PERATURAN BUPATI PADANG PARIAMAN NOMOR 45 TAHUN 2014 TENTANG INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN

Teks penuh

(1)

BUPATI PADANG PARIAMAN PROVINSI SUMATERA BARAT

PERATURAN BUPATI PADANG PARIAMAN NOMOR 45 TAHUN 2014

TENTANG

INDIKATOR KINERJA UTAMA

PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN

BUPATI PADANG PARIAMAN,

Menimbang : a. bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 4 ayat (3) Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah, bahwa Gubernur/Bupati/Walikota wajib menetapkan indikator kinerja utama untuk Pemerintah Provinisi/Kabupaten/Kota dan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) serta Unit Kerja Mandiri di bawahnya;

b. bahwa berdasarkan pertimbangan pada huruf a perlu menetapkan Peraturan Bupati tentang Indikator Kinerja Utama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1956 tentang Pembentukan Daerah Otonom Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Sumatera Tengah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1956 Nomor 20);

2. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 75, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3846);

3. Undang-Undang Nomor 49 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Kepulauan Mentawai (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 177, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 3898);

4. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Pariaman di Propinsi Sumatera Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia 4187);

5. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 4421);

(2)

6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 125 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437), sebagaimana telah beberapa kali, terakhir dengan Undang-undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 59); 7. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan

Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4438);

8. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 82 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5234);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tentang Perubahan Batas Wilayah Kotamadya Tingkat II Padang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1980 Nomor 25 Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3164);

10. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4593);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

12. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kabupaten (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737); 13. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi

Perangkat Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

14. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815);

15. Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah;

16. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi;

17. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/9/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah;

(3)

MEMUTUSKAN :

Menetapkan : PERATURAN BUPATI TENTANG INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN.

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Peraturan Bupati ini yang dimaksud dengan : 1. Daerah adalah Kabupaten Padang Pariaman;

2. Pemerintah Daerah adalah Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman;

3. Bupati adalah Bupati Padang Pariaman;

4. Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian sasaran ataupun tujuan sebagai penjabaran dari visi, misi dan strategi yang mengindikasikan tingkat keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program dan kebijakan yang ditetapkan;

5. Indikator Kinerja Utama (Key Performance Indicator) adalah ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategi organisasi.

BAB II

TUJUAN DAN RUANG LINGKUP Pasal 2

Tujuan penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman adalah :

a. untuk memperoleh informasi kinerja yang penting dan diperlukan dalam menyelenggarakan manajemen kinerja secara baik;

b. untuk memperoleh ukuran keberhasilan dari pencapaian suatu tujuan dan sasaran strategis organisasi yang digunakan untuk perbaikan kinerja.

Pasal 3.

Indikator Kinerja Utama Pemerintah Daerah sebagaimana tersebut dalam Lampiran Peraturan Bupati ini.

Pasal 4

Indikator Kinerja Utama Pemerintah Daerah digunakan oleh Organisasi Perangkat Daerah untuk :

a. menetapkan Rencana Kinerja Tahunan

b. menyampaikan Rencana Kerja dan Anggaran c. menyusun Dokumen Penetapan Kinerja

d. menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja, dan

e. melakukan evaluasi pencapaian kinerja berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bantul Tahun 2010 - 2015 yang disesuaikan dengan Rencana Kerja Pembangunan Daerah yang disusun setiap tahun.

(4)

BAB III

PEMINAAN DAN PENGAWASAN Pasal 5

(1) Pembinaan atas pelaksanaan Peraturan Bupati ini dilakukan oleh Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Pariaman

(2) Pengawasan atas pelaksanaan Peraturan Bupati ini dilakukan oleh Inspektorat Daerah Kabupaten Padang Pariaman

BAB IV PENUTUP

Pasal 7

Peraturan Bupati ini berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Bupati ini dengan penempatannya pada Berita Daerah Kabupaten Padang Pariaman.

Ditetapkan di Parit Malintang pada tanggal Desember 2014

BUPATI PADANG PARIAMAN,

dto

ALI MUKHNI Diundangkan di Parit Malintang

pada tanggal 2014

SEKRETARIS DAERAH

dto JONPRIADI

(5)

LAMPIRAN I

PERATURAN BUPATI PADANG PARIAMAN NOMOR 45 TAHUN 2014

TENTANG

INDIKATOR KINERJA UTAMA PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN

INDIKATOR KINERJA UTAMA

PEMERINTAH KABUPATEN PADANG PARIAMAN

No Sasaran Strategis Indikator Kinerja Formulasi Pengukuran Sumber Data SKPD Pengelola 1 Meningkatnya pemahaman,

penghayatan dan pengamalan ajaran agama/kepercayaan

Peringkat Dalam MTQ Tingkat Sumbar

Peringkat Kabupaten Padang Pariaman dalam MTQ Sumbar

Bagian KESRA Bagian KESRA

Peningkatan Majlis taklim yang aktif (%)

Bagian Kesra Bagian Kesra

Peningkatan Jamaah Haji Daerah (%)

Bagian Kesra Bagian Kesra

2 Meningkatnya profesionalisme aparatur pemerintahan yang bersikap dan berperilaku anti korupsi, kolusi dan nepotisme, responsif, transparan,

akuntabel serta beretika, dan berwibawa

Opini BPK Opini hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa

Keuangan (BPK) atas Laporan Keuangan Daerah

BPK (Badan Pemeriksa Keuangan)

DPPK dan Inspektorat

Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (indeks)

Nilai IKM Bagian

Organisasi dan PAN

Bagian Organisasi dan PAN

3 Meningkatnya pemerataan dan jangkauan akses pelayanan pendidikan

Angka rata-rata lama sekolah (tahun)

Jumlah tahun yang ditempuh oleh penduduk 15 tahun keatas dalam mengikuti pendidikan formal yang dihitung sampai jenjang pendidikan tertinggi yang ditamatkan/tingkat tertinggi yang pernah diduduki

(6)

Angka Melek Huruf (%)

Persentase penduduk usia 15 tahun keatas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan atau huruf lainnya

BPS Dinas Pendidikan

4 Meningkatnya status kesehatan masyarakat

Angka usia harapan hidup (tahun)

Rata-rata jumlah tahun yang akan dijalani oleh sekelompok orang yang dilahirkan pada suatu waktu tertentu jika mortalitas untuk kelompok umur tersebut bersifat tetap pada masa mendatang

BPS Dinas Kesehatan

5 Mengembangkan tenaga kerja yang berkualitas, produktiffitas dan berdaya saing tinggi dengan pelatihan keterampilan

berorientasi penempatan dan kemandirian tenaga kerja.

Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) (%)

BPS Dinsosnaker

Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (%)

BPS Dinsosnaker

6 Meningkatnya produksi dan produktivitas pertanian, perkebunan dan perikanan

Produktivitas padi atau bahan pangan utama lokal lainnya per hektar (ton/ha)

BPS Distannakhu t

Kontribusi sektor pertanian/perkebuna n terhadap PDRB (%)

Kontribusi sektor pertanian/perkebunan terhadap PDRB

BPS Distannakhu t

Produksi perikanan tangkap (ton)

Jumlah Unit Armada x Jumlah Muatan Per Armada x Jumlah Trip Setiap Tahun

(didapat melalui kuisioner oleh Penyuluh Perikanan)

DKP DKP

Produksi perikanan budidaya (ton)

Jumlah Produksi di Kelompok Pembudidaya Ikan

(7)

Tingkat Pendapatan pembudidaya/bulan (Rp.)

Jumlah Pendapatan Pembudidaya Per Bulan DKP DKP

Tingkat Pendapatan nelayan/bulan (Rp.)

Jumlah Pendapatan Nelayan Per Bulan DKP DKP

Persentase kontribusi usaha perikanan terhadap PDRB (%)

Kontribusi Usaha Perikanan Terhadap PDRB DKP DKP

7 Berkembangnya usaha mikro, kecil dan koperasi

Jumlah Koperase Sehat

Jumlah Koperasi Sehat Diskoperindag ESDM

Diskoperinda g ESDM

Jumlah UMKM yang aktif

Jumlah UMKM Aktif Diskoperindag ESDM

Diskoperinda g ESDM

8 Meningkatnya investasi berbasis ekonomi kerakyatan

Jumlah nilai investasi berskala nasional (PMDN/PMA) (Rp.)

Jumlah Nilai Investasi BPS BPMP2T

9 Meningkatnya jumlah kunjungan wisata

Kunjungan wisata (jumlah orang)

Jumlah Kunjungan Wisata Disporabudpar Disporabudp ar

10 Meningkatnya pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan

Luas Hutan Rakyat (Ha)

Luas Hutan Rakyat Distannakhut Distannakhu t

BUPATI PADANG PARIAMAN,

dto

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...