SELATAN
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
RENCANA KERJA ( RENJA ) OPD
TAHUN ANGGARAN 2022
Rencana Kerja BAPPEDA Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 i KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kesehatan kepada kami, sehingga penyusunan Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 dapat diselesaikan.
Penyusunan Rancangan Akhir Rencana Kerja Bappeda ini mengacu kepada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian Dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah. Berdasarkan peraturan tersebut, rancangan Renja-SKPD disusun dengan mengacu pada rancangan RKPD, Renstra-SKPD, hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan periode sebelumnya, masalah yang dihadapi, dan usulan program serta kegiatan yang berasal dari masyarakat.
Kami menyadari bahwa hasil dari penyusunan Rancangan Akhir Rencana Kerja ini belum sempurna baik dari penyajiannya maupun cakupan informasi yang diharapkan. Untuk itu kritik dan saran sangat kami harapkan demi perbaikan pada penyusunan yang akan datang.
Akhir kata, kami berharap mudah-mudahan Rancangan Akhir Rencana Kerja ini dapat bermanfaat sebagai acuan bagi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah baik dalam merumuskan program dan kegiatan maupun dalam menilai tingkat pencapaian kinerja organisasi.
Rencana Kerja BAPPEDA Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 ii
DAFTAR ISI Halaman KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii
BAB I : PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ……… 1
1.2 Landasan Hukum …..……… 3
1.3 Maksud dan Tujuan……….. 5
1.4 Sistematika Penulisan ………. 6
BAB II : EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGNAN DAERAH TAHUN 2019 2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja SKPD Tahun lalu dan capaian Renstra SKPD ……… 7
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan SKPD ……….. 18
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan fungsi SKPD ………. 2.4 Review terhadap Rancangan Awal RKPD …… 2.5. Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat ……… 23 25 31 BAB III : TUJUAN, SASARAN, PROGRAM DAN KEGIATAN 3.1 Telaahan terhadap kebijakan Nasional dan Pemerintah Daerah ……….. 32
3.2 Tujuan dan sasaran Renja Bappeda Kota Tangerang Selatan ……… 36
3.3 Program dan Kegiatan ………. 37
BAB IV : PENUTUP ………... 48
BAB I PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Dalam rangka pencapaian Visi dan Misi dalam pembangunan wilayah serta guna tercapainya kesejahteraan masyarakat maka dibutuhkan perencanaan yang baik. Undang-undang No 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional telah mewajibkan setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Kerja (Renja) OPD sebagai pedoman kerja selama periode 1 (satu) tahun dan berfungsi untuk menterjemahkan perencanaan strategis lima tahunan yang dituangkan dalam Renstra OPD kedalam perencanaan tahunan yang sifatnya lebih operasional.
Renja OPD merupakan sebuah dokumen rencana resmi daerah yang dipersyaratkan untuk mengarahkan program dan kegiatan pelayanan OPD khususnya, dan pembangunan daerah pada umumnya. Renja OPD memiliki fungsi yang sangat fundamental dalam sistem perencanaan daerah, karena Renja OPD merupakan produk perencanaan pada unit organisasi pemerintah terendah dan terkecil. Renja OPD berhubungan langsung dengan pelayanan pada masyarakat yang merupakan tujuan utama penyelenggaraan pemerintahan daerah. Kualitas penyusunan Renja OPD sangatlah menentukan pada kualitas pelayanan pada publik.
Keterkaitan antara Renja OPD dengan dokumen perencanaan lain seperti RKPD dan Renstra OPD sangat erat dan tidak dapat dipisahkan karena Renja OPD merupakan penjabaran dari Dokumen Perencanaan yang ada diatasnya seperti RKPD, Rensta OPD dan RPJMD. Renja OPD disusun oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (OPD) secara terpadu, partisipatif dan demokratis. Renja digunakan sebagai dasar penyusunan rencana Keja Anggaran (RKA) perangkat daerah unuk menyusun Anggaran Belanja Penapatan Daerah (APBD) Kota dan sebagai dasar pengusulan program/kegiatan yang akan dibiayai APBD Propinsi dan APBN.
Proses penyusunan Renja OPD dimulai dengan persiapan penyusunan Renja OPD dengan mengumpulkan pengolahan data dan informasi. Menganalis gambaran pelayanan OPD untuk menentukan isu-isu penting penyelenggaraan tugas dan fungsi OPD sehingga perumusan tujuan dan sasaran yang
dihasilkan berdasarkan review hasil evaluasi renja OPD tahun lalu berdasarkan Renstra OPD yang didasarkan pada penalaahan rancangan awal RKPD. Selanjutnya menjadi perumusan kegiatan prioritas yang juga didasarkan kepada penelaahan usulan kegiatan masyarakat. Berdasarkan Permendagri No.54 Tahun 2010 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah, proses penyusunan Renja OPD terdiri dari tiga tahapan utama yaitu tahap persiapan penyusunan, tahap penyusunan rancangan, dan tahap penetapan renja OPD.
Tahapan persiapan meliputi pembentukan tim penyusun RKPD dan Renja OPD, orientasi mengenai RKPD dan Renja OPD, penyusunan agenda kerja, serta penyiapan data dan informasi. Penyusunan rancangan Renja OPD merupakan tahapan awal yang harus dilakukan sebelum disempurnakan menjadi dokumen Renja OPD yang definitif.
Rencana Kerja Satuan Perangkat Daerah (Renja OPD) Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 memuat berbagai program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022, yang merupakan penjabaran dari Visi, Misi dan Program dari Renstra Bappeda Kota Tangerang Selatan Tahun 2021-2026. Renja Bappeda Tahun 2022 memiliki fungsi dan peran yang strategis dalam sistem perencanaan pembangunan daerah, karena Renja Bappeda Tahun 2022 pada dasarnya adalah pelaksanaan dokumen Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Tangerang Selatan Tahun 2022.
Dalam prosesnya, penyusunan rancangan Renja OPD mengacu pada kerangka arahan yang dirumuskan dalam rancangan awal RKPD. Oleh karena itu penyusunan rancangan Renja OPD dapat dikerjakan secara simultan/paralel dengan penyusunan rancangan awal RKPD, dengan fokus melakukan pengkajian terlebih dahulu terhadap kondisi eksisting OPD, evaluasi pelaksanaan Renja OPD tahun-tahun sebelumnya dan evaluasi kinerja terhadap pencapaian Renstra OPD. Tahap penetapan rancangan akhir Rencana Kerja OPD dilakukan dengan pengesahan oleh Kepala Daerah, selanjutnya Kepala OPD menetapkan Renja OPD untuk menjadi pedoman di lingkungan OPD dalam menyusun program dan kegiatan prioritas OPD pada tahun anggaran berkenaan.
1.2. Landasan Hukum
Produk-produk hukum yang digunakan sebagai landasan dalam penyusunan Rencana Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 ini adalah sebagai berikut :
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangerang Selatan di Provinsi Banten;
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang tentang Pemerintahan Daerah;
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 17 Tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025;
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
5. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
6. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara;
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 39 tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan;
8. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 58 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah;
9. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2005 tentang Dana Perimbangan;
10. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah;
11. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
12. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2015 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Tahun 2015–2021;
13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;
14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2016;
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Daerah;
16. Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah;
17. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Evaluasi Pembangunan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah, Serta Tata Cara Perubahan Rencanan Pembangunan
18. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 15 Tahun 2011 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Tangerang Selatan Tahun 2011-2031;
19. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 8 Tahun 2008 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Tangerang Selatan 2005-2025
20. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 18 tahun 2016 tentang Organisasi Perangkat Daerah Kota Tangerang Selatan;
21. Peraturan Daerah Kota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2017 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2017;
22. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 1 Tahun 2017 tentang Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2017;
23. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 533 Tahun 2014 tentang Rencana Kerja Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan Tahun 2015;
24. Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 70 Tahun 2016 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan;
1.3. Maksud dan Tujuan
Maksud penyusunan Renja Bappeda Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 adalah untuk memenuhi kebutuhan akan adanya dokumen perencanaan tahunan yang menjadi acuan dalam penyusunan program dan kegiatan, tolok ukur penilaian kinerja serta sebagai perangkat untuk mencapai harmonisasi perencanaan pembangunan daerah bagi Bappeda Kota Tangerang Selatan pada tahun 2022.
Tujuan penyusunan Renja Bappeda Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 adalah:
1. Sebagai pedoman dalam menentukan prioritas program dan kegiatan Tahun 2022
2. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Bappeda dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi.
3. Memudahkan seluruh jajaran aparatur Bappeda untuk memahami arah kebijakan dan program serta kegiatan operasional Tahun 2022.
4. Sebagai dokumen pelaksanaan program dan kegiatan yang berpedoman pada RKPD Kota Tangerang Selatan Tahun 2022.
5. Sebagai acuan Bappeda dalam melaksanakan penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) Bappeda;
6. Menjaga kontinuitas kegiatan dan proses pembangunan agar selaras dengan program tahunan daerah;
7. Sebagai alat kontrol organisasi dalam mengendalikan perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan tahunan;
8. Sebagai acuan dalam melaksanakan evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan;
1.4. Sistematika Penulisan
Sistematika penulisan Rencana Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Tangerang Selatan Tahun 2022 ini adalah sebagai berikut.
BAB I : Pendahuluan.
1.1 Latar Belakang 1.2 Landasan Hukum 1.3 Maksud dan Tujuan
1.4 Sistematika Penulisan
BAB II : Evaluasi Pelaksanaan Renja BAPPEDA Tahun 2020.
2.1 Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra OPD.
2.2 Analisis Kinerja Pelayanan OPD.
2.3 Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi OPD 2.4 Review Terhadap Rancangan Awal RKPD.
2.5 Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat BAB III : Tujuan, Sasaran, Program dan Kegiatan
3.1 Telaahan Terhadap Kebijakan Nasional.
3.2 Tujuan dan Sasaran Renja OPD.
3.3 Program dan Kegiatan BAB V : Penutup.
BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENCANA KERJA BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
TAHUN 2020
Untuk mengetahui dan menilai pelaksanaan rencana pembangunan perlu dilakukan evaluasi Rencana Kerja SKPD dengan mengidentifikasi apakah pelaksanaan pembangunan sesuai dengan target kinerja yang telah ditetapkan sehingga dapat dikatahui efektivitas pelaksanaan proses perencanaan pembangunan dan kendala-kendala dalam pelaksanaan pembangunan. Hasil evaluasi tersebut sebagai bahan pertimbangan kebijakan di tahun berikutnya.
2.1. Evaluasi Pelaksanaan Renja OPD Tahun Lalu dan Capaian Renstra OPD
Bappeda Kota Tangerang Selatan pada tahun 2020 telah melaksanakan 6 program dan 22 Kegiatan dengan rincian sebagai berikut :
Program Pengembangan Data Dan Statistik Daerah
a. Kegiatan Penyusunan dan pengembangan data dan Informasi
b. Kegiatan Pengumpulan, Kompilasi, Penyusunan dan Diseminasi data dan Statistik Daerah
Perencanaan Pembangunan Daerah
c. Kegiatan Koordinasi Penelitian dan Pengembangan inovasi Pembangunan Daerah
d. Kegiatan Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
e. Kegiatan Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kependudukan
f. Kegiatan Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemerintahan Umum
g. Kegiatan Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Sumber Daya Masyarakat (SDM) dan Kesejahteraan Masyarakat
h. Kegiatan Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Ekonomi
i. Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
j. Kegiatan Penyusunan RKPD Kota Tangerang Selatan
k. Kegiatan Penyusunan Analisa Standar Belanja
l. Kegiatan Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Program dan kegiatan
m. Kegiatan Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup
n. Kegiatan Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pekerjaan Umum dan Perhubungan
o. Kegiatan Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Permukiman
p. Kegiatan Penyusunan RPJMD Kota Tangerang Selatan Program Pengembangan Pengelolaan Keuangan Daerah
q. Kegiatan Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset Program Pengembangan Sistem Manajemen Sumber Daya Aparatur r. Kegiatan Pembinaan, Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan
Aparatur
Program Penelitian Dan Pengembangan Daerah
s. Kegiatan Penyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan Daerah t. Kegiatan Pengembangan Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah u. Kegiatan Fasilitasi Pengembangan Pembiayaan Pembangunan
Program Kerjasama Pembangunan Dan Kewilayahan
v. Kegiatan Koordinasi Perencanaan Pengembangan Kerjasama Pembangunan
Program Pelayanan Administrasi Dan Sarana Prasarana Perkantoran w. Kegiatan Penyediaan dan Pemeliharaan Barang dan Jasa Perkantoran
Koordinasi Penelitian dan Pengembangan inovasi Pembangunan Daerah
Terhadap masing-masing program tersebut akan dianalisis berdasarkan capaian sasaran sebagai berikut :
Sasaran 1 : Meningkatnya keselarasan perencanaan pembangunan daerah yang berkualitas Indikator Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian
Sasaran (%) Tingkat keselarasan antar dokumen
perencanaan % 100 99,73 99,73%
Sasaran 2 : Terakomodirnya aspirasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah
Indikator Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian Sasaran (%) Persentase Aspirasi Masyarakat
melalui Musrenbang dan reses yang telah masuk dalam dokumen
% 80 100 125 %
perencanaan yang dilaksanakan oleh PD
Sasaran 3 : Meningkatnya kinerja pembangunan daerah
Indikator Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian Sasaran (%) Persentase capaian indikator
RPJMD sesuai target % 85 86,62 102 %
Sasaran 4 : Meningkatnya penerapan hasil penelitian dan pengembangan dalam perencanaan
pembangunan daerah
Indikator Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian Sasaran (%) Persentase hasil penelitian dan
pengembangan yang dimanfaatkan
dalam Perumusan Kebijakan % 70 81,25 116%
Sasaran 5 : Meningkatnya kinerja pelayanan Bappeda Indikator Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian
Sasaran (%)
Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) % 75 77,94 104%
Rekapitulasi Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Perangkat Daerah dan Pencapaian Renstra Badan Perencanaan Pembangunan tahun 2021
Kota Tangerang Selatan Nama Perangkat Daerah : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kode Urusan/Bidang Urusan Pemerintahan Daerah Dan Program/Kegiatan
Indikator Kinerja Program
(outcomes)/
Kegiatan (output)
Target Kinerja Capaian Program (Renstra Perangkat
Daerah) Tahun 2022
Realisasi Target Kinerja Hasil Program dan Keluaran Kegiatan s/d
dengan tahun 2019
(n-3)
Target dan Realisasi Kinerja Program dan
Kegiatan Tahun Lalu (n-2) Target program dan
kegiatan (Renja Perangkat
Daerah tahun 2021
n-1)
Perkiraan Realisasi Capaian Target Renstra Perangkat Daerah s/d tahun berjalan
Target Renja Perangkat
Daerah tahun 2020
(n-2)
Realisasi Renja Perangkat
Daerah 2020 tahun (n-
2)
Tingkat Realisasi
(%)
Realisasi Capaian Program dan Kegiatan s/d tahun berjalan
2021 (tahun n-1)
Tingkat Capaian Realisasi
Target Realisasi
1 2 3 4 5 6 7 8=(7/6) 9 10=(5+7+9) 11=(10/4)
PENGEMBANGAN DATA DAN STATISTIK DAERAH
Ketersediaan data pendukung perencanaan dan pengendalian pembangunan Kota
Tangerang Selatan 4 dokmen 4 dokmen 4 dokmen 4 dokmen
100%
3 dokmen 0 0
Penyusunan dan pengembangan data dan Informasi
Meningkatnya kinerja
pelayanan Bappeda 75 75 75 75 100% 0 0 0
Pengumpulan, Kompilasi, Penyusunan dan Diseminasi data dan Statistik Daerah
Meningkatnya penerapan dokumen penelitian dan pengembangan dalam
pembangunan daerah 3Dokumen 3Dokumen 3Dokumen 3Dokumen 100% 3Dokumen 0 0
PERENCANAAN
PEMBANGUNAN DAERAH
Jumlah perencanaan pembangunan daerah
sesuai ketentuan 5 dokumen 5 dokumen 5 dokumen 5 dokumen
100%
5 dokumen 3 dokumen 60%
Tersedianya dokumen
evaluasi pencapaian
program RPJMD 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen
100%
1 dokumen 0 0
Tersedianya dokumen
evaluasi capaian SDG's 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen 100%
1 dokumen 0 0
Tersedianya dokumen
evaluasi pencapaian smart
city 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen 1 dokumen
100%
1 dokumen 0 0
Koordinasi Penelitian dan Pengembangan inovasi Pembangunan Daerah
Meningkatnya Penerapan Hasil Penelitian dan Pengembangan Dalam Perencanaan
Pembangunan daerah
85% 85% 85% 85% 100% 85% 0% 0
Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan
Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
Meningkatnya Kualitas Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan
4Dokumen 4Dokumen 4Dokumen 4Dokumen 100% 4Dokumen 2Dokumen 40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kependudukan
Persentase Capaian indikator RPJMD sesuai
target 85% 85% 85% 85% 100% 85% 40% 47%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemerintahan Umum
Koordinasi Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan di Bidang
Pemerintahan Umum 3 dokumen 3 dokumen 3 dokumen 3 dokumen 100% 3 dokumen 1 dokumen 34%
Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Sumber Daya Masyarakat (SDM) dan Kesejahteraan Masyarakat
Persentase capaian indikator RPJMD sesuai
target
85% 85% 85% 85%
100%
85% 40% 47%
Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Ekonomi
Presentase Capaian RPJMD Sesuai Target
85% 85% 85% 85% 100% 85%
40%
47%
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
Meningkatnya Kualitas Pengendalian dan Evaluasi
Pembangunan 80% 80% 80% 80% 100% 80%
40%
45%
Penyusunan RKPD Kota Tangerang Selatan
Tingkat Keselarasan
Dokumen Perencanaan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40%
40%
Penyusunan Analisa Standar Belanja
Tingkat keselarasan RKPD
terhadap RPJMD 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40%
40%
Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Program dan kegiatan
Tingkat keselarasan RKPD terhadap RPJMD
100% 100% 100% 100% 100% 100%
40%
40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian
Pembangunan Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 85% 85% 85% 85% 100% 85%
40%
40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pekerjaan Umum dan Perhubungan
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 100% 100% 100% 100% 100% 100%
40%
40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Permukiman
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 85% 85% 85% 85% 100% 85%
40%
47%
Penyusunan RPJMD Kota Tangerang Selatan
Meningkatnya kepatuhan perencanaan pada PD
terhadap RPJMD 1Dokumen 1Dokumen 1Dokumen 1Dokumen 100% 1Dokumen 0 0
PENGEMBANGAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
Cakupan laporan keuangan di SKPD sesuai
ketentuan 100% 100% 100% 100%
100%
100%
40%
40%
Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset
Tersusunnya Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset Dengan Basis Akrual
100% 100% 100% 100% 100% 100%
40%
40%
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN SUMBER DAYA APARATUR
Cakupan pengembangan sumber daya aparatur di SKPD
100% 100% 100% 100%
100%
100%
40%
40%
Pembinaan, Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Aparatur
Meningkatnya Kapabilitas Aparatur Perangkat Daerah
100% 100% 100% 100% 100% 100%
40%
40%
PENELITIAN DAN
PENGEMBANGAN DAERAH Jumlah kajian penelitian
dan pengembangan 7 kajian 7 kajian 7 kajian 7 kajian
100%
7 kajian 0 0
Jumlah koordinasi
penelitian dan diseminasi hasil penelitian dan
pengembangan 4 kali 4 kali 4 kali 4 kali
100%
4 kali 1 kali 25%
Terwujudnya
pengembangan inovasi
daerah 2 dokumen 2 dokumen 2 dokumen 2 dokumen
100%
2 dokumen 0 0
Penyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan Daerah
Persentase hasil penelitian dan pengembangan yang dimanfaatkan dalam
Perumusan Kebijakan 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
Pengembangan Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah
Persentase ketersediaan data pendukung perencanaan dan pengendalian pembangunan kota Tangerang Selatan
100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
Fasilitasi Pengembangan Pembiayaan Pembangunan
Terkoordinasinya Kerjasama Pemerintah
dengan Badan Usaha 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
KERJASAMA PEMBANGUNAN DAN KEWILAYAHAN
Jumlah Peningkatan Kolaborasi dan Kerjasama Pembangunan dengan Dunia Usaha, Perguruan
Tinggi dan Masyarakat 11 kali 11 kali 11 kali 11 kali
100%
11 kali 2 kali 25%
Koordinasi Perencanaan Pengembangan Kerjasama Pembangunan
Meningkatnya Penerapan Hasil Penelitian dan Pengembangan Dalam Perencanaan
Pembangunan daerah
100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
PELAYANAN ADMINISTRASI DAN SARANA PRASARANA PERKANTORAN
Cakupan pelayanan administrasi perkantoran
100% 100% 100% 100%
100%
100%
40%
40%
Penyediaan dan
Pemeliharaan Barang dan Jasa Perkantoran
Meningkatnya Kinerja
Aparatur Perangkat Daerah 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Program dan kegiatan
Tingkat keselarasan RKPD terhadap RPJMD
100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian
Pembangunan Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 85% 85% 85% 85% 100% 85% 40% 47%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pekerjaan Umum dan Perhubungan
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Permukiman
Persentase Capaian Indikator RPJMD Sesuai
Target 85% 85% 85% 85% 100% 85% 40% 47%
Penyusunan RPJMD Kota Tangerang Selatan
Meningkatnya kepatuhan perencanaan pada PD
terhadap RPJMD 1Dokumen 1Dokumen 1Dokumen 1Dokumen 100% 1Dokumen 0 0
PENGEMBANGAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
Cakupan laporan keuangan di SKPD sesuai
ketentuan 100% 100% 100% 100%
100%
100%
40%
40%
Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset
Tersusunnya Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset Dengan Basis Akrual
100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN SUMBER DAYA APARATUR
Cakupan pengembangan sumber daya aparatur di
SKPD 100% 100% 100% 100%
100%
100%
40%
40%
Pembinaan, Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Aparatur
Meningkatnya Kapabilitas
Aparatur Perangkat Daerah 100% 100% 100% 100% 100% 100% 40% 40%
2.1.1. Rencana Anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kota Tangerang Selatan
Terlaksananya kegiatan-kegiatan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan tentunya tidak terlepas dari tersedianya anggaran sebagai faktor utama dalam menjalankan roda pembangunan di wilayah Kota Tangerang Selatan. Adapun sumber dukungan dana dalam melaksanakan kegiatan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah berasal dari APBD Kota Tangerang Selatan.
Pada Tahun Anggaran 2020, anggaran yang dialokasikan pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah setelah untuk kegiatan Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 11.498.503.229,- setelah perubahan anggaran menjadi sebesar Rp. 8.815.770.780 sedangkan untuk kegiatan Belanja Langsung adalah sebesar Rp. 21.500.000.000,- setelah perubahan menjadi Rp. 13.892.632.400 ,-, total belanja daerah perubahan adalah sebesar Rp.
22.708.403.180,-
Berikut dibawah ini adalah rincian Anggaran yang dialokasikan untuk melaksanakan kegiatan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan pada Tahun Anggaran 2020 :
N
o Urusan /Program / Kegiatan
Pagu Anggaran Murni
Belanja Tidak langsung 11.498.503.229
Belanja Langsung 21.500.000.000
PENGEMBANGAN DATA DAN STATISTIK DAERAH 950.000.000
1 Penyusunan dan pengembangan data dan Informasi 100.000.000 2 Pengumpulan, Kompilasi, Penyusunan dan Diseminasi data dan
Statistik Daerah 850.000.000
PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH 10.220.355.800
3
Koordinasi Penelitian dan Pengembangan inovasi Pembangunan
Daerah 570.025.000
4
Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi
Pemerintah (LAKIP) 900.000.000
5 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan
Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Kependudukan 805.836.000 6
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan
Bidang Pemerintahan Umum 294.547.000
7
Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Sumber Daya Masyarakat (SDM) dan Kesejahteraan
Masyarakat 730.000.000
8
Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan
Bidang Ekonomi 752.150.000
9
Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan
Daerah 700.000.000
10 Penyusunan RKPD Kota Tangerang Selatan 1.741.203.000 11 Penyusunan Analisa Standar Belanja 350.000.000
12
Perencanaan, Pengendalian, Evaluasi dan Pelaporan Kinerja
Program dan kegiatan 375.000.000
13
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan
Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup 971.795.000 14
Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan
Bidang Pekerjaan Umum dan Perhubungan 489.107.800 15 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan
Bidang Permukiman 508.205.000
16 Penyusunan RPJMD Kota Tangerang Selatan 1.032.487.000
PENGEMBANGAN PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH 300.000.000
17 Penyusunan Laporan Kinerja Keuangan dan Neraca Aset 300.000.000 PENGEMBANGAN SISTEM MANAJEMEN SUMBER DAYA
APARATUR 650.000.000
18 Pembinaan, Peningkatan Kapasitas Kelembagaan dan Aparatur 650.000.000
PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN DAERAH 1.154.880.000
19 Penyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan Daerah 627.000.000 20 Pengembangan Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah 369.905.000 21 Fasilitasi Pengembangan Pembiayaan Pembangunan 157.975.000
KERJASAMA PEMBANGUNAN DAN KEWILAYAHAN 50.000.000
22
Koordinasi Perencanaan Pengembangan Kerjasama
Pembangunan 50.000.000
PELAYANAN ADMINISTRASI DAN SARANA PRASARANA
PERKANTORAN 8.174.764.200
23 Penyediaan dan Pemeliharaan Barang dan Jasa Perkantoran 8.174.764.200
Total 32.998.503.229
2.1.2. Analisis Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Pagu anggaran Perubahan Bappeda Kota Tangerang Selatan pada Tahun 2020 adalah sebesar Rp. 22.708.403.180,- yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp. 8.815.770.780,- dan Belanja Langsung sebesar Rp. 13.892.632.400,- bila dilihat dari realisasi penyerapan anggaran belanja tidak langsung adalah sebesar Rp.
8.699.603.850,- atau sebesar 98.68 %. Sedangkan penyerapan anggaran belanja langsung adalah sebesar Rp. 12.159.466.531,- atau sebesar 76.55 % ,sehingga total penyerapan anggaran adalah sebesar Rp.
20.859.070.381,- atau sebesar 91.86 % sebagaimana terlihat pada tabel berikut:
NO Prgram/Kegiatan Pagu Anggaran Realisasi (%) Sisa Anggaran
Fisik Keuangan
(%) (Rp) (%) (Rp.) (%)
Belanja Tidak langsung
8.815.770.780
100,00
8.699.603.850
98,68 116.166.930
1,32
Belanja Langsung
13.892.632.400
97,45
12.159.466.531
76,55
1.733.165.869 23,45 PENGEMBANGAN DATA DAN
STATISTIK DAERAH
413.135.000
87,50
355.886.000
69,96 57.249.000
30,04 1 Penyusunan dan
pengembangan data dan Informasi
88.625.000
75,00
36.876.000
41,61
51.749.000,00 58,39 2 Pengumpulan, Kompilasi,
Penyusunan dan Diseminasi data dan Statistik Daerah
324.510.000
100,00
319.010.000
98,31 5.500.000
1,69 PERENCANAAN
PEMBANGUNAN DAERAH
5.234.485.600
94,62
4.266.404.167
81,51 968.081.433
18,49 3 Koordinasi Penelitian dan
Pengembangan inovasi Pembangunan Daerah
147.800.000
80,00
111.475.000
75,42 36.325.000
24,58
4 Koordinasi Penyusunan Laporan Keterangan
Pertanggung Jawaban (LKPJ) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP)
407.958.000
100,00
407.558.000
99,90 400.000
0,10
5 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemberdayaan
Masyarakat dan Kependudukan
324.370.000
95,00
267.636.500
82,51 56.733.500
17,49
6 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pemerintahan Umum
76.999.400
100,00
52.274.400
67,89 24.725.000
32,11 7 Koordinasi perencanaan dan
pengendalian Pembangunan Bidang Sumber Daya Masyarakat (SDM) dan Kesejahteraan Masyarakat
232.700.000
100,00
220.900.000
94,93
11.800.000
5,07
8 Koordinasi perencanaan dan pengendalian Pembangunan Bidang Ekonomi
523.120.000
80,00
159.470.000
30,48 363.650.000
69,52 9 Monitoring dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah
258.301.200
100,00
237.843.200
92,08 20.458.000
7,92 10 Penyusunan RKPD Kota
Tangerang Selatan
1.404.940.000
100,00
1.388.590.000
98,84 16.350.000
1,16
11 Penyusunan Analisa Standar
Belanja 0.00
- -
- -
- 12 Perencanaan, Pengendalian,
Evaluasi dan Pelaporan Kinerja Program dan kegiatan
266.900.000
100,00
256.900.000
96,25 10.000.000
3,75
13 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup
430.275.000
100,00
422.175.000
98,12 8.100.000
1,88
14 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Pekerjaan Umum dan Perhubungan
120.440.000
75,00
89.290.000
74,14 31.150.000
25,86
15 Koordinasi Perencanaan dan Pengendalian Pembangunan Bidang Permukiman
210.630.000
100,00
188.345.000
89,42 22.285.000
10,58 16 Penyusunan RPJMD Kota
Tangerang Selatan
830.052.000
100,00
463.947.000
55,89 366.105.000
44,11 PENGEMBANGAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
250.000.000
100,00
239.585.800
95,83 10.414.200
4,17 17 Penyusunan Laporan Kinerja
Keuangan dan Neraca Aset
250.000.000
100,00
239.585.800
95,83 10.414.200
4,17 PENGEMBANGAN SISTEM
MANAJEMEN SUMBER DAYA APARATUR
535.000.000
100,00
524.100.000
97,96 10.900.000
2,04 18 Pembinaan, Peningkatan
Kapasitas Kelembagaan dan Aparatur
535.000.000
100,00
524.100.000
97,96 10.900.000
2,04 PENELITIAN DAN
PENGEMBANGAN DAERAH
356.876.000
100,00
159.740.953
65,30 197.135.047
34,70
19 Penyelenggaraan Penelitian dan Pengembangan Daerah
238.974.800
100,00
156.039.753
65,30
82.935.047
34,70 20 Pengembangan Sistem
Perencanaan Pembangunan Daerah
103.300.000
- -
- 103.300.000
100,00 21 Fasilitasi Pengembangan
Pembiayaan Pembangunan
14.601.200
100,00 3.701.200
25,35 10.900.000
74,65 KERJASAMA PEMBANGUNAN
DAN KEWILAYAHAN
22.750.000
100,00 7.284.500
32,02 15.465.500
67,98 22 Koordinasi Perencanaan
Pengembangan Kerjasama Pembangunan
22.750.000
100,00 7.284.500
32,02 15.465.500
67,98
PELAYANAN ADMINISTRASI DAN SARANA PRASARANA PERKANTORAN
7.080.385.800
100,00
6.606.465.111
93,31 473.920.689
6,69 23 Penyediaan dan Pemeliharaan
Barang dan Jasa Perkantoran 7.080.385.800
100,00
6.606.465.111
93,31 473.920.689
6,69
22.708.403.180
98,72
20.859.070.381
91,86
1.849.332.799
8,14
Realisasi penyerapan anggaran Badan Perencanaan Pembangunan Daerah adalah sebesar 91,86 %, menunjukan penurunan dari tahun sebelumnya sebesar 97,25 % dengan demikian kinerja penyerapan mengalami penurunan sehingga SILPA meningkat sebesar 8,14 % dimana hal ini disebabkan adanya refocusing dan effesiensi anggaran akibat pandemic Covid 19.
2.2. Analisis Kinerja Pelayanan SKPD
Perencanaan pembangunan daerah merupakan kegiatan yang tidak mudah karena berhadapan dengan berbagai permasalahan yang sangat kompleks dan komprehensif (meliputi berbagai aspek sosial kemasyarakatan) dari suatu keadaan yang ada diwilayah terkait.
Kompleksitas permasalahan tersebut sudah menjadi konsekuensi logis yang harus dihadapi dan tidak mungkin dihindari. Namun begitu tidak berarti bahwa hal itu akan menjadi suatu hambatan yang tidak dilampaui, melainkan justru menjadi tantangan yang akan memberikan pengaruh positif terhadap hasil perencanaan pembangunan daerah jika perencana mampu mengatasinya.
Pembangunan di bidang Perencanaan Pembangunan Daerah telah dilakukan secara berkelanjutan dari tahun ke tahun yang sesuai Peraturan Walikota Tangerang Selatan Nomor 18 Tahun 2011 tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang Selatan, dapat dijabarkan bahwa Bappeda mempunyai kedudukan sebagai unsur perencanaan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Walikota melalui Sektretaris Daerah. Dengan kedudukan tersebut Bappeda