RUANG LINGKUP SIG
DEFINISI SIG
LATAR BELAKANG DAN
PERKEMBANGAN SIG
KEUNGGULAN SIG
SISTEM INFORMASI
GEOGRAFIS
SIG adalah sistem yang bertugas
mengumpulkan, memilih, mengatur,
mengelola, dan menyimpan serta
SISTEM INFORMASI
GEOGRAFIS
SIG adalah sistem yang bertugas
mengumpulkan, memilih, mengatur,
mengelola, dan menyimpan serta
SISTEM INFORMASI
GEOGRAFIS
SIG adalah sistem komputer yang digunakan
untuk memasukkan, menyimpan, memeriksa, mengintegrasikan, memanipulasi,
menganalisa, dan menampilkan data-data
SISTEM INFORMASI
GEOGRAFIS
SIG adalah sistem yang dapat
mendukung pengambilan keputusan
spasial dan mampu mengintegrasikan
deskripsi-deskripsi lokasi dengan
Kebanyakan ilmuwan Eropa, terutama
Belanda menggunakan istilah
Geographical Information System. Di
USA hanya mengurangi dua huruf,
menjadi Geographic Information
Terminologi lainnya berdasarkan pada
tekonologi dan disiplin ilmu
masing-masing. Contohnya Georelational
Information System, Natural Resources
Information System, Geoscience or
Konsep dasar SIG sebenarnya merupakan
sistem penyimpanan dan penyajian data
geografis. Peta sebenarnya adalah bentuk
SIG. Peta menyimpan data sekaligus
menampilkan data. Data yang tersimpan
pada peta bersifat relatif tetap, oleh
SISTEM INFORMASI
GEOGRAFIS
Manual
Digital : Teknologi Komputer
Teknologi Komputer
- Menyajikan Data & Informasi Secara otomatis.
Konsep dasar SIG
Menyajikan informasi muka bumi dalam
bentuk data spasial
Data muka bumi tersebut dapat disimulasikan
secara bersama-sama untuk membuat skenario kondisi lingkungan
Proses dapat dilakukan dengan mudah dan
Sebelum ada tekonologi modern
Remotesensing, pengambilan data
geografis dengan cara terrestrial,
Universitas Harvard 1964 memelopori pengembangan
SIG. Produk pertamanya adalah SYMAP (Synagraphic Mapping). 1969 Callform, UNITAR ITC Belanda
Swasta yang memproduk peralatan SIG adalah
ESRI Inc. dan MapInfo Corp. ESRI Inc. adalah perusahaan perangkat SIG yang banyak
memproduk software seperti ARC/INFO dan ArcView. MapInfo Corp. juga menjual berbagai produknya antara lain Mapbasic, MapX dan
Beda SIG modern dan tradisional
Tahapan SIG MANUAL
Penyimpanan Database
digital Skala dan standard
berbeda Pemanggilan Dengan
komputer Cek manual
Pemuthakiran Sistematis Mahal dan
lama Analisis data
atribut Sangat cepat Lama
Analisis data
Keunggulan SIG
1. Data dapat dikelola dalam format yang
jelas
2. Biaya lebih murah daripada harus survey
lapangan
3. Pemanggilan data cepat dan dapat
diubah dengan cepat
4. Data spasial dan nonspasial dapat dikelola
bersama
5. Analisa data dan perubahan dapat
dilakukan secara efisien
6. Data yang sulit dilakukan secara manual
dapat ditampilkan dengan gambar 3
Manajemen SIG
Komponen masukan data berupa data lapangan,
data peta, data citra PJ
Komponen pengelolaan data berupa
pemasukan, penyimpanan, pemanggilan
Komponen manipulasi hingga pengeluaran
Mendeskripsikan komponen
SIG
Komponen masukan data
Komponen pengelolaan data
Komponen manipulasi dan analisis data
Komponen luaran data
Komponen SIG
Perangkat keras : perangkat yang dimaksud disini
antara lain CPU, mouse, digitizer, printer, plotter dan scanner.
Perangkat lunak : Peralatan seperti program-program
SIG Mapinfo, Arc/info, Arcview dll.
Basis data : Basis data berasal dari peta, peta
hasil Inderaja, maupun data atributnya.
Manajemen : Pengelolaan SIG yang baik harus
Komponen Inf Geo
Posisi Geografis
Atribut
Waktu
Perangkat keras (
Hardware
)
Perangkat yang dimaksud disini antara lain
CPU,
RAM: penyimpan sementara
Storage: harddisk, disket, CD, flashdisk
output device: monitor, printer, plotter
Input device : mouse, keyboard, digitizer,
Perangkat Lunak
1. Sistem Operasi (Operating System/OS) : Untuk PC : MS-DOS dan WINDOWS 2. Compiler : menerjemahkan program yang
ditulis dalam bahasa komputer pada kode mesin sehingga CPU mampu menjalankan program yang harus dieksekusi.
Input data
Cara memasukkan data pada komputer dapat
dengan dijitasi atau dapat pula dengan menggunakan scanner. Masukan data
Managemen data
Basis data kemudian diolah dengan perangkat lunak
yang ada. Berdasarkan basis data dan perangkat lunaknya dapat menjawab hal-hal yang berkaitan
dengan pertanyaan apakah arti suatu titik pada peta suatu layer. Dapat pula ditanyakan dimana letak suatu titik atau tempat pada suatu peta. Pertanyaan berikut antara lain dimana bila “Dimanakah lokasi
Output data
Keluaran SIG tentu saja tergantung dari
pengolahan yang diminta. Pada layar monitor akan hanya menampilkan gunung berapi bila hanya sebaran gunung berapi yang
Mendiskripsikan Unsur-unsur
esesnsial dalam SIG
Data dalam SIG
Pengertian data dasar Fungsi data dasar
Bentuk data dasar Struktur data dasar Sumber dan jenis data
Sumber data SIG
DATA DALAM SIG
DATA DASAR: data spasial dan data atribut
Data spasial menunjukkan ruang, lokasi, dan
tempat di permukaan bumi berasal dari pet, FU, dalam hadrcopy
Data atribut berupa deskripsi tentang catatan,
Data Spatial
Data yang mempunyai informasi tentang
posisinya di muka bumi
Biasanya dipresentasikan dengan nilai
Sumber Data
Peta Publikasi: Topografi, Tanah, Geologi, Kehutanan, Kadaster
Citra Penginderaan jauh : Foto Udara, SFAP, Landsat, Ikonos, SPOT, Aster, NOAA, Radar.
Data Statistik: sensus, regristasi, catatan lapangan
Survei Lapangan: survei fisik lahan
(surveying, pengukuran, survei sosek
Basis data
Peta,
Peta hasil inderaja,
Foto udara,
Citra satelit
Citra Indraja
Foto udara
Citra satelit: Ikonos, Quickbird,
Data lapangan
pH tanah,
salinitas air,
curah hujan,
Sebaran jenis tanah,
sebaran batuan,
sebaran sumberdaya air,
sebaran vegetasi,
Data peta
Informasi yang terekam pada peta
dikonversikan ke dalam bentuk digital.
Alat yang digunakan adalah Digitizer.
Misalnya peta geologi, peta tanah, dan
sebagainya. Data peta dimasukkan
Data citra
Data berupa foto udara
diinterpretasi terlebih dahulu
sebelum dikonversikan ke dalam
bentuk digital, sedangkan citra
satelit dalam bentuk digital dapat
Pekerjaan-pekerjaan SIG
SIG menyimpan semua informasi deskriptif
semua unsurnya sebagai atribut di dalam basis data.
SIG menghubungkan sekumpulan unsur-unsur
peta dengan atribut-atributnya dalam satuan-satuan yang disebut layer.
Cara kerja SIG
Pemasukan data (data input)
Pengelolaan data
DATA
SIG :INPUT PROSES
DIGITAL
INPUT : DATA/INFORMASI
- Data garis (Peta)
- Data citra/ Foto udara - Data tabuler/tabel
. PROSES : Mengelola, memanipulasi, fikasi, dll.
Penyajian data SIG
·
deskripsi
· tabular
· diagram (gambar)
Kemampuan SIG
Menjawab pertanyaan-pertanyaan konseptual
What is it………..?
Where is it………….?
Aplikasi sederhana
1. Informasi tabel basis data
2. Informasi layer peta digital
3. Membuat peta tematik
4. Visualisasi dan analisis info baru
APLIKASI SIG
1. Pengukuran(Measurement) 2. Pemetaan(Mapping)
3. Pemantauan(Monitoring)
Entity
Suatu objek yang dapat dibedakan dengan
objek-objek lainnya berdasarkan
atribut-atributnya.
Individu yang mewakili sesuatu yang
Entity terdiri dari:
1. Klasifikasi tipe
2. Atribut
Klasifikasi entity
Tipe entity dapat diklasifikasikan menjadi tipe lebih
kecil, misalnya, tipe entity jalan dapat diklasifikasikan menjadi:
Jalan raya Jalan Tol Jalan KA
Atribut Entity
Setiap entity dapt memiliki beberapa atribut,
contohnya: suatu danau dapat memiliki:
Nama danau
Kedalaman air danau
Warna air
Relasi Entity
Setiap entity memiliki relasi dengan entity lainnya,
umumnya mencakup:
Model data
Merupakan kumpulan perangkat konseptual
yang digunakan untuk mendeskripsikan data, relasi data, makna data, dan batasan data.
Model data berupa objek yang dapat direpresentasikan dalam bentuk
Titik
Informasi tanpa dimensi
berupa
titik
Titik merupakan representasi paling sederhana suatu
objek. Contoh data sumur bor berupa atribut:
Letak lintang
Letak bujur Kedalaman Salinitas
Informasi SATU dimensi
berupa
GARIS
JARINGAN LISTRIK
JARINGAN TELPON
PIPA AIR MINUM
Informasi dua dimensi berupa
poligon
Dibatasi paling sedikit tiga garis saling
berhubungan
Berupa area seperti sawah, kebun, rawa, hutan,
Objek tiga dimensi
Topografi
Menara
Model data spasial
Model data raster menampilkan,
menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matrik atau
pixel-pixel yang membentuk grid. 0 hitam, 255 putih
Model data vektor menampilkan, menmpatkan,
DIGITAL
INPUT : DATA/INFORMASI
- Data garis (Peta)
- Data citra/ Foto udara - Data tabuler/tabel
. PROSES : Mengelola, memanipulasi, fikasi, dll.
SUMBER DATA
1. DATA LAPANGAN
Pengukuran langsung di lapangan. 2. DATA SEKUNDER
Laporan, catatan, data statistik. 3. DATA PETA
BASIS DATA SIG
1. DATA GRAFIS
- Data Grafis : raster dan vektor
JENIS DATA SIG
1. DATA ATRIBUT/TABULER
DATA ATRIBUT
Data yang berbentuk
tabel (Data Non Grafis)
Data “Labelling”/Data
Keterangan (Data Non Grafis)
No. Kecamatan Jumlah
[image:57.720.367.717.155.281.2]DATA RASTER
Model Data raster menampilkan, menempatkan
dan menyimpan data spasial dengan menggu-nakan struktur matrik atau piksel-piksel yang membentuk grid.
Akurasi data raster sangat dipengaruhi resolusi
atau ukuran pikselnya.
Sumber entity spasial raster : citra satelit
INPUT DATA RASTER
Dengan CCT (pita kaset) dikonversi ke hardisk. CCT dikoreksi dengan koreksi geometrik dan
radiometrik.
CCT berbentuk seperti CD Kapasitas CCT 520 mb
Yang dipindah ke komputer adalah posisi
Karakteristik Layer Raster
Resolusi atau dimensi linier minimum dari satuan
terkecil geographic space yang dapat direkam berbentuk bujur sangkar atau pixel.
Orientasi dibuat untuk mempresentasikan arah utara
yang sebenarnya.
Setiap zone layer peta merupakan sekumpulan
lokasi-lokasi yang memperlihatkan nilai nomer pengenal yang dipresentasikan oleh nilai piksel yang sama.
Nilai suatu pixel di dalam area atau zone yang sejenis
Sampling raster
Nilai yang merepresentasikan pixel dapat
dihasilkan dengan sampling yang berlaianan:
1. nilai suatu pixel merupakan nilai rerata
sampling suatu wilayah
2. Nilai pixel merupakan nilai sampling yang
berpusat di tengah
3. Nilai sampling yang terletak di sudut-sudut
Layer Raster
Suatu basis data sangat mungkin mempunyai
MODEL DATA VEKTOR
Model data vektor menampilkan, menempatkan
dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis atau kurva, atau poligon beserta atribut-atributnya.
Bentuk dasar representasi data spasial dalam
data vektor didefinisikan dengan koordinat
kartesian dua demensi (x,y)
DATA VEKTOR
Di-digitasi pada meja digitizer atau di scanner.
Hasil digitasi yang Dipindah ke komputer
Model Data Vektor
Entity Titik
Entity Garis
MODEL DATA VEKTOR
1. TITIK (POINT)
Hanya mempunyai satu koordinat (xn,yn).
2. GARIS (LINE)
Mempunyai koordinat lebih dari satu, dan
setiap koordinat dihubungkan dengan garis.
Contoh : Sungai
3. AREA (POLYGON)
Mempunyai koordinat lebih dari satu dan setiap
koordinat dihubungkan dengan garis secara tertutup.
Contoh : Penggunaan tanah
Jenis tanah
4. TIGA DEMENSI
Mempunyai lebih dari satu koordinat, dengan
basis koordinat x, y, z.
Contoh : Bangunan
KELEBIHAN DATA
RASTER
Compatible dengan citra-citra satelit
pengindraan jauh dan semua image hasil
scanning data spasial
Memiliki kemampuan-kemampuan pemodelan
dan analisis spasial tingkat lanjut
Gambaran permukaan bumi dalam bentuk citra
KELEMAHAN DATA
RASTER
Tampilan atau representasi dan akurasi
posisinya sangat bergantung pada ukuran pikselnya (resolusi spasial).
Transformasi koordinat dan proyeksi sulit
dilakukan.
Secara umum memerlukan ruang atau tempat
penyimpanan (disk) yang besar di komputer.
Metode untuk mendapatkan format data vektor
KELEBIHAN
DATA
VEKTOR
Memerlukan tempat penyimpanan (disk) di
komputer yang lebih kecil.
Transformasi koordinat mudah dilakukan.
Memiliki batas-batasnyang teliti, tegas dan
jelas sehingga sangat baik untuk pembuatan peta administrasi, persil tanah, dll.
KELEMAHAN
DATA
VEKTOR
Memerlukan perangkat lunak dan perangkat
keras yang mahal.
Struktur data vektor lebih kompleks dan
prosedur-prosedur analisisnya memerlukan kemampuan yang tinggi karena sulit dan rumit.
Overlay beberapa layers vektor secara simultan
Beberapa alasan menggunakan SIG
1. SIG menggunakan data spasial maupun atribut secara terintegrasi.
2. SIG dapat digunakansebagai alat bantu interaktif yang menarik dalam usaha
meningkatkan pemahaman mengenai konsep lokasi, ruang, kependudukan, dan unsur-unsur geografi yang ada dipermukaan bumi.
3. SIG dapat memisahkan antara bentuk presentasi dan basis data.
4. SIG memiliki kemampuan menguraikan unsur-unsur yang ada dipermukaan bumi
kedalam beberapa layer atau coverage data spasial.
5. SIG memiliki kemampuan yang sangat baik dalam memvisualisasikan data spasial
berikut atributnya.
6. Operasi SIG dapat dilakukan secara interaktif.
7. SIG dengan mudah menghasilkan peta-peta tematik.
8. Operasi SIG dapat di costumize dengan menggunakan perintah-perintah dalam
bahasa script.
9. Perangkat lunak SIG menyediakan fasilitas untuk berkomunikasi dengan
perangkat lunak lain.