spill Contingency Plan (OSCP) sesuai kaidah dan peraturan yang berlaku dan tahun 2018 telah mendapat Surat Persetujuan Hasil Penilaian No.KL-309/1/19/DM- 18 dari Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. OSCP ini dibuat sebagai pedoman untuk menunjang persiapan pelaksanaan penanggulangan tumpahan minyak, dengan tujuan utamanya adalah:
1. Pedoman penanggulangan tumpahan minyak yang efektif, dalam perencanaan strategi, prioritas, dan prosedur yang tepat dalam menanggulangi tumpahan minyak.
2. Pedoman dalam memprediksi pergerakan tumpahan minyak (trajectory) dalam periode waktu tertentu.
3. Pedoman untuk mengetahui prioritas wilayah yang harus dilindungi.
4. Pedoman dalam menentukan peralatan penanggulangan tumpahan minyak yang sesuai (jenis dan jumlah).
SEKL telah melengkapi OSCP dengan software aplikasi model tumpahan minyak MoTuM.
Software aplikasi MoTuM menggabungkan Model Tiga Dimensi Hidrodinamika Laut, Sebaran Minyak, dan Geographic Information System (GIS).
Yang tidak kalah pentingnya adalah latihan penanggulangan tumpahan minyak di lapangan yang dilakukan secara berkala. Pada tahun pelaporan 2017 dan 2018 tidak terjadi tumpahan minyak. [GRI 306-3]
Mengembangkan Kelestarian Lingkungan
KEANEKARAGAMAN HAYATI
Menjaga keanekaragaman hayati memberi dampak positif terhadap keimbangan ekosistem dan kelangsungan hidup manusia. Pada akhirnya, ekosistem dan lingkungan yang baik juga akan mendukung keberlangsungan perusahaan. Sejak tahun 2012 SEKL telah melaksanakan program perlindungan keanekaragaman hayati di Pulau Nyamuk, kabupaten Kepulauan Anambas berupa Taman Hutan Sekolah dan Konsevasi Terumbu Karang Sekolah.
TAMAN HUTAN SEKOLAH
Pentingnya mendidik generasi muda untuk mencintai lingkungan dan keanekaragaman hayati kami wujudkan dengan program eksitu (pelestarian makhluk hidup di luar habitat aslinya) di lingkungan SMPN I Siantan Timur di Pulau Nyamuk, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulau Riau. SEKL melibatkan para guru dan murid untuk mengembangkan sebuah hutan untuk menjadi ekosistem kompleks yang mampu menopang kehidupan flora dan fauna di dalamnya. Pada tahun 2018 kami berhasil mengembangkan Pohon Endemik Langka Kembang Semangkuk/Payung (scaphium sp.) Program ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran, penelitian, dan pengembangan minat dan bakat melalui kegiatan ekstrakulikuler.
KONSERVASI TERUMBU KARANG SEKOLAH
Program konservasi dan transplantasi terumbu karang ini dilakukan di pesisir SMAN 1 Siantan Timur, dalam area seluas 350 m2. Kegiatan ini melibatkan guru, siswa, para nelayan serta masyarakat sekitar. Diharapkan para siswa serta masyarakat setempat dapat menyadari pentingnya menjaga kelestarian terumbu karang.
DIVERSIFIKASI JENIS KARANG DALAM TRANSPLANTASI
TERUMBU KARANG SEKOLAH.
Star Energy (Kakap) Ltd. melakukan inovasi sistem pertumbuhan pada terumbu karang dengan metode ex situ melalui diversifikasi jenis karang yang di transplantasi di Terumbu Karang Sekolah SMAN 1 Siantan timur. Inovasi dilakukan dengan menyandingkan karang masiv genera Porites untuk melihat potensi lain dengan cara di uji coba dan ditransplantasikan mendampingi genera Acropora yang sudah lazim dan jamak ditransplantasikan saat ini. Jenis Porites yang di uji coba ditransplantasikan menunjukkan perkembangan yang cukup menjanjikan dengan peningkatan tutupan karang hidup. Berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan tahun 2018, persen tutupan karang mengalami peningkatan sebesar 22% dari tahun 2014.
No Perlindungan
Keanekaragaman Hayati 2016 2017 2018
Hasil Anggran
(Rp) Juta Hasil Anggran
(Rp) Juta Hasil Anggran (Rp) Juta 1 Pohon Endemik Langka Kembang Semangkuk/Payang Di Taman Hutan Sekolah
Indeks Kerapatan
Vegetasi (Ind/Ha) 50600
35
50900
30
51100
30
Indeks Kelimpahan (H’) 3,10 3,11 3,12
Indeks Kekayaan Jenis
(Dmg) 4,50 4,5 4,5
Indeks Kemerataan Jenis
(Everness) 0,77 0,77 0,78
Jumlah Spesies Vegetasi 29 29 30
2 Diversifikasi Jenis Karang Dalam Transplantasi Terumbu Karang Sekolah
%Tutupan Karang Hidup 47,66
30
47,86
30
49,32
20
Jumlah Spesies Ikan 25 25 26
Indeks Kenanekaragaman 2,61 2,68 2,46
Indeks Keseragaman 0,81 0,78 0,76
Mengembangkan Insan Kakap Mengembangkan Insan Kakap
Mengembangkan
Prioritas SEKL dalam pengembangan karyawan adalah peningkatan kualitas dan loyalitas, di samping membangun atmosfir kerja yang nyaman dan sehat bagi karyawan.
Mengembangkan Insan Kakap
INSAN SEKL
Ada 214 (dua ratus empat belas) pekerja yang memberikan kontribusinya pada SEKL pada tahun 2018. Dari jumlah total pekerja, 86,5%
adalah pria dimana jumlah pekerja di lapangan lepas pantai lebih banyak pria dibandingkan pekerja wanita. Di bawah ini adalah informasi mengenai insan SEKL yang dikompilasi melalui data-data yang ada pada departemen SDM kami.
Dalam era persaingan industri yang ketat, pemilihan dan pengembangan SDM merupakan salah satu faktor penting penentu keberhasilan perusahaan. Kontribusi karyawan menciptatakan produktivitas perusahaan.
Untuk itu, SEKL berupaya untuk menarik dan mempertahankan talenta-talenta terbaik yang berdedikasi tinggi melalui program pelatihan dan pengembangan, remunerasi yang bersaing dan atmosfir kerja yang aman serta nyaman.
Kami juga membangun lingkungan kerja yang setara, tanpa diskriminasi, dengan menerapkan perlindungan HAM bagi setiap pekerja.
JUMLAH
TOTAL PEKERJA [GRI 102-8]
PEKERJA BERDASARKAN KONTRAK KEPEGAWAIAN, BERDASARKAN JENIS KELAMIN [GRI 102-8]
PEKERJA BERDASARKAN KONTRAK KEPEGAWAIAN, BERDASARKAN WILAYAH
214 224 295
2018 2017 2016
Keterangan 2018 2017 2016
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita Pekerja tetap 178 27 189 31 236 58 Pekerja
kontrak/
temporer 7 2 3 1 0 1
TOTAL 185 29 192 32 236 59
Keterangan Tetap Temporer Tetap Temporer Tetap Temporer
Jakarta 107 9 113 4 165 1
Kakap
Natuna 98 - 107 - 129 -