0
Laporan Kinerja Instansi
Pemerintah (LKJiP)
Tahun 2018
BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN
PELATIHAN DAERAH
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 i
IKHTISAR EKSEKUTIF
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten adalah bentuk pertanggungjawaban atas perjanjian kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten yang memuat rencana, capaian, dan realisasi indikator kinerja dari sasaran strategis. Sasaran dan indikator kinerja yang dipilih termuat dalam Indikator Kinerja Utama Instansi Tahun 2018 sebagaimana tertuang pada Renstra Perubahan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten KlatenTahun 2016 - 2021.
Indikator yang digunakan adalah indikator kinerja utama yang dianggap mampu mengukur pencapaian sasaran yang dimaksud. Untuk mencapai sasaran tersebut, ditempuh dengan melaksanakan strategi, kebijakan, program dan kegiatan seperti telah dirumuskan dalam rencana strategis.
Dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten melaksanakan urusan Kepegawaian yang pada tahun 2018 dituangkan dalam enam program dengan empat puluh kegiatan. Diantaranya empat Program penunjang dan dua progam tugas pokok dan fungsi. Anggaran belanja langsung Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018 setelah perubahan adalah Rp. 11.213.367.500,- dengan realisasi sebesar 9.068.181.656,- (80,87%). Anggaran bersumber dari APBD.
Ada beberapa hambatan yang dihadapi sehinga belum terpenuhinya target yang telah di tetapkan seperti kompetensi aparatur yang masih butuh peningkatan, dan juga sarana prasarana. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa upaya yang dilakukan antara lain upaya peningkatan kualitas maupun kuantitas aparatur yang dilakukan dengan melakukan peningkatan kompetensi dengan pengiriman aparatur untuk melanjutkan pendidikan maupun pelatihan. Upaya untuk memenuhi sarana-prasarana juga juga telah dilakukan secara bertahap. Dengan dilakukan upaya-upaya tersebut diatas diharapkan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten mampu memberikan pelayanan dalam bidang kepegawaian sesuai dengan yang diharapkan.
Demikian gambaran sekilas dari LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten tahun 2018.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 ii
KATA PENGANTAR
Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga kami dapat menyusun Laporan Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun Anggaran 2018 dan ini adalah Laporan Kinerja terakhir sebagai tindak lanjut pelaksanaan Revisi Rencana Strategis (Renstra) Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018.
Secara substantif Laporan Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten mengacu kepada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.
Laporan Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018 ini merupakan sarana pelaporan kinerja dalam rangka mengimplementasikan sistem akuntabilitas instansi pemerintah yang menginformasikan tentang penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan kebijakan, serta pencapaian sasaran dalam mewujudkan tujuan, misi dan visi Bupati Kabupaten Klaten.
Kami telah berupaya membuat laporan ini dengan sebaik-baiknya, namun demikian disadari dalam penyajian informasi Laporan Kinerja ini tentunya masih didapatkan kekurangan, untuk itu mohon kritik dan saran untuk perbaikan dimasa yang akan datang.
Demikian laporan ini kami sampaikan untuk dijadikan bahan kajian lebih lanjut.
Klaten, Februari 2019
KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
SURTI HARTINI, SH CN Pembina Utama Muda NIP: 19630808 198903 2 010
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 iii
DAFTAR ISI
Ikhtisar Eksekutif ... i
Kata Pengantar ... ii
Daftar Isi ... iii
Daftar Tabel ... iv
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Aspek Strategik ... 1
B. Struktur Organisasi ... 3
C. Tugas Pokok dan Fungsi ... 5
D. Penjabaran Tugas Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan Dan Pelatihan Daerah ... 5
E. Lingkungan Strategik ... 7
F. Sistimatika Penulisan ... 8
BAB II PERENCANAAN KINERJA ... 9
A. Rencana Strategis ... 9
a. Tujuan ... 9
b. Sasaran Strategis dan Indikator Sasaran ... 10
B. Rencana Kinerja Tahun 2017 ... 11
C. Penetapan Kinerja ... 11
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA ... 18
3.1 . Pengukuran Kinerja ... 20
3.2 . Pencapaian Sasaran Strategis ... 22
3.3 . Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja ... 24
3.4 . Capaian Perjanjian Kinerja Eselon III dan IV ... 26
3.5 . Akuntabilitas Keuangan ... 31
3.5.1. Anggaran dan Realisasi APBD ... 31
3.5.2. Anggaran dan Realisasi Per Kegiatan ... 32
3.5.3. Anggaran dan Realisasi Per Sasaran ... 35
BAB IV PENUTUP ... 45
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 iv
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1 : Tujuan ... 10
Tabel 2.2 : Sasaran, Program dan Kegiatan ... 10
Tabel 2.3 : Rencana Kinerja Tahunan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018 ... 12
Tabel 2.4 : Perjanjian Kinerja Eselon III Tahun 2018 ... 15
Tabel 2.5 : Perjanjian Kinerja Eselon IV Tahun 2018 ... 17
Tabel 3.2 : Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2017 ... 22
Tabel 3.3 : Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2018 ... 23
Tabel 3.4 : Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2018 per-triwulan ... 23
Tabel 3.5 : Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis ... 25
Tabel 3.6 : Capaian Perjanjian Kinerja Eselon III Tahun 2018 ... 27
Tabel 3.7 : Capaian Perjanjian Kinerja Eselon IV Tahun 2018 ... 28
Tabel 3.8 : Anggaran dan Realisasi APBD Tahun 2018 ... 31
Tabel 3.9 : Anggaran dan Realisasi Kegiatan BKPPD Kab. Klaten Tahun 2018 ... 32
Tabel 3.9 : Anggaran dan Realisasi Per-sasaran BKPPD Kabupaten Klaten Tahun 2018 ... 35
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 1
BAB I
PENDAHULUAN
Penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LkjIP) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018 dilaksanakan berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri PAN dan RB RI Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Hal ini merupakan bagian dari implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah guna mendorong terwujudnya Reformasi birokrasi sebagai upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur.
Laporan Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018 diharapkan dapat :
1. Memberikan informasi kinerja yang terukur kepada pemberi mandat atas kinerja yang telah dicapai oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten.
2. Mendorong Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten untuk melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai peraturan perundangan, kebijakan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
3. Sebagai upaya perbaikan berkesinambungan bagi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten untuk meningkatkan kinerjanya.
4. Memberikan kepercayaan kepada masyarakat terhadap Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten di dalam pelaksanaan program/kegiatan dalam rangka melaksanakan reformasi birokrasi di bidang aparatur.
A. ASPEK STRATEGIK
Kualitas sumber daya manusia aparatur pemerintah atau dikenal dengan Pegawai Negeri Sipil Daerah merupakan penentu keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan. Dengan demikian PNS daerah dituntut menjadi pegawai yang berkualitas dan profesional, disiplin dan bertanggung jawab dengan dukungan serta ketersediaan anggaran yang memadai.
Sumber daya manusia aparatur daerah harus mampu memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada masyarakat, memberikan pelayanan prima tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada saat ini saja, melainkan
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 2
harus mampu mengantisipasi tuntutan kebutuhan masyarakat di masa mendatang.
Namun pada kenyataannya, kualitas SDM aparatur daerah/PNS Daerah yang bertugas sebagai abdi masyarakat pada umumnya masih relatif rendah, juga tingkat disiplin dan kesejahteraannya, sehingga secara tidak langsung akan berpengaruh pada kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat. Untuk menyikapi hal tersebut dalam rangka terselenggaranya manajemen kepegawaian daerah yang profesional perlu melakukan langkah-langkah strategis di bidang pengelolaan SDM aparatur yang secara konseptual dituangkan dalam perencanaan strategis.
Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil, harus mampu menjamin kelancaran pelaksanaan manajemen PNS Daerah. Manajemen PNS di daerah pada intinya merupakan keseluruhan upaya untuk meningkatkan efisiensi, efektifitas, dan derajat profesionalisme penyelenggaraan tugas, fungsi dan kewajiban kepegawaian, yang meliputi perencanaan, pengadaan, pengembangan kualitas, pendidikan dan pelatihan, penempatan, promosi, penggajian, kesejahteraan dan pemberhentian.
Manajemen PNS diarahkan untuk menjamin penyelenggaraan tugas pemerintahan dan pembangunan secara berdayaguna dan berhasil guna.
Pergeseran Paradigma dari administrasi ke manajemen ditandai dengan diundangkannya Undang-undang Nomor 43 Tahun 1999 tentang Perubahan Atas Undang-undang Nomor 8 Tahun 1974 tentang Pokok-pokok Kepegawaian, Pasal 34 A menegaskan “Untuk kelancaran pelaksanaan manajemen Pegawai Negeri Sipil Daerah dibentuk Badan Kepegawaian Daerah”. Selanjutnya untuk melaksanakan pembentukan lembaga Badan Kepegawaian Daerah diterbitkan Keppres Nomor 159 Tahun 2000 tentang Pedoman Pembentukan Badan Kepegawaian.
Berdasarkan Keppres tersebut, maka Bagian Kepegawaian Kabupaten Klaten yang semula berada di Sekretariat Daerah dihilangkan dan dibentuk Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten berdasarkan Peraturan Bupati Kabupaten Klaten Nomor 60 Tahun 2016 tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten.
Dengan demikian dasar pembentukan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten yang disesuaikan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah mempunyai tugas pokok membantu Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah dalam melaksanakan manajemen kepegawaian Pendidikan dan
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 3
Pelatihan daerah. Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten diatur dalam Peraturan Bupati Klaten Nomor 60 Tahun 2016.
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten berkedudukan sebagai unsur penunjang Pemerintah Kabupaten Klaten dalam bidang kepegawaian pendidikan dan pelatihan yang dipimpin oleh seorang Kepala Badan yang berada dibawah dan bertanggung jawab kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
B. STRUKTUR ORGANISASI
Menurut Peraturan Bupati Klaten Nomor 60 Tahun 2016 tentang Kedudukan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten, susunan organisasi dan tata kerja, tugas dan fungsi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten sebagai berikut :
a. Kepala Badan b. Sekretariat :
1. Sub Bagian Perencanaan dan Pelaporan;
2. Sub Bagian Keuangan;
3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
c. Bidang Umum Kepegawaian :
1. Sub Bidang Administrasi Umum, Dokumentasi dan Pengolahan Data;
2. Sub Bidang Pembinaan Disiplin, Perundang-undangan dan Kesejahteraan Pegawai.
d. Bidang Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan Pegawai : 1. Sub Bidang Pengadaan dan Pengembangan Pegawai;
2. Sub Bidang Pendidikan dan Pelatihan Pegawai.
e. Bidang Mutasi :
1. Sub Bidang Penggajian, Kepangkatan, Pemberhentian dan Pensiun;
2. Sub Bidang Mutasi Jabatan dan Staf.
f. Kelompok Jabatan Fungsional.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 4 KEL. JAB. FUNGSIONAL
Analis Kepegawaian Pranata Komputer
Dasar : Perbub Kabupaten Klaten Nomor 60 Tahun 2016
Tentang : Kedudukan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi Serta Tata Kerja Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten
KEPALA
SURTI HARTINI, SH, CN
SEKRETARIS SLAMET, SH, M.Si
KEPALA BIDANG UMUM Drs. MOH. PRIHADI, M.Si
KABID PENGEMBANGAN PEGAWAI RIJANA, SIP, M.M
KEPALA BIDANG MUTASI FATIMAH, SIP
Kasubid Penggajian, Kepangkatan, Pemberhentian dan Pensiun
SUHARYOTO, S.IP, M.Si Kasubid. Adm. Umum, Dokumentasi dan
Pengolahan Data HADI SUSANTO, SIP, M.Cs
Kasubid. Pembinaan Disiplin, Per-UU-an dan Kesejahteraan Pegawai ANGGARA BENNY K, SH. MH
Kasubid Pengadaan dan Pengembangan Pegawai
TAMTAMA, SIP
Kasubid Pendidikan dan Pelatihan Pegawai
PARDI, S.Sos
Kasubid Mutasi Jabatan dan Staf Kasubag Umum & Kepeg.
Kasubag Perenc. & Pelaporan SANDA TRAPSILA, SE, M.Si
Kasubag Keuangan WARIS HANDOYO, S.IP
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 5 C. TUGAS POKOK DAN FUNGSI
Berdasarkan Peraturan Bupati Klaten Nomor 60 Tahun 2016 tentang Kedudukan dan Susunan Organisasi Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten disebutkan bahwa Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah merupakan unsur Perangkat Daerah yang khusus menangani masalah kepegawaian, pendidikan dan pelatihan mempunyai tugas pokok membantu Bupati sebagai Pejabat Pembina Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah dalam melaksanakan manajemen Pegawai Negeri Sipil Daerah. Untuk melaksanakan tugas tersebut Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah mempunyai fungsi :
a. penyusunan kebijakan teknis bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan pegawai;
b. pelaksanaan tugas dukungan teknis bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
c. pemantaian, evaluasi, dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
d. Pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang Urusan Pemerintahan Daerah bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
e. Pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya;
D. PENJABARAN TUGAS KEPALA BADAN KEPEGAWAIAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN DAERAH
(1) Kepala Badan sebagai dimaksud dalam pasal 3 ayat (1) huruf a, mempunyai tugas memimpin penyelengaraan Pemerintah Daerah di bidang kepegawaian, pendiidkan dan pelatihan meliputi perumusan kebijakan teknis perencanaan, dan penggendalian bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan.
(2) Rincian tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1) adalah sebagai berikut:
a. mengoordinasikan penyusunan program Badan dengan memberikan arahan kepada Sekretaris dan Kepala Bidang mengacu pada Indikator Kinerja Utama, Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rencana Strategis Kabupaten, kebijakan Bupati dan kondisi obyektif sesuai ketentuan yang berlaku;
b. mengoordinasikan penyusunan kebijakan, pedoman dan petunjuk teknis bidang kepegawain, pendidikan dan pelatihan;
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 6
c. mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan pelayanan di bidang kepegawaian,pendidikan dan pelatihan;
d. mengoordinasikan penyusunan laporan kinerja Badan;
e. memberikan saran masukan kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah di bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
a. melaksanakan advokasi hukum di bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
b. memberi izin di bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
c. memberikan persetujuan/dispensasi dibidang kepegawaian pendidikan dan pelatihan;
d. mendistribusikan tugas kepada bawahan sesuai bidangnya berdasarkan ketentuan yang berlaku;
e. mengusulkan, menunjuk, menetapkan, dan melaksanakan pembinaan pejabat pengelolaan keuangan
f. membina bawahan dalam pencapaian program Badan dengan memberi petunjuk pemecahan masalah agar bawahan mampu melaksanakan tugas jabatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
g. mengevaluasi dan mengendalikan pelaksanaan pelaksanaan kegiatan pada tahun yang sudah dan sedang berjalan berdasarkan rencana dan realisasi sebagai bahan dalam penyusunan sasaran tahun berikutnya;
h. menilai sasaran kinerja pegawai yang menjadi bawahannya dengan jalan memantau dan mengevaluasi sasaran kinerja pegawai;
i. melaksanakan koordinasi dengan perangkat daerah dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
j. melaksanakan kerjasama dengan pihak lain dalam rangka kelancaran pelaksanaan tugas;
k. menginventarisasi permasalahan-permasalahan yang berhubungan dengan bidang kepegawaian, pendidikan dan pelatihan;
l. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan terkait dengan tugas dan fungsinya; dan
m. melaporkan hasil pertanggungjawaban pelaksanaan tugas/kegiatan kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 7 E. LINGKUNGAN STRATEGIK
Jumlah PNS yang ada di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten per keadaan tanggal 30 Desember 2018 adalah berjumlah 46 (Empat Puluh Sembilan) orang terdiri dari :
Jumlah Pegawai Negeri Sipil menurut struktur :
1.1.1 Kepala : 1 orang
1.1.2 Sekretariat : 17 orang
1.1.3 Bidang Mutasi : 7 orang
1.1.4 Bidang Umum : 5 orang
1.1.5 Bidang Pengembangan dan Diklat : 5 orang 1.1.6 Jabatan Fungsional : 11 orang
Diagram I
Jumlah Pegawai Negeri Sipil menurut pendidikan
Diagram II
Jumlah Pegawai Negeri Sipil menurut Golongan
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 8 Diagram II
Jumlah Pegawai Negeri Sipil menurut jenis kelamin
F. SISTEMATIKA PENULISAN
Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) berisi ikhtisar pencapaian sasaran sebagaimana yang ditetapkan dalam dokumen penetapan kinerja dan dokumen perencanaan. Sedangkan secara Sistematik penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018, disusun sebagai berikut:
BAB I PENDAHULUAN A. Aspek Strategik B. Struktur Organisasi C. Tugas dan Fungsi D. Lingkungan Stratejik E. Sistematika Penulisan BAB II PERENCANAAN KINERJA
A. Rencana Strategis
B. Rencana Kinerja Tahun 2018 C. Penetapan Kinerja
BAB III AKUNTABILITAS KINERJA A. Pengukuran Kinerja B. Evaluasi Kinerja Kegiatan
C. Evaluasi Akuntabilitas Keuangan BAB IV PENUTUP
Lampiran
Formulir Pengukuran Kinerja Tahun 2018;
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 9
BAB II
PERENCANAAN KINERJA
A. RENCANA STRATEGIS
Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten dijiwai semangat dan komitmen melakukan reformasi birokrasi pada sektor aparatur maupun sistemnya yang sudah dicanangkan Pemerintah yang dikenal dengan 8 area perubahan guna mewujudkan pembaharuan dan perbaikan bidang sumber daya dan birokrasinya.
Untuk mewujudkan hal tersebut telah ditetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU) yang digunakan dalam pengukuran kinerja dan pengendalian pelaksanaaan program dan kegiatan yang merupakan panduan/acuan dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Indikator Kinerja Utama (IKU) tersebut selanjutnya dijabarkan dalam tujuan yang lebih terarah dan operasional berupa perumusan tujuan strategis (strategic goals) organisasi. Dalam pelaksanaannya, Rencana Strategis Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2016-2021 telah mengalami revisi pada tahun 2018 karena ada beberapa item perlu diperbaiki agar sejalan dengan tuntutan perubahan internal maupun eksternal.
Indikator Kinerja Utama (IKU) yang digunakan dalam pengukuran kinerja dan pengendalian pelaksanaaan program dan kegiatan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten (IKU telah direviu pada tahun 2018).
a. Tujuan
Tujuan yang ingin dicapai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah antara lain adalah:
“ Meningkatknya Profesionalitas Pegawai ”.
b. Sasaran Strategis dan Indikator Sasaran
Sasaran atau objektifitas organisasi merupakan bagian yang integral dalam proses perencanaan strategis. Fokus utama penentuan sasaran adalah tindakan dan alokasi sumber daya organisasi dalam kaitannya dengan pencapaian kinerja yang diinginkan, sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur yaitu sesuatu yang akan dicapai/dihasilkan secara nyata oleh instansi pemerintah dalam jangka waktu tahunan, semesteran, triwulanan atau bulanan.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 10
Dengan memperhatikan tujuan tersebut di atas dapat ditetapkan rumusan sasaran sebagai berikut : Meningkatnya Profesionalitas Pegawai Kabupaten Klaten
Berikut ini adalah tujuan dan sasaran strategis Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Klaten sesuai dengan misi yang telah ditetapkan :
Tabel 2.1 : Tujuan
Tujuan Sasaran Indikator Sasaran
Meningkatkan profesionalitas ASN
Meningkatnya profesionalitas ASN
Index Profesionalitas Pegawai
Dalam rangka mengimplikasikan Rencana Kinerja Tahunan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten, maka direncanakan Sasaran, Program dan Kegiatan.
Pada Tahun 2018 Sasaran, Program dan Kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut :
Tabel 2.2
Sasaran, Program dan Kegiatan
No Sasaran Strategis
Indikator
Sasaran Sat Target Program Kegiatan
1 Meningkatnya profesionalitas ASN
Index
Profesionalitas Pegawai
Index 82,06 Peningkatan kapasitas sumber daya aparatur
Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan bagi Calon PNS Daerah
Pendidikan dan pelatihan struktural bagi PNS Daerah Pendidikan Manajemen Kepegawaian dan Pelatihan Teknis Tugas dan Fungsi bagi PNS Daerah Pendidikan dan pelatihan teknis fungsional bagi PNS Daerah
Bintek Perundang- undangan Kepegawaian Penempatan PNS Pengembangan sistem informasi kepegawaian daerah
Pemberian penghargaan bagi PNS yang berprestasi Proses penanganan kasus- kasus pelanggaran disiplin PNS
Monitoring dan inspeksi mendadak PNS Pengelolaan Arsip Kepegawaian
Penyelesaian administrasi tugas belajar, ijin belajar dan ijin gelar
Pembekalan PNS yang akan memasuki purna tugas
Pengiriman Ujian Dinas Kenaikan Pangkat
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 11
Pengiriman Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah
Penyelesaian Kenaikan Pangkat PNS Satu Atap Penyelesaian Surat Keputusan Pensiun PNS Pengangkatan CPNS ke PNS dan penjaringan gaji Penyelesaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara
Pemutakhiran data SIMPEG
Pengembangan dan Pembinaan Jabatan Fungsional
Uji Kompetensi Jabatan Seleksi Penerimaan Calon PNS (Pengadaan CPNS Pelamar Umum)
Penyelesaian Administrasi Umum Kepegawaian Penyusunan Formasi Kepegawaian
Evaluasi Kinerja Pegawai
B. RENCANA KINERJA TAHUN 2018
Rencana Kinerja merupakan dokumen rencana kinerja yang memuat informasi tentang : sasaran yang ingin dicapai dalam tahun yang bersangkutan; indikator kinerja sasaran, dan rencana capaiannya.
Berikut Rencana Kinerja Tahunan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018 :
Tabel 2.3
Rencana Kinerja Tahunan
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018
NO SASARAN SETRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA
(IKU) TARGET
1 2 3 4
1 Meningkatnya Kompetensi ASN Index Profesionalitas Pegawai 82,06
C. PENETAPAN KINERJA
Penyusunan Perjanjian Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018 dilakukan dengan mengacu kepada Perubahan Rencana Kerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018 dan Dokumen Pelaksanaan Anggaran Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Tahun 2018 APBD. Berikut Perjanjian Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten :
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 12
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 13
NO SASARAN SETRATEGIS INDIKATOR KINERJA UTAMA
(IKU) TARGET
1 2 3 4
1 Meningkatnya Kompetensi ASN Index Profesionalitas Pegawai 82,06
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 14
Dalam melaksanakan kegiatan Tahun 2018, sesuai dengan Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (DPPA SKPD) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018, maka jumlah anggaran untuk tahun 2018 sebesar Rp. 15.342.889.500,00 dengan rincian sebagai berikut :
1. Belanja Tidak Langsung : Rp. 4.129.522.000,00 terdiri dari :
Gaji dan Tunjangan Pegawai : Rp. 4.129.522.000,00
2. Belanja Langsung : Rp. 11.213.367.500,00 terdiri dari :
Belanja Pegawai : Rp. 972.715.000,00
Belanja Barang dan Jasa : Rp. 9.495.652.500,00
Belanja Modal : Rp. 745.000.000,00
Secara lebih rinci dapat dilihat dalam Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran (DPPA) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2018. Selanjutnya disampaikan Perjanjian Kinerja Esselon III dan IV sebagai berikut :
Tabel 2.4
Perjanjian Kinerja Eselon III Tahun 2018
No Sekretaris /
Kepala Bidang Program Indikator Kinerja
Program Sat Target Anggaran (Rp)
1 2 3 4 5 6 7
1. Sekretaris Pelayanan Administrasi perkantoran
Cakupan Pelayanan administrasi perkantoran
% 95 Rp. 75.000.000,-
Program
Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur
Cakupan
pelayanan sarana dan prasarana aparatur
% 95 Rp. 66.000.000,-
Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan
Persentase Sistem Pelaporan Capaian Kinerja dan Keuangan yang baik
% 80 Rp. 5.000.000,-
Peningkatan Kualitas Perencanaan
Persentase laporan yang terselesaikan tepat waktu
% 100 Rp. 20.000.000,-
2. Kabid Umum Program Peningkatan Kapasitas Sumberdaya Aparatur
Persentase Pengelola
Kepegawaian yang memahami peraturan perundang- undangan kepegawaian
% 60 Rp. 90.000.000,-
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
Persentase aplikasi yang sudah difungsikan
% 80 445.000.000,-
Persentase Tingkat Kehadiran
% 80
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 15 ASN
Persentase Kasus Pelanggaran Disiplin yang terselesaikan
% 80
Persentase file kepegawaian yang terkelola dengan baik
% 80
Persentase data SIMPEG yang termutakhirkan
% 80
3. Kabid
Pengembangan Pegawai
Peningkatan
Kapasitas Sumber Daya Aparatur
Persentase pejabat Struktural yang mengikuti diklat Struktural
% 60 Rp. 9.325.000.000
Persentase pejabat fungsional
yang telah
mengikuti diklat fungsional
% 60
Persentase ASN yang mengikuti diklat teknis
% 60
Program Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
Persentase pejabat fungsional yang naik jabatan
% 80 Rp. 200.000.000,-
Persentase Ijin belajar dan Ijin Penggunaan gelar yang telah selesai di proses
% 80
4. Kabid Mutasi Pembinaan dan Pengembangan Aparatur
Persentase pejabat yang sesuai kompetensi
% 85 Rp. 1.044.712.500,-
Persentase PNS yang naik pangkat tepat waktu
% 100
Presentase SK pensiun yang terselesaikan tepat waktu
% 100
Tabel 2.5
Perjanjian Kinerja Eselon IV Tahun 2018
No Sub Bagian/Sub
Bidang Kegiatan Indikator Kinerja
Program Satuan Target Anggaran (Rp)
1 2 3 4 5 6 7
1. Kepala Sub Bagian
Umum Dan
Kepegawaian
Penyediaan Jasa Surat Menyurat
Jumlah surat yang dikelola
Surat 8.851 Rp. 20.000.000,-
Penyediaan Alat Tulis Kantor
Jumlah waktu tercukupinya Alat Tulis Kantor yang dikelola
bulan 71 Rp. 46.000.000,-
Penyediaan Barang
Cetakan dan
Penggandaan
Jumlah waktu tercukupinya barang cetak penggandaan yang dikelola
jenis 11 Rp. 50.000.000,-
Penyediaan Makanan dan Minuman
Jumlah makanan dan minuman yang disediakan (porsi) untuk rapat
kali 1370 Rp. 90.000.000,-
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 16
Rapat-rapat Koordinasi
& Konsultasi ke luar Daerah
Jumlah waktu tercukupinya rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah
kegiatan 111 Rp. 250.000.000,-
Rapar-rapat Koordinasi
& Konsultasi ke dalam Daerah
Jumlah waktu tercukupinya rapat koordinasi dan konsultasi ke dalam daerah
bulan 179 Rp. 50.000.000,-
Pengadaan
Perlengkapan Gedung Kantor
Jumlah perlengkapan gedung kantor yang diadakan
unit 6 Rp. 40.000.000,-
Pengadaan Peralatan Gedung Kantor
Jumlah peralatan gedung kantor yang diadakan
unit 10 Rp. 86.000.000,-
Pemeliharaan Rutin Berkala Kendaraan Dinas/Operasional
Jumlah kendaraan dinas/ operasional yang dipelihara
Unit 19 Rp. 65.000.000,-
Pemeliharaan Rutin/Berkala
Perlengkapan Gedung Kantor
Jumlah perlengkapan gedung kantor yang dipelihara
unit 12 Rp. 12.000.000,-
Pemeliharaan
Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor
Jumlah peralatan gedung kantor yang dipelihara
unit 85 Rp. 85.000.000,-
2. Kepala Sub Bagian Perencanaan Dan Pelaporan
Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD
Jumlah laporan yang tersusun
set laporan
1 Rp. 5.000.000,-
Penyusunan dan Evaluasi Rencana Kerja SKPD
Jumlah laporan yang tersusun
Dokumen 3 Rp. 5.000.000,-
Monitoring , Evaluasi dan Pengendalian Program/ Kegiatan SKPD
Jumlah laporan yang tersusun
laporan 28 Rp. 10.000.000,-
3. Kepala Sub Bidang Pembinaan Disiplin, Perundang-undangan dan Kesejahteraan Pegawai
Bimbingan Teknis Peraturan Perundang- undangan
Kepegawaian
Jumlah PNS yang mengikuti Bintek
Orang 58 Rp. 90.000.000,-
Pemberian
Penghargaan bagi PNS Berprestasi
Jumlah PNS yang mendapat satya lencana
Orang 75 Rp. 22.000.000,-
Proses Penanganan Kasus-kasus
Pelanggaran Disiplin PNS
Jumlah Pegawai ASN yang terkena kasus pelanggaran disiplin
Orang 34 Rp. 120.000.000,-
Monitoring dan Inspeksi Mendadak PNS
Jumlah SKPD yang disidak
OPD 50 Rp. 40.000.000,-
Fasilitasi Karpeg, Karis, Karsu, KPE & Taspen
Jumlah Kartu yang terfasilitasi
Lembar 2467 Rp. 40.000.000,- Evaluasi Kinerja
Pegawai
Jumlah Laporan Set 15 Rp. 30.000.000,-
4. Kepala Sub Bidang Dokumentasi dan Pengolahan data
Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian Daerah
Jumlah Aplikasi Kepegawaian yang dikembangkan
Aplikasi 6 Rp. 180.000.000,-
Pengelolaan Arsip Kepegawaian
Jumlah File Arsip yang dikelola dengan baik
ASN 4000 Rp. 77.500.000,-
Pemutakhiran Data SIMPEG
Jumlah data yang dimutakhirkan
ASN 10.133 Rp. 43.000.000,- 5. Kepala Sub Bidang
Mutasi Jabatan dan Staf
Penempatan PNS Jumlah SK mutasi yang ditetapkan
ASN 2500 Rp. 1.353.000.000,-
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 17
Penyelesaian Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara
Jumlah Pejabat Struktural yang melapokan LKHPN
Orang 700 Rp. 149.000.000,-
Uji Kompetensi Jabatan Jumlah PNS yang mengikuti Uji Kompetensi Jabatan
PNS 180 Rp. 825.721.500,-
6. Kepala Sub Bidang Penggajian,
Kepangkatan, Pemberhentian dan Pensiun
Pengiriman Ujian Kenaikan Pangkat Penyesuaian Ijazah
Jumlah PNS yang mengikuti ujian kenaikan pangkat PI
ASN 45 Rp. 35.000.000,-
Penyelesaian Kenaikan Pangkat PNS Satu Atap
Jumlah SK kenaikan pangkat yang terselesaikan
SK 1700 Rp. 120.000.000,-
Penyelesaian Surat Keputusan Pensiun PNS
Jumlah SK pensiun yang terselesaikan
SK 750 Rp. 40.000.000,-
Pengangkatan CPNS
ke PNS dan
Penjaringan Gaji
Jumlah CPNS yang diangkat menjadi
PNS dan
Penjaringan Gaji PNS
ASN 375 Rp. 20.000.000,-
7. Kepala Sub Bidang Diklat Pegawai
Pendidikan dan pelatihan prajabatan bagi CPNS
Jumlah CPNSD yang mengikuti diklat
CPNS 121 Rp. 500.000.000,-
Pendidikan dan pelatihan struktural bagi PNS Daerah
Jumlah pejabat yang mengikuti diklat struktural
Pejabat Eselon
50 Rp. 1.625.000.000,-
Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional bagi PNSD
Jumlah pejabat fungsional yang telah mengikuti diklat
ASN 460 Rp. 550.000.000,-
Pendidikan Manajemen kepegawaian dan Pelatihan teknis tugas dan Fungsi bagi PNS Daerah
Jumlah PNS yang mengikuti diklat
ASN 250 Rp. 2.200.000.000,-
8 Kepala Sub Bidang Pengadaan dan Pengembangan Pegawai
Penyelesaian
Administrasi Tugas Belajar, Ijin Belajar dan Ijin Gelar
Jumlah Surat ijin yang dikeluarkan
Ijin 300 Rp. 75.000.000,-
Pengiriman Ujian Dinas Kenaikan Pangkat
PNS yang mengikuti Ujian dinas
ASN 45 Rp. 30.000.000,-
Pengembangan dan pembinaan Jabatan fungsional
Jumlah laporan Set Laporan
1 Rp. 125.000.000,-
Seleksi Penerimaan CPNS (Pengadaan CPNS Pelamar Umum)
Jumlah formasi PNS pelamar umum yang terisi
Set Laporan
700 Rp. 1.053.000.000,-
Penyusunan formasi kepegawaian
Jumlah laporan Formasi
Orang 1 Rp. 50.000.000,- Penyelesaian
Administrasi Tugas Belajar, Ijin Belajar dan Ijin Gelar
Jumlah Surat ijin yang dikeluarkan
Formasi 300 Rp. 75.000.000,-
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 18
BAB III
AKUNTABILITAS KINERJA
Perbaikan pemerintahan dan sistem manajemen merupakan agenda penting dalam reformasi birokrasi yang sedang dijalankan oleh pemerintah saat ini. Sistem manajemen pemerintahan diharapkan berfokus pada peningkatan akuntabilitas serta sekaligus peningkatan kinerja yang berorientasi pada hasil (outcome). Maka pemerintah telah menetapkan kebijakan untuk penerapan sistem pertanggungjawaban yang jelas dan teratur dan efektif yang disebut dengan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah(SAKIP).
Akuntabilitas merupakan kata kunci dari sistem tersebut yang dapat diartikan sebagai perwujudan dari kewajiban seseorang atau instansi pemerintah untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber daya dan pelaksanaan kebijakan yang dipercayakan kepadanya dalam rangka pencapaian tujuan yang telah ditetapkan melalui media pertanggungjawaban dan berupa laporan akuntabilitas yang disusun secara periodik. Sebagai pedoman dalam penyusunan laporan akuntabilitas tersebut adalah Peraturan Menteri PAN dan RB Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi.
Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah atau disingkat dengan SAKIP tertuang dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang mana didalamnya menyebutkan SAKIP merupakan rangkaian sistematik dari berbagai aktivitas, alat dan prosedur yang dirancang untuk tujuan penetapan dan pengukuran, pengumpulan data, pengklarifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan kinerja pada instansi pemerintah, dalam rangka pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah.
Tujuan Sistem AKIP adalah untuk mendorong terciptanya akuntabilitas kinerja instansi pemerintah sebagai salah satu prasyarat untuk terciptanya pemerintah yang baik dan terpercaya. Sedangkan sasaran dari Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah:
1. Menjadikan instansi pemerintah yang akuntabel sehingga dapat beroperasi secara efisien, efektif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat dan lingkungannya.
2. Terwujudnya transparansi instansi pemerintah.
3. Terwujudnya partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan nasional.
4. Terpeliharanya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 19
Penyelenggaraan SAKIP ini dilaksanakan untuk menghasilkan sebuah laporan kinerja yang berkualitas serta selaras dan sesuai dengan tahapan - tahapan meliputi :
a. Rencana Strategis
Rencana strategis merupakan dokumen perencanaan instansi pemerintah dalam periode 5 (lima) tahunan. Rencana strategis ini menjadi dokemen perencanaan untuk arah pelaksanaan program dan kegiatan dan menjadi landasan dalam penyelenggaraan SAKIP. Penjelasan lebih lanjut mengenai rencana strategis akan ditulis pada posting selanjutnya.
b. Perjanjian Kinerja
Perjanjian kinerja adalah lembar/dokumen yang berisikan penugasan dari pimpinan instansi yang lebih tinggi kepada pimpinan instansi yang lebih rendah untuk melaksanakan program/kegiatan yang disertai dengan indikator kinerja. Perjanjian kinerja selain berisi mengenai perjanjian penugasan/pemberian amanah, juga terdapat sasaran strategis, indikator kinerja dan target yang diperjanjikan untuk dilaksanakan dalam 1 (satu) tahun serta memuat rencana anggaran untuk program dan kegiatan yang mendukung pecapaian sasaran strategis. Penjelasan lebih lanjut dapat dibaca di Penyusunan Perjanjian Kinerja.
c. Pengukuran Kinerja
Pengukuran kinerja merupakan langkah untuk membandingkan realisasi kinerja dengan sasaran (target) kinerja yang dicantumkan dalam lembar/dokumen perjanjian kinerja dalam rangka pelaksanaan APBN/APBD tahun berjalan.
Pengukuran kinerja dilakukan oleh penerima tugas atau penerima amanah pada seluruh instansi pemerintah. Penjelasan lebih lanjut mengenai pengukuran akan ditulis pada posting selanjutnya.
d. Pengelolaan Kinerja
Pengelolaan kinerja merupakan proses pencatatan/registrasi, penatausahaan dan penyimpanan data kinerja serta melaporkan data kinerja. Pengelolaan data kinerja mempertimbangkan kebutuhan instansi pemerintah sebagai kebutuhan manajerial, data/laporan keuangan yang dihasilkan dari sistem akuntansi dan statistik pemerintah. Penjelasan lebih lanjut mengenai pengelolaan kinerja akan ditulis pada posting selanjutnya.
e. Pelaporan Kinerja
Pelaporan kinerja adalah proses menyusun dan menyajikan laporan kinerja atas prestasi kerja yang dicapai berdasarkan Penggunaan Anggaran yang telah dialokasikan. Laporan kinerja tersebut terdiri dari Laporan Kinerja Interim dan Laporan Kinerja Tahunan. Laporan Kinerja Tahunan paling tidak memuat perencanaan strategis, pencapaian sasaran strategis instansi pemerintah, realisasi pencapaian sasaran strategis dan penjelasan yang memadai atas pencapaian kinerja.
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 20 f. Reviu dan Evaluasi Kinerja
Reviu merupakan langkah dalam rangka untuk meyakinkan keandalan informasi yang disajikan sebelum disampaikan kepada pimpinan. Reviu tersebut dilaksanakan oleh Aparat pengawasan intern pemerintah dan hasil reviu berupa surat pernyataan telah direviu yang ditandatangani oleh Aparat pengawasan intern pemerintah. Sedangkan evalusi kinerja merupakan evaluasi dalam rangka implementasi SAKIP di instansi pemerintah.
3.1. Pengukuran Kinerja
Kinerja (performance) adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi organisasi. Kriteria keberhasilan ini berupa tujuan- tujuan atau target-target tertentu yang hendak dicapai. Tanpa ada tujuan atau target, kinerja seseorang atau organisasi tidak mungkin dapat diketahui karena tidak ada tolok ukurnya.
Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penyelenggaraan administrasi publik memicu timbulnya gejolak yang berakar pada ketidakpuasan.
Tuntutan yang semakin tinggi diajukan terhadap pertanggungjawaban yang diberikan oleh penyelenggara negara atas kepercayaan yang diamanatkan kepada mereka. Dengan kata lain, kinerja instansi pemerintah kini lebih banyak mendapat sorotan, karena masyarakat mulai mempertanyakan manfaat yang mereka peroleh atas pelayanan instansi pemerintah.
Kondisi ini mendorong peningkatan kebutuhan adanya suatu pengukuran kinerja terhadap para penyelenggara negara yang telah menerima amanat dari rakyat. Pengukuran tersebut akan melihat seberapa jauh kinerja yang telah dihasilkan dalam suatu periode tertentu dibandingkan dengan yang telah direncanakan.
Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan antara kinerja yang (seharusnya) terjadi dengan kinerja yang diharapkan. Pengukuran kinerja ini dilakukan secara berkala (triwulan) dan tahunan. Pengukuran dan pembandingan kinerja dalam laporan kinerja harus cukup menggambarkan posisi kinerja instansi pemerintah
Kerangka Pengukuran kinerja di Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Pengukuran Kinerja tersebut mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menggantikan Intruksi Presiden No. 7 Tahun 1999
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 21
tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) serta Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Pengukuran Kinerja tersebut dilakukan dengan 2 (dua) metode pengukuran yaitu : 1. Makin Rendah Realisasi makin tinggi capaian kinerja; 2. Makin Tinggi Realisasi makin Baik Capaian Kinerja. Adapun pengukuran kinerja tersebut dengan rumus sebagai berikut :
Tabel 3.1
Skala Nilai Peringkat Kinerja
No INTERVAL NILAI
REALISASI KINERJA
KRITERIA PENILAIAN REALISASI KINERJA
(1) 91% ≤ 100% Sangat tinggi
(2) 76% ≤ 90% Tinggi
(3) 66% ≤ 75% Sedang
(4) 51% ≤ 65% Rendah
(5) ≤ 50% Sangat Rendah
Dalam penilaian kinerja tersebut, gradasi nilai (skala intensitas) kinerja suatu indikator dapat dimaknai sebagai berikut:
(1) Hasil Sangat Tinggi dan Tinggi
Gradasi ini menunjukkan pencapaian/realisasi kinerja capaian telah memenuhi target dan berada di atas persyaratan minimal kelulusan penilaian kinerja.
(2) Hasil Sedang
Gradasi cukup menunjukkan pencapaian/realisasi kinerja capaian telah memenuhi persyaratan minimal.
(3) Hasil Rendah dan Sangat Rendah
Gradasi ini menunjukkan pencapaian/realisasi kinerja capaian belum memenuhi/masih dibawah persyaratan minimal pencapaian kinerja yang diharapkan
Realisasi
Capaian indikator kinerja = X 100%
Rencana
Rencana – (Realisasi – Rencana)
Capaian indikator kinerja = X 100%
Rencana
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 22 3.2. Pencapaian Sasaran Strategis
Implementasi reformasi birokrasi merupakan suatu keharusan mengingat penyelenggaran pemerintah saat ini dihadapkan dengan tingginya tuntutan masyarakat terhadap peningkatan kinerja pemerintah.
Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Indonesia merupakan penggerak birokasi pemerintah harus ikut serta dalam perubahan mendasar menuju pemerintahan yang baik dan bersih.
Dalam Undang-undang Aparatur Sipil Negara (ASN) terdapat beberapa esensi pokok yang terkandung yakni bagaimana mewujudkan semua jabatan yang ada pada instansi pemerintah sebagai sebuah profesi Aparatur Sipil Negara yang akan memperkuat eksistensi dari para aparatur, memantapkan peran Pegawai Negeri Sipil sebagai perekat Negara Kesatuan Republik Indonesia, menciptakan Aparatur Sipil Negara yang bersih dari intervensi politik, meningkatkan kualitas pelayanan dan pengawasan, membangun sistem informasi manajemen kepegawaian yang akuntabel, menerapkan sistem penggajian skala tunggal, menciptakan kinerja PNS dan mengimplementasikan merit sistem.
Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten pada Tahun 2018 ini melakukan berbagai strategi dan kebijakan agar apa yang dicita- citakan dalam Undang-Undang Aparatur Sipil Negara tersebut tercapai.
Berikut capaian kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten Tahun 2017 - Tahun 2018.
Tabel 3.2
Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2017
No Sasaran Indikator Kinerja
Tahun 2017 Capaian
Kinerja Katagori 1 Meningkatnya Kompetensi
ASN Kabupaten Klaten
Persentase ASN yang memenuhi
target SKP 99,99 Sangat
Tinggi Persentase pejabat struktural yang
telah mengikuti diklat struktural 23,75 Sangat Rendah Rata-rata tingkat kehadiran ASN
dalam 1 tahun 95 Sangat
Tinggi 2 Meningkatnya kualitas
layanan Administrasi kepegawaian
Survey Kepuasan Masyarakat 89,73 Tinggi Tingkat akurasi data kepegawaian 100 Sangat
Tinggi 3 Meningkatnya akuntabilitas
laporan keuangan dan aset yang handal
Skor Nilai Peringkat Kinerja 75 Sedang
Persentase temuan
pengelolaan anggaran SKPD oleh BPK/ inspektorat yang ditindaklanjuti
100 Sangat
Tinggi
Nilai Rata - rata 83,21 Tinggi
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 23
Sehubungan dengan adanya reviuw terhadap Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Klaten dan hal tersebut diikuti juga dengan perubahan Rencana Strategis (Renstra) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten, maka dalam hal ini menyebabkan adanya perubahan terhadap sasaran pada Rencana Strategis (Renstra) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten dimana pada Renstra sebelumnya memiliki 3 (tiga) sasaran yang ingin di capai, namun dengan dilakukannya reviuw dan perubahan oleh BAPPEDA, Inspektorat dan Bagian Organisasi terhadap Renstra yang telah disusun, maka yang sebelumnya Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten memiliki 3 (tiga) sasaran dan 7 (tujuh) indikator sasaran, pada Renstra perubahan saat ini hanya memiliki 1 (satu) Tujuan dan 1 (satu) Sasaran serta 1 (satu) indikator Sasaran ini dapat dilihat pada tabel berikut :
Tabel 3.3
Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2018
No Sasaran Indikator Kinerja
Tahun 2018 Target Capaian
Kinerja
Persentase
Capaian Katagori 1 Meningkatnya
Profesionalitas Pegwai Kabupaten Klaten
Indek Profesionalitas Pegawai
84,06 74,00 88,36 Tinggi
Tabel 3.4
Rekapitulasi Capaian Sasaran Tahun 2018 per-triwulan
No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Satuan Target
Tahunan Triwulan Target Realisasi Prosentase
1
Meningkatnya Profesionalitas Pegawai
Kabupaten Klaten
Indek Profesionalitas
Pegawai
Index 84,06
Triwulan 1 0 0 0
Triwulan 2 0 0 0
Triwulan 3 0 0 0
Triwulan 4 84,06 74 88,36
Dilihat dari 2 Tabel diatas bahwa Capaian Kinerja Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah di Tahun 2017 sampai dengan Tahun 2018 kategorinya sama yaitu “Tinggi”. Pada Tahun 2018 ini dikarenakan pelaksanaaan program – program dan kegiatan prioritas dalam mencapai sasaran kinerja memberikan kontribusi yang cukup besar bahkan melampaui target yang telah ditetapkan dalam rencana kinerja yang telah ditetapkan oleh masing – masing level eselon pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten.
Faktor-faktor lain yang mendukung tercapainya kinerja yang sangat
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 24
tinggi oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten yaitu adanya dukungan dari pihak-pihak lain yang melakukan kerjasama dan selain itu juga didukung oleh kinerja aparatur pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten yang sudah menggunakan system komputerisasi diantaranya : Sistem aplikasi pegawai SAPK (Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian) yang dibangun oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang merupakan sistem online Kenaikan Pangkat dan Pensiun juga menggunakan sistem aplikasi e-Formasi yaitu sistem aplikasi yang dibangun Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara untuk mempermudah dalam penentuan kebutuhan pegawai, dan juga sistem absensi yang terintegrasi sehingga dapat memantau tingkat kehadiran ASN yang tepat waktu serta E-kinerja yang saat ini dalam proses pembangunan sistem dalam upaya penilaian kinerja ASN kabupaten Klaten.
3.3. Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja
Sasaran Strategis “Meningkatnya Profesionalitas Pegawai”
Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut memiliki kompetensi dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Setidaknya terdapat 3 kompetensi kunci yang wajib dimiliki oleh pegawai ASN, yakni kompetensi teknis, kompetensi manajerial, dan kompetensi sosial kultural.
Kompetensi teknis diukur dari tingkat dan spesialisasi pendidikan, pelatihan teknis fungsional, dan pengalaman bekerja secara teknis.
Sedangkan kompetensi manajerial yang diukur dari tingkat pendidikan, pelatihan struktural atau manajemen, dan pengalaman kepemimpinan.
Sementara kompetensi sosial kultural diukur dari pengalaman kerja berkaitan dengan masyarakat majemuk dalam hal agama, suku, dan budaya sehingga memiliki wawasan kebangsaan.
Dalam rangka melaksanakan amanat Undang- Undang Aparatur Sipil Negara bahwa Badan Kepegawaian Negara harus menjalankan fungsi pembinaan dan penyelenggaraan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) dari awal sampai dengan pensiun dan Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten membantu Fungsi Badan Kepegawaian Negara di tingkat Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten. Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten berupaya Meningkatkan Kompetensi ASN Kabupaten Klaten. Hal merupakan prioritas BKPPD Kabupaten Klaten yang tercantum dalam Sasaran Strategis Renstra BKPPD Kabupaten Klaten. Dari hasil pengukuran capaian kinerja sasaran yang dilakukan Tahun 2018 sebagai berikut :
LKJiP Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten 2018 25
Tabel 3.5
Pengukuran Capaian Kinerja Sasaran Strategis
No Indikator Kinerja Capaian 2017
Tahun 2018 Target
Akhir Renstra
2021
Capaian s/d 2018 terhadap 2021 (%) Target Realisasi Prosentase Kriteria
Penilaian
1.
Indek Profesionalitas Pegawai Kabupaten
Klaten
101,34 % 84,06 74 88,03 % Tinggi 87,36 84,70 %
Sasaran Strategis Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah Kabupaten Klaten yaitu : Meningkatnya Kompetensi ASN, dimana hasil pengukuran indikator kinerja sasarannya memiliki kriteria penilaian “Tinggi”
sehingga dapat disimpulkan untuk Capaian Sasaran Strategisnya memiliki kriteria penilaian “Tinggi”
Dengan pengukuran indek profesionalitas ASN tujuan yang hendak dicapai akan diketahui jumlah dan tingkat profesionalisme pegawai ASN dilihat dari aspek kompetensi, kinerja, pemberian gaji dan tunjangan, serta tingkat disiplin. Hal ini akan menggambarkan manfaat baik bagi pemerintah sebagai pemberi kerja dan bagi pegawai ASN sebagai pekerja. Pemerintah akan mendapatkan data tentang berapa jumlah dan tingkat profesionalime ASN baik dari sisi kompetensi, kualifikasi, kinerja, dan disiplin untuk evaluasi guna melakukan perbaikan. Sedangkan bagi pegawai ASN dapat digunakan sebagai evaluasi untuk memperbaiki kelemahan dan meningkatkan kompetensi, kinerja, kesejahteraan dan disiplin.
Nilai Indek Profesionalisme Pegawai ASN di Kabupaten Klaten mencapai 74 dari target 84,06 dapat dikatakan akan tercapai dikarenakan dari jumlah pegawai ASN Kabupaten Klaten 9.899 baru 5.663 yang menginput ke aplikasi Indek Profesionalisme Pegawai ASN.
Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas bahwa Indek Profesionalitas Pegawai tersebut terdiri dari Kompetensi, Kinerja dan disiplin, melihat dari capaian di tahun 2018 ini yang tidak mencapai target yang direncanakan, hal ini dikarenakan adanya penurunan dari komponen penunjang yaitu disiplin karena adanya akumulasi kasus-kasus pelanggaran disiplin tahun sebelumnya yang belum terselesaikan sehingga ini menyebabkan tingginya angka pelanggaran namun pada komponen lain seperti kinerja menunjukkan peningkatan bahkan melebihi target yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk kompenen kompetensi juga terjadi penurunan hal ini ddikarenakan masih ada pegawai yang belum melakukan input pada aplikasi Indek Profesionalitas Pegawai terutama para guru.