i
BERKAT DARI TAMAN WISATA LARGO DE LECIDERE TERHADAP MEREKA YANG SERING DIGUSUR (Studi Terhadap Pedagang Kecil Di Taman Wisata Largo De Lecidere
Kota Dili, Timor Leste)
Oleh :
JANIO ABILIO SOARES MADEIRA NIM : 222010901
KERTAS KERJA
Diajukan kepada Fakultas Ekonomika dan Bisnis Guna Memenuhi Sebagian dari
Persyaratan-persyaratan untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi
FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS PROGRAM STUDI : ILMU EKONOMI
FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA
SALATIGA
2016
ii
iii
iv
v
vi MOTTO
“Sambil dengan tangan berjuang dan dalam hati berdoa kepada Tuhan mereka merebahkan tidak kurang dari seratus tiga puluh lima orang. Dan sangat
bersukacitalah mereka atas pertolongan Allah yang Kentara”
(Markus 15:27)
“Dari Tuhan datang pertolongan. Berkat Mu atas umat-Mu”
(Mazmur 3:9)
vii
KATA PENGANTAR
Sektor informal memberikan kesempatan berusaha bagi mereka yang masih menganggur untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka dan membantu meningkatkan perekonomian Negara Timor Leste dalam jangka panjang. Sektor informal dalam hal ini yaitu UMK milik pedagang kecil secara khusus memanfaatkan lokasi Taman Wisata Largo de Lecidere supaya memperoleh pembeli secara cepat. Pola pembinaan dan kerja sama yang dilakukan pemerintah secara khusus untuk para pedagang kecil di Taman Wisata Largo de Lecidere diharapkan mampu menjaga kebersihan, memenuhi estetika dan menjaga kelestarian dari lokasi Taman Wisata Largo de Lecidere sehingga dapat meredam konflik dengan aparat hukum milik distrik Dili.
Dalam penulisan tugas akhir ini dilakukan penelitian mengenai Berkat Taman Wisata Largo Lecidere Terhadap Mereka Yang Sering Digusur, (Studi Tentang Pedagang Kecil di Taman Wisata Largo Lecidere di Kota Dili, Timor Leste). Tugas Akhir ini merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk mencapai gelar Sarjana Ekonomi di Universitas Kristen Satya Wacana.
Penulis mengharapkan masukan berupa kritik dan saran yang membangun terhadap kekurang dari tugas akhir ini guna perbaikan penelitian serupa di masa mendatang. Semoga tugas akhir ini dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan bagu bagi pembaca.
Salatiga, 2016
Penulis
viii
UCAPAN TERIMA KASIH
Puji dan syukur atas kasih dan karunia yang telah diberikan oleh Tuhan Yesus Kristus yang senantiasa menjadi fondasi percaya diri yang mana menjadi penopang dan teman terbaik sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian ini dengan baik serta penuh sukacita. Hanya dengan penyertaan Tuhan serta kasih setia-Nya lah, penulis akhirnya dapat menyelesaikan kertas Kerja ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-sebarnya kepada:
1. Bapak Hari Sunarto, SE, MBA, Ph.D selaku Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana.
2. Bapak Dr. Gatot Sasongko, SE, MSi selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana.
3. Bapak Prof. Daniel Daud Kameo, SE, MA, Ph.D. selaku dosen pembimbing, saya bersyukur dan terima kasih banyak atas bimbingan, arahan, dorongan, kritik, saran serta semangat yang Beliau berikan sejak awal hingga akhir penulisan kertas kerja ini.
4. Bapak Eranus Yoga Kundhani, SE, MSi, selaku wali studi saya, terima kasih banyak atas bimbingannya selama ini.
5. Seluruh dosen UKSW yang telah membekali penulis dengan ilmu pengetahuan serta seluruh civitas akademika UKSW
6. Para pedagang kecil (PKL) Taman Wisata Largo de Lecidere yang telah bersedia memberikan data-data dan informasi yang dibutuhkan.
7. Teman-teman IE seperjuangan Antonius Selan, Jonathan Shandy Anggriawa, Susesa Ages Nugraha, Shinta, Nina, Siwi, Eko, Maun Jose Ximenes, kalian akan selalu kukenang, terima kasih atas kebersamaannya waktu itu.
8. Teman spesial Happy Hosana Tarip yang sudah menjadi sahabat, adek, kaka, ibu, dosen, perawat bagi penulis selama proses studi dan penyelesaian tugas akhir ini.
ix
9. Keluarga Mae Dirce Fatima Soares, Pai Jaime de Jesus Madeira, Kaka Sonia, Adek Dessy dan Adek Iku Bot serta semua kelurga besar yang terus memberikan dukungan doa, dana, semangat serta kasih sayang yang tidak pernah habis.
10. Teman-teman kos Ado, Maun Jose, Nino, Lilo, serta Ibu Kos Sayangan Jl.
Karang Taruna no. I/10 terima kasih atas kebersamaan waktu itu.
11. Semua pihak yang telah membantu penulis, yang tidak dapat disebutkan satu persatu.
x ABSTRACT
Street vendors (PKL) is part of the Park Largo de Lecidere where the location is used by the street vendors to open a small business which became livelihood fixed by the street vendors.
The issue of the problems of this study are limited employment opportunities for groups marginalized small economic agents. The research question of this study is: what benefits the development of the Park Largo de Lecidere the local community? What business opportunities are there in the tourist park Largo de Lecidere? and anyone who benefited in the development of the tourist park?
Results of the discussion is known that mental entrepreneurship of the vendors have not been formed so that their businesses do not growing. This study used a qualitative method with an inductive approach and using thematic analysis through interviews of ten informants where mostly local people who sell at these locations. The results showed that indirectly Largo de Lecidere tourism development can improve the household economy of the local community who opened the business at that location.
Keywords: Tourism Development, Street Vendor
xi SARIPATI
Pedagang Kaki Lima (PKL) merupakan bagian dari Taman Wisata Largo de Lecidere dimana lokasi tersebut dimanfaatkan oleh para PKL untuk membuka bisnis kecil yang mana menjadi mata pencaharian tetap oleh para PKL. Isu permasalahan dari penelitian ini adalah kesempatan berusaha yang terbatas bagi kelompok pelaku ekonomi kecil yang terpinggirkan.
Pertanyaan penelitian dari penelitian ini adalah: apa manfaat pembangunan Taman Wisata Largo de Lecidere bagi masyarakat lokal? Kesempatan berusaha apa saja yang ada di taman wisata Largo de Lecidere ?, Siapa saja yang diuntungkan dalam pembangunan taman wisata tersebut?
Hasil dari pembahasan diketahui bahwa mental enterpreneurship dari para pedagang kaki lima belum dibentuk sehingga usaha mereka tidak berkembang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan induktif serta memakai analisis tematik melalui hasil wawancara dari sepuluh narasumber dimana sebagian besar adalah masyarakat lokal yang berjualan di lokasi tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara tidak langsung pembangunan pariwisata Largo de Lecidere dapat memperbaiki perekonomian rumah tangga masyarakat lokal yang membuka usaha di lokasi tersebut.
Kata Kunci: Pembangunan Pariwisata, Pedagang Kaki Lima.
xii DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PERNYATAAN TIDAK PLAGIAT ii
HALAMAN PERNYATAAN PERSETUJUAN AKSES iii
HALAMAN PENGESAHAN iv
HALAMAN KEASLIAN KARYA TULIS v
MOTTO vi
KATA PENGANTAR vii
UCAPAN TERIMA KASIH viii
ABSTRAK x
SARIPATI xi
DAFTAR ISI xii
DAFTAR TABEL & DAFTAR GAMBAR xii
I. PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Sekilas Sejarah Pariwisata Kota Dili 3
1.3 Metode Penelitian 9
II. TINJAUAN PUSTAKA 5
2.1 Sektor Informal dan Kesempatan Berusaha 5
2.2 Pariwisata dan Sektor Informal 6
III. PROFIL PKL DI TAMAN WISATA LARGO DE LECIDERE 8
3.1 Karakteristik PKL di Taman Wisata Largo Lecidere 8
3.2 Maanfaat TWLL Terhadap Masyarakat Lokal 8
3.3 Usaha Milik Keluarga (UMK) di TWLL 10
3.4 Modal Usaha 13
3.5 Berkat Taman Wisata Largo de Lecidere Bagi PKL Liar 15 3.6 Antisipasi Kerusakan Taman Wisata Largo De Lecidere 17
IV. KESIMPULAN 18
xiii
V. SARAN DAN REKOMENDASI 19
VI. DAFTAR PUSTAKA 21
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Data Tabel 1. Data Tingkat Pendidikan Penduduk Muda Yang Mencari Pekerjaan
Dimana Dikelompokan Sesuai Umur Masing-Masing. 3
Tabel 2. Data UMK pada lokasi Taman Wisata Largo de Lecidere Kota Dili, Timor Leste 10 Tabel 3. Perkiraan pendapatan PKL di lokasi taman wisata Largo de Lecidere 12 Tabel 4. Modal awal pedagang untuk membuka usaha kecil 14