• Tidak ada hasil yang ditemukan

Teknik Mengutip di dalam Karya Tulis Ilm

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Teknik Mengutip di dalam Karya Tulis Ilm"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

Teknik Mengutip di dalam Karya

Tulis Ilmiah

Purwani Istiana, SIP., M.A.

(2)

PENDAHULUAN

• Dalam menulis karya ilmiah, mengacu pada pendapat orang lain tidak dapat dihindari.

• Menuliskan kutipan merupakan bentuk

pengakuan terhadap pengarang, karena ide, gagasan, pendapat atau bahkan teorinya telah kita gunakan

(3)

Apa yang dimaksud Kutipan

• Kutipan adalah bagian dari pernyataan,

pendapat, buah pikiran, definisi, dari penulis lain atau penulis sendiri yang

telah terdokumentasi

• Kutipan merupakan satu kalimat atau lebih dari tulisan orang lain yang kita gunakan

untuk memperkuat pendapat kita dalam sebuah karya ilmiah tertentu

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(4)

Manfaat Pengutipan

• Mencegah tindakan plagiat

• untuk menegaskan isi uraian yang kita tulis dalam sebuah karya

• untuk membuktikan kebenaran dari sebuah pernyataan yang kita buat

• untuk menunjukkan teori yang kita gunakan dalam karya tulis ilmiah kita

• untuk menunjukkan bagian atau topik yang akan dibahas, dan

copyright 2006 www.brainybetty.com

(5)

Perlu diperhatikan

• Kutipan berfungsi sebagai bahan bukti untuk menunjang pendapat penulis.

• Kerangka tulisan secara keseluruhan dan kesimpulan harus merupakan pendapat penulis sendiri

• Tidak diperkenankan keseluruhan sebuah karya tulisan terdiri dari kutipan-kutipan..

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(6)

Ketentuan Mengenai Pengutipan

Mengutip Langsung

Menggunakan Parafrasa ( kutipan tidak

Langsung)

(7)

Alasan Mengutip Langsung

• Kita khawatir jika akan menimbulkan

penafsiran yang berbeda, jika menggunakan bahasa sendiri. Misalnya untuk perundang-undangan.

• Untuk mengungkapkan teori, dalil, rumus matematika serta rumus ilmiah lain.

(8)

Mengutip Langsung

• Ayat-ayat yang bersumber dari kitab suci atau hadist.

• Ingin mengomentari gagasan, ide dari penulis lain.

• Apa yang diungkapkan pengarang asli, telah cukup ringkas.

(9)

Teknik mengutip langsung

• Mengutip sesuai teks aslinya

• harus menggunakan tanda [sic!], jika ada kesalahan dalam teks asli.

• menggunakan tanda tiga titik berspasi [. . .] jika ada sebagian dari kutipan yang

dihilangkan.

mencantumkan sumber kutipan dengan system (MLA, APA, dan sebagainya)

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(10)

Kutipan Langsung Pendek

• diintegrasikan langsung dengan teks,

• jarak antarbaris sama denagn teks,

• Menggunakan tanda kutip, dan

• Menyebutkan sumber kutipan.

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(11)

Kutipan Langsung Panjang

• Kutipan Langsung Panjang (lebih dari empat baris)

• Dipisahkan dari teks dengan spasi (jarak antarbaris) lebih dari teks,

• jarak rapat antarbaris dalam kutipan,

• Menyebutkan sumber kutipan

Boleh diapit tanda kutip, boleh juga tidak.

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(12)

Menggunakan Parafrasa

• Zulkarnaen ( 2012) parafrasa yaitu menyatakan suatu kalimat atau paragraf menggunakan

kalimat yang berbeda dari kalimat asli, dengan tidak mengubah maksud.

• merupakan bentuk pengutipan tidak langsung.

(13)

Menggunakan Parafrasa

Tetap harus menyebutkan sumbernya.

Ide/gagasan dalam kalimat atau paragraf

yang kita susun kembali tersebut,

merupakan ide, gagasan penulis pertama

Menghindari terlalu banyak

menggunakan kutipan langsung

.

(14)

Langkah-langkah Membuat

Parafrasa

• Membaca keseluruhan; menuntut

kemampuan intelektual untuk merumuskan kembali dengan satu kalimat yang baru

• Menggunakan kosa kata sendiri, menyusun kalimat yang sesuai dengan ide gagasan

• Memeriksa kalimat yang kita buat

• Jika ada kata unik yang harus kita kutip apa adanya, maka gunakan tanda kutip dua,

seperti pada kutipan langsung.

(15)

Perlu di perhatikan dalam

membuat parafrase

• Harus cermat memilih kalimat yang mengandung gagasan yang relevan.

• Bukan melakukan “editing” yang hanya merubah beberapa kata.

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(16)

Belajar Parafrase

• Mengubah penghubung kalimat : tetapi,

dipihak lain, sementara, sama halnya, seperti halnya.

• Mengubah kata kerja pasif menjadi kata kerja aktif, dan sebaliknya, tentu saja ini berdampak pada pada perubahan struktur kalimat

• Mengubah bentuk kata; kata kerja menjadi kata benda, kata sifat menjadi kata

keterangan

• Penggunaan sinonim

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(17)

Menuliskan Parafrase

• diintegrasikan dengan teks,

• diberi jarak antarbaris yang sama dengan teks,

• tidak diapit tanda kutip, dan

• Tetap dicantumkan sumber kutipan dengan model tertentu (MLA, APA, dan sebagainya)

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(18)

Contoh Parafrase

“Komputer mampu membawa orang ke tempat-tempat yang belum pernah bisa

mereka kunjungi sebelumnya, termasuk ke permukaan planet lain.”

Melalui komputer, orang dapat pergi ke tempat yang belum pernah mereka kenal.

Sumber : https://srirti.files.wordpress.com/2011/11/parafrase.doc copyright 2006 www.brainybetty.co

m

(19)

Contoh

• Sangatlah pelik untuk mendefinisikan plagiasi saat kalian melakukan ringkasan atau parafrase. Keduanya memang berbeda, tetapi batas-batas parafrase dan ringkasan sangatlah tipis sehingga kalian tidak menyadari jika kalian berpindah dari melakukan parafrase menjadi meringkas, kemudian berpindah ke

malakukan plagiasi. Apapun tujuanmu, parafrase yang sangat mirip dengan naskah asli dianggap sebagai melakukan plagiasi, meskipun kalian telah menuliskan sumbernya

• Sangatlah sulit untuk membedakan antara ringkasan, parafrase dan plagiasi. Kalian berisiko melakukan plagiasi jika kalian

melakukan parafrase yang sangat mirip, meskipun kalian tidak

bermaksud untuk melakukan plagiasi dan mencantumkan sumber naskah aslinya.

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

(20)

Contoh

“Sangatlah pelik untuk mendefinisikan plagiasi saat kalian melakukan

ringkasan atau parafrase. Keduanya memang berbeda, tetapi batas-batas parafrase dan ringkasan sangatlah tipis sehingga kalian tidak menyadari jika kalian berpindah dari melakukan parafrase menjadi meringkas, kemudian berpindah ke malakukan plagiasi. Apapun tujuanmu, parafrase yang sangat mirip dengan naskah asli dianggap sebagai melakukan plagiasi, meskipun kalian telah menuliskan sumbernya “

“Sangatlah sulit untuk membedakan antara ringkasan, parafrase

dan plagiasi. Kalian berisiko melakukan plagiasi jika kalian

melakukan parafrase yang sangat mirip, meskipun kalian tidak bermaksud untuk melakukan plagiasi dan mencantumkan sumber naskah aslinya.”

Sumber:

https://srirti.files.wordpress.com/2011/11/parafrase.doc

(21)

Contoh Parafrase

• “penulis terkadang melakukan plagiasi tanpa mereka sadari karena mereka menggira

melakukan ringkasan, saat mereka melakukan parafrase yang terlalu mirip dengan naskah

asli, suatu aktifitas yang disebut plagiasi. Bahkan saat aktifitas tersebut dilakukan dengan tidak sengaja dan sumber

pustakanyapun dituliskan”

Sumber:

https://srirti.files.wordpress.com/2011/11/parafrase.doc

copyright 2006 www.brainybetty.com

(22)

TERIMA KASIH

7/2/2015 copyright 2006 www.brainybetty.com

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis yang telah dilakukan, diketahui bahwa pengetahuan guru sekolah dasar di kecamatan Sokaraja, kabupaten Banyumas memiliki tingkat pengetahuan yang

(OCB) sebagai perilaku prososial yang terjadi dalam organisasi baik yang.. diberi maupun yang tidak diberi imbalan oleh

Penduduk yang bekerja pada Februari 2012 bertambah sebesar 3,1 juta orang dibanding keadaan Agustus 2011 dan bertambah 1,5 juta orang dibanding keadaan setahun yang lalu..

Andi (2007:25), menjelaskan bahwa “ informasi adalah data yang telah dirangkum atau dimanipulasi dalam bentuk lain untuk tujuan pengambilan..

Bapak Umar selaku bagian pengawas dan produksi mengatakan : “ Pelaksanaan pengendalian kualias produk yang saya lakukan dalam industri ini adalah dengan menerapkan

Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat memperkuat hipotesis sebelumnya bahwa manusia modern awal berkarakter Australomelanesid memang pendukung budaya dari (1) lapisan

Berdasarkan hasil analisis tersubut dapat di jelaskan bahwa aspek kecakapan kerja dalam kemampuan kerja bagi pegawai sangat di butuhkan sekali bagi kemajuan organisasi terutama

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa program “Say No To Bullying” efektif untuk meningkatkan pemahaman siswa SMP tentang bullying. "The Effectiveness of Say No To