• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Harga Diri Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Stres Belajar.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA Hubungan Antara Harga Diri Dan Interaksi Teman Sebaya Dengan Stres Belajar."

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

72

DAFTAR PUSTAKA

Agustin, M. (2008). Model konseling kognitif perilaku untuk menangani kejenuhan belajar mahasiswa. Disertasi Doktor (tidak diterbitkan) Bandung : UPI

Alvin N. (2007). Handling study stress. Jakarta : PT elex Media Komputindo.

Azwar, S. (2009). Validitas dan reliabilitas. Yogyakarta : Pustaka pelajar.

Basri, H. (2006). Remaja berkualitas, problematika remaja dan solusinya, Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Brecht, G. (2000). Mengenal dan mengembangkan harga diri. Jakarta: Prenhallindo

Byrne, D.G., Davenport, S.C, Masanov, J., (2007) Profiles of adolescent stress: the development of the adolescent stress Questionnaire. Journal of Adolescence, 30. 393-416.

Chaplin, J.P. (2007). Kamus Psikologi. (terjemahan : Kartono). Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Chavan B S. (2009). Stress and suicidal ideas in adolescent students in Chandigarh. India Journal Medical Science, 63, 7, 281-287

Dagun, S. M. (2000). Psikologi keluarga: peranan ayah dalam keluarga. Jakarta: Rineka Cipta

Desmita. (2005). Hubungan antara stress sekolah dengan derajat stres dan strategi penanggulangan stres pada Siswa MAN Model Bukit Tinggi. Thesis (tidak diterbitkan) Bandung : Universitas Padjajaran.

_________. (2010). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Cetakan Kedua. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Edward G. (2006). Hubungan antara konsep diri, penyesuaian diri dan komunikasi interpersonal yang efektif dengan teman sebaya pada Remaja SMA I Prembun. Tesis (Tidak diterbitkan) Salatiga : UKSW.

(2)

73

Gerungan, W. A (2006). Psikologi sosial. (ed 3) Bandung: Refika Aditama.

Gusniarti, U. (2002). hubungan antara persepsi siswa antara tuntutan dan harapan sekolah dengan stres siswa di Sekolah Menengah Umum-Plus. Jurnal Psikologika. 13 (VII).1-13

Hadi, S. (2000). Manual Seri Program Statistik (SPS-2000) Yogyakarta: Yayasan Penerbit Fakultas Psikologi UGM.

______. (2004). Metodologi Research. Yogyakarta: Andi.

Handayani, M.M. Sofia R, Helmi, AF. (1998). Efektifitas pelatihan pengendalian diri terhadap penerimaan diri dan harga diri. Jurnal Psikologi, 2, 47-55.

Hapsari, NYD., Herdiana, I. (2013). Hubungan antara self-esteem dengan intensi perilaku prososial donor darah pada donor di Unit Donor Darah PMI Surabaya. Jurnal Psikologi Kepribadian dan Sosial, 2 (1), 1-10

Helms, J.B. (2002). School-related stress in children with disabilities. Washington: National Institute on Disability and Rehabilitation Research

Hui-Jen Yang (2004). Educational and career expectations of Chinese-American college students. Journal of College Student Development, 39, 577-588.

Hurlock E.B.(2007). Psikologi Perkembangan : Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan (Terjemahan : Istiwidayati) Jakarta : Erlangga.

Jacobs, L. (2003). Student burnout as a function personality, social support, and work load. Journal of Collage Development. [Online]. Tersedia : www.findarticle.com/p/article/mi. [10 November 2013].

Kapalaite, A. (2011). Changes in the self- esteem and anxiety of older adolescents resulting from the application of psychological intervention. Specialusis ugdymas. (2011) Nr. 2 (25), 16-24.

Karabiyik, L (2009). Determining the factors that affect burnout among academicians. Journal of Ankara University, 63, 2, 92-114.

Latifah H. (2007). Pengaruh interaksi sosial rekan sebaya terhadap kepatuhan siswa mematuhi peraturan sekolah pada siswa Kelas II SMP N 36 Semarang. Tahun Pelajaran 2004-2005. Jurnal Psikologi, 04, 02 , April (2007)

(3)

74

Marlina. (2008). Dinamika penerimaan teman sebaya pada siswa berkesulitan belajar. Jurnal Pembelajaran, 30,.02, 1-12

Monks, F. J., Knoers, A. M. P. & Haditono, S. R. (2002). Psikologi perkembangan pengantar dalam berbagai bagian. Yogyakarta: UGM Press.

Partowisastro, K. (2003). Dinamika psikologi sosial. Jakarta: Erlangga.

Pranardji D.K. dan Nurlaela N. (2009). Faktor- faktor yang mempengaruhi tingkat stres pada anak usia sekolah dasar yang sibuk dan tidak sibuk. Jurnal Ilmu Keluarga & Konsumen, 2, 1, 2009, 5-16

Rao, A.S. (2008). Academic Stress And Adolescent Distress: The Experiences Of 12th Standard Students In Chennai, India. Dissertation Faculty of the Norton School Of Family And Consumer Sciences University Of Arizona

Rice, P. L. (1999). Stress and Health. London: Brooks/Cole Publishing Company.

Ristinti, A. (2009). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan identitas diri pada remaja di SMA Pusaka 1 Jakarta. Jurnal Psikologi, 07, 01. 01-14.

Riza, M. (2010). Optimisme untuk meraih prestasi belajar ditinjau dari harga diri dan efektivitas interaksi dengan dosen pembimbing akademik pada Mahasiswa Stikes Mataram. Tesis. (Tidak Diterbitkan) Yogyakarta. Fakultas Psikologi UGM

Robbins, S.P. (2008.) Perilaku organisasi: Edisi 12. (Terjemahan Diana Engelica) Jakarta: PT. Prenhallindo.

Roseth C.J. Johnson R.T. (2008). Promoting early adolescents’ achievement and peer relationships:the effects of cooperative, competitive, and individualistic goal structures. Psychological Bulletin, 134, 2, 223–246.

Rossouw, A. (2010). Confirmatory factor analysis of the collective self esteem scale. University Of Pretoria

Salamani, (2002). School stress and anxiety interventions. School Psychology Review, 13(2), 162-170.

Santrock, J.W. (2008). Life-Span Development. Perkembangan Masa Hidup. Jilid 2 Edisi kelima. Jakarta : Erlangga.

Sarwono, S.W. (2010). Psikologi Belajar. Jakarta:Rajawali

(4)

75

Selye, H. (2001). The stress of life. New York : Mc. Graw

Soekanto, S. (2002). Pengantar sosiologi. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Subowo, E dan Martiarini, N. (2009). Hubungan antara harga diri remaja dengan motivasi berprestasi pada Siswa SMK Yosonegoro Magetan. Psikohumanika, II (2) 20-30

Sudarsono. (2008). Kenakalan remaja. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Syah, M. (2003). Psikologi pendidikan dengan pendekatan baru. Bandung: Remaja Rosda Karya

Umarianti, T. (2006). hubungan antara harga diri dan prestasi belajar pada Mahasiswa Semester III. Laporan Penelitian. Akademi Kebidanan Mitra Husada Karanganyar.

Verma, S., Sharma, D. & Larson, R.W. (2002). School stress in India: effects on time and daily emotions. International Journal of Behavioral Development, 26 (6), 500-508.

Wijayanti, A.R. ( 2014). Hubungan antara harga diri dengan daya tahan terhadap stres pada siswa SMA. Laporan Penelitian. Salatiga : Fak. Psikologi UKSW.

Referensi

Dokumen terkait

HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI TEMAN SEBAYA DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL SISWA SMP NEGERI 2

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara interaksi teman sebaya dengan perilaku merokok pada remaja, untuk mengetahui tingkat interaksi teman

DAFTAR LAMPIRAN ... Latar Belakang Masalah ... Tujuan Penelitian ... Manfaat Penelitian ... Kebaruan Penelitian ... Stres belajar ... Pengertian stres belajar .... Faktor-faktor

Penelitian Wijayanti (2014) menyatakan ada hubungan positif yang signifikan antara harga diri dengan daya tahan terhadap stres pada siswa SMA, semakin tinggi harga diri

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara harga diri dan interaksi sosial teman sebaya dengan pengambilan keputusan karier pada remaja..

Penelitian Dewi, Hardjono, dan Nugroho (2014) menemukan bahwa interaksi sosial teman sebaya pada remaja dapat mempengaruhi seorang remaja untuk mengambil keputusan

Berdasarkan hasil penelitian mengenai hubungan antara komunikasi interpersonal dan interaksi teman sebaya dengan penyesuaian sosial pada remaja dapat disimpulkan bahwa ada

artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dengan konsep diri dengan sumbangan efektif sebesar 24,2%.. Sedangkan hipotesis minor