EXPLOITING OF INTERNET AS SUPPORTER OF PREPARATION OF STUDY AT MAN SALIDO KECAMATAN IV JURAI PESISIR
KABUPATEN PESISIR SELATAN
Ririn Amalia1Adiyalmon, S.Ag, M.Pd2 Surya Prahara, S.H, M.H3 Program Studi Pendidikan Sosiologi
STKIP PGRI Sumatera Barat
ABSTRACT
Effective study will be created if target of study have been reached. For the shake of reaching of target of study hence needed preparation before study process take place. Internet represent a information media and of komonikasi able to assist teacher in preparation of study. hence as a teacher claimed can exploit technology of internet for the shake of reaching of target of study. Formula research internal issue Exploiting Of Internet As Supporter of Preparation of Study Madrasah Aliyah Negeri Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. This Research aim to to lay open Exploiting Of Internet As Supporter of Preparation of Study Madrasah Aliyah Negeri Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
This research represent research qualitative with approach of descriptive research. Technique which used in election of informan sampling snowball that is student and teacher. its Data type him 1) Primary data that is collected data interview with informan 2) data of Sekunder that is collected data indirectly. Technique used for data collecting by observation, interview and have the honour to documentation. Technique analyse data used by 1) Data discount 2) Display Data 3) Decision making and verification.
From result of this research expressed that internet have been used by student and teacher of MAN Salido as 1) internet used as the source of teaching materials, searching study items like picture, simple attempt and cycle 2) internet used as study media not langsunguntuk present study items in the form of short video or picture to be taught 3) internet used student as source learn to look for items, making duty like handing out, kliping and also also used as social jejaring like entertainment amusement and facebook.
1
Mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi STKIP PGRI Sumatera Barat Angkatan 2009 2
Pembimbing I dan Dosen STKIP PGRI Sumatera Barat 3
PENDAHULUAN
Berdasarkan UU No. 20 Tahun 2003, pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI 1945 yang berakar pada nilai-nilai agama, kebudayaan nasional Indonesia, dan tanggap terhadap tuntutan perubahan zaman. Pendidikan nasional diharapkan berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis (Sukardjo dan Komarudin, 2012:67). Untuk mencapai tujuan tersebut pemerintah telah berupaya melakukan pembinaan dan pengembangan pendidikan berupa pembaharuan kurikulum, metode mengajar, peningkatan pengadaan buku pelajaran dan bacaan, penataan guru serta pengembangan profesi dan para pelaksana pendidikan lainnya.
Dalam rangkaian proses pembelajaran di sekolah, kurikulum merupakan panduan yang dijadikan guru sebagai kerangka acuan untuk mengembangkan proses pembelajaran. Seluruh aktifitas pembelajaran, mulai dari penyusunan rencana pembelajaran, memilih materi pembelajaran, menentukan
pendekatan dan strategi/metode, memilih dan menentukan media pembelajaran, serta menentukan teknik evaluasi, kesemuanya harus berpedoman pada kurikulum (Aunurrahaman, 2011: 194). Proses pembelajaran juga dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa dan guru seperti rasa senang, rasa malas ataupun rasa bosan. Sedangkan faktor eksternal adalah lingkungan sekolah, ruang belajar, media pembelajaran,, sumber belajar dan sebagainya. Sumber belajar adalah referensi, rujukan, literatur yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran yang berupa media cetak atau elektronik, narasumber, serta lingkungan fisik dan sosial budaya (Kunandar, 2007:259). Untuk mencapai tujuan pendidikan maka media pembelajaran juga dapat dijadikan suatu fasilitas untuk mengefektifkan penyampaian informasi antara guru dan siswa.
Media yang digunakan oleh guru sewaktu mengajar hendaklah dipersiapkan agar dapat memberikan informasi yang jelas dan tidak terjadi kekeliruan dalam membahas suatu materi. Untuk topik pembelajaran tertentu penggunaan media sangat diperlukan, hal ini dimaksudkan agar pemahaman siswa lebih mendalam dan dapat mengambil kesimpulan yang tepat terhadap materi tersebut. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi semakin
mendorong upaya dalam pembaharuan, hal ini juga dapat melandasi guru dalam menggunakan media yang memanfaatkan perkembangan teknologi. Selain itu guru juga harus berupaya agar pembelajaran yang disampaikan atau ditransformasikan dapat dengan cepat dan komprehensif dimiliki peserta didik serta daya serap siswa terhadap bahasan materi lebih maksimal. Maka guru juga dituntut kreatif mendesain suatu bahan ajar yang memungkinkan peserta didik dapat memahami materi dengan mudah. Bahan ajar dapat dipahami sebagai segala bahan (baik informasi, alat maupun teks) yang disusun secara sistematis, yang menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai peserta didik (Andi Prastowo, 2011:17) Bahan ajar ini merupakan pesan yang harus dipelajari oleh siswa. Kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar dapat dilakukan dengan memanfaatkan internet.
Pada lingkungan sekolah internet dapat digunakan sebagai sumber belajar dalam pembelajaran. Untuk mempersiapkan bahan ajar internet dapat memudahkan guru dalam merancang bahan ajar, yakni dapat menggunakan referensi dari internet. Sebagai media pembelajaran melalui internet dapat membantu mencari gambar, video dan lain sebagainya. Internet ini tidak saja digunakan oleh guru, tetapi siswa juga dapat menggunakannya untuk mencari tugas yang diberikan oleh guru.
Berdasarkan observasi awal yang penulis lakukan di Madrasah Aliyah Negeri Salido dalam persiapan pembelajaran sebagian besar guru memanfaatkan teknologi internet untuk mendapatkan berbagai bahan atau materi yang dibutuhkan untuk persiapan pembelajaran. Internet ini digunakan oleh guru sebagai referensi dalam mencari materi demi tercapainya tujuan pembelajaran. Dari pengamatan diketahui ada guru yang menggunakan internet dan ada yang tidak. Sehubungan dengan itu peneliti ingin mempelajari lebih dalam tentang pemanfaatan internet oleh guru-guru MAN Salido dalam membuat persiapan pembelajaran
Tujuan dari penelitian ini adalah:
Mengungkapkan Pemanfaatan Internet Sebagai Penunjang Persiapan Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Negeri Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan.
Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Oci Ovriani (2012) Skripsi STKIP PGRI Padang “Kemampuan Guru Dalam Mengembangkan Materi Pembelajaran Pada Dokumentasi Silabus Mata Pelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Ranah Pesisir Kabupaten Pesisir Selatan.
Berdasarkan permasalahan yang dikaji dalam skripsi ini ada keterkaitan
permasalahan yang penulis lakukan yakni sama sama meneliti tentanmateri pembelajaran. Namun perbedaan penelitian yang penulis lakukan yakni fokus kepada seluruh guru, sementara penelitian terdahulu lebih memfokuskan pada guru sejarah.
BAHAN DAN METODE
Penelitian ini mulai dilakukan sejak bulan juli sampai September 2013. Penelitian ini dilakukan di MAN Salido Kecamatan IV Jurai Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif yakni penelitian yang menghasilkan prosedur analisis, yang tidak menggunakan prosedur analisis statistik atau cara kuantifikasi lainnya. Tipe penelitian ini adalah deskriptif, data yang dikumpulkan adalah berupa kata-kata, gambar dan bukan angka-angka.
Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah observasi, wawancara dan studi dokumentasi, yang mencari data secara kompleks.
HASIL PENELITIAN
1. Pemanfaatan internet sebagai bahan ajar
Dari hasil penelitian diketahui bahwa internet telah dimanfaatkan oleh guru MAN Salido sebagai sumber bahan ajar yaitu untuk mencari gambar ataupun
silkus dan percobaan sederhana yang nantinya akan diajarkan di dalam kelas.
Internet ini sangat populer didalam keseharian siswa serta memiliki berbagai macam topik dan materi yangs sesuai dengan minat, keinginan dan kebutuhan mereka. Melalui pemanfaatan internet sebagai sumber bahan ajar dapat memberikan kemudahan bagi guru MAN Salido, yakni materi pembelajaran yang disajikan tidak akan membosankan. Hal ini akan memotivasi siswa sehingga kegiatan belajar akan jadi lebih menarik dan meningkat. Dengan memanfaatkan internet ini maka dapat mereduksi ketergantungan guru MAN Salido kepada buku teks dan LKS. Melalui internet, guru dapat semakin terbuka akan ide-ide baru mengenai berbagai variasi materi, topik dan kegiatan yang dapat diterapkannya saat menyajikan materi di kelas.
2. Pemanfaatan Internet Sebagai Media Pembelajaran
Dari hasil penelitian diketahui bahwa internet telah dimanfaatkan oleh guru MAN Salido sebagai media pembelajaran secara tidak langsung dengan bantuan media lain seperti infocus dan kertas koran/chart sehingga dapat meningkatkan motivasi siswa dan efektifitas selama pembelajaran berlangsung. Peneliti juga mengamati tingkah laku siswa ketika
pembelajaran sedang berlangsung. Guru yang tidak menggunakan media dalam pembelajaran siswanya sering berada diluar dari pada duduk didalam mengikuti pembelajaran
3. Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar Bagi Siswa
Dari hasil penelitian diketah ui bahwa siswa telah menggunakan internet sebagai sumber belajar, yakninya mencari tugas makalah, kliping serta juga sebagai jejaring sosial dan hiburan. Melalui internet siswa MAN Salido dapat mengakses berbagai literatur dan referensi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan dengan cepat sehingga dapat mempermudah proses studinya. Sebelum adanya internet ini dalam pembelajaran sumber belajar biasanya dari buku yang bisa didapatkan melalui Perpustakaan.
Penulis juga melakukan pengamatan selama penelitian bahwa diakhir pembelajaran guru juga memberikan penugasan kepada siswa untuk mencari materi melalui internet. Jadi dapat disimpulkan bahwa telah adanya kontribusi antara guru dan siswa untuk memanfaatkan internet sebagai sumber belajar.
KESIMPULAN
1. Internet di MAN Salido telah digunakan sebagai sumber bahan ajar, mencari materi seperti gambar, siklius dan percobaan sederhana. Dengan adanya internet telah memudahkan guru didalam mempersiapkan bahan ajar yang nantinya akan diajarkan di dalam kelas.
2. Internet di MAN Salido telah digunakan sebagai media pembelajaran secara tidak langsung dengan bantuan media lain seperti infocus dan kertas koran/chart untuk menampilkan materi pembelajaran berupa gambar atau video pendek yang akan diajarkan.
3. Internet di MAN Salido juga telah digunakan siswa sebagai sumber belajar, yakninya untuk mencari materi, membuat tugas seperti makalah, kliping serta juga digunakan sebagai jejaring sosial seperti facebook dan hiburan.
DAFTAR PUSTAKA
Aunurrahman. 2011. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: Alfabeta Komarudin, Ukim dan Sukardjo.2012. Landasan Pendidikan Konsep dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers Kunandar. 2007. Guru Profesional Implementasi KTSP dan Sukses Dalam Sertifikasi. Jakarta: Rajawali Press Prastowo, Andi. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inonatif. Yogyakarta: Diva Press