• Tidak ada hasil yang ditemukan

Lamp SK 306Thn 2017 ttg IL. PT.ASA KAHUTLA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Lamp SK 306Thn 2017 ttg IL. PT.ASA KAHUTLA"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

Lampiran I :

KEPUTUSAN BUPATI BARITO KUALA NOMOR : 188.44/306/KUM/2017

TANGGAL 14 AGUSTUS 2017

TENTANG IZIN LINGKUNGAN ATAS KEGIATAN PERKEBUNANKELAPA SAWIT LUAS 2.635 HAPT. ANUGERAH SAWIT ANDALAN (ASA)DI DESA BANITAN, KECAMATAN BAKUMPAI, KAB. BARITO KUALA,

MATRIKS TAMBAHAN RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP (RKL)

N

Bentuk Pengelolaan Lingkungan Hidup

Lokasi Komitmen Pengelolaan dan Pemantauan Kebakaran Lahan

1 Pencegahan  Mengadakan sarana

pemadaman

kebakaran lahan

perkebunan sesuai dengan Surat Edaran dari Direktur Jendral Perkebunan,

Kementrian

Pertanian dengan nomor

427/LB.130/E/3/2010 tentang Monitoring

Lahan

perkebunan seluas Hak Guna Usaha (HGU) yang dimiliki oleh PT. Anugerah Sawit b. Instansi

Pengawas : DLH

Kabupaten Barito Kuala c. Instansi

(2)

dan Evaluasi Sarana

dan Prasarana

Pencegahan

Kebakaran Lahan dan Kebun, yang meliputi:

a. Peralatan tangan b. Perlengkapan

perorangan

c. Pompa air dan perlengkapanya d. Peralatan

telekomunikasi e. Pompa

bertekanan tinggi f. Peralatan mekanis g. Peralatan

transportasi

h. Peralatan logistik, medis dan SAR i. Ruang TKTD

 Membuat sekat bakar seperti boundary dan parit – parit.

 Membuat prosedur

standar untuk

mencegah dan

menanggulangi

terjadinya kebakaran lahan perkebunan yang terdiri dari

Sistem Tanggap

(3)

Darurat Kebakaran Lahan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Lahan.

 Menyiapkan

perangkat organisasi yang bertanggung

jawab dalam

mencegah dan

menanggulangi

terjadinya kebakaran lahan perkebunan.

 Menyiapkan

pelatihan

penanggulanga

kebakaran lahan

secara berkala

 Melakukan

penyulihan dan

berperan aktif dalam membantu

masyarakat sekitar

yang berbatasan

dengan lahan

perkebunan.

Komitmen Pengelolaan dan Pemantauan Kebakaran Lahan

(4)

- Lahan perkebuna n

 Kebakaran

lahan perkebuna n

Tidak terjadi

kebakaran lahan  Melakukan deteksiterjadinya kebakaran lahan perkebunan

 Mendayagunakan

seluruh sumberdaya yag ada, baik sumberdaya manusia maupun sumberdaya yang dipergunakan

untuk proses

pemadaman

 Membuat sekat

bakar untuk

melokalisir api

 Memobilisasi

masyarakat untuk mempercepat

pemadaman

a. Pemadaman awal b. Pemadaman

lanjutan c. Pemadaman

mandiri d. Pemadaman

gabungan, dan e. Pemadaman dari dimiliki oleh PT. Anugerah Sawit b. Instansi

Pengawas : DLH

Kabupaten Barito Kuala c. Instansi

Pelaporan : DLH

Kabupaten Barito Kuala

(5)

- Lahan perkebuna n

 Kebakaran

lahan perkebuna n

Tidak terjadi

kebakaran lahan  Bila terjadi kebakaranlahan, maka akan dilakukan

Inventarisasi data sebagai berikut :

a. Data dan

informasi terjadinya kebakaran

b. Data pengukuran dan sketsa lokasi kebakaran

c. Analisa tingkat kerusakan dan rekomendasi

d. Rehabilitasi

Lahan

perkebunan seluas Hak Guna Usaha 9HGU) yang dimiliki oleh PT. Anugerah Sawit b. Instansi

Pengawas : DLH

Kabupaten Barito Kuala c. Instansi

Pelaporan : DLH

Kabupaten Barito Kuala

4 Lain – lain

- Lahan

perkebuna n

 Kebakaran

lahan perkebuna n

Tidak terjadi

kebakaran lahan  Membuat peta lokasikerja sesuai dengan HGU (Hak Guna Usaha) perusahaan

 Membuat peta

wilayah kerja

pengendalian kebakaran

 Membuat atau

menyiapkan sumber daya air (embung / parit kanal)

 Membuat rekaman

pelaksanaan

pencegahan dan

penanggulangan dimiliki oleh PT. Anugerah Sawit b. Instansi

Pengawas : DLH

Kabupaten Barito Kuala c. Instansi

Pelaporan : DLH

(6)

kebakaran (Laporan) bila terjadi kebakaran lahan

BUPATI BARITO KUALA,

H. HASANUDDIN MURAD

Lampiran II

(7)

TANGGAL 14 AGUSTUS 2017

TENTANG IZIN LINGKUNGAN ATAS KEGIATAN PERKEBUNANKELAPA SAWIT LUAS 2.635 HAPT. ANUGERAH SAWIT ANDALAN (ASA)DI DESA BANITAN, KECAMATAN BAKUMPAI, KAB. BARITO KUALA,

MATRIKS TAMBAHAN

RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP (RPL)

N o

Dampak Lingkungan yang

Dipantau Bentuk Pemantauan Lingkungan Institusi PemantauanLingkungan Hidup

Jenis

Dampak DampakSumber

Indikator / Paramet

er

Metode Pengumpulan

dan Analisis Data PantauLokasi

Waktu dan Frekuen

si

Pelaksa

na Pengawas

Peneri ma Lapora

n

1 Pencegahan

- Lahan

perkebun an

 Kebakara n lahan n lahan

 Memetakan titik – titik lokasi yang rawan / berpotensi

menyebabkan

terjadinya kebakaran lahan, khususnya yang berbatasan langsung

dengan lahan

perusahaan

 Audit internal dan

eksternal program

pencegahan dan

penanggulangan

kebakaran lahan yang

(8)

berisi :

a. Audit kelengkapan

sarana dan

prasarana serta

penanggulangan kebakaran lahan sesuai dengan SK Dirjenbun dengan nomor

SK.427/LB.130/E/3/2 010 pada tanggal 15 maret 2010.

b. Audit kesiapan

personil tim

kesiapsiagaan dan

tanggap darurat

(TKTD) meliputi

jumlah, tugas dan pelatihanya.

c. Audit pelaksanaan

Sistem Tanggap

Darurat / SOP Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Lahan

d. Audit program

pelatihan berkala, baik untuk Internal

(Tim Tanggap

(9)

eksternal yang melibatkan

stakeholder diluar perusahaan

e. Audit adanya

program sosialisasi pencegahan

kebakaran ke

masyarakat

f. Audit adanya

pelaporan berkala perusahaan dalam

hal pencegahan

serta

penanggulangan kebakaran lahan ke instansi terkait

Komitmen Pengelolaan dan Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan

2 Pemadaman

- Lahan

perkebun an

 Kebakaran lahan n lahan

Jika terjadi kebakaran

lahan, maka akan

dilakukan :

a. Observasi seluruh proses pemadaman yang dilakukan oleh

tim internal

perusahaan

b. Observasi serta

mengevaluasi

kesiapan dan

Lahan perkebun an seluas Hak Barito Kuala

(10)

kesigapan personel Tim Tangap darirat

selama proses

pemadaaman berlangsung .

c. Observasi, melihat serta mengevaluasi

kesiapan dan

kelengkapan sarana

dan prasarana

penanggulangan kebakaran lahan

d. Memantau dan

mengevaluasi

penggunaan semua sumber daya untuk pemadaman

e. Memantau dan

mengevaluasi

keterlibatan dan

peran serta

masyarakat selama proses pemadaman berlangsung

(11)

Penanganan Pasca Kebakaran

3 - Lahan

perkebun ana

 Kebakara n lahan n lahan

Jika terjadi kebakaran

lahan, maka akan

dilakukan inventarisasi data yaitu :

a. Data dan informasi terjadinya kebakaran khususnya sumber terjadinya kebakaran

b. Data pengukuran luas lahan eks terbakar dan sketsa lokasi kebakaran serta sumber asal

api yang

menyebabkan

terjadinya kebakaran

c. Analisa tingkat

kerusakan dan

rekomendasi

perbaikan atau

pemulihan

d. Melakukan rehabilitasi

Lahan perkebun an seluas Hak

Komitmen Pengelolaan dan Pemantauan Kebakaran Hutan dan Lahan

4 Lain – lain

- Lahan

perkebun  Kebakaran lahan

Tidak

(12)

an perkebun

an kebakaran lahan lapangan terhadaptitik – titik lokasi yang rawan / berpotensi

menyebabkan

terjadinya kebakaran lahan, khususnya yang berbatasan langsung dengan lahan perusahaan yang termuat di dalam Peta Wilayah Kerja Pengendalian Kebakaran dalam suatu Peta Lokasi b. Pengecekan

lapangan terhadap embung – embung / parit kanal yang telah dibuat sebagai

suatu bentuk

persiapan penyediaan

sumberdaya air

ketika musim kering terjadi

c. Pemantauan

terhadap rekaman pelaksanaan

pencegahan dan penanggulangan kebakaran (laporan)

an seluas Hak

Guna Usaha (HGU) yang dimiliki oleh PT. Anugera h Sawit Andalan

operasi berlangsu ng

h Sawit

Andalan enBarito Kuala

(13)

yang telah dibuat.

BUPATI BARITO KUALA,

Referensi

Dokumen terkait

Pada hari ini Senin tanggal Delapan bulan Juli tahun Dua Ribu Tiga Belas dimulai Pukul 10.30 WIB s/d Pukul 23.59 WIB dengan mengambil tempat di Dinas Bina Marga dan Cipta

Untuk mencapai pelayanan prima diperlukan organisasi yang tertib. Itulah sebabnya perlu untuk memperkuat budaya organisasi sehingga dapat mendukung peningkatan mutu.. dapat

Sehubungan dengan hasil evaluasi penawaran penawaran saudara, perihal penawaran Pekerjaan P/P Jaringan Tersier Dan Sambungan Rumah Kecamatan Nunukan Selatan ( DAK

Since the change in net deferred tax assets and liabilities is reflected on the income statement as deferred tax expense or recovery, the judgment for when deferred taxes move

Pada hari ini Senin tanggal Delapan bulan Juli tahun Dua Ribu Tiga Belas dimulai Pukul 10.30 WIB s/d Pukul 23.59 WIB dengan mengambil tempat di Dinas Bina Marga dan Cipta

Demonstrasi merupakan metode yang sangat efektif, sebab membantu siswa untuk mencari jawaban dengan usaha sendiri berdasarkan fakta atau data yang benar.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana formulasi resep dalam pembuatan cheese cake berbahan dasar tepung sukun sebagai bahan pangan lokal dan mengetahui

|jejakseribupena.com, Soal dan Solusi Simak UI Matematika IPA, 2013