• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Perancangan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Perancangan

Pendidikan adalah sebuah usaha sadar yang direncanakan untuk mewujudkan suasana belajar dan merupakan sebuah proses pembelajaran agar peserta didik dapat aktif untuk mengembangkan dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat. Pendidikan yang identik dengan bangku sekolah merupakan sebuah lembaga untuk menuntut ilmu dan berinteraksi kepada yang lainnya. Pelajaran yang ada di sekolah umumnya mengacu kepada kurikulum yang dibuat oleh Departemen Pendidikan Nasional (DEPDIKNAS) merupakan kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) untuk semua mata pelajaran.

Sekarang ini, banyak media yang digunakan sebagai pembelajaran, contohnya sebuah permainan yang mendidik yaitu kartu edukasi. Kartu edukasi adalah sebuah kartu yang didalamnya terdapat sebuah materi suatu pembelajaran dan dapat dimainkan dengan mudah agar materi yang ada didalamnya dapat diingat oleh yang memainkannya. Selain itu kartu edukasi dibuat dengan menggunakan gambar-gambar yang unik dan diberikan keterangan sesuai dengan gambar tokohnya. Keterangan itulah yang berisi materi dan dapat dibaca oleh pemainnya. Kartu edukasi memiliki banyak versi yang dibuat di dalamnya. Ada yang berisi kamus, pengenalan huruf, pengenalan binatang, dll.

Sekolah-sekolah baik yang negeri maupun swasta biasanya mempunyai atau menempelkan gambar tokoh-tokoh pahlawan didinding sekolahnya, namun banyak siswa yang tidak tahu pahlawan tersbut. Karena gambar-gambar tersebut ditempel di dinding yang tinggi. Sehinnga para siswa hanya dapat melihat gambar pahlawannya saja, tanpa bias melihat keterangan yang ada di gambar tersebut. Ini mengakibatkan rasa cinta terhadap pahlawan dan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia menjadi berkurang. Rasa nasionalisme mereka dan cinta kepada Republik Indonesia semakin berkurang. Karena mereka jenuh ketika gurunnya hanya menjelaskan secara lisan saja tidak menggunakan media

(2)

peraga atau gambar-gambar yang mendukung materi tersebut. Sehingga mereka melupakan jasa – jasa pahlawannya beserta nama atau tokoh pahlawannya dan hanya sekilas mereka mengerti, selanjutnya mereka akan lupa. Apalagi para generasi muda lebih senang membaca buku komik atau menonton film animasi atau kartun. Ini mengakibatkan mereka menjadi malas dan gampang menyerah.

Di sisni di perlukanya sebuah media pendukung dalam bentuk media interaktif dalam bentuk kartu edukasi yang berisi profil singkat tokoh pahlawan nasional Indonesia.

1.2 Orisinalitas (State of The Art )

1.2.1 Kartu Permainan yang Pernah Dibuat

Ada beberapa kartu edukasi yang sebelumnya telah dibuat oleh beberapa perusahaan untuk dunia pendidikan, diantaranya adalah :

Gambar 1.1 Kartu Edukasi Siapakah Aku (Fotografer oleh Vicky)

Kartu edukasi yang dibuat oleh Taufan ini berisi tentang pengenalan hewan kepada anak-anak. Di sini terdapat beberapa hewan yang sering dijumpai dari huruf A sampai Z. kartu ini menyebutkan nama dari gambar binatangnya. Sedangkan untuk gambar binatang pada kartu, menggunakan illustrasi yang mirip dengan binatang aslinya. Sehingga kartu edukasi ini menarik dan disukai oleh anak-anak. Untuk kartu edukasi ini menggunakan kertas art paper dan dilaminasi gloss. Sama dengan kartu Remi pada umunya. tetapi kartu edukasi ini dilaminasi gloss. Kartu ini menggunakan packaging seperti sampul buku, sehinnga hanya tinggal ditarik kesamping untuk mengambil kartunya.

(3)

Gambar 1.2 Kartu edukasi Ayo Berhitung Fotografer oleh Vicky

Kartu edukasi ini berisi tentang berhitung atau matematika dasar untuk anak-anak. Di dalamnya terdapat sebuah cerita yang disisipkan sebuah kartu. Bila kartu tersebut ditarik gambar binatang yang terdapat di kartu tersebut berubah menjadi gambar hewan yang asli, sedangkan bila kartunya dimasukan akan menjadi tidak berwarna atau menjadi gambar illustrasi. Kartu ini menarik untuk anak-anak, karena kartu ini dapat berinteraksi dengan anak-anak melalui perubahan gambar tersebut. Selain itu, kartu ini mempunyai isi materi yang disisipkan ke dalam sebuah cerita. Cerita tersebut dapat membangun daya kreatifitas anak dalam memecahkan sebuah permasalahan. Kartu edukasi ini menggunakan layout yang berwarna di setiap halamannya dan juga menggunakan illustrasi di setiap gambar hewannya.

Gambar 1.3 Kartu edukasi Brain Power Fotografer oleh Vicky

Untuk kartu edukasi ini, mempunyai isi yang menjelaskan bagaimana cara membuat suatu benda yang tidak terpakai menjadi sebuah mainan yang

(4)

berguna. Kartu edukasi ini memberikan sebuah illustrasi atau gambar tentang bagaimana membuat sebuah benda seperti membuat pesawat dari barang-barang bekas. Kartu ini mempunyai dimensi atau ukuran yang besar. Sehinnga dapat menjelaskan secara rinci dan jelas.kartu ini juga mempunayai kualitas cetak yang bagus, karena dapat tahan air sehinnga tidak cepat rusakr dan tahan lama.

Gambar 1.4 Kartu Edukasi Flipoen Card Fotografer oleh Vicky

Kartu yang berasal dari cina ini, mempunyai isi yang menjelaskan tentang berhitung dan juga menjelaskan benda-benda beserta kegunaanya. Sama dengan kartu yang sebekumnya, kartu edukasi ini menggunakan bahan yang sama dengan bahan kartu pada umumnya. yaitu dengan bahan carton duplek. Di setiap kartu mempunayai sebuah permainan yang berbeda dengan kartu yang lainnya. Permainan ini disesuaikan dengan gambar yang terdapat pada kartu. Sehingga anak-anak tidak cepat bosan dan dapat memainkannya berkali-kali. Kartu ini mempunyai dimensi ukuran yang besar, yang berfungsi untuk mempermudah anak-anak untuk menjalankan permainan yang terdapat pada setiap kartu.

(5)

Gambar 1.5 Kartu Edukasi Kartu Pintar Menulis Fotografer ole Vicky

i ukuran yang sangat besar sehinnga mempunyai area yang luas untuk menulis.

1.2.2

dapat mengetahui dan mengingat nama tokoh-tokoh pahlawannya

1.3

i mempunayai peluang yang dapat diterima oleh Kartu yang satu ini, merupakan sebuah kartu yang menarik. Dalam kartu ini diberikan sebuah pulpen yang dapat digunakan untuk menulis di dalam kartu ini, sehingga anak-anak dapat menulis sendiri keteranagan dari gambar yang terdapat di setiap kartu. Kartu ini mengajarkan bagaiman menulis benda-benda dari gambar yang terdapat pada setiap kartunya. Kartu ini dapat berinteraksi dengan anak-anak, sehingga dapat melatih fungsi motorik dan daya ingat anak terhadap suatu benda. Kartu ini didesain secara khusus karena kartu ini dapat ditulis dan dihapus secara mudah. Dimensi pada kartu ini, mempunya

Aspek Pembeda Dengan Kartu Edukasi yang Sudah Ada

Dari beberapa contoh kartu edukasi yang telah ada tersebut, maka ada perbedaan debgan kartu edukasi yang akan dibuat. Kartu edukasi ini mengusung tema tentang tokoh pahlawan Indonesia. Kartu ini mengenalkan tokoh-tokoh pejuang kemerdekaan bangsa Indonesia kepada anak-anak. Selain itu kartu edukasi ini juga berisi keterangan seputar gambar yang terdapat pada kartu. Gambar yang terdapat pada kartu, bukan gambar poster yang sering di tempel pada ruangan kelas, tetapi di desain ulang tanpa merubah ciri karakter dari tokoh pahlawan aslinya. Selain itu kartu ini juga dapat dijadikan sebagai koleksi. Kartu ini juga disertakan instruksi tentang cara bermain dengan kartu ini, sehingga tidak membingungkan anak-anak untuk memainkannya. Terdapat keterangan tentang profi tokohl pahlawan. Sehingga anak-anak yang memainkannya

Peluang dan Tantangan Studi di Masa Datang Kartu edukasi yang dibuat in

masyarakat diantaranya adalah:

(6)

2. Dapat dijadikan sebagai media pendidikan dan pembelajaraan yang baru.

3. Sebagai kartu yang dapat dijadikan koleksi, karena berisi semua pahlawan dalam

udah bagi anak-anak untuk mengingat dan mempelajari pelajaran

lawan dari pahlawan revolusi, pahlawan reformasi, serta pahlawan kemerdekaan

1.

kan anak-anak untuk memainkannya dan harus mempunayi aspek itu semua

2.B

akukan riset tentang trend permainan kartu yang digemari oleh anak-anak saat i

memperjuangkan kemerdekaan 4. Memperm

sejarah.

5. Mengenalkan tokoh-tokoh pah

Selain itu, kartu edukasi ini mempunyai tantangan studi sebagai berikut:

Bagaimana cara membuat permainan yang mendidik bagi anak-anak yang sesuai dengan tema tokoh pahlawan Indonesia. Karena dalammembuat sebuah permainan yang baru, harus disukai oleh anak-anak dan juga atraktif seta mendidik sehingga dapat dimainkan secara berulang. Karena bila semakin dimainkan oleh anak-anak, mereka akan mengerti dan mengingat nama-nama pahlawan yang terdapat pada kartu tersebut. Karena sukses tidaknya sebuah permainan tergantung dari ketertari

agaimana cara membuat karakter dari tokoh-tokh pahlawan yang kekinian atau berdasarkan trend saat ini dan disuaikan dengan target yang dituju, tanpa harus merubah citra atau cirri khas dari pahlawan tersebut. Karena bila salah membuat karakter, akan berakibat karakter atau tokoh pahlawan yang telah di buat tidak bagus dan tidak disukai oleh masyarakat khususnya anak-anak. Sehingga harus mel

Gambar

Gambar 1.1 Kartu Edukasi Siapakah Aku  (Fotografer oleh Vicky)
Gambar 1.2 Kartu edukasi Ayo Berhitung  Fotografer oleh Vicky
Gambar 1.4 Kartu Edukasi Flipoen Card  Fotografer oleh Vicky

Referensi

Dokumen terkait

Halaman Pilihan Kriteria adalah halaman yang digunakan untuk memilih data kriteria yang akan dibandingkan berdasarkan keinginan user dengan cara menceklis bagian yang di inginkan

Adapun data kosa kata dialek-dialek tersebut diambil dari peneliti-peneliti lain yang sebelumnya telah meneliti bahasa tersebut, diantaranya dialek Luwu dari Wahyu (2014),

Objek-objek penelitian yang berasal dari data berupa percakapan telepon di radio dalam acara HR dianalisis dengan teori pragmatik dengan spesifikasi pada prinsip kerja sama,

Terkait dengan hal tersebut di atas, maka telaah kurikulum menjadi salah satu parameter akademik yang senantiasa perlu dilakukan sehingga tingkat kompetensi mahasiswa

L : Ya Tuhan Yesus yang telah mati di kayu salib, hanya oleh karena kasihMu kepada orang berdosa ini. P : Ajarilah kami selalu mengingat Tuhan yang mati di kayu

Ringkasnya, meskipun struktur kristal serbuk ferit hasil sintesis telah sama dengan produk komersial, namun sifat-sifat magnetik magnet yang dihasilkan masih belum dapat

Setelah selesainya pelatihan ini, para peserta diharapkan akan mempunyai ide-ide dan pemikiran baru yang lebih baik tentang bagaimana menggunakan berbagai macam tools

Grafik step respon hasil simulasi untuk sistem pengendalian kcc epatan putaran motor diesel high speed dengan menggunakan kontro l er logika fuzzy kctika motor dilakukan