RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Guru an : SDIT Lukmanul Hakim
Kelas/Semester : 5/I
Tema : 4. Sehat Itu Penting
Subtema : Menerapkan hidup sehat dalam kehidupan sehari hari Pembelajaran ke : 3
Alokasi Waktu : 10 menit
A. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah menyimak penjelasan guru, siswa dapat memahami gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah
2. Melalui games Make A Match, siswa dapat mengidentifikasi gangguan kesehatan pada darah manusia yang disebabkan oleh keturunan dan nonketurunan
B. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi
Waktu
Pendahuluan
▪ Guru memberikan salam dan mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing- masing.
▪ Guru mempersiapkan siswa untuk mengikuti pelajaran dan mengecek kehadiran siswa memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran.
▪ Menginformasikan tema yang akan dibelajarkan yaitu tentang
”Sehat Itu Penting”.
▪ Guru menyampaikan tujuan pembelajaran
2 menit
Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi Waktu
Inti
Tahap 1
Orientasi pada masalah
➢ Siswa diperlihatkan peta konsep, dan mendengarkan penjelasan yang diberikan guru.
➢ Siswa bersama sama dengan guru menyebutkan ganguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah
➢ Salah satu siswa diminta untuk menyebutkan kembali gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah
Tahap 2
Pengorganisasian Belajar
➢ Siswa dibagi menjadi 2 kelompok
➢ Guru membagikan kartu biru pada kelompok 1 yang bertuliskan gangguan kesehatan pada darah dan karrtu putih pada kelompok 2 yang bertuliskan factor penyebab gangguan kesehatan pada darah
➢ Siswa diberikan waktu 5 menit untuk saling menemukan pasangan yang tepat antara gangguan kesehatan pada darah manusia dengan factor penyebab gangguan kesehatan
➢ Yang sudah mendapatkan pasangan jawaban yang tepat melaporkan pada guru
➢ Guru memberikan penguatan kepada seluruh siswa atas usaha mendapatkan pasangan sebagai jawaban yang tepat Tahap 3
Pembelajaran Terbimbing
➢ Siswa secara individu mengerjakan lembar kerja yang diberikan oleh guru.
➢ Setelah selesai, guru bersama siswa membahas lembar kerja yang telah dikerjakan.
6 Menit
Penutup ▪ Siswa dengan bimbingan guru menyimpulkan hasil diskusi.
▪ Melakukan penilaian hasil belajar
▪ Mengajak semua siswa berdo’a menurut agama dan keyakinan masing-masing (untuk mengakhiri kegiatan pembelajaran) Religius
2 menit
A. PENILAIAN (ASESMEN)
Penilaian terhadap materi ini dapat dilakukan sesuai kebutuhan guru yaitu dari pengamatan sikap, tes pengetahuan dan presentasi unjuk kerja atau hasil karya/projek dengan rubric penilaian.
Mengetahui Kepala Sekolah,
MARTEN MAHADJANI, S.Pd NIP.
Lomboto, 18 April 2022 Guru Kelas 5 FEBRIYANINGSI, S.Pd NIP.
Materi pembelajaran
Gangguan Kesehatan pada Jantung dan Pembuluh Darah Manusia
Peredaran darah manusia sangat berperan penting bagi tubuh. Oleh karena itu, organ-organ peredaran darah harus selalu dijaga kesehatannya. Sistem peredaran darah manusia tersusun atas jantung. pembuluh darah, dan darah. Jika salah satu organ mengalami gangguan, peredaran darah akan mengalami gangguan dan tidak dapat bekerja dengan baik. Gangguan kesehatan dapat terjadi di jantung, pembuluh darah, atau darah. Berikut beberapa gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah.
1. Jantung Koroner
Jantung koroner ditandai dengan adanya penyumbatan pada pembuluh darah oleh berbagai macam zat, misalnya lemak dan zat kapur. Penyumbatan ini menyebabkan aliran darah ke jantung menjadi terhambat sehingga jantung tidak dapat bekerja dengan baik. Gejala yang ditimbulkan oleh penyakit ini, antara lain sesak napas, nyeri pada bagian tertentu, dan cepat lelah.
2. Hipertensi dan Hipotensi
Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah di dalam pembuluh arteri meningkat. Hipertensi merupakan istilah untuk tekanan darah tinggi, yaitu lebih dari 120/80 mmHg. Tekanan darah normal sama dengan atau lebih rendah dari 120/80 mmHg. Angka 120 menunjukkan tekanan darah saat jantung berkontraksi. Angka 80 menunjukkan tekanan darah saat jantung berelaksasi. Faktor yang dapat menyebabkan hipertensi, antara lain usia lanjut, gaya hidup tidak sehat, jarang berolahraga, dan stres.
Sementara hipotensi atau tekanan darah rendah merupakan kondisi ketika tekanan darah di dalam pembuluh arteri menurun, yaitu lebih rendah dari 90/60 mmHg. Faktor yang dapat menyebabkan hipotensi, antara lain faktor usia, kondisi cuaca, dan efek samping obat-obatan.
3. Varises
Varises ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit berwarna keunguan. Hal itu disebabkan oleh adanya gangguan atau hambatan pada pembuluh darah vena dalam mengalirkan darah.
Selain adanya benjolan, varises ditandai dengan gejala pegal-pegal, rasa panas dan perih, serta
lelah di bagian tungkai. Penyebab varises, antara lain faktor keturunan dan terlalu lama berdiri atau duduk bersila terus-menerus.
Gangguan Kesehatan pada Darah Manusia
Gangguan kesehatan pada darah dapat disebabkan oleh faktor keturunan dan nonketurunan.
Berikut contoh gangguan kesehatan pada darah manusia nonketurunan.
1. Anemia
Anemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Penyebab anemia antara lain pendarahan yang hebat, kekurangan zat besi, dan gangguan pembuatan sel darah merah pada tulang. Gejala yang ditimbulkan oleh anemia, antara lain mudah cepat lelah, lemas, sakit kepala, dan wajah terlihat pucat. Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi misalnya bayam, telur, kacang9-kacangan, ikan, dan daging sapi.
2. Leukemia
Leukemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah putih lebih banyak dibandingkan sel darah merah.
Hal ini disebabkan adanya produksi berlebihan sel darah putih pada sumsum tulang. Akibatnya, sel darah putih akan memakan sel darah merah sehingga tubuh menjadi kekurangan sel darah merah.
3. Demam Berdarah
Demam berdarah merupakan infeksi virus dengue yang menyerang komponen darah, yaitu trombosit atau Keping darah. Jumlah trombosit dan sel darah putih menurun akibat infeksi tersebut. Penderita demam berdarah dapat mengalami perdarahan. Penderita demam berdarah harus segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Gangguan peredaran darah yang bukan disebabkan oleh faktor keturunan dapat dicegah dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat tersebut, antara lain makan makanan yang bergizi, olahraga teratur, serta cukup
tidur dan istirahat.
Berikut contoh gangguan kesehatan pada darah karena faktor keturunan.
1. Hemofilia
Hemoflia adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah. Penderita hemofilia akan mengalami perdarahan lebih lama dibanding orang normal saat terjadi luka. Hemofilia dapat ditangani dengan pemberian obat, baik untuk mencegah timbulnya perdarahan maupa mengobati saat terjadi perdarahan.
2. Thalasemia
Thalasemia adalah kelainan pada darah yang tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin. Hemoglobin adalah protein pembentuk sel darah merah yang berguna untuk mengikat oksigen dan membawanya ke seluruh tubuh. Pada penderita thalasema sel darah merah tidak bisa berfungsi dengan baik dan mudah rusak sehingga oksigen yang dialirkan ke seluruh tubuh tidak cukup. Gejala penyakit ini, antara lain mudah merasa lelah, lemah, hingga sesak napas. Penderita thalasemia juga dapat mengalami anemia.
1. Tulislah pada kolom dibawah ini tentang penyebab gangguan kesehatan pada jantung dan pembuluh darah !
2. Tilislah penyebab dan cara mengatasi gangguan kesehatan pada darah manusia yang disebabkan faktor non keturunan!
3. sebutkan 2 contoh gangguan kesehatan pada darah manusia yang desbabkan oleh faktor keturunan !
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Lampiran:
PEDOMAN PENSKORAN
No KUNCI SOAL SKOR KET
1. 1 Jantung Koroner 5
Jantung koroner ditandai dengan adanya penyumbatan pada pembuluh darah oleh berbagai macam zat, misalnya lemak dan zat kapur.
2. Hipertensi dan Hipotensi
Hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah di dalam pembuluh arteri meningkat. Faktor yang dapat menyebabkan hipertensi, antara lain usia lanjut, gaya hidup tidak sehat, jarang berolahraga, dan stres.
5
Sementara hipotensi atau tekanan darah rendah merupakan kondisi ketika tekanan darah di dalam pembuluh arteri menurun,. Faktor yang dapat menyebabkan hipotensi, antara lain faktor usia, kondisi cuaca, dan efek samping obat-obatan.
3.Varises ditandai dengan munculnya benjolan pada kulit berwarna keunguan. Hal itu disebabkan
oleh adanya gangguan atau hambatan pada pembuluh darah vena dalam mengalirkan darah.
5
5
JUMLAH SKOR 20
2. 1. Anemia
Anemia merupakan penyakit yang disebabkan oleh kurangnya sel darah merah dalam tubuh. Penyebab anemia antara lain pendarahan yang hebat, kekurangan zat besi, dan gangguan pembuatan sel darah merah pada tulang.
. Anemia dapat dicegah dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi misalnya bayam, telur, kacang9-kacangan, ikan, dan daging sapi.
2. Leukemia
Leukemia merupakan kondisi ketika jumlah sel darah putih lebih banyak dibandingkan sel darah merah. Hal ini disebabkan adanya produksi berlebihan sel darah putih pada sumsum tulang. Akibatnya, sel darah putih akan memakan sel darah merah sehingga tubuh menjadi kekurangan sel darah merah.
3. Demam Berdarah
Demam berdarah merupakan infeksi virus dengue yang menyerang komponen darah, yaitu trombosit atau Keping darah. Jumlah trombosit dan sel darah putih menurun akibat infeksi tersebut.
5
5
5
JUMLAH SKOR 15 3 1. Hemofilia
Hemoflia adalah penyakit keturunan yang menyebabkan tubuh kekurangan protein yang dibutuhkan dalam proses pembekuan darah.
2.Thalasemia
Thalasemia adalah kelainan pada darah yang tidak dapat memproduksi cukup hemoglobin.
3
3
JUMLAH SKOR 9
JUMLAH SKOR SELURUH 44
KET :
Nilai = Total skor perolehan x 100 Skor maksimal
PENILAIAN PROSES DAN HASIL BELAJAR Penilaian Sikap
No Nama
Perubanan tingkah laku
Santun Peduli Tanggung Jawab K C B SB K C B SB K C B SB
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 ...
2 ...
3 ………..
4 ………..
5 ………..
Dst ………..
Keterangan:
K (Kurang) : 1, C (Cukup) : 2, B (Baik) : 3, SB (Sangat Baik) : 4 Penilaian Pengetahuan dan Keterampilan: tes tertulis
No Nama Kelompok
Aspek Penilaian
Pengetahuan Keterampilan
4 3 2 1 4 3 2 1
1.
2.
3.
4.
Ketrangan :
4 = Sangat Baik, 3 = Baik, 2 =Cukup, 1 = Perlu Pendampingan LEMBAR OBSERVASI KEAKTIFAN SISWA DALAM DISKUSI
NO NAMA SISWA
Sanga t Aktif
Aktif Kurang Aktif
Tida k Aktif
4 3 2 1
1. ...
2.
3.
4.
5.
Keterangan rubrik observasi
• Sangat aktif : tidak minder,selalu memberikan jawaban tepat,menjadi motor di kelompok danmenghargai teman dalam diskusi
• Aktif : tidak minder, memberikan jawaban tepat,menghargai teman dalam diskusi
• Kurang aktif : minder,kurang responsif,kurang tepat dalam menjawab
• Tidak aktif : minder,tidak mau bekerja dan diam menunggu diajak teman